Sebelum Berangkat Mudik, Pahami Microsleep dan Bahayanya

Written by  Merson Simbolon Apr 28, 2022

Jakarta,Sulutnews.com - Perayaan hari raya Idul Fitri di Indonesia sangat lekat dengan budaya mudik, terutama bagi mereka yang tinggal jauh di perantauan. Untuk kembali ke kampung halaman banyak cara yang bisa ditempuh melalui jalur darat, air, maupun udara sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Bagi kebanyakan orang berpergian melalui jalur darat adalah pilihan utama karena dirasa lebih efisien dan praktis. Namun, untuk yang membawa kendaraan pribadi harus ekstra hati-hati. Pasalnya, di tengah arus mudik yang ramai, kecelakaan lalu lintas juga jadi lebih rawan terjadi. Terutama kecelakaan yang diakibatkan oleh microsleep.

Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang kehilangan konsentrasi yang membuat tertidur dalam beberapa detik. Beberapa gejalanya antara lain adalah konsentrasi yang menurun, menguap berulang, kelopak mata terasa berat, rasa kantuk yang berlebih, tatapan kosong, dan tubuh tiba-tiba tersentak.

Saat merasakan gejala-gejala tersebut, pengemudi baiknya langsung menepi untuk beristirahat. Meskipun tak merasa lelah, pengemudi tetap disarankan untuk istirahat tiap 2-3 jam, terutama apabila destinasi tempat tujuan berjarak jauh dan terjebak macet di jalan. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kelelahan dan microsleep yang dapat berakibat fatal hingga kecelakaan.

Selain pentingnya memahami gejala microsleep agar terhidar dari kecelakaan, ada hal-hal lain yang perlu dipersiapkan menjelang mudik seperti persiapan jadwal perjalanan, istirahat yang cukup dengan stamina kesehatan yang optimal, memastikan kondisi mobil prima serta memiliki asuransi.

Asuransi sangat penting dimiliki oleh pengguna jalan, terutama asuransi kecelakaan. Asuransi kecelakaan atau personal accident adalah asuransi yang memberikan uang pertanggungan atas perawatan di rumah sakit, terjadinya cacat tetap atau meninggal dunia jika tertanggung mengalami kecelakaan.

Saat ini Tugu Insurance sudah memiliki produk t mudik yang dapat melindungi individu serta keluarga selama perjalanan dengan cakupan perlindungan yang lengkap dengan harga terjangkau. 

T mudik menanggung sejumlah biaya atas risiko dari kematian, cacat tetap, biaya perawatan, dan atau pengobatan yang secara langsung disebabkan oleh suatu kecelakaan langsung, dimulai dari usia 1 tahun sampai 59 tahun. Harga premi t mudik pun terhitung sangat terjangkau, mulai dari Rp 32.000, dengan penambahan manfaat kebongkaran rumah, kebakaran tempat tinggal dan pembatalan tiket dan hotel akibat kejadian sakit atau kecelakaan.

Selain perlindungan yang lengkap, Tugu Insurance juga memberikan opsi fleksibel kepada pemegang polis. Nasabah bisa mengatur jumlah nasabah tertanggung hingga maksimal 5 orang dan periode polis t mudik selama 7 hari, 14 hari, maupun 21 hari. Dengan demikian, calon nasabah bisa menyesuaikan dengan kebutuhannya selama mudik.

Tugu Insurance terus berupaya untuk menyediakan layanan asuransi yang terjangkau dan terpercaya. Maka dari itu miliki asuransi mudik dari Tugu Insurance, tMudik, agar perjalanan terasa lebih aman dan menyenangkan.(/Merson)