Bali

Bali (29)

Sanur, Sulutnews.com - AstraPay sebagai sponsor utama Sanur Village Festival 2022 yang diadakan pada 17-21 Agustus 2022 mendapatkan respon yang positif dari pengunjung sebagai metode pembayaran digital.

Sebagai wujud dukungan AstraPay terhadap pertumbuhan kembali perekonomian masyarakat Bali, terutama pelaku industri pariwisata yang sempat tertekan karena pandemi Covid-19, AstraPay hadir di Sanur Village Festival 2022 sebagai alat pembayaran digital untuk pembelian tiket masuk, makanan, minuman dan lainnya.

“Masyarakat yang sebelumnya lebih nyaman menggunakan pembayaran secara tunai, kini bisa mulai mengenali kenyamanan dan kemudahan menggunakan layanan pembayaran cashless (non-tunai)”, ujar Ricky Gunawan Chief Executive Officer AstraPay, pada talkshow dengan tema beralih ke era digitalisasi bersama AstraPay yang dilaksanakan pada 20 Agustus 2022 di AstraPay Sanur Village Festival.

Tidak hanya warga Sanur saja yang datang ke AstraPay Sanur Village Festival 2022, banyak pengunjung yang datang dari bagian Bali lainnya yang harus menempuh jarak jauh untuk datang ke acara ini hingga pengunjung dari luar pulau Bali. Hal ini memperlihatkan antusias masyarakat untuk datang ke AstraPay Sanur Village Festival setelah 2 tahun vakum.

“Hampir lebih dari 50% pembeli menggunakan uang digital dan banyak juga yang pakai AstraPay karena mudah dan banyak keuntungan yang ditawarkan di sini." Ujar salah satu UMKM di AstraPay Sanur Village Festival.

Ribuan pengunjung menggunakan AstraPay untuk pembelian tiket masuk dan bertransaksi menggunakan AstraPay setiap harinya. Hal ini memperlihatkan ketertarikan masyarakat Bali untuk bertransaksi pembayaran secara digital.

Masyarakat Bali terlihat sangat antusias dengan pembayaran digital. Hadirnya AstraPay di Sanur Village Festival dengan memberikan berbagai keuntungan menjadi salah satu daya Tarik para pengunjung untuk bertransaksi dengan uang digital.

“AstraPay akan selalu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat terutama melalui digitalisasi”, ujar Ricky Gunawan.(*/Merson)

Bali,Sulutnews.com - Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Bali bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bali berhasil mengamankan upaya penyelundupan 15 ekor satwa penyu hijau dalam keadaan hidup di wilayah Bali.

Dalam pengungkapan kasus ini Dijelaskan Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes. Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, S.I.K., M.Si. Dit Polairud Polda Bali  berhasil mengamankan sejumlah  barang bukti yakni lima belas ekor satwa penyu hijau dalam keadaan hidup, satu lembar STNK Mobil Pick Up Merk Daihatsu Nomor Polisi DK 8348 WF atas nama NUR FIKAH, satu unit Mobil Pick Up Merk Daihatsu warna hitam Nomor Polisi DK 8348 WF, uang sebanyak Rp 400 Ribu  dan satu lembar terpal berwarna coklat, ungkap Kabid Humas saat menggelar jumpa pers di Ditpolairud Polda Bali, Jumat (29/7).

Adapun dua orang tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial AS (39), asal Kecamatan Negara, Jembrana, dan kernet G (47) asal Desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya Jembrana, ujar Kabid Humas yang  juga didampingi oleh Wadir Polairud Polda Bali AKBP Wahyu Wicaksana, S.I.K., dan Kepala BKSDA Provinsi Bali Dr. R Agus Budi Santosa, S.Hut., M.T.

Lanjut Kabid Humas penangkapan terhadap tersangka ini dilakukan pagi sekitar pukul 03.00 Wita tepatnya di jalan By Pass Ngurah rai, toh pati, yang sebelumnya tim petugas telah membuntuti perjalanan mereka dari pantai sumur kembar daerah hutan cekik.

"Para pelaku dijerat dengan pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf a  UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem Jo PPRI No. 7 Tahun 1999 Jo Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor : P.20/MENLHK/SETJET/KUM. 1/6/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta, imbuhnya. (**/ARP)

Bali, Sulutnews.com – PT PLN (Persero) mendukung Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.

Salah satu lokasi pemasangan ada di Gedung Kantor PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Bali.

Dalam pemasangan PLTS Atap berkapasitas 31,5 kilo Watt peak (kWp) tersebut, PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B JAMALI) bekerja sama dengan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali dan PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB).

Pada acara peresmian PLTS Atap, di Kabupaten Badung, Bali, 12 Juli 2022, General Manager PLN UIP2B JAMALI sekaligus Plt EVP pembangkitan dan EBT Regional Jawa, Madura dan Bali (RJK), Suroso Isnandar menyampaikan bahwa dengan terpasangnya PLTS Atap ini PLN UP2B Bali menjadi Area Control Center (ACC) pertama di Indonesia yang resmi menggunakan listrik berbasis energi hijau.

“Pemasangan PLTS Atap ini adalah bentuk komitmen PLN dalam mendukung program green energy yang dicanangkan oleh pemerintah sekaligus sebagai showcase saat penyelenggaraan KTT G20 mendatang yang mengusung transisi energi sebagai isu utama,” ujar Soroso.

Penambahan PLTS ini juga menjadi bentuk dukungan PLN UIP2B JAMALI sebagai salah satu langkah antisipatif dalam menghadapi lonjakan kebutuhan listrik yang diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 20 persen jelang KTT G20.

Acara peresmian PLTS Atap tersebut juga dihadiri oleh Executive Vice President Transmisi Regional Jawa, Madura, dan Bali (EVP RJT) PT PLN (Persero) Eko Yudo Pramono.

Bahkan Eko Yudo mengapresiasi UIP2B JAMALI yang saat ini sudah siap untuk beralih ke renewable energy.

“PLN harus menjadi pelopor penggunaan PLTS Atap untuk masyarakat. Dengan pemasangan PLTS Atap ini PLN akan belajar banyak guna mempersiapkan diri dalam menyongsong era energi bersih di masa depan,” pungkas Eko Yudo. [*/Mercys]

Bali,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan pihaknya akan mengawasi ketersediaan dan harga minyak goreng jenis curah mulai dari tingkat produsen hingga ke pasar, sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam hal pengawasan, Sigit menyampaikan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi serta Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

"Kami tentunya mendapatkan tugas untuk membantu memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan baik. Utamanya terkait dengan verifikasi kewajiban dari produsen untuk pastikan produksi minyak goreng curah khususnya, betul-betul berada di pasar. Sehingga kemudian persetujuan ekspor dapat diberikan," kata Sigit dalam acara Business Matching Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) di Bali, Jumat (10/6/2022).

Sigit menjelaskan, setiap hari pihaknya mengawasi kurang lebih 17 ribu pasar tradisional. Hasilnya, sebanyak 10 ribu pasar secara rutin mendapatkan distribusi minyak goreng curah.

"Ada yang setiap hari barang sudah dikirim, ada yang seminggu tiga kali, ada seminggu dua kali dan kurang lebih 7.000 seminggu satu kali. Tentunya ini yang kita minta untuk terus ditingkatkan sehingga ketersediaan minyak goreng curah betul-betul ada di pasar," ujar Sigit.

Selain memantau pasar, mantan Kabareskrim Polri ini juga menuturkan pihaknya mengikuti perkembangan harga buah tandan segar. Menurutnya, dalam hal ini, jika tangki terserap untuk bisa direalisasikan baik dalam bentuk minyak curah maupun ekspor, harapannya buah tandan segar yang dibeli oleh produsen dapat meningkat untuk diolah  menjadi Crude Palm Oil (CPO).

"Saat ini harga-harga (buah tandan) kita perhatikan rata-rata di angka 2.000 - 2.100 sampai 2.500. Di 51 wilayah sudah diangka 2.550. Harapan kita semua petani bisa mendapatkan harga antara 2.500 sampai dengan 3.000," ucap Sigit.

Dengan seluruh pengawasan tersebut, mantan Kapolda Banten ini berharap semua pihak mulai dari petani hingga produsen mendapat keuntungan yang sama. Serta tak ada lagi permainan atau spekulan yang bermain dengan ketersediaan minyak goreng khususnya jenis curah.

"Jadi harapan kita petani sejahtera, minyak goreng curah tersedia dipasar dan produsen melalui proses verifikasi pengawasan dari semua pihak terkait bisa melaksanakan ekspor, yang dalam posisi semua kewajibannya sudah dilaksanakan. Jadi tidak ada lagi permainan terkait dengan angka-angka fiktif yang tentunya saat ini kita sudah kita awasi. Dengan langkah-langkah ini, kita harapkan semua bisa berjalan dengan baik," papar Sigit.

Dalam kesempatan ini, Sigit pun menegaskan tidak akan segan menindak siapapun yang melakukan penyimpangan terkait minyak goreng. Ia pun mencontohkan dengan menindak tegas spekulan yang melakukan repacking dan menjual dengan harga lebih tinggi.

"Kemarin kita sudah peringatkan repacking, sudah kita proses, ini apabila terus dilanjutkan kita akan proses tegas. Saya kira prosesnya seperti itu, kita ingatkan lalu ada yang kita proses tegas. Saya minta semua patuhi apa yang menjadi komitmen kita bersama karena memang paling penting minyak curah di pasar masyarakat tidak kesulitan serta kekurangan. Produsen bisa ekspor setelah kewajibannya dipenuhi. Tidak ada distribusi disimpangkan karena kalau ada seperti ini dipastikan kita tindak tegas," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Rote Ndao,Sulutnews.com - Advokat Dr. Togar Situmorang pakar Hukum Pidana hadir dalam sidang online Pn Amlapura, Karang Asem atas Perkara Penganiayaan Pasal 351 ayat 1 dan pada Hari Rabu tanggal 25 Mei 2022 masuk agenda mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum dengan No. Reg.Perk.No.Pdm-06/ Kr.Asem/03/2022.

Dr. Togar Situmorang,.SH.,MH.,MAP.,CMed., CLA,. atas Pembacaan Tuntutan yang telah dibacakan langsung oleh Penuntut Umum dalam hal ini menghormati dari Amar Jaksa Penuntut Umum dan menyatakan Terdakwa RMS (ibu Sitorus) dinyatakan telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Penganiayaan” sebagaimana diatur dalam Pasal 351 ayat 1 dengan Menjatuhkan Tuntutan Pidana Penjara selama 8 (delapan) Bulan, dikurangi selama Terdakwa berada dalam tahanan dan dengan diperintahkan agar Terdakwa tetap ditahan. 

Jaksa Penuntut Umum ternyata tidak menilai dari keterangan Terdakwa bahwa awal kejadian justru Korban itu adalah Terdakwa dimana Terdakwa adalah seorang ibu paruh baya dan awal datang untuk bertanya terkait aset lahan di Banjar Dinas Biaslantang Kaler, Dusun Putwakerti, Kecamatan Abang, Kabupaten Karang Asem yang sedang dibangun oleh Saksi inisial JW seorang laki laki warga negara Indonesia dengan profesi pekerjaan sebagai Tukang Bangunan dimana menurut Terdakwa Lahan yang dibangun harusnya menggunakan nama anak Terdakwa bernama Kristin Laura karena Lahan tersebut dibeli menggunakan uang pacar anak Terdakwa seorang Warga Negara Asing bernama Greg yang tinggal di Australia namun malah mendapat perlakuan kasar dan terjadilah pergumulan yang sangat tidak seimbang dan tidak manusiawi yang telah dilakukan saksi JW seorang laki laki kepada Terdakwa RNS (Ibu Sitorus) seorang wanits bahkan sampai mengalami trauma juga cacat seumur hidup atas pendengaran Terdakwa dan Beban Mental yang sangat berat juga telah Menimbulkan Trauma mendalam bagi Terdakwa terang Advokat Kondang yang punya kantor berjaringan di berbagai daerah seperti Jakarta, Bali, Bandung karena sudah berjalan lama permasalahan ini.

Advokat sekaligus Pengamat Kebijakan Publik Dr. Togar Situmorang  atas Tuntutan Jaksa tersebut akan mengajukan Pledoi  yang akan diajukan minggu depan tanggal 2 Juni 2022 untuk lebih menjelaskan secara materi hukum dan diharapkan Ketua dan Anggota para Hakim yang Mulia  dapat nanti memutuskan seadil adil bagi Terdakwa karena tidak ada niat Terdakwa untuk melakukan penganiayaan dimana jelas kedatangan Terdakwa kelokasi lahan tempat JW bekerja sebatas Mempertanyakan kepemilikan sah atas sertifikat tanah kenapa dibuat atas nama JW jelas dari kaca mata hukum ini tidak diperbolehkan dimana asal Sertifikat tersebut ada dugaan Nominee dan meminta Bapak Kapolda Bali Irjen Pol. Drs Putu Jayan Danu Putra,SH,MSi beserta jajaran bisa segera bersikap atas peristiwa yang muncul dalam fakta persidangan diduga ada perbuatan penyeludupan Hukum terhadap Undang Undang untuk mengelabui Negara demi memuluskan Warga Negara Asing memiliki aset dan lahan dengan cara melawan hukum.

Dr. Togar Situmorang sebagai Kuasa Hukum Terdakwa berharap agar minimal Terdakwa atas peristiwa tersebut dihukum ringan atau hukum percobaan dikarenakan tidak ada niat Terdakwa melakukan Tindak Pidana Pasal 351 ayat 1 tersebut bila betul telak terbukti ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah dan jelas JW bukan seorang Korban dan bisa juga diduga pemicu Penganiayaan terhadap dirinya sendiri tersebut akibat perlakukan kepada Terdakwa RMS (Ibu Sitorus).

Nullum Delictum, Nula Poena Sine Praevia Lege Poenali motto tersebut artinya bisa dikatakan Pembelaan (noodweer) Dalam Kondisi Memaksa (overmacht) dalam keadaan “pembelaan darurat “ dan tidak bisa dihukum apalagi dalam keadaan memaksa (overmacht) yang disebabkan alam sekitarnya atau dikarenakan dipaksa oleh seseorang karena pengaruh paksa dimana daya paksa tersebut diartikan baik pengaruh daya paksa batin maupun lahir, rohani maupun jasmani apalagi paksaan tersebut Terdakwa seorang wanita paruh baya dan JW seorang Laki laki pekerja bangunan yang jelas tenaga lebih kuat sehingga tidak ada jalan lain kecuali mempertahankan diri . ,” ungkap Dr. Togar Situmorang,SH,MH,MAP, CMed,CLA.

Permasalahan Hukum ini pemimpin Majelis Hakim harus menguji dan memutuskan hal ini untuk dapat membebaskan karena bisa dibedakan antara Menyerang dengan Mempertahankan diri Hukum masih bisa memaafkan,” tutup Togar Situmorang yang memiliki kantor beralamat di Bali Jl. Gatot Subroto Timur No.22 Denpasar, Jl. Raya Gumecik Gg Melati No.8, By Pass Prof. IB Mantra, Ketewel, Jl. Teuku Umar Barat No.10, Krobokan, dan Jakarta Jl. Pejaten Raya No. 78, Pejaten Barat, Ps Minggu serta  Bandung Jl. Terusan Jakarta No.181 Ruko Harmoni Kav.18, Antipani Bandung.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com - Advokat Dr. Togar Situmorang pakar Hukum Pidana hadir di Polda Bali terkait Arisan tersebut sudah ditangani Ditreskrimum dengan Terlapor inisial LS alias C seorang wanita paruh baya pemilik Warung Makan ( WTS) melakukan dugaan Penggelapan dana dengan pasal Pasal 372 KUHP dan Senin, 23 Mei 2022 untuk mendampingin klien memberi keterangan dan telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Dr. Togar Situmorang,.SH.,MH.,MAP.,CMed., CLA,. atas Laporan Polisi (LP) dengan Nomor : LP/B/180/IV/SPKT/POLDA BALI tanggal 4 April 2022 dan terbukti klien telah mengalami kerugian ratusan juta rupiah dan berharap permasalahan pidana ini dapat masuk kepersidangan harap Advokat Kondang yang punya kantor berjaringan di berbagai daerah seperti Jakarta, Bali, Bandung karena sudah berjalan lama permasalahan ini.

Advokat sekaligus Pengamat Kebijakan Publik Dr. Togar Situmorang meminta Bapak Kapolda Bali Irjen Pol. Drs Putu Jayan Danu Putra,SH,MSi karena sudah Pro Justita diharapkan agar kasus ini dengan Terlapor inisial LS alias C bisa menjadi Tersangka dan segera diTahan di Polda Bali.

Dr. Togar Situmorang sebagai Kuasa Hukum Korban inisial E menjelaskan semua keterangan dan alat bukti hukum sudah lengkap dan bersyukur penyidik Polda Bali dalam penanganan kasus ini sangat luar biasa sabar dan profesional.

Fiat Justitia Et Pereat Mundus motto tersebut artinya “Hendaklah Keadilan Ditegakkan Walaupun Dunia Harus Binasa “ Semangat lantang Pekik Kredo tersebut jelas-jelas tak mengecualikan semua jenis keadaan selain keadaan dunia telah hancur,” ungkap Dr. Togar Situmorang.

Permasalahan Hukum ini sudah berjalan lama dan semoga dalam waktu tidak lama lagi semua pemberkasan bisa lengkap dan kami sangat Mendukung Program  Hebat Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo yakni Prediktif, Responsibilitas dan Transparan Berkeadilan ( Presisi )” ,” tutup Togar Situmorang yang memiliki kantor beralamat di Bali Jl. Gatot Subroto Timur No.22 Denpasar, Jl. Raya Gumecik Gg Melati No.8, By Pass Prof. IB Mantra, Ketewel, Jl. Teuku Umar Barat No.10, Krobokan, dan Jakarta Jl. Pejaten Raya No. 78, Pejaten Barat, Ps Minggu serta  Bandung Jl. Terusan Jakarta No.181 Ruko Harmoni Kav.18, Antipani Bandung.

Reporter : Dance henukh

Denpasar Sulutnews.com Law Firm Dr.Togar Situmorang Menang kembali dan berhasil atas Gugatan Perdata Nomor 973 pada Pengadilan Negeri Denpasar terkait Wanprestasi atau Gagal Janji dengan Cemerlang.

Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Dr. Togar Situmorang, SH.,MH.,MAP.,C.Med.,CLA menjelaskan awal kasus ini adalah atas kesepakatan antara Mr Wally ( WNA ) dengan Mr. Hong terkait pembuatan 5 rumah kayu di Lokasi Lembeng dengan kesepakatan tertuang dalam Invoice bernomor 00356 tertanggal 22 Agustus 2017 Rp. 2,400.000.000,- ( dua milyar empat ratus juta rupiah ) yang akan diselesaikan oleh pihak Tergugat Mr. Hong pada Bulan September 2018 namun ternyata tidak selesai bahkan fisik bangunan tidak terlihat .

Dan Penggugat telah melakukan pembayaran atas 5 (lima) rumah kayu yang dibeli nya dengan cara melakukan pembayaran secara berkala sebanyak 8 (delapan) kali dengan total pembayaran mencapai Rp. 1.673.876.000,- (satu milyar enam ratus tujuh puluh tiga juta delapan ratus tujuh enam ribu rupiah) Lantas setelah tidak ada penyelesaian pada tanggal 13 Januari 2018 Tergugat Mr.Hong membuat surat pernyataan bahwa telah mengakui menerima pembayaran dari Penggugat Mr.Wally sebanyak Rp. 1.606.876.000,- (satu milyar enam ratus enam juta delapan ratus tujuh puluh enam rupiah) untuk membangun rumah kayu 5 (lima) didaerah Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar dan apabila Tergugat Mr.Hong tidak bisa menyelesaikan pembangunan lima rumah kayu tersebut sebagai ganti dari telah menerima uang dari Penggugat Mr. Wally maka akan memberikan tanah plus bangunan seluas lebih kurang empat ribu meter persegi bersertifikat Nomor 03849 atas nama Hong dengan IMB bernomor 368 Tahun 2004 yang dikenal dengan sebutan VILLA SANA secara cuma cuma dan gratis seketika kepada Penggugat Mr. Wally.

Penggugat Mr. Wally karena melihat gelagat tidak baik segera datang ke Law Firm DR.TOGAR SITUMORANG untuk meminta tolong agar bisa dibantu permasalahan hukum yang dihadapinya. Sehingga dari Law Firm DR. TOGAR SITUMORANG mengirimkan SOMASI tertanggal 25 Agustus 2021 namun kembali Penggugat Hong tidak mengindahkan jadi jelas tampak sikap tidak koperatif dengan tidak menunjukan Itikad Tidak Baik untuk menyelesaikan permasalahan hukum secara Musyawarah.

Law Firm DR. Togar Situmorang segera memasukkan gugatan di Pengadilan Negeri Denpasar yang terdaftar dengan Nomor Gugatan : 973 /Pdt.G 2021/Pn Dps tertanggal 6 Oktober 2021 agar kepastian hukum terkait dana yang telah diterima HONG bisa ada kepastian hukum.

Setelah memperoleh proses yang panjang, akhirnya Gugatan Wanprestasi atau Gagal Janji tersebut sudah mendapatkan Putusan dari Ketua Majelis Hakim PN Denpasar telah Mengabulkan Gugatan Wanprestasi atau Gagal Janji telah dilakukan Tergugat HONG dan terkait dana yang telah diterima HONG wajib dikembalikan kepada Mr. Wally sebesar Rp. 1.606. 876.750,- ( satu milyar enam ratus enam juta delapan ratus tujuh puluh enam ribu tujuh ratus lima puluh rupiah ) dan INVOICE 00356 Tertanggal 22 Agustus 2017 yang dikeluarkan Tergugat HONG itu SAH dan telah berjalan lancar dan professional serta sudah sesuai dengan koridor hukum yang ada.

Dan telah diberikabar langsung kepada pihak Penggugat Mr. Wally dirinya sangat bersuka cita dan mengucapkan terima kasih atas hasil gugatan wanprestasi di pengadilan negeri Denpasar dimana hak sebagai Warga Negara Asing saat mencari keadilan di Kota Denpasar Bali berjalan sesuai aturan hukum dan telah memberikan kepuasan juga keyakinan bahwa keadilan dalam hukum di Indonesia sangat profesional dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Mejelis Hakim Perkara Nomor 973 Sehingga kedepannya diharapkan Tergugat HONG taat menjalanin putusan pengadilan negeri Kota Denpasar tersebut .

Dalam hal ini, selain gugatan perdata Mr Wally juga melalui Istrinya May juga telah melaporkan kasus pidana terhadap HONG terkait lahan di Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar ternyata Milik dari seorang mantan Sekda Gianyar dan proses hukum tersebut masih berjalan ditanganin pihak Polsek Denpasar Timur dan semoga dengan ada putusan pengadilan negeri Denpasar diharapkan pihak aparat kepolisian segera bisa melakukan gelar untuk menentukan proses hukum pidana itu selanjutnya,” tutup Pemilik Law Firm DR.TOGAR SITUMORANG,SH,MH,MAP,CMED,CLA “kantor Bali Jl. Raya Gumecik Gg Melati No.8, By Pass Prof. IB Mantra, Ketewel atau Jl. Teuku Umar Barat No.10, Krobokan, Kantor Jakarta di Jl. Pejaten Raya Nomor 78, Rt6/5 Pejaten Barat, Pasar Minggu serta Kantor Bandung Jl. Terusan Jakarta No.181 Ruko Harmoni Kav.18, Antipani Bandung.

Reporter ; Dance Henukh

Bali,Sulutnews.com -  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Polri bersama stakeholder terkait telah menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas untuk menghadapi arus balik Lebaran 2022. Beberapa strategi yang digunakan sama dengan arus mudik yakni mulai dari Contraflow hingga One Way.

Menurut Sigit, strategi rekayasa lalu lintas itu, untuk mencegah serta mengurai kepadatan arus balik Lebaran, yang mana pada hari ini juga telah dimulai. Pasalnya, telah terjadi peningkatan volume kendaraan di beberapa ruas jalan, khususnya wilayah Jawa Barat yang mengarah ke Jakarta.

"Sama seperti pada saat mudik kemarin maka rekayasa ataupun strategi mulai dari bagaimana mengatur Confraflow, lalu bagaimana pengaturan One Way," kata Sigit usai meninjau lokasi wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, Kamis (5/4/2022).

Sigit menjelaskan, penerapan rekayasa lalu lintas akan tetap bersifat situasional dengan memperhatikan dinamika yang berkembang dilapangan.

"Jadi memang kita memiliki indikator-indikator dimana pada saat di jalan tol sudah melebihi 5000 per jam kita mulai dengan Contraflow. Begitu lewat dari 6000 masuk ke 7000 kendaraan, maka kita laksanakan One Way. Sehingga secara periodik ini akan kita ikuti," jelas Sigit.

Selain rekayasa di jalan tol, Sigit menuturkan ada strategi pengaturan lalu lintas di wilayah Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Adapun persiapannya adalah dengan menambah kapal dan dermaga guna mengurai kemacetan.

"Kemudian rest area yang ada di sekitar Bakauheni juga tentunya sudah kita persiapkan. Sehingga masyarakat yang harus antri bisa istirahat di rest area sambil menunggu informasi dari petugas tentang kesiapan kapal dan dermaga yang kosong. Sehingga kemudian masyarakat dapat menunggu dengan nyaman," ujar Sigit.

Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini pun menyampaikan imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali ke Jakarta lebih awal sebelum tanggal 6, 7, 8 Mei 2022, yang diprediksi sebagai puncak arus balik.

Namun, apabila masyarakat terpaksa harus kembali pada tanggal 6 sampai 8 Mei, maka Polri bersama stakeholder lainnya juga telah mempersiapkan beberapa strategi untuk mengantisipasi dan mengurai potensi kemacetan.

"Strategi untuk menghadapi arus balik sudah kita siapkan, mulai dari rencana One Way yang mungkin kita laksanakan mulai dari tol Kalikangkung sampai KM 70. Kemudian akan kita atur dari KM 70 ke KM 42 sampai Halim, dengan strategi yang ada, apakah one way atau contraflow," ucap Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Banten ini menuturkan, setiap kebijakan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan akan disosialisasikan terlebih dahulu ke masyarakat.

"Kita akan informasikan kepada masyarakat, kita sosialisasikan sebelumnya, sehingga masyarakat kita harapkan mendapatkan info lebih awal dan tidak menunggu pada saat mulai ada rekayasa yang kita laksanakan," tutur Sigit.

Untuk mengurai kemacetan pada arus balik, Sigit juga mengimbau kepada instansi baik swasta maupun pemerintah yang masih memungkinkan dalam satu minggu ke depan bisa melaksanakan aktivitas kantor dengan online atau Work From Home (WFH) bisa dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk mengurai potensi kemacetan arus balik.

"Tentunya perlu dikoordinasikan sehingga antara perusahaan, instansi perkantoran yang ada, kemudian bisa koordinasi dengan karyawannya sehingga proses kegiatan tetap bisa berjalan, namun masyarakat juga tidak menghadapi risiko arus balik di tanggal 6, 7, 8 Mei," papar Sigit.

Strategi dan imbauan tersebut, kata Sigit bisa dilakukan dengan harapan arus balik Lebaran pada tahun ini berjalan dengan aman dan lancar.

"Masyarakat bisa kembali beraktivitas ke kantor untuk bekerja dan di dalam perjalanannya bisa tetap nyaman serta petugas kita akan all out memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Bali,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) di seluruh objek wisata saat menghadapi libur Lebaran tahun 2022.

Instruksi tersebut disampaikan Kapolri saat meninjau langsung kesiapan penerapan protokol kesehatan libur Lebaran di objek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Bali, Kamis (5/5/2022).

"Oleh karena itu, tentunya dalam kesempatan ini saya selalu mengingatkan, agar masyarakat tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan, utamanya memakai masker. Demikian juga seluruh lokasi-lokasi wisata yang menjadi kunjungan masyarakat," kata Sigit usai melakukan pengecekan di GWK Bali.

Mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, kepada seluruh pengelola tempat wisata untuk menyiapkan strategi serta aturan penerapan protokol kesehatan kepada wisatawan.

Kepada seluruh  masyarakat, Sigit juga mengimbau, untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan ketika menghabiskan waktu libur Lebaran 2022, bersama keluarganya.

"Tolong juga disiapkan, aturan terkait protokol kesehatan. Sehingga, antara pengunjung dan kemudian lokasi yang dikunjungi sama-sama saling mengingatkan bahwa prokes tetap harus kita laksanakan sampai dengan saat ini," ujar eks Kapolda Banten tersebut. 

Menurut Sigit, penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, merupakan bentuk antisipasi untuk tetap bisa melakukan pengendalian terhadap laju pertumbuhan Covid-19 setelah hari raya Idul Fitri 2022.

"Karena memang harus diantisipasi pasca Idul Fitri nanti, harapan kita laju Covid-19 bisa kita kendalikan. Oleh karena itu, kunjungan wisata tentunya akan terus berlangsung sampai dengan hari minggu, kurang lebih ini akan terus meningkat. Tadi disampaikan bahwa saat ini kunjungan di GWK  juga sudah seperti saat situasi normal bahkan ada peningkatan," ucap Sigit.

"Tentunya ini juga, di wilayah-wilayah lain kita juga memperkirakan terjadi hal yang sama. Karena itu kami tidak bosan-bosan untuk mengingatkan terkait masalah prokes yang harus selalu kita jaga. Sehingga laju Covid-19, setelah ini tetap bisa kita kendalikan," tambah Sigit menegaskan.

Khusus di wilayah Bali, Sigit mendapatkan laporan bahwa sekitar 435.308 orang baik melalui transportasi udara maupun laut, telah memasuki Pulau Dewata ketika memasuki musim libur Lebaran 2022.

Hal tersebut, dikatakan Sigit, disatu sisi dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Bali. Namun, hal tersebut juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat terhadap seluruh wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Sehingga tentunya potensi ini disatu sisi, pasti meningkatkan perekonomian di wilayah Bali. Namun disisi lain, tentunya ada hal-hal yang harus kita jaga. Khususnya terkait masalah protokol kesehatan," tutur Sigit.

Disisi lain, terkait peninjauannya di GWK Bali, Sigit mengungkapkan bahwa, pengelola di lokasi wisata ini, telah menyiapkan strategi dan aturan dalam menerapkan protokol kesehatan bagi masyarakat yang berlibur.

"Tadi kita ikuti satu per satu mulai dari bagaimana pembelian tiket dilaksanakan, kita lihat bahwa di setiap corner-corner tertentu telah disiapkan aplikasi PeduliLindungi dan juga masker yang bisa dibagikan secara gratis. Tadi kita cek satu per satu, sampai dengan salah satu titik yang banyak dikunjungi masyarakat yakni monumen Garuda Wisnu Kencana. Didalamnya juga sama, seluruh prokes tetap dilaksanakan dengan baik," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Bali,Sulutnews.com  - Jangan diam seribu bahasa terkait atas dugaan penggunaan Sertifikat Prestasi Palsu untuk masuk ke dunia pendidikan dan ternyata banyak diduga digunakan oleh para legislator untuk melanggengkan perolehan suara mereka masuk menjadi anggota Dewan baik Kota/Kabupaten dan DPRD juga DPR RI di Pulau Bali ini.

Bulan penerimaan siswa siswi yang akan tiba sangat rawan penggunaan Sertifikat Prestasi Palsu untuk Jalur PPDB, dimana sempat mencuat dan membuat gaduh bahkan ada anggota Dewan yang melaporkan Disdikpora Kota Denpasar dalam penggunaan surat pengumuman terkait penambahan jalur prestasi.

Para Legislator banyak yang membantu warga sekitar dalam hal penerimaan siswa baru PPDB karena bila berhasil membantu maka minimal Anggota Dewan tersebut akan dapat simpati dari keluarga tersebut dan sudah ada hak suara memilih akan diarahkan ke Anggota Dewan tersebut dan praktek seperti ini sudah lama berlangsung tapi tidak ada yang bongkar permainan aman untuk melanggengkan menjadi Anggota Dewan tersebut.

Dr. Togar Situmorang mengatakan "potensi penumpukan pendaftar pada jalur afirmasi disekolah klaster bawah dan sekolah favorit kekurangan pendaftar dari jalur afirmasi, dimana untuk sekolah favorit justru akan menumpuk pendaftar dari jalur prestasi baik akademik maupun nonakademik. Sehingga ini yang harus diwaspadai serta diawasin penerimaan dari jalur prestasi karena diunggah melalui daring oleh calon siswa."

"Perlu diwaspadai akan ada penggunaan sertifikat prestasi palsu atau rapor palsu juga terkait surat pindah palsu orang tua sehingga diharapkan pihak sekolah lebih hati hati untuk melakukan verifikasi atas surat surat atau Kartu Keluarga bahkan dibuatkan surat pernyataan dari para orang tua siswa berupa apabila ditemukan dugaan penggunaan surat palsu dalam syarat pendaftaran PPDB maka siap untuk siswa tersebut dikeluarkan dan menjadi catatan hitam untuk tidak bisa didaftarkan dimanapun di lingkungan sekolah negeri dan bahkan akan diteruskan kepihak kepolisian setempat," tegas Dr.Togar Situmorang, SH,MH,MAP, CMed,CLA.

"Begitu banyak celah kecurangan dalam penerimaan siswa termasuk titipan dari berbagai pihak terutama para anggota Dewan untuk bisa mengisi bangku kosong disekolah tujuan dan termasuk ada pungutan liar kepada calon siswa PPDB 2022 dan disini perlu adanya sosialisasi dari pihak sekolah agar orang tua mengetahui syarat penerimaan dengan aturan yang sangat jelas," ujar Togar Situmorang, Doktor Hukum Kondang yang punya jaringan Kantor di Bali, Jakarta dan Bandung.

Selain surat pindah orang tua atau kartu keluarga yang wajib diverifikasi adalah Sertifikat Prestasi yang diunggah calon siswa saat mendaftar dan diharapkan tidak menggunakan Sertifikat Prestasi Palsu dan harus dicek Bukti Prestasi Olahraga atau Prestasi apa yang berhasil ditorehkan oleh calon siswa dari sekolah asal dan jumlah kursi wajib dihitung atau jumlah kelas yang disediakan untuk Jalur PPDB Tahun 2022 karena sistim Online lebih mudah untuk diverifikasi jumlah kursi sekolah sehingga tidak ada penyalahgunaan bahkan penambahan ruangan kelas untuk meraih untung pihak sekolah.

"Terkait aparat Hukum termasuk OMBUSMAN RI wajib menindak lanjutin temuan atau pengaduan yang masuk bukan secara hanya diplomasi panjang dan tidak ada tindakan bahkan melaporkan kepihak aparat hukum terkait sehingga membuat masyarakat skeptis dan membuat Tagline #Percumamelapor apalagi dalam jajaran KONI Bali ada Wakil Ketua III sebagai Kepala Dinas Disdikpora Bali ”tandas Dr. Togar Situmorang.

Ia berharap pemerintah melalui Disdikpora bisa meringankan masyarakat apalagi akibat Covid 19 perekonomian pasti turun dan berharap jangan ada pungutan liar berselubung “Suka Rela” untuk pembangunan Gedung atau Peralatan Sekolah karena Undang Undang sudah Tercantum Dalam Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2022 dimana dalam Dikdas dan Dikmen menjelaskan terkait BOS regular yaitu Program Pemerintah Pusat untuk menyediakan pendanaan operasional bagi sekolah bersumber dari DAK Non Fisik tujuan jelas untuk membantu operasional sekolah dan BOS Kinerja dan Dana yang mengalir kerekening pemda sangat luar biasa besar dan diharapkan dapat dipergunakan maksimal oleh pihak sekolah bukan malah untuk belanja kepentingan Pribadi Oknum pejabat apalagi anggota Dewan daerah .

Dr. Togar Situmorang praktisi hukum berharap aliran dana tersebut dapat diawasin oleh pihak Aparat Hukum selain Kejaksaan Tinggi Bali diharapkan KPK atau Komisi Pemberantas Korupsi dapat turun langsung demi menjalankan kewajiban sesuai Amanah Undang Undang Korupsi untuk melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pelaku berupaya tindak pidana korupsi serta dapat menghindari kerugian negara akibat korupsi dalam penerimaan siswa PPDB.

"Dasar Hukum saat ini yang digunakan adalah Peraturan Menteri Keuangan Nomor 119 Tahun 2021 tentang Pengelolaan DAK Non Fisik kemudian terkait dengan Tata Kelola pencatatan, penatausahaan dan pertanggung jawaban keuangan ini juga diatur dalam Permendagri dimana ada Permendagri pertama Permendagri Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Dana BOS pada Pemda dan Permendagri kedua Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penyusunan APBD dan aturan Terakhir Terkait Format Rekening sudah terlampir dalam Persesjen Nomor 19 Tahun 2021 serta menjadi catatan apabila ada Perubahan Rekening hahya dapat dilakukan satu kali pertahun pada Bulan Juli dan Agustus apabila terjadi diluar bulan tersebut itu jelas pelanggaran hukum dan tidak diperbolehkan ," tandas Dr. Togar Situmorang,SH,MH,MAP,CMed,CLA .

"Integritas dan sistim pengawasan ketat dalam aturan penerimaan siswa PPDB pasti akan selalu ada celah dicurangi sehingga masyarakat diharapakan wajib mengawasi dan harus waspada sehingga pelaksanaan PPDB berjalan dengan baik termasuk Dinas Pendidikan dan bila ada hal yang bertentangan dengan hukum masyarakat bisa melaporkan kepihak aparat hukum dan Satgas Saber Pungli", tutup Dr. Togar Situmorang,SH,MH,MAP,CMed, CLA.

Reporter : Dance henukh