Jokowi Perpanjang Status Pandemi Covid-19 di Indonesia

Written by  Yayuk Wullur Jan 11, 2022

Jakarta, Sulutnews.Com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali memperpanjang status Pandemik di Indonesia. Diperkuat dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 24 Tahun 2021 tentang Penetapan Status Faktual Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia.

Surat Kepres tersebut ditandatangani dan ditetapkan Jokowi pada 31 Desember 2021 dan baru diumumkan secara luas kepada masyarakat pada awal tahun baru 2022.

Status Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) diperpanjang dengan alasan masih berfaktual ditandai dengan data-data kasus-per kasus secara nasional dan tentu saja global sesuai pernyataan World Health Organization (WHO).

"Secara global Pandemi masih terjadi dan dan belum berakhir di Indonesia,” ditegaskan dalam pernyataan resmi terbaru dan terkini yang ditetapkan Presiden Jokowi ini.

Jokowi juga menyebutkan dalam masa pandemi Covid-19, pemerintah melaksanakan kebijakan di bidang keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan berdasarkan:

  1. Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan menjadi Undang-Undang;
  2. UU yang mengatur mengenai anggaran pendapatan dan belanja negara setelah melalui proses legislasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) termasuk dalam rangka menyetujui pengalokasian anggaran serta penentuan batas defisit anggaran guna penanganan pandemi Covid-19 beserta dampaknya, dan setelah mendapatkan pertimbangan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

(*/yuk).