Foto. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, MSi. Foto. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, MSi.

Polri Selidiki Jozeph Paul Zhang Yang Ngaku Nabi ke-26

Written by  Adrianus RP Apr 18, 2021

Jakarta,Sulutnews.com - Polri langsung bergerak untuk menyelidiki  Beredarnya video pria bernama Jozeph Paul Zhang yang mengaku sebagai nabi ke-26.  Dia menantang publik untuk melaporkannya ke polisi.

Polri pun memburu pria ini karena dinilai meresahkan. Jozeph pun telah dilaporkan ke Bareskrim Polri  "Sudah dilidik," kata Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, MSi.,  dalam keterangannya Minggu (18/4).

Dihari yang sama, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Agus Andrianto juga turut  membernarkan bahwa Mabes Polri tengah mendalami pria mengaku nabi ke-26 bernama Jozeph Paul Zhang. "Sedang didalami, lengkapi dokumen penyidikannya," kata  Agus kepada Wartawan.

Menurut Agus, Jozeph Paul Zhang mengetahui, banyak warga Indonesia yang mudah marah sehingga membuat konten video yang memancing emosi masyarakat.

"Diatahu akhir-akhir ini banyak warga Indonesia gampang sekali marah.

Ngomong-lah seperti di video yang viral. Semoga hari kemarin enggak banyak yang batal puasanya," kata Agus.

Terkait dengan video tersebut, Agus memastikan kepolisian akan turun tangan menjalankan tugas pokok kepolisian.

Agus juga mengimbau agar masyarakat yang tengah menjalani ibadah puasa tidak terprovokasi dan mendoakan kebaikan-kebaikan untuk bangsa Indonesia, kemudian meyakini bahwa setiap perbuatan tercela akan mendapat ganjaran dari Allah Swt.

"Hakikatnya puasa salah satunya menahan diri dari segala sesuatu, cara manusia merespons atas sesuatu yang terjadi menunjukkan kualitas diri tiap insan," ungkap Agus.

Agus juga menyatakan Jozeph Paul Zhang tidak berada di Indonesia. Berdasarkan data perlintasan Imigrasi, Jozeph Paul Zhang telah meninggalkan Indonesia sejak Januari 2018. Namun, lanjut Agus, hal itu tidak menghalangi pihaknya untuk melakukan penyelidikan terkait dengan dugaan penistaan agama tersebut.

"Kami berkoordinasi dengan Imigrasi dengan baik. Data yang bersangkutan (Jozeph Paul Zhang) meninggalkan Indonesia sejak Januari 2018 dan tercatat belum kembali," tukas Agus.

Perbuatan Youtuber itu pun menuai kecaman dan disebut sebagai bentuk penistaan agama terhadap agama Islam.  Atas perbuatannya, Jozeph diduga melanggar Tindak Pidana Ujaran Kebencian Pasal 45A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (**/Adrian)