Sergai, Sulutnews.com - Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Masa Bakti 2022-2027 resmi dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sumatera Utara (Sumut) Dr H Arsyad Lubis, MM di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (17/1/2022).

Usai dikukuhkan, Ketua Terpilih Dewan Pengurus KORPRI Sergai H M Faisal Hasrimy, AP, M.AP yang juga sebagai Sekdakab Sergai menyampaikan semangat untuk tetap bekerja keras, tetap kompak dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

Ia mengajak kepada seluruh pengurus yang baru dilantik untuk sama-sama bekerja keras menggali potensi yang dimiliki sehingga dapat menciptakan inovasi dan kreativitas dalam memberikan yang terbaik kepada masyarakat Sergai.

“Ciptakanlah ide-ide yang terbaik untuk kemajuan Tanah Bertuah Negeri Beradat. Kita jaga dan jalankan amanah yang telah diberikan sehingga dapat bekerja dengan maksimal. Mari kita tunjukkan bahwa korps KORPRI ini adalah korps yang terbaik. Tetap semangat dalam menjalankan amanah, tetap semangat untuk membantu visi dan misi Bapak Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati Bapak Adlin Tambunan menakhodai Kabupaten Sergai. Jangan pernah   lelah untuk mencintai kabupaten tercinta ini,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sumut Dr H Arsyad Lubis, MM menyampaikan bahwa kehadiran organisasi KORPRI ini diharapkan membawa manfaat bagi anggota dan juga masyarakat.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus KORPRI yang baru saja dikukuhkan sekaligus berpesan, jika dalam menjalankan tugas harus menjunjung tinggi profesionalitas serta memahami tugas pokok dan fungsi serta menjalankan pekerjaan tersebut dengan baik, yang meliputi, akuntabilitas, nasionalisme (netralitas), etika publik, komitmen mutu, anti korupsi dan integritas.

Ada tiga pesan yang harus dilaksanakan, pertama bertanggung jawablah terhadap tugas yang diamanahkan disertai dengan motivasi yang tinggi dan semangat pengabdian. Kedua, laksanakan konsolidasi organisasi sesuai ketentuan yang sudah diatur dalam AD/ART, dan yang terakhir, laksanakan semua hasil keputusan musyawarah KORPRI untuk kepentingan anggota dan organisasi demi memajukan masyarakat pada umumnya,” pungkasnya.

Adapun susunan personalia Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Sergai Masa Bakti 2022 -2077 yaitu; H M Faisal Hasrimy,AP, M.AP sebagai Ketua, Drs Fajar Simbolon, M.Si, sebagai Ketua I, Nina Deliana Hutabarat, S.Sos, M.Si sebagai Ketua II. Kemudian Dingin Saragih, S.IP, MM sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Kelembangaan, Drs Dimas Kurnianto, SH, MM, M.SP sebagai Ketua Bidang Pembinaan Disiplin, Jiwa KOPRS dan Wawasan Kebangsaan, M. Zuhri Lubis, SE, M.AP sebagai Ketua Bidang Perlindungan dan Bantuan Hukum, Arianto, S.Pd, M.Si sebagai Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial.

Selanjutnya, dr. Helminur Iskandar Sinaga, M.Kes sebagai Ketua Bidang Peningkatan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana, Suwanto Nasution, S.Pd, MM, sebagai Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Generasi Muda, Drs Zulfikar, sebagai Ketua Bidang Seni dan Budaya, Drs H Akmal, AP, M.Si, sebagai Ketua Bidang Informasi, Komunikasi dan Publikasi,     Ir H Kaharuddin, MM, selaku Ketua Bidang Kerohanian, Selamet Hartono, S.KM, M.KM, sebagai Ketua Bidang Kesehatan, Ikhsan, AP, M.Si, selaku Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga dan Drs Nasrul Aziz Siregar, sebagai Ketua Bidang Usaha dan Kemitraan.

Gelar Muskab dan Raker KORPRI

Sebelum acara pengukuhan, pada pagi harinya di tempat yang sama, terlebih dahulu dilaksanakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang dirangkai dengan Rapat Kerja (Raker) KORPRI Kabupaten Sergai.

Dalam sambutan Bupati Sergai H Darma Wijaya yang diwakili Sekdakab H. M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP, menyarankan agar lebih mencermati program dan kegiatan sekaligus melakukan evaluasi dalam menyusun program kerja yang lebih baik serta berdampak positif bagi masyarakat luas.

Susunlah program kerja lima tahun kedepan yang realistis dan program yang dapat dirumuskan dengan baik pula. Saya berharap musyawarah ini dapat menghasilkan anggota KORPRI yang mandiri, sejahtera dan religius sekaligus berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” tutupnya.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sumut Dr H Arsyad Lubis, MM yang mengajak seluruh pengurus untuk terus menurus meningkatkan kompetensi dalam menciptakan inovasi serta kreativitas yang berkualitas.

Ketua Dwan KORPRI Sumut berharap kedepannya program yang dirancang oleh seluruh Dewan Pengurus lebih berdampak positif lagi bagi seluruh anggota serta masyarakat Sergai. Kemudian seluruh kegiatan yang mendukung kesejahteraan harus dikembangkan secara terus-menerus dan berkelanjutan.

“Saya berpesan kepada seluruh anggota Dewan KORPRI untuk melaksanakan pemilihan secara demokratis. Kepada siapapun nanti yang terpilih agar melaksanakan program kerja yang realistis dan bermanfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.(/Daniel)

Cilacap,Sulutnews.com - Setelah melewati masa pandemi Covid-19, kini khususnya di Satuan jajaran TNI AD, upacara pengibaran bendera sang merah putih kembali dilaksanakan. Termasuk didalamnya adalah Satuan Kodim 0703/Cilacap. 

Selaku Komandan Kodim (Dandim) 0703/Cilacap, Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P memimpin langsung Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih yang diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Kodim 0703/Cilacap dan Satdisjan Jajarannya di Lapangan Upacara Kodim, Jln. Jend. Sudirman No. D-1 Cilacap, Senin (17/1/22).

Dalam upacara tersebut, Dandim membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang dengan seksama didengarkan oleh seluruh prajurit dan PNS nya. Dalam amanatnya, KASAD mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh prajurit dan PNS Angkatan Darat.

Berbagai tugas seperti pengamanan perbatasan, penanggulangan bencana alam, termasuk penanganan pandemi Covid-19, tugas-tugas perbantuan lainnya, telah menjadi bukti nyata pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara.

Menurut KASAD, pencapaian ini pun tentu harus dapat kita pertahankan dan tingkatkan di tahun ini karena berbagai agenda yang bersifat nasional maupun internasional juga menuntut kesiapan TNI AD di tahun 2022 ini. Beberapa penekanan pun disampaikan KASAD sebagai pedoman bagi prajurit dan PNS Angkatan Darat.

Diantaranya terus tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, implementasikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dimanapun bertugas dan berada, TNI AD harus hadir ditengah tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi, lakukan tindakan tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat.

Kepada seluruh Dansat, jadilah  pemimpin yang hebat, karena pemimpin yang hebat pasti dicintai anak buahnya, dan lebih hebat lagi bila seorang pemimpin juga mencintai anak buahnya, mantapkan soliditas dan sinergitas internal TNI dengan komponen bangsa lainnya dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ingat!!! "Sekecil apapun kebaikan yang kamu lakukan, akan menjadi riak-riak yang tidak berujung, namun sebaliknya, sekecil apapun keburukan yang kamu lakukan akan menjadi awal bagi keburukan keburukan berikutnya. Jadi, teruslah berbuat kebaikan dimanapun berada," Tegas KASAD dalam amanatnya.

Selepas upacara pengibaran bendera, Dandim Letkol Inf Andi Afandi kembali tegaskan beberapa penekanan dari KASAD. Kepada seluruh prajurit dan PNSnya, Dandim tegaskan agar dalam melaksanakan kegiatan apapun harus menampilkan yang terbaik, termasuk pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih harus dilaksanakan dengan khidmat, maksimal, serius dan berpenampilan terbaik.

"Dalam pelaksanaan upacara bendera, kita harus terbaik karena disitu kita menghormati bendera kita, lagu kebangsaan kita dan pengucapan Pancasila, harus yang terbaik, karena upacara yang kita laksanakan itu menjadi acuan dalam pelaksanaan upacara bendera di dinas instansi di wilayah kita," Tegas Dandim. 

Tahun ini adalah tahun kita untuk bangkit memperbaiki diri, 2022 harus lebih baik dari tahun 2021 baik dalam kinerja, kedisiplinan kita, totalitas kita dalam pengabdian harus maksimal, tingkatkan prestasi dan jangan buat pelanggaran.

"Tidak ada yang sempurna, tidak ada yang hebat, yang ada adalah tim yang luar biasa. Kita harus saling mengingatkan. Tetap bekerja, berkarya yang terbaik demi NKRI", Tandas Dandim Letkol Inf Andi Afandi . (Urip)

Sergai, Sulutnews.com - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya didapuk untuk memberikan kuliah umum di kampus utama Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Mukhtar Basri Medan, Sabtu (15/1/2022).

Dalam kuliah umumnya, Bupati memberikan pesan sekaligus mengingatkan para mahasiswa betapa pentingnya restu orang tua dalam kesuksesan seseorang, katanya dihadapan Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, wakil rektor, dekan, staf pengajar dan ratusan mahasiswa.

” Selain restu orang tua, yang tak kalah penting adalah restu dari Allah SWT. Kita jangan pernah lupakan itu. Karena kesuksesan kita tergantung doa ibu, bapak kita. Oleh karenanya, adik-adik mahasiswa jangan sepelekan restu orang tua,” ujarnya dalam Seminar Hasil PKL/PPL Mahasiswa FISIP UMSU.

Ia mengungkapkan bahwa kesuksesan sesorang tidak hanya bergantung pada kerja keras dan keseriusan kita, namun juga doa dan restu orang tua.

Bupati mengisahkan, jika dulu dirinya tidak pernah berharap dan bermimpi untuk menjadi seorang kepala daerah. Akan tetapi, berkat doa orang tua dan dukungan masyarakat semua dapat terwujud. Maka dari itu, Ia berpesan agar jangan pernah takut dan malu berbuat. Lakukan saja selagi itu baik, pesannya.

Lebih lanjut dikisahkannya, bahwa saat dirinya masih muda, bahkan masih sekolah, ia tak malu untuk mengangon (menggembala) lembu. Ia juga menjadi seorang penggalas dan berladang untuk menutupi biaya sekolah.

Usai tamat SMA, saya gak kuliah. Karena keterbatasan keuangan keluarga. Orang tua saya sudah meninggal dan saat itu abang saya sedang kuliah, adik saya sedang sekolah. Jadi saya membantu menopang kehidupan keluarga. Saya lakukan semuanya selagi itu baik, tanpa malu saya bekerja keras dan Alhamdulillah, sekarang saya rasakan hasilnya,”tutur Bupati sembari memotivasi sekaligus mengingatkan mahasiswa agar tidak takut menjadi enterprenuer, pengusaha yang jujur dan bersosialisasi dengan semua orang dan golongan.

Diakhir kuliah umumnya, ia berpesan bahwa dalam menjalani hidup, selagi itu baik dan tidak merugikan orang lain, lakukan saja. Jangan malu untuk berbuat kebaikan, jangan menyerah. Mulai dari muda agar tuanya kita bisa nikmati,” pungkasnya.

Dikesempatan serupa, Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani mengatakan bahwa ia mengenal pak Bupati sebagai pemimpin yang energic dan dekat dengan masyarakatnya. Hal ini terlihat adanya pembangunan yang dilakukan benar-benar menyentuh masyarakat.

“Tentu kita berharap pak Bupati Darma Wijaya terus menjadi pemimpin yang membanggakan. Kami juga bangga terhadap Sergai yang kini usianya sudah 18 tahun dibawah kepemimpinannya menjadikan Sergai Maju Terus,” ungkapnya.

Lebih lanjut diutarakannya, bahwa perkembangan tekhnologi ini tentunya harus diimbangi dengan kreativitas anak muda yang harus diarahkan dan dibimbing. Dengan demikian, kami melibatkan mahasiswa UMSU dalam merancang konten kreativitas untuk dikembangkan di tekhnologi. Karna kita tahu jika tekhnologi sudah berkembang dan kita harus manfaatkan itu sebagai wadah promosi,”ungkapnya.

Tak lupa Ia berharap agar kegiatan yang dilanjutkan dengan penandatangan MoU ini manjadi langkah awal jalinan kerjasama yang lebih baik lagi kedepannya, tandasnya sembari mengucapkan terimakasih kepada Bupati yang telah memberikan motivasinya kepada para mahasiswa.

Sedangkan Dekan FISIP UMSU, Arifin Saleh melaporkan saat ini hadir 430 mahasiswa FISIP UMSU pada pembukaan seminar hasil PKL/PPL mahasiwa ini. Para mahasiswa akan mempresentasikan hasil PKL/PPLnya didepan dosen.

“Kita harap tahun depan mahasiswa dapat melakukan PKL ke Sergai. Beberapa tahun ini karena pandemi makanya dilakukan hanya di Medan, tidak keluar daerah. Kita khawatir akan menimbulkan kluster baru,”ucapnya.

Sebelum memberikan kuliah umum, Bupati Darma Wijaya juga melakukan penandatanganan MoU dengan Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, terkait kerjasama yang dilakukan antar Pemkab Sergai dengan UMSU. Turut hadir para Asisten, Kepala OPD, Kabag dan tamu undangan lainnya.

Usai memberikan kuliah umum, Bupati Darma Wijaya bersama Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani berkeliling Kampus UMSU.(/Daniel)

Bali,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Pelabuhan Benoa, Bali untuk memastikan proses penegakan protokol kesehatan (prokes) hingga pelaksanaan masa karantina, bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang masuk ke Indonesia, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 varian Omicron.

Sigit meminta kepada Forkopimda Bali, untuk terus melakukan penguatan juga pengetatan proses pemeriksaan prokes hingga menuju ke tahapan karantina terhadap PPLN. Baik Anak Buah Kapal (ABK) usai bekerja di luar negeri, maupun wisatawan asing, yang masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Benoa, Bali ini.

"Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung untuk mengetahui bagaimana alur, masuknya ABK. Dan juga ada beberapa wisatawan yang menggunakan Yacht yang masuk lewat Pelabuhan Benoa. Jadi dari proses masuknya kita ingin mengetahui bagaimana proses pemeriksaan khususnya terkait dengan masalah prokes. Karena memang kita harus betul-betul ketat dalam pengawasan titik-titik yang digunakan untuk pintu masuk PPLN," kata Sigit usai meninjau Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (15/1/2022).

Dalam peninjauannya, Sigit menyebut, petugas akan melakukan tes Swab antigen ke ABK dan wisatawan asing di atas kapal sebelum dilanjutkan ke proses karantina. Demi memperkuat pengawasan, Sigit juga mengimbau untuk para PPLN tersebut mengunduh aplikasi Aplikasi Monitoring Karantina Presisi.

Pada proses selanjutnya, Sigit mengungkapkan, para PPLN juga akan dilakukan Swab RT-PCR dan pemeriksaan kesehatan di ruang khusus yang disiapkan. Setelah itu, para PPLN akan di bawa ke Rumah Sakit (RS) rujukan ataupun tempat karantina yang telah disiapkan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

"Kemudian tadi ada beberapa penyesuaian kita minta untuk pada saat sebelum turun kemudian mengunduh aplikasi Karantina Monitoring Presisi. Demikian juga bagi wisatawan ataupun ABK yang sudah laksanakan Swab PCR. Selanjutnya dibawa ke tempat karantina yang sudah dipersiapkan oleh Bapak Gubernur," ujar mantan Kapolda Banten itu.

Dari tinjauannya secara langsung, Sigit mengakui proses penegakan prokes hingga karantina sudah berjalan dengan baik. Walaupun, kata Sigit, tetap harus ada penyesuaian dan penyempurnaan lagi kedepannya.

"Saya kira beberapa hal itu yang tentunya kedepan akan terus kita perbaiki dan kita sempurnakan," ucap eks Kabareskrim Polri tersebut.

Menurut Sigit, perkembangan varian Omicron di Indonesia saat ini didominasi oleh penyebaran Imported Case yang masuk melalui Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Sebab itu, Sigit menekankan pentingnya penegakan prokes dan karantina di Pelabuhan Benoa, yang notabene menjadi salah satu pintu masuk Indonesia.

"Karena itu kita juga menjaga yang melalui Pelabuhan Benoa juga dalam kondisi melalui standar operasional prosedur yang sama. Terkait dengan proses prokes sebelum masuk ke karantina," tutur Sigit.

Sigit menyebut, dengan diterapkannya aplikasi Monitoring Karantina Presisi di Pelabuhan Benoa, maka pengawasan PPLN yang melakukan karantina akan semakin kuat. Lantaran, lanjut Sigit, hal itu bisa mencegah adanya potensi PPLN yang tidak menjalani karantina.

"Kita juga tempatkan petugas aplikasi yang bisa memonitor bagi masyarakat ataupun wisatawan dan ABK yang di karantina. Dan bila kemudian kabur maka dengan aplikasi kita persiapkan akan berikan notifikasi. Sehingga kemudian, kita bisa segera melakukan pencarian dan membawa kembali masuk. Saya kira rangkaian dari bagaimana laksanakan prokes hingga pengawasan karantina dan memastikan pelaksanaan karantina bisa dilaksanakan secara disiplin ini tentu menjadi bagian yang terus kita awasi," papar Sigit.

Disisi lain, Sigit mengapresiasi Forkopimda Bali yang telah bekerja keras memastikan seluruh rangkaian protokol kesehatan dan karantina bagi PPLN berjalan dengan baik. Menurutnya, semua ini dilakukan untuk menjaga masyarakat serta tetap bisa mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19 saat ini.

Kemudian, Sigit menjelaskan, upaya secara optimal yang dilakukan ini juga sebagai antisipasi pencegahan semakin meluasnya penyebaran virus Covid-19 varian Omicron di Indonesia.

"Ini butuh sinergitas, soliditas dari seluruh stakeholder, dan masyarakat untuk kemudian kembali waspada walapun sudah vaksin dua kali. Tetap laksanakan prokes. Pemerintah juga sudah berikan ruang untuk booster terhadap yang sudah vaksin lebih dari enam bulan agar  dimanfaatkan. Sehingga kita yakin seluruh masyarakat terjaga imunitas dan kekebalannya dari ancaman terhadap varian baru ataupun lama. Karena kondisi dari imunitasnya yang mungkin tentu harus diperkuat kembali dengan booster," kata Sigit.

Sebelum meninjau penegakan protokol kesehatan dan proses karantina di Pelabuhan Benoa, Sigit beserta rombongan juga menyempatkan melihat secara langsung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Kristen 1 Harapan, Kota Denpasar, Bali.  (*/Adrian)

Jakarta,Sulutnews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Manpora) Zainudin Amali memastikan kerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam mensosialisasikan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Memorandum of Understanding (MoU) akan diteken pada Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Saya siap hadiri HPN di Kendari dan Siwo Pusat yang akan mensosialisasikan DBON saat Rakernas serta memberikan penghargaan kepada para inisiator olahraga nasional," kata Menpora Zainudin Amali.

DBON sebagai perwujudan  Perpres No.86 Tahun 2021 sangat  diperlukan. Pasalnya,  Perpres No. 86 Tahun 2021 tentang DBON ini akan jalan dengan baik di daerah-daerah terutama di 10 sentra kalau melibatkan media sebagai fungsi kontrol.

"Kami siap kerjasama. Keterlibatan pers sangat penting untuk mengingatkan pemerintah daerah dalam tugas mereka tentang Perpres No.86 tahun 2021," kata Zainudin Amali saat menerima PWI Pusat di ruang kerjanya di Senayan Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Menpora dalam pertemuan tersebut didampingi Deputi IV bidang pembinaan olahraga prestasi Chandra Bakti dan staf khusus Mahfudin Nigara. Sedangkan dari pihak PWI Pusat dipimpin langsung Ketua Umum Atal S Depari, Sekjen Mirza Zulhadi serta Ketua Siwo Pusat Gungde Ariwangsa dan sekretaris Suryansyah.

"Ini perintah presiden. Ada perintah untuk kepala daerah membuat tim kordinasi. Kalau saat ini belum mereka bentuk, berarti perlu diingatkan," ujar Amali.

Lebih lanjut dikatakan jika pers berperan aktif mensosialisasikannya diharap informasi DBON dapat meresap dengan baik di insan olahraga Indonesia.

Dalam audiensi tersebut Ketua Umum PWI Pusat Atal Depari menuturkan Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) bukan hanya wartawan profesional dibidang olahraga. Tapi juga sebagai stake holder yang mempunyai peran strategis dalam mengembangkan pembinaan olahraga nasional.

"Mereka bukan hanya ahli menulis berita olahraga, tapi juga sebagai salah satu stake holder yang mampu merangsang para atlet untuk berprestasi," ujar Atal Depari.

Untuk lebih konkret dan mempertajam sosialisasi, Atal S Depari menyerahkan draf MoU yang nanti akan ditandatangani dalam rangkaian peringatan HPN di Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Pak Menpora agar lebih konkrit akan pentingnya sosialisasi DBON, kami dari PWI khususnya SIWO menyampaikan draf MoU. Nanti melalui Bapak Deputi agar ditelaah dan final nanti ditandatangani dalam rangkaian HPN di Kendari," kata Atal.

Lebih lanjut dikatakan nota kesepahaman bukan hanya mensosialisakan DBON ke seluruh perwakilan Siwo di 35 derah dari 34 provinsi. Tapi juga ada item-item lainnya yang tidak kalah penting.

Atal Depari menyebut ada rencana mewujudkan Pusat Informasi Olahraga Nasional Indonesia Raya (Pionir) yang bisa menjadi rujukan pengetahuan dan pemberitaan tentang perkembangan olahraga tanah air. Pun Indonesian talent scouting guna menunjang pencarian bibit berbakat dari 14 cabor prioritas DBON.(*/Mercys)

Maluku,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung kegiatan akselerasi vaksinasi massal di Provinsi Maluku dengan hadir secara langsung di Lapangan Merdeka Kota Ambon, Jumat (14/1/2022).

Dalam kesempatan itu, Sigit meminta agar Forkopimda Maluku untuk terus melakukan strategi akselerasi vaksinasi guna mengejar target Pemerintah sebesar 70 persen. Mengingat, saat meninjau ke Maluku, Sigit mendapatkan laporan bahwa saat ini masih berada di angka 63 persen.

"Karena target pencapaian Pemerintah sudah diangka 84 persen. Dan tentunya wilayah Maluku harus segera mengejar untuk mencapai target 70 persen," kata Sigit dalam tinjauannya.

Mantan Kadivpropam Polri itu mengungkapkan, dari hasil dialog interaksinya secara langsung dengan beberapa wilayah di Maluku, masih mengalami beberapa kendala terkait dengan vaksinasi. Diantaranya soal kondisi geografis dan masih ada masyarakat yang perlu diberikan penjelasan lebih mendalam akan pentingnya vaksinasi.

Namun, Sigit menekankan, dari wilayah di Maluku tersebut, telah menyatakan kesiapannya untuk sanggup melakukan akselerasi vaksinasi sebesar 70 persen.

"Kita tadi dapatkan informasi kondisi gejala geografis dan sebagian kecil masyarakat masih perlu ada penjelasan atau sosialisasi karena masih ragu atupun takut vaksinasi. Namun dari hasil komunikasi dan laporan rata-rata sanggup untuk mencapai 70 persen," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Saat kunjungan kerjanya ke Maluku, Sigit juga menyempatkan untuk mengecek pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP 6 Ambon untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan disiplin, sehingga anak-anak dan tenaga pendidik aman dari paparan Covid-19.

Sigit menyatakan, untuk di Kota Ambon sendiri pencapaian vaksinasinya sudah mencapai 94 persen. Sebab itu, ia berharap, hal ini dapat menjadi motivasi untuk wilayah lain di Maluku, dalam mengejar target dari Pemerintah Indonesia.

"Karena ini berdampak pada kegiatan lanjutan yaitu aturan mengenai pembelajaran tatap muka. Karena memang ada aturan bahwa untuk bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka pencapaian vaksinasinya juga harus di sesuaikan. Asesmen level juga ikut menentukan," ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit menekankan untuk Forkopimda Maluku mempertahankan tren positif soal positivity rate yang saat ini berada di angka 0 persen. Hal itu, kata Sigit sangat baik, namun memang perlu ada upaya lebih keras untuk mendorong akselerasi vaksinasi. Pasalnya, dengan begitu varian baru Covid-19 Omicron dapat diantisipasi serta dicegah.

"Karena kita juga tetap waspada varian Omicron sudah masuk rata-rata datang dari pelaku perjalanan luar negeri dan saat ini sudah terjadi transmisi lokal yang tentunya kita harus sama-sama jaga dan waspada serta strategi yang harus kita lakukan adalah bagaimana kemudian membekali masyarakat dengan vaksinasi," tutur Sigit.

Oleh karenanya, Sigit mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus melakukan protokol kesehatan secara disiplin dan tidak ragu ataupun takut melakukan vaksinasi. Mengingat, vaksinasi dapat meningkatkan imunitas terhadap Covid-19.

"Karena memang kalau ini tidak kita jaga, ada potensi setelah kegiatan PTM adik-adik kita bertemu keluarga yang tentunya disitu ada yang berusia lansia dan juga rentan terhadap risiko terjadinya penularan covid. Sehingga mau tidak mau semua ini harus kita jaga, kita waspada, kita tingkatkan. Sehingga, Provinsi Maluku segera mencapai target. Namun saya yakin optimis dari laporan yang ada pencapaian atau target itu bisa tercapai. Positivity rate yang saat ini berada di angka 0 persen terus dipertahankan, prokesnya tetap dikuatkan. Sehingga pada saat kita kejar pencapaian tidak terjadi lonjakan terkait varian baru Omicron," tutup Sigit. (Adrian)

Jakarta,Sulutnews.com  - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan tim patroli perintis Presisi yang dibentuk untuk melaksanakan tugas pokok Polri, guna memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Sigit mengatakan, seiring dengan peningkatan aktivitas masyarakat tentunya berpotensi adanya gangguan kejahatan yang meningkat. Ia pun meminta tim patroli ini untuk senantiasa selalu pada pagi hingga malam hari mengamankan segala aktivitas masyarakat.

"Tentunya seluruh kegiatan masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik manakala rekan-rekan bisa hadir dan memberikan rasa aman di tengah kegiatan masyarakat," kata Sigit usai meresmikan tim patroli perintis Presisi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/1/2022).

Sepanjang tahun 2021, mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, 79 persen kejahatan yang terjadi adalah kejahatan konvensional dan 35 persennya merupakan kejahatan jalanan. Oleh karena itu, ia meminta kehadiran tim patroli ini dapat memberikan rasa aman pada saat masyarakat melaksanakan kegiatan.

Lebih lanjut, Sigit menyampaikan tim patroli yang dibentuk sudah dibekali dengan kemampuan mulai dari teknis hingga taktis dalam melaksanakan tugas di lapangan nanti.

Sigit pun berharap bahwa tim patroli ini dapat tampil humanis pada saat bertemu dan memberikan pelayanan masyarakat. Ia pun menekankan agar kegiatan preemtif dan preventif dikedepankan dalam melaksanakan tugas.

Adapun langkah-langkah tersebut yakni dengan memberikan edukasi ke masyarakat tentang potensi kejahatan, memberikan pesan-pesan kamtibmas sehingga masyarakat bisa lebih berhati-hati dan tidak menjadi potensi sasaran kejahatan.

"Tentunya harapan kita dengan langkah-langkah preemtif dan preventif, langkah pencegahan lebih kuat maka kejahatan yang terjadi akan jauh berkurang. Ini tentunya menjadi harapan kita semua," ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini juga menyampaikan tim patroli ini terus melakukan hal-hal kecil yang dirasakan langsung masyarakat seperti membantu orang menyebrang.

Karena itu, Sigit meminta tim patroli ini nantinya diintegrasikan dengan layanan kepolisian 110 dan command center. Hal ini dimaksudkan agar keberadaan tim patroli ini dapat termonitor sehingga pada saat ada laporan kejahatan bisa bergerak cepat.

Dalam kesempatan ini, Sigit menekankan, kepada tim patroli perintis presisi untuk menjaga kewibawaan, menghindari pelanggaran dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat demi mewujudkan Polri yang Presisi.

"Jaga terus kemampuan rekan-rekan, tingkatkan bila perlu kembangkan sehingga polisi bisa berada dan hadir di seluruh ruang-ruang kosong dimana masyarakat merasakan kehadiran rekan-rekan. Dengan kehadiran rekan-rekan rasa aman bisa diwujudkan," tutup Sigit. (Adrian)

Jakarta,Sulutnews.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menekankan agar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 yang puncak penyelenggaraannya dilangsungkan pada 9 Februari 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara, bisa menghasilkan dorongan besar bagi Indonesia dalam menegakan kedaulatan digital (Digital Sovereignty). Sehingga negara dan rakyat bisa memegang kendali penuh atas data dan aktivitas dunia digital. Mengingat seiring kemajuan teknologi informasi, penjajahan terhadap sebuah bangsa tidak lagi dilakukan melalui serangan militer. Melainkan sudah menjurus kepada 'kolonialisme digital' atau 'imperialisme digital'.

"Sekitar 136 negara dunia yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) pada Jumat (8/10/2021) telah menghasilkan terobosan besar penerapan tarif pajak minimum sebesar 15 persen terhadap perusahaan digital global dengan omset mencapai 750 juta euro. Sehingga perusahaan seperti Facebook, Netflix, hingga Google bisa dikenakan pajak di masing-masing negara tempat mereka beroperasi, termasuk Indonesia" ujar Bamsoet usai menerima panitia Hari Pers Nasional 2022, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, di Jakarta, Kamis (13/1/22).

Turut hadir antara lain, Penanggung Jawab HPN 2022 sekaligus Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S Depari, dan Ketua 1 Bidang Konvensi HPN 2022 sekaligus Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, sebelum adanya keputusan OECD tersebut, Indonesia termasuk sudah menjadi negara terdepan dalam mengejar pajak terhadap berbagai perusahaan digital global. Bersama Inggris, Australia, dan India, sejak tahun 2017 Indonesia sudah berhasil mendapatkan pajak dari Google. Sejak tahun 2020, melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48/PMK.03/2020, Indonesia sudah mengenakan penerapan Pajak Pertambahan Nilai Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPN PMSE) sebesar 10 persen terhadap 74 perusahaan digital global, termasuk didalamnya Google, Facebook, hingga Netflix.

"Setelah adanya keputusan OECD yang menyepakati pengenaan pajak minum sebesar 15 persen, Indonesia bisa lebih leluasa lagi mengejar berbagai jenis pajak. Tidak hanya terhadap 74 perusahaan digital global yang sudah tercatat di Direktorat Jenderal Pajak, melainkan bisa menyasar lebih banyak lagi perusahaan digital global lainnya yang telah beroperasi di Indonesia. Selain itu, kepemimpinan Indonesia dalam G-20 sangat dinantikan agar keputusan OECD tentang pajak minum 15 persen tersebut bisa dipatuhi oleh berbagai perusahaan digital global sehingga bisa terealisasi mulai tahun 2022 ini," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menerangkan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat penerimaan negara dari PPN PMSE yang disetorkan 74 perusahaan digital global telah mencapai Rp 3,9 triliun. Jumlah tersebut masih sangat bisa ditingkatkan, karena selain melalui PPN PMSE, masih banyak lagi potensi pajak yang bisa diambil.

"Sebagai gambaran, Direktorat Jenderal Pajak Jakarta pernah membuat kajian di tahun 2017 yang menaksir potensi berbagai jenis pajak yang bisa diambil dari Google saja bisa mencapai Rp 450 miliar per tahun. Studi Temasek pada 2019 melaporkan potensi pajak yang bisa didapatkan Indonesia dari berbagai perusahaan digital global bisa mencapai Rp 27 triliun per tahun," pungkas Bamsoet. (*/Parmin)

Jakarta,Sulutnews.com – PT Sharia Multifinance Astra (PT SMA) yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk dan bagian dari manajemen PT Federal International Finance (FIFGROUP) melalui brand pembiayaan syariahnya, AMITRA, melakukan (Re-Branding) pergantian nama pada salah satu produknya, yaitu AMITRA Gold (AMIGO) yang berubah menjadi Beli Emas.

Beli Emas menjadi salah satu produk unggulan pembiayaan yang kini tengah digemari oleh masyarakat yang memiliki hobi membeli logam mulia sebagai salah satu instrumen investasi.

Melalui produk Beli Emas, AMITRA menawarkan berbagai program pilihan pembelian logam mulia mulai dari ukuran 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram. Beli Emas menjadi solusi terbaik bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi aman untuk mewujudkan kebutuhan di masa depan.

Tidak hanya itu, produk Beli Emas yang dikeluarkan oleh AMITRA merupakan produk pembiayaan berbasis syariah resmi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keungan (OJK) dan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Oleh karena itu, bagi masyarakat yang ingin membeli logam mulia di Beli Emas terjamin aman dan terpercaya.

Berbagai macam kemudahan juga bisa ditawarkan di Beli Emas. Hanya dengan menggunakan KTP, pelanggan bisa langsung mendapatkan layanan tanpa harus membayar uang muka. Dengan program pembiayaan berbasis syariah, produk Beli Emas juga menawarkan tenor pembiayaan yang lebih fleksibel.

Presiden Direktur PT SMA, Inung Widi Setiadji, mengatakan berubahnya nama produk AMIGO menjadi Beli Emas diharapkan dapat menjadi top of mind bagi masyarakat dan menjadikan Beli Emas sebagai alternatif yang dipilih untuk masyarakat dalam membeli produk logam mulia.

“Investasi logam mulia menjadi pilihan bagi banyak masyarakat saat ini. Hal ini dikarenakan, investasi logam mulia menjadi investasi jangka panjang yang aman untuk disimpan. Tidak hanya itu, logam mulia menjadi salah satu instrumen investasi yang dikenal memberikan kepastian akan memberikan keuntungan bagi para investor,” kata pria yang akrab di panggil Inung pada Senin (10/01/2022).

Kemudahan ini tentunya menjadi nilai tambah tersendiri bagi masyarakat yang ingin berinvestasi. Awal tahun 2022, menjadi angin segar bagi investor logam mulia. Kenaikan harga emas di Indonesia berkisar 20% hingga 40% per tahunnya.

Berdasarkan data Goldprice.org, tercatat pada Senin (10/01/2022), harga emas masih sekitar Rp 827 ribu per gramnya.

 

Sumber Gambar : https://goldprice.org/id/gold-price-charts/10-year-gold-price-history-in-indonesian-rupiah-per-gram

Sejumlah ahli menyatakan dan percaya bahwa harga emas perlahan akan melesat naik kembali. Ini menjadi kesempatan bagus bagi para investor untuk melakukan pembelian logam emas mulia.

Sentul,Sulutnews.com - Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan Bidang Kesehatan Militer.

Ia resmi menjabat Guru Besar Tidak Tetap Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan RI.

Pengukuhan dilakukan oleh Rektor Unhan RI, Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian, dalam Sidang Senat Terbuka di Aula Merah Putih, Kompleks Universitas Pertahanan, kawasan IPSC, Bogor, Rabu (12/1/2022) pagi.

Acara itu turut dihadiri Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, dan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

"Atas nama seluruh civitas akademica, saya ucapkan selamat kepada Letnan Jenderal TNI (Purn) Profesor Dr. dr Terawan Agus Putranto, atas pencapaian pretasi akademik yang membanggakan," kata Amarulla Octavian.

Amarulla mengatakan, Terawan mendapat rekomendasi dari sejumlah profesor dari dalam negeri dan luar negeri untuk mendapatkan gelar profesor kehormatan ini.

Dia menyebut Terawan sebagai sosok prajurit TNI yang memiliki kompetensi, pengetahuan luas dan prestasi luar biasa selama berdinas militer.

Selain sering mendapatkan penghargaan internasional, Terawan beberapa kali terlibat operasi militer yang menjadi bekal penting ketika ditunjuk sebagai tim dokter kepresidenan. Dia juga sempat menjabat Kepala RSPAD Gatot Subroto periode 2015-2019.

Terawan juga pernah menjabat Ketua International Committee of Military Medicine (ICMM).

Amarulla Octavian menambahkan bahwa Sejarah dunia mencatat peran penting kesehatan militer dalam menghadapi berbagai situasi krisis termasuk pandemi seperti yang terjadi dua tahun terakhir.

Sementara itu, Terawan Agus Putranto membawakan Orasi Ilmiah yang berjudul 'Peran Kesehatan Militer Mendukung Ketahanan Kesehatan Nasional'.

Ia mengatakan , semakin majunya perkembangan ilmu dan teknologi membuat tantangan yang dihadapi Indonesia semakin kompleks.

Tantangan yang ada pada saat ini tidak cuma di bidang militer tapi juga pada bidang non militer, bahkan gabungan keduanya.

"Kesehatan militer merupakan bagian dari sistem pertahanan negara dalam menghadapi tantangan tersebut," jelas Terawan.

Dalam mengemban tugas pokok TNI, terutama dalam menegakkan kedaulatan, menciptakan perdamaian serta mempertahankan NKRI, diperlukan strategi militer yang bersifat komprehensif baik itu Strategi Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

"Kesehatan militer tentu merupakan bagian dari strategi militer yang dipergunakan untuk menjaga serta memajukan Indonesia tercinta," kata sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada ini.

Terawan, yang memilih menjadi perwira karir TNI pada 1989 ini menjelaskan, kemajuan ilmu medis saat ini diawali dengan kemajuan kesehatan militer yang terjadi pada saat Perang Saudara di Amerika Serikat. Hal ini berlandaskan sistem kerja yang terorganisir dan memiliki strategi.

Kesehatan militer berpengaruh pada ketahanan kesehatan global dan nasional. Hal ini dapat kita lihat pada saat ini Pandemi COVID-19 berlangsung, virus Corona telah menurunkan kesiap-siagaan militer.

"Virus itu mampu menurunkan kemampuan negara-negara untuk maju dan menjadi sebuah ancaman keamanan nasional," ujar dokter yang mengambil spesialisasi Radiologi Intervensi di Universitas Airlangga ini.

Dia melanjutkan, baik pandemi maupun perang adalah peristiwa yang memiliki konsekuensi biologis, politik dan sosial. Virus Corona mengingatkan semua negara bahwa peperangan di abad ke-21 telah berubah dan menempatkan kesehatan militer pada dimensi lain, yaitu bagian terdepan dan terpenting. Pertarungan melawan virus memberikan peluang untuk mengkaji ulang doktrik, praktik serta kebijakan militer yang ada.

Dijelaskan lulusan S3 Universitas Hasanuddin ini, salah satu alasan kesehatan militer dipanggil untuk menanggapi pandemi COVID-19 adalah karena militer memiliki keunggulan yaitu sistem penanganan kesehatan terintegrasi yang siap digunakan. Sistem kesehatan ini memiliki keunggulan dalam menanggapi pandemi berupa gelar cepat struktur kesehatan, jaringan dan keahlian logistik serta personel yang terlatih dan siap digerakkan untuk menangani krisis kesehatan yang kompleks baik dalam skala besar dan kecil.

Di ujung orasi ilmiahnya, Terawan mengungkit tentang kemandirian dan kedaulatan vaksin di Indonesia untuk mengatasi Pandemi COVID-19. Dalam hal ini, ia menyampaikan tentang pengembangan Vaksin Nusantara alias Vaknus yang dilakukan tim peneliti di bawah komandonya. 

Vaksin berbasis sel dendritik adalah salah satu metode vaksin yang tergolong baru dikembangkan. Vaksin Nusantara dibuat dari sel yang berasal dari tubuh sendiri atau autolog sehingga efek sampingnya minimal.

Aplikasi sel dendritik sebagai pemicu imunitas sebagian besar dikembangkan sebagai imunoterapi keganasan, seperti kanker pankreas dan kanker paru. Dari rangkaian penelitian, sel dendritik dapat memicu respons imun seluler terutama melalui sel T CD8+. Metode ini aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berat. Kejadian tidak diinginkan pun terbatas pada reaksi lokal dan sistemik ringan seperti nyeri pada bekas injeksi. Tidak terdapat kejadian tidak diinginkan serius yang dihubungkan dengan penggunaan vaksin sel dendritik. Uji klinis fase I dan II juga menunjukkan hal serupa.

"Keberhasilan pembuatan Vaksin Nusantara akan berkontribusi menyelamatkan banyak nyawa rakyat Indonesia. Keberhasilan ini jg iga menjadi kebanggaan kita bersama sebagai vaksin yang dibuat dan diproduksi di dalam negeri," kata Terawan.(/Parmin)