Hukum

Hukum (433)

Manado,Sulutnews.com – Tim Macan dan Tim Paniki Polresta Manado dipimpin Kanit Buser Ipda Heraldy Yudhantara mengamankan dua pria pelaku pencurian kembang api senilai kurang lebih Rp45 juta, pada Kamis (16/12/2021) malam.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

 “Kedua pelaku masing-masing berinisial RL (28), warga Silian Selatan, Minahasa Tenggara, dan VW (30), warga Teling Atas, Manado,” ujarnya, Jumat (17/12) siang.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, kedua pelaku mencuri berbagai jenis kembang api dari dalam kontainer milik Yunita (24), warga Ranotana, yang terparkir di samping sebuah pusat grosir di Kairagi, Manado.

“Kejadiannya pada hari Senin (29/11) dini hari. Kedua pelaku merusak kunci gembok kontainer berisi berbagai jenis kembang api, lalu mencuri sekitar setengah isi kontainer tersebut,” jelasnya.

Korban melaporkan kejadian ke Polresta Manado, yang direspons tim gabungan tersebut dengan melakukan penyelidikan mendalam di lapangan.

Tim pun mengetahui identitas kedua pelaku yang ternyata merupakan residivis kasus pencurian, lalu dilakukan penangkapan.

“VW ditangkap di rumahnya, sedangkan RL ditangkap di wilayah Bumi Nyiur, Manado,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Sambungnya, tim selanjutnya melakukan penyitaan barang bukti sebanyak 36 dos kembang api berbagai jenis, yang disimpan pelaku di sebuah tempat di wilayah Kota Bitung.

“Kedua pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Dua Tim pemburu pelaku kriminal di wilayah hukum Polresta Manado, yaitu Tim Macan dan Tim Paniki mengamankan seorang lelaki berinisial VW alias Bota (30), tersangka pencurian.

Menurut Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, tersangka Bota diamankan pada hari Rabu (15/12/2021) sekitar pukul 22.30 Wita, di rumahnya, di Kelurahan Teling Atas Manado.

“Tersangka diamankan Polisi berdasarkan laporan korban bernama Deddy Robert Kawangung, karena telah melakukan pencurian di Laundry Melia berlokasi di Jalan Babe Palar Kelurahan Tanjung Batu, Manado, pada hari Selasa, 7 Desember 2021,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Terungkapnya peristiwa pencurian tersebut lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berawal dari kecurigaan korban, dimana saat pagi hari sekitar pukul 07.00 Wita korban mendapati pintu gerbang dari ruko tempat laundry telah terbuka dan gembok pengunci gerbang telah hilang.

Korban bersama seorang karyawan laundry kemudian memeriksa barang-barang yang berada di dalam ruko, dan didapati sejumlah peralatan elektronik berupa HP Samsung J2 Core warna hitam, Tab Xiaomi, sepasang sepatu Nike Air serta reciver CCTV telah hilang bersama dengan sejumlah uang tunai sebesar Rp15 juta. Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Manado.

“Berdasarkan laporan dari korban, Tim Macan bersama Timsus Paniki Polresta Manado melakukan upaya penyelidikan. Dari hasil penyelidikan diketahui aksi pencurian tersebut dilakukan oleh tersangka VW bersama rekannya yaitu lelaki I. Namun Lelaki I masih dalam pengejaran Polisi,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dari keterangan tersangka, barang bukti berupa HP Samsung J2 Core dan Tab Xiaomi telah dijual di dua tempat berbeda sementara untuk uang tunai telah habis dipakai oleh mereka berdua untuk foya-foya.

“Dalam upaya pencarian barang bukti, lelaki VW sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil diamankan kembali setelah dilakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka. Tersangka juga mengatakan reciver CCTV beserta brankas telah dibuang di sungai Dendengan Dalam. Selanjutnya tersangka beserta barang bukti yang berhasil diamankan langsung dibawa ke Mapolresta Manado,” tutup Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Tomohon,Sulutnews.com – Seorang lelaki, warga Kelurahan Matani 2 Kecamatan Tomohon Selatan berinisial VM (40) terpaksa harus diamankan Tim Tototisk Polres Tomohon. Pasalnya, lelaki yang berprofesi sebagai pekerja swasta ini, mabuk dan mengancam warga sambal memegang pisau badik.

Peristiwa ini menurut Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast, terjadi di Kelurahan Walian 2 Perum Atas, Kamis (16/12/2021).

“Ulah tersangka yang berteriak-teriak di jalan sempat ditegur oleh Lurah dan warga sekitar, namun yang bersangkutan tidak mau mendengar dan justru mengeluarkan badik untuk menantang siapa saja yang ada di hadapannya,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Karena melihat banyaknya warga yang berkumpul, tersangka pun langsung melemparkan badiknya dan lari bersembunyi ke rumahnya.

“Tim Totosik langsung menggiring pelaku ke Mapolres Tomohon untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” singkat Kombes Pol Jules Abaraham Abast. (Adrian)

Tomohon,Sulutnews.com – Kasus persetubuhan yang melibatkan anak dibawah umur terjadi di wilayah hukum Polres Tomohon.

Diterangkan Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, kasus ini sudah ditangani Kepolisian berdasarkan laporan ayah korban ke SPKT Polres Tomohon dengan nomor: LP/B/537/XII/2021/SPKT/Res-Tomohon, tertanggal 16 Desember 2021.

“Tersangka pelaku berusia 16 tahun sedangkan korbannya adalah seorang pelajar SMP berusia 14 tahun,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dalam laporan tersebut, ayah korban menuturkan jika korban sudah 4 hari tidak pulang ke rumah, dan diperoleh informasi jika korban sempat terlihat di sekitar satu Kelurahan di Tomohon.

“Berdasarkan laporan tersebut Tim Resmob Polres Tomohon kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan keduanya sedang berada di tempat permandian air panas yang tidak jauh dari lokasi rumah tersangka, pada Kamis sore, 16 Desember 2021” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Korban sendiri menghilang dari rumahnya sejak hari Minggu, 12 Desember 2021. “Keduanya selanjutnya dibawa ke Polres Tomohon untuk diinterogasi lebih lanjut,” singkat Kombes Pol Jules Abraham Abast.(Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Tim Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Maleo Polda Sulut bersama Resmob Polres Minahasa Selatan (Minsel) mengamankan kawanan pencuri material emas, yang terjadi di PT. Sumber Energi Jaya Tokin Karimbow.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast saat dikonfirmasi Senin (13/12/2021) pagi membenarkan kejadian tersebut. “Polisi mengamankan sebanyak 7 orang dari 14 orang yang diduga melakukan pencurian material emas,” ujarnya.

Peristiwa ini menurut Kombes Pol Jules Abaraham Abast, terjadi pada hari Jumat, 10 Desember 2021 sekitar pukul 02.30 Wita. Setelah melalui serangkaian penyelidikan, Polisi berhasil mengamankan kawanan pencuri ini pada hari Minggu, 12 Desember 2021 sekitar pukul 19.00 Wita, di beberapa tempat di Desa Tobongon, Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

“Dari aksi pencurian ini, perusahaan ditaksir mengalami kerugian kurang lebih 2 miliar rupiah,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Terungkapnya aksi pencurian ini berawal dari kecurigaan salah satu karyawan PT. SEJ yang melihat tempat pengolahan ampas terjaring di jalur bak, sudah ada lumpur yang keluar.

Merasa curiga, saksi membuka tempat lumpur tersebut dan ternyata memang benar lumpur di tempat tersebut sudah berkurang. Selanjutnya saksi masuk ke dalam gedung dan melihat juga campuran karbon untuk menangkap material emas sudah berantakan dan tempat percetakan emas sudah tidak berada di tempatnya.

“Dari pengakuannya, para pelaku sudah 2 kali melakukan aksi pencurian material emas. Pencurian pertama sebanyak 3 karung, dan pencurian kedua berhasil diamankan sebanyak 13 karung material mengandung emas dan perak yang belum sempat diolah,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Saat ini ketujuh kawanan pencuri ini sudah diserahkan ke Polres Minahasa Selatan untuk proses hukum lebih lanjut.

Adapun identitas ketujuh lelaki tersebut yaitu, RI (23), EP (33), SW (55), FM (39), YS (40), CR (26) dan WS (34). (Adrian)

Manado,Sulutnews.com - Tim Totosik Polres Tomohon mengamankan tersangka pelaku penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 3 Kecamatan Tomohon Utara, Minggu (12/12/2021) malam.

Menurut Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, tersangka lelaki berinsial HP (27) diamankan berdasarkan laporan warga, karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap korban, lelaki bernama Rony Maitun (40).

"Keduanya saling bertetangga, yang tinggal di Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 3. Penganiayaan dipicu karena selisih paham akibat mabuk di acara arisan di rumah korban," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Saat itu tersangka merasa risih dengan beberapa pria yang tidak ia kenal, dan kemudian mengajaknya untuk berkelahi. Disaat itu korban berusaha melerainya, namun justru korban mendapatkan pukulan berulang kali dari tersangka.

Usai melakukan pemukulan terhadap korban, tersangka langsung meninggalkan TKP menuju rumahnya.

Di Pimpin langsung oleh Katimsus Totosik Aipda Yanny Watung Tersangka selanjutnya diamankan saat sedang berada di rumahnya dan dibawa ke Polres Tomohon untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com - Pelaku penganiayaan berinisial GT alias Biel (19), warga Perkamil Lingkungan V, Paal Dua, Manado, menyerahkan diri ke Polsek Tikala beberapa saat usai kejadian, pada Senin (06/12/2021) malam.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

"Informasi diperoleh, penganiayaan terjadi di depan tempat fotokopi Blessing Kelurahan Perkamil," kata Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (07/12) pagi.

Lanjutnya, pelaku menganiaya korban bernama Hanshin Waworuntu (30), warga Perkamil Lingkungan VII, menggunakan senjata tajam jenis parang.

"Korban mengalami luka berat di bagian kepala hingga tak sadarkan diri, lalu dirujuk ke RSUP Prof. Kandou Manado," jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Ditambahkannya, Tim Resmob Polda Sulut mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti, juga mendatangi rumah sakit untuk mengambil hasil visum.

"Pelaku beserta barang bukti sebilah parang sudah diamankan di Mapolsek Tikala untuk diperiksa lebih lanjut," tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Tim Tarsius Presisi Polsek Maesa mengamankan dua pelaku penganiayaan secara bersama-sama terhadap seorang pelajar di Kota Bitung, yang sempat viral di media sosial.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Kedua pelaku berinisial VT (16) dan FM (15), warga Pakadoodan, Maesa, Bitung. Keduanya ditangkap di Pakadoodan, pada Jum’at (26/11/2021), sekitar pukul 22.00 WITA,” ujarnya, Minggu (28/11) siang.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, keduanya menganiaya seorang pelajar bernama Kris Paruntu (16), warga Watudambo, Minahasa Utara, pada Jum’at (26/11), sekitar pukul 12.00 WITA, di wilayah Bitung Barat Dua, Maesa.

Siang itu, lanjutnya, korban bersama seorang temannya sedang duduk di samping sebuah cafe di Bitung Barat Dua.

“Tiba-tiba VT dan FM bersama beberapa teman mereka langsung memukul korban dan temannya. VT lalu menikam rusuk kiri korban menggunakan pisau badik, sedangkan FM memukul dan menendang korban,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Setelah korban tak berdaya akibat mengalami luka cukup parah, para pelaku pun langsung melarikan diri. Kejadian ini kemudian dilaporkan pihak korban ke Polsek Maesa.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, VT ditangkap saat sedang berpesta miras bersama teman-temannya.

Petugas pun mendapati barang bukti sebilah pisau badik di dalam kamar VT. Sedangkan FM ditangkap saat sedang tidur di rumahnya.

“Kedua pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Maesa untuk diperiksa lebih lanjut,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Tomohon,Sulutnews.com - Satuan Khusus Polri Team Reserse Mobil (Resmob) Polres Tomohon dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Aipda Melky Palar, berhasil mengungkap dan mengamankan para terduga pelaku penimbunan BBM jenis solar disalah satu SPBU yang aktif beroperasi di jalan raya kaaten, Kelurahan Matani 1  kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon Sulawesi Utara.

Dari Pantauan media ini di TKP,  Minggu (21/11/2021) sekira Pukul 12:00 Wita. Team Resmob Polres Tomohon  berhasil mengamankan satu mobil Panther yang berisi 300  Liter Solar, satu mobil Toyota Inova berisi 600 Liter Solar dan satu lagi mobil Dump Truck yang berisi 700 liter solar.

"Benar berdasarkan laporan masyarakat ada  3 kendaraan yang berhasil kami amankan bersama dengan pengemudi dan barang bukti bbm solar, ungkap Palar.

"Untuk lebih jelas informasi selanjutnya silakan dikonfirmasi lagi ke atasan kami, singkat Kanit Resmob tersebut  kepada wartawan.

Diketahui saat di amankan ke Mapolres Tomohon, ketiga oknum terduga pelaku yang berinisial K alias kisli (32) Warga eris Tondano Kabupaten Minahasa, R alias  Rolly (43) Warga Tambun Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow dan S alias Syamas (46) Warga Kelurahan Walian Kota Tomohon,  kepada media ini menuturkan bahwa pekerjaan yang dilakoni oleh mereka belum lama mereka lakukan.

"Solar ini kami ambil di SPBU untuk di jual di Galian C, lokasi galian batu yang beralamat di Kelurahan Kakaskasen  Kecamatan Tomohon Utara, karna harganya terbilang cukup lumayan dan menjanjikan, tutur ketiganya. 

"Tapi sayangnya kepada siapa pemilik perusahan galian C yang di maksut, "enggan dibeberkan oleh ketiga lelaki tersebut.

Terpisah Kapolres Tomohon AKBP Yuli Kurnianto SIK saat di konfirmasi membenarkan pengungkapan tersebut.

"Benar untuk proses lebih lanjut saat itu juga para pelaku sudah diamankan Polisi ke Mapolres, "Pastinya kita akan proses sesuai aturan hukum yang berlaku tandas Kapolres Yuli.  (Adrian)

Tomohon,Sulutnews.com - Tim Totosik Polres Tomohon mengamankan sebanyak 27 anak muda yang berada di sebuah hotel yang terletak di Kecamatan Tomohon Tengah pada Kamis malam (18/11/2021).

Menurut Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, kuat dugaan anak-anak muda ini, 10 diantaranya perempuan, diamankan karena sedang melakukan hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmas.

“Saat diigrebek Tim Totosik, mereka sedang melakukan keributan dan diduga kuat sedang menggelar pesta menghirup lem ehabon dan melakukan praktek prostitusi online michat,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Jumat pagi (19/11/2021).

Petugas juga mendapatkan beberapa barang bukti, diantaranya 3 buah sajam, 4 butir obat trihexyphenidyl, 13 kaleng lem ehabond, 20 sachet obat batuk jenis komix, 11 bungkus alat kontrasepsi belum terpakai, 5 buah alat kontrasepsi telah terpakai, 2 buah sedotan (ujungnya terbakar) dan 19 buah hp.

“Keduapuluh tujuh anak muda ini diamankan di 7 kamar berbeda dan selanjutnya dibawa ke Polres Tomohon untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)