Hukum

Hukum (433)

Manado,Sulutnews.com  - Tim Resmob Satuan Reskrim Polres Tomohon mengamankan pelaku penganiayaan dan pengancaman dengan senjata tajam (sajam) jenis badik, yang terjadi di Kelurahan Kinilow Kecamatan Tomohon Utara.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, peristiwa itu terjadi pada hari Senin, 28 Maret 2022. "Pelaku adalah pria berinisial FP (31). Ia diamankan di rumahnya di Kecamatan Tomohon Utara pada Senin (28/3/2022) malam," ujarnya, Selasa (29/3/2022).

Menurut Kombes Pol Jules Abraham Abast, kejadian berawal saat korban, pria bernama Alfian Tangkawarow (43) yang kesehariannya berprofesi sebagai sopir mobil dump truck, sedang mengantri untuk memuat material batu yang berada di Kelurahan Kinilow I.

Tiba-tiba datang pelaku yang sudah dalam keadaan mabuk mengendarai roda 2, langsung marah-marah dengan alasan mengatur jalur antrian pengambilan material. "Pelaku kemudian turun dari sepeda motornya dan langsung memukul korban dengan tangan ke kepala korban bagian belakang sebanyak satu kali," ujarnya.

Bahkan saat itu pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam jenis badik. Melihat hal tersebut, korban langsung lari meninggalkan tempat kejadian dan melapor ke SPKT Polres Tomohon.

Berdasarkan Laporan Polisi yang dibuat korban, Tim Resmob Satuan Reskrim Polres Tomohon langsung bergerak mengidentifikasi identitas dan ciri-ciri pelaku.

"Saat ini pelaku bersama sebilah senjata tajam jenis badik dengan panjang 40 cm sudah diamankan di Mapolres Tomohon untuk proses hukum lanjut," singkat Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Tim Buser Polresta Manado mengamankan seorang remaja pria terduga pelaku pencurian mobil, Minggu (27/3/2022), sekitar pukul 00.30 WITA.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan informasi diperoleh dari Polresta Manado, tak menampik hal tersebut.

 “Terduga pelaku berinisial YL (15), warga Minahasa. Ditangkap di wilayah Tompaso, Minahasa,” ujarnya, Senin (28/3) sore, di Mapolda Sulut.

Remaja tersebut diduga mencuri mobil Suzuki X-Over warna putih milik seorang dokter, warga Karombasan Utara, Wanea, Manado, pada Jumat (25/3) sore.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, kejadiannya di depan tempat praktek korban, di wilayah Wenang Utara, Manado.

“Sore itu korban memarkirkan mobil di depan tempat prakteknya, lalu pergi menggunakan kendaraan lain. Saat korban kembali, mobil tersebut telah hilang. Korban lalu melapor ke SPKT Polresta Manado,” jelasnya.

Laporan direspons tim dengan melakukan penyelidikan hingga mengetahui identitas terduga pelaku. Tim Buser Polresta Manado dibantu Polsek Polsek Kawangkoan kemudian menangkap terduga pelaku beserta mobil milik korban, di wilayah Tompaso.

“Terduga pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan di Mapolresta Manado untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Tim Resmob Polresta Manado mengamankan seorang remaja pria pelaku pengancaman dengan menggunakan senjata tajam (sajam), pada Senin (28/3/2022) sekitar pukul 07.15 WITA.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Pelaku berinisial SM (14), warga Malalayang, Manado, ditangkap di rumahnya,” ujarnya, Senin sore, di Mapolda Sulut.

Pengancaman tersebut terjadi di Malalayang Satu Timur Lingkungan XI, pada Senin dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Korbannya pria bernama Putra (27), warga Malalayang.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, saat itu pelaku dan korban minum minuman keras (miras) di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Pelaku cemburu karena melihat korban bercanda dengan pacar pelaku yang juga berada di TKP. Pelaku mencabut sebilah pisau badik dari pinggangnya kemudian mengancam akan menikam korban,” jelasnya.

Korban yang merasa terancam langsung melarikan diri, lalu melapor ke pihak kepolisian. Sementara itu Tim Resmob yang mendapat informasi kejadian segera melakukan penyelidikan dan penangkapan.

“Pelaku beserta barang bukti pisau badik lalu diserahkan dan diamankan di Mapolsek Malalayang untuk diperiksa lebih lanjut,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com - Seorang pria berinisial JM (27) warga Kecamatan Girian Kota Bitung terpaksa diamankan Tim Resmob Polsek Matuari. Pasalnya, pria pengangguran ini diamankan petugas karena kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau badik.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut. “Pria ini diamankan pada hari Jumat (25/3/2022) sekitar pukul 00.30 Wita, di sekitar Kelurahan Wangurer Kecamatan Girian,” ujarnya, Jumat (25/3/2022) siang.

Pria berinisil JM ini diamankan saat Tim Resmob Polsek Matuari melakukan patroli dan menjumpai sekumpulan anak muda di jalanan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan badan dan mendapatkan sebuah pisau badik yang diselipkan JM di pinggangnya.

“Tim langsung mengamankan pria ini dan membawanya ke Polsek Matuari untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pria berinisial JM ini dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam, dengan ancaman pidana kurungan badan paling lama 10 tahun penjara. (Adrian)

Tomohon,Sulutnews.com- GK (18) Pelaku aniaya di kelurahan Talete Kecamatan Tomohon Tengah, diamankan Polisi usai melakukan penganiayaan, Jumat, (25/3/2022) sekira Pukul 04.00 WITA.

Pelaku ini (terlapor.red) diketahui menganiaya korban dengan menggunakan tangan terkepal sebanyak satu kali dan mengena pada bagian mata sebelah kiri sehingga mengakibatkan lebam.

Setelah melakukan penganiayaan terhadap pelapor, pelaku bersama rekannya langsung meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP)  karena Masyarakat sudah mulai terkumpul, Kata Katimsus Totisik Polres Tomohon Aipda Yanny Watung.

Diterangkan Aipda Yanny, peristiwa ini bermula saat  pelapor JS (20) Warga Paslaten satu dengan menggunakan sepeda motornya hendak menuju ke pasar Wilken Tomohon untuk menjual dagangannya.

"Namun saja ketika pelapor keluar dari dalam lorong, tiba - tiba saja berpapasan dengan pelaku, sehingga tanpa di sengaja pelapor hampir menabrak pelaku.

Pelaku pun berteriak dengan nada makian kepada pelapor, namun pelapor tidak mengindahkan dan lanjut melakukan perjalanan menuju ke pasar Wilken.

Lanjut dijelaskan Aipda Yanny,  ketika pelapor hendak kembali ke rumahnya untuk mengambil bahan dagangannya, pelaku GK bersama rekannya lelaki MK ternyata sudah menunggu di jalan, tepatnya depan rumah pelapor dengan maksud untuk menanyakan kenapa hampir menabrak pelaku dan rekannya.

"Dari situlah terjadi adu mulut antara terlapor  dengan pelaku.

Kemudian karena emosi sudah mempengaruhi pelaku, pelaku ini langsung menganiaya terlapor selaku korban, ujar, Aipda Yanny.

Kapolres Tomohon Arian Colibrito melalui Aipda Yanny juga menambahkan, saat Teamnya mendapat laporan, Team Totosik langsung menuju ke TKP bersama piket Polsek Tomohon Tengah.

Setelah mengetahui permasalahan dan identitas terlapor, team langsung menuju ke lokasi dimana terlapor tinggal, kemudian menghubungi keluarga dan rekan - rekan terlapor untuk segera menyerahkan diri.

Selang beberapa menit kemudian sekitar pukul 10.30, terlapor bersama rekannya tiba.

Sehingga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan, Team langsung mengamankan terlapor dan rekannya ke  Mapolsek Tomohon tengah untuk dimintai keterangan lebih lanjut, tukas Aipda Yanny. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Satuan Reskrim Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengamankan seorang pria, yang diduga telah melakukan pencurian sebuah sepeda motor yang terjadi di Desa Bolaangitang II Kecamatan Bolaangitang.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, dugaan pencurian dilakukan oleh seorang pria berinisial WB (26) warga Kecamatan Bolaangitang pada tanggal 2 Maret 2022 sekitar pukul 03.00 Wita. Pelaku mencuri sepeda motor merk Honda Beat milik Mashita Alidrus.

“Setelah melakukan penyelidikan, pelaku akhirnya berhasil diamankan pada Selasa (22/3/2022) pukul 18.30 Wita di sekitar Kecamatan Bolaangitang. Sedangkan barang bukti disimpan pelaku di Desa Ollot Kecamatan Bolangitang Barat,” ujarnya, Rabu (23/3/2022).

Menurut Kombes Pol Jules Abraham Abast, sebelum kejadian pelaku pernah bekerja sebagai buruh bangunan di rumah korban. Pada saat bekerja, pelaku mengambil kunci motor Honda Beat tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Beberapa hari kemudian, setelah selesai melaksanakan pekerjaan di rumah korban, pelaku mengambil sepeda motor milik korban yang terparkir di depan rumah.

“Pelaku sudah diamankan di Mako Polres Bolmut untuk diperiksa lebih lanjut,” singkat Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Tim Opsnal 2 Polresta Manado yang dipimpin Katim Aipda Gazaly Mulyono tiga pria terduga pelaku secara bersama-sama, Senin (21/3/2022), malam.

Terpisah, Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait membenarkan hal tersebut. "Para pelaku terduga masing-masing berinisial AM (22), warga Sawangan, MK (26), Warga Perkamil, dan AR (17), warga Tondano," ujarnya.

Lanjut Kombes Pol Sirait, kejadiannya pada Minggu (20/3), sekitar pukul 01.00 WITA, di Jalan Raya Sawangan. “Korban Abdul Fajri Ngabito (44), warga Maasing, berpapasan dengan ketiga pelaku. Belum diketahui penyebab pasti, lalu terjadi adu mulut di antara mereka,” jelasnya.

Kemudian para pelaku menganiaya korban dengan cara memukul dan menendang berkali-kali di beberapa bagian tubuhnya. “Korban mengalami rasa sakit, memar, dan bengkak di bagian wajah, kepala, badan, serta kedua kakinya,” kata Kombes Pol Sirait.

Korban kemudian melapor ke SPKT Polresta Manado. Laporan direspons cepat Tim Opsnal 2 dengan melakukan penyelidikan hingga menangkap dua pelaku terduga di Air Terjun Sawangan.

“Tim melakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu terduga pelaku lainnya di Tondano. Ketiga tersangka belum ada di Mapolresta untuk diproses lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Sirait. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Tim Resmob Polresta Manado dipimpin Kanit Buser Ipda Heraldy Yudhantara mengamankan seorang lelaki terduga pelaku pencabulan, Senin (21/3/2022), sekitar pukul 16.00 WITA.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait, tak menampik hal tersebut. “Terduga pelaku berinisial VK (21), warga Ternate Tanjung, Manado,” ujarnya.

Lanjut Kombes Pol Sirait, kejadiannya pada Minggu (6/3/2022), sekitar pukul 13.00 WITA. “Awalnya orang tua korban mendapat informasi dari warga sekitar bahwa korban telah disetubuhi VK,” jelasnya.

Setelah ditanya ibunya, korban mengaku telah disetubuhi satu kali di rumah VK. “Ibu korban lalu melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polresta Manado,” kata Kombes Pol Sirait.

Laporan direspons Tim Resmob Polresta Manado dengan melakukan penyelidikan, kemudian menangkap terduga pelaku tanpa perlawanan di rumahnya.

“Terduga pelaku sudah diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut,” tutup Kombes Pol Sirait.  (Adrian)

Tomohon,Sulutnews.com - Team URC Totosik meringkus BS  (21), warga Desa Tangkisan Purbalingga Jawa Tengah, usai menganiaya  DN (26), warga Magelang Jawa Barat, yang bekerja di Toko Kembang Vonie, Kolongan Tomohon Tengah, pada Minggu (20/03-2022) sekira jam 00.03 Wita.

Kapolres Tomohon, AKBP Arian Primadanu Colibrito SIK MH melalui Katim URC Totosik, Aipda Yanny Watung saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan Katim, kronologi kejadian yang terjadi ketika hari Sabtu tanggal 19 Maret 2022 sekira jam 22.30 Wita, korban menyuruh tersangka membeli miras.

Saat kembali, tersangka mendapati salah satu kamar yang hendak dijadikan tempat pesta miras terkunci dan ketika tersangka meminta dibukakan, namun tidak ada yang membuka.

“Merasa kecewa, tersangka langsung menuju ke tempat kosnya dan pesta miras bersama beberapa temannya.

Pada hari Minggu besoknya sekira jam 00.03 Wita, teman tersangka akan menambahkan charger HP di tempat korban. 

Tersangka selanjutnya mendampingi rekan dan mendapati korban sementara duduk, tanpa basa-basi langsung menyentuh wajah korban,” jelas Katim.

Lanjutnya, mereka pun saling dorong antara dan memancing banyak orang, hingga langsung diarahkan ke diri sendiri. 

"Korban yang terima pun langsung melaporkan tersangka.

“Kami yang menerima laporan kemudian mencari keberadaan tersangka. Saat menuju ke pemeriksaan saat berada didalam salah satu kamar tanpa perlawanan apapun,” tutur Katim.

Ditambah Katim, dari hasil interogasi, mengakui perbuatannya telah menyebabkan korban karena kecewa dan marah ketika membeli miras dan ketika dirinya kembali tidak membuka pintu oleh korban.

“Saat ini tersangka dan korban sudah ada di Tim URC Totosik Totosik Tomohon Tengah,”urainya. (Adrian)

Mitra,Sulutnews.com – Kasus pengeroyokan sesama pelajar Sekolah Menengah Atas yang terjadi di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), pada hari Jumat (18/3/2022) di depan gerbang salah satu SMA Negeri di Minahasa Tenggara, berakhir damai.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, kedua belah pihak baik pelaku maupun korban bersama orang tuanya masing-masing, sepakat untuk berdamai.

“Persoalan ini berakhir secara damai setelah kedua belah pihak dipertemukan di Mako Polsek Tombatu, pada hari Senin (21/3/2022) pagi melalui mediasi yang disepakati bersama untuk tidak meneruskan kasus ini ke jalur hukum,” ujarnya.

Keduanya sepakat tidak melanjutkan kasus ini dan berakhir dengan musyawarah kekeluargaan, yang dinyatakan dalam sebuah surat pernyataan.

Proses mediasi ini dihadiri oleh Kasat Reskrim Polres Mitra Iptu Ahmad Muzaki, Kapolsek Tombatu Ipda Ronald Hinonaung, Kepala Sekolah, Tokoh Agama, Hukum Tua Setempat, orang tua siswa dan siswa yang terlibat pertikaian.

Penganiayaan ini sendiri sebelumnya dilakukan oleh 2 pelajar terhadap sesama rekannya, yang diduga dipicu sakit hati salah satu pelaku, karena korban selalu mendekati pacar pelaku, dan juga korban bersama pacar pelaku pernah berfoto bersama.

Tanpa basa-basi kedua pelaku langsung memukul wajah korban berulang kali, sehingga korban harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Tombatu. (Adrian)