Hukum

Hukum (543)

Manado,Sulutnews.com – Tim Opsnal Satreskrim Polres Minahasa Tenggara (Mitra) mengamankan seorang pria pelaku pencurian sepeda motor bermodus jual beli, yang terjadi di Ratatotok, Mitra, pada Senin (2/5/2022) malam.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan keterangan Kapolres Mitra saat press conference pada Senin (18/7) siang, membenarkan hal tersebut.

“Pelaku berinisial OT alias Ongki (22), warga Morea, Ratatotok, ditangkap di rumahnya, pada hari Kamis (14/7) sore. Sedangkan korban bernama Randi Tombokan (18), warga Karimbow, Minahasa Selatan,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Senin sore, di Mapolda Sulut.

Kejadian bermula ketika korban membaca postingan pelaku di media sosial Facebook yang akan membeli sepeda motor. Korban lalu menawarkan sepeda motornya kepada pelaku, dan keduanya sepakat untuk bertemu di wilayah Ratatotok. Kemudian pada Senin (2/5) itu, korban mengajak seorang temannya dengan mengendarai sepeda motor masing-masing untuk bertemu dengan pelaku.

“Saat bertemu di ruas Jalan Raya Ratatotok-Soyoan, Ratatotok Utara, pelaku lalu berpura-pura melakukan tes mesin sepeda motor milik korban dengan mengendarainya di sekitar TKP. Namun setelah ditunggu hingga beberapa saat, pelaku pun tak kunjung kembali,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Korban dan temannya lalu kembali ke rumah. Selanjutnya, korban bersama orang tuanya melapor ke SPKT Polres Mitra, dua hari usai kejadian. Dalam penyelidikan, Tim Opsnal pada Kamis (14/7) pagi mendapati postingan penawaran sepeda motor Suzuki Satria FU disebuah group jual beli Facebook, yang ciri-cirinya mirip dengan sepeda motor korban.

“Tim lalu menemui seorang pria berinisial B, warga Basaan, Mitra, yang diduga menawarkan sepeda motor tersebut di media sosial,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Saat bertemu dengan tim, B mengaku sepeda motor tersebut telah dijual kepada orang lain. B pun menerangkan, sepeda motor tersebut sebelumnya ia beli dari seseorang yang tak dikenalnya di media sosial, yang menawarkan dengan menggunakan akun Ongki Ongki.

“Tim bersama B lalu mencari sepeda motor yang diduga hasil curian tersebut, dan berhasil didapati di wilayah Basaan, pada Kamis siang, sekitar pukul 14:00 WITA,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Tak berhenti di situ, tim pun bergegas mencari keberadaan pelaku, yang kemudian ditangkap di rumahnya pada Kamis sore, sekitar pukul 16:00 WITA. Pelaku pun mengakui perbuatannya, telah mencuri sepeda motor milik korban.

“Pelaku beserta barang bukti sepeda motor lalu diamankan di Mapolres Mitra untuk diproses lanjut,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Penulis: ARP

Manado,Sulutnews.com – Unit Opsnal 3 Presisi Polresta Manado mengamankan seorang remaja pria pelaku pencurian sepeda motor, yang terjadi disebuah rumah kost di Wonasa Kapleng, Singkil, Manado, pada Sabtu (16/7/2022) dini hari.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan informasi dari Polresta Manado, tak menampik hal tersebut.

“Pelakunya berinisial MD (16), warga Kombos Timur, Manado. Ditangkap pada hari Senin (18/7) dini hari, sekitar pukul 02:00 WITA,” ujarnya, Senin siang, di Mapolda Sulut.

Pencurian dialami seorang pria bernama Akram (39). Bermula ketika korban memarkirkan sepeda motor Suzuki Nex miliknya di garasi kost dalam keadaan terkunci stir, sekitar pukul 01:00 WITA.

“Kemudian sekitar pukul 06:00 WITA, saat korban akan menggunakan sepeda motornya, ternyata sepeda motor tersebut telah hilang,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Korban lalu mencari di sekitar TKP dan juga menanyakan kepada beberapa penghuni kost lainnya, namun tidak membuahkan hasil. Korban yang mengalami kerugian sekitar Rp6,5 juta kemudian melapor ke Polresta Manado.

“Petugas merespons laporan korban dengan melakukan penyelidikan hingga mengetahui identitas dan keberadaan pelaku, lalu menangkap pelaku di rumahnya,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dalam pengembangan, petugas juga berhasil menemukan barang bukti sepeda motor hasil curian tersebut, yang disembunyikan pelaku tak jauh dari rumahnya.

“Pelaku beserta barang bukti lalu diamankan di Mapolresta Manado untuk diproses lanjut,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Penulis: ARP

Manado,Sulutnews.com – Tim II Resmob Polres Bitung mengamankan pelaku penganiayaan yang terjadi di Perum Asabri Girian Indah, Girian, Bitung, pada Minggu (17/7/2022) pagi.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Pelaku pria berinisial BB (19), warga Pinokalan, Ranowulu, Bitung. Ditangkap pada Minggu malam, sekitar pukul 23:50 WITA. Korbannya pria bernama Julito (18), warga Kadoodan, Madidir, Bitung,” ujarnya, Senin (18/7) pagi, di Mapolda Sulut.

Kejadian bermula ketika korban dan seorang temannya pada Minggu pagi sekitar pukul 08:00 WITA, mendatangi pesta miras yang digelar beberapa anak muda di perum tersebut. Diketahui, pesta miras itu telah berlangsung sejak Sabtu malam.

“Salah seorang saksi lalu menghubungi pelaku melalui WA untuk bergabung. Tak lama kemudian, pelaku pun datang dan ikut minum miras. Tiba-tiba tanpa sebab yang jelas, pelaku memukul wajah korban sebanyak dua kali menggunakan tangan kosong,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Setelah itu pelaku melarikan diri, sedangkan korban yang mengalami luka ringan di bagian wajah, mendatangi RSUD Kota Bitung untuk mendapat perawatan. Orang tua korban lalu melaporkan penganiayaan tersebut ke SPKT Polres Bitung, beberapa saat usai kejadian.

“Tim Resmob merespons laporan dengan melakukan penyelidikan, kemudian menangkap pelaku di rumahnya, pada Minggu malam. Pelaku lalu diamankan di Mapolres Bitung untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Penulis: ARP

Manado,Sulutnews.com - Polisi melakukan penggerebakan lokasi judi sabung ayam di Kelurahan Apela Satu, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Minggu (17/7/2022) sore.

Kepada media ini saat di konfirmasi Penggerebekan tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat dihubungi Senin (18/7/2022) pagi di Mapolda Sulut.

"Benar pada hari Minggu (17/7/2022) sekitar pukul 15.45 Wita, polisi menggerebek lokasi judi sabung ayam yang terletak di sebuah perkebunan, di Kelurahan Apela Satu," ujarnya.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

"Beberapa barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 9 ekor ayam adu dan 10 unit kendaraan roda dua, namun para pelaku berhasil melarikan diri," jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Sejumlah barang bukti ini kemudian dibawa ke Mako Polres Bitung untuk diselidiki lebih lanjut.

Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengimbau kepada warga agar memberikan informasi bila mengetahui lokasi-lokasi praktek perjudian.

"Jangan takut, silahkan laporkan ke polisi bila mengetahui lokasi-lokasi tempat perjudian, dan hal tersebut tentunya akan ditindaklanjuti aparat kepolisian," pungkasnya.

Penulis: ARP

Manado,Sulutnews.com - Tim Resmob Polresta Manado mengamankan pelaku judi togel online yang beraksi di Desa Kembes Satu, Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa, pada hari Sabtu (16/7/2022).

Penangkapan tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast.

"Pelaku adalah seorang ibu rumah tangga (IRT) warga setempat, berinisial LM (22). Pelaku tertangkap tangan sedang merekap judi togel online di sekitar tempat tinggalnya," ungkapnya.

Menurut Kombes Pol Jules Abraham Abast, aksi pelaku sebelumnya sempat dilaporkan salah satu warga.

"Merasa resah dengan aksi judi online tersebut, salah satu warga selanjutnya melaporkan aksi pelaku. Polisi pun segera bertindak dengan melakukan penyelidikan," katanya.

Pelaku kemudian diamankan ke Polresta Manado bersama barang bukti.

"Pelaku sudah diamankan di Polresta Manado bersama barang bukti, yakni 2 buah HP dan uang pemasangan sebesar Rp. 937 ribu," pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Penulis: ARP

Manado,Sulutnews.com - Tim Resmob Polsek Matuari mengamankan pelaku tindak pidana pencurian tanaman jagung yang terjadi di sebuah perkebunan di Kecamatan Matuari milik seorang warga bernama Herson Bano (57), pada hari Rabu (13/7/2022) sekitar pukul 03.00 Wita.

Dihubungi Sabtu (16/7/2022) pagi, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

"Pelaku berinisial FP (21) warga Matuari akhirnya berhasil diamankan pada Kamis (14/7/2022) siang di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari, Bitung," ujarnya.

Aksi pencurian ini terungkap saat pelaku akan melakukan pencurian di TKP.

"Pada hari Rabu (13/7/2022) sekitar pukul 03.00 Wita, polisi memergoki pelaku bersama temannya sedang melakukan pencurian, namun saat akan ditangkap, keduanya berhasil kabur. Karena takut tertangkap, pelaku kemudian lari meninggalkan isterinya di TKP yang saat itu berada di dalam mobil pickup," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Polisi akhirnya membawa barang bukti kendaraan pickup ke Mako Polsek Matuari selanjutnya mencari keberadaan pelaku.

"Setelah melakukan penyelidikan, pelaku akhirnya berhasil diamankan. Pelaku bersama barang bukti kendaraan pickup dan 4 karung tanaman jagung sudah berada di Mako Polsek untuk diperiksa lebih lanjut," pungkasnya.

Korban juga mengaku sebelumnya ia mengalami kecurian tanaman jagung pada bulan Juni 2022 silam sebanyak 37 karung.

Penulis: ARP

Manado,Sulutnews.com- Diduga kuat telah melakukan pencurian sebuah tas milik seorang perempuan bernama Yenis Seroan (29) sesama warga Kota Manado. Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinsial RA (35) diamankan Tim Opsnal Polres Tomohon.

Peristiwa penangkapan tersebut dibenarkan oleh  Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast saat di konfirmasi media ini Jumat (15/7/2022).

“Pelaku diamankan di Pusat Kota Manado, pada hari Kamis (14/7/2022), saat sedang berjualan.

Peristiwa tersebut diterangkan Kombes Pol Jules Abraham Abast saat korban sedang menghadiri kegiatan Hapsa P/KB GMIM yang digelar di Stadion Babe Palar, Kecamatan Tomohon Selatan, pada hari Jumat (10/6/2022) silam.

“Saat sedang menghadiri Hapsa P/KB, korban lupa mengambil tas yang berisi uang Rp. 6 juta dan 2 buah handphone, yang diletakan di TKP. Saat teringat, korban kembali ke TKP untuk mengambil tasnya, namun barang tersebut sudah tidak ada,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Merasa barang miliknya sudah raib, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tomohon dan direspon dengan melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan dan berdasarkan pelacakan terhadap posisi signal handphone yang hilang, ternyata berada di Manado tepatnya di area pusat kota,” jelasnya.

Saat dilakukan pengejaran, ternyata barang bukti handphone berada pada seorang pria yang sedang mengendarai kendaraan angkutan umum, yang merupakan suami pelaku.

 “Polisi segera melakukan interogasi dan terungkap handphone tersebut diberikan pelaku ke suaminya, sedangkan barang bukti lainnya disimpan pelaku di rumahnya,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Polisi akhirnya mengamankan pelaku selanjutnya menggiringnya ke Mako Polres Tomohon untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: ARP

Manado,Sulutnews.com - Unit Resmob Polresta Manado mengamankan komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) beserta tujuh unit sepeda motor hasil curian, Selasa (12/7/2022) dini hari.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Komplotan pelaku terdiri dari tiga orang pria. Masing-masing berinisial, KS (27), warga Kawangkoan Minahasa, kemudian TP (25), warga Tinoor 2 Tomohon, dan CM (23), warga Touluaan Minahasa Tenggara,” ujarnya, Jumat (15/7) siang, di Mapolda Sulut.

Para pelaku ditangkap usai mencuri satu unit sepeda motor Yamaha NMax milik Stevan (22), warga Tuminting Manado. Kejadiannya pada Minggu (10/7/2022), sekitar pukul 01:00 WITA, di Mahakeret Barat Manado.

“Korban mengunjungi rumah temannya di Mahakeret Barat, lalu memarkirkan sepeda motor di pinggir jalan depan rumah tersebut. Beberapa saat kemudian saat korban akan memindahkan sepeda motor ke garasi rumah temannya, ternyata sepeda motor tersebut telah hilang,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Korban lalu melapor ke SPKT Polresta Manado, beberapa saat usai kejadian. Laporan direspons Unit Resmob dengan melakukan penyelidikan hingga mengantongi identitas dan keberadaan para pelaku, kemudian menangkap ketiganya di lokasi berbeda, pada Selasa dini hari itu.

“KS ditangkap di Malalayang Manado, kemudian CM ditangkap di Teling Manado, dan TP ditangkap di Tinoor Tomohon. Dari penangkapan ini kemudian diketahui bahwa komplotan tersebut telah beraksi di sejumlah TKP di wilayah Manado dan sekitarnya, beberapa waktu yang lalu,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Unit Resmob lalu melakukan pengembangan barang bukti dini hari itu juga. Tak sia-sia, Unit Resmob pun berhasil mendapati total tujuh unit sepeda motor berbagai merek, di beberapa lokasi berbeda, yang salah satunya adalah milik korban Stevan.

“Dari tujuh unit sepeda motor hasil curian, empat unit ditemukan di Kalait Minahasa Tenggara, lalu tiga unit lainnya masing-masing ditemukan di Karimbow Minahasa Selatan, Dumoga Bolmong, dan Kiawa Minahasa. Ketiga pelaku beserta barang bukti lalu diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut, dan kasus ini masih dalam pengembangan,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengimbau warga masyarakat agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan bermotor.

“Gunakan kunci ganda. Parkirkan kendaraan di tempat yang mudah terpantau dan ada penerangan yang cukup, khususnya saat malam hari. Ini demi mencegah terjadinya pencurian,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Penulis: ARP

Manado,Sulutnews.com - Polisi mengamankan seorang pemuda berinisial JS (16) yang diduga telah melakukan penganiayaan yang menyebabkan rekannya bernama Trifatha (16) meninggal dunia, yang terjadi di Kelurahan Menembo-nembo Bitung, Minggu (10/7/2022) sekitar pukul 05.00 Wita.

Dihubungi terpisah pada Kamis (14/7/2022) siang, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

"Usai kejadian, terduga pelaku merasa ketakutan lalu berlari pulang dan menyampaikan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Selanjutnya ayahnya menyerahkan terduga pelaku ke Polres Bitung," ujarnya.

Peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korban jiwa ini berawal karena pesta miras dan kesalahpahaman.

"Awalnya korban bersama terduga pelaku dan teman-temannya sedang pesta miras bersama. Karena terlalu ribut, terduga pelaku menegurnya, namun teguran tersebut tak diterima oleh korban. Merasa kesal, terduga pelaku mengambil sebuah pisau yang ia simpan di sela-sela tumbuhan serai kemudian menikam korban," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Korban mengalami 4 tikaman di sekujur tubuhnya dan harus dilarikan ke rumah sakit.

"Korban sempat dilarikan ke RS Manembo-nembo Bitung kemudian dirujuk ke RS Malalayang Manado. Namun akhirnya korban meninggal dunia," singkatnya.

Saat ini terduga pelaku bersama barang bukti sebilah pisau belati sudah diamankan di Polres Bitung dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: ARP

Manado,sulutnews.com – Tim Opsnal Polres Minahasa Utara (Minut) mengamankan seorang pria pelaku pencurian handphone yang terjadi di Watutumou III Jaga II, Kalawat, Minut, pada Sabtu (9/7/2022) dini hari.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan informasi dari Polres Minut, membenarkan hal tersebut.

“Pelakunya berinisial JM (24), warga Malalayang, Manado. Ditangkap di wilayah Kalawat, pada Senin (11/7), sekitar pukul 22:00 WITA,” ujarnya, Rabu (13/7) siang, di Mapolda Sulut.

Pelaku mencuri sebuah handphone milik Rommy (28), warga Watutumou III, dengan modus berpura-pura meminjam handphone tersebut untuk memutar musik, kemudian membawanya kabur.

“Pelaku dan korban sama-sama menghadiri pesta ulang tahun warga Watutumou III Jaga II pada Sabtu dini hari itu. Beberapa saat kemudian, pelaku meminjam handphone korban dengan alasan untuk memutar musik. Korban pun meminjamkannya, lalu tertidur di lokasi pesta,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Begitu terbangun pada pagi harinya, korban mendapati pelaku telah kabur dengan membawa handphone miliknya.

“Korban yang mengalami kerugian sekitar Rp4,5 juta, kemudian melapor ke SPKT Polres Minut sehari usai kejadian,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Tim Opsnal merespons laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan hingga mengetahui keberadaan pelaku, kemudian menangkapnya.

“Kemudian dalam pengembangan, tim pun berhasil mendapati barang bukti, di wilayah Singkil, Manado, pada Selasa (12/7) malam. Pelaku beserta barang bukti lalu diamankan di Mapolres Minut untuk diproses lanjut,” tutup Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Penulis: ARP