Hukum

Hukum (289)

Manado,Sulutnews.com – Pelaku penikaman yang terjadi di Walantakan, Langowan Utara, Minahasa, pada Senin (14/3/2022) sekitar pukul 01.30 WITA, menyerahkan diri ke Polsek Langowan beberapa saat usai kejadian.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast berdasarkan informasi diperoleh dari Polres Minahasa, membenarkan hal tersebut.

“Pelaku pria berinisial FS (20), warga Langowan Barat. Korbannya pria bernama Refifal (17), warga Langowan Timur, Minahasa,” ujarnya, Senin sore, di Mapolda Sulut.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, kejadian berawal ketika korban pergi ke rumah temannya di Desa Walantakan lalu berpapasan dengan pelaku di depan depot air minum desa setempat.

“Diduga pelaku tersinggung karena beberapa kali saat keduanya berpapasan, korban dianggap menatap sinis. Pelaku langsung menikam perut korban menggunakan pisau badik sebanyak satu kali,” jelasnya.

Setelah itu pelaku melarikan diri. Sedangkan korban yang mengalami luka cukup parah dilarikan warga ke Rumah Sakit Budi Setia Langowan.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, pelaku setelah menyerahkan diri beserta barang bukti sebilah pisau badik di Polsek Langowan, kemudian diserahkan dan diamankan di Polres Minahasa. 

“Pelaku menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Minahasa. Sedangkan korban sudah dirujuk ke RSUP Prof. Kandou Manado untuk perawatan medis,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Seorang pemuda warga Kecamatan Bintauna tak berkutik saat ditangkap Polisi. Pasalnya pria berinisial MS (18) ini kedapatan sedang membawa senjata tajam (sajam) jenis samurai pada hari Sabtu, 12 Maret 2022 sekitar pukul 22.50 Wita.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut. “Pria yang berprofesi sebagai petani ini ditangkap personel Polsek Bolangitang saat melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di perbatasan Desa Sonuo dan Desa Langi Kecamatan Bolangitang Barat,” ujarnya, Senin (14/3/2022).

Pria ini mengaku membawa senjata tajam jenis samurai untuk menjaga diri saat berada di luar rumah, sedangkan jarak dari rumahnya dengan TKP saat ditemukan sajam, sekitar 1 jam perjalanan.

“Saat ini MS sudah diamankan di Polsek Bolaangitang,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Ia juga mengatakan, aparat Kepolisian akan terus melakukan upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun aksi kriminalitas, khususnya di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara. (Adrian)

Manado,sulutnews.com – Tim Resmob dan Tim Opsnal Polresta Manado mengamankan seorang pria terduga pelaku pencurian handphone yang terjadi di Perumahan Kalasey Indah, Kalasey Satu, Mandolang, Minahasa, pada Rabu (9/3/2022) dini hari.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Terduga pelaku berinisial AR (27), warga Kalasey Satu. Ditangkap pada Jumat (11/3) siang, di wilayah Mandolang,” ujarnya, Minggu (13/3) sore.

Kejadiannya, pada Selasa (8/3) sekitar pukul 23.30 WITA, korban tertidur di ruang tamu. Korban sebelumnya meletakkan tiga buah handphone berbagai merek miliknya di atas meja ruang tamu.

“Pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.00 WITA korban terbangun, lalu memeriksa ketiga handphone tersebut dan ternyata sudah hilang,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pencurian tersebut mengakibatkan korban mengalami kerugian sekitar Rp17 juta. Korban lalu melaporkan kejadian ke Polresta Manado.

Laporan direspons cepat tim gabungan dengan melakukan penyelidikan hingga mengantongi identitas terduga pelaku, kemudian menangkapnya.

“Terduga pelaku beserta barang bukti handphone kemudian diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut,” tutup Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,sulutnews.com - Patroli gabungan Polsek bersama Koramil 1309-04 PTM yang dilaksanakan di rayon Selatan wilayah hukum Polresta Manado, berhasil mengamankan seorang pemuda pembawa sajam di wilayah Warembungan, Sabtu (12/3/2022) malam.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada sulutnews.com membenarkan informasi tersebut. "Patroli yang dilaksanakan oleh personel gabungan Polsek Wanea, Malalayang, Pineleng, Tombulu dan personel TNI ini berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial KK yang kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau. Pria ini selanjutnya dibawa ke Mako Polresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut," ujarnya, Minggu (13/3/2022)

Dalam patroli tersebut, personel gabungan juga melakukan penggeledahan terhadap puluhan kendaraan roda 2 dan roda empat yang melintas di Desa Warembungan.

"Personel gabungan yang berjumlah 30 orang ini juga membubarkan kumpulan anak muda yang sedang nongkrong di 9 lokasi, dan juga membubarkan sebuah pesta yang telah melebihi batas waktu yang ditentukan oleh Kepolisian setempat," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Patroli terus gencar dilaksanakan oleh Polresta Manado dan jajaran untuk mengantisipasi aksi kriminalitas di wilayah hukum Polresta Manado dan sekitarnya. "Sasaran operasi kita adalah miras, sajam, orang mabuk, narkoba dan sepeda motor berknalpot bising," pungkasnya. (Adrian)

Manado,sulutnews.com - Patroli cipta kondisi yang dilaksanakan Personel gabungan Polresta Manado pada Jumat (11/3/2022) malam, berhasil menjaring seorang pemuda pembawa senjata tajam (sajam).

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut. "Pemuda tersebut berinisial FW (33) warga Singkil Manado. Yang bersangkutan kedapatan membawa sajam jenis pisau besi putih, yang disimpan di kantong depan motor saat melewati simpang empat Sentrum sekitar pukul 23.00 Wita," ujarnya.

Pemuda tersebut selanjutnya dibawa ke Mako Polresta Manado untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Malam itu Polresta Manado dan Polsek jajaran menggelar patroli dan razia di seputaran wilayah Kota Manado. Tim Patroli dibagi menjadi 5 bagian, yaitu stationer di simpang empat Sentrum oleh personel gabungan; patroli rayon Timur yang diikuti oleh personel Polsek Tikala, Polsek Bandara dan Polsek Mapanget; patroli rayon Utara yang diikuti oleh Polsek Tuminting, Singkil, Wori dan Bunaken; patroli rayon tengah yang diikuti oleh Polsek Wenang, Sario dan Pelabuhan; serta patroli rayon Selatan yang diikuti oleh Polsek Malalayang, Pineleng, Wanea dan Tombulu.

"Patroli skala besar ini dilakukan untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas dan aksi kriminalitas di Kota Manado dan sekitarnya," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dalam kegiatan tersebut, polisi juga melakukan penggeledahan terhadap kendaraan yang dicurigai baik roda 2 maupun roda 4, serta membubarkan kerumanan warga atau kelompok anak muda yang masih berada di jalanan saat tengah malam. (Adrian)

Manado,sulutnews.com- Tim Resmob Polda Sulut mengamankan 4 pria yang diduga telah melakukan pengeroyokan di depan sebuah tempat hiburan malam di Kota Manado.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast saat di konfirmasi sulutnews.com menerangkan peristiwa itu terjadi pada hari Kamis, 10 Maret 2022 pagi sekitar pukul 04.15 Wita.

"Mendapat informasi adanya keributan di lokasi tersebut, Tim Resmob langsung bergerak ke TKP dan mengamankan 4 pria, masing-masing RL (29), FM (20), VP (25) dan RR (24), keempatnya warga Kota Manado," ujarnya, Jumat (11/3/2022).

Kejadian bermula saat itu para pelaku yang diduga sudah dalam keadaan mabuk sedang nongkrong di sekitar TKP, tiba-tiba korban bersama pacarnya keluar dari tempat hiburan malam menuju mobil di areal parkir.

"Tiba tiba salah satu pelaku berinisial FM datang mendekati pacar korban dan menggodanya, sehingga korban merasa risih dan menegurnya," tutur Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Tak terima teguran korban, pelaku FM langsung melakukan pemukulan terhadap korban sehingga terjadi perkelahian. Selanjutnya datang 3 rekan pelaku yang juga melakukan pengeroyokan dan pemukulan. "Bahkan salah satu pelaku berinisial RR melakukan pemukulan dengan menggunakan botol minuman keras yang mengenai kepala korban. Akibatnya korban mengalami luka memar, bengkak dan lecet pada kepala bagian atas," urainya.

Keempat pelaku langsung digiring ke Mapolda Sulut untuk dimintai keterangan, selanjutnya diserahkan ke Polsek Wenang untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Saat dilakukan pemeriksaan, para pelaku mengakui perbuatannya dan sudah dilakukan penahanan terhitung mulai tanggal 11 Maret 2022," pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Tim Buser bersama Tim Opsnal Polresta Manado mengamankan komplotan spesialis pembobol gudang yang beraksi di beberapa TKP di wilayah Kota Manado.

Dikonfirmasi sulutnews.com Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, komplotan terdiri dari tiga orang pria.

“Ketiganya masing-masing berinisial AR (30), warga Singkil, Manado, CU (27), warga Tumubui, Kotamobagu, dan JK (21), warga Jailolo, Maluku Utara,” ujarnya, Jumat (11/3/2022) malam.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, ketiga pelaku ditangkap di wilayah Kabupaten Minahasa Utara dalam waktu berbeda, antara Minggu (6/3) siang hingga Selasa (8/3) dini hari.

Penangkapan berdasarkan laporan salah seorang korban, warga Perkamil, Manado. Korban melapor di Polsek Tikala beberapa saat usai kejadian pada Desember 2021 silam.

“Para pelaku membobol gudang milik korban, kemudian mencuri sejumlah barang elektronik senilai kurang lebih Rp237.500.000,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Saat diinterogasi, ketiga pelaku mengaku juga telah membobol beberapa gudang lainnya serta mencuri di permukiman warga, di wilayah Kota Manado.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, ketiga pelaku telah diserahkan dan diamankan di Polsek Tikala untuk diproses lanjut.

“Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut untuk mencari barang bukti yang telah dijual di wilayah lain, juga mengungkap TKP lainnya,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Tomohon,sulutnews.com – Unit Resmob Satreskrim Polres Tomohon mendaftarkan DPO Polres Ternate Polda Maluku Utara yang melaporkan diri ke wilayah Kota Tomohon, Kamis (10/3/2022) dini hari.

Adanya penangkapan DPO terkait kasus-kasus penipuan tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Tomohon, AKP Hany Goni.

“Pelaku berinisial JLT (33), warga Tobelo Selatan, Halmahera Utara. Ditangkap saat disalah satu rumah di Perum Griya Lestari 2, Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan,” ujarnya, Kamis siang.

Penangkapan bermula ketika Polres Tomohon mendapat informasi dari pihak Polres Ternate tentang DPO tersebut yang dianggap perlu diperhatikan oleh diri sendiri ke wilayah hukum Polres Tomohon.

“Unit Resmob Polres Tomohon lalu melakukan penyelidikan di lapangan, dan sekitar pukul 02.15 WITA berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan,” jelas AKP Hany Goni.

Pelaku yang kooperatif saat ditangkap, kemudian ditangkap di sementara di Mapolres Tomohon.

“Satreskrim Polres Tomohon berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Ternate untuk penanganan lebih lanjut. Pelaku selanjutnya akan dijemput oleh pihak Polres Ternate,” tutup AKP Hany Goni. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com - Tim Opsnal Polresta Manado mengamankan terduga pelaku persetubuhan terhadap anak, yang terjadi salah satu Desa di Kabupaten Minahasa, pada hari Selasa, (8/3/2022)

Dikonfirmasi sulutnews.com Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, terduga pelaku adalah seorang pria berinisial YFD (20), yang berprofesi sebagai sopir angkutan kota. Pelaku sudah diamankan beberapa saat setelah polisi menerima laporan dari ibu korban.

"Pelaku diamankan saat sedang berada di rumahnya di Kabupaten Minahasa, Selasa, 8 Maret 2022," ujarnya Kamis (10/3/2022).

Lebih lanjut dijelaskan Kombes Pol Jules Abraham Abast, pagi itu ibu korban mendapati korban telah mengalami pendarahan yang keluar dari organ intimnya, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit di Kota Manado.

"Dari hasil pemeriksaan, dokter menyimpulkan bahwa pendarahan disebabkan karena korban seperti habis keguguran atau mengalami persetubuhan," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Mendengar hasil keterangan dokter seperti itu, ibu korban selanjutnya melakukan interogasi terhadap anaknya yang baru duduk di SMP kelas 3 ini. "Dan korban pun mengakui jika ia telah disetubuhi oleh terduga pelaku di TKP.

Keberatan dengan apa yang dialami oleh putrinya, ibu korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Manado. "Saat ini pelaku sudah diserahkan ke Piket Reskrim Polresta Manado untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

 

Manado,sulutnews.com– Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Manado menerbitkan seorang pria yang terlupakan sebagai pengedar obat keras jenis Trihexyphenidyl, pada Kamis (10/3/2022) pagi, di Singkil, Manado.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast berdasarkan informasi dari Polresta Manado, membenarkan hal tersebut.

“Pelaku berinisial KP (25), warga Singkil. Ditangkap sekitar pukul 10.00 WITA, di wilayah Singkil,” ujarnya, Kamis sore, di Mapolda Sulut.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, beberapa saat sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran Trihexyphenidyl di wilayah Singkil.

Tim segera melakukan penyelidikan di lapangan dan kemudian melakukan pelaku beserta 501 butir obat keras jenis Trihexyphenidyl warna kuning.

“Pelaku beserta bukti barang tersebut kemudian masuk ke Mapolresta Manado untuk diperiksa. Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain atau jaringan peredaran obat keras di wilayah Manado,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)