Hukum

Hukum (289)

Tomohon,Sulutnews.com- GK (18) Pelaku aniaya di kelurahan Talete Kecamatan Tomohon Tengah, diamankan Polisi usai melakukan penganiayaan, Jumat, (25/3/2022) sekira Pukul 04.00 WITA.

Pelaku ini (terlapor.red) diketahui menganiaya korban dengan menggunakan tangan terkepal sebanyak satu kali dan mengena pada bagian mata sebelah kiri sehingga mengakibatkan lebam.

Setelah melakukan penganiayaan terhadap pelapor, pelaku bersama rekannya langsung meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP)  karena Masyarakat sudah mulai terkumpul, Kata Katimsus Totisik Polres Tomohon Aipda Yanny Watung.

Diterangkan Aipda Yanny, peristiwa ini bermula saat  pelapor JS (20) Warga Paslaten satu dengan menggunakan sepeda motornya hendak menuju ke pasar Wilken Tomohon untuk menjual dagangannya.

"Namun saja ketika pelapor keluar dari dalam lorong, tiba - tiba saja berpapasan dengan pelaku, sehingga tanpa di sengaja pelapor hampir menabrak pelaku.

Pelaku pun berteriak dengan nada makian kepada pelapor, namun pelapor tidak mengindahkan dan lanjut melakukan perjalanan menuju ke pasar Wilken.

Lanjut dijelaskan Aipda Yanny,  ketika pelapor hendak kembali ke rumahnya untuk mengambil bahan dagangannya, pelaku GK bersama rekannya lelaki MK ternyata sudah menunggu di jalan, tepatnya depan rumah pelapor dengan maksud untuk menanyakan kenapa hampir menabrak pelaku dan rekannya.

"Dari situlah terjadi adu mulut antara terlapor  dengan pelaku.

Kemudian karena emosi sudah mempengaruhi pelaku, pelaku ini langsung menganiaya terlapor selaku korban, ujar, Aipda Yanny.

Kapolres Tomohon Arian Colibrito melalui Aipda Yanny juga menambahkan, saat Teamnya mendapat laporan, Team Totosik langsung menuju ke TKP bersama piket Polsek Tomohon Tengah.

Setelah mengetahui permasalahan dan identitas terlapor, team langsung menuju ke lokasi dimana terlapor tinggal, kemudian menghubungi keluarga dan rekan - rekan terlapor untuk segera menyerahkan diri.

Selang beberapa menit kemudian sekitar pukul 10.30, terlapor bersama rekannya tiba.

Sehingga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan, Team langsung mengamankan terlapor dan rekannya ke  Mapolsek Tomohon tengah untuk dimintai keterangan lebih lanjut, tukas Aipda Yanny. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Satuan Reskrim Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengamankan seorang pria, yang diduga telah melakukan pencurian sebuah sepeda motor yang terjadi di Desa Bolaangitang II Kecamatan Bolaangitang.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, dugaan pencurian dilakukan oleh seorang pria berinisial WB (26) warga Kecamatan Bolaangitang pada tanggal 2 Maret 2022 sekitar pukul 03.00 Wita. Pelaku mencuri sepeda motor merk Honda Beat milik Mashita Alidrus.

“Setelah melakukan penyelidikan, pelaku akhirnya berhasil diamankan pada Selasa (22/3/2022) pukul 18.30 Wita di sekitar Kecamatan Bolaangitang. Sedangkan barang bukti disimpan pelaku di Desa Ollot Kecamatan Bolangitang Barat,” ujarnya, Rabu (23/3/2022).

Menurut Kombes Pol Jules Abraham Abast, sebelum kejadian pelaku pernah bekerja sebagai buruh bangunan di rumah korban. Pada saat bekerja, pelaku mengambil kunci motor Honda Beat tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Beberapa hari kemudian, setelah selesai melaksanakan pekerjaan di rumah korban, pelaku mengambil sepeda motor milik korban yang terparkir di depan rumah.

“Pelaku sudah diamankan di Mako Polres Bolmut untuk diperiksa lebih lanjut,” singkat Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Tim Opsnal 2 Polresta Manado yang dipimpin Katim Aipda Gazaly Mulyono tiga pria terduga pelaku secara bersama-sama, Senin (21/3/2022), malam.

Terpisah, Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait membenarkan hal tersebut. "Para pelaku terduga masing-masing berinisial AM (22), warga Sawangan, MK (26), Warga Perkamil, dan AR (17), warga Tondano," ujarnya.

Lanjut Kombes Pol Sirait, kejadiannya pada Minggu (20/3), sekitar pukul 01.00 WITA, di Jalan Raya Sawangan. “Korban Abdul Fajri Ngabito (44), warga Maasing, berpapasan dengan ketiga pelaku. Belum diketahui penyebab pasti, lalu terjadi adu mulut di antara mereka,” jelasnya.

Kemudian para pelaku menganiaya korban dengan cara memukul dan menendang berkali-kali di beberapa bagian tubuhnya. “Korban mengalami rasa sakit, memar, dan bengkak di bagian wajah, kepala, badan, serta kedua kakinya,” kata Kombes Pol Sirait.

Korban kemudian melapor ke SPKT Polresta Manado. Laporan direspons cepat Tim Opsnal 2 dengan melakukan penyelidikan hingga menangkap dua pelaku terduga di Air Terjun Sawangan.

“Tim melakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu terduga pelaku lainnya di Tondano. Ketiga tersangka belum ada di Mapolresta untuk diproses lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Sirait. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Tim Resmob Polresta Manado dipimpin Kanit Buser Ipda Heraldy Yudhantara mengamankan seorang lelaki terduga pelaku pencabulan, Senin (21/3/2022), sekitar pukul 16.00 WITA.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait, tak menampik hal tersebut. “Terduga pelaku berinisial VK (21), warga Ternate Tanjung, Manado,” ujarnya.

Lanjut Kombes Pol Sirait, kejadiannya pada Minggu (6/3/2022), sekitar pukul 13.00 WITA. “Awalnya orang tua korban mendapat informasi dari warga sekitar bahwa korban telah disetubuhi VK,” jelasnya.

Setelah ditanya ibunya, korban mengaku telah disetubuhi satu kali di rumah VK. “Ibu korban lalu melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polresta Manado,” kata Kombes Pol Sirait.

Laporan direspons Tim Resmob Polresta Manado dengan melakukan penyelidikan, kemudian menangkap terduga pelaku tanpa perlawanan di rumahnya.

“Terduga pelaku sudah diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut,” tutup Kombes Pol Sirait.  (Adrian)

Tomohon,Sulutnews.com - Team URC Totosik meringkus BS  (21), warga Desa Tangkisan Purbalingga Jawa Tengah, usai menganiaya  DN (26), warga Magelang Jawa Barat, yang bekerja di Toko Kembang Vonie, Kolongan Tomohon Tengah, pada Minggu (20/03-2022) sekira jam 00.03 Wita.

Kapolres Tomohon, AKBP Arian Primadanu Colibrito SIK MH melalui Katim URC Totosik, Aipda Yanny Watung saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan Katim, kronologi kejadian yang terjadi ketika hari Sabtu tanggal 19 Maret 2022 sekira jam 22.30 Wita, korban menyuruh tersangka membeli miras.

Saat kembali, tersangka mendapati salah satu kamar yang hendak dijadikan tempat pesta miras terkunci dan ketika tersangka meminta dibukakan, namun tidak ada yang membuka.

“Merasa kecewa, tersangka langsung menuju ke tempat kosnya dan pesta miras bersama beberapa temannya.

Pada hari Minggu besoknya sekira jam 00.03 Wita, teman tersangka akan menambahkan charger HP di tempat korban. 

Tersangka selanjutnya mendampingi rekan dan mendapati korban sementara duduk, tanpa basa-basi langsung menyentuh wajah korban,” jelas Katim.

Lanjutnya, mereka pun saling dorong antara dan memancing banyak orang, hingga langsung diarahkan ke diri sendiri. 

"Korban yang terima pun langsung melaporkan tersangka.

“Kami yang menerima laporan kemudian mencari keberadaan tersangka. Saat menuju ke pemeriksaan saat berada didalam salah satu kamar tanpa perlawanan apapun,” tutur Katim.

Ditambah Katim, dari hasil interogasi, mengakui perbuatannya telah menyebabkan korban karena kecewa dan marah ketika membeli miras dan ketika dirinya kembali tidak membuka pintu oleh korban.

“Saat ini tersangka dan korban sudah ada di Tim URC Totosik Totosik Tomohon Tengah,”urainya. (Adrian)

Mitra,Sulutnews.com – Kasus pengeroyokan sesama pelajar Sekolah Menengah Atas yang terjadi di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), pada hari Jumat (18/3/2022) di depan gerbang salah satu SMA Negeri di Minahasa Tenggara, berakhir damai.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, kedua belah pihak baik pelaku maupun korban bersama orang tuanya masing-masing, sepakat untuk berdamai.

“Persoalan ini berakhir secara damai setelah kedua belah pihak dipertemukan di Mako Polsek Tombatu, pada hari Senin (21/3/2022) pagi melalui mediasi yang disepakati bersama untuk tidak meneruskan kasus ini ke jalur hukum,” ujarnya.

Keduanya sepakat tidak melanjutkan kasus ini dan berakhir dengan musyawarah kekeluargaan, yang dinyatakan dalam sebuah surat pernyataan.

Proses mediasi ini dihadiri oleh Kasat Reskrim Polres Mitra Iptu Ahmad Muzaki, Kapolsek Tombatu Ipda Ronald Hinonaung, Kepala Sekolah, Tokoh Agama, Hukum Tua Setempat, orang tua siswa dan siswa yang terlibat pertikaian.

Penganiayaan ini sendiri sebelumnya dilakukan oleh 2 pelajar terhadap sesama rekannya, yang diduga dipicu sakit hati salah satu pelaku, karena korban selalu mendekati pacar pelaku, dan juga korban bersama pacar pelaku pernah berfoto bersama.

Tanpa basa-basi kedua pelaku langsung memukul wajah korban berulang kali, sehingga korban harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Tombatu. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com  – Tim Opsnal Polsek Malalayang dan Tim Resmob Polresta Manado mengamankan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi disalah satu rumah kost di Malalayang, Manado, pada Minggu (13/3/2022) sekitar pukul 18.18 WITA.

Terpisah, Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait, membenarkan hal tersebut. “Kedua pelaku masing-masing berinisial NM (17), warga Kleak, Manado, dan RL (21), warga Malalayang. Keduanya ditangkap di wilayah Airmadidi, Minahasa Utara, pada Jumat (18/03), sekitar pukul 13.30 WITA,” ujar Kombes Pol Sirait.

Berdasarkan laporan korban, kedua pelaku mencuri satu unit sepeda motor Honda Beat DB 3921 BY warna hitam. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 16.894.000.

Lanjut Kombes Pol Sirait, setelah menerima laporan, tim gabungan segera melakukan penyelidikan kemudian menangkap kedua pelaku. “Kedua pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Malalayang untuk diperiksa lebih lanjut,” tandas Kombes Pol Sirait. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Tim Resmob Polres Minahasa mengamankan buronan kasus pembunuhan terhadap sesama warga Desa Mahembang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, yang terjadi di desa setempat pada Jumat (11/3/2022) malam.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan informasi dari Polres Minahasa, membenarkan hal tersebut.

“Pelakunya pria berinisial RP (40). Ditangkap di wilayah Dumoga Timur, Bolaang Mongondow, pada Jumat (18/3) pagi,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Jumat sore, kepada sulutnews.com di Mapolda Sulut.

Diketahui, pelaku melarikan diri sesaat usai menikam David Maesa (31) di bagian dada kiri atas menggunakan senjata tajam. Saksi di sekitar TKP sempat melihat pelaku memegang senjata tajam sambil mengejar korban.

“Diduga motifnya antara pelaku dan korban saling menyimpan dendam karena keduanya sudah beberapa kali terlibat permasalahan,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Korban malam itu ditemukan warga dalam posisi tergeletak di jalan desa setempat. Kemudian dilarikan ke Puskesmas Kakas dan langsung mendapat tindakan medis namun korban sudah meninggal dunia.

“Pelaku sudah diamankan di Mapolres Minahasa untuk diproses lanjut,” kunci Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Kotamobagu,Sulutnews.com - Tim Resmob Polres Kotamobagu mengamankan pelaku pengancaman dengan menggunakan senjata tajam (sajam) disertai perampasan handphone yang terjadi di Molinow, Kotamobagu Barat, pada Rabu (16/3/2022) pagi.

Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid melalui Kasi Humas Iptu I Dewa Dwiadyana, mengatakan, pelakunya seorang pria berinisial KA (29), warga Kotamobagu.

“Pelaku diamankan bersama barang bukti sebilah parang yang digunakan untuk melancarkan aksinya, beberapa jam usai kejadian, di wilayah Kotamobagu,” ujar Iptu Dewa.

Kejadiannya, pagi itu korban bernama Ramdan sedang berada di depan rumahnya. Tiba-tiba pelaku datang dan langsung melakukan pengancaman menggunakan sajam, kemudian merampas dua buah handphone milik korban.

“Pelaku beserta barang bukti sudah diamankan, dan kasus ini dalam penanganan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Kotamobagu,” pungkas Iptu Dewa. (Adrian)

Tomohon,Sulutnews.com – Unit Resmob Satreskrim Polres Tomohon mengamankan seorang pria pelaku pencurian barang elektronik (curanik) yang terjadi di Kolongan Atas Dua Jaga IV, Sonder, Minahasa, pada Rabu (9/3/2022) malam.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan informasi dari Polres Tomohon,  membenarkan hal tersebut.

“Pelaku berinisial LR (69), warga Sonder. Ditangkap di rumahnya, pada Selasa (15/3) sekitar pukul 21.35 WITA,” ujarnya, Rabu (16/3) siang, di Mapolda Sulut.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, kejadiannya di sebuah rumah yang selama ini dijaga oleh korban bernama Noldy (46) dan keluarganya, warga Kolongan Atas Jaga II, Sonder.

Lanjutnya, pada Rabu sekitar pukul 19.00 WITA, korban dan keluarganya meninggalkan rumah tersebut untuk tidur di rumah pribadinya. Pelaku pun beraksi saat rumah dalam keadaan kosong.

“Saat istri korban datang ke rumah tersebut pada Kamis (10/3) siang, mendapati kulkas, mesin pompa air, dan juga satu karung pakaian bekas telah hilang,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Tak lama kemudian korban datang lalu memeriksa kondisi sekitar rumah dan mendapati kunci gembok pintu belakang telah dirusak oleh pelaku. Korban kemudian melaporkan kejadian ke Polres Tomohon.

Sementara itu Unit Resmob yang melakukan penyelidikan di TKP, menemukan sebuah kapak yang diduga milik pelaku. Berdasarkan temuan ini ditambah keterangan korban, dugaan pelaku pun mengarah kuat kepada LR.

Unit Resmob selanjutnya mengejar pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan. Pelaku yang awalnya mengelak, akhirnya mengakui telah melakukan pencurian di rumah tersebut.

Foto : Pelaku saat diamankan Unit Resmob Satreskrim Polres Tomohon.

Pelaku juga mengakui membawa barang-barang hasil curian tersebut menggunakan mobil angkutan umum miliknya.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, dalam pengembangan Unit Resmob turut mengamankan barang bukti 1 buah kulkas dan 1 buah mesin pompa air yang dititipkan pelaku di rumah temannya.

“Pelaku beserta barang bukti hasil curian dan juga kapak serta mobil angkutan umum yang digunakannya saat beraksi, sudah diamankan di Mapolres Tomohon untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)