Team Resmob Polres Tomohon Ringkus Penimbun Solar di SPBU Kaaten, "1600 Liter Nyaris Dijual ke Galian C"

Written by  Adrianus Pusungunaung Nov 21, 2021

Tomohon,Sulutnews.com - Satuan Khusus Polri Team Reserse Mobil (Resmob) Polres Tomohon dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Aipda Melky Palar, berhasil mengungkap dan mengamankan para terduga pelaku penimbunan BBM jenis solar disalah satu SPBU yang aktif beroperasi di jalan raya kaaten, Kelurahan Matani 1  kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon Sulawesi Utara.

Dari Pantauan media ini di TKP,  Minggu (21/11/2021) sekira Pukul 12:00 Wita. Team Resmob Polres Tomohon  berhasil mengamankan satu mobil Panther yang berisi 300  Liter Solar, satu mobil Toyota Inova berisi 600 Liter Solar dan satu lagi mobil Dump Truck yang berisi 700 liter solar.

"Benar berdasarkan laporan masyarakat ada  3 kendaraan yang berhasil kami amankan bersama dengan pengemudi dan barang bukti bbm solar, ungkap Palar.

"Untuk lebih jelas informasi selanjutnya silakan dikonfirmasi lagi ke atasan kami, singkat Kanit Resmob tersebut  kepada wartawan.

Diketahui saat di amankan ke Mapolres Tomohon, ketiga oknum terduga pelaku yang berinisial K alias kisli (32) Warga eris Tondano Kabupaten Minahasa, R alias  Rolly (43) Warga Tambun Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow dan S alias Syamas (46) Warga Kelurahan Walian Kota Tomohon,  kepada media ini menuturkan bahwa pekerjaan yang dilakoni oleh mereka belum lama mereka lakukan.

"Solar ini kami ambil di SPBU untuk di jual di Galian C, lokasi galian batu yang beralamat di Kelurahan Kakaskasen  Kecamatan Tomohon Utara, karna harganya terbilang cukup lumayan dan menjanjikan, tutur ketiganya. 

"Tapi sayangnya kepada siapa pemilik perusahan galian C yang di maksut, "enggan dibeberkan oleh ketiga lelaki tersebut.

Terpisah Kapolres Tomohon AKBP Yuli Kurnianto SIK saat di konfirmasi membenarkan pengungkapan tersebut.

"Benar untuk proses lebih lanjut saat itu juga para pelaku sudah diamankan Polisi ke Mapolres, "Pastinya kita akan proses sesuai aturan hukum yang berlaku tandas Kapolres Yuli.  (Adrian)