Dua Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Diringkus Resmob Polres Tomohon

Written by  Adrianus RP Apr 25, 2021

Tomohon, Sulutnews.com - Dua Orang Pelaku Penganiayaan Terhadap Agung Alias (AP), Mahasiswa, Warga Tataaran II, Kecamatan Tondano Selatan, Pada Sabtu (24/4) kemarin, Berhasil Diringkus Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Tomohon.

Adapun kronologi kejadian tersebut, dijelaskan Oleh Kanit Resmob Bripka Bima Pusung, berawal ketika pelaku BM alias Bayu dan korban AP terjadi selisih paham saat berada di desa Tounelet, Kecamatan Sonder.

Permasalahan itupun berlanjut sampai ke TKP. BM dan AP saling adu mulut, pada ujungnya terjadilah pemukulan yang dilakukan oleh BM terhadap AP dengan menggunakan tangan terkepal yang mengenai bagian wajah, sehingga terjadilah perkelahian antar kedua pihak.

Lanjut Bima, Buntut perkelahian tersebut, pelaku RT langsung mencabut sebilah pisau badik yang dibawanya, yang disimpan dalam saku celana bagian depan sebelah kiri.

"Ia lantas menikam korban, dan mengenai ketiak sebelah kiri.

Korban yang sudah terkena tikaman dan sempat terjatuh, kemudian berdiri dan mendekati teman-temannya dan kemudian langsung melarikan diri meninggalkan TKP. Begitupun BM dan RT serta teman-temannya langsung meninggalkan TKP menuju ke tempat kost BM.

Akibat dari perkelahian tersebut, AP mengalami satu luka tusuk di bagian ketiak sebelah kiri, kemudian oleh teman-temannya langsung dilarikan ke RS Sam Ratulangi Tondano.

Lanjut Bima, berdasarkan informasi yang diperoleh, baik dari korban dan teman korban, kedua pelaku berhasil diamankan pada dua lokasi berbeda.

"Pelaku BM diamankan setelah bersembunyi di tempat kost temannya di Kelurahan Matani Satu. Sedangkan RT, diamankan di Desa Parepey, Kecamatan Remboken, setelah menghadiri pemakaman temannya, terang Bima.

Sambung Bima untuk identitas kedua pelaku Yakni lelaki BM alias Bayu (21), mahasiswa warga desa Karoa, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan  dan lelaki RT alias Randi (24), mahasiswa warga desa Kinamang, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minsel urainya.

Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kapolres Tomohon, AKBP Bambang A.Gatot SIK MH, di katakan Kapolres kedua Pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/164/IV/2021/SPKT/Res-Tmhn. Polda Sulut tanggal 24 April 2021.

Dimana telah terjadi tindak pidana  penganiayaan secara bersama-sama di ruas jalan Tomohon-Manado, Tepatnya di depan Kantor PLN Kaaten, Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah. "Kini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tomohon untuk di Proses lebih lanjut, pungkas Kapolres. (Adrian)