Diduga Aniaya Anak di Bawah Umur, RA di Tangkap Totosik

Written by  Adrianus RP Mar 23, 2021

Manado, Sulutnews.com - Team besutan Kapolres Tomohon AKBP Bambang Azhari Gatot, URC Tototosik mengamankan seorang pria berinisial  RA alias Royke (33)  Warga Tomohon yang berdomisili di salah satu kelurahan Kecamatan Tomohon Barat, Minggu (21/03)

RA terpaksa harus diringkus totosik akibat diduga  menganiaya seorang anak dibawah umur berusia 10 tahun.

Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sujana melalui Kabid Humas  Kombes Pol Jules Abraham Abast saat di konfrimasi membenarkan Laporan tersebut.

Kepada Sulutnews.com Selasa (23/03), Kombes Pol Abast menerangkan bahwa benar, berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/115/III/2021/Sulut/SPKT/Res-Tmh tanggal 21 Maret 2021 Team URC Totosik telah mengamankan pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap anak.

Team URC Totosik dipimpin langsung oleh Bripka Yanny Watung telah mengamankan terduga pelaku tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur  yang terjadi di salah satu kelurahan, di kecamatan Tomohon Barat.

Saat di amankan di rumahnya, tanpa perlawanan  terduga  langsung di gelandang ke Mapolres Tomohon.

Adapun sebab  sehingga RA ditangkap, ungkap Kombes Pol Abast, berawal adanya laporan warga soal kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh  pelaku RA.

"Dari keterangan, RA  menganiaya korban dengan cara menempeleng pipi korban yang berakibat hidung korban mengeluarkan darah serta memukul bagian belakang kepala korban," terang Kombes Pol Abast.

Lanjut Kombes Pol Abast, saat di interogasi  pelaku RA  mengakui, dia menganiaya korban karena tidak terima anaknya yang sedang bermain dengan korban menangis.

Guna diproses lebih lanjut, pelaku RA kini telah diamankan di Mapolres Tomohon," guna di proses sesuai ketentuan hukum yang belaku, pungkas Kombes Pol Abast.

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Azhari Gatot juga membenarkan laporan tersebut, senada dijelaskan AKBP Bambang, bahwa pelaku JW telah di amankan oleh Tim Totosik. Saat ini kasus tersebut sementara  di tangani oleh penyidik Polres Tomohon, tukas AKBP Bambang. (Adrian)