URC Totosik Ciduk Pelaku Pemerasan yang Mengatasnamakan Kapolres Tomohon

Written by  Adrianus RP Mar 05, 2021

Tomohon, Sulutnews.com - Catut nama Kapolres Tomohon, AKBP Bambang A Gatot SIK MH, dua tersangka yakni FRT alias Freddy (58) warga jalan Merpati II Blok  BP1/4 Bumi Dirgantara Perma Bekasi Kecamatan Jatiasih dan RM alias Mario (26) warga Desa Paleloan Lingkungan III Tondano Selatan, dengan sigap dan cepat berhasil di lumpuhkan oleh Tim URC Totosik Polres Tomohon, Pada Jumat (05/03-2021) sekitar pukul 15.00 Wita di sekitar Bundaran Patung Opo Dotu Tololiu.

Kapolres Tomohon, AKBP Bambang A Gatot SIK MH saat dikonfirmasi melalui Katim URC Totosik Polres Tomohon, Aipda Yanny Watung membenarkan soal pegungkapan kasus tersebut.

Dijelaskan Watung, Keduanya diamankan saat berusaha memeras seorang perempuan  (JS) yang merupakan seorang Bidan di Puskesmas Tara-Tara Satu.

“Modus operandi keduanya yakni mengaku sebagai orang kepercayaan Kapolres Tomohon, dan menjelaskan pada korban jika tersangka Freddy merupakan Tim Investigasi Kasus-kasus yang berkantor di Jakarta serta Mario merupakan asistennya,” terang Watung.

Kamis (04/03-2021) kepada Sulutnews.com Lanjut Watung, kejadian ini berawal saat keduanya datang di kantor korban dan menyampaikan bahwa dirinya datang bertemu karena diperintahkan Kapolres Tomohon untuk melakukan investigasi di Puskesmas Taratara.

Kepentingan mereka yakni untuk membahas permasalahan yang ada di Puskesmas Tara-Tara dan memberikan tawaran kepada korban, apabila korban memberikan uang sebesar Rp 15 Juta,  maka kasus yang ada di Puskesmas Tara Tara tidak akan dilaporkan.

“Korban yang tak mau tertipu kemudian menghubungi Tim URC Totosik dan melaporkan masalah tersebut, urai Watung.

Setelah kami datang ketempat korban, kami menyuruh korban menghubungi dua tersangka dan menyanggupi akan memberikan uang yang diminta di seputaran tugu Opo Dotu Tololiu,”

Usai korban menghubungi dan terjadi perjanjian ditempat kejadian, kami langsung siaga di sekitar Tugu Bundaran sejak pukul 01.00 wita.

Dari informasi  korban, kedua tersangka menggunakan kendaraan Xenia warna merah DB 1967 FB. Dan benar saja, tak lama  kemudian mobil tersangka muncul dan parkir di sekitar Bundaran Tugu.

 “Korban pun langsung menghampiri kendaraan dan bermaksud akan menyerahkan uang yang diminta.

Saat akan diserahkan, tim kami langsung bergerak dan langsung meringkus tersangka Mario didalam mobil.

Saat itu ternyata tersangka Freddy tak berada di mobil, namun saat diinterogasi, Mario mengaku jika Freddy menunggu di rumah pacarnya di Matani Kaaten.

Kami pun langsung bergerak ke lokasi dan berhasil meringkus Freddy tanpa perlawanan,”  Saat ini kedua pelaku sudah kami serahkan di Polres guna di proses sesuai hukum yang berlaku, tukas Watung.  (Adrian)