MANADO,Sulutnews.com – Pansus pembahas sistem penanggulangan Kejadian Luar Biasa dan Wabah, kembali menggelar pembahaaan. Pada rapat yang hanya dihadiri 3 personil diantaranya Kerua Pansus Piere Makisanti dan Anggota Paula Runtuwene dan Ruslan Abdulgani tersebut menghadirkan Plt Kadis Kesehatan dr. Lidya Evalien Tulus, M.Kes. Pada rapat pembahasan yang digelar Senin (7/9/2026) tersebut Piere Makisanti mengatakan, Masyarakat harus siap setiap saat baik ketika ada wabah maupun tidak.
“Perda ini nantinya akan menjadi acuan dalam penerapan antisipasi penanganan wabah di wilayah Sulut,” ungkap Piere
Juga Paula Runtuwene mengatakan Masyarakat sebagai subjek harus selalu siap memutus matarantai penularan, hak untuk mendapatkan informasi yang jelas Hak mendapatkan pelayanan kesehatan dan kewajiban mematuhi protokol kesehatan,” Masyarakat harus bebrperan aktif secara mandiri apabila dampak wabah sudah ada, maka harus cepat dilakukan mitigasi,” kata Paula.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr.Lidya Tulus menjelaskan pihaknya dalam penanganan wabah akan melibatkan seluruh petugas kesehatan lintas daerah kabupaten yang akan bertugas sehingga ketika terjadi kejadian luar biasa adanya wabah maka sudah petugas sudah siap.”Ranperda KLB dan Wabah merupakan inisiatif pemeeintah provinsi sehingga pembahasan dilakukan untuk memenuhi target yang sudah ditetapkan,” kata dr Lidya (josh tinungki)






