Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 28 Mar 2024 13:45 WITA ·

GTI Sulut : E2L Tidak Layak Dipilih Jadi Gubernur Sulut


GTI Sulut : E2L Tidak Layak Dipilih Jadi Gubernur Sulut Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Munculnya nama Elly Engelbert Lasut (E2L) sebagai Calon Gubernur yang akan bertarung di Pilkada serentak 27 November 2024, dianggap tidak layak karena mantan Narapidana yang saat ini sebagai Bupati di Kabupaten Talaud justru menjadikan Kabupaten yang juga sikenal dengan sebutan Bumi Porodisa tersebut tidak berkembang. Hal ini disampaikan Plt Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulut, Efan Runtukahu didampingi Jubir Inka Ruru kepada sejumlah wartawan, Rabu (27/03/2024). Menurutnya, praktek korupsi yang mengerogoti APBD diduga melibatkan Bupati menjadi isu yang berhembus kencang di wikayah yang berbatasan langsung dengan negara Piliphina tersebut.

“Bagi kami Sosok E2L tidak layak. Dia mantan Napi, bahkan kepemimpinan E2L di Talaud ada Aroma dugaan korupsi. Dari informasi yang kami terima ada pergeseran anggaran yang diduga dilakukan oleh Bupati Talaud Elly Lasut untuk kepentingan tertentu,” ujar Efan dan Inka.

Dugaan korupsi yang saat ini marak menjadi perbincangan, menjadikan pegiat anti Korupsi ini mendorong dan menantang Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Sulut melakukan audit terhadap APBD Kabupaten Kepulauan Talaud tahun 2023. “Salah satunya adalah anggaran gaji tenaga kesehatan (nakes) yang dialihkan untuk membiayai kegiatan tak sesuai peruntukannya,” ungkap keduanya

Tak hanya BPK, GTI juga mendorong aparat penegak hukum baik Kejati ataupun Polda Sulut untuk melakukan penyelidikan. “Kami tantang Polda dan Kejati Sulut ikut lakukan penyelidikan. Penegak hukum tidak boleh tutup mata akan hal ini,” tegas mereka. (josh tinungki))

Artikel ini telah dibaca 1,854 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hadir Cuma 3 Anggota Pansus, DPRD Sulut Dinilai Kurang Berminat Bahas Perda KLB dan Wabah

7 September 2026 - 20:35 WITA

Rapat Konsultasi PKB GMIM di Jemaat Eben Heazer Suwaan Sukses

6 September 2026 - 07:23 WITA

DPC Gerindra Kota Manado Gelar Rakercab. YSK Hadir dan Beri Suport

5 September 2026 - 21:40 WITA

YSK Sebut Louis Clark Schramm Ketua DPC Gerindra Sebagai Calon Walikota Manado

5 September 2026 - 20:54 WITA

Kajari Kepulauan Talaud Salurkan Bantuan Kepada Para Lansia

5 September 2026 - 15:39 WITA

Tiga Fakultas Kedokteran Baru Di Sulut: Langkah Strategis Penuhi Kebutuhan Dokter Dan Dorong Indeks Pembangunan Manusia

4 September 2026 - 23:12 WITA

Trending di Health