Menu

Mode Gelap
Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu Bagikan Telur Susu Bicuit Di Desa Kolobolon Presiden Jokowi Didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey Resmikan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolmong Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon

Hukrim · 24 May 2023 07:42 WIB ·

Gelapkan Uang Anggota Arisan, Oknum Diaken Gereja Masuk Bui


 Foto. Terduga Pelaku saat menjalani Pemeriksaan penyidik di Mapolda Sulut. Perbesar

Foto. Terduga Pelaku saat menjalani Pemeriksaan penyidik di Mapolda Sulut.

MANADO|SULUTNEWS.COM- SEORANG ibu rumah tangga (IRT) di Tondano Kabupaten Minahasa, berinisial JM harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan dugaan kasus penggelapan di Mapolda Sulut.

Adalah seorang perempuan berinisial JM, dari pantauan Media ini, Rabu (24/5/2023 sore, sedang menjalani pemeriksaan setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah menggelapkan uang korban senilai Rp 483 juta Rupiah.

“Usai menjalani pemeriksaan penyidik dan dilakukan penahanan. Tersangka ini sebelumnya di bawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu,” ungkap salah satu oknum anggota Polisi kepada Media ini.

Diketahui kasus ini awalnya dilaporkan oleh salah satu anggota arisan girl friends bernama Tirza Bollegraf pada 28 November 2022.

Dirinya selaku korban menceritakan dimana awal dia mengenal terduga pelaku pada Tahun 2018 di arisan sosialita, melalui ketua arisan sosialita yaitu seorang perempuan bernama Chelsea Ayal.

Uang yang digelapkan oleh pelaku sebetulnya berjumlah 483 juta rupiah.” Namun yang saya laporkan di Polda Sulut berdasarkan bukti hanya berjumlah 169 juta rupiah.

Adapun modus terduga pelaku dijelaskan korban, berawal saat jadwal arisan yang seharusnya giliran yang pertama adalah giliran ketua arisan diminta oleh terduga pelaku selaku anggota arisan.

Apa lagi setelah mengetahui terduga pelaku ini ternyata adalah seorang diaken di salah satu Gereja GMIM Tondano Kabupaten Minahasa, hal ini lebih membuat saya percaya sehingga memberikan uang arisan dari tiga orang member.

“Tapi Uang yang saya berikan kepada terduga pelaku ini adalah uang pribadi saya,” cetus Tirza di Mapolda Sulut.

Atas kerugian yang dialami oleh korban, akhirnya kasus ini di laporkan korban ke Mapolda Sulut.

Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Setyo Budiyanto, melalui Direskrimum Kombes Pol Gani Fernando Siahaan, kepada Media ini saat dikonfirmasi sayangnya belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Nanti akan saya cek ke penyidik,’’ singkat Kombes Pol Gani Fernando Siahaan saat di konfirmasi.

(**/arp)

Artikel ini telah dibaca 604 kali

Baca Lainnya

Pj Kades Oebau Akan Dilaporkan Ke Penjabat Bupati Rote Ndao Terkait Dugaan Penipuan

20 April 2024 - 20:03 WIB

Polda Sulut Kirim Personel dan Logistik Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang Kepulauan Sitaro

19 April 2024 - 15:09 WIB

Aiptu Supriyanto Dapat Hadiah Sekolah Perwira Usai Kembalikan Uang Milik Pemudik Rp100 Juta

17 April 2024 - 17:21 WIB

Kapolri Pastikan Semua Pihak Bersinergi Beri Pelayanan Terbaik Amankan Arus Balik Lebaran

15 April 2024 - 23:29 WIB

Kapolri Patroli Udara Jalur Tol Pastikan Keamanan Arus Balik Lebaran

15 April 2024 - 22:22 WIB

Jelang Idul Fitri 1445 H, Kapolda dan PJU Sambangi 5 Pos Pengamanan Hari Raya di Kota Manado

8 April 2024 - 23:34 WIB

Trending di Kepolisian