Manado, Sulutnews.com — DPRD Sulawesi Utara melalui Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pendidikan memberikan apresiasi atas kehadiran SMA Taruna Nusantara di Langowan, Kabupaten Minahasa. Pembangunan sekolah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami menyampaikan apresiasi sekaligus rasa bangga, karena kehadirannya akan berdampak positif bagi kemajuan generasi muda, khususnya di Sulawesi Utara ke depan,” ujar Louis Schramm, S.H., M.H., Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra dan Pendidikan DPRD Sulut, kepada wartawan Sulutnews.com di Manado, Kamis (10/9).
SMA Taruna Nusantara di Langowan adalah satu dari enam sekolah serupa yang dibangun di berbagai wilayah Indonesia oleh Kementerian Pertahanan. Lima lokasi lainnya meliputi Malang (Jawa Timur), Magelang (Jawa Tengah), Pagar Alam (Sumatera Selatan), Cimahi (Jawa Barat), serta Ibu Kota Nusantara (Kalimantan Timur).
Louis Schramm, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut, menilai tujuan pendirian keenam sekolah tersebut sangatlah mulia. Seperti diketahui, kualitas lulusan SMA Taruna Nusantara telah terbukti unggul.
“Kehadirannya di Sulawesi Utara membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas generasi muda kita. Oleh karena itu, peluang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kini kita tak perlu lagi jauh-jauh mencari sekolah berkualitas ke luar daerah, karena SMA Taruna Nusantara sudah hadir di Langowan, di tengah-tengah kita sendiri,” tegasnya.

Foto -Bangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan Minahasa
Louis juga menyampaikan telah meninjau langsung SMA Taruna Nusantara di IKN Kalimantan Timur dan menilai kondisinya sangat baik. Sekolah di Langowan nantinya akan menerapkan model bangunan serta kurikulum yang serupa.
“Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan se-Kabupaten dan Kota, yang membawahi jenjang SMP, harus mulai mempersiapkan siswa-siswinya untuk menghadapi seleksi masuk SMA Taruna Nusantara yang diketahui sangat ketat. Kita tidak boleh kalah bersaing dengan lulusan SMP dari daerah lain. Pasalnya, seleksi ini terbuka bagi seluruh lulusan dari seluruh Indonesia, dengan standar penilaian meliputi tes kecerdasan, nilai ijazah, serta persyaratan lainnya. Kita harus mempersiapkan lulusan SMP kita dengan matang agar tidak tertinggal. Sungguh sayang jika hanya sedikit siswa daerah kita yang berhasil lolos, terlebih sekolahnya ada sendiri di Langowan,” tambah Louis Schramm, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Manado.
Dinas Pendidikan Kota Manado Tetap Optimis
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Peter Assa, S.T., M.Sc., Ph.D., memberikan tanggapan terpisah di kantornya. Ia turut menyampaikan rasa bangganya, karena kehadiran sekolah tersebut akan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas generasi muda Sulut.
“Saya merasa bangga sekali, ini tentu berdampak sangat baik bagi kualitas sumber daya manusia kita ke depan,” ujar Peter Assa — yang meraih gelar Master dan Doktor dari salah satu universitas terkemuka di Jepang.

Foto – Kompleks SMA Taruna Nusantara di Langowan Minahasa Yang Sudah Mulai Ada Proses Belajar Mengajar
Menurutnya, meski seleksi masuk dirancang ketat, baik dari sisi tes kecerdasan maupun nilai ijazah serta persyaratan lain, hal itu bukan halangan bagi lulusan SMP di Kota Manado.
“Kualitas lulusan SMP kita, baik Negeri maupun Swasta, sudah cukup terbukti. Terlihat dari pencapaian Nilai Tes Kemampuan Akademik yang sempat melonjak tinggi pada awal tahun 2026, dan diproyeksikan tetap membaik pada tahun 2027 mendatang. Saya sangat optimis, begitu pendaftaran dibuka untuk tahun ajaran 2027, akan banyak siswa kita yang mampu menembus kelulusan,” ungkap Assa.
Pihaknya terus berupaya membenahi proses pembelajaran di jenjang SD dan SMP agar kualitas pendidikan semakin meningkat, sehingga siswa tidak hanya siap masuk SMA Taruna Nusantara, tetapi juga mampu bersaing di berbagai jenjang pendidikan menengah lain, baik SMA maupun SMK.
Sementara itu, informasi yang dihimpun Sulutnews.com menyebutkan bahwa persiapan pendidikan untuk Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Taruna Nusantara Langowan tengah berjalan. Lokasi sekolah yang berada di Desa Lowatak, dikelilingi perbukitan dan hutan, memiliki suasana yang asri dengan udara yang sejuk. Pembangunan gedung sekolah beserta asrama pun telah tuntas dikerjakan.
(Fanny)






