Menu

Mode Gelap
Walikota Tomohon Caroll Senduk Didampingi Sekot Edwin Roring Hadiri Dialog Publik “Masyarakat Bertanya Walikota Menjawab” Pelestarian Laut Dukung Peningkatan Pariwisata, Suzuki Indonesia Adakan Bersih-Bersih Pantai Bunaken Dengan Ratusan Pelajar Wagub Steven Kandouw Lantik Wounde Sebagai Penjabat Bupati Sangihe Breaking News Tamuntuan Pergi, Wounde Datang Kecamatan Tatoareng Kepulauan Sangihe Terancam Jatuh Miskin

Minsel · 18 Jun 2024 16:08 WIB ·

Diduga lahan Bukit Sasayaban sudah memiliki Sertifikat Hak Milik Ahli Waris, Bakal Digugat.


 Diduga lahan Bukit Sasayaban sudah memiliki Sertifikat Hak Milik Ahli Waris, Bakal Digugat. Perbesar

Diduga lahan Bukit Sasayaban sudah memiliki Sertifikat Hak Milik Ahli Waris, Bakal Digugat.

 

 

 

 

Minsel, Sulutnews.com – Kawasan wisata Bukit  Sasayaban yang berada di kawasan perkebunan Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang telah dibagun sejumlah gedung permanen, dalam rangka peningkatan pariwisata di Kabupaten Minahasa Selatan dan yang tidak sedikit menelan biaya pembangunan dari APBD Minsel tahun anggaran 2023 hingga miliaran rupiah. Namun demikian, ternyata diduga lahan atau bangunan tersebut sudah memiliki surat lengkap Sertifikat Hak Milik oleh Ali waris Chepy Lelengboto.

Dimana juga pembangunan bukit Sasayaban tak diketahui pemilik sah Alex Lambertus Lelengboto. Yang kini diwariskan kepada anak bungsu Chepy Lelengboto.

Menurut Chepy, yang adalah ahli waris menjelaskan bahwa bukit Sasayaban memiliki surat lengkap dari Direktorat Agraria Provinsi Sulawesi Utara, tertanggal 15 Januari 1982.

”Ya, Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 51 tertanggal 15 Januari 1982. Bukti SHM diterbitkan Kantor Agraria Kabupaten/Kotamadya Daerah Tingkat II Minahasa. Dalam SHM tersebut ditandatangani oleh F Mangundap, BA mengetahui/membenarkan Keterangan Tersebut diatas Kepala Kecamatan Tombasian. Disamping itu, ikut menandatanganan Kepala Desa/Kelurahan Buyungon P Mandang,” Ucap Chepy kepada sejumlah media online di Amurang beberapa hari lalu.

 

Seperti diketahui, dimana bekas tanah            hak adat yang berupa tanah Pekarangan/Pertanian/Perkebunan tersebut dalam Register Desa Buyungon No. 178. Berdasarkan surat/akta jual beli, hibah, warisan pembagian tukar menukar. Sesuai yang terlampir adalah sungguh-sungguh milik Alex Lambertus Lelengboto (Alm).

”Seiring ayah/orang tua yang telah meninggal dunia itu, maka sebagai ahli waris telah mengkuasakan kepada Saudara. Tommy Pantow, untuk mempelajari dan melaporkan ke PN Amurang. Jadi, bahwa sebagai ahli waris yang tidak mengetahui sejauh mana sehingga Pemkab Minahasa Selatan melalui Dinas Pariwisata telah membangunnya,” ujarnya.

Oleh sebab itu, selaku ahli waris berhak melakukan pencarian hak milik orang tuanya. Seperti diketahui, orang tua tersebut adalah mantan Bupati Minahasa, hanya saja telah berpulang lebih dulu.

”Tetapi, melalui doa dan pesan orang tua bahwa ahli waris berhak mendapat haknya. Oleh sebab itu, dalam dekat ini kami akan ke Amurang dan membawa surat kuasa kepada Saudara Tommy Pantow untuk seterusnya dibuat laporan ke PN Amurang,” jelas Chepy lagi.

Chepy menambahkan, bahwa awal tahun 2024, pihaknya meminta bantuan untuk audensi dengan ibu sekda Minsel. Tetapi, sampai saat ini, kami tak mendapat informasi soal jadwal audensi tersebut.

”Artinya, apabila dilakukan audensi maka itu berarti niat kami bisa dipending. Tapi, ternyata sampai sejauh ini kami dianggap terlalu kecil dimata mereka. Dengan demikian, bahwa seharusnya kami menyikapi sebaiknya digugat saja. Karena indikasi, Minsel diduga memiliki mafia tanah,” ungkap Lelengboto yang asli Buyungon.

 

(***)

Artikel ini telah dibaca 1,027 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bahas Program Kerja 2025, Pewarna Sulut Gelar Rakerda ke V

12 July 2024 - 15:42 WIB

Wakili Wagub di Perayaan HUT KGPM Kalinaung, Silangen Bersyukur Bersama Jemaat

12 July 2024 - 09:54 WIB

Siap Menangkan Hati Rakyat, Demokrat dan Golkar Usung Pasangan E2L- MEP di Pilkada 2024

12 July 2024 - 04:44 WIB

Olly Dondokambey : Perlu Kerja Sama Semua Stakeholder Dalam Optimalisasi Jalur Perdagangan Asia Pasifik Dari Indonesia Timur

11 July 2024 - 22:00 WIB

Polres Minsel Raih Penghargaan Pelayanan Prima versi PEKPPP Nasional

11 July 2024 - 18:55 WIB

Lagi Liputo Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Desa Pandu dan KelurahanTeling Bawah Kota Manado

11 July 2024 - 12:12 WIB

Trending di Manado