Menu

Mode Gelap
Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON STOP PRESS Wartawan Sulutnews.com “ILPI TARMAWAN”

NTT · 2 Des 2024 22:26 WIB ·

Akun Sniper di Grup Anak Rote Anti Korupsi Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana BUMDes Kuli Malole


Akun Sniper di Grup Anak Rote Anti Korupsi Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana BUMDes Kuli Malole Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com — Sebuah akun anonim bernama “Sniper” dalam grup diskusi “Anak Rote Anti Korupsi” memicu perbincangan hangat setelah mengungkap dugaan penyelewengan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kuli Malole.

Unggahan tersebut viral di media sosial Senin 2 Desember 2024 yang di tanggapi Netizen beragam.

Dalam unggahannya, Sniper menyoroti adanya kejanggalan dalam pengelolaan dana desa senilai Rp60 juta yang disebut mengendap di rekening Ketua BUMDes, Marthen Kore.

Kepengurusan dan Konflik Kepentingan
Berdasarkan informasi yang disampaikan, Marthen Kore menjabat sebagai Ketua BUMDes, sementara posisi Bendahara sekaligus Sekretaris dipegang oleh Lastri Sina, yang diketahui merupakan menantu dari Marthen Kore. Situasi ini memunculkan spekulasi adanya konflik kepentingan yang menghambat transparansi pengelolaan keuangan BUMDes.

Tak hanya soal dana yang mengendap, unggahan tersebut juga mempertanyakan hasil pengelolaan aset desa berupa tenda dan kursi yang disewakan untuk kegiatan masyarakat. “Pertanyaan besar, uang hasil sewa tenda dan kursi itu ke mana?” tulis akun tersebut.

Desakan untuk Investigasi
Unggahan tersebut menyerukan agar Anggota DPRD dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun ke lapangan untuk melakukan investigasi. Akun Sniper juga menyinggung kemungkinan adanya manipulasi administratif mengingat posisi strategis Lastri Sina yang juga menjabat sebagai Bendahara Desa.

“Saya harap APH segera proses hukum dugaan kasus ini,” ujar sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya.

Politik dan Perlindungan
Unggahan ini turut menyinggung dugaan keberpihakan politik Ketua BUMDes. Marthen Kore diduga merasa terlindungi karena menjadi pendukung setia kelompok politik tertentu, yang disebut “Lentera”. Hal ini memicu kecurigaan publik bahwa tindakan penyelewengan bisa saja tertutup oleh hubungan politik tersebut.

Masyarakat berharap adanya tindakan tegas dan transparansi dalam pengelolaan dana desa untuk memastikan kesejahteraan desa benar-benar terwujud. Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi.

Reporter : Dance henukh

Artikel ini telah dibaca 1,527 kali

Baca Lainnya

Kebaikan Mencerminkan Kepribadian yang Tulus: Komandan KODIM 1627 RN Kabupaten Rote Ndao

7 Desember 2025 - 23:03 WIB

Lapak Perpustakaan Keliling Literasi Dibuka di Desa Persiapan Loman, Didampingi Kapolsek Lobalain dan Relawan Perpustakaan Nasional

7 Desember 2025 - 17:36 WIB

Membangun Demi Masyarakat, Isu-Isu Yang Mengadu Domba: Masyarakat Harus Bersyukur, Pekerjaan Irigasi Sudah Tiba di Persawahan Desa Tuanatuk

7 Desember 2025 - 13:40 WIB

Bupati Rote Ndao Bisu: Anggaran Pers Tiga Ratus Juta Tahun 2025 “Hilang” Tanpa Penjelasan

7 Desember 2025 - 10:54 WIB

Pastikan Siap Siaga, Propam Cek Serah Terima Jaga

6 Desember 2025 - 12:46 WIB

Letkol Laut (P) Lutfi Andriansyah : Komandan Lanal Pulau Rote dan Semangat Hari Armada RI

5 Desember 2025 - 08:36 WIB

Trending di NTT