Salatiga, Sulutnews.com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-102 Kodim 0714/Salatiga yang saat ini baru dilaksanakan, namun sudah beberapa hari kami lewati bersama masyarakat disini membuat saya bangga dan yang membuat kami bangga ialah bisa menyatu dan merasakan isi hati  rakyat desa Bonomerto, “sebab tanpa dukungan rakyat TNI bukan apa-apa, karena bersama rakyat TNI kuat." tegas Sertu Suares anggota satgas TMMD ini.

“Perjuangan belum berakhir untuk membantu sekaligus sekedar mendengar kesulitan rakyat yang ada di desa Bonomerto kecamatan Suruh kabupaten Semarang, karena itu bagian dari tugas saya sebagai anggota satgas di wilayah  ini,” tambahnya. Baru kali ini saya merasakan sebagai Kepala desa Bonomerto melihat betapa gigihnya perjuangan bapak-bapak TNI dalam membangun jalan desa kami tidak kenal lelah dari pagi hingga sore.

“Mereka berjuang bersama-sama warga desa Bonomerto dalam membangun fisik maupun mental masyarakat yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan” ungkap Kades desa Bonomerto bapak Nurmanto. Kegiatan pagi sampe sore telah usai dan kita pulang untuk istirahat serta mengemasi alat-alat. Esuk hari semangat kita kobarkan lagi untuk tercapainya target pengecoran ini ,"imbuh Lettu Arh Dian (/Narto).

Salatiga, Sulutnews.com – Matahari pagi bersinar menerobos di celah – celah pepohonan bukit di desa Bonomerto membuat keceriaan Satgas TMMD Reguler ke -102 TA 2018 Kodim 0714/Salatiga bersama warga, saat menikmati sebagian hasil pembangunan jalan.

“Pengecoran jalan di desa Bonomerto sangat di idam-idamkan masyarakat, kebersamaan TNI dengan Masyarakat dalam melaksanakan program TMMD sangat bersemangat”

Ibu Badriah mengatakan saya sangat senang sekali dengan adanya TNI membangun desa, karena desa sangat kurang dalam pembangunan kini dengan bapak TNI di bangun dan rumah dibangun Jamban di bangun, maka dari itu saya dan Warga lain senang karena sebentar lagi aktifitas mereka akan semakin lancar, meskiun jalan desa Bonomerto belum seratus persen selesai dibangun oleh Satgas TMMD,”ungkapnya.(/narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Di pinggiran kampung jalan Desa Bonomerto, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, banyak di tumbuhi pepohonan besar yang selama ini sebagai peneduh maupun di pelihara untuk di buat bahan bangunan apabila sudah besar, dan saat ini kebanyakan pohon tersebut sudah sangat rimbun dahannya sehingga di khawatirkan apabila terjadi angin akan membahayakan.

Menurut Serka Bambang Ariawan yang juga anggota Satgas TMMD Kodim Salatiga mengajak warga warga setempat, Kamis (19/7) melaksanakan gotong royong memangkas dan memotong pohon di sepanjang jalan tersebut. Hal itu dilakukan mengantisipasi robohnya pohon saat musim kemarau tiba karena tiap hari angin bertiup sangat kencang.

Kini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, personel anggota Satgas TNI Kodim Salatiga mengerahkan untuk gotong royong bersama warga memangkas dan memotong pohon–pohon di sepanjang jalan yang rawan sengatan listrik bahkan tumbang.(/Narto)