Salatiga, Sulutnews.com - Sampai hari ini,(25/07) pembangunan RTLH menunjukkan hasil yang signifikan, tinggal menyelesaikan tahap akhir khususnya rumah Mustaril  (54) RT.04 RW.02 Dsn Ngaglik dan rumah Joko Waluyo (57) RT.01 RW. 03 Dusun Karang Dawung Desa Bonomerto.

"Rumah mereka memang sudah terlebih dulu mau selesai dikarenakan duluan dikerjakan daripada rumah yang lain, disebabkan karena terbatasnya tenaga sehingga mau tidak mau perehapan rumah dikerjakan secara bergantian"tutur Kpten  Inf Tarimo Danramil 08/Suruh.

Dikatakan, TNI bersama pemerintah daerah secara terus menerus akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi yang tidak mampu. “Untuk itu saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk ikut bersama-sama mendukung pelaksanaan program TMMD ini,” pintanya.  “Melalui TMMD ini juga tercipta kerja sama yang baik antara TNI dan Masyarakat untuk bersama-sama dalam membangun guna memajukan daerah” Ungkap Kapten Tarimo

Jokowaluyo mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan Satgas TMMD Kodim 0714/Salatiga, karena atas bantuan TNI dan pemerintah Desa sehingga pembangunan rumah saya ini dapat berjalan dengan lancar. (Kulafak/Sriyanto)

Salatiga, Sulutnews.com - Pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke -102 Tahun 2018 Kodim 0714/Salatiga di Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang sampai dengan saat ini masih berjalan dengan penuh semangat yang sungguh luar biasa.

Prajurit TNI bersama masyarakat terus bekerja keras menyelesaikan apa yang menjadi sasaran utama TMMD ke -102 Ta 2018 Kodim 0714/Salatiga.

Salah satunya pengecoran jalan sepanjang 1000 meter terus dikebut. Meskipun lokasinya terletak di antara areal persawahan dan panas terik matahari terasa membakar kulit, namun hal itu tidak menyurutkan niat anggota TNI dan masyarakat untuk terus bekerja.

Terik matahari dan udara panas menjadi tantangan yang harus ditaklukkan. Bunyi mesin molen yang menggema ibarat lantunan lagu yang akan memberikan semangat di antara keringat yang bercucuran.

Hal ini terlihat pada Rabu (25/07/18), anggota Satgas TMMD Kodim 0714/Salatiga dan masyarakat bahu membahu bekerja sama melaksanakan pengecoran jalan di Desa Bonomerto. Dengan sesekali di warnai candaan sebagai pengusir rasa lelah, mereka terus bekerja supaya sasaran cepat terselesaikan.

"Bunyi molen bertanda, pengecoran jalan siap dimulai. Selama kita lakukan secara bersama-sama, semua tantangan akan bisa kita taklukkan. Saya apresiasi semangat yang ditunjukkan oleh para anggota Satgas TMMD dan masyarakat. Saya yakin dengan kondisi yang demikian pekerjaan akan cepat kita selesaikan." ujar Serda Untung.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Semakin hari, warga dan TNI semakin akrab bagai satu keluarga. Menurut warga, keberadaan prajurit TNI selama pelaksanaan TMMD Reguler ke- 102 TA 2018 Kodim 0714/Salatiga di desa Bonomerto sungguh sangat bermakna dan bermanfaat. Banyak sudah sasaran fisik yang menjadi konsentrasi pembangunan antara lain pembuatan jalan, rehab mushola, rehab rumah, dan jambanisasi(MCK).

Selain berfokus pada sasaran program TMMD, di sisi lain rutin nya beraktifitas bersama menimbulkan moment mengesankan antar TNI dan warga. Tanpa memandang status sosial ataupun pekerjaan, para prajurit aktif berbaur dalam kegiatan masyarakat. Bahkan untuk sekedar berbincang bincang minum kopi ataupun makan bersama.

Salah seorang warga bernama bapak Yanto(45) mengatakan “Saya senang dengan keberadaan TNI disini, bisa dapat kawan baru, TNI pula. Bisa diajak bertukar pikiran, pikiran jadi tenang”.

Warga berharap apabila program ini berakhir, silaturahmi harus tetap berlanjut dan terjalin. Hal Ini menunjukan bahwa TNI telah manunggal dengan rakyat dan semakin dicintai rakyat.(/Narto)

Salatiga,Sulutnews.com-Satgas TMMD Reg 102 sangat luwes dalam menjalin silaturrohmi dengan seluruh element masyarakat.

Pelda Kemis anggota Kodim 0714 Salatiga sangat akrab dengan anak-anak Club Rx King kabupaten Semarang yang ikut membantu dalam pembangunan RTLH milik bapak Pardi dusun Karang Dawung,desa Bonomerto.Disaat tiba waktu istirahat tak disia-siakan oleh Pelda Kemis untuk mengajak komunikasi salah satu anak Club Rx King,saudara Huda yang juga sangat senang saat ditanya tentang berbagai hal tentang Club Rx King dan kegiatannya.Huda mengatakan bahwa,nama Club kami adalah “Baladhika Kinger’s Indonesia,untuk kopdar kami di alfamart kampus Ungaran.

Pelda Kemis mengatakan,Saya sangat mendukung dengan kegiatan Club dan hanya berpesan agar Club Rx King ditingkatkan lagi kegiatan positifnya dalam membantu masyarakat,yang penting dalam pergaulan kita luwes dan akrab sampai tua tanpa harus membeda-bedakan selama itu dalam hal yang positif.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com-TMMD Reg 102 Kodim 0714 Salatiga di desa Bonomerto masih meninggalkan tiga Jambanisasi yang belum terselesaikan dari sebelas jamban.

Personil TNI Serda Sokimin terlihat sibuk sedang menggulingkan buis jamban bersama masyarakat di pembangunan jamban tempat bapak Hardi dusun Mesu,desa Bonomerto yang hari ini mulai dilaksanakan pengerjaannya,Selasa (24/07/2018).Penggeseran buis ini dilakukan dengan cara diikat dengan tambang dan tambang ditarik 4 orang sambil dikendalikan arahnya oleh satu orang.Serda Sokimin saat mengendalikan buis sampai pontang-panting tapi tetap semangat.

Serda Sokimin walaupun umurnya sudah tua dan sebentar lagi pension,tapi tidak mau kalah dengan yang masih muda,beliau mengatakan,”Tak ada tua atau muda dalam bertugas karena Negara dan Bangsa selalu menanti dharma bhakti kita.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Anggota satgas TMMD memastikan pembangunan jalan,jambanisasi maupun rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD Reguler ke-102 TA 2018 Kodim 0714/Salatiga berkualitas baik.

Alasannya, semua pekerjaan fisik itu melibatkan tim ahli dari Satgas TMMD yang terdiri dari anggota Kodim/Saltiga maupun anggota Yozopur 4/TK,Yonkav 2 dan Yonarhanudse 15/BDY Kodam IV/Diponegoro. Dalam pekerjaan pengecoran jalan sebagai pelindung akses jalan juga tidak lepas dari pengawasan. Setiap hari pengawasan selalu dilaksanakan agar terkontrol.

Pekerjanya pun anggota Satgas TMMD, terutama dari anggota Yonzipur 4/TK,mereka adalah prajurit yang sudah berpengalaman menjadi tukang selama di satuannya.

“Jadi saya yakin karena pengalaman mereka selama beberapa tahun, terus ikut dalam TMMD, tidak diragukan lagi pekerjaan mereka bisa dipertanggungjawabkan hasilnya," pungkas Serda Untung anggota satgas dari Yonzipur 4/TK.

Di tempat yang sama salah satu anggota satgas dari Yonarhanudse 15/BDY, Sertu Soares, optimis hasil pekerjaanya adalah yang terbaik.

Insya Allah dengan pengalaman yang selama ini saya lakoni di satuan dan sedikit ilmu pertukangan yang saya miliki akan bisa mendukung kualitas hasil garapan kami," jelas Serda Untung.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Anggota TNI yang terlibat TMMD Reguler ke 102 di desa Bonomerto yang tidak mengenal lelah bekerja siang dan malam telah berusaha dengan semangat pengabdian, membongkar dan membangun kembali rumah Bapak Asrori warga dusun Jaten RT 03/04 Desa Bonomerto  Kecamatan Suruh, kabupaten Semarang .Seluruh anggota TNI membongkar dan membangun kembali rumah yang nyaris ambruk ini merupakan sasaran program TMMD Reguler Ke 102 tahun 2018, dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakatnya.

Warga RT03/04 dusun Jaten, desa Bonomerto, tak bisa berkata-kata ketika rumahnya yang nyaris ambruk diperbaiki oleh anggota TNI. Ia hanya bisa menangis karena terharu dan bahagia rumahnya mendapat bantuan dari program TMMD Reg ke 102.

“Saya sangat terharu dan tidak bisa bicara apa-apa ketika rumah saya diperbaiki TNI. Saya sangat bahagia dan tidak bisa terlukiskan. Terima kasih buat TNI,”kata Bp Asrori seraya menesteskan air matanya.

Dia mengaku tidak pernah bermimpi kalau rumahnya yang berdinding bambu anyaman dan papan tua itu akhirnya diperbaiki oleh TNI. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan hanya mengandalkan buruh tani,

“Mimpi untuk memperbaiki rumah saja saya tidak berani. Ternyata ada anggota Babinsa yang hendak menawarkan bantuan memperbaiki rumah saya. Tadinya saya mengandalkan anak-anak yang akan memperbaikinya, tetapi mereka masih sekolah. Pekerjaan saya serabutan dengan penghasilan tidak menentu ini, tidak pernah berpikir bahwa saya bisa memperbaiki rumah saya kalau hujan bocor. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak bapak TNI yang sedang membangun rumah saya, semoga jerih payahnya digantikan oleh Allah SWTdan saya juga berterima kasih kepada pak RT dan pak Babinsa yang berjuang hingga rumah saya bisa menjadi sasaran TMMD, Reguler ke 102 ini," katanya

Sementara itu Babinsa Desa Bonomerti Serka Sri Mulyadi mengatakan, pemilihan rumah Bp Asrori melalui proses yang panjang untuk mendapatkan program TMMD ini,

“Kami menelusuri bersama Ketua RT untuk mendata, memilih yang paling cocok untuk mendapatkan bantuan progam ini. Kemudian di laporkan ke Ketua RW serta Desa dan hasilnya saya laporkan ke Koramil dan di kirimkan ke Kodim,”kata Serka Sri Mulyadi .Sri Mulyadi menambahkan, bahwa sebenarnya masih banyak warganya tinggal di rumah yang termasuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).“Mengingat jatahnya sangat terbatas dan kami bersyukur ada beberapa yang rumahnya di perbaiki melalui TMMD Reg ke 102”imbuhnya.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Ibarat pepatah, tiada batang akarpun jadi, itulah ide kreatif Serda Sarino yang memindahkan batako dengan menggunakan troli yang biasa untuk membawa krat minuman botol saat pembangunan rumah milik Bapak Latif,Selasa (24/07/2018)

"Dari pada susah dan berat mengangkat batako satu oer satu, saya pake troli ini saja, kan juga belum terpakai," kata Serda Sarino.Bapak Latif yang menyaksikan kondisi tersebut hanya bisa geleng - geleng kepala dengan ulah kreatif Serda Sarino. Rumah bapak Latif yang menjadi target pembangunan RTLH pada karya bakti TMMD Reguler ke 102 tahun 2018, di Desa Bonomerto, telah mencapai target pengerjaan 60 persen.

Percepatan pengerjaan disebabkan oleh rumah yang dibangun, tidak membongkar atap. Pengerjaan nya menggunakan penyangga bambu serta mempercepat pemasangan dinding guna menyangga atap agar tidak ambruk.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Solikun (45), warga Dusun Mesu RT 03 RW 06, Desa Bonomerto yang rumahnya menjadi bagian program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), program karya bakti TMMD Reguler ke 102 tahun 2018, tampak gembira dengan proses pembangunan rumahnya, Selasa (24/07/2018).

Memasuki pekan ke 3, proses pembangunan rumah Solikun, memasuki tahapan pemasangan rangka atap dari bahan baja ringan.Gotong royong antara masyarakat dan satgas TNI, membuat pemasangan rangka atap rumah Solikun cepat dilakukan,disamping itu karena pengerjaannya dilakukan orang-orang yang professional dibidangnya semakin membuat tahapan-tahapan pembangunan rumah sangat cepat.

"Saya senang dan berterima kasih pada bapak TNI yang selalu membantu proses pembangunan rumah saya, yang sedianya akan dikerjakan secara gotong royong hingga selesai," kata Solikun.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Sebagai seorang pimpinan, Kapten Inf Tarimo dari Koramil 08/Suruh, dapat dijadikan suri tauladan. Pasalnya, Kapten Inf Tarimo, tidak segan untuk bekerja langsung dengan personelnya di lokasi pengecoran jalan penghubung dusun Gedong dan dusun Krajan, Selasa (24/07/2018).

Dengan sigap dan rapi, Kapten Inf Tarimo membantu seorang warga yang sedang memasang begesting dan meratakan permukaan jalan yang akan di cor beton.Salah satu warga desa bernama Bapak Imron, menyatakan bahwa peran serta Kapten Inf Tarimo dalam pengerjaan pengecoran jalan secara langsung, membuat dirinya dan warga lainnya menjadi lebih bersemangat.Kehadiran bapak Kapten Infanteri Tarimo menambah semangat kerja kami, ungkap Imron.

Selanjutnya Imron menyampaikan bahwa, pernah suatu ketika ia berdiskusi dengan Kapten Inf Tarimo, bilamana TNI kuat karena rakyat ini benar-benar nyata adanya,bukan hanya sebagai slogan ataupun ungkapan saja.(/Narto)