Cilacap,Sulutnews.com - Memasuki bulan ramadan,  banyak warga berduyun duyun ke pasar untuk membeli kebutuhan makan untuk berbuka puasa. Namun kadangkala, dalam kegiatan di luar rumah, masih banyak ditemukan warga yang mengabaikan protokol kesehatan.

Hal ini kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Gugus Tugas Kecamatan Adipala untuk mendisiplinkannya dengan merazia para pengunjung pasar. Salah satu sasaran penegakkan hukum disiplin Protokol kesehatan Covid-19 adalah Pasar Tradisional "Pasar Manis" Desa Glempangpasir Kecamatan Adipala, Kamis (15/4/21).

Dalam kegiatan ini Anggota Koramil 08 Adipala menurunkan Pelda Mashud Suminto beserta 3 orang anggota. Sedangkan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Adipala diikuti oleh Camat Adipala Drs. Teguh Prastowo, M.Si., Ipda Budi Santoso S.Sos dari Polsek Adipala, Kasi Trantib Kecamatan Adipala Herry Setyadi, Anggota Satpol PP, Kepala Desa Glempangpasir, Margana beserta para Perangkatnya.

Dijelaskan Pelda Mashud Suminto, salah satu Pasar Tradisional di Kecamatan Adipala ini hampir tiap harinya ramai dikunjungi oleh para pembeli. Walaupun sarana dan prasarana pasar telah disediakan oleh petugas pasar namun banyak diabaikan oleh para pengunjung.

"Termasuk juga para pengunjung pasar itu sendiri. Terbukti dari operasi penegakkan disiplin saat ini, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Adipala menjaring 10 orang yang tidak menggunakan masker. Kepada mereka, kita sampaikan kembali edukasi protokol kesehatan agar kedepannya mereka disiplin dengan penerapan Protokol Kesehatan Covid-19," Jelasnya.

Sebagai efek jera dan pembelajaran untuk kemudian hari, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Adipala memberikan tindakan pembinaan berupa tindakan fisik seperti Push Up, dan mengucapkan Pancasila selanjutnya pendataan serta membuat surat pernyataan kesanggupan untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Selain operasi masker, kita juga memberikan himbauan atau woro - woro guna menciptakan masyarakat yang sadar akan disiplin, taat dan patuh terhadap peraturan penggunaan masker. Dengan demikian akan meminimalisir angka kasus terkonfirmasi Covid-19 khususnya di wilayah Kecamatan Adipala," Pungkasnya. (Urip)

Cilacap,Sulutnews.com - Anda melanggar, berarti anda siap ditindak. Ini konsekuensi yang harus diterima bagi warga yang membandel dan mengabaikan protokol kesehatan (Prokes). Itulah konsep pendisiplinan warga yang diterapkan Satuan Tugas (Satgas) Covid -19 Kecamatan Adipala dalam upaya menegakan protokol kesehatan.

Kegiatan operasi yustisi yang digelar dalam bentuk operasi masker secara rutin dilakukan di lokasi berbeda, seperti yang hari ini, Rabu (14/3) sedang dilakukan Satgas Covid Adipala dengan menggelar Operasi masker di Jln. Diponegoro, Desa Welahan Wetan,  Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

Tampak hadir, Camat Adipala selaku Ketua Satgas Drs. Teguh Prastowo, Danramil 08/Adp yang diwakili Peltu Wahidin, Polsek Adipala AKP  Budhi Suryanto, SH, MM, sekcam Adipala Kodirin S.I.P, UPT Puskesmas II Adipala Zulfikar, Kasi Trantibum Kecamatan Adipala Heri Setyoadi, Kepala Desa Welahan Riyanti,  Bidan Desa Sulinurfitanti dan Relawan Covid 19 desa setempat.

Dalam kesempatan itu, Pelda Wahidin menegaskan Satgas memiliki payung hukum terkait operasi yustisi di wilayah sesuai PERBUP (Peraturan Bupati) No 126 Tahun 2020 tentang penerapan peningkatan disiplin dan penegakan hukum prokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 dan PERDA (Peraturan Daerah) No 5 Tahun 2020 tentang tidak memakai masker pada saat beraktifitas di luar rumah.

Dalam pelaksanaan Operasi masker kali ini, masih saja ditemukan warga yang melanggar, sebanyak 12 orang pelanggar terjaring karena tidak menggunakan masker.

"Sebagai efek jera dan pembelajaran untuk kemudian hari, kami dari Satgas Covid Kecamatan Adipala memberikan tindakan tegas berupa pembinaan yaitu tindakan fisik berupa Push Up, atau mengucapkan Pancasila dan penghormatan Bendera Merah Putih.  Selanjutnya kita lakukan pendataan serta membuat surat pernyataan kesanggupan untuk mematuhi protokol kesehatan," tegas  Pelda Wahidin.(/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Telah ditemukan mayat laki-laki di sekitar perairan Teluk Penyu lokasinya di antara trekdam ke 2 dari arah selatan Pantai Teluk Penyu, Kelurahan Cilacap, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Minggu (11/4).

Sesuai identitasnya mayat tersebut bernama Anjas Asari (22) yang beralamat di Paracariang, RT. 026/RW. 011, Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Jawa Barat, status belum kawin dan pekerjaan  Pelajar/Mahasiswa.

Beberapa warga yang menjadi saksi mata dalam kejadian naas tersebut antara lain Saksi 1 Daryanto (39) pekerjaan swasta (pedagang), alamat Jln. Semadar RT. 01/RW. 13 Kelurahan Cilacap. Saksi 2 Dandit Sutrisno (52), pedagang warga Jl. Srikaya Rt. 06/09 Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan.

Daryanto menuturkan seperti biasanya pagi itu sekitar pukul 05.30 WIB dirinya sedang menyiapkan lapak dagangannya di tepi pantai Teluk Penyu. Selang beberapa saat kemudian dia melihat seorang pemuda menaiki sepeda motor melaju melewati trekdam 2 menuju arah tengah laut.

"Saya sendiri tidak curiga karena mungkin pemuda tersebut ingin mengambil foto atau video di area Trekdam. Namun sungguh mengejutkan pemuda tersebut justru menyebur ke laut dengan motornya. Melihat hal itu saya langsung memanggil Pak Sutrisno untuk mengabarkan kejadian tersebut," tuturnya.

Setelah para saksi melapor ke Pos Pengamanan Wisata Teluk Penyu, Polair Cilacap dan Basarnas. Tim gabungan segera melakukan penyisiran di lokasi jatuhnya korban, dan melakukan evakuasi korban yang telah meninggal dunia beserta motor yang dipakainya.

Setelah itu mayat dipinggirkan oleh Anggota Polair dan Basarnas, korban dievakuasi ke RSUD Cilacap guna dilakukan visum oleh pihak Rumah Sakit.

Babinsa Koramil 01 Cilacap Serma Darno yang turun ke lokasi mengatakan saat ini belum ada keterangan pasti tentang penyebab meninggalnya korban, apakah karena bunuh diri atau kecelakaan, namun dugaan sementara korban meninggal bunuh diri.

"Terkait kejadian tersebut, kami menghimbau kepada warga atau wisatawan yang berkunjung di area Trekdam ke 2  Pantai Teluk Penyu agar berhati-hati, agar kejadian serupa tidak terulang lagi," katanya.(/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Salah satu rumah warga Desa Matengeng, Kecamatan Dayeuhluhur, diketahui tertimpa pohon aren (kawung) pasca terjadinya hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut sekitar pukul 15.00 sampai dengan 18.00 waktu setempat, Jumat (9/4).

Belakangan diketahui rumah tersebut milik Ibu Caesih (50) yang bekerja sehari hari sebagai Petani yang beralamat di Dusun Kamuning RT. 03/RW. 09, Desa Matenggeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dijelaskan Danramil 17 Dayeuhluhur Kapten Inf Agus Wantoro, berdasarkan keterangan warga setempat yang melihat langsung kejadian tersebut bahwa secara geografis rumah korban memang lokasinya berada di daerah lembah yang dikelilingi pepohonan.

"Adapun kejadian cuaca ekstrim, hujan dengan angin kencang telah menyebabkan salah satu pohon aren setinggi 15 meter dengan diameter 70 cm ambruk setelah diterpa angin dan jatuh tepat diatas atap rumah korban," jelasnya.

Diketahui, pohon aren tersebut berada di lahan milik warga, Warsidi (52) warga  Dusun Sikluk RT.03/RW.09, Desa Matengeng. Secara pribadi Warsidi menyatakan bertanggung jawab atas insiden yang menimpa rumah korban dan siap membantu untuk perbaikan atap rumah yang rusak.

"Dari kejadian tersebut, aparat gabungan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas dan relawan desa setempat sudah mengecek lokasi dan melakukan pendataan serta upaya evakuasi pada kesempatan pertama. Dari data yang dihimpun, akibat insiden ini mengakibatkan kerusakan atap rumah bagian belakang dapur dan ruang depan, kerugian ditaksir sekitar Rp. 20.000.000,-," tambahnya.

Upaya yang sudah dilakukan yaitu mengecek lokasi dan assesment bersama  unsur Forkopimcam Dayeuhluhur dan Pemdes Matenggeng.

"Tindakan lanjutan, melaksanakan kerja bakti bersama masyarakat  guna membersihkan material yang rusak, evakuasi pohon dengan memotong kayu menggunakan alat chainsaw, memperbaiki atap rumah dan korban saat ini mengungsi di rumah keluarga terdekat," tandasnya.(/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Jalin silaturahmi dan keakraban dengan insan Pers, Komandan Kodim (Dandim) 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P, bersama GM Premier Hotel Atrium Cilacap Febi, menggelar acara Ngopi Bareng Dengan insan Pers yang dilangsungkan di Hotel Atrium Cilacap, Jum'at (9/4/21) malam.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi, komunikasi serta keakraban diantara Kodim 0703/Cilacap dan pihak Hotel Atrium dengan insan pers yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap dan Banyumas Raya sehingga kedepannya jalinan komunikasi yang sudah baik ini akan lebih baik lagi khususnya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat demi kemajuan Kabupaten Cilacap.

Dalam kesempatan itu, Dandim Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P selain memperkenalkan diri, juga menjelaskan beberapa kegiatan yang telah dilakukannya termasuk pada saat HUT Kabupaten Cilacap yang ke 165 dengan melakukan atraksi terjun payung mengibarkan bendera kebanggaan warga masyarakat Kabupaten Cilacap dengan harapan, sebagai warga baru bisa diterima di Cilacap.

Terkait acara Jumpa Pers, Dandim mengapresiasi insan pers yang hadir dalam acara di Hotel Atrium ini. Menurutnya, apapun yang dilakukan oleh, Forkopimda, BUMN, BUMD maupun teman teman yang bergerak dalam bidang Perhotelan dan Pariwisata, kontrol sosial yang berada paling tinggi adalah insan Pers.

"Inilah yang paling penting, artinya kita semua harus bisa sama sama menselaraskan apa yang menjadi tujuan utama kita akan tetapi apabila di suatu wilayah atau tempat tidak ada kontrol sosial yang tepat, tidak memberikan kritik yang pas maka tidak simultan juga artinya tujuan dan sasaran yang kita capai. Maka saya sangat senang apabila bisa selalu berdiskusi dengan insan Pers karena disitu lah kita bisa menjadi mirror in atau bercermin bagaimana yang harus kita lakukan. Siapapun itu, tidak bisa melihat dari satu sisi saja," Kata Dandim.

"Mari kita sama sama memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Cilacap juga secara umum se Banyumas Raya dan apapun itu, konfirmasi itu penting agar menselaraskan apa yang kita sampaikan," Ajaknya.

Terima kasih banyak semua, salam kenal, salam hotmat. Saya secara pribadi Dandim 0703/Cilacap, Keluarga Besar Kodim maupun Management dari Hotel Atrium. Ini sebenarnya sangat penting bagi kita bahwa gathering Pers dalam bentuk coffe morning, kumpul bersama, apapun itu penting artinya Cilacap beserta isinya baik Forkopimda maupun Swasta harus menerima dengan lapang dada, harus membuka pintu dan selalu siap setiap saat apabila teman teman media itu hadir.

Maju terus insan Pers Indonesia, menjadi pembaharu dalam setiap pemberitaan. Yakinlah bahwa Bangsa Indonesia, masyarakat kita perlu edukasi yang baik maka berikanlah edukasi yang baik dalam bentuk pemberitaan karena disitulah kontrol kita untuk membangun Bangsa Indonesia. Maju terus , jangan berhenti untuk berkarya dan lakukan yang terbaik karena itulah doa kami untuk insan Pers semua," Pungkasnya.

Sementara itu, selaku yang dituakan di Insan Pers yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap dan sekitarnya, Rahmat Maksum dari Harian "Kedaulatan Rakyat" selain memperkenalkan diri dan rekan insan Pers lainnya juga menyambut baik atas kegiatan kumpul bareng antara Kodim 0703/Cilacap bersama Insan Pers sehingga harapannya hubungan yang sudah terjalin selama ini akan semakin lebih baik kedepannya.

"Apa yang terjalin selama ini sudah cukup baik, tentunya dengan adanya ajakan baru Pak Dandim sebagai pejabat yang baru, kedepannya kita bisa lebih akrab lagi," Ucapnya.

Acara Ngopi bareng Dandim dengan Insan Pers ditutup dengan ngobrol bareng dan tanya jawab. Selama acara, kegiatan menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19. (Urip)

Cilacap,Sulutnews.com - Jalin silaturahmi dengan seluruh anggota Persitnya, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Dim 0703 Cilacap Ny. Ninda Andi Afandi melaksanakan kegiatan tatap muka dengan seluruh anggota Persit Ranting 01 Makodim 0703/Cilacap di Aula Satya Kartika Kodim 0703/Cilacap, Jln. Jend. Sudirman No. D-1 Cilacap, Rabu (7/4/21).

Kegiatan tatap muka sebelumnya juga telah dilakukan kepada anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 10 Koramil 09 Kawunganten, Ranting 11 Koramil 10 Gandrungmangu, Ranting 12 Koramil 11 Sidareja, Ranting 13 Koramil 12 Kedungreja, Ranting 14 Koramil 13 Majenang, Ranting 15 Koramil 14 Cimanggu, Ranting 16 Koramil 15 Karangpucung, Ranting 17 Koramil 16 Wanareja dan Persit KCK Ranting 18 Koramil 17 Dayeuhluhur.

Selain memperkenalkan semua pengurusnya, Ketua Persit Ny. Ninda Andi Afandi juga memperkenalkan diri dan keluarganya dihadapan seluruh anggota Persitnya. Hal tersebut dikarenakan selama kurang lebih 3 bulan menjabat sebagai Ketua Persit KCK Cabang XVIII, belum semua anggota Persitnya yang dapat dijumpainya terlebih dihadapkan dengan situasi pandemi Covid-19.

"Saya merasa bangga bisa bertemu dan bertatap muka langsung dengan ibu-ibu sekalian dengan harapan acara ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan jalinan kekeluargaan diantara kita seluruh anggota Persit Kartika Chandra Kirana, sehingga apapun kebijakan pimpinan bisa langsung tersampaikan ke seluruh anggota Persitnya," Ungkap Ny. Ninda.

Kebijakan Ketua Persit Pusat diantaranya mengenai ketentuan atribut pakaian seragam Persit, ketentuan pemakaian dan hal-hal yang diperkenankan selama memakai seragam organisasi. Ketua Persit KCK Cabang XVIII juga mengingatkan akan pentingnya peran Persit Kartika Chandra Kirana didalam membantu mensukseskan pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

Selain pendamping suami, Persit juga memiliki peran ganda yaitu sebagai ibu rumah tangga dan juga sebagai anggota organisasi. Persit harus bertanggungjawab, artinya bisa membagi waktu, sopan santun, positif tingking, sederhana utamakan keluarga dan doa. Selain itu tidak apatis artinya mau belajar, mengikuti aturan dan pandai menempatkan diri.

"Bagaimana sebaiknya menjadi isteri prajurit, menjadi pendamping hidup, mensupport suami baik dalam keadaan suka maupun duka, belajar mandiri, bersyukur dan tidak membebani suami. Setia dan menjaga harkat dan martabat serta selalu menjaga nama baik suami, menjadi ibu yang baik bagi anak anaknya dan mengutamakan keluarga. Serta bisa menjadi ibu sekaligus ayah bagi anak-anaknya selama suami menjalankan tugas, ini yang harus dilakukan sebagai anggota Persit. Sebagai Persit harus Kuat, Setia, Mandiri, Kreatif, Ikhlas dan Rendah hati," Jelasnya. 

Dalam berorganisasi, Ketua Persit KCK Cabang XVIII juga menjelaskan bahwa setiap anggota Persit dituntut untuk saling menghargai dan menghormati antara sesama anggota Persit. Karena menurutnya, budaya organisasi yang terpelihara dengan baik akan nyata terpancar dari sikap dan etika para anggota Persitnya. Serta harus dapat menjadi tauladan yang baik, baik bagi keluarga, organisasi dan juga lingkungannya," Pungkasnya.

Setelah menyanyikan lagu Padamu Negeri dan Mars Persit, sebagai ungkapan gembira, Ketua Persit Ranting 01 Makodim 0703/Cilacap Ny. Gunawan menyerahkan cindera mata kepada Ketua Persit KCK Cabang XVIII. Dalam rangka memperingati HUT Persit yang Ke 75, Persit Ranting 01 Makodim juga memotong kue sebagai ungkapan rasa syukurnya. Diakhir acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (Urip)

Pengkadan,Sulutnews.com - Tentara Nasional Indonesia dalam Program TMMD 110 Putussibau, dalam Bhakti TNI dalam mewujudkan  TNI Manunggal Membangun Desa ke 110 Kodim 1206/ Putussibau.

TMMD 110 Putussibau bukan hanya menitik beratkan sasaran fisik ,akan tetapi  juga sangat memperhatikan sasaran non fisik di antaranya adalah membangun generasi muda dalam Digital Corner yang memanfaatkan dan mendesain sumber daya alam yang ada ,Senin 5/42021.

Sasaran non fisik satgas TMMD 110 Putusaibau telah membentuk, membina,mengarahkan,mengajak kaula muda mudi  karang taruna Hulu pengkadan dalam pembuatan wisata urban digital corner si bukit manggis.

Kepala Desa Hulu pengkadan Maaran mengatakan telah di bangunnya bukit mangis menjadi salah satu tempat wisata urban digital corner oleh satgas TMMD 110 Putussibau bersama sama karang taruna.sampai dengan saat ini masih si kerjakan oleh para muda musi secara gotong royong sesuai desain dari satgas TMMD 110 Putussibau,Ungkapnya.

Sama sekali apa yang sisampaikan oleh  kepala pemerintahan Kecamatan  Pengkadan Tabri,S.E,M.A.P bahwa satgas TMMD 110 Putusibau ,telah mengajak pemuda pemudi ikut serta dalam memajukan Desanya dengan fasilitas Internes melaui medsos,dengan membuat temoat pariwisata dimana tempar tersebut memiliki jaringan sinyal internet sangat bagus yaitu bukit manggia yang berada di Dusun Suka Ramai,Imbuhnya.

"Camat Pengkadan juga menambahkan  sangat bangga dan mengucapkan ribuan terimaksih tak terkira ,dorongan ,motivasi ,pengajaran bagi muda mudi  karang taruna hulu pengkadan.terus maju karang taruna wujudkan impian dan jadikan kebanggaan bagi Kecamatan pengkadan.  ",Pungkas  Tabri,S.E,M.A.P Camat Pengkadan(Ddk/1206).

Pengkadan,Sulutnews.com – Komandan Satuan Tugas dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Regtas ke 110 Kodim 1206/Psb Letkol.Inf.Jemi Oktis Oil ,S.I.P ,Akan tetapi gagasan ,ide ,inovasi dalam pembuatan wisata urban digital corner masih berlanjut dan saat ini sudah  80% pengerjaan.

Selaku pelindung Dansatgas TMMD dalam karang taruna wisata urban sigital corner ,terus mendukung dan mendorong karang taruna untuk tetap maju ,mandiri,berkreasi secara maksimal,Senin (05/4/2021)

Pembuatan wisata urban digital corner di Bukit manggis menjadi kenang kenangan dan peninggalan dari Satgas TMMD ,yang bertujuan untuk menyedikan fasilitas belajar bagi anak sekolah yang saat sekarang belajar secara online,dan mendorong bagi para pemuda mudi karang yaruna memajukan desanya melalui akun medsos internet.

Komandan Satuan Tugas TNI Membangun Desa Ke 110 Kodim 1206/Putussibau Letkol.Inf.Jemi Oktis Oil ,S.I.P selaku pelindung karang taruna Desa Hulu Pengkadan,mengatakan  terus mendorong dalam proses dan pembuatan wisata urban sigital corner.mengingat manfaat besar bagi pendidikan anak aekolah menggunakan jaringan internet atau online.Juga dapat memajukan desa dari manfaat bukit manggis yang memili jaringan internet dengan baik ,Ungkapnya.

"Dansatgas juga selalu memberikan Semangat dan motivasi bagi karang taruna ,untu terus berkarya ,inovatip dalam memajukan wisata urban digital corner. yang dapat menggangkat nama Desa Hulu Pengkadan dan menjadi ladang bagi pendapatan masyarakat,dengan demikian manfaat dalam mengatasi  permasalahan anak pelajar sekolah dapat teratasi dan karang taruna dapat mengolahnya dengan baik kedepannya" Pungkas Letkol Jemi Oktis Oil ,S.I.P Dansatgas TMMD 110.(Ddk/1206).

Pengkadan,Sulutnews.com – Satgas TMMD Regtas ke 110 Kodim 1206/PSB, di Dusun Tintin Kemantan, Desa Hulu Pengkadan, Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Sabtu, (05/04/2021)

Kepergian Satgas TMMD bagi Warga Desa Hulu Pengkadan begitu terasa . Setelah selesai menunaikan tugas TMMD anggota satgas Meninggalkan Mereka , Raut wajah begitu Kehilangan para anggota Satgas sangat Tampak jelas di Wajah warga desa Hulu Pengkadan. Setiap menceritakan Suasana kebersamaan bersama Satgas , Tanpa Terasa Mereka Berlinang Air Mata. Rasa Persaudaraan satgas dan warga begitu kental . Satgas Sudah di anggapnya Seperti Keluarga sendiri .

Sekarang Anggota Satgas sudah Pergi meninggalkan Desa Hulu Pengkadan . mereka kelihatan sedih , keberadaan satgas dalam waktu sebulan sangat begitu dekat dengan warga desa Hulu Pengkadan. sehingga di saat bepergian mereka selesai menunaikan tugas TMMD

begitu terasa kehilangan , seakan-akan warga ingin menahan para anggota Satgas tetap bersama mereka , apa daya anggota Satgas bukan Bagian keluarga mereka . tapi anggota Satgas sangat berarti bagi mereka warga Desa Hulu Pengkadan.

Kebersamaan Satgas dan Warga menjadi kenangan indah di Desa Hulu Pengkadan. Kepulangan Anggota Satgas ke kesatuan Membuat Suasana Kehilangan yang mendalam . mereka berada di Teras Rumah seolah-olah menunggu kembalinya satgas di tengah-tengah mereka , pengen rasanya suasana bersama Satgas terulang kembali. (Yhs/1206)

Hulu Gurung,Sulutnews.com - Di penghujung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)  Regtas ke-110 Kodim 1206/Psb, kemanunggalan antara TNI Satgas dengan warga desa sasaran, semakin nyata. Senin (05/04/2021)

Kepala Desa Beringin, Abdulrahman, menyatakan, cukup senang melihat warganya begitu menyatu dengan para TNI anggota Satgas TMMD, hingga di penghujung pelaksanaan TMMD di desanya.

‘’Sebagai yang dituakan, saya benar-benar ikut bahagia melihat guyubnya warga saya dengan para anggota Satgas TMMD. Hal itu terjadi mulai awal pelaksanaan TMMD hingga di penghujung,’’ Jelasnya

Menurutnya, dengan adanya gelaran TMMD di desanya, para TNI anggota Satgas TMMD tidak saja hanya membangun sejumlah fisik di Desa Beringin dan Tintin Kemantan, melainkan menciptakan kebersamaan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan mengajarkan banyak hal positif kepada warga Desa Tintin Kemantan Dan Desa Beringin.(Dny/1206)