Pekalongan

Pekalongan (1232)

PEKALONGAN, Sulutnews.com -  Bagi keluarga Suramto, warga Dukuh Sutosari RT 1 / RW 4. Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tinggalnya sejumlah pasukan anggota Satgas TMMD, mempunyai arti yang sangat besar. Mereka sudah dianggap keluarga sendiri.

Untuk itu. dia mempunyai cara sendiri untuk mengenang saat-saat sejumlah anggota Satgas TMMD Kodim Pekalongan tinggal bersama di rumahnya selama pelaksanaan TMMD berlangsung di desanya.  Yakni memajang foto keluarga besarnya di ruang tamu rumahnya.

Keluarga besar dimaksud adalah, foto dirinya dan istri bersama para anggota Satgas TMMD yang tinggal di rumahnya. Sehari sebelum para Satgas tersebut meninggalkan Desa Pantirejo, menyusul selesainya gelaran TMMD Reguler ke-107 Kodim Pekalongan.

‘’Kini, mulai Selasa (14/04/2020), sejumlah anggota Satgas TMMD sudah tidak lagi tinggal di rumahnya, jika rindu dengan mereka, saya tinggal melihat foto kenangan bersama para Satgas TMMD yang saya pajang di ruang tamu,’’ papar Suramto. (rus) .

PEKALONGAN, Sulutnews.com - Ada cara tersendiri untuk membuat dirinya bangga saat ambiul peran di pelaksanaan  TMMD  Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, yang digelar di  Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Salah satunya, adalah Serda Sulis, yang mendapat tugas untuk mempersiapkan pita yang akan dipotong oleh  Bupati Pekalongan,  H. Asip Kholbihi, S.H. M. Si., bersamaan, dengan penutupan TMMD Reguler ke -107 Kodim Pekalongan, di Desa Pantirejo,  Selasa (14/04/2020).

Menurutnya, meski pekerjaan menyiapkan pita yang untuk upacara penutupan TMMD itu tidak berat, namun konsekuensinya sangat berat. Pertaruhannya, jangan sampai terjadi sesuai saat pita dipotong oleh Bupati, sebagai tanda ditutupnya TMMD di Pantirejo.

‘’Alhamdulilah, meski pada hari H saya harus berangkat paling pagi ke lokasi TMMD, karena untuk menyiapkan pita yang akan dipotong oleh Bupati Bupati Pekalongan,  H. Asip Kholbihi, S.H. M. Si. tersebut. Semua itu terbayar, acara pemotongan pita berjalan lancar. Kini saya bangga bisa menghantarkan suksesnya acara pemotongan pita di saat upacara penutupan  TMMD,’’  papar Serda Sulis. (rus)

PEKALONGAN, Sulutnews.com -  Jika anggota Satgas TMMD  Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, yang digelar di  Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mempunyai cara untuk bisa bangga saat ambil peran di kegiatan TMMD. Tidak ketinggalan warga juga mempunyai cara untuk bangga terhadap kehadiran banyak Tentara di desanya.

Salah satunya, adalah keluarga Ujud, di Dukuh Pepedan, Desa Pantirejo, dimana rumahnya ditempati pasukan selama pelaksanaan TMMD. Keluarga itu mempunyai cara sendiri bangga bahwa dalam pelaksanaan TMMD, rumahnya terpilih menjadi salah satu yang ditempati pasukan selama TMMD.

‘’Tidak mahal acara saya bangga dengan para anggota Satgas TMMD yang tinggal di rumah saya. Cukup mengajak foto para TNI anggota Satgas, dan nantinya saya cetak dan pigura lantas saya pajang di ruang tamu saya. Dengan cara itu, saya sudah bangga ,’’ ungkap Ujud kepada Tim Pendim Pekalongan, Selasa (14/04/2020).

Pada bagian lain, Ujud menyatakan, cukup senang rumahnya ditempati sejumlah pasukan selama pelaksanaan TMMD. Pasalnya, para anggota Satgas TMMD yang tinggal di rumahnya banyak memberi ilmu, sering membuka wawasan bagi keluarganya.

‘’Jika nanti, ada TMMD lagi di desa Pantirejo, keluarga kami siap untuk ditempati oleh para pasukan anggota satgas TMMD. Yang jelas dengan tinggalnya sejumlah TNI di rumah saya, banyak sisi positifnya bagi keluarga saya,’’  tambah Ujud. (rus)

PEKALONGAN, Sulutnews.com - Sebelum meninggalkan Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, desa sasaran TMMD  Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, sejumlah anggota Satgas melakukan banyak hal agar sambungan tali silaturahmi dengan warga desa sasaran tidak terputus, setelah  TMMD ditutup.

Mereka , para anggota Satgas, lazim melakukan dengan bertukar nomor HP dengan para warga Pantirejo, terutama yang ditempati selama pelaksanaan TMMD, ‘’Dengan cara ini, kami tetap bisa meneruskan keluarga dengan warga yang saya tempati selama pelaksanaan TMMD,’’ ungkar Pratu Dinar, salah satu anggota Satgas TMMD Kodim Pekalongan.

Dia mengaku, selama tinggal di Pantirejo, untuk melaksanakan tugas sebagai Satgas TMMD, banyak hal yang dialami, baik dengan warga Pantirejo secara umum, atau lebih khusus dengan keluarga asuh yang ditempati selama pelaksanaan TMMD.

‘’Semua itu akan menjadi ukiran sejarah bagi kami, selama bertugas di Desa Pantirejo. Untuk itu tautan silaturahmi dengan warga sasaran TMMD yang sudah begitu akrab harus terus berlanjut, meski hanya melalui HP, karena jarak yang memisahkan,’’ pungkas  Pratu Dinar. (rus)

PEKALONGAN, Sulutnews.com - Berkumpul selama satu bulan, yakni bersamaan dengan pelaksanaan TMMD  Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, tak terelakan keakraban para pemuda Desa Pantirejo,  Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah,dengan para Satgas TMMD begitu kental.

Banyak cara yang dilakukan oleh pemuda Desa Pantirejo, dalam menyambut atau memposisikan diri sebagai tuan rumah bagi para anggota Satgas TMMD. Salah satu diantaranya dengan sering menggelar acara makan bersama.

‘’Dengan cara itu, makan bersama, kami menyambut kedatangan para anggota Satgas TMMD yang telah melakukan banyak pembangunan di desa kami. Kalaupun kami sering menggelar acara makan bersama,   tidak sebanding dengan apa yang telah diberikan kepada desa kami,’’ ujar Rosyid (31) salah satu pemuda Desa Pantirejo,  Selasa (14/04/2020).

Sayang, lanjutnya, kebersamaan itu, disaat kami tengah menjalin keakraban dengan para anggota TNI anggota Satgas, pelaksanaan TMMD di Pantirejo berakhir. ‘’Tidak ada pertemuan tanpa perpisahan, kami merelakan para TNI anggota Satgas TMMD meninggalkan Desa Pantirejo, untuk kembali ke kesatuannya masing-masing. Terpenting, mereka, para anggota Satgas tidak melupakan kami yang ada di Desa Pantirejo,’’ harap Rosyid. (rus)

PEKALONGAN, Sulutnews.com -  Cukup unik cara yang dilakukan oleh pemuda Desa Pantirejo,  Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, saat menggelar acara perpisahan dengan para anggota Satgas TMMD  Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan.

Malam menjelang para Satgas TMMD Reguler ke 107 Kodim Pekalongan meninggalkan Desa Pantirejo pasa,  Selasa (14/04/2020), para pemuda desa setempat mengajak para anggota Satgas untuk menggelar acara bakar ayam bersama.

‘’Kami hanya ingin malam perpisahan dengan TNI anggota Satgas TMMD Kodim Pekalongan, istimewa,. versi kami, pemuda Desa Pantirejo, untuk itu para anggota Satgas kami ajak untuk menggelar acara bakar ayam bersama,’’ ujar Tono (32), tokoh pemuda di Desa Pantirejo.

Sementara itu, Prada Samsidar, salah satu anggota Satgas TMMD Kodim Pekalongan, mengaku, dia dan beberapa anggota Satgas TMMD terpaksa menuruti apa kemauan dari para pemuda Pantirejo. ‘’Itu sebuah penghormatan, untuk itu kami harus meluluskan ajakannya itu, dimana acara bakar ayam bersama digelar di halaman SDN 1 Pantirejo. (rus)

PEKALONGAN, Sulutnews.com - Sejumlah anggota Satgas TMMD  Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, mengaku, untuk mempersiapkan acara penutupan TMMD  Reguler ke-107 Kodim Pekalongan,  di Desa Pantirejo,  Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, harus bekerja semalaman.

Yakni, mereka semalaman menata ruangan yang ada di Balai  Desa Pantirejo, yang akan digunakan oleh Dansatgas TMMD Reguler ke-107 Kodim Pekalongan,  Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, paparan di hadapan tamu undangan, salah satunya,  H. Asip Kholbihi, S.H. M. Si.

‘’Bagaimana tidak harus lembur saat menyiapkan ruangan yang akan dijadikan tempat paparan Dandim saat upacara penutupan TMMD. Karena ruangan yang dipakai adalah Balai Desa, sehingga perlu penyekatan, baru dilakukan penataan meja kursi untuk tamu undangan,  jelas Serka Nur Abidin, salah satu Staf Ter Kodim Pekalongan.

Hanya, lanjutnya, semua rasa lelah, karena harus bekerja semalaman,akhirnya terbayar, dengan suksesnya pelaksanaan acara  penutupan TMMD reguler Kodim Pekalongan. Sukses itu akan menyamai rekor dengan suksesnya semua sasaran fisik TMMD di Pantirejo. (rus)

PEKALONGAN, Sulutnews.com - Dengan telah selesainya seluruh kegiatan fisik TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, di Desa Pantirejo,  Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sejumlah tokoh masyarakat desa setempat, berharap, suatu saat ada kegiatan TMMD di desanya.

Harapan itu salah satunya dikemukakan oleh Kirman (44), tokoh masyarakat di Pantirejo yang seorang  wiraswasta, tinggal di Dukuh Pepedan, Desa.Pantirejo. Dia berharap, suatu saat akan ada TMMD lagi di Desa Pantirejo.

‘’Semua pekerjaan TMMD dari Kodim Pekalongan di Desa Pantirejo sudah selesai, dan warga masyarakat sudah mulai merasakan manfaatnya. Untuk itu agar pembangunan di desa kami lebih pesat, harapannya, suatu saat akan ada lagi pelaksanaan TMMD di desa kami,’’ ungkap Kirman, Selasa (14/04/2020)

Dia menilai, salah satu pekerjaan fisik TMMD Kodim Pekalongan yang besar manfaatnya adalah pembangunan jalan. Pasalnya, tidak hanya warga Pantirejo saja yang merasakan, melainkan juga banyak warga dari seputar Desa Pantirejo. ‘’Untuk itu, saya berharap, tidak harus menunggu lama akan ada lagi TMMD di desanya,’’ ujar Kirman. (rus)

PEKALONGAN, Sulutnews.com - Saat meninjau semua hasil pekerjaan TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, di Desa Pantirejo,  Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kepala Dinas PMD P3A dan PPKB,  Kabupaten . Pekalongan, Moh. Afif, S.Sos, memberikan pujian.

‘’Semua pekerjaan fisik TMMD Reguler Kodim pekalongan, sangat berkualitas. Untuk itu saya berharap, pihak desa memperhatikan faktor pemeliharaanya. Karena percuma, hasil pekerjaan bagus tanpa perawatan,. Dipastikan akan cepat rusak,’’ ungkap Moh. Afif, S.Sos, Selasa (14/04/2020).

Dengan didampingi Kepala Desa Pantirejo, Hamka  Nurul Huda, dan Danramil 05/Kesesi/Kodim Pekalongan, Kapten Infantri Parman, Afif, S.Sos, berharap , khusus untuk bangunan jalan yang sudah dibangun sedemikian bagus, hendaknya pihak desa menganggarkan tiap tahun untuk pemeliharaan.

‘’Dengan perawatan yang memadai, diharapkan jalan akan menjadi tahan lama, sehingga akses pemanfaatan dari warga juga akan bisa lama. Eman-eman, TNI dari Kodim Pekalongan, sudah membuat bangunan sedemikian bagus, lantas tidak ada perawatan,’’ pesan  Afif, S.Sos. (rus)

PEKALONGAN, Sulutnews.com - Tidak menunggu lama, begitu TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, di Desa Pantirejo,  Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, ditutup, Kepala Desa Pantirejo, Hamka Nurul Huda, langsung perintahkan para Ketua RW untuk menyusun jadwal ronda

‘’TMMD sudah ditutup, kami sudah dibangunkan oleh TNI Kodim Pekalongan, tiga unit Pos Kamling. Ini harus berfungsi optimal, untuk menjaga keamanan desa kami. Untuk itu saya langsung perintahkan para Ketua RW, untuk segera menyusul jadwal ronda untuk warga di masing-masing wilayahnya,’’ tandas Kepala Desa Pantirejo, Nurul Huda., Selasa (14/04/2020).

Terkait dengan keamanan di desanya, Kades Hamka memang mengakui, jika fasilitas Pos Kamling masih kurang. Untuk itu, sangat tepat sekali jika jajaran kodim Pekalongan membangunkan 3 unit Pos Kamling saat menggelar TMMD di desa kami.

‘’Pokoknya kami tidak akan menyia-nyiakan fasilitas yang dibangunkan oleh Pak Tentara dari Kodim Pekalongan ini. Ini bahkan saya anggap teguran bagi kami, untuk lebih aktif melakukan Pam Swakarsa,’’ tambah Kades Hamka Nurul Hudan. (rus)