Kodim Tulungagung

Kodim Tulungagung (1150)

Tulungagung, Sulutnews.com – Kekurangan dan kemiskinan bukanlah halangan bagi manusia untuk selalu dekat kepada sang pencipta. Karena kemiskinan dan kekurangan adalah ujian yang diberikan Allah Kepada Hambaya. Bila semua dapat teratasi ataupun lolos dari ujian tersebut maka Allah akan menggantinya dengan nikmat yang lebih besar.

Menurut mbah Supiyah, Selasa (28/7/20) mengatakan, ” Adanya bantuan RTLH membuat hati semakin lebih dekat dengan sang pencipta, rasan syukur terus saya panjatkan, karena tanpa program tersebut rumah saya juga tidak akan bagus seperti saat ini.Rumah yang membawa kebahagian bagi saya, dan membawa keceriaan.”

Pekerjaan rumah yang dilakukan oleh satgas dan warga ternyata menurut Supiyah cukup rapi dan juga praktis, karena semua diperbaiki oleh Satgas TMMD sehingga nampak begitu rapi, praktis dan indah.

“Pak tentara dengan warga mengerjakan rumah saya ini cukup semangat dan kompak dengan gotong royong. Karena kekompakan serta gotong royong dari satgas dan warga, setiap hari ditempat saya ini tidak pernah sepi orang, semua mengerjakan dengan gotong royong sehingga rumah itu sekarang sudah jadi dan sudah saya tempati,” urainya.

Dengan rumah barunya ini, ia kini tubuhnya terasa sehat, fisik sehat, rohani sehat, karena menurutnya dengan rumah sehat tubuh juga sehat. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Rejeki yang diterima manusia tidak akan pernah tahu, dari mana dan kapan. Rejeki bisa datang dengan tiba –tiba atau rejeki itu karena memang dari usaha kita setiap hari. Tapi semua itu harus diimbangi dengan doa, tidak hanya ikhtiar saja.

Begitulah apa yang disampaikan Mbah Supiyah (65) warga Desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung yang telah menerima bantuan dari program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa Reguler 108 Kodim 0807/Tulungagung.

“Bantuan yang saya terima merupakan bentuk dari kecintaan Allah kepada hambanya, serta bentuk – bentuk yang lain, karena manusia hanya dapat berdoa dan berusaha, semua ketentuan sudah ada yang mengatur,” tegasnya, Selasa (28/7/2020).

Tak lupa ia sangat bersyukur sekali Bantuan RTLH yang saya terima saat ini sudah dapat saya nikmati dan saya tempati, sungguh rumah yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya, karena usia saya sudah tua, namun masih diberi kesempatan untuk menikmati rumah yang bersih dan sehat.

Dengan rumah yang bersih, bagus dan sehat membuat hati dan fikiran kita juga menjadi bersih. Sungguh suatu nikmat bagi saya ketika menempati rumah yang bersih dan rapi dari bantuan TNI.Nikmat yang sangat dalam tiada tara dalam hidup setua ini. (*)

Tulungagung,Sulutnews.com – Perlunya tempat bermain bagi anak memang sangat diperlukan, apalagi ketika anak –anak tersebut mengalami kejenuhan didalam lingkungan sekitarnya. Anak harus selalu diajak komunikasi dan bermain pada tempat yang nyaman menurut anak – anak.

Ketika anak – anak bermain pada tempat yang baru mereka akan berfikir lebih luas tentang sesuatu yang berbedanterakit pada kondisi yang dihadapinya. Anak pasti mengalami perubahan yang drastis, keceriaan dan kegembiraan akan menyelimuti dalam dirinya.

Dengan perubahan psikologis anak, orang tua harus cepat tanggap dan mengerti akan perubahan yang terjadi, jangan orang tua terlalu masa bodoh ataupun tidak tahu atau menganggap biasa bahkan menganggap semua itu hanyalah hal yang sepele.

Termasuk, ketika anak – anak Desa Ngepoh yang bermain dijalan baru, orang tua harus tahu akan perubahan tersebut. Begitu mereka bermain dan bersepeda dijalan yang baru keceriaan dan kebahagiaan sangat terlihat, berarti anak - anak selama ini mengalami kejenuhan dengan apa yang dihadapinya.

Sebagai orang tua harus cepat tanggapa sehingga anak tetap terkontrol pada hal yang positif dari perilaku dan tindak tanduk yang mana anak akan dapat mengontrol emosinya.

Menurut Kapten Dwi Hari S, Selasa (28/7/20) mengatakan, ” Ketika melihat perubahan anak orang tua harus mengetahui apa itu penyebabnya. Dengan begitu akan dapat mengontrol kondisi psikologi anak. Kita contohkan anak –anak yang bermain dijalan baru, mereka nampak tiba – tiba ceria dan bergembira tiada beban, dan itu pasti berbeda dengan hari – hari sebelumnya, hal seperti inilah orang tua harus tahu dan tanggap.” (*)

Tulungagung,Sulutnews.com – Satgas TMMD daam pelaksanaan kegiatan pengerjaan program non fisik tak lepas melakukan banyak interaksi dengan anak- anak. Interaksi yang sangat dekat sehingga membuat anak- anak merasa dekat dan selalu kepengen dekat terus dengan TNI.

Anak –anak menjadi ceria ketika dekat dengan TNI. Ada yang ingin jadi tentara, ada yang ingin jadi dokter, ada yang ingin jadi guru. Itulah beberapa jawaban ketika ditanya cita citanya oleh TNI. Sungguh suatu kebahagiaan baggi para orang tua yang tahu bahwa anak –anaknya mempunyai keinginan atau cita – cita yang tinggi.

Tentu semua cita –cita anak untuk sekarang masih labil, belum pada puncak keputusanya. Karena pendirian yang kuat tentu ketika anak –anak sudah mencapai pada puncak disaat SMA. Maka dari interaksi tersebut satgas selalu memberikan semangat kepada anak untuk terus Rajin belajar dan berolahraga agar menjadi anak yang cerdas.

Karena keinginan dan cita-cita menjadi dokter, maka satgas memberikan semangat yang kuat dengan sistem dan cara yang strategis psikologis anak tersebut agar terus mau belajar dengan rajin. Jadi ketika keinginanya masih kecil dan dia memang rajin belajar, terus berprestasi, maka cita –cita pasti akan dikejarnya.

Hal ini dikatakan Kapten Dwi Hari S., Selasa (28/7/2020) mengatakan, “Jadi banyak cara yang dilakukan satgas untuk dapat berinteraksi dengan anak –anak desa, termasuk ketika anak –anak itu bermain dilokasi TMMD pada perabatan jalan, ketika mereka tidak naik sepeda kita dekati dan kita ajak ngobrol, sehingga hubungan dengan anak secara psikologis akan semakin dekat seoperti antara anak dan orang tua. Apalagi disaat ceria menikmati jalan baru akan lebih mudah untuk kita ajak komunikasi aktif.”  (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Minta tolong kepada sang pencipta, mungkin begitulah yang tersirat dari para orang tua yang sudah lama tinggal di Desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, ketika pembangunan didesan tidak maju ataupun jalan masih banyak yang masih bertanah.

Semuanya kita serahkan pada sang pencipta, kalau usaha sudah tidak kurang – kurang belum ada hasil, sekarang tinggal diikuti dengan doa dari semua warga Desa Ngepoh. Dari doa itulah yang didengar, akhirnya pembangunan menyentuh Desa Ngepoh.

Pemerataan pembangunan dari Program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)Reguler 108 Kodim 0807/Tulungagung kini telah menyentuh sasaran yang sangat tepat, yaitu didesa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung. Program yang sangat ditunggu oleh seluruh masyarakat.

Salah satu dari sasaran tersebut adalah rabat beton jalan penghubung Dusun Ngepoh dengan Dusun Kali Telun yang sekarang sudah dapat dinikmati oleh anak –anak bermain.

“Sekarang jalan penghubung ini sudah dapat dinikmati, semua berkat doa dan usaha dari seluriuh warga. Sedangkan pekerjaan ini dapat terwujud juga berkat kerjasama serta gotong royong dari semua warg desa yang telah membantu dengan suka rela sehingga jalan yang diidam –idankan selama ini telah menjadikenyataan. Dan untuk sementara ini baru dapat dinikmati anak –anak karena belum dibuka untuk umum,” jelas Kades Sunaryo, Selasa (28/7/2020). (*)

Tulungagung,Sulutnews.com –  Sejak digelarnya program Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 108 Kodim 0807/Tulungagung, anak – anak desa Ngepoh kelihat begitu ceria. Keceriaan mereka karena banyaknya tentara yang ada didesanya serta banyak pembangunan dilingkunganya.

Aanak –anak begitu dekat dengan para TNI yang bertugas di Desa Ngepoh, mereka juga Ngobrol ataupun bermain bersama dengan penuh semangat, kadang juga ditemani sama satgas ditengah kesibukan kerjanya, satgas masih menyempatkan diri untuk bermain dengan ana-anak.

Namun, kebahagiaan anak – anak itu sangat berbeda dengan yang sekarang. Setelah rabat jalan di Dusun Ngepoh selesai anak –anak begitu sangat ceria dan begitu gembira bermain dijalan ini seperti melupakan permainan lainya. Mereka bersepeda, bermain dijalan dengan penuh keceriaan.

Senda gurau atau canda tawa selalu terdengar disepanjng jalan yang dirabat tersebut, Namun anak-anak selalu dipesan agar selalu berhatin –hati dan tidak boleh balapan kalu dijalan yang dirabat beton. Kalau balapan tidak boleh bermain dijalan ini lagi, itu pesan dari pak tentara.

“Saya sama teman –teman dipesan sama Pak tentara bermain boleh, bersepeda boleh tapi tidak boleh balapan, kalau sampai balapan tidak boleh bermain dijalan ini lagi. Itu pesan pak tentara. Tapi bermain bersepeda disini sangat menyenangkan, membuat kita semua sangat menikmatinya,” kata Adam,selasa (28/7/2020). (*)

Tulungagung,Sulutnews.com – Ketika pagi tiba, matahari baru muncul anak –anak desa ngepoh tidak biasanya sudah pada bangun lalu mandi, setelah itu anak – anak dirumah sebentar sambil menunggu waktu agak terang baru pergi untuk bersepeda.

Anak –anak seperti tidak dapat tidur menunggu waktu pagi untuk segera dapat bermain lagi.

Sejak jalan baru dapat digunakan, membuat anak-anak desa nampak begitu ceria dan selalu kompak. Adam bersama teman – temannya bermain ditempat rabat beton tersebut.

“Biasanya bangun siang, tapi sejak jalan penghubung itu sudah dapat digunakan saya bangun pagi sekali, nunggu agak matahari keluar baru ajak teman –teman bermain disana, karena kalau pagi udaranya sangat sehat untuk bersepeda sambil bermain,” kata Adam, Selasa (28/7/2020).

Hal yang sama juga dikatakan Radit (11), ia mengatakan, ” Kita tiap hari sudah kesepakatan sama teman – teman untuk bermain  di jalan raru, jalannya nikmat dan enak serta bagus, maka anak-anak tiap hari bermain bersama dengan nyaman. Sekarang kita sudah tidak sulit lagi untuk bermain sepeda, tidak seperti kemarin kalau mau bersepeda jalanya masih tanah dan sempit.”

Ia melanjutkan,”Pak tentara memang sangat hebat,membangun jalan penghubung ini.Terima kasih pak tentara, karena berkat darimu saya dan teman – teman ada tempat bersepeda dengan nyaman dan aman.” (*)

Tulungagung,Sulutnews.com – Dengan bersepad di jalan yang dirabat, anak –anak desa Ngepoh bermain dengan penuh kebahagiaan, penuh keceriaan. Hasil kerja nyata TMMD 108 yang telah membawa manfaat besar bagi anak –anak desa, telah dirasakannya.

Baru jadi belum digunakan secara resmi jalan penghubung sudah membawa manfat yang besar sekali. Kala u jalan ini sudah dibuka secara resmi dapat digunakan secara umum mungkin akan lebih membawa manfaat yang lebih besar. Tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Semua itu berbeda dengan pemikiran anak –anak, bahwa mereka merasakan senang dengan adanya jalan rabat. Dapat tempat bermain yang nyaman dan aman serta tidak panas.

“Bermain dijalan yang dirabat ternyata lebih enak dan lebih nyaman. Berbeda kalau dijalan yang berbatu atau bertanah, tentunya kurang nyaman dan lebih berbahaya,” kata Radit, Selasa (28/7/2020).

“Kata om tentara, kalau naik sepeda atau bermain dijalan rabat harus hati –hati, jangan sampai terpeleset, jangan balapan, bermain disini boleh tapi tadi dipesan sama om tentara tidak boleh balapan dan harus hati –hati. Kalau sampai balapan sama pak tentara tidak boleh main disini lagi,“ kata Radit, Selasa (28/7/2020).(*)

Tulungagung,Sulutnews.com - Anak –anak Desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung Propinsi Jawa  Timur, sedang bermain menikmati jalan baru dan alam yang indah dengan udara yang segar. Jalan yang diinginkan oleh warga sejak dulu, jalan yang diimpikan.

Anak – anak Desa Ngepoh sudah merasakan nikmatnya jalan yang dibangun oleh TMMD.Hasil yang cukup membuat anak –anak gembira dan ceria, karena tidak disangka kalau jalan ini akan dirabat oleh TNI.Ternyata Info tersebut benar adanya.

Anak – anak bermain dijalan dengan penuh semangat dan dengan ceria diawasi oleh orangtua masing –masing. Jalan rabat beton yang memaang sangat ditunggu oleh warga desa dan juga anak –anak.

“Sekarang ada jalan baru, saya dan teman –teman sangat leluasa untuk bermain dan bersepeda. Karena cukup nyaman dan aman serta tidak ada yang mengganggu. Saya sangat senag bermain disini,” kata Gavin, Selasa (28/7/2020).

Walaupun nyaman kepada orang tua agar terus mengawasi anak –anaknya, jangan sampai ada hal –hal yang tidak diinginkan, karena mengingat anak-anak terlalu semangat dan gembira, kadang kalau terlalu gembira lupa akan keselamatanya, apalagi masih anak –anak.  (*)

Tulungagung,Sulutnews.com – Keceriaan anak –anak Desa Ngepoh begitu terlihat, ketika sedang bermain di jalan baru yang dikerjakan oleh satgas TMMD dan warga. Jalan baru ini dirabat melalui pprogrm kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 108 Kodim 0807/Tulungagung.

Anak –anak mengaku senang dan gembira dengan perabatan jalan, sehingga sekarang dapat bermain dan bersepeda dengan lebik nyaman.

“Sebelum dirabat, jalan ini berbatu serta licin, jadi kalau musim penghujan banyak yang terpeleset kalau lewat jalan ini. Sekarang dengan dirabat membuat jalan lebih lebar, bersih dan rapi. Dan jalan yang dirabat ini sekarang kelihatan asri, indah dan nyaman,  banyak anak-anak bermain disini,” terang Kopda Bustanul, Selasa (28/7/2020).

Saat ini tempat bersepada yang paling nyaman buat anak –anak ya dijalan rabat, karena jalan lainnya masih bertanah, maka anak – anak merasa takut dengan jalan yang bertanah dan berbatu tersebut.

Kata Adam (11), “Bermain di sini sangat nyaman dan sangat menyenangkan. Karena kenyamanan tersebut saya mengajak teman – teman kalau bermain tidak ditempat lain, namun dijalan yang masih baru. Karena jalan yag baru pasti teman – teman merasa bahagia dan lebih enak.” (*)