Kodim Tulungagung

Kodim Tulungagung (1150)

Tulungagung, Sulutnews.com – Menjelang Purna Tugas satgas TMMD 108 Kodim 0807.Tulungagung kesibukan masih terus terlihat didesa Ngepoh Kecamatan Tunggunggunung kabupaten Tulungagung. Segala persiapan tasyakuran dan juga hiburan terus dikomunikasikan dengan semua pihak agar pelaksanaan berjalan dengan lancar.

Kepala Desa Ngepoh Sunaryo terus berkoordinasi dengan Dansatgas maupun dengan Danramil Serta Polisi dan juga pemerintah kecamatan. Semua dilakukan agar kegiatan tidak menyalahi aturan yang ada.

“Koordinasi dan komunikasi terus kami lakukan dengan Babinsa, aparat desa, tokoh masyarakat, Dansatgas maupun dengan pihak – pihak yang lain jelang digelarnya acara tasyakuran dan juga malam hiburan buat satgas dan warga masyarakat. Kegiatan tersebut untuk memberikan hiburan kepada satgas dan warga yang selama satu bulan bekerja didesa Ngepoh agar hati dan fikiran kembali pulih.,” harap Sunaryo, Selasa (28/7/2020).

Disaat melaksanakan tugas yang lain semuanya sudah terasa enteng dan kembali lebih bersemangat. Begitu juga dengan warga, Orkes Melayu yang diundang agar dapatnya menjadi hiburan bagi warga agar dapat memulihkan rasa lelah dan jenuh. sehingga setelah TMMD, semua warga dapat beraktifitas dengan normal serta tetap dalam satu tujuan membangun desa untuk kesejahteraan bersama.

“Selama satu bulan warga dan satgas bekerja membangun fasilitas umum baik Rabat jalan maupun MCK dan Mushola, pasti perlu mengembalikan kejenuhan dan rasa lelah yang telah dirasakan selama ini. Dengan begitu pasti butuh rileks kembali, dan dengan musik dangdut semoga akan membuat satgas dan warga terhibur serta dapat membuat hati dan fikiran serta tenaga kembali pulih,” tandas Sunaryo. (*)

Tulungagung,Sulutnews.com – Danramil 0807/18 Tanggunggunung memberikan arahan kepada seluruh satgas agar dalam acra tasyakuran dan hiburan untuk dapat membawa diri memberikan cotoh yang terbaik buat warga desa Ngepoh, khususnya kepada para pemuda dan Anak – anak.

Itulah salah satu pesan yang disampaikan oleh Danramil 0807/18 Kapten Inf. Dwi Hari S, pada saat acara belum dimulai. Karena TNI dan Rakyat mempunyai peran penting dalam pembangunan berkelanjutan.

Warga desa Ngepoh harus mampu berjuang untuk dirinya sendiri dan orang banyak, jangan hanya berharap tanpa ikhtiar dan doa, tetapi harus tetap berjuang dan berdoa.

“Masyarakat itu sebenarnya sudah mampu untuk mandiri, cuma yang menjadi permasalahan kurangnya Sumber daya manusia yang mumpuni untuk membawa, mendidik dan meramu agar dapatnya menuju pada kesejahteraan yang langgeng,” jelas Danramil, Selasa (28/7/2020).

Menanggapi banyaknya pelajaran serta contoh yang diberikan oleh Satgas TMMD, Sumadi mengatakan bahwa, sebagai wong ndeso tentunya harus mampu untuk mengikuti, perkembangan jaman dan perkembangan teknologi sehingga warga desa akan mampu menyerap semua kemajuan yang ada , sehingga dapat mengikuti pada akhirnya wong ndeso paham akan apa yang harus diperbuat.

“Syaratnya jangan putus asa, mengeluh ataupun menyerah, karena sebagian besar penduduk indonesia ada dipedesaan, tentunya kalau dari desa muncul generasi tangguh negara juga akan semakin lebih tangguh,” pungkasnya. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com - Suatu pekerjaan itu pasti ada waktunya mengalami kejenuhan, tapi dari satu sisi yang berbeda tentunya ada hal menarik. Karena malam hari ini dilaksanakan untuk menghibur satgas menghilangkan rasa lelah dan jenuh.

Hiburan ini dapat dijadikan obat agar lebih fres kembali. Dan nanti setelah bekerja pada tugas yang lain akan merasakan nikmat. Sehingga dengan nikmat dari Jasmani maupun rohani akan terbentuk semangat baru untuk mengerjakan yang baru pula.

“Saya tidak menyangka kalau warga dan satgas begitu kompak penuh persaudaraan yang sangat kental dimalam hburan purna Tugas TMMD. Warga menyaksikan dengan rasa gembira yang dalam karena dengan hiburan orkes melayu tersebut suasana menjadi lebih semarak dan indah bila dipandang,” kata Putri, penyanyi Kota Tulungagung, Selasa (28/7/20).

Sementara, Kepala desa Ngepoh mengatakan,” Hiburan yang disajikan pada malam hari ini merupakan dari sekian banyak, bentuk rasa Terima Kasih kepada satgas TMMD yang telah memberikan program kegiatan fisik maupun non fisik, serta pelajaran yang dapat dijadikan pedoman oleh masyarakat Desa Ngepoh.”

Untuk itu kepada seluruh diharapkan agar memahami semua pelajaran yang telah diberikan oleh satgas, sehingga dengan pelajaran yang berharga tersebut warga akan dapat mempelajarinya dengan baik sekaligus ikut mempraktekanya. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com - Emak –Emak ikut bergoyang santai mengikuti irama musik yang ditabuh oleh kru OM. Kirana. Dengan Lantunan lagu yang mengasikkan. Malam itu lagu – lagu sobat ambyar menjadi idola termasuk juga lagu Prawan Kalimantan.

Seluruh pemuda desa pada malam itu tanpa terkecuali telah berada dilokasi untuk menyaksikan malam hiburan purna Tugas satgas TMMD ke 108 di Desa Ngepoh.

Tabuhan cek sound sejak sore sudah mengundang banyak warga yang datang sambil santai menunggu waktu malam acara. Terlihat sore itu selain persiapan dilakukan oleh Orkes Melayu Kirana Untuk mengenal panggung dan Cek sound juga persiapan dialkukan oleh warga serta satgas TMMD.

Persiapan demi persiapan satu persatu sudah selesai. Karena mendekati malam hiburan warga membersihkan lingkungan bersama satgas agar saat acara malam nanti semuanya kelihatan bersih dan rapi.

“Karena kebersihan yang dilakukan oleh satgas dan warga dengan Tujuan agar tempat acara terlihat rapi, indah serta Cantik. Tentunya hal tersebut membuat warga yang lain juga bahagia dan bangga dengan peran dari warga yang peduli akan kebersihan lingkungan,” jelas kades Sunaryo, Selasa (28/7/2020). (*)

Tulungagung,Sulutnews.com – Ayu salah seorang Artis Om, Kirana yang ikut menghibur pada acara malam Jelang purna Tugas merasa kagum dengan antusia warga yang hadir pada malam hari ini, warga dan Satgas TMMD berjoget, bercanda ria dalam kebersamaan penuh kekeluargaan.

“Sungguh pemandangan yang juga menghibur kita semua dari Kru OM. Kirana Warga dan Satgas begitu kompak penuh kebersamaan dalam kekeluargaan yang indah. Inilah adalah bentuk dari hubungan erat antara TNI dan warga Desa Ngepoh yang sangat mengagumkan kita semua.

Iringan Musik dangdut koplo ataupun lagu – lagu ala didi kempot membuat suasana semakin semarak. Laki atau perempuan ikut bergoyang bersama, apalagi diatas panggung ada Alan yang punya jogetan tersendiri membuat semua orang terhibur,” kata Ayu, Selasa (28/7/2020).

Apa yang dikatakan Ayu dibenarkan Erna, teman sesama artis dari Ayu mengatakan, ”Baru pertam kali saya ikut menghibur Satgas TMMD dan warga seperti ini, satu kebersamaan yang membuat orang pasti bangga melihatnya. Begitu kompak dan harmonis hubungan antara Satgas TMMD dan warga Desa Ngepoh.

Kalau kebersaman seperti ini terus terjaga maka dalam kehidupan masyarakat akan terbentuklah kondisi yang nyaman dan damai.

Pada akhirnya aakan membangkitkan semangat warga desa untuk kuat dan mandiri. “Semoga Desa Ngepoh akan menjadi Desa yang hebat dan berkepribadian luhur sehat jasmani maupun rohani,” kata Erna. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – TMMD 108, Prada Alan yang luwes dalam bergoyang telah menjadi perhatian dari satgas dan Warga Desa Ngepoh Kecamatan tunggunggunung Kabupaten Tulungagung. Jogetan ala alan ini membuat banyak warga terpingkal – pingkal karena begitu percaya diri bergoyang diatas panggung dengan para artis.

“Prada Alan ini memang selalu menjadi perhatian bagi masyarakat desa Ngepoh sejak baru datang hingga malam ini, Alan orangnya supel, mudah bergaul dengan siapa saja, rajin dan selalu ceria. Dan yang membuat banyak orang suka tentunya dari logat bicaranya, kas dari Papua.

“Siapa saja warga pasti kenal dengan Alan, itu tadi yang membuat dirinya dikenal, wajahnya asli Papua, logat bicaranya, baik, sopan santun dan mudah bergaul dengan kalangan apa saja, baik orang tua, pemuda maupun anak- anak,” terang Sumadi, Selasa (28/7/2020).

“Dangdut ini musik paling asik untuk berjoget, saya memang paling suka sama musik dangdut, musik yang sangat memasyarakat di indonesia, karena musik yang mempunyai ciri kas tersendiri,” jelas Alan.

Jadi malam hiburan kali ini benar – benar membawa suasana yang begitu hidup dan begitu menghibur bagi seluruh satgas dan seluruh masyarakat. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Prada Alam merupakan prajurit TNI AD Asal Papua yang lahir dikabupaten Fak –fak, kini bertugas di Kodim 0807/Tulungagung. Malam itu bagi dirinya merupakan hiburan yang menyenangkan untuk menghilangkan rasa lelah bersama dengan warga masyarakat desa Ngepoh.

Sambil menikmati alunan lagu dari para biduan alan terus bergoyang mengikuti irama musik yang dimainkan oleh personil OM. Kirana. Lagu yang lagi ngetren dikalangan anak muda ciptaan dari sang maestro musik campursari Didi Kempot yang berjudul sobat ambyar membuat suasana semakin meriah.

Kalangan muda dan emak –emak langsung berdiri ikut bergoyang ketika Silvi membawakan lagu ambyar tersebut. Tak terkecuali anak –anak juga ikut bergoyang, suasana seketika menjadi begitu hangat karen kebersamaan yang begitu kompak antara warga dan juga Satgas TMMD.

“Ini satu hiburan yang membawa pada suasanan kebersamaan antara TNI dan Rakyak. Kemanunggalan yang tak terpisahkan. Dengan hiburan malam ini semoga warga desa dapat mengambil hikmahnya. Terus menjaga kebersamaan untuk kemajuan desa dan menuju pada kesejahteraan,” harap Kades Ngepoh Sunaryo, Selasa (28/7/2020).

Pemuda yang mengikuti kegiatan disemua lokasi hingga malam hari ini, mengaggumi TNI yang begitu dekat dengan rakyat. Tentu ini merupakan satu hal yang patut untuk dicontohdan diteladani oleh generasi muda. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Dansatgas TMMD 108 letkol Inf. Wildan Bahtiar mengatakan,”Satgas TMMD ke 108 telah dapat menyelesaikan semua pekerjaan dengan maksimal sesuai dengan waktu dan target yang telah ditentukan sesuai dengan komando atas pada Program TMMD 108 tahun 2020.”

Dalam kegiatan TMMD di Desa Ngepoh sudah kita ketahui bersama selama pelaksanaan kegiatan TMMD 108 mulai dibuka hingga saat ini hubungan dan komunikasi antara TNI dan Rakyat terbangun dengan baik.

“Maka menjelang Purna Tugas, untuk menghilangkan rasa lelah dan jenuh selama satu bulan bekerja warga menghibur satgas dengan mengundang Orkes Melayu Kirana dari kabupaten Tulungagung, bersama dengan para artis dangdut dari Tulungagung seperti Silvi , erna dan ayu,” jelas Sunaryo, Selasa (328/7/2020).

Namun sebelum acara hiburan dimulai, pada acara tersebut diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Ngepoh Sunaryo. Sambutan tersebut pada intinya menyampaikan rasa terima kasih kepada TNI atas segala bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi warga.

Hiburan yang disuguhkan warga pada malam ini merupakan wujud kebersamaan dan kemanunggalan TNI Dan Rakyat untuk menghibur semua warga desa Ngepoh. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Masyarakat Desa Ngepoh memang jauh dari kota Tulungagung, desa Yang mempunyai jarak 25 kilo Meter tersebut dikenal sebagai desa yang tertinggal, namun dengan adanya pemerataan tentunya sekarang telah menjadi desa Yang lebih maju dalam segala hal.

Dalam acara malam hiburan tersebut, muncul banyak pertanyaan dari semua warga desa, apakah TMMD masih dapat untuk kembali ke desa ngepoh untuk melaksanakan program barunya. Namun hal tersebut tentunya semoga nanti TMMD akan datang kesini lagi.

“Kita semua sangat berterima kasih sekali kepada satgas yang memberikan kehidupan baru, semangat baru kepada warga masyarakat desa ngepoh. Berkat TMMD memberikan kehidupan baru tersebut, masyarakat Desa Ngepoh menjadi masyarakat yang mulai dapat berfikir untuk membangun desa menuju desa yang makmur dengan masyarakat yang sejahtera,” jelas Sumadi, Selasa (28/7/2020).

Maka ketika tasyakuran malam minggu tersebut masyarakat harus dapat merenung dengan baik, betapa hebatnya bilamana masyarakat desa ngepoh mampu membangun desanya dengan perekonomian yang mapan diawali dengan pertanian dan peternakan yang maksimal, tentunya semua itu akan membawa perubahan yang sangat besar bagi seluruh warga.

Jadi, dari renungan itulah pendewasaan berfikir untuk cerdas, bukan berfikir untuk pintar, sehingga kalau cerdas pasti akan berfikir pada orang lain, tetapi kalau pintar hanya akan berfikir pada kepentingan sendiri dan kelompok mereka. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Tak Terasa 30 hari jadwal yang telah ditentukan sudah selesai dilaksanakan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Kodim 0807/Tulungagung. Waktu yang begitu cepat bagi masyarakat Desa Ngepoh, namun dengan waktu yang cepat itulah seluruh fasilitas yang dibangun telah diselesaikan dengan baik dan selesai sebelum waktu yang telah ditentukan.

Menurut Kades Ngepoh Sunaryo dalam sambutanya, Selasa (28/7/20) mengatakan, ”Setelah sekian waktu bercengkerama dengan pelaksanaan pekerjaan fisik dalam kegiatan TMMD kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Satgas. Selain membantu dalam pengerjaan fisik satgas juga banyak memberikan pelajaran positif kepada warga masyarakat Desa Ngepoh.”

Dari pelajaran positif inilah yang harus menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk selalu banyak belajar dari satgas. Karena dengan mendapatkan pelajaran positif tersebut warga harus mampu menangkap apa yang harus dan perlu dilakukan oleh warga masyarakat Desa Ngepoh.

Mungkin yang perlu dilakukan adalah selalu berkoordinasi dan berkomunikasi untuk menuju desa yang berkembang, sedangkan yang sangat perlu tentunya pembinaan mental secara jasmani maupun rohani untuk dapatnya menuju pada kesejahteraan menyeluruh tanpa terkecuali, sehingga tidak ada masyarakat kurang mampu atau miskin, tetapi semua warganya merupakan masyarakat yang mandiri.

Kalau itu dapat terlaksana maka akan terbentuk masyarakat yang mampu mengangkat beban berat bukan ukuranya tetapi ketika mengangkat hanya dengan cara yang santai dan sederhana seperi tidak mengangkat apapun. (*)