Kodim Tulungagung

Kodim Tulungagung (1150)

Tulungagung, Sulutnews.com -  TNI  Manunggal Membangun Desa dalam pelaksanaan Program saat ini, telah memasuki purna Tugas, karena seluruh kegiatan fisik maupun non fisik sudah selesai dilaksanakan dan dikerjakan dengan maksimal sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Hasil maksimal dan memuaskan tersebut tidak terlepas dari semangat warga masyarakat yang terus berjuang bersama secara gotong royong bersatu dan bekerja dengan penuh semangat dan kekompakan. Sehingga dengan hasil Maksimal tersebut akan membuat gairah hidup warga bertambah.

Untuk itu kita harus mampu untuk selalu memberikan semangat warga agar terus bersemangat agar terus bergotong royong untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Karena hasil maksimal itu merupakan kerja bareng dari semua pihak.

“Jadi sebelum purna tugas ini, kami berusaha semaksimal mungkin untuk terus melakukan komunikasi dengan warga, komunikasi santai tapi serius agar menemukan hasil yang maksimal, sebenarnya apa yang harus dilakukan warga dan petani,” ungkap Praka Edi, Selasa (28/7/20).

Dari ngobrol santai itulah akan terbentuk kebersamaan, keakraban serta hubungan kekeluargaan yang erat. Hubungan yang harmonis, sehingga terbentuk komunikasi aktif untuk menyelesaikan setiap kendala yang ada, ataupun komunikasi untuk menuju pembangunan kedepanya. (*)

Tulungagung,Sulutnews.com – Bertugas selama satu bulan dalam Program kegiatan TMMD 108 Kodim 0807/Tulungagung tentunya banyak pengalaman berharga dari satgas sekaligus kesan yang terkandung di dalamnya.

Prada Agus dalam tugasnya tak lupa terus memberikan banyak masukan kepada warga agar berjuang untuk membangun desa serta mengembangkan ekonomi secara berkelanjutan. Sehingga dengan komunikasi dan pendekatan pasti akan menemukan jalan terbaik bagi ekonomi masyarakat Desa Ngepoh.

Desa Ngepoh secara riil merupakan Desa Yanga masih tertinggal tetapi dalam pertanian dan peternakan mempunyai masa depan yang begitu cerah, tinggal bagaimana mengemasnya. Salah satu masukan yang diberikan Prada Agus adalah kepada salah seorang warga desa yang juga petani dari Desa Ngepoh.

Yudi, Petani dari Desa Ngepoh saat Berkomunikasi dengan Prada Yudi dan satgas lain, Selasa (28/7/20) mengatakan,” Bahwa masyarakat Desa Ngepoh adalah masyarakat yang masih hidup dengan bertani dan beternak, jadi dari sini bagaimana kita para petani harus diberi banyak ilmu dan solusi agar dapat mengembangkan hasil bumi serta terus maju menuju pertanian dengan hasil yang maksimal ataupun sebagai petani dengan produk unggul.”

Apa yang disampaiakan oleh Prada Yudi terkait kondisi alam serta pertanian dan peternakan yang ada didesa ngepohsangat benar sekali, sekarang ini petani Desa Ngepoh butuh solusi dan bimbingan agar hasil buminya menjadi andalan khususnya dikabupaten Tulungagung. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com - Jelang Purna tugas sebagai Satgas TMMD ke 108 Prada Ahmad terus melakukan komunikasi dengan warga masyarakat petani maupun peternak ataupun warga masyarakat yang bekerja srabutan. Hal tersebut dilakukan agar warga terus mau berjuang dan membangun untuk semua usahanya maupun pembangunan desanya.

Hal tersebut dilakukan Prada Ahmad kepada petani, Selasa (28/7/20), mengatakan, ” Sekalipun sudah menjelang Purna Tugas tetapi saya selama masih ada waktu pasti akan saya gunakan untuk berkomunikasi dengan warga, Yang jelas komunikasi yang kami lakukan jangan sampai sia-sia ,tetapi bagaimana komunikasi itu menghasilkan sesuatu yang berkesan bagi kami dan bermanfaat bagi warga masyarakat.”

Didasari dari melihat secara langsung lahan pertanian di desa Ngepoh, saya sangat tertarik untuk memberikan wawasan atau gambaran kedepan terkait lahan pertanian yang ada di Desa Ngepoh.Karena saya sangat yakin kalau Desa Ngepoh akan menjadi desa yang maju di dalam bidang pertanian asalkan ada yang terus membantu dan terus bekerja secara maksimal.

Tentunya dari pihak Dinas pertania harus terus mendampingi memberi arahan kepada petani secar terus menerus hingga menjadi petani mandiri. Karena lahan pertanian di desa Ngepoh memang sangat luas dan kelihatan cukup berpotensi untuk menjadi lahan pertanian produk unggulan. (*)

Tulungagung,Sulutnews.com - Satgas TMMD 108 Kodim 0807/Tulungagung tidak hanya memprioritaskan pada pembangunan fisik perabatan jalan saja tetapi juga melakukan pengerjaan Non Fisik yaitu dengan melakukan komunikasi pendekatan dengan masyarakat desa Nngepoh.Seperti yang dilakukan oleh Prada Agus dan kopda Ahmad dari Yonif 511/Badak Hitam .

Menurut Prada Agus, Rabu (29/7/20) mengatakan, ” Sebelum kami meninggalakan Desa Ngepoh untuk berkemas tentu kami masih terus melakukan kegiatan komunikasi dengan warga agar kemanunggalan antara TNI dan Rakyat terjalin dengan erat dan tidak  akan putus ditengah jalan.

 Ngobrol kesana kemari dengan berbagai karakter warga tentunya tak ketinggalan untuk meyampaikan permintaan maaf bila dalam bergaul dan berkomunikasi ada kesalahan, tentunya satgas minta maaf yang sebesar – besarnya.”

Lanjutnya,”Saya sampaikan terima kasih kepada warga atas segala pemberian yang sangat meringankan satgas, semoga kebaikan dari warga selalu mendapat pahala dari Allah SWT, dan semoga warga semakin murah rejekinya sekaligus Desa Ngepoh menjadi Desa Yang sejahtera.”

Untuk itu setelah mereka selesai bertugas di Desa Ngepoh, Semoga Masyarakatnya semakin sejahtera dengan segala pembangunan yang semakin maju dan saya sangat yakin warga Desa Akan mampu berbuat lebih banyak untuk pembangunan desanya. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com - Bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Kelurahan Tulungagung, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo M.M., menandatanagani Penyerahan hasil Pengerjaan Proyek TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Tahun 2020, Rabu (29/7/2020).

Nampak hadir dalam Acara Tersebut, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia SIK, Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Inf Wildan Bahtiar SIP, Kepala Dinas Terkait Dilokasi sasaran TMMD, Perangkat Desa Ngepoh, Para perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Para Alim Ulama, Tokoh Masyarakat Tokoh Agama dan Pimpinan organisai Kemasyarakatan.

Menurut Kolonel Inf.Waris Ari Nugroho, S.E., M.S.I., selaku Komandan Rayon Militer 081/Dhirotsaha Jaya, mengatakan, “Maksud dilaksanakannya program TMMD adalah untuk membantu pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraaan masyarakat melalui kegiatan fisik Maupun non Fisik. Dengan Tujuan memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang Tangguh.”

Sementara Bupati Maryoto Birowo mengatakan, ”TMMD merupakan Program lintas sektoral yang dilaksanakan secara terpadu antara TNI, Kementrian/Lembaga Pemerintah Non Kementrian, pemerintah daerah dan swasta bersama masyarakat desa dilokasi sasaran. Hal ini untuk mempercepat pembangunan dan memberdayakan masyarakat Khususnya didesa –desa tertinggal terpencil dan terisolir.

Dengan membangun Infrastruktur jalan, MCK RTLH dan Mushola hal ini dikandung maksud agar desa semakin baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi rakyat. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Suksenya pelaksanaan TMMD ke 108 Kodim 0807/Tulungagung Di Desa Ngepoh Kecamatan Tunggunggunung Kabupaten Tulungagung Jawa Timur Tahun 2020, telah mendapat Apresiasi dari Bupati Maryoto Birowo, bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

“Membangun desa Dari pinggiran, dengan memperkuat daerah dan Desa dalam kerangka negara Kesatuan dan ini merupakan salah satu wujud Nawa Cita Dari program Presiden Joko Widodo. Semangat gotong royong masih mendarah daging dan terus terawat dengan baik. Selain itu Berkat TMMD jalan Yang ada di desa semakin baik, dan anak –anak yang mau pergi ke sekolah tidak mengalami kesulitan lagi, serta para pelaku usaha akan lebih lancar memasarkan hasil produknya,” jelas Bupati pada Sambutanya, (29/7/2020).

Sementara itu Kades Sunaryo ditempat terpisah mengatakan, ”Saya sangat berterima kasih sekali dengan pemerintah daerah yang telah memberikan apresiasin kepada Desa Ngepoh dan juga warganya yang mampu untuk melaksanakan kegiatan TMMD dengan membantu Satgas dengan sukses dan berhasil.Karena keberhasilan itu merupakan dari kekompakan dan kebersamaan seluruh warga masyarakat desa Ngepoh.

Untuk masyarakat Desa Ngepoh jangan sampai besar kepala atas keberhasilan ini, namun bagaimana dapatnya untuk terus berpacu dengan waktu meningkatkan pembangunan disegala sektor agar setalah TMMD semuanya akan menjadi putus kembali.” Tandasnya. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Dalam acara Review dan penguatan program Bangga Kencana Semester 1 dan Pengukuhan Paguyuban kepala Dinas KB Provinsi Jawa Timur, bertempat di Bakorwil 1 Madiun, Jl. Pahlawan No.31 Kota Madiun, Selasa(28/7/2020) Hadir Danrem 081/DSJ Kolonel Inf, Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si. mewakili Pangdam V/Brawijaya Majen TNI Widodo Iryansyah, S. Sos., M.M.

Penandatanagn MOU atau kerjasma Prigram KB Yang dilakukan oleh Danrem 081/DSJ dan kepala BKKBN Provinsi Jatim. Drs.Sukaryo Teguh Santoso, S.Pd.M.M, merupakan salah satu agenda dalam acara kegitan tersebut.

Dalam acara tersebut kodim Nganjuk telah mendapat penghargaan sebagai kodim terbaik se Indonesia yangtelah mendukung pelayanan dan Partisipasi KB serentak (Sejuta akseptor) pada hari keluarga Nasional XXVII TA,2020.

Sedangkan dengan kegiatan yang sedang berlangsung, Danrem Menyampaiakan turut menyambut baik dengan adanya Program Bangga Kencana Yang telah dicanangkan oleh BKKBN.Dengan program tersebut, selain membantu pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan penduduk, nantinya juga dapat menyiapkan keluarga kecil agar lebih sejahtera dan bahagia.

Dalam kesempatan tersebut, jika jajaranya akan senantiasa siap untuk mendukung dan mensukseskan berbagai program KB yang telah dicanangkan oleh BKKBN.(*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Danrem 081/DSJ Kolonel Inf.Waris Ari Nugroho, S.E., M.Si. Rabu (29/7) menghadiri acara penyerahan hasil TMMD ke 108 Kodim 0807 Tulungagung dipendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung.

Dalam sambutannya, ”Maksud dilaksanakanya program kegiatan TMMD adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui giat fisikmaupun non fisik, yan bertujuan untuk memantapkan kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang,alat dan kondisi yang tangguh.

Mengapa pelaksanaan kegiatan TMMD 108 dilaksanakan di desa ngepoh Kecamatan Tanggunggunung, Ada dua alasan yang melatar belakanginya, yang pertama desa Ngepoh, mengingat kondisi riil desa Ngepoh masih banyak yang belum tersentuh pembangunan secara optimal karena Infrastruktur Desa belum memadai atau infrstruktur yang ada perlu diperbaiki, ditingkatkan dan dikembangkan.”

Dari kondisi inilah, Pemerintah Kabupaten Tulungagung meluncurkan berbagai program untuk membantu masyarakat desa agar lebih mudah mendapatkann akses peningkatan taraf hidup yang layak. Salah satunya melalui program TMMD ini. (*)

Tulungagung,Sulutnews.com – Manfaatkan waktu luang serta jelang purna tugas satgas TNI Manunggal Mebangun Desa Ke 108 kodim 0807/Tulungagung di desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung, telah memberikan layanan Gratis potong rambut buat satgas dan juga warga setempat.

Menjaga penampilan merupakan salah satu ciri khas seorang Prajurit.karena seorang prajurit pasti sangat identik dengan menjaga penampilan dan kerapian rambutnya. Begitu juga dengan apa yang dilakukan oleh Satgas TMMD Reg – 108 Praka Sodik.

Dengan Piawai Praka Sodik memotong rambut Prada sholeh, dengan gaya kasnya, tangan praka sodik menggerakan mesin potong dengan cukup lihai. Kemampuan yang luar biasa, Kemampuan yang tidak diragukan lagi dan kemampuan yang cukup mengesankan.

Karena sesama anggota TNI jadi untuk memotong model rambut sudah tidak kesulitan lagi. Rapi, praktis selain memang untuk menjaga kedisplinan.

“Praka Shodik dikalangan rekan –rekanya sangat dikenal sekali ahli potong rambut, Tidak kalah dengan tukang potong profesioanal. Karena dari semua gaya dan teknik memotong juga sangat menguasai. Selain itu Praka Shodik juga menguasai memotong rambut dalam bentuk model milenial, ” jelas Prada Sholeh, Selasa (28/7/2020).(*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Melewati jalan berliku, naik turun dan bertanah bukan suatu masalah bagi masyarakat Desa Ngepoh untuk datang ke lokasi malam tasyakuran Dilokasi TMMD jelang Purna Tugas satgas dari program Kegaitan Kodim 0807/Tulungagung Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.

Masyarakat Desa Ngepoh yang sudah mendapat predikat sebagai masyarakat yang berbudaya serta menjunjung tinggi budaya ketimuran telah menjadi cap bagi seluruh warga desa. Suatu kebanggan tersendiri baginnmasyarakat desa yangbtelahn mampu membawanperubah besar dalam masyarakat desa.

Merk yang telah diberikan tentunya harus terus ditingkatkan agar semua itu akan berjalan untuk selamanya, sehingga untuk menuju masyarakat yang sejahtera akan menjadi lebih mudah dan berjalan sesuai dengan harapan.

“Masyarakat Desa Ngepoh merupakan masyarakat yang sangat luwes dan santun, Masyarakat yang mampu menjunjung tinggi budaya ketimuran secara hati, masyarakat yang mempunyai kemampuan berfikir secara harmonis serta membuat kenyamanan bagi siapapun yang datang.

Begitulah yang sangat terkesan di hati Satgas TMMD 108 ketika melaksanakan tugas pelaksanaan program TMMD di Desa Ngepoh. Masyarakat yang memberikan keindahan dan kenyamanan dalam bersikap dan bertutur kata, menghormati dengan hati, bukan menghormati karena bantuan dari TNI, tetapi sifat dan perwatakan warga desa yang memang asli dari nuraninya,” jelas Kapten Dwi Hari S, Selasa (28/7/2020).

Apa yang dilakukan oleh warga Desa Ngepoh bagi kami sudah sangat berlebihan. Namun bagi masyarakat desa Semua itu belum berarti apa- apa, karena tidak dapat memberi yang terbaik, hanya apa adanya, itulah bahasa yang selalu terucap bila bertemu warga desa. (*)