Kodim Tulungagung

Kodim Tulungagung (1150)

Tulungagung,Sulutnews.com  – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 108 Kodim 0807/Tulungagung telah mulai berkemas untuk meninggalkan Desa Ngepoh Karena tugasnya telah selesai, Dengan meninggalkan banyak kenangan kepada seluruh warga masyarakat Desa Ngepoh.

Kenangan yang ditinggalkan begitu positif dan telah merubah hidup masyarakat desa Ngepoh menjadi lebih baik dan lebih dapat berkembang. Karena dengan adanya TMMD banyak fasilitas dibangun dan begitu langsung bermanfaat bagi masyarakat desa Ngepoh.

Namun, dari fasilitas umum tersebut ada yang membuat sebagian masyarakat menerima bantuan secara langsung, yaitu Rumah Tidak Layak Huni. Rumah yang diberikan kepada warga kurang mampu. Dengan rumah tersebut agar warga kurang mampu dapat berkembang dan juga dapat sejajarn dengan yang lain sehingga kedepannya dapat menjadi lebih maju dan sejahtera.

“Alhamdulillah rumah kami telah dikerjakan oleh satgas dan warga sehingga sekarang telah dapat kami gunakan. Untuk kedepannya semoga kehidupan kami akan semakin lebih baik,” kata Sukarmi, Kamis (30/7/2020).

Dengan rumah baru tentu harapannya dapat untuk membangkitkan semangat serta gairah kehidupan akan bertambah pula. Sehingga dengan begitu akan terwujudlah kehidupan yang mapan, nyaman dan bahagia baik secara lahir maupun batin. (*)

Tulungagung,Sulutnews.com - Satu jam waktu tempuh dari pusat kota untuk  menuju Desa Ngepoh yang terletak 25 kilometer dari pusat kota Tulungagung, dengan wilayah pegunungan Serta Infrastruktur jalan yang masih bertanah, membuat tersendatnya perjalnan bila ingin menuju desa Tersebut.

Dan sebagian besar penduduk desa Ngepoh menggunakan air dari PDAM karena tanah warga tidak dapat dibuat sumur dan terlalu dalam ataupun sulitnya sumber mata air. Sehingga untuk mencukupi kebutuhan warga harus menggunakan air PDAM.

Itu sedikit gambaran dari kondisi wilayah Desa Ngepoh kecamatan Tunggunggunung kabupaten Tulungagung.desa yang saat ini telah menyelesaikan pelaksanaan kegiatan

Dengan adanya Program TMMD 108 yang sudah berjalan selama satu bulan kemarin, dan kini telah selesai, membuat warga desa dapat menikmati infrasturktur yang sangat luar biasa.

Selain itu juga memberikan kenangan yang tak terlupakan bagi beberapa warga penerima bantua RTLH di Desa Ngepoh yang kini rumah barunya sudah dapat ditempati dengan nyaman dan begitu bersih serta sehat.

“Begitu dalam rasa haru dan tak terlupakan bantuan yang diberikan kepada keluarga kami. Bantuan yang begitu mengagetkan dan membuat kami tak percaya. Dibangunkan rumah hingga MCKnya juga standart Kesehatan, ini telah menambah gairah hidup kami kembali bersemangat,” ungkap Sukarmi, Kamis (30/8/2020). (*)

Tulungagung,Sulutnews.com -  Kebersamaan dan keakraban dalam suasana kekeluargaan terlihat antara warga dan  satgas TMMD  Reguler 108 Kodim 0807/Tulungagung, jelang Purna tugas dalam pelaksanaan kegiatan TMMD di Desa Ngepoh Kecamatan Tanggungunung Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan yang telah selesai tersebut telah meninggalkan kesan yang mendalam bagi masyarakat desa Ngepoh dan warga penerima bantuan RTLH. Salah satunya Sukarmi, Warga Dusun Ngepoh Desa Ngepoh yang rumahnya telah dibangun oleh TMMD melalui Program Kegiatanya.

RTLH milik Sukarmi yang dibangun telah nampak cantik karena kerja keras dari satgas dan juga masyarkat. Yang begitu kompak dalam mengerjakannya.

Ketika memperhatikan dari luar, begitu rapi praktis dan begitu bersih hasil pembangunan RTLH Milik sukarmi, Sungguh suatu bentuk bangunan yang tidak disangka oleh sukarmi, sehingga Sukarmi hanya dapat mengucapakan terima kasih serta Rasa syukur kepada sang pencipta.

Dengan Rumah miliknya selesai dibangun, Sukarmi merasakan bahwa dirinya sekarang telah hidup dalam kehidupan yang baru. Kehidupan yang nyata dan kehidupan yang membangkitkan semangat warga untuk terus menuju pada kesejahteraan.

“Rumah baru yang saya tempati ini telah begitu nyaman dan bersih sehingga telah membuat saya dan keluarga sangat nyaman menempatinya,” jelas Sukarmi, Kamis, (30/7/2020).(*)

Tulungagung,Sulutnews.com - Sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, program pelaksanaan  Tentara Nasional Membangun Desa (TMMD)  Reguler 108 tahun 2020 telah rampung dalam pelaksanaanya, sehingga dengan selesainya pengerjaan Program kegiatan tersebut semua fasilitas yang dibangun telah dapat digunakan oleh warga masyarakat. Termasuk rabat beton jalan penghubung dua desa.

Kondisi wilayah serta SDM warga desa yang masih tertinggal merupakan alasan Desa Ngepoh menjadi tujuan program TMMD 108 Kodim 0807/Tulungagung Kabupaten Tulungagung.

Sertu Imam Mengatakan, Selasa (28/7/20) mengatakan, ”Pembangunan  Rabat jalan beton  merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh TMMD dan kini sudah menjadi tempat untuk aktifitas warga sekaligus untuk jalan – jalan santai warga masyarakat Desa Ngepoh, terutama remaja putri yang sambil Selfie, berolah raga dijalan tersebut.”

Untuk saat ini, jalan rabat beton yang dibangun telah dipergunakan untuk kegiatan warga, termasuk para petani, sehingga dengan jalan yang sudah halus ini para petani sudah tidak perlu lagi menyewa tukang ojek untuk mengangkut hasil panennya.

Sebelum jalan ini dibangun para petani selalu kesulitan untuk membawa pulang hasil panennya, kalau bisa sampai dirumah tentunya menggunkan jasa tukang ojek, sehingga petani tidak dapat berkembang dengan baik biaya angkut yang sangat besar. (*)

Tulungagung,Sulutnews.com - Satgas TMMD telah selesai melaksanakan tugasnya di desa ngepoh dengan melaksanakan berbagai program fisik maupun non fisik. Sebuah Program yang sangat menyentuh rakyat kecil, dan memberikan semangat serta kemajuan bagi masyarakat didaerah tertinggal.

Untuk membawa hasil yang maksimal satgas TMMD tidak hanya membangun sarana fisik saja tetapi juga membangun sasaran non fisik, termasuk melakukan pendekatan komunikasi dengan masyarakat. Hal tersebut didasarkan pada kondisi wilayah serta SDM yang ada. Jadi dengan melakukan komunikasi akan menemukan apa yang menjadi keluhan dari warga masyarakat.

Apa yang dilakukan oleh satgas tersebut dari awal pelaksanaan hingga jelang purna tugas masih terus melakukan pendekatan komunikasi dengan masyarakat desa Ngepoh, tentunya dengan cara seperti itu akan terus terjalin hubungan yang erat antara satgas dengan warga Masyarakat.

 Tresno warga Desa Ngepoh mengatakan, ” Satgas TMMD dari awal hingga akhir telah memberikan masukan – masukan kepada warga terkait dengan masalah gotong royong, hidup saling tolong menolong, mengembangkan perekonomian serta Satgas selalu memberikan pandangan kedepan terkait dari masalah pertukangan, pertanian  hingga peternakan. Jadi satgas begitu aktif melakukan pendekatan kepada warga jelang purna tugasnya didesa Ngepoh, agar hubungan Warga dan satgas semakin erat.”

Sehingga dengan banyak berkomunikasi jelang purna tugas pada intinya satgas mengucapkan banyak terima kasih kepada warga yang telah banyak membantu kegiatan TMMD dengan lancar dan sukses. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com -  Pemerataan dan Percepatan Pembangun didaerah pelosok terus dilakukan oleh TNI untuk membantu warga daerah tertinggal menuju masyarakat yang maju dan sejahtera. Program TMMD sangat membantu sekali masyarakat pedesaan, tertinggal dan terpelosok. Termasuk pemeratan pembangunan yang dilaksanakan TMMD di Desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung kabupaten Tulungagung.

Dansatgas TMMD 108 letkol Inf, Wildan Bahtiar mengatakan” Desa tertinggal harus dapat sejajar dengan Desa lain, sehingga tidak terjadi kesenjangan dari masyarkat desa dengan masyarakat perkotaan. Desa tertinggal atau Wilayah perbatasan dan terpelosok menjadi sasaran program Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 108 Tahun 2020,” jelasnya, Rabu (29/7/2020).

 Sementara itu Warsi, warga Desa Ngepoh mengatakan, ”Dengan adanya Program  Kegiatan TMMD masyarakat pedesaan atau daerah tertinggal sangat tertolong sekali dengan program tersebut. Satu program yang sangat menyentuh masyarakat bawah dan sangat membantu perkembangan Desa tertinggal tersebut.”

Beberapa warga mengatakan, dengan adanya program tersebut TMMD Tulungagung telah merubah warna masyarakat desa yang lesu menjadi berkembang bergairah dengan kehidupan yang baru.

Termasuk saat ini ketika rabat beton jalan penghubung dua desa telah dapat dirampungkan dengan maksimal oleh satgas dan TMMD, jalan yang sebelumnya sulit dilewati, kini telah menjadi jalan utama sekaligus menjadi tempat gadis –gadis desa untuk jalan –jalan pagi ataupun sore hari. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com -  Pemerataan dan Percepatan Pembangun didaerah pelosok terus dilakukan oleh TNI untuk membantu warga daerah tertinggal menuju masyarakat yang maju dan sejahtera. Program TMMD sangat membantu sekali masyarakat pedesaan, tertinggal dan terpelosok. Termasuk pemeratan pembangunan yang dilaksanakan TMMD di Desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung kabupaten Tulungagung.

Dansatgas TMMD 108 letkol Inf, Wildan Bahtiar mengatakan” Desa tertinggal harus dapat sejajar dengan Desa lain, sehingga tidak terjadi kesenjangan dari masyarkat desa dengan masyarakat perkotaan. Desa tertinggal atau Wilayah perbatasan dan terpelosok menjadi sasaran program Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 108 Tahun 2020,” jelasnya, Rabu (29/7/2020).

 Sementara itu Warsi, warga Desa Ngepoh mengatakan, ”Dengan adanya Program  Kegiatan TMMD masyarakat pedesaan atau daerah tertinggal sangat tertolong sekali dengan program tersebut. Satu program yang sangat menyentuh masyarakat bawah dan sangat membantu perkembangan Desa tertinggal tersebut.”

Beberapa warga mengatakan, dengan adanya program tersebut TMMD Tulungagung telah merubah warna masyarakat desa yang lesu menjadi berkembang bergairah dengan kehidupan yang baru.

Termasuk saat ini ketika rabat beton jalan penghubung dua desa telah dapat dirampungkan dengan maksimal oleh satgas dan TMMD, jalan yang sebelumnya sulit dilewati, kini telah menjadi jalan utama sekaligus menjadi tempat gadis –gadis desa untuk jalan –jalan pagi ataupun sore hari. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – Mushola yang telah selesai dikerjakan kini telah menjadi tontonan warga karena hasil yang sangat bagus. Dari arsitekturnya maupun dari hasil pekerjaanya. Mushola desa Ngepoh yang sekarang telah menjadi mushola kebanggaan bagi masyarakat Desa Ngepoh.

Sekarang tinggal bagaimna untuk isinya, apakh isinya akan sam dengan lahirnya atau isinya melebihi bangunanya atau justru isinya lebih jelek dari bangunannya. Semua itu tergantung dari para tokoh masyarakt, tokoh agama dan orang tua untuk membina dan memakmurkan mushola tersebut.

Karena yang terpenting dengan adanya mushola yang bagus mauupun tidak bagus adalah isi dari mushola tersebut. Tentunya dengan mushola yang bagus harus dapat melahirkan generasi yang hebat dari mushola ini secara aklaq. Maka akan terbentuk generasi yang mampu untuk diandalkan.

“Setelah semua kegiatan ini berakhir nanti kami akan langsung mengadakan koordinasi dengan seluruh tokoh masyarakat dan juga dengan tokoh agama, membahas hal – hal yang harus dilakukan untuk memakmurkan masjid,” jelas Agus, Selasa (28/7/20).

Dalam hal ini tentunya terkait pembinaan anak –anak, guru ngaji dan semua yang terkait untuk pendidikan generasi kedepanya, jangan sampai orang tua dan para tokoh tidak memperhatikan itu semua. Karena justru anak –anak yang harus terus dibimbing sejak dini. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com - Dalam pelaksanaan program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 108 Kodim 0807/Tulungagung kesibukan warga dan satgas dalam gotong royong telah selesai bersamaan dengan selesainya sumua proyek fasilitas umum di desa Ngepoh Kecamatan Tunggunggunung Kabupaten Tulungagung.

Dengan selesainya semua pekerjaan saran Fisik tentu satgas juga akan segera meninggalkan desa Ngepoh. Namun sebelum meninggalkan Desa Ngepoh satgas terus melakukan komunikasi dengan warga untuk lebih menjalin silaturohmi yang erat sehingga akan terjalin hubungan harmonis yang penuh kekeluargaan.

Memang begitulah warga desa, tidak mau mengulur pekerjaan, bagaimana pekerjaan yang ada itu dapat segera terselesaikan dan segera dapat digunakan untuk aktifitas. Maka warga ketika kerja bakti begitu semangat sekali. Apalagi mengerjakan RTLH warga begitu sangat semangat karena rumah milik warga yang dibangun agar segera dapat digunakan.

Menurut Kades Sunaryo, Selasa (28/7/20) mengatakan, ”Semua pekerjaan proyek fisik telah selesai.Termasuk seluruh RTLH juga sudah diselesaikan dengan sempurna oleh satgas dan warga. Salah satunya milik Sukarni, Yang kini sudah dinikmati dan ditempati oleh Sukarni dan keluarganya.”

Untuk itu kepada para Sukarni ia berharap, setelah rumah ini dapat digunakan agar dapatnya untuk menjaga dan merawatnya dengan sebaik – baiknya. (*)

Tulungagung, Sulutnews.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 108 kodim 0807 /Tulungagung telah menyelesaikan pembangunan sarana fisik maupun non fisik di desa Ngepoh Desa Tunggunggunung kabupaten Tulungagung. Dan tentunya sangat membuat semua warga dan satgas Bahagia.

Dalam beberapa hari Marno (45) terus bekerja bersama satgas untuk menyelesaikan RTLH milik Sukarni, warga Dusun Ngepoh dengan Dusun Kecamatan Tunggunggunung kabupaten Tulungagung.Tak terasa hari demi hari pekerjaan terus dilaksanakan penuh kekraban dalam kekeluargaan.

Setiap hari satgas merasakan udara bersih dan sejuk di desa Ngepoh, udara yang pelum tercemari dan masih asli membuat semua satgas merasa nyaman, sehingga dengan kerja keras tetap menghirup udara yang cukup segar dan sejuk, sehingga tidak merusak kesehatan. Jadi kita disini makan dengan hasil bumi yang masih asli dan menghirup udara yang masih begitu sehat.

Danramil 0807/18 Tunggunggunung Kapten Inf, Dwi Hari S, Selasa (28/7/20) mengatakan, ”Dengan selesainya semua pekerjaan tentunya membuat semua orang bahagia,termasuk Sukarni yang rumahnya telah selesai dikerjakan. Sambil melihat rumah Sukarni yang nampak bersih dan rapi serta kelihatan sehat satgas juga menyempatkan untuk menikmati udara segar didaerah pegunungan dengan kondisi alam yang masih terjaga dengan baik. Desa dengan udara yang masih asli belum tercemari. Sehingga bila yang terbiasa diperkotaan lalu berada didesa Ngepoh akan merasa nyaman dan kerasan.”

 Bagi Satgas yang terbiasa diperkotaan berada di desa Ngepoh telah mendapatkan udara yang benar – benar bersih dan sehat, karena Desa Ngepoh masih dikelilingi pepohan dimana mana dengan berbagai macam tumbuhan. Jadi sambil santai dirumah Sukarni melepas lelah cukup enak udaranya. (*)