Kodim Tulungagung

Kodim Tulungagung (1150)

Tulungagung,Sulutnews.com - Sebagai warga negara yang baik yang memiliki rasa tanggung jawab serta jiwa kebersamaan dan gotong royong tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan intern saja, namun juga dapat dilaksanakan di berbagai situasi dan tempat.

Salah satunya seperti yang ditunjukkan oleh perguruan Pencak Silat PSHT di Kabupaten Tulungagung ini, merupakan bentuk salah satu kegiatan yang mulia yang patut dicontoh serta di tiru oleh siapapun. Pasalnya, perguruan silat satu ini, selain sudah lama berkembang dan mengakar di wilayah Jawa Timur, dengan sifat kegotong royongannya rela membantu pelaksanaan TMMD 108 di wilayah Desa Ngepoh, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung.

Bahkan, Dwi Diantoro selaku pimpinan PSHT di Kabupaten Tulungagung ini, saat diwawancarai, Senin (22/6/20) merasa bangga dan ikut terpanggil hatinya untuk membantu TNI bersama warga dalam mengerjakan sasaran TMMD di Desa Ngepoh.

“Selaku pimpinan PSHT di Kabupaten Tulungagung, saya merasa sebagai warga Indonesia tentu ikut terpanggil dalam membantu pengerjaan TMMD 108 di wilayah Kodim 0807/Tulungagung ini. Dan ini merupakan salah satu anugerah bagi kami selaku warga PSHT dimana kita semua dapat menyumbangkan tenaga dan pikiran kita demi suksesnya pembangunan di Desa ini,” terangnya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD ini merupakan salah satu bentuk sinergitas antara TNI dengan rakyat dimana mereka dalam mengerjakannya selalu dilandasi dengan semangat jiwa gotong royong dan saling bahu membahu untuk meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Bahkan Dwi menghendaki sinergitas antara TNI dengan PSHT ini tetap terjaga dan memiliki ikatan batin yang kuat.(*)

Tulungagung,Sulutnews.com - TNI Manunggal Membangun Desa atau yang lebih dikenal dengan TMMD merupakan persembahan TNI dalam ikut serta membangun masyarakat Indonesia yang tangguh dalam aspek peningkatan ekonomi warga dan juga pemerataan pembangunan di segala bidang. Hal ini dapat dilihat bahwa dalam program TMMD 108 di Desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung yang menitikberatkan pembangunan dalam berbagai aspek demi kemajuan desa dalam mewujudkan impian mereka dengan harapan kedepannya lebih maju seperti dengan desa-desa lainnya yang sudah maju.

Inilah salah satu wujud kepedulian dan ungkapan rasa terimakasih TNI kepada rakyat Indonesia dalam ikut serta mengisi kemerdekaan bangsa kita. Selain tugas pokoknya sebagai benteng pertahanan negara, TNI juga berperan aktif dalam ikut serta membangun kemajuan warga terutama di wilayah pedesaan yang jauh dari keramaian serta yang masih memiliki ekonomi rendah.

Dengan adanya program TMMD 108 terutama di desa Ngepoh ini, kedepannya setelah selesai pelaksanaan diharapkan akan membawa perubahan pada wajah desa yang mendapatkan program tersebut.

Serma Slamet yang merupakan salah satu dari anggota TNI dari Kodim 0807/Tulungagung dan juga sebagai seorang Babinsa di wilayah Desa Ngepoh ini, dalam pelaksanaan pra TMMD 108 di wilayahnya ikut serta andil dalam melaksanakan penggalian pondasi mushola yang merupakan salah satu program TMMD 108 Kodim 0807/Tulungagung.

Sebagai seorang prajurit Angkatan Darat, dirinya merasa terpanggil dalam membantu warga Desa Ngepoh dalam mewujudkan impian mereka untuk memiliki tempat ibadah, karena diketahui, mayoritas warga desa Ngepoh beragama Islam, sehingga tidak dapat dipungkiri, dalam melaksanakan ibadah terutama melaksanakan shalat membutuhkan tempat ibadah yang layak dan dapat menampung para jamaahnya.

“Saya sebagai seorang prajurit ikut merasa bangga karena dalam kegiatan TMMD yang ada di Desa Ngepoh ini saya dapat ikut andil dalam melaksanakan pengerjaan ini,” kata Serma Slamet, Senin (22/6/20).

Meskipun masih di pra TMMD, para TNI dari Kodim 0807/Tulungagung bersama warga desa sudah mulai penggalian pondasi mushola agar nanti dalam pengerjaan TMMD ini dapat diselesaikan tepat waktu karena pengerjaan program TMMD di Desa Ngepoh ini tidak hanya pembuatan mushola saja, namun juga pembangunan rabat jalan beton, pembangunan MCK dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni.

“Kita memang sengaja memulainya di pra TMMD ini dengan tujuan agar nanti pengerjaannya tidak terburu-buru dan selesai tepat waktu, sehingga dapat menyelessaikan program-program yang lain. Sayapun juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada warga desa ini, walaupun saat ini negara kita sedang dilanda Covid-19, namun tidak menyurutkan semangat bagi kami, karena tanpa adanya semangat ini pembangunan tidak akan berhasil,” terang Slamet.

Ia bahkan berharap agar warga desa dalam melaksanakan kegiatan TMMD ini selalu melaksanakan protokol kesehatan yang telah diinstruksikan oleh pemerintah dalam upaya pemutusan mata rantai Covid-19 dengan menggunakan masker, jaga jarak dan juga menjaga kesehatan terutama dalam menjaga imun tubuh mereka.(Pendim0807)