Kodim Sintang

Kodim Sintang (821)

SINTANG,Sulutnews.com - Dansatgas TMMD Reguler 109 Kodim 1205/Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan menitipkan infrastruktur jalan akses Desa Tirta Karya menuju Wirayuda hasil karya  program TMMD di kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang.kepada masyarakat dan aparatur desa setempat.

Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan  mengatakan bahwa pembangunan akses jalan TMMD itu jelas sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga Desa Tirta Karya menuju Desa Wirayuda yang sebelumnya benar-benar terisolir.

 “Jalan ini merupakan prestasi bagi Pemkab Sintang dan TNI yang tergabung dalam tim satgas TMMD 109 Sintang, Polri, segenap Ormas dan masyarakat Desa Tirta Karya menuju Desa Wirayuda, untuk menuntaskan keterisoliran warga kedua desa itu ,” ungkapnya pada media ini Jumat,(23/10).

Kami juga mengapresiasi atas kerjasama dan kegotongroyongan masyarakat Ketungau Tengah khususnya, dan sekitar umumnya, karena sangat antusias membantu Satgas TMMD 109 Sintang dalam pengerjaan jalan tersebut.

Masyarakat menyadari, sebelumnya mereka terkendala pengangkutan hasil bumi karena memang tidak adanya akses jalan, sehingga harus dipikul sehingga akan mengeluarkan biaya operasional lebih tinggi saat menggunakan kuli angkut.

Sekarang kondisi jalan 11 kilo meter hasil kerja TMMD 109/ Sintang sudah lebar, sehingga di lain waktu jalan tersebut dapat diperkeras lagi dan dilanjutkan dengan pengaspalan. Ia berharap masyarakat Tirta Karya-Wirayuda pada umumnya, memanfaatkan apa yang mereka bangun juga dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama, dan tak lupa bersama pihak desa ikut merawatnya.

"Titip jalan ini setelah kami tinggalkan ,rawat dan manfaatkan dengan baik," pintanya.(pendimsintang/hery)

SINTANG,Sulutnews.com - Kopda Irwanto, salah satu personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1205/Sintang mengunjungi salah satu sekolah PAUD di Kecamatan Ketungau Tengah.

Pada kesempatan ini, Kopda Irwanto didepan puluhan anak PAUD Ranting Suluh Kasih di Dusun Kedembak dan PAUH Suluh Kasih di Merakai mengajak untuk mengunjungi perpustakaan apung yang diinisiasi oleh Dansatgas TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang dengan menggandeng Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sintang.

Kopda Irwanto juga mengajak seluruh orangtua untuk terus memotivasi dan mendampingi kegiatan belajar anak dengan membagikan beberapa tips yaitu mencari buku dengan gambar dan warna yang menarik, pilih buku dengan isi tulisan yang singkat dan menyenangkan, iringi dengan pertanyaan mengenai buku bacaan, dan selingi pula dengan permainan.

Dengan demikian, kegiatan membaca untuk anak di usia dini dapat berjalan dengan baik dan memotivasi anak untuk belajar.

Kepala Dusun Kedembak, Timotius mengucapkan terimakasih atas kehadiran Perpustakaan Apung di Kecamatan Ketungau Tengah yang merupakan inisiasi dari Dansatgas TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang dengan menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang.

"Ini adalah hal yang luar biasa dilakukan oleh TMMD. Ini menunjukkan kepedulian TNI pada wawasan anak di batas negeri," tuturnya.

Timotius mengajak seluruh masyarakat untuk dapat menggunakan perpustakaan apung dengan baik untuk meningkatkan wawasan pengetahuan anak di batas negeri.

"Mari gunakan perpustakaan apung yang ada sebaik mungkin. Jaga sebagaimana kita menjaga rumah kita, karena perpustakaan ini adalah milik kita semua," pungkasnya. (pendimsintang/hery)

SINTANG,Sulutnews.com - Perpustakaan apung yang diinisiasi oleh Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1205/Sintang menjadi salah satu sarana penting dalam meningkatkan motivasi membaca masyarakat khususnya anak-anak di usia belajar.

Bermacam buku dari berbagai bidang disediakan sesuai dengan kebutuhan sehingga tak hanya anak di usia sekolah, seluruh warga pun dapat mengunjungi perpustakaan

Kopda Riyan, salah satu personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-109  Kodim 1205/Sintang mengatakan kehadiran perpustakaan apung di Kecamatan Ketungau Tengah bagaikan oase di padang pasir. Terlebih lagi di tengah keterbatasan yang memang kerap dialami oleh warga di daerah perbatasan.

"Dansatgas TMMD Sintang mempunyai ide dan pemikiran hebat yang tentunya memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat bahik secara langsung maupun tidak langsung," ujarnya.

Perpustakaan apung dibatas neheri merupakan inisiasi Satgas TMMD Sintang bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang. Keberadaan perpustakaan apung tersebut diharapkan semakin meningkatkan minat baca. Yang pada akhirnya akan membuat literasi semakin meningkat.

"Sarana sudah disediakan, tinggal bagaimana kita mendorong minat baca terutama bagi anak di usia belajar. Untuk itu, saya berharap Ibu-Ibu bisa membantu kira memberikan semangat kepada anak-anak agar mereka mau datang dan membaca agar wawasan mereka dapat semakin meluas," pungkasnya. (1205/sintang)

SINTANG,Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sintang melalui Kabid Perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Arsip, Yuliana, mengaku siap mendukung dan bekerja sama untuk mengembangkan serta melanjutkan Program Perpustakaan Apung di Batas Negeri yang diinisiasi oleh Dandim Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan.

“Kami sudah langsung bergerak memberikan support kepada Kodim Sintang. Saat peresmian kami juga mendampingi Pak Dandim, lalu membantu ratusan buku serta melakukan kerja sama melalui Memeorandum of Understanding (MoU) dengan Kodim Sintang,” papar Yuliana.

Pemkab Sintang juga akan memberikan pendampingan serta menempatkan petugas untuk membina terkait kearsipan koleksi buku-buku yang ada di Perpustakaan Apung tersebut.

Terpisah, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan mengaku sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab Sintang. “terima kasih kami ucapkan kepada Pemkab Sintang dalam hal ini kepada Dinas Perpustakaan yang telah ikut mendampingi kami,” ujar Eko. (pendimsintang/hery)

SINTANG,Sulutnews.com – Alex (22) warga Desa Serawai Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang mengaku bangga adanya Perpustakaan Apung di Batas Negeri yang viral. Dia dan teman-temannya sangat bersyukur Kota Sintang jadi pelopor Perpustakaan Apung di Batas Negeri.

“Terima kasih kepada Bapak-bapak Kodim Sintang yang telah mewujudkan Perpustakaan Apung bagi anak-anak dan Pelajar di Kecamatan Ketungau Tengah. Disana memang kawasan sungai, dan sarana transportasinya mayoritas menggunakan speed bod atau sampan,” ungkap Alex.

Alex yang setiap harinya bekerja di Hotel My Home ikut merasa bangga. “Banyak kawan japri What App ke saya katanya di Sintang ada Perpustakaan Apung di Batas Negeri. Lalu saya menonton di televise memang ada. Rasanya bangga saya menjadi warga Sintang,” ujar Alex. (pendimsintang/hery)

SINTANG,Sulutnews.com – Pemilik warung yang setiap harinya menjajakan minuman kopi, teh, jahe dan es buah, Sadiyah (48) mengaku kagum melihat gagasan Perpustakaan Apung di Batas Negeri yang digagas oleh Kodim 1205/ Sintang.

Dirinya yang tinggal di Desa wira Yuda mengaku juga memiliki cucu. Sebelum diresmikan oleh Dandim 1205/ Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan, cucunya juga sering meminjam buku di Perpustakaan Apung. Kebetulan letak warung Sadiyah persis disebelah Jalan Masuk Dermaga Gemar Membaca wira Yuda.

“Saat persiapan diresmikan, dan kapal dihiasi, cucu saya sudah senang dan mengajak teman-temannya bermain dan membaca buku meminjam dari Perpustakaan Apung,” ucap wanita asal Kabupaten Cilacap Jateng itu.

Dia mengaku tak menyangka ada ide Perpustakaan Apung. Saya ikut bangga, karena ternyata Perpustakaan Apung ini disukai oleh anak-anak termasuk cucu saya sendiri. “semoga akan terus berlanjut. Karena anak-anak akan dapat belajar dari meminjam buku-bukunya,” pintanya. (pendimsintang/hery)

SINTANG,Sulutnews.com – Dansatgas TMMD Reguler 109/ Sintang yang juga sebagai Dandim 1205/ Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan berjanji akan melanjutkan Program Perpustakaan Apung di Kawasan Perbatasan RI – Malaysia. Menurutnya, kegatan tersebut adalah upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui generasi penerus.

“Kami TNI ikut bertanggung jawab atas penyiapan generasi bangsa yang handal dan berintelektual. Dengan membaca generasi bangsa akan mendapatkan banyak ilmu pengetahuan. Sebab buku adalah sumber ilmu,” tandas Eko Bintara Saktiawan.

Terpisah Pjs Camat Ketungau Tengah, Petrianus menambahkan bahwa pihaknya sangat merespon positif langkah dan gagasan yang dilakukan oleh Kodim 1205/ Sintang.

“Perpustakaan Apung di Batas Negeri adalah ide luar biasa dan sangat baik. Kami berjanji akan bersama-sama mendukung dan terus mengembangkan program Perpustakaan Apung. Mungkin akan kami gelar di seluruh desa-desa di wilayah Kecamatan ketungau Tengah,” papar Petrianus. (pendimsintang/hery)

SINTANG,Sulutnews.com – Dansatgas TMMD Reguler 109 Kodim 1205/ Sintang, Kalimantan Barat (kalbar), Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan mengaku sangat bersyukur dengan sebuah kenyataan. Ya, kenyataan dimana gebrakan Kodim Sintang tentang Perpustakaan Apung di Batas Negeri, direspon baik oleh anak-anak di Desa Wira Yuda dan Desa Tirta Karya, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang.

“Bisa rekan-rekan wartawan saksikan sendiri, bagaimana mereka anak-anak di Kawasan Perbatasan Negara ini sangat senang membaca. Mereka sangat antusias,” ungkap Eko Bintara.

 Sementara itu, salah satu Orang Tua Anak, Diara (32), dengan telaten mengajarkan membaca suku kata demi suku kata kepada anaknya bernama Idan. Dia mengaku sangat terbantu dan senang TNI Kodim Sintang mengadakan Perpustakaan Apung di wilayahnya. “Sangat membantu sekali adanya Perpustakaan Apung dan sangat membantu sekali buku-buku ini. Saya bias membantu anak saya membaca buku,” ucap Diara. (pendimsintang/hery)

SINTANG,Sulutnews.com - Anak-anak  pelajar di batas negeri telah ramai menunggu Perpustakaan Apung Kodim 1205/Sintang merapat ke Dermaga Gemar Membaca di Ketungau tengah, Minggu (18/10/2020). Bahkan mereka sudah memadati  Dermaga Gemar Membaca saat kapal Perpustakaan Apung di Batas Negeri terlihat dari kejauhan.

“kami mendapat informasi dari om tentara (Satgas TMMD Reguler 109 Kodim 1205/Sintang) akan ada perpusatakaan Apung datang ke dermaga ini,” ujar Dinda, pelajar kelas 4 Sekolah Dasar di Ketungau Tengah.

Setelah itu, Dinda dan teman-temannya yang tengah asik bermain  langsung merapat ke Dermaga. Dinda mengaku saat tiba di Dermaga,  anak-anak dan orang tua yang mendampingi sudah ramai di tempat tersebut. “om tentara bilang kapal Perpustakaan Apung sendang dalam perjalanan. Setelah kurang lebih lima menit kami menunggu kapal perpusataakan datang,” ujarnya.

Dinda mengaku awalnya ingin langsung menyerbu perpustakaan apung, akan tetapi pengambilan buku di perpustakaan apung harus berganti-gantian supaya tertib.“Jadi kami memilih buku di perpustakaan secara bergilir,” ujarnya

Dinda mengaku senang dengan adannya Perpustakaan Apung tersebut. “Perpustakaan apung ini baru pertama kali kami liat. Dan kami senang bisa belajar bersama ramai-ramai,” ujarnya.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler 109 Kodim 1205/Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan bangga dengan antusias anak-anak di perbatasan dengan hadirnya Perpustakaan Apung di Batas Negeri.

“Perpustakaan Apung di Batas Negeri baru saja kita lauching dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat disini,” pungkasnya.  (1205/Sintang)

SINTANG,Sulutnews.com - Camat Ketungau Tengah, Petrianus  menyampaikan terima kasih kepada kepada Satgas TMMD reguler 109 Kodim 1205/Sintang yang telah membuka akses di daerah perbatasan. Dia mengatakan warga Desa Tirta Karya  kecamatan Ketungau selaku Desa sasaran TMMD akhirnya dapat menjangkau Ibu Kota kecamatan melalui akses darat yang telah dibangun tersebut.

“saya tahu persih bahwa sebelumnya warga Desa Tirta Karya sulit menjangkau Ibukota Kecamatan Ketungau Tengah melalui jalur darat karena kondisi infrastruktur yang tidak memadai. Masyarakat tidak punya pilihan untuk tidak menggunakan transportasi air meski memakan biaya yang cukup besar,” ujarnya.

Petrianus mengatakan akses darat yang dibagun TNI ini telah  memenuhi standar kualitas. Dirinya bersama Komandan Satgas telah menijau hasil pembangunan tersebut.  Masyarakat setempat sudah memanfaatkan jalan tersebut dan terbukti berhasil memangkas biaya transporotasi.

“Dengan seliter bensin berkendara pakai motor sudah bisa bolak balik dari Desa Tirta Karya ke Wirayuda ibu kota kecamatan Ketungau Tengah. Hal ini membuktikan bahwa sarana dan prasaran yang dibangun TNI tersebut sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”  ujarnya.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler 109 Kodim 1205/Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan mengatakan sasaran fisik TMMD reguler 109 yakni membangun akses sepanjang 11 Kilometer dari Desa Tirta Karya menuju Desa Wirayuda Ibu Kota Kecamatan ketungau Tengah. Pembangunan akses darat tesebut terdiri dari peningkatan jalan sepanjang 11 Kilometer dengan lebar 6 meter. Pembangunan 2  unit jembatan dan 6 unit gorong-gorong.

“Jembatan pertama berukuran 4x4 meter, jembatan kedua berukuran panjang 18x4 meter. Tidak hanya motor kendaraan roda empat juga bisa tembus dari Desa Tirta karya ke Wirayuda,” terangnya. (kodim 1205/Sintang)