Kodim Sintang

Kodim Sintang (821)

SINTANG,Sulutnews.com - Pandemi Covid-19 berdampak pada sektor pendidikan hingga ke daerah pedalaman, pasalnya kegiatan belajar mengajar di sekolah juga dihentikan sementara. Parahnya lagi kebijakan pembelajaran daring dari rumah sebagai kegiatan belajar alternatif juga terkendala karena terbatasnya internet.

Guru-guru di Perbatasan harus bekerja lebih Ekstra dan berinovasi supaya peserta didik dapat terus menimba ilmu. Hal tersebut diakui Kepala Taman Kanak-Kanak Tunas Harapan Merakai, Mila Nurbaiti.  Pihaknya mengambil kebijakan melaksanaakan kegiatan belajar dengan mendatangi  langsung rumah murid. 

“Tujuannnya supaya kegiatan belajar terus belanjut dan anak anak betul betul sudah memahami pengetahuan dasar selepas mereka lulus dari TK,” ujarnya.

Mila mengaku banyak suka duka melaksanakan kegiatan belajar dari rumah-kerumah. Namun sebagai guru ia tetap melaksanakan

tidak selalu bejalan mulus, namun kita terus berjuang dan menikmatinya  yang terpenting bagi kami anak-anak usai dari TK dapat mengenal angka, huruf dan dapat membaca. Mereka betul-betul kita pastikan sudah siap untuk melanjukan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi meski kegiatan belajar di Sekolah sekarang terkendala,” ujarnya.

Mila juga berterima kasih kepada Kodim 1205/Sintang yang telah menghadirkan Perpustakaan Apung di Batas Negeri. Dia mangaku sangat terbantu dengan adanya Perpustakaan Apung  tersebut.

“Sebagai guru dan masyarakat perbatasan saya sangat mendukung dan mengapresiasi kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan di daerah perbatasan,” ucapnya.

Mila mengatakan TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD regule 109 banyak membantu masyarakat perbatasan termasuk di bidang pendidikan. Mulai  dari penyiapan sarana dan prasarana belajar hingga menghadirkan Perpustakaan Apung   di batas Negeri.

“Perpustakaan Apung ini adalah salah satu upaya menumbuhkan minat baca bagi generasi muda sejak dini. Ini adalah inisiasi yang sangat baik dan tepat bagi masyarakat di batas negeri. Kami merasa sangat terbantu. Dan kami harapakan Perpustakaan Apung   di batas Negeri ini terus eksis,” ujanya. (1205/sintang)

SINTANG,Sulutnews.com - Paska dilaunching menjelang penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 109 Kodim 1205/ Sintang,  Perpustakaan Apung di Batas Negeri  Kodim 1205/Sintang terus mempertahankan eksistensinya. Kali ini Satuan Tugas (satgas) TMMD Reguler 109 Kodim 1205/ Sintang membawa Perpustakaan Apung di Batas Negeri  menjangkau anak-anak di Dusun Kebangak Desa Wirayuda kecamatan ketungau Tengah.

“Anak-anak disana tidak dapat melaksanakan pembelajaran daring karena terkendala internet. Kita bawa perpustakaan Apung supaya mereka dapat belajar. kita bersyukur antusias anak-anak dan para orang tua sangat luar biasa,” ujar Personel Satgas, Kopda Riyan.

Dia mengatakan masyarakat setempat menginginkan Perpustakaan Apung runtin menjangkau anak-anak di dusun Kebangak. Karena dengan adanya Perpustakaan Apung anak-anak dapat melaksanakan kegiatan belajar yang lebih menyenangkan.

“Anak-anak disini sampaikan kekita supaya rutin bawa perpustakaan apung ke daerah ini. Mereka sangat membutuhkannya, terlebih  anak-anak betul-betul merasakan sensasi belajar menyatu dengan alam,” ujarnya.

Riyan mengaku senang Keberadaan Perpustakaan Apung  bermanfaat bagi masyarakat di batas Negeri terutama dalam memenuhi kebutuhan belajar generasi muda  yang saat ini terkedala pandemi covid-19.

“Kita senang Perpustakaan Apung  di Batas Negeri ini bisa menjawab kebutuhan pendidikan anak-anak di Perbatasan,” pungkasnya. (1205/Sintang)

SINTANG,Sulutnews.com - Kapal Motor Cepat (KMC) Milik Kodim 1205 Sintang yang tersandar di dermaga gemar mebaca menarik perhatian anak-anak di Desa Wirayuda Kecamatan Ketungau Tengah. Satu diantaranya Jidan, pelajar kelas 1 Sekolah Dasar ini rela duduk panas-panasan sambil menatap KMC yang tengah ditambatkan personel Satuan Tugas (satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 109 Kodim 1205/ Sintang, Kopda Riyan ke bagian sisi dermaga.

Saat KMC selesai ditambatkan dengan aman, Jidan meminta ijin kepada Kopda Riyan supaya diperbolehkan naik ke KMC.

 “Om tentara boleh ngak nanti jidan naik kapal itu,” ujarnya sambil menunjuk KMC.

Jidan mengaku baru dua kali melihat KMC bersandar di Dermaga tersebut. dia menilai keunikan kapal karena memiliki dua mesin pada kapal masing-masing berkekuatan 100 PK. KMC dapat melaju lebih dari 60 KM / jam.

“Orang-orang disini ngak ada yang punya kapal kayak itu. Itu kapalnya besar dan muatnya banyak dan laju kayak motor,” ujarnya polos.

Menanggapi itu, Kopda Riyan hanya tersenyum. Dia mengatakan KMC memang kerap menjadi tontonan anak-anak di lokasi TMMD. KMC ini baru saja membawa  kedatanagan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 109 Kodim 1205/ Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan dan rombonga ke lokasi TMMD

 “Jidan dan kawan-kawan boleh naik ke kapal KMC, tapi jangan sekarang dan harusi dengan pengawasan om ya, karena kapal berada di pinggir sungai,” ujar Kopda Riyan. (1205/Sintang)

SINTANG,Sulutnews.com - Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 109 Kodim 1205/ Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan mengaku bahagia, Pihaknya telah dapat menjawab kebutuhan masyarakat di Desa Sasaran TMMD akan adanya akses jalan darat yang menembus ke Ibukota Kecamatan.

Dia mengatakan sasaran fisik TMMD tahun 2020 ini membangun akses jalan yang menghubungkan Desa Tirta Karya ke desa Wirayuda Kecamatan Ketungau tengah. Akses darat tersebut  berupa pembukaan jalan sepanjang  11 kilo meter, pembangunan dua unit jembatan dan 6 unit gorong-gorong.

“Kita bersyukur sasaran fisik TMMD tersebut telah terlaksana dengan baik dan masyarakat sudah dapat menikmati hasil pembangunan,” ujarnya.

Kebutuhan infastrujtur tersebut kata Dansatgas merupakan aspirasi masyarakat yang diusulkan berkali-kali melalui forum Musrenbang sejak lama namun belum terakomodir. Pada tahun 2020, keinginan itu terakomodi melalui sasaran fisik TMMD Reguler 109 Kodim 1205/ Sintang.

“yang paling penting bagi saya adalah manfaatnya bagi masyarakat. Akses yang baik akan menunjang pertumbuhan ekonomi. Karena infrastruktur yang baik menjadi modal sosila masyarakat dalam menjalankan roda perekonomian,” pungkasnya. (1205/Sintang)

SINTANG,Sulutnews.com – Ditengah kesibukan dalam menjalankan amanah baik sasaran pekerjaan fisik maupun non fisik, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang kerap menyempatkan diri untuk beribadah di tempat ibadah yang ada di desa sasaran.

Bagi yang muslim, kewajiban untuk sholat lima waktu kerap dilakukan oleh personel Satgas TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang di masjid terdekat dan tak lupa pula mereka menyempatkan diri untuk duduk berbincang dengan warga usai melaksanakan ibadah atau sembari menunggu waktu sholat selanjutnya.

Sugiana, Pengurus Masjid Al-Muttaqin Kecamatan Ketungau Tengah mengaku bangga melihat ketaqwaan personel Satgas TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang dalam menjalankan kewajibannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Tugas negara mereka kerjakan tapi tak lupa pula kewajibannya sebagai manusia. Mereka menjalankan ibadah dengan baik, yang muslim ke masjid, yang Kristen ke gereja. Hidup berdampingan dengan tak membedakan suku dan agama,” tuturnya.

Sugiana atau yang lebih akrab dipanggil Pak Sugi ini mengharapkan masyarakat khususnya generasi muda dapat mencontoh apa yang telah dilakukan oleh personel Satgas TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang baik dalam ketaqwaannya menjalankan ibadah dan juga bagaimana mereka menjaga persatuan NKRI dengan menjunjung tinggi nilai persatuan.

“Kita berharap generasi muda dapat di desa ini dapat mencontoh bagaimana mereka menjalankan kehidupan sehari-hari. Bekerja dan beribadah sebagaimana mestinya. Ini yang sudah sedikit luntur sehingga dibutuhkan upaya banyak pihak untuk meningkatkan kembali,” pungkasnya. (1205/sintang)

SINTANG,Sulultnews.com - Sebagai dampak dari hasil kegiatan TMMD ke-109 Kodim 1205/ Sintang tahun 2020 salah satunya yaitu dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat di Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang,  Kalimantan Barat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Camat Ketungau Tengah Petrianus kepada media ini Minggu (25/10)

“Selain harga tanah yang melonjak, nanti juga kedepan di sepanjang jalan Wirayuda-Tirta Karya menuju pusat kota Kecamatan ini akan banyak bermunculan warung-warung, termasuk bakal dikunjungi oleh para wisatawan, yang ingin melihat keindahan alam dan hutan yang masih perawan untuk beraswapoto, dan menikmati keindahan alamnya. Sekarang saja pagi-pagi banyak warga yang menikmati sun rise, dan sore harinya menikmati sun sate,"katanya.

Maka dari itu sebagai Camat , tidak hanya mendukung Kegiatan TMMD 109 Sintang  ini, tetapi juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, atas terselenggarannya TMMD 109 Sintang di lokasi Kecamatan Ketungau Tengah,  khusus kepada Kodim 1205/Sintang.

Selain alamnya yang masih asri juga hadirnya Perpustakaan Apung Di Batas Negeri TMMD 109 Sintang ini yang menarik perhatian,menurutnya baru kali ini ada gagasan membuka perpustakaan apung tersebut dan tak lupa dirinya sebagai Camat setempat juga mengajak masyarakatnya untuk rajin membaca.

"Sekali lagi terimakasih pak Dandim 1205/Sintang , yang telah menginisiasi Perpustakaan Apung di Batas Negeri TMMD 109 Sintang ,warga kami kini rajin baca buku,"ucap Petrianus. (1205/Sintang)

SINTANG,Sulutnews.com – Satu bulan berada di batas negeri membuat sejumlah Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1205/ Sintang mempunyai tempat tersendiri di hati masyarakat tanpa mengenal usia.

Berbagai kesan maupun pesan kerap terukir cukup baik dari personel Satgas TMMD ke-109 maupun dari masyarakat selama pelaksanaan program tersebut berlangsung.

Tak ingin berpisah begitu saja, Kopda Riyan menyanyikan beberapa lagu untuk siswa SD Negeri 41 Kebangkak, Kecamatan Ketungau Tengah. Lagu yang ia nyanyikan berbekal ilmu yang ia dapat saat menjadi Pembina Pramuka tersebut berisi tentang pengetahuan yang ia harapkan dapat dipahami dan ajari kembali pada adik-adik siswa tersebut.

“Salah satu bakti TNI adalah mengajar dan memotivasi generasi muda untuk menjadi lebih baik. Kebetulan, saya pernah menjadi Pembina pramuka. Nah, ilmu yang saya dapat sebelumnya saya gunakan untuk mengajari mereka lagu, tadi saya nyanyikan Lagu Lima Jari, mereka senang dan langsung mencobanya,” tuturnya.

Kopda Riyan mengaku senang berada di Kecamatan Ketungau Tengah namun karena program TMMD ke-109 Kodim 1205/ Sintang telah berakhir, personel Satgas yang telah memiliki dua anak ini harus meninggalkan desa-desa di daerah tersebut untuk kembali menjalankan tugasnya.

“Senang karena sebentar lagi saya bisa berkumpul bersama keluarga namun haru juga meninggalkan anak-anak polos perbatasan ini. Mereka menggemaskan dan menyenangkan,” ucapnya.

Salah satu siswa SD Negeri 41 Kebangkak, Yosep mengatakan dirinya sedih ketika tahu Kopda Riyan yang dikenal cukup dekat dengan anak-anak harus pulang ke Sintang untuk berkumpul bersama keluarga dan menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

“Omnya baik, suka negur, ramah. Suka mainkan rambut saya, lucu juga,” ujarnya polos.

Diakhir pertemuan, Kopda Riyan mengajak seluruh siswa untuk menyanyikan Lagu Sayonara yang merupakan lagu perpisahan.

“Sayonara, sayonara, sampai berjumpa pula,” lirihnya sembari menahan haru. (1205/sintang)

SINTANG,Sulutnews.com – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih melanda sejumlah negara termasuk di Indonesia. Untuk mengantisipasinya, Pemerintah meminta masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat yaitu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan di bawah air yang mengalir menggunakan sabun atau menggunakan handsanitizer.

Bagi orang dewasa, penerapan protokol kesehatan dapat lebih giat dilakukan, namun berbeda dengan anak-anak. Penerapan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dapat membuat anak tersebut merasa tidak nyaman dan tidak sebebas biasanya.

Prada Yugo, salah satu personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1205/Sintang mengungapkan pihaknya berusaha keras mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan demi meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19.

“Fokus kita pada anak-anak. Penerapan protokol kesehatan seperti menggunakan masker masihsaja menjadi dilemma tersendiri bagi mereka, tak nayamn bermain, berteriak dan mereka seperti merasa hak mereka diambil. Itu alasan kenapa mereka kerap tak mau gunakan masker,” tuturnya.

Prada Yugo membagikan beberapa tips pada orang tua dan masyarakat luas agar anak-anak mau menggunakan masker saat keluar rumah untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19. Pasalnya, Covid-19 hingga saat ini masih menajdi ancaman dimana dan pada siapa saja meskipun tak terlihat secara kasat mata.

“Yang pertama, orangtua atau orang dewasa sekitarnya harus menggunakan masker juga dong, jadi mereka ada teladannya. Kedua, berikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan masker, namun ini tentunya sangat sulit dilakukan bagi anak usia rendah. Nah, ketiga, gunakan mainan kesayangannya. Berikan masker pada mainannya, jadi si anak juga mau ikutan menggunakan masker,” pungkasnya. (1205/sintang)

SINTANG,Sulutnews.com – Program mencerdaskan kehidupan generasi bangsa di Kawasan Perbatasan Negera Kodim 1205/ Sintang mendapatkan pujian dan decak kagum sejumlah awak media. Kebanyakkan mereka menilai gagasan Perpustakaan Apung patut dijadikan Program Nasional di Kawsan Perbatasan.

Taufik, Wartawan Senior RRI yang bertugas di Kabupaten Sintang mengungkapkan apresiasinya. Dia menyebutkan bahwa konsep perpustakaan apung sangat cerdas dan sesuai dengan era sekarang. “Bagus dan menarik sekali. Bangsa kita harus kita kembalikan generasinya agar gemar membaca,” ucap Taufik, kemarin.

Joe Hartoyo, Koresponden TV Swasta MNC, Wilayah Kedu Selatan, juga mengungkapkan apresiasinya. “Sangat keren dan inovatif. “Saya kagum dengan ide cemerlang ini. Sungguh keren,” katanya, melalui sambungan seluler, Jumat (23/10/2020).

Hampir senada diungkap oleh keduanya, R. Hery Priyantono, Wartawan Senior asal Jawa Tengah, mengaku sangat mendukung adanya upaya mencerdaskan generasi bangsa melalui ajakan membaca.

“Di era saat ini penguasaan tekhnologi dan penggunaan android adalah ancaman tersendiri bagi generasi muda. Semua itu akan terjadi jika tidak adanya pengawasan dari orang tua. Apalagi di masa Pandemi Covud-19, dimana semua diwajibkan menggunakan Pola Daring, yang menjadi pembenaran anak akan penggunaan android dan media social. Antisipasi yang paling tepat adalah kembalikan rasa dan minat membaca anak-anak dan pelajar. Terlebih mereka generasi bangsa yang ada di Batas Negeri. Mereka bakal menjadi benteng-benteng negeri di Kawasan Batas Negara karena mendapatkan ilmu dari gemar membaca,” urai Hery yang kini tergabung dalam Berita Merdeka Online itu.

Terpisah, Dandim 1205/ Sintang, Eko Bintara Saktiawan mengungkapkan rasa bersyukurnya jika Program Perpustakaan Apung di Batas Negeri bias membawa manfaat bagi generasi bangsa di Kawasan Perbatasan RI – Malaysia. “Terima kasih atas dukungan dan doanya semua pihak. Kami sebagai Pengabdi Negara dan Pengabdi Rakyat siap melanjutkan serta mengembangkan Perpustakaan Apung di Batas Negeri di Kabupaten Sintang Kaliman Barat ini,” beber Eko. (1205/sintang)

SINTANG,Sulutnews.com -  Serda Irwanto  memberikan penyuluhan kepada murid-murid Paud Suluh Kasih  di depan kadus Pak Timotius Kedembak Merakai.

Serda Irwanto mensosialisasikan tujuan berdirinya Perpustakaan Apung di batas Negeri bertujuan untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa dengan budaya gemar budaya.

Untuk itu Serda Irwanto meminta Perpustakaan Apung di batas Negeri untuk di jaga dan di pelihara.

" Saya minta masyarakat untuk merawat dan menjaga Perpustakaan Apung di batas Negeri tersebut," papar Serda Irwanto. (1205 / Sintang)