Kodim Kendal

Kodim Kendal (1245)

Kendal,Sulutnews.com - Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia mengajak umat muslim untuk memperpendek waktu khutbah shalat Jumat, agar mengurangi lamanya paparan jamaah dalam kerumunan.

Fatwa penyelenggaraan sholat Jumat untuk pencegahan covid -19, mengajak umat Islam untuk merenggangkan barisan shaf sholat dan selalu patuhi protokol kesehatan. Yakni dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak.

Sertu Muhamad Niti yang  Babinsa Desa Tlogopayung Kecamatan Plantungan, yang kemarin pernah tergabung dalam satgas TMMD - Reg - 109 Kodim 0715 Kendal, menerapakanya di masjid saat umat muslim akan menunaikan ibadah sholat jumat.

"Hal ini penting dilakukan, untuk mengingatkan kembali warga khususnya yang akan menunaikan ibadah sholat jumat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan terkait Covid – 19," ungkap Sertu Mukhamad Niti.  (Pendim 0715/Kendal)

Kendal,Sulutnews.com - Berkat  program penghijauan yang dilakukan saat ada gelaran TNI  Manunggal Membangun Desa (TMMD) REG 109 TA 2020 Kodim 0715/Kendal di Desa Sendang Kulon kecamatan Kangkung Kendal, kini kesadaran masyarakat Dusun Pening untuk merawat pohon cemara yang baru ditanam begitu tinggi.

Kegiatan perawatan, yang bertajuk Jumat Hijau, berupa pembersihan rumput di sekeliling pohon cemara dan pemupukan ini dilakukan warga Dusun Pening desa Sendang kulon bersama Babinsa.

Hal itu dilakukan untuk menjaga pohon cemara agar tetap hidup dan tumbuh subur. "Pohon cemara ini ditanam bapak Tentara TMMD dua minggu lalu. Nantinya kalau sudah besar dan tinggi lingkungan pantai agar lebih indah dan sejuk," beber"Kartimo (36), warga Dusun Pening.

Serda Yulianto, eks anggota Satgas TMMD Kodim Kendal, menyatakan, dirinya merawat pohon Cemara bersama warga dengan baik. Tanaman tersebut  hasil program penghijauan TMMD yang baru-baru ini sudah selesai.

 ‘’Apalagi Pantai Pening akan dikelola jadi wisata pantai nantinya.semoga kegiatan hari Jumat Hijau seperti ini bisa berlangsung tiap minggunya dan dapat bermanfaat untuk warga dan pantai pening kedepan,"ungkap Serda Yulianto. (Pendim 0715/Kendal)

KENDAL,Sulutnews.com - Di tengah hiruk pikuknya keramaian dunia saat in, bangsa Indonesia tengah berada dalam masa penurunan komunikasi secara langsung. Hal ini bisa disebabkan dari dampak Covid - 19  atau menurunya tingkat sosial warga saat ini.

Sertu Mukhamad Niti yang pernah terlibat satgas TMMD di Desa Sendang Kulon,  masih menyempatkan waktunya untuk bersilaturahim ke rumah Ardy (35) Warga Desa Sendang Kulon yang pernah ikut membantu giat TMMD.

"Hal ini saya lakukan untuk tetap menjalin silaturahim dengan Warga Desa Sendang kulon yang pernah terlibat membantu giat TMMD, untuk tetap mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat," ungkap Sertu Muhamad Niti.

"Terimakasih Pak Tentara, taseh purun rawuh tindak griyane kulo. Mugi dadoske keberkahan ugi paseduluran, " ujar Ardy(35) warga Desa Sendang Kulon. (Pendim 0715/Kendal)

KENDAL,Sulutnews.com -  Berbagai budaya dan adaT istiadat serta mitos memelihara burung perkutut masih banyak diyakini warga akan mendatangkan keberuntungan. Tak heran banyak orang tertarik memeliharanya.

Khususnya di Jawa burung perkutut memiliki derajat yang sangat tinggi dibanding jenis hewan lain, maka tak heran bila di Jawa banyak yang beternak burung perkutut. Termasuk di Desa Sendang Kulon yang baru saja selesai pengerjaan program TMMD - Reg - 109 Kodim 0715/Kendal, banyak warganya beternak burung perkutut.

Banyak orang menganggap burung perkutut bisa mendatangkan keberuntungan, kekayaan , hingga sebagai hewan pesugihan.

Teguh ( 65) Warga Desa Sendang Kulon yang sejak muda sampai sekarang menekuni ternak burung perkutut ini, merasa senang dan sangat bangga karena semenjak selesai pembangunan betonisasi jalan dari program TMMD sudah bisa dilewati warga, penjualanya burung perkutut meningkat.

"Alhamdulillah semenjak adanya program TMMD khususnya betonisasi jalan, sampai sekarang sudah bisa dilewati jalannya, burung perkutut saya laris manis bahkan sekarang banyak yang pesan melalui HP, makasih pak Tentara,"  ujar Teguh. (Pendim 0715/Kendal)

KENDAL,Sulutnews.com  -  Rejeki yang datangnya dari Allah tidak bisa diduga oleh manusia. manusia hanya bisa berusaha Allah yang menentukan, setiap rejeki yang didapat berupa apa saja wajib kita ucap syukur (23/10) .

Seperti yang dialami Rusnen (54), salah satu warga Desa Sendang  Kulon penerima RTLH dari program TMMD - Reg - 109 Kodim 0715/Kendal. Dia, terus mengucapkan syukur kepada Allah karena rumahnya telah menjadi bagus dan nyaman setelah direhab TNI pada kegiatan TMMD.

"Matusuwun ya Allah lewat Program Pak Tentara sekarang rumah saya jadi bagus dan layak huni serta rumah sehat, Matursuwun ugi kagem Pak Tentara," ujar Rusnen (54), yang warga Dusun Sendang Kidul Desa Sendang Kulon. (Pendim 0715/Kendal)

KENDAL,Sulutnews.com  - Luar biasa semangat warga Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung , Kendal, saat mengendarai sepeda motor sambil menikmati betonisasi jalan hasil program TMMD - Reg  ke- 109 Kodim 0715/Kendal.(23/10).

Pembangun Program program TMMD, terutama betonisasi jalan, semenjak diresmikan pemakaiannya oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Yulianto S.IP, terasa  menjadi pemicu semangat baru bagi warga Desa Sendang Kulon.

Suroso (55), salah satu warga Desa Sendang Kulon saat sedang  jalan pagi sambil berboncengan menggunakan sepeda motor,  melewati betonisasi jalan yang baru saja diresmikan.

Dia menyatakan sangat senang dan bersyukur dengan adanya jalan baru yang dibangun oleh TNI. "Kondang dalane apik kualitas pembangunane dalan  yo  apik tur nyaman. Matur suwun Pak Tentara,’’  ujar Suroso. (Pendim 0715/Kendal)

KENDAL,Sulutnews.com - Pos Ronda berasal dari bahasa portugis dan belanda artinya berkeliling. Pos Ronda biasanya dilaksanakan pada malam hari, dimana para penduduk atau warga yang berada di lingkungan pos ronda melaksanakan istirahat malam.sedang saat pagi atau siang hari biasanya buat duduk atau ngobrol warga sambil memecahkan masalah..

Pos ronda kenangan Satgas TMMD - Reg – 109 Kodim Kendal, kini tak pernah sepi, baik pagi siang malam. Hal itu  karena warga Desa Sendang kulon masih  selalu mengenang saat membangun pos ronda dilakukan bersama satgas TMMD

Badri (56), warga Desa Sendang Kulon Kecamatan Kangkung mengatakan,  sepertinya ia merasa baru kemarin  ngobrol kerja bersama TNI  Satgas TMMD. Tidak terasa rasa waktu cepat berlalu, ‘’makanya untuk mengenang itu semua saya beserta warga yang lain disela waktu istirahat kerja kadang ngobrol di Pos Ronda kenangan Pak TNI,’’ ujarnya. (Pendim 0715/Kendal)

KENDAL,Sulutnews.com - Mbah Wagio warga Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, tampak senang ketika melintasi jalan hasil pekerjaan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Reguler Ke 109 tahun 2020 Kodim 0715/Kendal.

Mbah Wagio menuturkan, dirinya sangat senang karena menjadi salah satu warga yang merasakan manfaat pembangunan Jalan di desanya. Pasalnya selama ini, dirinya sebelum ada pekerjaan jalan yang dilakukan oleh Satgas TMMD selalu susah.

 ‘’Sebelum jalan dibangun TNI, ketika saya hendak membawa kayu bakar tidak bisa naik sepeda. Sepeda saya harus didorong apalagi kalau habis hujan gak bisa lewat,bisa lewat terpaksa harus muter jalan lebih jauh lagi," terang Mbah Wagio.

Sementara itu, Nurul Amar, Kepala Dusun Sendangkulon mengucapkan terimakasih dan selamat bertugas kembali di satuannya masing-masing. Ucapan itu ditujukan kepada para TNI anggota satgas yang selama ini bekerja membangun desanya.

“Saya hanya bisa mengucapkan selamat berpisah dan semoga berjumpa kembali di lain waktu. Saya juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih sedalam-dalamnya kepada para anggota satgas TMMD yang telah berhasil membangun desa kami ini, sehingga sekarang sudah menunjukkan perubahan yang meningkat baik,” kata Nurul amar

Selaku Kepala Dusun Sendangkulon, Nurul Amar  berjanji akan selalu menjaga dan merawat hasil pengerjaan para satgas TMMD bersama dengan warga dengan sebaik-baiknya.  ‘’Semua itu agar apa yang telah dikerjakan dapat bertahan lama dan kuat, sehingga dapat digunakan oleh warga desa Sendang Kulon ini pada khususnya,’’ paparnya. (Pendim 0715/Kendal)

KENDAL,Sulutnews.com – Setelah diresmikannya jalan penghubung dua dusun dan telah diserahkan kepada kepala desa jalan baru yang dikerjakannya melalui program TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Reguler ke 109 Kodim 0715 kendal dan elemen masyarakat Desa Sendang kulon, Kecamatan Kangkung,Kabupaten Kendal Jawa tengah, anak-anak di desa setempat sudah mulai menikmatinya.

Mereka yang semula tidak leluasa bermain layang-layang sambil berlari karena jalan jelek, setelah jalan selesai dibangun oleh TNI dan warga, kini anak-anak begitu leluasa bermain di jalan tersebut.

Dimas, Dias dan sejumlah kawan-kawannya, tampak asyik bermain di jalan masuk wilayah Dusun Kacangan lor RT 3/ RW 03 Desa Sendangkulon. ”Terimakasih Pak Tentara, jalan di desa kami dibangun. Kini kalau mau ke sekolah atau bemain semakin lancar,” ungkap Dimas yang diamini oleh teman-temannya. (Pendim 0715/Kendal)

KENDAL,Sulutnews.com – Meski sudah lewat  hari, sejak  penutupan TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal, Desa Sendang kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, namun bagi para perangkat desa setempat masih begitu lekat Kenangan derap langkah para prajurit Satgas TMMD, membangun Sendangkulon.

Sejumlah beberapa perangkat Desa Sendang Kulon, mengaku, kini setelah TMMD usai, sepinya halaman Balai Desa setempat, mengusik kenangan itu.

 ‘’Sepi rasanya setelah TMMD usai, halaman Balai Desa, yang biasanya di setiap pagi dipakai untuk menggelar apel, kini semua itu tinggal kenangan,’’ ungkap Kepala Desa Sendang kulon, H. Abdul Haris Nurul Huda.

Namun demikian, papar Kades H. Abdul Haris, seluruh perangkat Desa sendangkulon tidak boleh hanyut dengan suasana sepiipasca TMMD. Justru sebaliknya, dengan tauladan yang telah diberikan oleh para TNI Satgas TMMD, semuanya saja semakin semangat untuk kerja keras,membuat sendangkulon lebih maju.

Menurut Haris,  sejak TMMD ditutup, pihaknya akan segera menyusun strategi bagaimana merawat semua hasil karya TMMD. ‘’Terutama mulusnya jalan setelah dibangun TNI, yang harus dipikirkan bagaimana teknik perawatannya, dan dari mana sumber dananya’’ pungkas Kades Abdul Haris.  (Pendim 0715/Kendal)