Kapuas

Kapuas (404)

Kapuas,Sulutnews.com - Bertempat di desa Terusan Jaya, Kecamatan Bataguh,Kabupaten Kapuas, Babinsa dan masyarakat melakukan gotong royong dalam mengukur sungai handil Kanoko karena di tempat tersebut akan dibangun jembatan penghubung agar waktu tempuh masyarakat lebih pendek. Pengerjaan tersebut akan dilakukan oleh Satgas TMMD bersaa dengan warga masyarakat dengan cara bergotong royong .

“Pengukuran Handil kanoko ini merupakan tahap awal untuk persiapan pembangunan jembatan penghubung, antusias masyarakat untuk gotong royong memang luar biasa dalam pembangunan jembatan ini, bahkan ibu-ibu pun terlibat di dalamnya dalam menyiapkan makanan untuk Babinsa dan warga ,” jelas Serda Martinus, Rabu (4/3/20).

Panjang jembatan  Handil Kanoko kurang lebih 16 meter ini memerlukan perencanaan yang matang dan pemilihan bahan baku kayu yang kuat dan besar agar jembatan nantinya lebih kuat. Sementara itu, Camat Bataguh, Ir Ridwan mengatakan, “Jembatan yang akan dibangun oleh TNI dari Kodim1011/KLK ini sangat tepat sasaran karena dengan dibangunnya jembatan Kanoko sepanjang 16 meter akan meringankan warga dalam waktu tempuh dan biaya transportasi. Dengan dibangunya jembatan ini warga akan dapat melewati jalur darat lebih cepat dibandingkan melewati jalur sungai.”

Camat bahkan berharap, dengan dibangunnya jembatan ini akan membuat masyarakat setempat akan lebih peduli untuk membangun wilayahnya serta selalu berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang. (*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Disela  waktu istirahat, obrolan kecil dan santai selalu terlihat antara anggota Kodim dengan warga. Sertu Musim dan Kopda Suryadinata selalu meyempatkan diri untuk mengobrol disela istirahat sambil melakukan Komsos agar semakin akrab dan mengerti keluh kesah mereka.

Dengan melakukan hal ini menurut anggota Kodim 1011/KLK Kapuas sangat tepat, terlebih lagi dalam melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 107 di wilayahnya karena dalam program tersebut, selain melakukan pengerjaan fisik juga kegiatan non fisik yang salah satunya komsos.

“Obrolan seperti ini selalu kami lakukan agar lebih dekat dan akrab dengan warga sekaligus menjalin hubungan yang erat antara kami sebagai prajurit TNI dan Rakyat,” jelas Sertu   Musim Rabu (4/3/20).

Selain bertugas di lokasi TMMD diharapkan anggota Kodim yang mendapat tugas membantu Satgas TMMD nanti juga diharapkan dapat mengerti keluh kesah mereka yang hidup di desa pinggiran. Dengan seperti ini masyarakat akan selalu teringat dan hubungan silaturomi akan dapat terus terjaga.

Kehidupan dipelosok desa pinggiran perlu banyak cerita dan masukan agar masyarakat mau untuk maju dan modern menuju masyarakat yang mandiri sejahtera lahir dan batin. Dari hasil obrolan kecil itulah warga banyak tumbuh semangat untuk lebih berkembang dan maju dalam kehidupannya sekaligus mau peduli membangun daerahnya.

“Harapan demi harapan selalu terpancar dari sorot mata mereka, agar semua dapat terwujud. Saya percaya bahwa semuanya akan menjadi lebih baik dan berkembang maju,” harap Tarmiji.(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Keinginan yang kuat untuk membangun jalan penghubung membuat semangat Anang Sirajudin benar benar doble, tak kenal umur, lelah waktu dan teriknya matahari, tekad dan semangatlah yang mengalahkan itu semua demi tercapainya keberhasilan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 107 di wilayhnya.

 “Kita ini kan sudah dibantu oleh TNI hebat dari Kodim 1011/KLK Kapuas. Semuanya sudah dari TNI , masyarakat  tinggal membantu untuk  gotong royong. Dari tidak ada jembatan sekarang dengan adanya program TMMD jembatan mulai dibangun, jalan yang semula kecil sekarang akan diperlebar. Semuanya kita tinggal membantu saja dengan penuh kesadaran dan rasa persaudaraan yang tinggi serta kebersamaan,” kata Anang Sirajudin, Rabu (4/3/20).

Ia menyadari, sebagai warga hanya memiliki tenaga dan semangat dengan ikut serta membantu untuk kelancaran pelaksanaan pengerjaan, sehingga jembatan yang digarap akan cepat selesai sekaligus dapat dipergunakan oleh masyarakat.

“Dengan TMMD dari Kodim1011/KLK rasanya harapan kami sebagai masyarakat untuk melihat infrstruktur di daerah kami semakin berkembang ada didepan mata. Saya yakin Berkat TMMD ini semuanya akan terwujud,” harap Anang Sirojudin.

Sementara itu, Serka Junaidi berharap dengan dibantunya warga dalam mengerjakan pelaksanaan TMMD di wilayah tiga desa tersebut nantinya dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu pengerjaannya karena dalam pelaksanaan hanya diberi waktu selama 30 hari pengerjaan.(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Mengangkut material di wilayah TMMD Kodim 1011/KLK Kapuas untuk sampai di lokasi tujuan harus menggunakan perahu. Hal itu dilakukan oleh anggota Kodim 1011/KLK bersama dengan warga Riadi,Seno, Alkip dan Taufik yang tampak begitu bersemangat untuk membantu anggota TNI mengangkut kayu untuk digunakan pengerjaan TNI Manunggal Membangun Desa di wilayahnya.

“Jadi beginilah kondisi wilayah kami yang semuanya masih harus ditempuh melewati sungai, maka dengan adanya TNI Manunggal Maembangun Desa dari Kodim 1011/KLK Kapuas akan dapat merubah kondisi infrastruktur yang ada. Diantaranya dengan adanya pelebaran jalan, pembuatan jembatan ini akan sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan ekonomi warga,” kata Riadi mewakili teman-temannya, Rabu (4/3/20).

Kehadiran TMMD tesebut dapat merubah dari semula tidak ada jembatan setelah dibangunnya jembatan oleh Kodim 1011/KLK ini akan mempercepat waktu tempuh bila melewati darat karena untuk menghubungkan satu tempat ke tempat yang lainya menjadi dekat. TNI Manunggal Membangun Desa dari Kodim 1011/KLK Kapuas menurut Riadi benar benar tepat sasaran dan sangat membantu sekali bagi masyarakat.

“Semua tempat yang dijadikan tujuan TMMD Kodim 1011/KLK tepat sasaran dan benar benar meringankan masyarakat.   Dengan dibangunnya jembatan ini akan lebih menghemat waktu serta biaya.”pungkasnya(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Jembatan merupakan jalan penghubung antara satu tempat ke tempat lainnya dengan jarak tempuh yang paling terdekat atau untuk mempercepat waktu. Dengan dibangunnya jembatan tentu akan lebih menghemat biaya sekaligus membantu peningkatan ekonomi masyarakat. Terlebih lagi dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 107 yang menitikberatkan dalam pemerataan pembangunan sangat tepat dalam memenuhi impian warga.

Dengan adanya program tersebut, anggota Kodim 1011/KLK Kapuas sedang memulai pembangunan jembatan dengan membuat penumpu kayu jembatan agar lebih kuat untuk dilewati dan tidak membahayakan para penggunanya. Bahanpun juga harus dipilih dari kayu yang kuat aar jembatan dapat berdiri dengan kokoh.

“ Jembatan yang kita kerjakan saat ini menggunakan balok kayu yang kuat dan besar, sehingga butuh tumpuan yang kuat, untuk  keamanan para pengguna. Jadi jembatan pada nantinya tidak membahayakan. Pembuatan ini juga membutuhkan tenaga ahli serta berpengalaman. Sertu Musim dan Sertu Martinus adalah tenaga ahli yang dimiliki oleh Kodim 1011/KLK,”terang Kapten Inf Amir Djaha, Rabu (4/3/20).

Dari pihak kodim memilih mereka, karena dirasa kemampuan mereka berdua tidak diragukan lagi. Bahkan setiap apa yang dilakukan Sertu Musim dan Sertu Martinus pasti berhasil dengan sempurna. Hal inilah yang menjadi pertimbangan bagi Kodim memilih mereka yang nantinya juga akan membantu satgas dari Yonif 631/R dalam melaksanakan program TMMD 107 di wilayah Kodim 1011/KLK. (*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Begitu akrab ,dekat dan sangat menyayangi kepada anak-anak desa pinggiran, begitulah apa yang dilakuan oleh seluruh Babinsa dari Kodim 1011/KLk Kapuas yang melaksanakan tugas dalam membantu Satgas melaksanakan pengerjaan TMMD 107 di wilayah Kodim 1011/KLK.

Perhatian dan kasih sayang sangat dibutuhkan oleh anak-anak pinggiran,mereka butuh pendidikan yang lebih serta perlu diberi pengetahuan alam sekitar. Pembelajaran dengan cara kasih sayang seperti ini sangat diperlukan agar anak tidak merasa minder ataupun iri dengan daerah yang lebih dari lingkungannya, namun justru akan memacu semangat bagi mereka. Hal seperti itulah yang perlu ditanamkan kepada anak-anak agar selalu bersemangat untuk meraih cita cita mereka.

“Dengan ditanamkan rasa percaya sejak dini maka anak akan mempunyai kemaun keras untuk berjuang dan berkarya secara positif demi cita-cita yang diinginkannya. Akhirnya mereka tidak akan pernah minder bila terjun dilingkungan manapun dan dengan siapapun. Jadi apa yang kami tanamkan kepada anak anak pinggiran semoga membuahkan hasil pada nantinya dan dapat membangun  jati dirinya secara utuh,” harap Serka Eka, Selasa (3/3/20)

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan TMMD 107 di wilayah Kodim 1011 Kapuas ini, selain kegiatan fisik juga akan diberikan kegiatan non fisik yang meberikan wawasan kepada warga desa program pengerjaan TMMD agar lebih maju dari sebelum dilaksanakan pengerjaan TMMD. (*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Anggota kodim 1011/KLK Kapuas, tak pernah berhenti dalam melakukan pendekatan terhadap anak-anak di desa pinggiran. Anak-anak desa yang jauh dari keramaian atau masih asli dengan kondisi wilayah dan alam apa adanya harus dijaga secara mental ataupun akhlaknya, sehingga mereka semua tetap terjaga dari hal-hal yang negatif.

Pendekatan terhadap anak harus dengan kasih sayang, menciptakan hubungan antara orang tua dan anak sehingga akan lebih untuk memberikan pendidikan mental, akhlak , budi pekerti serta yang lainya.” Kita ini kan orang tua dalam satu sisi jadi harus mampu melakukan pendekatan serta memberikan nasehat kepada mereka agar tidak masuk pada hal yang negatif. Anak adalah harga yang paling berharga bagi orang tua dan calon generasi yang akan meneruskan perjuanagan generasi sebelumnya,” terang  Serka Junaidi, Selasa (3/3/20).

KitSelaku prajurit TNI Kodim 1011/KLK Kapuas yang ditugaskan dalam pembinaan terhadap warganya harus mampu berinteraksi dengan semua kalangan termasuk dengan anak-anak baik dengan cara menghibur, pertunjukan dan lain sebagainya.

“Kita beri mereka nasehat, bimbingan, permainan edukasi atau permainan yang mendidik dan belum mereka kenal sekaligus kita ajarkan hal hal perilaku positif. Dengan demikian anak akan merasa diperhatikan,” jelasnya(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Kayu balokan salah satu material yang menjadi bahan baku dalam pembuatan jembatan telah berada di lokasi dan tertata secara rapi. Penataan ini bertujuan untuk memudahkan penempatan dan pengangkutannya serta dalam pengecekan lapangan karena pengecekan tersebut harus dilakukan secara terus menerus agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“ Pengecekan bahan material kayu kita lakukan  terus termasuk pada malam hari dan kita lakukan dengan pihak Babinsa bersama warga.Jadi dicek bersama sama. Cek bahan material dilakukan untuk  kepentingan bersama serta memastikan bahwa masyarakat benar benar menjaga dan bertanggungjawab atas apa yang harus mereka jaga demi kelancaran pekerjaan,” jelas Muclisin Sekdes Terusan Bangutan Raya, Selasa (3/3/20).

Sementara itu di sisi lain, Serka Junaidi berpendapat bahwa tanggung jawab masyarakat dalam menjaga keamanan serta demi lancarnya kegiatan pelaksanaan pekerjaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sangat luar biasa. Selaku Babinsa  ia bahkan merasa bangga terhadap tanggung jawab masyarakat ini secara swadaya dan penuh kesadaran sendiri.(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Kasih sayang tidak hanya diberikan kepada sesama manusia saja, namun harus dilakukan dengan semua makluk hidup.  Hal mudah untuk menyayangi makluk hidup yang lainnya adalah dengan cara menyayangi kepada binatang karena binatang merupakan makhluk hidup yang perlu dijaga demi kelestarian habitatnya.

Juni salah seorang warga di desa Baguntan Raya merupakan pecinta binatang yang setiap harinya selalu memberikan perhatian kepada binatang. Setiap hewan yang merasa kelaparan dan meminta makanpun, tak segan-segan Juni rela memberi makan kepada hewan tersebut.

Juni memiliki prinsip bahwa alam harus tetap terjaga dan wajib dijaga. Semua itu dapat dilakukan dengan menyelamatkan hewan disekitar kita agar terus berkembang biak. Apa yang dilakukan Juni di lokasi TMMD Kodim 1011/KLK adalah  sebuah contoh yang hpatut ditiru karena menyayangi binatang merupakan wujud dalam melestarikan kehidupan hewani.

“Kita tidak hanya menjaga namun harus juga mengembang biakkan. Walaupun sulit untuk dilakukan namun tetap harus kita lakukan,” tegas Serda Jaelani, Selasa(3/3/20).

Karena sayangnya kepada binatang yang ada di desanya, tak jarang Juni mendapatkan bantuan makanan dari tetangganya untuk makan hewan yang meminta makan kepada Juni. (*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Sebagai seorang prajurit tidak hanya sebagai benteng pertahanan negara, namun juga harus mampu untuk berbaur dengan siapapun dan dimanapun ditugaskan. Dengan cara seperti itu, akan selalu dapat diterima oleh masyarakat dimanapun kita berada.

“Pada situasi apapun kita harus mampu untuk beradaptasi dengan kondisi dilapangan, termasuk ketika dalam sebuah kegiatan, dimana ketika dapur umum membutuhkan bantuan untuk memasak kita juga harus mampu untuk menjadi koki. Karena dengan seperti itu kekurangan tenaga disisi mana akan dapat terkaver, sehingga pekerjaan akan menjadi ringan,” kata Serka Eka, Selasa (3/3/20).

Membantu ibu-ibu memasak adalah satu hal yang sudah biasa mereka lakukan dalam berbagai kegiatan seperti halnya TMMD saat ini, karena memang semuanya harus saling membantu dan bergotong royong agar pekerjaan dapat terselesaikan serta kedekatan dan kebersamaan terjalin untuk selama lamanya.

Dengan demikian, keahlian dan kecerdasaan yang dimiliki oleh Babinsa Kodim 1011/KLK Kapuas tidak perlu diragukan lagi dalam hal kedekatan  serta kebersamaan dengan rakyat. Anggota Babinsa yang  dari Kodim 1011/KLK selalu mendapat sambutan hangat  bahkan selalu terkesan dihati masyarakat.(*/Sugeng)