Kapuas

Kapuas (404)

Kapuas,Sulutnews.com - Kesibukan di lapangan untuk pengerjaan Material kayu terus dilakukan oleh para anggota TNI dalam pra TMMD regular 107 Tahun ANggaran 2020. Tak luput juga apa yang dilakukan oleh Serka Sugimin dan Serda Fajar yang selalu melaksanakan pekerjaan tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“ Kayu balok yang sudah dipersiapkan, selain untuk tiang pancang juga untuk padal jembatan. Jadi kami yang sudah sering mengerjakan pekerjaan ini sekaligus mengerti teknis lapangan ditugaskan untuk langsung menangani sendiri baru yang lainya  dibantu warga,Terang Serka Sugimin Kamis (5/3/20)

Dengan ditugaskannya Serka Sudimin ini, tak heran bila pekerjaan ini selalu dirinya yang mengukur dan menatah, semua ini dilakukannya agar tidak terjadi kesalahan teknis. “Alhamdulilah hingga saat ini sama sekali tidak ada kesalahan bahkan semuanya  sesuai dengan teknis yang ada.” pungkasnya.(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Sungguh mengagumkan pekerjaan yang dilaksanakan oleh TMMD kodim 1011/Klk Kapuas bersama warga masyarakat di lokasi pengerjaan ini, betapa tidak kagum, baru kemarin tiang jembatan dipasang hari ini sudah pada tahap pemasangan Balok jembatan. Ternyata kekuatan manusia menjadi lebih bila mereka bersatu padu.

“ Ini memang sangat mengagumkan, tak ada yang tak heran dengan kecepatan pekerjaan jembatan, dua hari sudah pada tahap pemasangan balok. Inilah bukti bahwa kekuatan super manusia terlihat, maksudnya , kebersamaan untuk keberhasilan. baru pada tahap awal saja sudah terwujud .” bangga Kades Guntur, Kamis (5/3/20).

Kekuatan dan semangat ternyata mendapatkan hasil yang maksimal. Dari hasil secepat ini tentu masyarakat semakin bersemangat dalam menyelesaikan pekerjaan.Bahkan contoh hasil nyata yang saat ini sudah nampak di depan mata sehingga dapat dipastikan dengan gotong royong yang merupakan budaya bangsa akan dapat terjaga dengan baik oleh warga masyarakat.(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Untuk mewujudkan keinginan warga masyarakat khususnya di desa teringgal dan terisolir serta pengerjaan jembatan agar segera cepat rampung , Sertu Dino Dan Serda Fajar bekerja tak kenal waktu. kedua Sersan itu mengerjakan pemahatan kayu material jembatan dengan alat manual.

“ Kami mengerjakan penatahan kayu ini agar semua pekerjaan segera dapat dilakukan, sehingga jangan sampai ketika tiang jembatan sudah rampung namun untuk material yang lain belum siap. Tentu kalau seperti itu akan menghambat pekerjaan. Apalagi pengerjaan jembatan ini dibantu warga secara swadaya tentu akan lebih cepat,” jelas Serda Fajar Kamis (5/3/20).

Dengan cara tersebut, kebersamaan dan kekompan tak pernah luput dari pandangan setiap yang ikut gotong royong dalam pengerjaan jembatan, bkarena TNI maupun warga seperti mempunyai tenaga doble. Itu artinya tak kenal lelah bahkan istirahatpun hanya untuk makan dan sholat, kemudian setelah itu mereka langsung bekerja kembali.

Bahkan Serda Fajar dan Sertu Dino ini dalam menegerjakan pekerjaan pra TMMD 107 di wilayah Kodimnya selalu bersama-sama seperti tak pernah pisah karena mereka merupakan dari satu Kodim 1011/KLK. Kebersamaan mereka tersebut bertujuan agar dijadikan contoh poleh warga desa karena dengan kebersamaan ini segala permasalahan dan tugas dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan lebih baik. (*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Jalan yang belum beraspal serta masih agak jauh antara tetangga satu dengan yang lainya ternyata tidak menjadi hambatan bagi seorang Sertu Ari untuk selalu dekat dengan seluruh unsur masyarakat. Sertu Ari bahkan selalu berkomunaksi agar semakin dekat dan menyatu hubungan secara pribadi maupun sebagi anggota TNI dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Setiap bertemu dengan siapapun saya selalu menyempatkan diri untuk ngobrol  santai agar hubungan kekeluargaan selalu terjalin. Kalau bertemu mereka dijalan ya kita sapa, kita ajak ngobrol sebentar, apalagi dalam kegiatan TMMD Kodim 1011/KlLK ini saya selalu sering ngobrol dengan warga. Dengan obrolan santai akan membuat warga semakin dekat dengan kita,” ungkap Serda Ari, Kamis (5/3/20).

Dari berbagai pertemuan dan obrolan tersebut sering sekali kita jumpai banyak hal yang disampaikan oleh warga masyarakat. Dengan adanya TNI Manunggal Maembangun  Desa, Kodim1011/KLK Kapuas, warga sangat terbantu dan apa yang diinginkannya tercapai karena melalui program TMMD ini bertujuan untuk memeratakan pembangunan yang diperuntukkan bagi masyarakat khususnya desa tertinggal dan terisolir sehingga kedepan diharapkan dapat meningkatkan ekonomi warga .(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Melestarikan budaya ataupun menghidupkan kembali budaya bukan hal yang mudah.Tentu saja hal ini memerlukan kesabaran dan waktu. Salah satu contohnya adalah budaya gotong royong yang saat ini dapat dilihat semakin hilang.

Oleh karena itu untuk menghidupkanya kembali memerlukan proses dan kesabaran tersendiri karena adanya sifat dari individu masing-masing manusia itu sendiri. Namun, dengan melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 107 ini dapat sebagai latihan diri dalam pembentukan karakter yang memiliki kepribadian yang baik sesuai dengan landasan Pancasila.

“ Dengan adanya TMMD Kodim 1011/KLK Kapuas, gotong royong warga kami sangat kelihatan sekali. Tak ada warga yang malas ataupu tak bersemangat, mreka secar suka rela datang untuk ikut membantu dan bergotong royong secara bersama agar semua pekerjaan dapat segera selesai, semua itu untuk kepentingan warga  ataupun untuk kepentingan umum.” Jelas Guntur Kades terusan Raya, Kamis (5/3/20).

Lebih lanjut Kades bahkan menghimbau kepada warganya untuk terus saling menciptakan dan menjaga kegotong royongan yang selama ini dilakukan demi persatuan warga desa sehingga apabila mereka dapat menjaga dan memepertahankan persatuan mereka, Guntur menyakini Negara akan kuat. Terlebih lagi dengan adanya sinergitas antara TNI dengan rakyat.(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Satu hati dan kebersamaan atau dengan cara gotong royong merupakan salah satu ciri dari bangsa Indonesia dalm hidup bermasyarakat karena perilaku tersebut mencerminka Pancasila khusunya sila ke 3 yang berbunyi Persatuan Indonesia, dimana sebagai warga Negara Indonesia harus bersatu dalam segala hal. Dengan melaksanakan persatuan dan kesatuan ini tentu yang berat akan menjadi ringan.

Selain itu, keindahanpun dapat dilihat bila masyarakat saling bersatu dan membantu untuk kepentingan bersama dan kepentingan umum. “ Saya ini kan Cuma membantu, bisanya memukul tiang jembatan ya saya lakukan, yang penting kebersamaan dengan seluruh warga di sini semakin kuat. Bahkan dengan adanya kegiatan TMMD di wilayah Kodim 1011/KLK Kapuas ini kebersamaan warga semoga terus terjalin dan semakin kuat,” harap Amat, Kamis (5/3/20).

Sementara itu, Kepala Desa Terusan Karya, Raswan juga berharap, pelaksanaan TMMD di wilayahnya dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu serta dengan hasil yang baik karena pembangunan ini merupakan wujud dari kerja bersama-sama antara anggota TNI, Satgas TMMD dengan warga.(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Seorang pemimpin adalah panutan bagi warganya, karena pemimpin harus mampu memberi contoh suri tauladan bagi yang dipimpinnya. Seorang pemimpin akan diakui oleh masyarakat bila dirinya dapat menjadi wajah atau contoh. Hal itu dapat dilihat dari sudut apapun, entah perilaku, tata bahasa, tutur kata, tindak tanduk , kearifan, kebijakan dan  kebijaksanaan yang diambilnya.

“ Apa yang dilakukan oleh Kapala desa Terusan Raya , merupakan bentuk nyata  yang harus diteladani oleh pemimpin  lain. Seorang Kepala Desa tidak hanya memberi arahan akan tetapi langsung memberi suport semangat kepada warganya dengan terjun langsung kelapangan. Jadi apa yang dilakukan oleh Guntur seorang kepala desa terusan Raya dengan ikut gotong royong dalam membangun jembatan yang dilaksanakan oleh TMMD Kodim 1011/ Klk Kapuas adalah hal yang patut diapresiasi,” Terang Safrudin warga Terusan Raya, Kamis (5/3/20).

Menjadi seorang pemimpin seharusnya tidak boleh hanya berpangku tangan, namun harus mampu bekerja untuk rakyatnya. Dengan demikian rakyat yang dipimpinnya akan mneghargai dan menghormati serta akan terbangun semangatnya untuk ikut berperan aktif dalam programnya.

“Saya atas nama pemerintah desa tentu harus memberi contoh agar masyarakat desa kami, dalam kegiatan TMMD ini semakin bersemangat,”tegas Guntur

Guntur juga ikut serta berdoa agar pelaksanaan TMMD di desanya yang nantinya dilaksanakan dari pra hingga selesainya penutupan dapat berjalan dengan baik dan lancar tidak ada halangan suatu apapun.(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Tidak ada kata menyerah dan prustasi. Inilah yang menjadi pedoman bagi anggota Kodim 1011/KLK dalam melaksanakan pengerjaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Tahun Anggaran 2020, dimana dalam pelaksanaan ini, pengerjaannya pada desa teringgal dan terisolasi, dimana warga desa tersebut jauh dari kemajuan.

Tentu hal ini yang menjadi tantangan yang menarik bagi anggota TNI dimana pada saat ke lokasi pengerjaan, mereka harus rela melakukan perjalanan yang cukup lumayan jauh. Bahkan dalam perjalanannya tersebut meraka harus melewati rintangan-rintangan yang suatu saat dapat terjadi pada diri mereka.

Perjalanan yang jauh tidak menjadikannya sebuah keterpaksaan untuk melaksanakannya, namun merupakan pengalaman tersendiri di saat pelaksanaan program TMMD 107 di wilayah Kodim 1011/KLK. Mereka nampak kelihatan sumringah dan memiliki semangat yang luar biasa. Bahkan di dalam pembangunan pagar jembatan mereka sambil bernyanyi untuk menghibur diri dan sebagai penyemangat jiwa mereka agar dalam pengerjaannya cepat selesai.

Seperti yang dilakukan oleh Serka Sugiman, dirinya bersama warga dalam membuat pagar jembatan sambil menghibur diri dan bersenda gurau. Walaupun kelihatannya santai namun mereka memiliki keseriusan dalam melakukan pekerjaannya.

“Pengerjaan ini harus dilakukan dengan serius kalau kita ingin dengan hasil yang lebih baik,” kata Sugiman, Kamis (5/3/20).

Sementara itu, Arjudin yang saat itu membatu Serka Sugiman justru kelihatan senang dan gembira, pasalnya walaupun kelihatannya santai namun Serka Sugiman sangat cekatan dalam bekerja. Dalam benak Arjudin berharap pelaksanaan pengerjaan TMMD 107 ini dapat diselesaikan dengan baik dan dengan hasil yang memuaskan.(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 107 Tahun Anggaran 2020 yang dilaksanakan seluruh Indonesia bagi Kodim yang ditunjuk oleh Mabesad memang sebuah tugas mulia bagi prajurit TNI dalam mewujudkan impian warga khususnya bagi desa teringgal dan terisolasi bahkan juga wilayah perbatasan karena dalam program tersebut, selain kegiatan fisik juga dilakukan kegiatan non fisik.

Semua pengerjaan tersebut hanya semata-mata sebagai cintanya TNI kepada rakyat karena rakyat merupakan nafas bagi TNI dalam ikut serta menjaga dan memperkuat Negara kesatuan Republik Indonesia.

TNI sendiri bahkan mengakui jika tidak ada rakyat maka TNI tidak kuat seperti yang kelihatan sekarang ini karena sudah banyak hasil nyata kekuatan TNI Indonesia dalam menjaga dan mempertahankan Negara Indonesia ini dalam satu kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

TNI yang notabene sebagai penjaga keamanan yang meliputi poleksosbuhankam ini merupakan soko guru bagi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Terlebih lagi dalam hal pelaksanaan TMMD yang dilakukan oleh Kodim 1011/KLK ini, dalam mengerjakan tugas pembangunan jembatan sudah dibagi-bagi sesuai dengan tugas masing-masing. Ada yang membuat gelagar, ada yang mengebur dan juga ada yang membangun badan jembatan.

“Pekerjaan ini sudah kita bagi-bagi menurut tugas masing-masing. Baik antara TNI dengan warga sudah dibagi tugas masing-masing. Tentu saja hal ini dimaksudkan untuk mempercepat  pembangunan jembatan agar dapat segera digunakan oleh warga desa ini dan tentunya juga akan mengerjakan pekerjaan yang lainnya karena pekerjaan yang lain sudah menunggunya,” kata Koptu M. Gajali Babinsa Desa Baguntan Raya, Kamis (5/3/20).

Sementara itu, Kepala Desa Baguntan raya, Jaenal, membenarkan apa yang diucapkan oleh Koptu M. Gajali. “Memang benar apa yang diucapkan oleh Pak Babinsa ini. Semua sudah kita tata menurut tugas masing-masing,” terangnya.

Kades Baguntan Raya bahkan selain ikut mendoakan agar pelaksanaan TMMD di wilayah desanya dapat selesai tepat waktu dan dengan hasil yang baik, dirinya justru ikut terjun langsung membantu TNI dan warga dalam mengerjakan pekerjaan TMMD 107 Tahun Anggaran 2020 ini dengan penuh semangat.(*/Sugeng)

Kapuas,Sulutnews.com - Pra TNI Manunggal Membangun Desa Reguler 107 Tahun Anggaran 2020 yang sudah mulai dilaksanakan setelah diadakannya rakornis oleh Mabesad melalui teleconfriend yang dilanjutkan ke masing Kodam dengan dihadiri oleh Kodim dan pejabat daerah terkait ini tentu menjadi sebuah penantian bagi warga desa yang mendapatkan program tersebut.

Pasalnya, dengan adanya TMMD 107 ini, keinginan TNI dalam memeratakan pembangunan di wilayah desa terpencil dan terisolasi ini dapat diwujudkan dengan baik. Para anggota Kodim 1011/KLK yang ditunjuk bersama Satgas TMMD dari Yonif 631/R ini nantinya selama pelaksanaan TMMD 107 harus tinggal dan berbaur dengan warga desa setempat.

Mereka harus dapat memberikan contoh dan tauladan yang baik kepada warga desa serta mendidik dan melatih kedisiplinan dalam segala hal terutama dalam melaksnakan pengerjaan TNI Manunggal Membangun Desa.

Tak terkecuali pada pembuatan jembatan penghubung antara desa satu dengan desa yang lain ini, sebelum membuat jembatan, dilakukan pembangunan gelagar  jembatan sebagai penyangga badan jembatan.

Serda Edi bersama anggota Kodim 1011/KLK dengan cekatan mulai membangun gelagar jembatan. Dengan keahliannya sebagai seorang prajurit, pengerjaan gelagar yang dilakukannya dengan dibantu oleh warga ini diharapkan dapat diselsaikan dengan waktu yang tidak lama.

“Kita harus kejar target namun dengan hasil yang baik. Kita sebagai TNI tentu tidak mau jika mengecewakan warga karena warga desa ini merupakan nafas bagi kita agar Negara ini menjadi kuat,” kata Serda Edi, Kamis (5/3/20) di lokasi desa Terusan Raya.

Sementara itu, terpisah, Camat Batguh, Ir. Ridwanto memberikan apresiasi kepada TNI dan warga yang selalu mengutamakan kebersamaan dan kegotong royongan dalam hal pelaksanaan TMMD 107 ini. “Saya sangat mengapresiasi Pak Babinsa dan juga warga desa ini karena dengan bergotong royong tentu pekerjaan akan cepat selesai. Di sampimg itu, kedekatan antara TNI dengan rakyat akan semakin nyata,” katanya.

Ridwanto juga turut memberikan doa restu dan berdoa agar pelaksanaan TMMD 107 di wilayahnya dapat diselesaikan dengan baik dan dengan hasil yang baik, sehingga dapat segera digunakan oleh warga. Tentu nantinya warga sendiri yang akan merawat dan menjaga hasil dari pengerjaan mereka melalui program TMMD 107.(*/Sugeng)