Manado, Sulutnews.com - Polsek Amurang mengamankan tersangka kasus penganiayaan berinisial JT alias Jois (48), warga Kelurahan Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, pada Minggu dinihari (07/07/2019).

Tersangka diamankan usai pihak kepolisian menerima laporan aduan dari korban, Jufry Tambuwun (44), warga Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang.

“Kejadiannya hari Sabtu malam pukul 23.00 wita, TKP di Kelurahan Kawangkoan Bawah; dimana tersangka melakukan penganiayaan dengan cara memukul korban menggunakan tangan,” ungkap Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH,SIK.

Korban yang sedang duduk bermain kartu remi, didatangi oleh tersangka dan teman-temannya kemudian langsung melakukan penganiayaan dengan cara memukul menggunakan tangan beberapa kali di bagian bibir dan leher sehingga korban merasa kesakitan.

“Untuk korban sudah kami lakukan permintaan VeR pada pihak medis, sedangkan tersangka saat ini sudah kami amankan,” tutup Kapolsek.(/SD)

Manado, Sulutnews.com - Prostitusi via Online Michat kini kian marak di Kota Tomohon. Buktinya Tim URC Totosik Polres Tomohon berhasil mengamankan terduga pelaku di Kakaskasen Satu Tomohon Utara tepatnya dalam Kamar Hotel, Sabtu (6/7/2019) pukul 01.00 Wita.

Polisi yang mendeteksi percakapan lewat aplikasi Michat akhirnya mendapatkan kedua terduga beridentitaskan lelaki BS alias Ayen (20) warga Karombasan Kota Manado, telah berduaan dengan perempuan berinisial PK (21)  warga Tombariri Timur Minahasa.

Sebelumnya juga Tim yang dipimpin Bripka Yanny Watung juga mengamankan lelaki KL alias Eydi (19) warga Winangun Kota Manado yang sedang menunggu perempuan berinisial SRT alias Eren (14) warga Karombasan Utara Manado.

Kasat Reskrim AKP Ikhwan Sukri SH, S.Ik lewat Kanit III Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Tomohon Ipda Janny Bajak S.Th, membenarkan kasus ini.

“Kasus ini langsung diserahkan ke Piket Reskrim untuk diproses lanjut,” singkatnya.(/SD)

Manado, Sulutnews.com – Dalam rangka semarak Hari Bhayangkara ke-73,  Indonesia German Sepherd Club (IGSC) Sulut bekerja sama dengan Polda Sulut dan TNI menggelar Dog Show di Taman God Bless Minahasa Lapangan Sam Ratulangi Tondano, Sabtu (6/7/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Presiden IGSC Mr. Thie Hong Peng, Danrem 131/Santiago Manado Brigjen TNI Joseph Robert Giri, SIP, MSi, Kepala Staf Korem (Kasrem) 131/Santiago Manado Kolonel Inf Rudolf Manoppo, S.Sos Selaku Pembina IGSC Sulut, Direktur Samapta Polda Sulut Kombes Pol Heri Murwono, S.St M.K selaku penasehat IGSC Sulut, Ketua Indonesia Kennel Klub (IKK) Sulut dr Harold Rumopa, SpOG, Ketua IGSC Sulut Nicky Polii, Bupati Minahasa Ir. ROYKE Octavian Roring, M.Si, Kapolres Minahasa AKBP M. Denny I. Situmorang, Sik dan Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo, S.Sos M.Si.

Presiden IGSC Mr. Thie Hong Peng menyatakan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini. “Kita bangga di Sulut adanya sinergitas antara Polri dan TNI,” ucapnya.

Sementara itu Penasehat IGSC Sulut Direktur Samapta Polda Sulut Kombes Pol Heri Murwono, S.St M.K menyampaikan ajang ini sangat baik untuk saling silaturahmi. “Jadikan ajang ini untuk saling kenal antara sesama pecinta anjing,” katanya

Kegatan ini diikujti oleh kurang lebih 150 peserta, berikut para juara;

Kelas madya jantan 18-24 bulan

Juara 1 : anjing Kimokeos Aldo

Kelas dewasa betina 24 bulan ke atas

Juara 1 : anjing Brisilia

Kelas madya betina 18-24 bulan

Juara 1 : anjing Gabby von sumico

Juara 2 : anjing Herby von wibz

Kelas remaja jantan 12-18 bulan

Juara 1 : anjing Oscar von Haus

Juara 2 : anjing Chaves von yuanita

Kelas madya betina long hair 18-24 bulan

Juara 1 : anjing Clovies von dick joe

Juara 2 : anjing Elba

Kelas remaja jantan long hair 18-24 bulan

Juara 1 : anjing Alpha von ra tololiu

Kelas remaja betina long hair 18-24 bulan

Juara 1 : anjing Azalea von hauz

Kelas anakkan A jantan

Juara 1 : Eddy von champion

Kelas anakkan B jantan

Juara 1 : anjing Bege von hauz

Kelas anakkan B betina 6-9 bulan

Juara 1 : anjing quina

Juara 2 : anjing Liza von zumco

Kelas dewasa jantan 24 bulan ke atas

Juara 1 : anjing Xandro von sumico

Juara 2 : anjing Champ von haus margaretha

Juara 3 : anjing Yerom von haus margaretha

Juara 4 : Brandon stark of sondakh

(*/SD)

Manado, Sulutnews.com - Sebanyak 2.131 peserta Bhayangkara Trail Adventure 2019 akhirnya mampu menyentuh garis finish di kawasan Mega Mas Manado.

Peserta terakhir finish pada pukul 19.30 Wita, dimana sebelumnya para peserta dilepas secara berkelompok mulai pukul 10.00 Wita, sedangkan peserta terakhir dilepas pada pukul 14.00 Wita, Sabtu (6/7/2019).

Nampak para peserta terlihat mulai keletihan, namun tetap semangat untuk menunggu pengumuman doorprize yang disiapkan oleh Panitia.

Tak tanggung-tanggung Panitia menyiapkan ratusan hadiah hiburan dan hadiah utama berupa sepeda motor dan sebuah mobil jenis Datsun Go.

Saat yang dinanti pun tiba, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto yang hadir saat malam pengundian, didaulat untuk mengocok 4 buah galon yang berisi  bola pimpong bertuliskan angka-angka, untuk hadiah doorprize utama yaitu sebuah mobil.

Akhirnya nomor yang keluar adalah 0784, dan peserta Bhayangkara Trail Adventure 2019 yang berhak mendapatkan doorprize hadiah utama adalah peserta asal Kota Bitung bernama Ferdinand Tangkudung.

Kapolda kemudian menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang, didampingi Wakapolda Sulut Brigjen Pol Karyoto, SIK, Dir Reskrimsus Kombes Pol Yandri Irsan selaku penyelenggara dan  Ketua Panitia Yosep Kopalit.

Hadir juga saat itu seluruh Pejabat Utama Polda Sulut, para perwakilan sponsor, para peserta Trail Adventure serta masyarakat Kota Manado dan sekitarnya.(/SD)

Manado, Sulutnews.com – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto membuka Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Kapolri 2019, di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa, Tompaso, Minahasa, Sabtu (06/07) siang.

Dikatakan Kapolda dalam sambutannya, kejuaraan pacuan kuda ini dalam rangka menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara ke-73, yang jatuh pada 1 Juli lalu.

“Kejuaraan pacuan kuda ini merupakan salah satu upaya Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujar Kapolda.

Kejuaraan ini, lanjutnya, juga secara langsung mendukung program Pemerintah Republik Indonesia dalam hal memajukan dunia pariwisata dan olahraga.

“Lewat kegiatan ini diharapkan juga mampu menambah jam terbang para atlet Pordasi Sulawesi Utara dalam membina atlet-atlet berpotensi yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Utara baik di kancah nasional bahkan internasional,” pungkas Kapolda.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulut, Edison Humiang selaku Ketua Panitia dalam laporannya menerangkan, kejuaraan pacuan kuda ini juga sebagai pemersatu bangsa. “Sekaligus untuk mempromosikan potensi pariwisata di wilayah Sulawesi Utara,” jelasnya.

 

Kejuaraan pacuan kuda ini terdiri dari berbagai kelas. Yaitu:

  1. Kelas Eksibisi, jarak 600 meter (trofi Kapolsek Tompaso).
  2. Kelas Eksibisi, jarak 800 meter (Trofi Kapolsek Kawangkoan).
  3. Kelas C Eksibisi, jarak 1000 meter (Trofi Kapolres Minahasa).
  4. Kelas Perdana, jarak 800 meter (Piala Kabidkum Polda Sulut).
  5. Kelas E/F, jarak 1000 meter (Piala Karo SDM Polda Sulut).
  6. Kelas Pemula C/D jarak 1000 meter (Piala Karoops Polda Sulut).
  7. Kelas Pemula A/B, jarak 1200 meter (Piala Irwasda Polda Sulut).
  8. Kelas D, jarak 1200 meter (Piala Wakapolda Sulut).
  9. Kelas C, jarak 1400 meter (Piala Kapolda Sulut).
  10. Kelas Terbuka, jarak 1600 meter (Piala Kapolri).

 

Turut hadir dalam pembukaan, Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Karyoto beserta para Pejabat Utama Polda Sulut, Forkopimda Sulut, Bupati Minahasa, Royke Roring, Pengurus Pordasi Sulut dan tamu undangan lainnya.

Terpantau, kejuaraan ini berlangsung sangat meriah. Disaksikan ribuan masyarakat yang memadati tribun penonton. Jalannya kegiatan mendapat pengamanan cukup ketat dari personel Polda Sulut dan jajaran Polres Minahasa. Dalam kejuaraan ini juga langsung dilakukan pemberian hadiah kepada para pemenang.

Piala Kapolri tahun ini diboyong oleh Tim Bintang Eclipse Stable. Ini setelah kuda andalannya bernomor pelana 1 bernama Barbarosa dengan Joki, D. Liwe, menjadi yang tercepat mencapai garis finish di Kelas Terbuka jarak 1600 meter. Piala diserahkan langsung oleh Kapolda Sulut kepada pemilik kuda, Andi Ibrahim Masdar.(/SD)

Manado, Sulutnews.com - Meriah dan spektakuler, begitulah hajatan Bhayangkara Trail Adventure 2019 yang digelar Polda Sulut khususnya Direktorat Reskrimsus yang dikomandani Direkturnya, Kombes Pol Yandri Irsan.

Ribuan peserta atau kurang lebih 2000 peserta ikut meramaikan iven akbar Polda Sulut yang memperebutkan hadiah utama doorprize berupa sebuah mobil jenis Datsun Go, sepeda motor dan ratusan hiburan lainnya.

Kegiatan ini pertama kali digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-73 di Sulawesi Utara.

Tak tanggung-tanggung, peserta selain dari berbagai pelosok di Sulut juga datang dari luar Sulut seperti Ternate, Gorontalo, Jakarta, Jambi, Papua, Makassar, Palu, Kendari.

Ifi salah satu crosser wanita asal Minut yang ikut, menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan iven ini. "Terima kasih Polri sudah menggelar acara ini sehingga hobi kami tersalur dan mengurangi aksi balapan liar," ucapnya.

Ketua Panitia Yoseph Kopalit mengatakan tujuan kegiatan ini disamping ingin memperkenalkan keindahan alam Sulawesi Utara juga untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. "Terima kaish kepada Kapolda yang sudah mendukung full kegiatan ini," ucapnya.(/SD)

Manado, Sulutnews.com - Iven Bhayangkara Trail Adventure 2019 menghentak Sulawesi Utara. Ratusan peserta ikut ambil bagian dalam hajatan menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-73, yang digelar oleh Polda Sulut.

Kegiatan ini dibuka oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, di Kompleks Pohon Kasih Kawasan Mega Mas Manado, Sabtu (6/7/2019).

Ribuan peserta tepatnya 1951 peserta yang berasal dari berbagai pelosok Sulawesi Utara hadir bahkan ada yang berasal dari luar Sulut, diantaranya Jakarta, Jambi, Gorontalo, Makassar, Kendari, Palu, Ternate, Papua untuk memperebutkan doorprize hadiah utama yaitu sebuah mobil Datsun Go, sepeda motor serta ratusan hadiah hiburan lainnya.

Selain para peserta, Kapolda dan para Pejabat Utama Polda juga turut ambil bagian bergabung bersama para para peserta.

"Sesuai dengan tema Hari Bhayangkara, bahwa Polda Sulut khususnya ingin mendekatkan polisi dengan masyarakat supaya Polri semakin dicintai masyarakat," ujar Kapolda.

Dengan kegiatan ini katanya,, Polda Sulut juga sedang menginvetarisir komunitas-komunitas yang ada di Sulut, salah satunya adalah komunitas pecinta motor trail ini karena banyak penggemarnya dalam iven ini juga ada beberapa pesan kamtibmas yang disampaikan seperti membiasakan diri untuk tertib di tengah jalan juga membiasakan diri untuk melengkapi peralatan pengamanan di jalan.

"Saya sangat mengapresiasi karena pesertanya sangat spektakuler, mudah-mudahan tujuan kegiatan ini bisa tercapai dan berkesinambungan," ucap Kapolda.

Para peserta akan menempuh jarak kurang lebih 73 km dengan melintasi 5 Pos dengan jalanan yang cukup menantang di sekitar Kota Manado, Minahasa Utara dan Minahasa.(/SD)

Manado, Sulutnews.Com - Gubernur Sulut Oly Dondokambey bersama Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut melakukan penanaman dikelurahan Meras Kecamatan Bunaken. Pada kegiatan yang digelar Selasa (9/7/2019) tersebut juga dihadiri Mentri Lingkungan Hidup dan kehutanan, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar MSc tersebut dilakukan dalam upaya pemulihan Daerah Aliran Sungai sekaligus mitigasi perubahan iklim.

"Kita patut berterima kasih kepada OASE Kabinet Kerja yang telah mempercayakan Sulut sebagai tuan rumah pelaksanaan Program Gerakan Nasional Peduli Mangrove, Pemulihan DAS dan Kampung Hijau Sejahtera,” kata Olly.

Terkait kegiatan yang melibatkan sejumlah organisasi pencita lingkungn tersebut Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut mengatakan kegiatan penanaman mangrove perlu terus digalakan agar uoaya pemulihan DAS serta metigasi perubahan iklim bisa diminimalisir dan meruoakan tanggungjawab bersama."Saya mendukung rencana Pak Gubernur untuk menjadikan hutan mangrove menjadi salah satu tujuan pariwisata karena Sulut memiliki kekayaan di sektor kelautan dan pisisir,"kata Lumentut.

Saat menyampaikan sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar MSc mengatakan kegiatan penanaman mangrove, selain untuk pelestarian lingkungan tetapi juga bisa menjadi pendukung destinasi pariwisata, sehingga kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan atas uoaya Gubernur Olly Dondokambey dalam mengembangkan kawasan wisata di Sulawesi Utara.

“Saya mendukung rencana Pak Gubernur mengembangkan wisata hutan bakau di KEK Pariwisata Likupang,” kata Menteri Siti Nurbaya.

Penanaman mangrove juga dilaksanakan serentak di 12 Propinsi dimana Sulut menjadi tuan rumah pusat kegiatan yang bertujuan bagi kelangsungan ekosistem laut, khususnya bagi masyarajat yang berada di kawasan pesisir.(/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Dewan Perwakilan Rayakat Daerah (DPRD) Sulut menerima Ranperda APBD 2018 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Keputusan ini disampaikan lewat juru bicara Badan Anggaran DPRD Sulut Edwin Lontoh saat membacakan Laporan Badan Anggaran pada rapat paripurna yang digelar Senin (8/7/2019).

Foto 2 : Penyerahan Dokumen Perda APBD 2018 oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw kepada Gubernur Oly Dondokambey

Dengan asumsi pengelolaan keuangan Daerah yang berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Repoblik Indonesia, maka Enam Fraksi di DPRD Sulut juga menerima Ranperda APBD 2018 untuj ditetapkan menjadi Perda.

"Kami memberi apresiasi atas kinerja Pimpinan dan Anghota DPRD Sulut yang telah berhasil menetapkan Perda APBD 2018,ini adalah kerja bersama dalam mensukseskan program Sulut Hebat," ungkap Dondokambey saat menyampaikan sambutannya.

Foto :3 Penandatanganan Dokumen APBD

Terkait APBD 2018 DPRD Sulut lewat Badan Anggaran mengingatkan pemerintah propinsi agar,terkait Silpa 2018 yang cukup besar serta perencanaan anggaran segera diperbiaki dan diperkuat. Juga Secepatnya menyelesaikan inventarisir aset. Kemudian, ganti rugi pembebasan lahan secepatnya diselesaikan.Selain itu, perlu diperhatikan hutang piutang dan segera dibayar.

Foto  4 Penandataganan dokumen APBD 2018 oleh Gubernur

1. Konsistensi pelaksanaam APBD sesuai skala priroitas. 2. Pempeov lebih melaksanakan peogram tidak hanya da output tapi juga outcome. 3. Alokasi anggaran infratrukrtur menerapkan asas pemerataan dan tepat waktu. 4. Mengimbau perhatikan kegiatan sosial , sektor ril, dan infrastrukgur 5. Menflgharapkan pembebasan lahan tol dan RRIII dapat diseelsaikan tepat waktu

Foto 5 : Penyampaian laporan Badan anggaran DPRD Sulut oleh Juru Bicara Edwin Jerry Lontoh

6. Mengharapkan Pemprov tetap menjaga kualitas pembangunan dan pengelolaan keuangan 7. Hasil reses DPRD dapat ditindklanjuti pada APBD P 2019 dan APBD Induk 2020. Diharapkan dapat menindaklanjuto catatan BPK RI. 9. Memperhatikan sistem biaya masukan dalam melakukan perencanaan. 10. Sistem zonasi perlu dilaksanakan, diharpkan nomenklatur nama sekolah tidak pakai angka untuk menghilangkan sekolah favorit. Di samping memperhagikan fisik sekolah dan pengembangan SDM agar lebig kompetitif.11. Penganggaran keuangan diharapkan lebig efektif efisien dan akuntabel. 12. Diharapkan program berfokus pembangunan pertanian khsusunya kelapa

Foto 6 : Anggota DPRD Sulut saat mengikuti Paripurna pengesahan ABPD 2018

13.Semua SKPD diminta tanda tangan pakta integritas realiasi anggaran. 14. Lebih trasnparan berhubungan dengan pengawasan apbd. 15. Jembatan menghubungkan Boulevaed II menuju bandara secepatnya diselesaikan. 16. Standrmarisasi pelayanan kesehatan. 17. Dapat melakukan pengadan tanah bantuan stimulan program rumah swadya. 18. Anggaran peningkatan kapasitas aparatur dialihkan ke bansos. 19. Mengimbau Pemprov di APBD berikutnya dapat dilaksanakan semestinya. 20. Serapan anggaran harus lebih efektif 21. Dilakikan peningkatan objek wisata di Sulut. 22. Persetujuan Ranperda ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja. 23. Kordinasi dengan baik dinas uptd kabupaten/kota meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia. (Adv/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Selasa (2/7/2019) DPRD Sulut menggelar Rapat Paripurna dalam rangka menyampaikan penjelasan tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sulut tahun 2018. Pada rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan dihadiri oleh Gubernur Olly Dondokambey tersebut disampaikan soal keberhasilan Pemprov Sulut yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemprov Sulut tahun 2018.“Keberhasilan yang diraih tidak lepas dari peran DPRD Sulut, dan ini harus terus dipertahankan,” kata Dondokambey yang mengapresiasi kinerja Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut.

Dalam penjelasan tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD tahun 2018, Dondokambey mengatakan sebagai pemenuhan prinsip akuntabilitas dalam implementasi good governance di lingkungan Pemprov Sulut. Menurutnya berbagai komponen APBD mampu memacu gerak organisasi Pemprov Sulut melalui berbagai kebijakan dan program kerja yang telah dilakukan sepanjang T.A. 2018, sehingga turut memberikan sumbangsih pada percepatan gerak pembangunan daerah.

“Tertib administrasi dan disiplin anggaran dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan anggaran ditambah telah dilaksanakan, untuk melengkapi proses manajemen pengelolaan keuangan,”jelas Dondokambey.

Adapun rapat paripurna turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan para pejabat Pemprov Sulut. Terkait substansi materi penjelasan Gubernur Sulut tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulut tahun 2018, Pendapatan Daerah

Dianggarkan sebesar Rp 3.8 Triliun kebih, dengan realisasi sebesar Rp 3.7 Triliun lebih, atau 98,86 persen, dengan rincian PAD yang berasal dari Pendapatan Pajak Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah, dianggarkan Rp1, 2 Triliun lebih terealisasi Rp.1.253.804.977.826,74.

Dana Perimbangan yang berasal dari Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus, dianggarkan Rp 2.586.413.233.000,00 terealisasi sebesar Rp.2.505.226.773.486,00;

Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah, berasal dari Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus serta Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya, dianggarkan Rp.23.750.000.000,00 terealisasi sebesar Rp.20.749.970.000,00.

Belanja Daerah Dianggarkan Rp 4,1 Triliun lebih terealisasi sebesar Rp 3,6 atau 88,55 persen, dengan rincian Belanja Tidak Langsung, yang terdiri dari : Belanja Pegawai, Belanja Bunga, Belanja Subsidi, Belanja Hibah, Belanja Bantuan Sosial, Belanja Bagi Hasil, Belanja Bantuan Keuangan dan Belanja Tidak Terduga dianggarkan Rp.2.297.489.330.632,00 terealisasi sebesar Rp.2.126.867.230.777,95.

Belanja Langsung, yang terdiri dari : Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa serta Belanja Modal Rp.1.831.524.533.268,00 terealisasi sebesar Rp.1.529.234.730.260,00.

Pembiayaan Penerimaan Pembiayaan Daerah yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya dianggarkan Rp.360.954.556.426,00 dan terealisasi sebesar Rp.300.954.556.426,00. Pengeluaran Pembiayaan Daerah yang berasal dari Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah dianggarkan Rp.55.120.000.000,00 dan terealisasi sebesar Rp.50.120.000.000,00.(*/Josh Tinungki)