Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey membuka Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMA dan MA, Senin 1 Juli 2019 di Gran Kawanua Manado.

Dalam sambutannya Olly mengatakan terima kasih atas kepercayaan Sulut menjadi tuan rumah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. OSN ini sangat baik karena salain memberikan rasa kebersamaan antara siswa juga untuk menjalin persatuan terutama menjaga NKRI. OSN tahun ini juga untuk meningkatkan kualitas siswa sebagai generasi masa depan. Karena OSN akan terlihat mereka yang berkulitas dalam kegiatan ini. Kedepan tantangan cukup banyak dan berat. Perlu kualitas generasi saat ini terutama siswa. Jadi Dengan kualitas yang baik kita tidak bisa kalah bersaing kedepan.

Sementara itu Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sulut dr Greace Punuh mengatakan dalam OSN yang akan berlangsung hinga 6 Juli diikuti sekitar 686 peserta dari 33 Provinsi termasuk Sulut. Dan akan dilombahkan sekitar 11 bidang studi dengan memperebutkan sekitar 420 medali emas dan perak serta perungu. Ada beberapa sekolah yang menjadi lokasi lomba antara lain SMA Negeri I SMA Eben Haezer kemudian MIS SMA Rexmundi dan beberapa sekolah lainnya. Hadir juga ratusan guru dan peninjau dari berbagai daerah. Acara pembukaan dihadiri Sekjen Kemendikbud dan juga pejabat pemda Sulut. Acara dimeriahkan dengan tarian daerah dalam pembukaan.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Provinsi Sulut termasuk daerah rawan bencana di Indonesia baik itu gunung meletus Banjir dan tanah longsor juga gempa bumi dan galian tambang liar. Hal itu dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat Letjen TNI Doni Monardo saat membuka Rakerda Penanggulangan Bencana Terpadu Se  Sulut di Hotel Mercure Tateli Minahasa Rabu 19 Juni.

Raker yang dihadiri Sekprov Sulut Edwin Silangen dan Kepala  Badan Bencana Sulut Joy Oroh dan ratusan peserta dari 15 Kabupaten dan Kota serta instansi terkait lainnya. Raker akan berlangsung tiga hari.

Menurut Monardo karena rawan bencana maka sudah seharusnya Pemda Sulut bentuk tim terpadu milibatkan semua komponen terkait seperti berbagai ilmuwan dan lembaga serta tokoh tokoh masyarakat untuk mengkaji dan membuat program mengatasi bencana. Jadi ada kajian dimana daerah rawan, kemudian dilakukan latihan latihan dan juga program untuk tidak merusak lingkungan dan ijin ijin membangun didaerah rawan. Selain itu harus ada program penanaman pohon didaerah pingiran pantai dan juga sungai. Agar bila terjadi gempa kemudian ada tsunami. Maka pohon itu bisa mengatasi juga."Jadi kita harus tetap melibatkan banyak pihak agar setiap bencana tidak menelan korban yang banyak" kata Monardo.

Ia berharap Badan Penanggulangan  bencana Sulut untuk membuat program jangka pendek menengah dan jangka panjang agar bisa mengatasi bencana yang kita tidak bisa prediksi kapan terjadi.

Semua harus bekerja bersama sama untuk mengatasi bencana agar tidak banyak korban manusia bila terjadi bencana. Masyarakat harus tetap waspada dan melatih diri untuk menghindar bila ada bencana.

Sekprov Sulut Edwin Silangen mengatakan Pemda Sulut sangat serius dalam membuat program mengatasi bencana. Karena memang sering dilanda bencana. Rakerda ini tujuannya untuk membahas program terpadu mengatasi bencana. "Jadi akan segera dibentuk tim terpadu dari berbagai ahli atau ilmuwan dan instansi terkait mengkaji bahaya bencana dan solusi mengatasi."Kata Silangen Joy Oroh Kepala Badan Bencana Sulut mengatakan Rakerda ini melibatkan semua Badan Bencana Kabupaten dan Kota serta TNI dan Polri serta instansi terkait lainnya.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.Com -  Konsep ruangan mewah yang dirancang dengan tujuan memberi kenyamanan bagi Pimpinan Fraksi ternyata tak sepenuhnya benar terbukti saat hujan deras yang terjadi pada Rabu (24/7/2019) ruangan ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut penuh dengan genangan air, dari rembesan air hujan.

"Cuma untung gagah ini ruangan mar bocor saat hujan," ungkap petugas cleaning service saat sedang membersihkan ruangan ketua fraksi Golkar.

Sementara itu terkait, kondisi ruangan yang bocor saat hujan, Ketua Fraksi Golkar Raski Mokodompit mengatakan sangat terganggu dan berharap sekertariat DPRD segera melakukan perbaikan agar kedepan tidak lagi bocor saat hujan. "Sangat disayangkan bangunan yang menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah, dan sangat megah, ternyata bocor saat hujan," kata Mokodompit

Terkait bangunan kantor DPRD Sulut yang selesai dibangun tahun 2017 dan menghabiskan anggaran APBD sebesar Rp 150 Miliar lebih namun sangat disayangkan kualitas pekerjaan tidak sesuai ketentun. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Sekertariat DPRD Propinsi Sulawesi Utara kembali menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Forum Komunikasi Sekertariat DPRD yang melibatkan Pimpinan dan staf Sekertariat DPRD Kabupaten Kota se Sulut. Pada kegiatan yang akan berlangsung dua hari mulai 18-19 Juli 2019 bertempat di Hotel Grand Puri Manado tersebut dilaksanakab dengab tujuan untuk membekali staf sekertariat dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kesekertariatan.

 

"Ini adalah kegiatan tahunan yang dilaksanakan untuk tujuan pengembangan kemampuan serta lebih memberikan penguatan terkait perkembangan terkini tentang tupoksi ASN khusunya dilingkup sekwan termasuk mempersiapkan pelantikan Anggota DPRD yang baru hasil Pileg 2019,"kata Sekertaris DPRD Sulut Bartholomeus Mononutu saat membuka secara resmi pelaksanaan Forkom Sekwan.

 

Sementara itu Kepala Bagian Keuangan Sekwan DPRD Sulut Dami Tendean mengatakan untuk pelaksanaan Bimtek Forum Komunikasi Sekwan DPRD se Sulut tahun 2019 ini dilaksanakan berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, karena menghadirkan narasumber Profesional Trainer Samsul Rahman MA dari yayasan LUMORING.

 

juga Kasubag penyusunan anggaran dan peloporan Okta Lapian, S.IP yang membawakan materi Penyusunan Laporan Angkutabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)." Manfaat yang didapat dari Bimtek sangat baik dalam peningkatan kapasitas ASN dilingkup sekertariat DPRD," kata Tendean.

 

Pada pelaksanaan hari ke dua Bimtek juga menghadirkan Sekwan DPRD Propinsi Jawa Timur Ahmad Jailani, SH, MM bersama staf guna shering tupoksi, juga menghadirkan narasumber dari Kemendagri, . (Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Sekertariat DPRD Propinsi Sulawesi Utara kembali menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Forum Komunikasi Sekertariat DPRD yang melibatkan Pimpinan dan staf Sekertariat DPRD Kabupaten Kota se Sulut. Pada kegiatan yang akan berlangsung dua hari mulai 18-19 Juli 2019 bertempat di Hotel Grand Puri Manado tersebut dilaksanakab dengab tujuan untuk membekali staf sekertariat dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kesekertariatan.

"Ini adalah kegiatan tahunan yang dilaksanakan untuk tujuan pengembangan kemampuan serta lebih memberikan penguatan terkait perkembangan terkini tentang tupoksi ASN khusunya dilingkup sekwan termasuk mempersiapkan pelantikan Anggota DPRD yang baru hasil Pileg 2019,"kata Sekertaris DPRD Sulut Bartholomeus Mononutu saat membuka secara resmi pelaksanaan Forkom Sekwan.

Sementara itu Kepala Bagian Keuangan Sekwan DPRD Sulut Dami Tendean mengatakan untuk pelaksanaan Bimtek Forum Komunikasi Sekwan DPRD se Sulut tahun 2019 ini dilaksanakan berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, karena menghadirkan narasumber Profesional Trainer Samsul Rahman MA dari yayasan LUMORING, juga Kasubag penyusunan anggaran dan peloporan Okta Lapian, S.IP yang membawakan materi Penyusunan Laporan Angkutabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)." Manfaat yang didapat dari Bimtek sangat baik dalam peningkatan kapasitas ASN dilingkup sekertariat DPRD," kata Tendean.

Pada pelaksanaan hari ke dua Bimtek juga menghadirkan Sekwan DPRD Propinsi Jawa Timur Ahmad Jailani, SH, MM bersama staf guna shering tupoksi. (/Josh Tinungki)

Melonguane, Sulutnews.com - Personil Polsek Melonguane Polres Kepulauan Talaud membagikan masker secara cuma-cuma kepada warga yang melintas di Jalan Trans Melonguane Timur, Selasa (17/7/2019).

Hal tersebut disebabkan kondisi jalanan yang cukup berdebu karena sepanjang jalan masih ditimbun dengan bahan bangunan sirtu dan belum diperbaiki karena masih dalam tahap pembangunan.

“Satu persatu pengemudi serta pengendara sepeda motor kita bagikan masker di lokasi jalan Desa Mala Kecamatan Melonguane timur sebelum memasuki jalan rusak tersebut,” ucap Kapolsek Melonguane Ipda Dedi Matahari, SH.

Aksi ini menurutnya berguna untuk melindungi pernapasan saat melintas di jalan rusak tersebut. “Setidaknya masker ini bisa mencegah timbulnya infeksi saluran pernapasan,” singkatnya.(/SD)

Tomohon, Sulutnews.com - Polres Tomohon menerima kedatangan Tim Asistensi Divisi Propam Mabes Polri, Selasa (17/7/2019).

Tim dipimpin oleh Kabagyanduan Div Propam Polri Kombes Pol Drs. Edy Ciptianto M.Si serta Pemeriksa Utama Biro Provos Div Propam Polri  Kombes Pol Ni Ketut Swastika S.Ik serta 4 personil lainnya di dampingi Bid Propam Polda Sulut.

Tim disambut oleh Kapolres Tomohon Akbp Raswin B Sirait S.Ik, SH, M.Si, Waka Polres Tomohon Kompol Deessy Bolang S.Pd, Waka Polres Minahasa Kompol Alkat Karouw S.Sos serta para Kabag dan Kapolsek jajaran Polres Tomohon.

Kedatangan Tim untuk memberikan asistensi dan berdiskusi terkait tugas dan fungsi Propam yang adalah ujung tombak Kapolres dalam rangka tujuan pelayanan masyarakat.

“Didalamnya Unit Provos harus proaktif dalam penegakan disiplin, sehingga dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat juga tidak meninggalkan penegakan hukum,” ucap Ketua Tim

Ditambahkannya, tugas pokok Provos juga untuk membina dan menyelenggarakan fungsi pengamanan internal termasuk gaktibplin di lingkungan Polri serta pelayanan masyarakat agar tidak ada penyimpangan tindakan personil termasuk PNS Polri.(/SD)

Manado, Sulutnews.com - Polres Kepulauan Sangihe meraih predikat terbaik pertama, Satker dengan kategori Pagu diatas Rp. 50 Milyar berdasarkan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) lingkup Provinsi Sulawesi Utara.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Gedung Keuangan Negara Manado, Selasa (16/7/2019) dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2019.

Piagam terbaik pertama tersebut diserahkan oleh Kakanwil Perbendaharaan Provinsi Sulut Muhdi, SE, SIP, MIS, PhD, yang diterima langsung oleh Kapolres Kepl Sangihe AKBP Sudung F. Napitu, SIK.

“Hal ini  merupakan pengakuan dan apresiasi dari lembaga keuangan Provinsi Sulut atas pertanggungjawaban penggunaan anggaran seluruh personil Polres Kepulauan Sangihe. Semoga hal ini menjadi motivasi kinerja ke depan dan mampu mempertahankannya," ujar Kapolres.

Untuk penghargan terbaik kedua diraih Satker Distrik Navigasi Manado/Bitung sedangkan terbaik ketiga diraih Satker Makodam XIII/Merdeka.(/SD)

Manado, Sulutnews.com - Kepolisian Resor Kepulauan Talaud meraih award terbaik pertama dalam IKPA (Indikator Kinerja Dalam Pelaksanaan Anggaran) Award semester 1 tahun 2019 KPPN Manado.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Aula Serba Guna Gedung Keuangan Manado, Selasa (16/7/2019). Award tersebut diterima langsung oleh Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Prasetya Sejati, SIK.

“Ini merupakan  jerih payah dan hasil kerja personil Polres Kepulauan Talaud secara keseluruhan, dan sebagai motivasi kami untuk lebih semangat dalam menjalankan tugas-tugas kita ke depan di wilayah bumi porodisa Talaud tercinta," ujar Kapolres Talaud.

Dikatakannya bahwa KPPN Manado menyelengarakan pelaksanaan anggaran award semester 1, berdasarkan  beberapa Kategori.

Untuk kategori Pagu sedang (16- 50 miliar) berdasar IKPA indikator kinerja pelaksanaan anggaran, Polres Talaud mendapat predikat terbaik pertama.(/SD)

Manado, Sulutnews.com – Polda Sulut menggelar pelatihan dan uji kompetensi fungsi identifikasi jajaran Polda Sulut Tahun 2019 yang dilaksanakan tanggal 16 sampai 18 Juli 2019.

Pelatihan dibuka oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, dihadiri oleh Kapusinafis Bareskrim Polri Brigjen Pol. Drs. Hudi Suryanto, Program Manager JICA, para Pejabat Utama Polda Sulut, Tim Instruktur dari JICA dan Pusinafis Bareskrim Polri serta para peserta dari Polres jajaran, di aula Tribrata Mapolda, Selasa (16/7/2019).

“Pelatihan dan uji kompetensi di Polda Sulut adalah untuk polda ke-27, yang  merupakan rangkaian dari rencana kerja Pusinafis Bareskrim  Polri  bekerja  sama dengan  Japan International Cooperation Agency (JICA),” ujar Kapusinafis Bareskrim Polri Brigjen Pol. Drs. Hudi Suryanto.

Menurutnya, materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini dititik beratkan pada pencarian, pengambilan, pengembangan sidik jari laten dan pemeriksaan perbandingan sidik jari guna mendukung pengungkapan tindak pidana dan kasus-kasus lainnya.

Sementara itu Kapolda mengatakan peran identifikasi dalam mendukung tugas Kepolisian semakin nyata, hal tersebut seperti terlihat dalam back up kasus penembakan dan peledakan bom dengan peralatan yang dimiliki Pusinafis dapat mengidentifikasi  korban maupun pelaku sehingga dapat dikenali secara cepat dan akurat.

“Maka dengan pelatihan dan uji kompetensi ini diharapkan dapat menciptakan personel identifikasi yang handal dan dapat dibanggakan,” katanya.

Kapolda berharap pelatihan bisa diikuti dengan serius dan saksama agar bisa mengoperasikan peralatan secara profesional. “Karena kelancaran pengoperasian peralatan tersebut nantinya akan sangat tergantung pada kemampuan personel,” ujar Kapolda.(/SD)