MANADO, Sulutnews.Com - Pemerintah pusat lewat pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII)  tahun 2019 memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Propinsi Sawesi Utara untuk menjadi tuan rumah pagelaran budaya.

Terkait kegiatan yang akan dilaksanakan mulai 19-21 April 2019  di Jakarta tersebut, nantinya akan dipentaskan beragam seni budaya dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk seni budaya Sulawesi Utara.

"Akan ada pagelaran Seni Budaya yang melibatkan seluruh Kabupaten Kota se Sulawesi Utara," jelas Jendri Sualang, sekertaris Dinas Kebudayaan Sulut, saat wawancara Rabu (3/4/2019)

Juga kata dia, sebagaimana jadwal yang sudah ditetapkan, pada pagelaran Seni Budaya yang dipusatkan pelaksanaanya di anjungan propinsi sulawesi utara TMII tersebut akan dibuka oleh Gubernur Sulut Oly Dondokambey. "Acara pembukaan akan dihadiri langsung oleh Pak Gubernur," kata Sualang.

Dalam kaitan acara tersebut, bakal diikuti oleh perutusan dari 15 Kabuoatrn Kota se Sulut juga ada beberapa Propinsi yang akan berpartisipasi untuk mendukung mengisi acara. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey menilai capaian indikator makro ekonomi Sulut tahun 2018 lalu sangat baik, Ini semua karena kerja keras dan kerja bersama semua pihak termasuk di Kabupaten dan Kota.

Hal itu dikatakan Gubernur Selasa 2 April di Hotel Paninsula dalam acara Musrembang RKPD Sulut 2020. Hadir sekitar 1.000 baik SKPD maupun Bupati dan Walikota dari 15 Kabupaten dan Kota serta tim ahli.

Menurut Gubernur kendati kita melewati banyak tantangan seperti kondisi ekonomi global dan turunnya beberapa harga kopra dan komoditi lainnya, tetapi makro ekonomi stabil dan cukup baik.

Untuk pertumbuhan ekonomi saja tahun lalu mencapai 6.01 persen. Kemiskinan turun menjadi 7,59 persen dan penganguran menjadi 6,68 persen. IPM kita menjadi 71,66 poin, Inflasi hanya 3.,36. Gini ratio 0,372 persen

Semua capaian ini saya apresiasi namun kedepan harus dipertahan terus dan ditingkatkan.  "Jadi harus ada kebersamaan kita semua dalam membangun Sulut kedepan "Kata Guberbur.

Musrembang RKPD saat ini dan kita harus prioritaskan beberapa program untuk kita laksanakan seperti pengentasan kemiskinan dan penganguran, Peningkatan pangan pemerataan infrastruktur perikanan dan kelautan. Kemudian sektor pertanian perkebunan kesehatan pendidikan dan lingkubgan hidup dan bidang lainnya.

Pemprov Sulut juga dalam pelayanan telah berbasis digital atau internet, jadi semua harus meningkatkan SDM karena sudah sangat mendesak menguasai Digital.

Dalam bagian  lain Gubernur menambahkan dalam Pra Musrembang lalu ada sekitat 1.376 usulan dari Kabupaten dan Kota yang masuk namun hanya 985 yang diterima oleh Pemprov Sulut. Usulan itu merupakan usulan program dari Kabupaten dan Kota.

Gubernur berharap semua program harus kita bahas dengan baik agar bisa mensejahtrakan rakyat banyak.

Dalam Musrembang hadir Kepala Badan Pengembangan SDM Kemendagri Drs Teguh Setyabudi MPD dan Ketua DPRD Sulut Andre Angow dan Kepala Bapeda Sulut Dr Recky Tumanduk MSi.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw terus memberikan dukungan agar pelaksanaan Pemilu serentak 17 April 2019 mendatang, bisa berlangsung dengan baik. Terbukti pada Selasa (2/4/2019) bersama Gubernur menghadiri Rapat Koordinasi Terpadu yang dilaksanakan oleh KPUD Sulut bertemoat di Manado Convention Centre (MCC) Manado.

Foto 2 : Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey  dan Komisioner KPU RI Viryan

Ketua DPRD Provinsi Sulut, Andrei Angouw , turut hadir dan terlibat diskusi yang dihadiri oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anggota KPU RI, Ryaas Rasyid, Dr Ardiles Mewoh, Sekretaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen SE, jajaran Forkompinda dan Bawaslu se.kabupaten/kota.

Foto 3 : Gelar dialog soal kesiapan pemilu 2019 di Sulut

Angouw berharap melalui rapat koordinasi dan diskusi terpadu tersebut, berbagai persiapan untuk mengatur penyelenggaraan Pemilu serentak dapat berjalan lancar, damai, terutama tidak ada yang  golput. “Pemilu ini sangat berharga. Karena one man one vote one value, satu orang satu pilihan satu nilai. Karena itu mari kita sukseskan Pemilu serentak tahun 2019,” kata Angouw.

Foto 4 : Ketua DPRD Sulut Bersama petinggi Kepolisian Daerah

Pada kesempatan diskusi itu, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE menyampaikan pesan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) agar seluruh masyarakat ikut menyukseskan Pemilu 2019. Sebab, tidak sedikit dana yang dianggarkan pemerintah.

"Pak Presiden mengajak seluruh masyarakat dapat terlibat secara langsung di dalam penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilu, karena lewat pemilu arah dan kebijakan pemerintahan 5 tahun kedepan ditentukan," kata Dondokambey. Juga dengan sukses penyelenggaraan Pemilu 2019 akan menstabilkan perekonomian didaerah khususnya Sulut." Ekonomi stabil juga mendorong pengembangan sektor lain seperti pariwisata yang saat ini telah mendirong pertumbuhan ekonomi di Sulut," jelas Dondokambey.

Foto 5: Peserta Rapat Koordinasi Terpadu Pemilu di Sulut

Angouw juga berharap agar masyarakat dapat memilih sesuai dengan hati nurani dan tidak Golput, sebab kita masing-masing memiliki pilihan.”Pemilu adalah untuk menjalankan amanat undang-undang untuk menentukan pemimpin Nasional lima tahun kedepan, "pungkas Angouw. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Untuk penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas dan luber, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Sulawesi Utara menggelar rapat koordinasi terpadu, persiapan Pemilihan Umum serentak tahun 2019.

Pada acara yang dilaksanakan di Manado Convetion Centre (MCC) Selasa (2/4/2019) dihadiri Komisioner KPU RI bidang Perencanaan, Keuangan dan Logistik Viryan, Gubernur Sulut, Kapolda Sulut, Ketua DPRD Sulut, Komisioner KPU dan Bawaslu Sulawesi Utara. juga KPU kabupaten Kota se Sulawesi Utara ini digelar untuk menyamakan, persepsi dan pemahaman yang sama untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu di Sulawesi Utara.

Foto : Foto bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Komisioner KPU-RI, KPU dan Bawaslu Sulut

"KPU dalam persiapan Pemilu di Sulut saat ini sudah selesai membentuk KPPS di 15 kabupaten Kota, juga logistik pemilu sudah selesai disortir dan telah siap dipakai pada hari pencoblosan," kata Ardiles Mewoh Ketua KPU Sulut saat menyampaikan laporan.

Terkait penyelenggara Pemilu di Sulawesi Utara, Komisioner KPU RI Viryan menyatakan pihak penyelenggara agar lebih memperkuat sinergitas  dengan Forkopinda namun tidak menjadikan independensi KPU dalam pengambilan keputusan. "Bersinergi penting, tapi KPU dalam pengambilan keputusan tetap memperhatikan etika kerangka penyelenggara pemilu," tegas Viryan. Juga kata dia, pelaksanaan Pemilu 2019 agar lebih meriah maka hendaknya tanggal 17 April dijadikan wisata politik dengan mendatangi tempat pemungutan suara untuk menyalurkan hak pilih." Ini pesta demokrasi lima tahun sekali, apa salahnya kita dapat menjadikan hari itu sebagai wisata politik untuk melihat penghitungan hasil suara siapa yang nantinya akan menang," ungkap Viryan.

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan, pesta demokrasi pemilu sangat penting, sebab hajatan ini menjadi penentu dan dapat membawa arah Pemerintahan 5 tahun kedepan." Momentum pesta demokrasi Pemilu akan mempengaruhi dan membawa dampak positif untuk menjadikan Sulut kearah yang lebih baik, "kata Dondokambey

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan dialog terkait pemilu berintegritas(/Josh Tinungkj)

Manado, Sulutnews.com - Mendagri Cahyo Komolo minta agar semua daerah yakni enam Provinsi di Pulau Sulawesi harus tingkatkan pembangunan ekonomi untuk peningkatan kesejahtraan rakyat.

Hal itu dikatakan Mendagri Cahyo Kumolo yang diwakili Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Drs Teguh Setyabudi MPd dalam acara Musrembang Regional, Se Sulawesi tahun 2019 di Hotel Paninsula Senin 1 April 2019.

Menurut Mendagri dari enam Provinsi yang ada di Pulau Sulawesi pertumbuhan ekonomi cukup baik tahun lalu, namun beberapa Provinsi angka kemiskinan dan pengangguran masih cukup tingi

Pulau Sulawesi cukup potensial baik obyek wisata dan tambang serta perikanan perkebunan dan potensi lainnya, ini harus kita kelola dengan baik Peningkatan SDM sangat penting dalam memajukan daerah. Mendagri juga berharap agar konektifitas antara provinsi harus harus dilakukan baik lewat udara dan darat.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandow mengajak 6 Provinsi di Pulau Sulawesi harus bersinergi dan koordinasi dalam membangun, Tanpa bersinergi dan koordinasi yang baik maka sulit kemajuan yang akan kita capai. Hal itu dikatakan Wagub Steven Kandow saat membuka Musrembang Regional Sulawesi 2019 dan Pembukaan Musrembang RKPD 2020 Provinsi Sulut Senin 1 April di Hotel Peninsula Manado.

Peserta sekitar 1.000 orang dari 6 Provinsi di Pulau Sulawesi baik Kepala daerah dan pejabat terkait. Pembicara dari Kementerian Pariwisata, Pekerjaan Umum, Bapenas dan Perhubungan.

Wagub mengatakan sinergitas itu terutama membangun infrastruktur jalan dan juga koneksi Bandara serta sektor lainya seperti Pelabuhan Laut dan akses jalan. Wagub menambahkan kedepan koneksi Bandara penting. Ia mengatakan pemerintah pusat juga diharapkan jangan terlalu banyak membentuk lembaga baru didaerah seperti UPT.

Sulut sendiri kata Wagub membangun pariwisata dengan membuka jalur penerbangan dari Manado ke China setiap hari lima penerbangan masuk Manado. Ini program kita dan dampaknya cukup baik yakni kemiskinan menurun dan ekonomi rakyat maju dan sejahtra.

Sementara Wakil Gubernur Sulsel Andi Sulaiman mengatakan konektifitas antar Provinsi di Pulau Sulawesi penting, pulau ini banyak potensi, program di Sulsel banyak yang sudah dilakukan terutama ekonomi rakyat sehinga makro ekonomi cukup baik.

Potensi pertanian peternakan dan perkebunan sangat besar, kita terus mengenjot untuk memajukan Sulsel. Ketua Bappeda Provinsi Sulut Reky Toemanduk sebagai tuan rumah mengatakan acara ini penting karena membahas peningkatan  infrastruktur untuk pembangunan sumberdaya dan penguatan ekonomi  di Sulawesi.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) Senin, 1 April 2019 bertempat di Bandara Samratulangi meresmikan tiga Kawasan Ekonomi Kusus (KEK) Bitung di Sulut KEK Morotai di Maluku Utara dan KEK Laloy Batuta di Trans Kalimantan dan dua Rusunawa di Kampus STAIN Manado dan Di Kampus UKIT di Kota Tomohon.

Dalam peresmian hadir Menko Perekonomian Darwin Nasution Gubernur Sulut Olly Dondokambey  dan pejabat terkait lainnya.

Presiden dalam sambutannya mengatakan KEK nantinya akan meningkatkan ekspor serta majukan ekonomi karena banyak investor masuk maka terbuka lapangan kerja.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan KEK Bitung sangat penting dalam memajukan ekonomi Sulut kedepan Karena KEK Bitung sangat strategis sekali letak geografisnya dan ada Pelabuhan Laut besar serta jalan Manado Bitung tersambung dengan baik. KEK Bitung diperkirakan investasi akan masuk puluhan triliun dari beberapa investor yang sudah akan berinfestasi. "Jadi sangat  baik dengan Diresmikannya KEK  Bitung."Kata Gubernur.

Sebelumnya Presiden Senin 1 April meninjau proyek  Jalan Tol Manado Bitung yang saat ini sudah 80 persen rampung. Gubernur mengatakan jalan Tol ini sudah akan berfungsi total beberapa bulan kedepan. Panjang jalan Tol Manado Bitung sekitar 39 km dan nilai proyek multiyers itu sekitar Rp 3 triliun lebih.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) Minggu malam  31 Maret 2019 menutup Kegiatan Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) Ke X yang dilaksanakan oleh Persekutuan Gereja gereja di Indonesia (PGI) di Hotel Sultan Raja Maummi Minahasa Utara.

Presiden bersama ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ketua Umum PGI Pdt Dr  Hutabarat Lebang, Gubernur Sulut Olly Dondokambey Wakil Gubernur Steven Kandow Bupati Walikota dan ribuan peserta dan undangan dari Gereja Gereja Seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengigatkan agar kita   menjaga kerukunan, karena kalau suasana kondusif pembangunan berjalan optimal. Dalam bagian lain Jokowi mengajak seluruh masyarakat Sulut untuk mengunakan hak pilihnya dalam Pilpres dan Pileg 17 April nanti.

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyatakan terima kasih banyak atas kunjungan Presiden sekaligus menutup acara KGM ke X. Ditambahkan juga sudah banyak program pemerintah terutama pembangunan proyek infrastruktur jalan tol, asrama UKIT dan STAIN serta sektor lainnya yang diberikan pemerintah pusat.

Sejak Pak Jokowi menjadi Presiden banyak proyek masuk kedaerah ini sehinga maju ekonomi makro baik seperti kemiskinan penganguran turun dan Pertumbuhan Ekonomi tinggi, Ini semua karena perhatian Presiden terhadap daerah ini.

Ketua Umum PGI Pdt Dr H Hutabarat Lebang mengatakan KGM ke X yang berlangsung selama beberapa hari dengan peserta dari semua Gereja angota PGI membahas program Gereja dan juga masalah bangsa. Jadi ada hasil yang akan disampaikan dalam Sidang Raya PGI November 2019 di Provinsi NTT.

Sementara Presiden setelah tiba di Manado langsung disambut ribuan masyarakan di Jalan Dari Bandara Sam Ratulangi jalan Ring Road hinga ke Hotel Sultan Raja pada Minggu 31 Maret dari Sore hinga malam. Kendaraan Presiden langsung berhenti sembilan kali karena warga sudah memadati jalan jalan yang dilewati Presiden dan yang pegang tangan dan foto selfie.

Usai acara Presiden santai minum kopi di Jalan Roda kompleks Pasar 45 Manado didampingi Gubernur dan pejabat lainnya, ribuan warga memadati jalan Roda untuk melihat Presiden Jokowi.

Sementara itu Senin 1 April 2019 Bertempat di Bandara Sam Ratulangi Presiden resmikan beberapa proyek seperti Asrama Mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) dan Asrama Mahasiswa Sekolah Tingi Agama Islam Negeri (STAIN) Mabado Jalan Tol Manado Bitung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung KEK Palu dan KEK Mirotai Maluku Utara dan beberapa proyek lainnya.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Semua 15 Kabupaten dan Kota harus sukseskan Pemilu Pilpres dan Pileg 17 April nanti, karena momentum ini penting untuk menentukan majunya bangsa Indonesia. Hal itu dikatakan Edison Humiang Asisten I Pemda Sulut dalam Sosialisasi dan Deklarasi Pemilu Damaj Jumat 29 Maret 2019 dikantor Gubernur.

Hadir Karo Pemerintahan dan Otda Dr Jemmy Kumendong Ketua Bawaslu Sulut Erwin Malonda Ketua Devisi Sosialisasi KPU Sulut  Salman Saelangi dan Kepala BKD Pemda Sulut Dr Femmy Suluh dan 300 perwakilan dari 15 Kabupaten dan Kota.

Menurut Humiang nenjelang Pemilu, diharapkan tetap menjaga kebersamaan dan harus jauhkan hoaks dan jangan melakukan hina.

Humiang berharap 15 Kabuparen dan kota harus bersinegri menjelang Pemilu.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Kepala Perwakilan BPK-RI  Tanga M Purba mengatakan pihaknya   mulai periksa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2018 di Pemda Sulut dan 15 Kabupaten dan Kota.Pemeriksaan mulai awal April hinga 8 Mei 2019. Hal itu dikatakan Tanga Purba saat menerima LKPD tahun 2018 dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey  dan 14 Bupati dan Walikota dikantor perwakilan BPK RI Jumat 29 Maret 2019.Untuk Kota Tomohon belum diberikan.

Menurut Purba pihaknya akan bekerja profesional dalam melakukan pemeriksaan agar mendapat hasil yang baik. Ia mengatakan dalam pemeriksaan nanti tim akan turun ke semua daerah. Dalam pemeriksaan saat ini dia berbarap temuan tahun sebelumnya yang belum diperbaiki harus segera diperbaiki. Karena kalau tidak akan menjadi kendala meraih opini nanti.

Sementara Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan pihaknya optimis LKPD yang akan diperiksa bisa berjalan baik bersama Kabupaten dan Kota.

Olly optimis bisa meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) laporan keuangan tahun 2018. Karena kami memang mengelola keuangan dengan baik. “Sulut sudah beberapa kali dapat opini WTP”, tambahnya.(/Fanny)