Manado, Sulutnews. Com - Guna melihat dari dekat proses pencoblosan kertas suara Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif, Komisi Pemilih Umum ( KPU) Provinsi Sulut melakukan monitoring ke Kabupaten/Kota untuk melihat langsung proses pemilihan dan perhitungan suara di TPS.

Terkait kegiatan yang diikuti langsung 5 komisioner tersebut, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh mengatakan pantauan langsung dilakukan adalah untuk melihat langsung kegiatan di bilik suara, sebab dari beberapa informasih yang diterima ada banyak laporan yang masuk. "Pantauan langsung bertujuan untuk memantau dari dekat aktifitas pelaksanaan pencoblosan di setiap bilik suara," kata Ardiles.

Juga kata dia, dari oantauan disejumlah daerah, kami sangat memberi apresiasi karena antusias masyarakat sangat tinggi datang ke TPS, meski harus diakui masih ada beberapa persoalan seperti keterlambatan waktu mulai, juga masih ada masyarakat yang bingung memilih. " Berbagai temuan yang ada akan jadi bahan evaluasi untuk dikaji," kata Ardiles.

Dalam kunjungan monitoring tersebut, komisioner KPU yang ikut Ketua KPU Dr Ardiles Mewoh, Yessi Momongan, Lanny Anggrainy Ointu, Salman Saelangi dan Meydi Tinangon. (/Josh Tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Ketua Komisi IV DPRD Sulut James Karinda, mengatakan pelaksanaan tahapan sosialisasi kampanye calon Presiden dan Anggota Legislatif telah selesai dan saat ini sedang memasuki masa tenang jelang tahapan pencoblosan kertas suara, yang akan dilaksanakan serentak pada Rabu 17 April 2019. Terkait hal ini Karinda yang adalah salah satu calon Anggota DPR-RI menyatakan syukur dan berterima kasih kepada Tuhan dan segenap masyarakat Sulawesi Utara yang telah merespon bahkan memberikan penyempurnaan terhadap Visi dan Misi yang sudah disampaikan dalam rangka untuk menjembatani aspirasi yang nantinya akan dibawa ke lembaga politik tingkat pusat DPR-RI.

"Saya sungguh mengucap syukur kepada Tuhan karena proses sosialisasi dengan masyarakat bisa berlangsung dan juga bersyukur karena mendapatkan anugrah kesehatan, perlindungan, sehingga dapat menjalankan berbagai aktifitas dengan penuh sukacita," kata Karinda.

Juga kata Anggota DPRD Provinsi yang dikenal baik dan akrab dengan media dan staf dan selalu terbuka bagi masyarakat, dalam proses sosialisasi kampanye, visi misi dan perjuangan yang disampaikan banyak dimengerti oleh semua apakah itu dari kalangan intelektual, pengusaha, dosen Guru, Pemuda, organisasi Gereja dari kalangan P/KB, Panji Yosua, PMI, GMKI bisa merima bahkan memberikan masukan untuk lebih mempertajam visi misi yang nantinya akan diperjuangkan di DPR-RI. "Suport yang sudah diberikan patut diapresiasi, karena itulah kekuatan dan semangat yang mendasari perjuangan saya menuju kursi DPR-RI," kata Karinda yang beberapa kali mendapatkan anugerah DPRD terbaik.

Menjalani masa tenang jelang hari pencoblosan 17April Karinda juga mengajak seluruh wajib pilih untuk datang berbondong-bondong mendatangi TPS yang sudah ditentukan untuk menyalurkan hak pilihnya sesuai hati nurani, tanpa ada tekanan ataupun intimidasi dari pihak tertentu."Mari kita sama-sama mensukseskan pelaksanaan Pemilu Pilpres dan  Legislatif agar boleh berlangsung sukses, aman, bebas dan rahasia karena Pemilu adalah proses demokrasi untuk menentukan arah dan kebijakan pemerintah 5 tahun kedepan sehingga, sebagai warga negara yang baik kita diajak untuk terlibat aktif dalam proses Pemilu 17 April 2019, "terang Karinda.(/Josh Tinungki)

MINAHASA, Sulutnews.Com - Menjalani penjabaran amanat undang-undang tentang pelaksanaan masa reses anggota DPRD, Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut, SE Rabu (10/4/2019) menggelar reses di Desa Rumengkor Raya Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa. Dihadiri sedikitnya 350 warga pada kegiatan yang digelar di balai pertemuan tersebut berhasil menjaring aspirasi masyarakat antara lain akses jalan pertanian yang terkoneksi langsung dengan Desa Kaleosan dan Desa Sampiri di Kabupaten Minahasa Utara yang kondisi jalan belum diaspal permanen ini menyulitkan masyarakat desa di dua kabupaten tersebut untuk saling bepergian dan memasarkan produk perkebunan.

“Kami berharap pak Wenny Lumentut sebagai wakil rakyat dapat memperjuangkan agar jalan dimaksud dapat diaspal, karena ruas itu merupakan akses perhubungan vital masyarakat Minahasa dan Minahasa Utara,” kata Yerry Lengkong, warga Rumengkor.

Terkait aspirasi yang sudah disampaika, wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut mengatakan akan berupaya memperjuangkan aspirasi yang disampaikan, dan meminta agar rencana kegiatan dapat disampaikan secara tertulis lewat pengajuan proposal pembangunan jalan disertai data ukuran lebar dan panjang jalan.

“Nanti diserahkan kepada saya bawa di kantor DPRD. Saya akan perjuangkan karena pengalaman selama ini dari 10 proposal yang masuk terealisasi 11. Artinya, setiap aspirasi yang dimasukkan tertulis berupa proposal wajib saya perjuangkan,” tegas Lumentut yang pada Pileg 17 April 2019 kembali mencalonkan diri ke DPRD Sulut.

Pada gelar reses tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, kalangan milenial hingga kaum Lansia.(/Josh Tinungki)

MANADO, sulutnews.Com - Guna meningkatkan partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pemilu Presiden dan Pileg 17 April 2019 ini, Pengurus Wredatama Provinsi Sulawesi Utara menggelar penyuluhan pendidikan politik bagi ribuan anggotanya.

Pada kegiatan yang dilaksanakan Rabu (10/4/2019) di Kantor Gubernur Sulut tersebut, menghadirkan Komisioner KPU Sulut untuk memberikan penyuluhan terkait kesiapan KPU dalam kaitan sukses penyelenggaraan Pemilu.

Komisioner KPU Salman Saelangi, S.Kel dihadapan 1.500 peserta penyuluhan mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu, juga proses penceblosan kertas suara serta himbauan untuk dapat menyalurkan hak pilih dengan baik serta tidak Golput. "Pemilu 2019 ini adalah menggabungkan pilihan kita untuj mencoblos calon Pilpres dan Pileg," jelasnya.

Juga Saelangi menjelaskan jika pada Pemilu 2019 satu pemilih yang terdaftar, dapat menggunakan hak pilihnya dalam 5 lembar kertas suara untuk Calon Presiden dan Wakil Presiden, calon DPD-RI, DPR-RI, DPRD Sulut dan DPRD Kabupaten Kota." Semua sudah diatur dan tahapan saat ini pada tahap oencoblosan kertas suara, dan kita diajak untuk mensukseskan Pemilu," jelas Sahelangi.

Sementara itu terkait sosialisasi tersebut Ketua Komisi I DPRD Sulut Ferdinand Mewengkang yang juga selaku Ketua Wredatama Propinsi Sulut memberi apresiasi kepada KPU selaku pihak penyelenggara Pemilu yang sudah memberikan penjelasan kepada Anggota Wredatama. "Kita adalah perkumpulan pensiunan ASN, yang butuh penjelasan karena  pelaksanaan Pemilu 2019 berbeda dengan Pemilu sebelumnya, sehingga kami mengapresiasi kepada KPU yang sudah memberikan penyuluhan keoada Anggota Wredatama," kata Mewengkang.(Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) menilai Pemerintah Daerah Sulut sangat serius dalam pembangunan kesehatan terutama mengatasi gizi buruk, penyakit TBC, hipertensi dan stanting atau kerdil dan penyakit lainnya.

Hal itu dikatakan oleh Menkes Nila Moeloek kepada wartawan usai memberikan materi dalam Rakerda Dinas Kesehatan Sulut Selasa, 9 April 2019 di Hotel Gran Kawanua Manado.

Acara dibuka Wakil Gubernur Steven Kandow dihadiri Kadis Kesehatan Sulut dr Deby Kalalo, Ketua PKK Sulut Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan, Karo Kesra dr Kartika Kandouw-Tanos, Bupati dan Walikota serta ratusan Pejabat dan petugas Kesehatan dari 15 Kabupaten dan Kota di Sulut. Acara dilanjutkan dialog antara Menkes dan peserta Rakerda Kesehatan.

Menurut Menkes sektor Kesehatan memang menjadi penting dalam pembangunan.Karena tanpa masyarakat yang sehat sulit kita membangun daerah dan bangsa."Jadi kita jangan lalai melainkan harus serius membangun sektor kesehatan."Kata Menkes didampingi Kadis Kesehatan dr Debby Kalalo.

Menurut Menkes mengenai stanting atau masyarakat yang kerdil karena gisi buruk atau lingkungan yang kotor itu tahun 2017 masih tingi saat sudah turun, ini baik sekali dan harus terus ditingkatkan.

Terkait tenaga kesehatan yang dikeluhkan berbagai daerah itu menjadi perhatian, terutama diperbatasan atau kepulauan di Sulut. Begitu juga mengenai masalah pelayanan BPJS yang dinilai banyak keluhan"Saya minta BPJS di Sulut harus memperhatikan masalah ini. Memang lagi defisit namun harus cari solusinya.

Sementara Wagub Steven Kandouw mengatakan Pemda Sulut telah mengalokasikan dana  diatas 10 persen untuk sektor kesehatan, ditambah dana DAK sudah melebihi 20 persen"Jadi Pemda Sulut sangat konsen dalam pembangunan kesehatan"Kata Wagub.

Ia juga menambahkan masalah didaerah yakni pelayanan BPJS yang masih banyak kekurangan, kemudian ada penyakit hipertensi dan obesitas kegemukan serta  masalah dana DAK yang terlambat dari pusat sehinga penyerapan lambat.

Terkait sarana Rumah Sakit, Pemda akan bangun RS Daerah Sulut di Manado dan juga di Kota Bitung dan Kotamobagu."Kami optimis kalau itu tercapai akan lebih baik pelayanannya dibidang kesehatan"Kata Wagub.

Kadis Kesehatan dr Debby Kalalo mengatakan Rakerda Kesehatan tahun ini sangat penting, karena membahas berbagai persoalan kesehatan juga evaluasi kinerja dan membahas program kedepan. Dinas Kesehatan Sulut juga melakukan ini untuk mengkolaborasi dengan program di Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota."Jadi kita harus bersinegri dalam membangun sektor kesehatan"Kata  Kadis Kesehatan dr Debby Kalalo.

Dalam acara Menkes dan Wagub meninjau Stan pameran dari 15 Kabupaten dan Kota serta instansi lainnya.  Menkes juga meninjau RS Prof Kandouw.(/Fanny)

MANADO, sulutnews.Com - Ketua DPRD Sulawesi Uara Andrei Angouw menggelar kegiatan reses atau serap aspirasi, Selasa, 9 April 2019 di Kelurahan Tumumpa 1 Kecamatan Tuminting, kota Manado. Kegiatan kali ini mendapat respon masyarakat karena juga dilaksanakan pemeriksaan Kesehatan, Pemeriksaan mata dan pembagian kacamata secara gratis.

Foto : Bersama masyarakat usai melaksanakan jaring aspirasi

Sejumlah warga yang diminta tanggapan memberi apresiasi positif atas pelaksanaan reses yang dilaksanakan oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, karena langsung merasakan manfaat.

"Harusnya kegiatan reses dilakukan seperti ini, dimana kami tidak oerlu mengeluarkan uang untuk memeriksa kesehatan seperti Kolestrol, asam urat juga prmeriksaan nata," ujar Marson Bogara, Warga Tumumpa 1

Juga diungkapkan Donny Araro, yang merasa senang karena bisa menyampaikan secara langsung aspirasi yang selama ini menjadi harapan masyarakat." Saya pribadi sangat senang bisa menyampaikan aspirasi mewakili yang lain," ungkap Araro.

Pada kegiatan yang mulai dilaksanakan pada jam 08:00 pagi tersebut berhasil menjaring aspirasi terkait harapan masyarakat soal pemberian Asuransi bagi nelayan Pajeko, kemudahan pengurusan surat melaut bagi nelayan, serta permintaan pembangunan talud setinggi 10 meter di wilayah Kelurahan Tumumpa 1 Lingkungan 4.

Ketua DPRD Sulu Andrei Angouw pada pelaksanaan reses tersebut menjelaskan pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan diharapkan agar masyarakat semua sehat, bahkan bisa sehat sampai hari pemungutan suara 17 April 2019, dapat datang ke TPS dan menyalurkan hak politiknya.

"Semua aspirasi yang sudah disampaikan, pasti akan dimasukan dalam program Pemerintah ODSK," kata Angouw, yang akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Sulut dari Partai PDI Perjuangan Nomor urut 1

Pada reses yang dihadiri ratusan warga tersebut, Ketua DPRD Andrei Angouw didampingi calon DPRD Kota Manado Zakharia Tatukude dan sejumlah masyarakat serta pemerintah setempat berjalan kaki menuju lokasi Tempat Pelelangan Ikan  TPI dan melihat situasi dan kondisi disana.(/Josh Tinungki ).

MANADO, Sulutnews.Com - Ketua DPRD Sulawesi Utara, Andrei Angouw mengatakan, kebersamaan dalam satu persekutuan jemaat sebagai upaya untuk meningkatkan rasa kekeluargaan adalah hal yang penting dan perlu terus dilakukan, sehingga umat dapat merasakan kedamaian dalam semua aktifitas peribadatan, hal ini disampaikan Angouw saat mengikuti ibadah bersama jemaat GPdI Filadelfia Teling Tingkulu Minggu (07/04/2019).

Menurutnya politik tidak bisa lepas dari kehidupan sosial masyarakat dan juga jemaat, sehingga tidak salah jika jemaat juga dapat terlibat dalam politik praktis karena memang seperti itu." Pemilu 17 April 2019 sangat penting bagi kehidupan sosial masyarakat, karena dari situ kita dapat menentukan pemimpin Nasional dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Angouw.

Juga kata politisi, PDIP dapil Manado ini, politik juga bisa menentukan masa depan kita dan politik juga adalah sarana atau jembatan menuju kepada kesejahtraan, "Kita harus mengerti baik-baik bahwa politik juga bisa menentukan arah dan tujuan kita bersama," kata Angouw

Lebih lanjut politisi PDIP sembari mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya karena wujud pemerintah terpilih tersebut merupakan refleksi dari pemilih itu sendiri, “ Mari sama sama kita sukseskan pemilu dengan menggunakan hak pilih, dengan datang ke TPS untuk mencoblos, "kata Angouw sambil menyatakan jika dirinya pernah membaca bahwa yang terpilih dari demokrasi itu menggambarkan rata-rata yang memilih."Demokrasi kita mewah, orang sakit jiwa memiliki hak yang sama dengan orang waras. Bayangkan jika demikian, jadi baiklah kita memilih dengan bertanggung jawab dan bertanggung jawab,"pungkasnya. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan dari mantan birokrat dan Parpol serta pemuda pekan laku melakukan deklarasi dukung Capres dan Cawapres 2019-2024 Jokowi-Amin dan juga Cagub dan Cawagub Sulut 2021-2026 ODSK Lagi.

Acara dihadiri Wakil Ketua DPD PDIP Lucky Senduk dan Jein Waani serta Caleg PDIP Dapil Manado Arther A Kotambunan dan Caleg dari partai lain.

Ruben Saerang sebagas pemarkasa acara langsung menyerahkan dokumen dukungan yang telah ditandatangani sekitar 75 tokoh masyarakat dari berbagai Kabupaten dan Kota kepada Lucky Senduk yang juga menjadi tim sukses Jokowi Amin.

Ruben Saerang mengatakan dukungan kepada Jokowi Amin karena banyak keberhasilan Pak Jokowi dalam 4 tahun lebih membangun bangsa. Jadi diharapkan memimpin lagi kedepan karena dijamin akan maju Indonesia kedepan. Banyak visi dan misi yang telah disampaikan untuk majukan Indonesia kedepan terutama kesejahtraan rakyat"Jadi kami dukung Jokowi Amin."Kata Ruben yang juga Kader Golkar Sulut.

Sementara terkait Cagub dan Cawagub Sulut periode 2021-2026 yang Pilkada dilakukan 2020 nanti Ruben mangatakan mereka dukung ODSK Lagi atau dua periode lagi."Banyak kemajuan yang dicapai selama tiga tahun ODSK memimpin Sulut. Sehinga masyarakat masih butuhkan ODSK Lagi" Kata Ruben.

Makro ekonomi Sulut sangat baik terutama pertumbuhan ekonomi tahun lalu naik 6,01 persen kemiskinan turun 7 persen penganguran 6 persen dan gini ratio juga bagus dan inflasi serta IPM mencapai 71 poin. Dengan makro ekonomi yang baik maka kesejahtraan baik.

Sektor pendidikan Kesehatan juga baik, Tokoh-tokoh masyarakat yang hadir antara lain dr Daniel Masengi, Vanny Kaparang,  Syarul Poli, Yosua Pangkerego, Buang Dendeng, Bu Tahanusang, Remata Narande dan tokoh pemuda lainnya.(/Fanny)

MANADO, Sulutnews.Com - Gelar masa reses I Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, sudah dilaksanakan. Terkait kegiatan tersebut, Anggota DPRD Raski Mokodompit SH melaksanakan reses di Bolaang Mongondouw Utara tepatnya di Desa Batulintik Kecamatan Bintauna.

Pertemuan bersama warga bertempat di Balai Desa pada Jumat (05/4/2019) tersebut berhasil dijaring aspirasi masyarakat diantaranya terkait adanya pengadaan alat alat pertanian yang menurut masyarakat saat ini perlu ada pengadaan baru, juga soal bantuan racun untuk membasmi hama serta Pupuk bagi masyarakat.

"Setiap tahun keluhan masyarakat hampir sama, dan meski sudah diupayakan, agar mendapatkan perhatian pemerintah, namun hal tersrbut belum mendapatkan perhatian," kata Rasky. Juga kata politisi partai Golkar ini, selain sektor Pertanian, hal yang juga perlu mendapatkan perhatian yakni sektir Perikanan dan juga soal normalisasi sungai.

"Masyarakat khususnya di pedesaan, ternyata masih membutuhkan perhatian pemerintah, karnya masih banyak kebutuhan dalam mendukung pekerjaan mereka yang perlu untuk dibantu. dengan begitu implikasi peningkatan ekonomi masyarakat dapat bergerak naik,"ungkap Rasky.

Hasil reses yang dilaksanakan di Desa Batulintik dan sudah menjaring sejumlah aspirasi masyarakat ini, menurut legislator dapil Bolmong raya dan kembali mencalonkan diri tersebut, nantinya akan diteruskan kepada Pemprov Sulut, untuk mendapatkan tindak lanjut. "Yang dinilai mendesak akan saya kawal langsung," tegas Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut ini. (/Josh Tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Pemerintah pusat lewat pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII)  tahun 2019 memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Propinsi Sawesi Utara untuk menjadi tuan rumah pagelaran budaya.

Terkait kegiatan yang akan dilaksanakan mulai 19-21 April 2019  di Jakarta tersebut, nantinya akan dipentaskan beragam seni budaya dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk seni budaya Sulawesi Utara.

"Akan ada pagelaran Seni Budaya yang melibatkan seluruh Kabupaten Kota se Sulawesi Utara," jelas Jendri Sualang, sekertaris Dinas Kebudayaan Sulut, saat wawancara Rabu (3/4/2019)

Juga kata dia, sebagaimana jadwal yang sudah ditetapkan, pada pagelaran Seni Budaya yang dipusatkan pelaksanaanya di anjungan propinsi sulawesi utara TMII tersebut akan dibuka oleh Gubernur Sulut Oly Dondokambey. "Acara pembukaan akan dihadiri langsung oleh Pak Gubernur," kata Sualang.

Dalam kaitan acara tersebut, bakal diikuti oleh perutusan dari 15 Kabuoatrn Kota se Sulut juga ada beberapa Propinsi yang akan berpartisipasi untuk mendukung mengisi acara. (/Josh Tinungki)