Manado, Sulutnews.com – Disela-sela kesibukan tugasnya sebagai Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Dr. R. Sigid Tri Hardjanto, SH, MSi dipercaya untuk menjadi Dosen Luar Biasa atau Dosen tidak tetap di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Rektor Unsrat melalui Kepala Program Studi (Ka Prodi) S3 Hukum Dr. Anne Waha, SH, MH ketika dikonfirmasi mengatakan saat ini perkuliahan sudah dimulai dan akan dilakukan matrikulasi. Dan menurutnya Kapolda merupakan salah satu orang yang dipercaya menjadi narasumber di kegiatan tersebut, bahkan Kapolda juga sudah diangkat menjadi Dosen Luar Biasa di Unsrat.

Kegiatan matrikulasi sendiri adalah untuk menyetarakan kompetensi para mahasiswa, mengenalkan kampus lebih dalam dan mempererat keakraban sesama mahasiswa. Diharapkan dengan adanya program matrikulasi ini, para mahasiswa lebih memahami pengetahuan dasar pada jurusan yang dipilih.

“Bapak Kapolda juga telah diangkat sebagai Dosen Luar Biasa atau Dosen Tidak Tetap, sudah ada SK Rektornya, karena ini juga arahan dari Ibu Rektor. Sudah ada SK-nya dan sudah ada jadwal mengajarnya, khusus S3 Prodi Ilmu Hukum. Jadi bapak ada satu mata kuliah disitu,” ujar Ka Prodi.

Dipilihnya Kapolda sebagai Dosen di Unsrat menurutnya, karena Kapolda juga merupakan Dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). “Kami juga di Pasca Sarjana ini masih kekurangan Pengajar khusus S3,” ujar Dr. Anne.(*/IT)

Manado, Sulutnews.Com - Braien Waworuntu dipercaya menjadi ketua komisi IV DPRD Sulut. Penetapan Waworuntu dilaksanakan lewat pemilihan yang didasarkan dari hasil kesepakatan antar Fraksi.

Pemilihan pimpinan Komisi yang membidangi Kesejahteraan Rakyat ini, dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Billy Lombok, SH, selaku koordinator Komis IV pada Kamis (3/10/2019) diruang rapat Komisi IV kantor DPRD Sulut. Kepada wartawan Braien menyatakan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yesus atas kesempatan yang diberikan, serta terima kasih kepada segenap anggota Komiso IV yang telah memilih dirinya untuk memimpin Komisi IV. Juga ungkapan terima kasih  kepada Partai NasDem dan anggota.

"Jabatan adalah amanah yang harus dilaksanakan, dan Saya akan membuktikan jika generasi millenial mampu menjalankan tugas dan tanggungjawab ini, yang pasti untuk kesejahtraan masyarakat," kata Wawuruntu

Juga kata Anggota Dewam Dapil Tomohon Minahasa ini  meyakini bahwa melalui tugas dan tanggung jawab sebagai ketua Komisi, dapat menjadi saluran berkat bagi orang lain dan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara." Komisi IV lebih pada bidang kesejahtraan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan ini memiliki tantangan tersendiri," kata politisi partai Nasdem Sulut ini.

Sebagai pelayan masyarakat sudah menjadi kewajiban untuk melayani masyarakat dengan hati dan tulus." Masyarakat adalah yang utama, karena Anghota DPRD wajib hukumnya bekerja untuk rakyat,"ungkapnya merendah

Untuk mempercepat realisasi program kerja, dalam waktu dekat ini, komisi IV Brayen akan secepatnya melaksanakan rapat komisi dengan  mengundang seluruh mitra kerja komisi IV untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang intinya selain perkenalan personil komisi yang ada di Komisi IV, juga  ingin mengetahui tentang program kerja serta penganggaran di instansi pemerintah provinsi yang merupakan mitra kerja dari komisi IV.(josh tinungki)

Komoosisi Komisi IV Bidang Kesra

Ketua Brian Woworuntu (F-Nasdem)

Wakil Ketua Careiq N Runtu (F-Golkar),

Sekertaris Fransiskus A Silangen (F-PDIP)

Anggota : Vanny Legoh, Melisa Gerungan, Richard Sualang, Melky Pangemanan (F-PDIP), Inyoman Sarwah (F-Nasdem), Jusra Alhabsi dan Nursiwin Dunggio (F-Nyiur Melambai)

Manado, Sulutnews.Com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut menggelar rapat paripurna terkait pembacaan nama-nama Anggota yang masuk dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw tersebut digelar dua kali, yang pertama pada Jam 12:00 witta dengan agenda pembacaan nama-nama Anggota, kemudian rapat dilanjutkan setelah makan siang dengan agenda pengesahan Pimpinan AKD.

""Paripurna ini sudah sesuai mekanisme dan prosedur oerundang undangan yang berlaku," kata Angouw.

Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Sulut adalah kewajiban yang harus dilaksanakan agar penyelenggaraan tugas dapat berjalan sebagaimana mestinya." Penetapan AKD dilakukan berdasarkan atas surat usulan yang disampaikan oleh masing-masing Fraksi," ungkap Angouw. (josh tinungki)

Inilah Susunan AKD DPRD Sulut Periode 2019-2024

Komisi I bidang Hukum dan Pemerintahan

Ketua Vonny Paat (F-PDIP)

Wakil Ketua Wenny Lumentut (F-Nyiur Melambai)

Sekertaris Mohamad Wongso (F-Nasdem)

Anggota Imelda Rewah, Fabian Kaloh, Arthur Kotambunan, Hj Muslimah Mongilong (F-PDIP) Johny Pananmbunan (F-Nasdem) , Winsulangi Salindeho (F-Golkar) Ronal Sampel (F-Demokrat)

Komisi 2 Bidang Ekonomi Keuangan

Ketua Prisilia Cindy Wurangian (F-Golkar)

Wakil Ketua Ivan Lumentut (F-Demokrat)

Sekertaris Jeane Rende (F-PDIP)

Anggota Roky Wowor, James Julius Tuuk, Sandra Rondonuwu (F-PDIP), Ingrid Sondakh (F-Golkar), Nick Lomban, Alfian Bara (F-Nasdem), Syenny Kalangi (F-Nyiur Melambai)

Kom 3 Bidang Pembangunan

Ketua Berti Kapojos (F-PDIP) , Wakil Ketua Stela Runtuwene,(F-Nasdem)

Sekertaris Jongky Limen (F-Golkar)

Anggota : Tonny Supit, Hengky Honandar, Boy Tumiwa (F-PDIP), Sherly Tjangkulung (F-Nasdem), Rasky Mokodompit,(F-Golkar), Nety Pantouw (F-Demokrat), Amir Liputo, Ayub Ali (F-Nyiur Melambai)

Komisi 4 Membidangi Kesra

Ketua Brian Woworuntu (F-Nasdem)

Wakil Ketua Careiq N Runtu (F-Golkar),

Sekertaris Fransiskus A Silangen (F-PDIP)

Anggota : Vanny Legoh, Melisa Gerungan, Richard Sualang, Melky Pangemanan (F-PDIP), Inyoman Sarwah (F-Nasdem), Jusra Alhabsi dan Nursiwin Dunggio (F-Nyiur Melambai)

Bapemperda

Ketua Winsulangi Salindeho (F-Golkar)

Wakil Ketua Richard Sualang (F-PDIP)

Anggota :Vabian Kaloh, Imelda Rewah, Melisa Gerungan, Boy Tumiwa (F-PDIP), Sherly Tjangkulung, johny panambunan (F-Nasdem), Prisilia Cindy Wurangian (F-Golkar) , Christo Ivan Lumentut (F-Demokrat), Jusra Alhasby (F-Nyiur Melambai)

Badan Kehormatan (BK)

Ketua Sandra Rondonuwu (F-PDIP)

Anggota Alvian Bara (F-Nasdem) , Ingrid Sondakh (F-Golkar), Ronald Sampel (F-Demokrat) Nursiwi Dunggio (F-Nyiur Melambai)

Badan Anggaran (Banggar)

Ketua Andre Angouw

Wakil Ketua Victor Mailangkay, James Arthur Kojongian, Billy Lombok.

Anggota Rocky Wowor, Vonny Paat, Arthur Kotambunan, Sandra Rondonuwu, Berti Kapojos, Boy Tumiwa, Vanny Legoh, Fransiskus A Silangen (F-PDIP), Nic Adicipta Lomban, Alvian Bara, Stela Runtuwene (F-Nasdem), Rasky Mokodompit, Cinddy Wurangian, Inggrid Sondakh (F-Golkar), Netty Pantouw (F-Demokrat) , Wenny Lumentut, Amir Liputo, Ayub Ali (F-Nyiur Melambai)

Badan Musyawara (Banmus)

Ketua Andrei Angouw (F-PDIP)

Wakil Ketua Victor Mailangkay,(F-Nasdem), James Arthur Kojongian (F-Golkar), Billy Lombok (F-Demokrat)

Anggota : Rocky Wowor, Tonny Supit, Ir James Tuuk, Vabian Kalo, Fransiskus Silangen, Berti Kapojos, Arthur Kotambunan, Hengky Honandar (F-PDIP), Mohamad Wongso, Inyoman Sarwah, Brian Woworuntu (F-Nasdem), Rasky Mokodompit, Jongky Limen, Careig Runtu (F-Golkar), Ronal Sampel (F-Demomrat), Jusra Alhabsi, Nursiwi Dunggio, Syenny Kalangi (F-Nyiur Melambai)

Nanado, Sulutnews.Com - Politisi Partai Demokrat, Billy Lombok SH , mengatakan kepercayaan yang diberikan sebagai wakil rakyat di lembaga politik DPRD Sulut adalah amanat yang harus dijalankan yang tujuannya untuk bagai mana menjembatani apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Apalagi  ketika kita dipercayakan sebagai pimpinan, yang tentu memiliki kewenangan lebih untuk dapat mengawal aspirasi.

Hal tersebut disampaikan Lombok setelah dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut periode 2019-2024, Rabu, (2/10/2019). Menurutnya saat ini terjadi lompatan inovasi dalam pelayanan ditengah masyarakat untuk menjawab aspirasi yang menjadi kebutuhan yang tentu itu bisa dilakukan ketika ada sebuah kerja sama.

" Saya mengajak segenap masyarakat untuk tidak apriori dengan kerja Dewan dengan cara memberikan masukan dan berbagai hal yang bisa meningkatkan pelayanan," kata Lombok usai dilantik.

Politisi muda yang terpilih sebagai anggota DPRD dari daerah pemilihan, Minsel-Mitra ini juga mengatakan, melaksanakan kerja untuk rakyat lebih maksimal adalah dasar utama, tidak hanya untuk masyarakat di daerah pemilihan tetapi untuk seluruh masyarakat Sulawesi Utara."Anggota DPR bekerja untuk kepentingan rakyat, tanpa melihat warna atau kelompok tertentu," ungkap Ketua Karang Taruna Sulaweai Utara ini.

Billy Lombok dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut bersama dengan Ketua DPRD Andrei Angouw, dan Wakil Ketua Vicktor Mailangkay juga James Arthur Kojongian, berdasarkan Surat Keputusan Mentri Dalam Negeri nomor 161.71-4368/2019. (/Josh Tinungki)

Kebebasan Yang Sebebas-bebasnya Adalah Anarki

Manado, Sulutnews.Com - Mencermati suasana keamanan yang akhir-akhir ini terganggu dengan aksi demo turun ke jalan saat menyampaikan pendapat yang dinilai kebablasan, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw mengatakan harus disikapi dengan membangun koordinasi yang baik, menurutnya jika memahami benar soal demokrasi, maka harusnya kita perlu merawat demokrasi.

"Demonstrasi turun kejalan untuk berpendapat adalah hal biasa dan sesuai ketentuan, tetapi janganlah memahami kebebasan yang sebebas bebasnya sehingga menjadi anarkis," tegas Angouw.

Politisi PDIP ini juga mengatakan  demokrasi harus dirawat dan terus diperhatikan sebab jika tidak demokrasi itu bisa membunuh diri sendiri, karena Demokrasi bukan kebebasan merampas kebebasan orang lain, bukan kebebasan utk mencelakai orang lain, bukan kebebasan memaksakan kehendak kepada orang lain, demokrasi bukan merusak milik orang lain, bukan pula kebebasan untuk membuat rusuh."Saya mengajak segenap elemen bangsa untuk terus menjaga merawat demokrasi dengab mengamalkan nilai-nilai pancasila," kata Angouw saat menyampaikan sambutannya usai dilantik sebagai Ketua DPRD Sukut, Selasa (2/10/2019).

Juga kata dia, Anggota DPRD harus menjaga nilai musyawara untuk mencapai mufakat agar komitmen berbangsa dan bernegara dapat berjalan dengan baik." Kita kuat karena kita bekerja bersama, saling menjaga, dan menjaga keamanan untuk memberi kenyamanan bagi masyarakat," pungkasnya. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Rabu (2/10/2019) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Sulut Masa Jabatan Tahun 2019-2024. Pada paripurna yang dipimpin Andrei Angouw dan Victor Mailangkay sebagai pimpinan sementara, tersebut, dihadiri Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw, Ketua Pengadilan Tinggi Manado Arif Supratman, Forkopimda Sulut, Anggota DPRD Sulut dan pejabat eselon, serta undangan lainnya.

Foto  : Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, bersama Ketua Pengadilan Tinggi Manado Arif  Supratman didampingi Andrei Angouw saat memasuki ruang paripurna

Pimpinan definitif DPRD Sulut periode 2019-2024 yang diambil Sumpah Janji yang dipandu Ketua Pengadilan Tinggi Manado masing-masing Ketua DPRD Andrei Angouw (PDI Perjuangan) , Wakil Ketua J Victor Mailangkay (Partai Nasdem), James Arthur Kojongian (Partai Golkar) dan Billy Lombok (Partai Demokrat).

Foto  : Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw saat menyampaikan sambutan pada rapat paripurna pengambilan Sumpah/Janji

Usai mengucapkan Sumpah/Janji, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dalam sambutannya menyampaikan syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga kepada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri, Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey, para Ketua PAC dan Anak Ranting PDIP se Sulut, serta segenap masyarakat yang telah memberikan kepercayaan memimpin DPRD Sulut sekaligus mengungkapkan pandangannya terhadap langkah-langkah kongkrit pembangunan di Sulut kedepan dengan menjaga persatuan ketertiban, menjaga kinerja, komunikatif dan selalu membangun koordinasi agar dapat melaksanakan tugas secara maksima."Semua Anggota Dewan diharapkan hadir setiap rapat DPRD, ini adalah kewajiban guna memerjuangkan aspirasi rakyat," kata Angouw.

Foto : Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw saat foto bersama Pimpinan DPRD Sulut

Politisi yang telah dua kali menjadi Ketua DPRD Sulit ini juga berharap agar setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan tidak hanya didengar tetapi harus dianalisa dan diolah, untuk kemudian diperjuangkan lewat rapat DPRD."Anggota DPR harus berbicara tetepi jangan asal bicara, menjaga persatuan dan kesatuan serta toleransi agar tercipta kedamaian ditengah masyarakat, penting sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik." kata Angouw.

Foto : Penandatanganan berita acara pelantikan

Dalam melaksanakan tugas dan fungsi Anggota DPRD secara kelembagaan bertanggungjawab merawat dan menjaga demokrasi itu sendiri agar tidak menjadi bumerang bagi kita semua termasuk untuk bangsa dan negara serta daerah kita tercinta Sulawesi Utara.

Foto : Wakil Gubernur Sulut saat menyampaikan sambutan pada paripurna pengambilan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Sulut periode 2019/2024

Sementara itu Wakil Gubernur Steven OE Kandouw dalam sambutannya mengatakan, atas nama Gubernur dan segenap masyarakat menyampaikan selamat atas pelantikan Pimpinan DPRD Sulut dan kiranya dapat bekerja sesuai koridor, karena ada banyak tugas yang menanti, dengan mengutamakan kesejahtraan masyarakat, "Mari bekerja bersama dan saling bermitra untuj mensinergikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Sulut," kata Kandouw.

Pelantikan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut didasarkan atas Surat Keputusan (SK) Mendagri Nomor 161.71-4368/2019 tertanggal  27 September 2019.(Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Anggota DPRD Sulut Careiq Naikel Runtu (CNR) memberi apresiasi terhadap politisi muda partai golkar Adrian Jopie Paruntu (AJP) yang akan dilantik sebagai Anggota DPR-RI periode 2019-2024. Menurutnya keberadaan AJP dilembaga legislatif pusat akan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara di lembaga legislatif DPR-RI.

"Atas nama partai Golkar Minahasa dan atas nama pribadi saya memberi apresiasi kepada AJP yang dilantik sebagai Anggota DPR-RI, muda-mudahan apa yang didamba dambakan oleh masyarakat dapat disuarahkan oleh anggota DPR-RI yang terhormat," ujar Ketua Partai Golkar Minahasa ini.

Juga kata politisi muda Partai Golkar Minahasa ini, selain menjadi kebanggaan dari partai Golkar Sulut AJP adalah figur politisi muda yang memiliki komitmen kuat untuk bagaimana memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Utara."AJP adalah aset Sulawesi Utara yang diharapkan dapat menjadi penyambung lidah masyarakat, di lembaga politik DPR-RI, dan ini menjadi harapan semua," ungkap Runtu.

Sebagaimana diketahui, anggota DPR-RI akan dilantik pada 1 Oktober 2019 dan untuk daerah pemilihan Sulut mendapatkan jatah Enam kursi yakni Adriana Dondokambey, Vanda Sarundajang, Herson Mayulu (PDIP), Felly Estelita Runtuwene, Brigita Lasut (Partsi Nasdem) dan Adrian Jopie Paruntu (AJP) yang berhasil menjadi wakil rakyat Sulut. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Sekertaris DPRD Sulut Bartholomeus Mononutu mengatakan direncanakan pada Rabu (2/10/2019) akan digelar paripurna pelantikan Pimpinan definitif DPRD Sulut. Menurutnya rencana pelantikan ditetapkan menyusul surat keputusan dari Kemendagri sudah diterima sehingga untuk rencana pelantikan akan segera dilaksanakan.

"Paripurna sudah pasti dilaksanakan Rabu,dan untuk nama-nama tidak ada perubahan, masih sesuai yang diusulkan," ungkap Mononutu.

Juga kata dia, selain agenda pelantikan pimpinan definitif, direncanakan besoknya Kamis (3/10/2019) juga akan digelar paripurna penetapan nama-nama Anggota yang masuk di Alat Kelengkapan Dewan (AKD) juga Pimpinan Komisi, juga Badan Kehormatan (BK) dan Bapemperda."Akan digelar dua kali paripurna pertama jam 10 pagi, kemudian dilanjutkan sore setelah dilaksanakan pemilihan pimpinan komisi," jelas Mononutu.

Sebagaimana diketahui, saat ini DPRD Sulut masih dipimpin oleh Pimpinan Sementara, yakni Andrei Angouw dan Victor Mailangkay, sedangkan untuk Alat Kelengkapan Dewan belum dibentuk. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Senin,  23 September 2019, dilaksanakan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka memperingati HUT Provinsi Sulawesi Utara ke 55.

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD sementars Andrei Angouw didampingi Victor Malailangkay selaku Pimpinan sementara DPRD Provinsi Sulut juga dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O. E. Kandouw juga Forkopimda Sulut serta sejumlah undangan lain .

Dalam sambutanya Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, SE berharap agar daerah Sulut akan terus  maju dan rakyatnya sejahtera."Semua  lapisan masyarakat wajib  menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Sulut, karena persatuan dan kesatuan adalah  hal utama dalam menjaga keamanan dan kedamaian yang sudah terbina selama ini," ungkap legislator PDIP ini.

Angouw juga mengatakan, Indonesia baru saja melewati kontestasi politik dimana politik identitas menjadi berisiko dapat memecah belah persatuan bangsa."Hasrat kekuasaan kerap mengabaikan etika dan semangat persatuan, untuk apa berkuasa jika keadaan masyarakat kacau balau," tegasnya.

 

Ia berharap dengan Persatuan dan Kesatuan maka akan mampu menciptakan SDM yang unggul, sehingga tujuan menjadikan Sulut Hebat dan Indonesia maju, dapat diraiih karena komitmen bersama.

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey,  dalam sambutannya, mengatakan peringatan HUT ke-55 Provinsi Sulut menjadi momentum untuk melipatgandakan semangat, sumberdaya dan kekuatan untuk merealisasikan Sulawesi Utara sebagai Pacific Gateway of Indonesia. Menurutnya, eksistensi Provinsi Sulut yang diraih tahun demi tahun, sejatinya tidak terlepas dari perjuangan dan kerja keras para leluhur,  pejuang dari Sulawesi Utara yang telah merancang dan meletakkan dasar dasar pembangunan."Semua yang sudah dicapai tidak lepas dari perjuangan para pendahulu kita yang berhasil meletskan dasar untuk berpijak bagi kita dalam mengisi pembangunan di bumi Nyiur Melambai," kata Dondokambey.

Juga kata Gubernur yang berhasil membawa Sulut semakin hebat ini, posisi Sulut di bibir pasifik memberikan akses yang luarbiasa sehingga keunggulan komparatif dan kompetitif sudah berada di Sulut." Kita harus siap menyongsong tantangan yang semakin berat agar kita tidak tertinggal," pungkas Gubernur yang dipersiapkan menjadi Mentri dikabinet Jokowi - Maaruf

Hadir juga para Anggota DPR RI dan DPD RI yang mewaliki Dapil Sulut,  Mantan Gubernur Sulut Lucky Korah, para istri Mantan Gubernur Sulut, beberapa Konsulat RI, Pimpinan Forkopimda Sulut, Pimpinan TNI dan Polri, Pimpinam KPU dan Bawaslu Sulut, Rektor Unsrat,  Sekprov Edwin Silangen dan Pejabat Eselon Pemprov Sulut, Sekwan Bartolomeus Mononutu, Tokoh-Tokoh Masyarakat, Ormas dan LSM, Jajaran Media Cetak dan Elektronik, serta para undangan lainnya.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri Para teladan/penerima penghargaan baik Tingkat Nasional maupun Tingkat Provinsi. Meramaikan rapat paipurna ini,  juga diselingi Musik Bambu, Tarian dan Masamper.(Advetorial/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Senin,  23 September 2019, dilaksanakan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka memperingati HUT Provinsi Sulawesi Utara ke 55.

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD sementars Andrei Angouw didampingi Victor Malailangkay selaku Pimpinan sementara DPRD Provinsi Sulut juga dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O. E. Kandouw juga Forkopimda Sulut serta sejumlah undangan lain .

Dalam sambutanya Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, SE berharap agar daerah Sulut akan terus  maju dan rakyatnya sejahtera."Semua  lapisan masyarakat wajib  menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Sulut, karena persatuan dan kesatuan adalah  hal utama dalam menjaga keamanan dan kedamaian yang sudah terbina selama ini," ungkap legislator PDIP ini.

Angouw juga mengatakan, Indonesia baru saja melewati kontestasi politik dimana politik identitas menjadi berisiko dapat memecah belah persatuan bangsa."Hasrat kekuasaan kerap mengabaikan etika dan semangat persatuan, untuk apa berkuasa jika keadaan masyarakat kacau balau," tegasnya.

 

Ia berharap dengan Persatuan dan Kesatuan maka akan mampu menciptakan SDM yang unggul, sehingga tujuan menjadikan Sulut Hebat dan Indonesia maju, dapat diraiih karena komitmen bersama.

Foto 6

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey,  dalam sambutannya, mengatakan peringatan HUT ke-55 Provinsi Sulut menjadi momentum untuk melipatgandakan semangat, sumberdaya dan kekuatan untuk merealisasikan Sulawesi Utara sebagai Pacific Gateway of Indonesia. Menurutnya, eksistensi Provinsi Sulut yang diraih tahun demi tahun, sejatinya tidak terlepas dari perjuangan dan kerja keras para leluhur,  pejuang dari Sulawesi Utara yang telah merancang dan meletakkan dasar dasar pembangunan."Semua yang sudah dicapai tidak lepas dari perjuangan para pendahulu kita yang berhasil meletskan dasar untuk berpijak bagi kita dalam mengisi pembangunan di bumi Nyiur Melambai," kata Dondokambey.

Foto 7

Juga kata Gubernur yang berhasil membawa Sulut semakin hebat ini, posisi Sulut di bibir pasifik memberikan akses yang luarbiasa sehingga keunggulan komparatif dan kompetitif sudah berada di Sulut." Kita harus siap menyongsong tantangan yang semakin berat agar kita tidak tertinggal," pungkas Gubernur yang dipersiapkan menjadi Mentri dikabinet Jokowi - Maaruf

Hadir juga para Anggota DPR RI dan DPD RI yang mewaliki Dapil Sulut,  Mantan Gubernur Sulut Lucky Korah, para istri Mantan Gubernur Sulut, beberapa Konsulat RI, Pimpinan Forkopimda Sulut, Pimpinan TNI dan Polri, Pimpinam KPU dan Bawaslu Sulut, Rektor Unsrat,  Sekprov Edwin Silangen dan Pejabat Eselon Pemprov Sulut, Sekwan Bartolomeus Mononutu, Tokoh-Tokoh Masyarakat, Ormas dan LSM, Jajaran Media Cetak dan Elektronik, serta para undangan lainnya.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri Para teladan/penerima penghargaan baik Tingkat Nasional maupun Tingkat Provinsi. Meramaikan rapat paipurna ini,  juga diselingi Musik Bambu, Tarian dan Masamper.(Advetorial/Josh Tinungki)