Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey minta agar Koperasi di Sulut harus ditingkatkan kinerja untuk kesejahteraan rakyat.

"Koperasi itu menjadi penunjang ekonomi rakyat dan bisa nemajukan daerah asalkan kinerja harus baik."Kata Gubernur saat membuka RAT Koperasi Unit Desa (KUD) Wenang ke 41, Jumat 8 Maret di kantor Gubernur. RAT dihadiri sekitar 6900 angota KUD Wenang dan Ketua DPRD Sulut Andrei Angow dan Pengurus Puskud Sulut. Gubernur juga langsung menjadi anggota KUD Wenang.

Menurut Gubernur peran KUD sejak lama sudah ada diberbagai tempat, namun untuk Sulut belakangan ada beberapa KUD yang tidak eksis lagi. Hanya KUD Wenang cukup baik sampai saat ini. Ini harus tetap dipertahakan karena Koperasi bisa majukan ekonomi daerah dan bangsa.

Ketua KUD Wenang Edy Sepang mengatakan pihaknya kedepan terus membuat terobosan untuk memajukan Koperasinya.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Presiden Jokowi direncanakan akan menghadiri acara Konferensi Gereja dan Masyarakat yang dilaksanakan oleh Persekutuan Gereja Gereja di Indonesia (PGI) yang berlangsung pada 28-31 Maret di Sulut.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey selaku tuan rumah telah mendampingi Ketua Umum PGI Pdt Dr Ny H Hutabarat -Lebang bersama tim Selasa 5 Maret telah bertemu Presiden  Jokowi diistana Negara Jakarta untuk mengundang langsung hadir.

Ketua Umum PGI Pdt H Hutabarat Lebang mengatakan pihaknya berharap kehadiran Presiden dalam acara nanti. Kegiatan Konfrensi Gereja dan masyarakat sangat penting untuk membahas berbagai program dan kerja terkait Gereja dan masyarakat.

Sementara itu Gubernur Olly Dondokambey mengatakan selaku tuan rumah sekaligus panitia pelaksana berbanga bila Presiden Jokowi hadir."Kita sudah mengundang bersama PGI."Kata Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa PGI.

Olly menambahkan acara Konferensi Gereja dan masyarakat akan dilaksanakan di Kabupaten Minahasa.dan peserta utusan dari semua Gereja angota PGI di seluruh Indonesia. Sulut sudah siap menjadi tuan rumah yang baik. Kegiatan yang dilakukan PGI dua tahun sekali ini sangat penting.(/Fanny)

Manado, SulutNews.Com - Komisi IV DPRD Sulut menindak lanjuti aduan masyarakat dari sejumlah desa lingkar tambang soal pencemaran sungai Paniang oleh aktifitas PT Meares Soputan Mining (MSM), dengan mendatangi perusahaan tambang emas tmdi Sulawesi Utara itu, Selasa (5/3/2019) siang.

Saat berdialog dengan pihak management Ketua Komisi IV James Karinda SH, MH secara tegas meminta PT MSM segera menindaklanjuti aduan masyarakat, dengan memberi solusi.“Kami minta ada solusi dari PT MSM atas aduan masyarakat ini. Warga mengadu di sungai tersebut tidak ada lagi kehidupan karena air sudah menjadi panas. Ini harus ditindaklanjuti,” tegas Karinda

Komisi yang membidangi Kesejahteraan Rakyat dan Lingkungan Hidup ini sebelum bertemu pihak management telah mengunjungi sejumlah desa di lingkar tambang seperti desa Kalinaung, Pinenet, Pinasungkulan dan Karondoran, guna mencari kebenaran laporan yang masuk. "Kami telah berdialig dengan masyarakat dan ada banyak informasih yang diterima," ungkap Karinda.

Sementara itu disaat gelar rapat kerja bersama PT MSM, rombongan Komisi IV, di antaranya Wakil Ketua Komisi IV Inggried Sondakh, Sekertaris Fanny Legoh, Anggota Herry Tombeng, Nori Supit, Hj Muslimah Mongilong dan Siska Mangindaan mendapat penjelasan dari Kepala Teknik Tambang PT MSM, Sapto soal dugaan pencemaran lingkungan.Ia membantah jika sungai yang mengaliri desa-desa lingkar tambang akibat aktifitas pertambangan PT MSM. Menurut dia, air sungai menjadi panas karena ada sumber air panas.

“Kalaupun ada air panas hasil pengolahan limbah dari aktifitas PT MSM, suhu derajatnya sudah diturunkan, dan tidak melewati baku mutu. Dan kami juga punya penampungan,” terang Sapto.

Ia juga menyatakan bahwa PT MSM menjamin penyaluran air bersih bagi masyarakat lingkar tambang.

“Kami bekerja sama dengan Kementerian PU untuk menyediakan air bersih bagi warga,” tambah Sapto didampingi Public Relation Herry Inyo Rumondor.

Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut, Ir Marly Gumalag mengatakan bahwa selama ini, PT MSM rutin melaporkan pengelolaan limbah.

“Akan tetapi jika hasil produksi dan limbahnya bersuhu 26 derajat, sebaiknya diturunkan menjadi 24 derajat sama dengan air sungai,” kata Gumalag. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com – Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Steven Kandow minta dana desa harus dipakai dengan baik sesuai aturan agar benar manfaatnya terasa untuk majukan desa .

"Jadi tenaga pendamping didesa harus benar-benar bekerja sejak perencanaan hinga penggunaan dana desa dengan pengawasan yang benar", kata Kandow usai menghadiri acara Sosialisasi mengenai pengunaan dana Desa dikantor Gubernur Sulut Selasa, 5 Maret 2019.

Wagub mengatakan dana desa merupakan  program pemerintah pusat majukan desa dan rakyat harus sejahtera, bahkan tiap tahun ditambah dan Sulut saat ini sekitar Rp 1.9 triliun. Ini harus diawasi ketat oleh pendamping. Hasilnya harus ada, jangan dana banyak namun masyarakat tidak maju dan sejahtra, outcomenya harus ada.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Roy Mewoh mengatakan sosialisasi diikuti pendamping dana desa. Ia mengatakan manfaat dana desa besar dan hasilnya banyak desa yang maju, penyalagunaan dana desa tidak ada karena pengawasan ketat(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan Rapat Umun Pemegang Saham ( RUPS) PT Bank SulutGo akan dilaksanakan pada Senin 11 Maret pekan depan.

"Jadi RUPS nanti 11 Maret awalnya Jumat 8 Maret namun karena hari terjepit kita tunda 11 Maret", kata Gubernur yang juga merupakan pemegang saham pengendali PT Bank SulutGo kepada wartawan Senin 4 Maret dikantornya.

Dalam RUPS nanti semua pemegang saham yang terdiri semua Kabupaten dan Kota di Sulut dan Provinsi Gorontalo serta Pemda Sulut dan Gorontalo dan Bank Mega diundang hadir dalam RUPS."Jadi semua pemegang saham diharapkan hadir, dan dalam semua pemegang saham bisa sampaikan hal hal penting", kata Gubernur.

Dalam RUPS nanti akan dibahas juga mengenai kinerja Bank SulutGo dan mengisi kekosongan salah satu Angota Komisaris yang telah mudur karena menjadi Caleg dari partai tertentu yakni Rustam Akili dari Gorontalo. Kemungkinan yang lain itu nanti lihat perkembangan dalam RUPS nanti. Gubernur optimis RUPS berjalan baik. Semenatara itu Komisaris Utama Bank SulutGo Sanny Parengkuan SE MAP mengatakan kepada Sulutnews.com perkembangan Bank SulutGo berjalan baik. Kinerja pelayanan terus ditingkatkan, Bank SulutGo saat ini memiliki kantor di Jakarta Surabaya dan Malang dan di semua Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulut dan Gorontalo.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan pihaknya akan membantu keluarga yang angota keluarganya meningal dilokasi pertambangan emas tanpa ijin di Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolmong yang terjadi pekan lalu.

Gubernur Sulut kepada wartawan dikantornya Senin 4 Maret mengatakan pihaknya sementara mendata berapa korban meningal. "Kami siap membantu karena mereka warga kita" katanya.

Ia merasa prihatin atas musibah ini dan merasa berduka atas meningalnya beberapa warga, Kasus ini jangan terulang lagi, tegasnya.

Kedepan kata Gubernur pihaknya akan menjadikan  wilayah pertambangan rakyat, namun kita lihat aturanya baru kita berijin, Sulut memang banyak wilayah penambangan .

Sejak musibah tim Pemda BPBD Sulut bersama TNI dan Polisi Basarnas dan tim lainya sudah turun menevakuasi korban. Data yang ada menurut beberapa sumber ada sekitar delapan orang meningal dan 28 diselamatkan, sementara dilokasi penambangan diduga masih sekitar 20 orang belum ditemukan karena medannya sangat berat, karena jurang terjal dan sulit alat berat mengalami kesulitan mengali longsoran.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan pihaknya terus berkomitmen membangun infrastruktur jalan seperti jalan tol jalan ring road dan infrastruktur sarana keagamaan.

Hal itu dikatakan Gubernur saat beribadah di Jemaat GMIM Sobat Kristus di Malalayang Satu Timur Kota Manado Mingu 3 Maret sore. Hadir sejumlah pejabat Pemda Sulut dan ratusan Jemaat setempat, Gubernur memberikan bantuan pembangunan Gereja.

Sebelumnya Gubernur pada Mingu pagi menghadiri Ibadah HUT ke 63 Jemaat GMIM Immanuel Koka Kecamatan Mapanget Kota Manado.

Gubernur minta Jemaat dan masyarakat dukung  pembangunan infrastruktur karena itu sangat penting bagi masyarakat, termasuk pembebasan lahan. Ia berterima kasih karena dukungan Jemaat selama ini.

Dalam bagian lain di depan angota dua Jemaat yang dia hadiri Gubernur mengajak untuk jaga kerukunan dan kedamaian, Kita juga harus sukseskan Pemilu Pilpres dan Pileg 17 April 2019 nanti, Kita harus  jaga kedamaian.(/Fanny)

Komisi IV DPRD Sulut Kunjungi Kampus Politeknik Nanado

Manado, Sulutnews.Com - Komisi IV DPRD Sulut Dalam Implementasi Tugas Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Senin (4/3/2019) Menggelar Kunjungan Kerja Ke Kampus Politeknik Manado. Dalam Kunjungan Yang Dipimpin Langsung Ketua Komisi IV DPRD Sulut James Karinda, SH, MH, Bersama Wakil Ketua Ingrid JN Sondakh, Anggota Meiva Lintang, Herry Tombeng, Muslimah Mongilong Dan Siska Mangindaan Ini Berhasil Mendapatkan Infromasih Terkait Oemanfaatan Bantuan Pemerintah Sulut Lewat APBD Untuk Kampus Politeknik.

"Kunjungan Komisi IV Adalah Untuk Menjalankan Fungsi Kontrol DPRD Terkait, Bantuan Anggaran Yang Diperjuangkan Lewat APBD, Sejauh Mana Pemanfaatan," Kata James Karinda.

Sementara Itu Dihadapan Pimpinn Dan Anggita Komisi IV, Direktur Politeknik Manado Ir Ever Notje Slat,MT, Menjelaskan Pemanfaatan Anggaran Sudah Digunakan Untuk Membantu Proses Perkuliahan, Bantuan Sudah Diterima Dan Dimanfaatkan Dengan Baik, Namun Saat Ini Persoalan Mendesak Dan Harus Direalisasikan Yakni Terkait Perluasan Kampus, Dan Ini Memdesak,Karena Sampai Saat Ini Bangunan Yang Tersedia Tidak Lagi Mencukupi" Kita Telah Siap Mempersiapkan SDM Sulut Yang Berkwalitas, Namun Karena Keterbatasan Fasilitas, Maka Ini Masih Terkemdal, Kiranya Ada Terobosan Dari DPRD Untuk Dapat Membantu Memperjuangkan Anggaran,"Jelas Slat.

Menanggapi Rencana Perluasan Kampus Politeknik Tersebut, Wakil Ketua Komisi IV Ingrid Sondakh Menyarankan Pihak Kampus Dapat Membuat Proposal Sehingga Nantinya DPRD Dapat Menyampaikan Kepada Pemerintah Propinsi." Masih Ada Peluang Lewat APBD Perubahan Yang Akan Dilaksanakan Bulan Juni 2019,"Jelasnya.

Diketahui, Kampus Politeknik Manado, Ternyata Kurang Mendapatkan Perhatian Dari Pemerintah, Dibandingkan Dengan Unibersitas Lain Yang Ada Di Sulawesi Utara." Melihat Kondisi Tersebut Maka Sangat Layak Jika Pemerintah Dapat Membantu Merealisasikan Rencana Perluasan Kampus, Karena Dengan Begitu Target Politeknik Manado Yang Siap Menghasilkan SDM Yang Berkwalitas Dapat Dicapai," Punhkas Sondakh. (/Josh Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Anggota DPRD Sulut James Tuuk menegaskan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) tidak bisa ditutup, ini disampaikan Tuuk menjawab rencana pemerintah yang akan melakukan penertiban pasca peristiwa tertimbunya sejumlah penambang diwilayah Kabupaten Bolaang Mongondouw akibat tanah longsor.

Foto : Lokasi Tambang Bolaang Mongondow

Kepada wartawan Tuuk menegaskan pemerintah dan DPR harus memberikan ruang bagi WPR dan itu nenjadi tanggungjawab Pemerintah dan DPRD Kabupaten Kota."Pemerintah harus membuat regulasi dengan memberi ruang bagi WPR, tanpa harus melakukan penutupan tambang, karena sebagian masyarakat di Bolaang Mongondow bahkan dari luar menggantungkan hidupnya lewat kegiatan pertambangan," ungkap Tuuk. Juga kata dia, Peristiwa tanah longsor yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa, tidak akan pernah menjadikan masyarakat berhenti melaksanakan aktifitas penambangan, dan langkah penertiban di lapangan justru akan menimbulkan polemik ditengah masyarakat, sehingga jalan terbaik, wilayah pertambangan rakyat harus diberikan ruang. "WPR dimungkinkan karena dijamin oleh Undang undang," ungkap Tuuk.

Sebagaimana diketahui, peristiwa tanah longsor yang menyebabkan puluhan penambang terjebak didalam tanah, adalah lokasi ilegal dan tanpa ijin, dan sampai saat ini uoaya evakuasi masih terus dilakuman. (Josh Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Sulawesi Utara, bakal memberlakukan pemotongan gaji bagi semua Anggotanya, Demikian ditegaskan Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD Sulut Boy Tumiwa. Menurutnya dalam Peraturan Daerah (Perda) yang akan segera ditetapkan salah satu pasalnya akan memuat tentang aturan pemotongan gaji bagi Anggota DPRD Sulut yang tiga kali secara berturut - turut tidak hadir dalam rapat paripurna.

Foto : Kantor DPRD Sulut

"Aturan pemotongan gaji bagi Anggota DPRD Sulut, bertujuan nemotivasi agar untuk selalu rajin dalam melaksanakan kerja bagi kemaslahatan rakyat." kata Tumiwa. Juga kata Politisi PDIP ini, aturan pemotongan gaji anggota adalah pasal tambahan bermuatan lokal terhadap sejumlah pasal yang sudah ada, dan ini telah mendapatkan persetujuan dari pihak kementrian." Pemotongan gaji mulai berlaku setelah Tatib ditetapkan," jelasnya.

Untuk diketahui dalam aturan Tata Tertib DPRD soal kehadiran dalam rapat paripurna Anggota DPRD yang tidak hadir Enam Kali berturut-turut dapat diusulkan diganti, dan berdasarkan pengalaman, belum ada anggota DPRD yang diberhentikan dengan menggunakan pelanggaran sebagaimana diatur dalam tatib."Belum ada pelaksanaan PAW bagi Anggota Dewan, karena melanggar tatib. (Josh Tinungki)