Manado, Sulutnews.com - Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menyaksikan sekaligus membuka pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK di Gedung SMK Negeri 1 Manado, Sulawesi Utara, Senin pagi (25/3).

UNBK tahun 2019 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,  SMK Negeri 1 mengikutsertakan 581siswa-siswi dengan lima ruang ujian dengan sistem pembagian 3 sesi, 1 sesi diikuti 40 siswa. UNBK digerakan dengan menggunakan internet dan perangkat teknologi komputer yang secara online materi ujian diterima dari pusat di Jakarta ke dalam server sekolah untuk kemudian terkirim ke komputer siswa peserta UNBK.

Wagub Drs. Steven Kandouw megharapkan UNBK tahun ini berjalan baik dan sukses tanpa ada kendala. Sebelumnya orang nomor dua di Sulut ini didampingi Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut dr Grace Punuh berkenan melakukan vidio conferece dengan para kepala sekolah SMK se Sulut guna menanyakan pelaksanaan UNBK di daerah lain itu dan berjanji mengawasi dan mengawal hingga sukses.

Turut hadir Sekprov Sulut Drs Edwin Silangen, Asisten 1 Bidang Pemerintahan Dan Kesra Drs J.Humiang, Ketua DPRD Sulut Andrew Angkouw, Kepala Sekolah Moudy Lumintang,SPd,MPd, dan sejumlah wartawan dari berbagai media massa di Manado.

Ketua Panitia UNBK SMK Negeri Antje kondoy,SPd yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menjelaskan kepada pers, sekolah melaksanakan berbagai upaya guna terselenggaranya UNBK antara lain simulasi dua bulan sebelumnya, kesiapan listrik dan internet.

Sementara itu sekolah  penyelenggara UNBK lainnya seperti di SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 3 juga berlangsung sukses. UNBK di SMK 3 diikuti 313 siswa-siswi dan dilaksanakan dengan tiga sesi, setiap sesi terbagi 23 siswa, demikian Ketua Panitia Sherly Ratulangi,SPd.

Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Manado Robyn Kolowai,SPd mengatakan UNBK tahun ini terselenggara dengan ujia bersama siswa-siswi dari SMK Harapan Generasi Manado. Namun ia mengharapkan akan berjalan sukses dan memberikan hasil siswa lulus 100 persen. Menjawab pertanyaan Robyn di sesi pertama tidak ada siswa yang absen, hanya pada sesi kedua ada 3 siswa terlambat namun akhirnya dapat diikutsertakan UNBK dengan bantuan pembimbing, katanya.(/Yuk)

Manado, Sulutnews.Com - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang mulai digelar Senin, (25/3/2019) di propinsi Sulawesi Utara mendapat perhatian dari Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, terbukti saat gelar kegiatan UNBK di SMA Negri I Manado, politisi PDIP ini turun langsung melakukan pantauan.

"Kesiapan pelaksanaan UNBK dari pihak sekolah sangat baik dan dapat berjalan dengan tertib, karena seluruh peserta UNBK mendapatkan fasilitas yang memadai dan memenuhi standar kopetensi." kata Angouw.

Dengan persiapan yang baik diharapkan standar nilai kelulusan dari siswa peserta UNBK tahun 2019 ini, Sulawesi Utara diharapkan mendapatkan rengking  secara nasional." Tingkat kelulusan serta hasil nilai yang diperoleh, optimis Sulut bakal mendapatkan yang terbaik dibandingkan dengan propinsi yang lain," kata Angouw.

Pada pelaksanaan tahun 2019 ini jumlah siswa yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer sebanyak 3. 318 siswa, dengan rincian 36 SMK, negeri sebanyak 9 sekolah dan swasta 27 Sekolah

"Untuk SMK Negeri jumlah peserta ujian sebanyak 1.179 perempuan, laki-laki 1.010 orang total 2.189 orang, sedangkan swasta laki-laki 629 orang perempuan 500 total 1.129 orang, sehingga total peserta UNBK SMK tahun 2019 sebanyak 3.318 orang, dan rata-rata ikut UNBK sejak hari pertama UNBK. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Wakil Gubernur Sulut  Steven Kandow optimis pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di 138 SMK yang tersebar di 15 Kabupaten dan Kota akan berjalan lancar. Hal itu dikatakan Wagub saat meninjau hari pertama UNBK di SMK Negeri 1 Manado Senin 25 Maret 2019.

Sebelum itu Wagub melakukan video konference dengan 14 Bupati dan Walikota se-Sulut dan hasil laporannya pelaksanaan UNBK di Sulut berjalan lancar.

Jumlah Siswa yang ikut UNBK di 183 SMK sebanyak 14.764 siswa."Saya berharap sukses dan tentunya para Siswa harus lulus semua agar bisa menghasilkan lulusan yang terbaik."Kata Wagub.

“Semua sarana pendidikan yang belum lengakp harus kita benahi”, tegasnya. Hadir juga Kadis Pendidikan dr Greace Punuh Asisten I Pemda Sulut Edison Humiang dan jajaran pendidikan.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.Com - Ketua DPRD Sulut, Andre Angouw   memberi apresiasi atas sinergitas aparat TNI dan Polri dalam menjaga keamanan diwilayah Sulut, apalagi dalam kaitan Pilpres dan Pileg, hal ini dikatakan Abgouw disela kegiatan nghadiri Apel dan Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu tahun 2019, di lapangan KONI Sario Manado, Jumat, 22 Maret 2019.

Menurut Angouw agenda apel gelar pasukan pengamanan pemilu 2019, merupakan gambaran kekompakan yang sudah dibangun antara aparat TNI dan Polri. "Apel pasukan semakin memberikan jaminan atas  keamanan dan kenyamanan bagi waga Sulawesi Utara dan Iklim Investasi, terutama dalam menjaga penyelenggaraan pesta Demokrasi Pilpres dan Pileg," kata Angouw.

Juga kata politisi PDIP Sulut ini, gelaran pasukan yang juga dilaksanakan simulasi, yang melibatkan aparat TNI dan Polri, i i menandakan akan kesiapan dalam penanganan semua tahapan Pemilu." Gerakan antisipasi yang sudah ditunjukkan lewat simulasi menggambatkan sebuah kesiapan yang patut diberikan apresiasi positif," tegas Angouw.

Pada kesempatan ini, Angouw juga mengimbau agar segenap warga Sulut untuk dapat menggunakan hak pilih pada 17 April 2019, dengan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos kertas suara,." Perbedaan pilihan adalah hak setiap warga negara dan itu harus dihargai," pungkas Angouw. (Josh Tinungki)

Talaud, Sulutnews.com - Kualitas Pendidikan di Kabupaten Kepulauan Talaud harus ditingkatkan trus, Ini penting karena masih rendah dibandingkan dengan daerah lain di Sulut. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandow saat makukan kunjungan kerja di Kabupaten Talaud Kamis, (21/03/2019).

Dalam pertemuan dengan Guru-Guru dan Dinas pendidikan Wagub minta agar daerah ini tidak boleh tertingal dalam pendidikan, masa lalu banyak putra dan putri dari Talaud yang berkualitas hinga ke tingkat nasional. Begitu juga di Provinsi Sulut "Jadi dimasa lalu banyak yang betkualitas maka saat ini juga harus lebih berkualitas", kata Wagub.

Ia mengatakan tantangan kedepan banyak, Kalau kualitas kita dibawah maka tidak akan dapat bersaing. Kabupaten Talaud berada di Perbatasan ini harus kita dorong agar kedepan lebih maju. Mengenai sarana dan bantuan sudah cukup banyak yang diberikan, dana pendidikan harus manfaatkan dengan baik.(/Fanny)

Minahasa, Sulutnews.Com - Warga di Desa Tonsewer kecamatan Tompaso memberi apresiasi kepada Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut, hal ini disampaikan warga saat Lumentut mendatangi dan berdialog langsung Selasa(19/3/2019). Seperti disampaikan Fransiskus Tangkau yang berharap agar wakil rakyat yang ada di DPRD Sulut sering mendengarkan apa yang disuarahkan oleh masyarakat.

"Kami sebagai masyarakat sangat senang jika ada anggota DPRD yang rajin mendengarkan aspirasi warga," kata Tangkau warga Tonsewer. Juga dikatakan Sofitje Mandagi yang senang dengan kehadiran Wakil Ketua DPRD Sulut yang mengunjungi desa mereka, menurutnya baru kali ini ada Wakil Ketua DPRD Sulut yang datang dan menjaring aspirasi masyarakat." Torang sangat senang dengan kehadiran Bapak Lumentut yang datang berkunjung bahkan menyampaikan program kerja DPRD," ungkap Mandagi.

Pada kunjungan yang dilaksanakan di salah satu rumah warga tersebut Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut, berkesempatan berdialog dengan ratusan warga yang datang dan sejumlah aspirasi yang berhasil dijaring diantaranya, pengaspalan jalan, pembangunan saluran air untuk pertanian, juga sarana dan prasarana Pendidikan dan Kesehatan masyarakat. "Serap aspirasi dilaksanakan adalah menindak lanjuti masukan masyarakat, dan ternyata apa yang disampaikan benar-benar dibutuhkan dan pantas untuk direalisasikan," kata Lumentut.

Untuk kegiatan serap aspirasi, oleh anggota DPRD Sulut akan dilaksanakan serentak mulai 4-12 April 2019.(/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey minta agar masyarakat harus sukseskan Pemilu Pileg dan Pilpres 17 April nanti. Dengan menjaga persatuan dan kesatuan serta bersama TNI dan Polri serta Pol PP untuk jaga Kamtibmas.

Hal itu dikatakan Gubernur Sulut Olly saat menghadiri Gelar Apel Pengamanan Tahapan Kampanya Terbuka dan Pemilu Pileg dan  Pilpres yang dilaksanakan di Lapangan KONI Sario Manado Jumat 22 Maret 2019.

Menurut Gubernur Pemilu yang dilaksanakan 17 April nanti secara bersama Pileg dan Pilpres ini penting sekali dalam kita membangun bangsa kedepan, karena itu kita harus sukseskan dan jangan Golput, kita harus datang ke TPS.

Kepada KPU Olly berharap agar semua warga yang sudah masuk DPT harus mendapat dapat undangan ke TPS, ini yang sangat penting. Ia bersyukur karena sudah 90 persen persiapan Pemilu di Sulut dengan ribuan aparat keamanan.

Hadir Kapolda Sulut Irjen Pol Dr Remigius Sigit Try Haryanto dan Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI T Aritonang Ketua Bawaslu Sulut Erwin Malonda Ketua KPU Ardiles Mewo, ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan pejabat lainnya.

Apel pengamanan dihadiri oleh ribuan aparat TNI Polri Pol PP Limas dan peralatan serta dari aparat dan unsur pemerintah lainya.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.Com - Keberagaman Etnis, Budaya dan Agama di Propinsi Sulawesi Utara yang mampu menghadirkan Kerukunan, membuat Indonesia Diaspora Network Nederland, mengundang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut untuk menghadiri pertemuan yang digagas oleh IDNN.

Terkait, kegiatan yang rencananya akan digelar 27 April 2019 di Belanda tersebut DPRD Sulut mengutus 4 Anggota DPRD masing-masing Ferdinand Mewengkang (Ketua Komisi 1), Bart JK Senduk (Ketua Fraksi FRNK), Edwin Lontoh (Anggota Komisi II) dan Audy Wongkar (Anggota Komisi II) untuk menjadi utusan Sulut guna membawa misi Kerukunan.

"Kerukunan yang tercipta di Sulawesi Utara mendapatkan perhatian dunia internasional, dan pertemuan ini akan menjadi ajang mempromosikan Sulut sebagai pelopor kerukunan dengan membentuk FKUB dan menjalin kebersamaan lewat slogan, Si Tou Timo Tumou Tou, Torang Samua Basudara, Torang semua Ciptaan Tuhan," jelas mewengkan menjabarkan slogan kerukunan dimasa Empat pemerintahan Gubernur Sulut.

Terkait acara yang terinformasi juga akan dihadiri sejumlah pegiat Kerukunan dari sejumlah negara tersebut, Anggota DPRD Sulut yang akan berangkat telah mendapatkan ijin. "Proses perijinan dari Kemendagri dan Mensesneg sudah selesai, tinggal menunggu waktu keberangkatan," jelas Ferdinand Mewengkang.

Dengan keberangkatan empat anggota DPRD Sulut dalam misi Kerukunan tersebut, terhitung sejak 20018 - April 2019 ini sekertariat DPRD Sulut telah 3 kali menggelar kunjungan ke Luar negeri, tahun 2018 dua kali dan satu Kali April 2019.(/Josh Tinungki)

DPRD Sulut Minta Dinas PU Perjelas Status Seluruh Aset

Manado, Sulutnews.Com - Keberadaan rumah milik pribadi yang berdiri di lahan milik pemerintah propinsi Sulawesi Utara, tepatnya di Jalan Cendana Kelurahan Mogolaeng Kota Kotamobagu, menjadi alasan jika dugaan ada mafia pinjam pakai aset milik pemerintah di Sulawesi Utara saat ini perlu segera diselidiki.

Terkait hal ini Komisi II DPRD Sulut yang bermitra dengan Badan Keuangan dan Aset Pemprov Sulut menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mencari penjelasan, fungsi pengawasan pihak Badan yang terkesan membiarkan ada bangunan mewah milik pribadi berdiri dilahan milik pemerintah.

"Perlu ada penjelasan kenapa ada bangunan milik pribadi berdiri dilahan yang bukan miliknya, atau jangan jangan ada proses pinjam pakai yang ilegal dan tidak mengikuti prosedur," tegas Rasky menayakan status bangunan yang diduga liar tersrbut.

Senada dikatakan Noldy Lamalo, Wakil Ketua Komisi II yang menilai ada sesuatu yang janggal jika lahan milik pemerintah dibangun rumah mewah milik pribadi." Patut dipertanyakan, atau jangan sampai ada mafia pinjam pakai lahan milik pemprov," tegas Lamalo.

Seperti dijelaskan Melky Matindas Kepala Bidang Aset  menyatakan, status lahan adalah bekas Kantor UPT Kementrian PU yang sudah dihibahkan,"Status lahan adalah milik pemerintah provinsi, terkait pinjam pakai tidak ada dalam perjanjian," jelas Matindas sambil menambahkan, keberadaan lahan yang saat ini telah berdiri rumah mewah ternyata belum masuk daftar neraca keuangan pemprov sebagai pendapatan. (/Josh Tinungki)

Minut, Sulutnews.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE meresmikan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Victory Kauditan Satu Minahasa Utara, Selasa (19/03/2019)

Dalam sambutan Gubernur menyampaikan pesan “Gereja ini tentunya menjadi  suatu pekerjaan yang mulia bagi  kita semua sebagai umat Tuhan apa yang kita bangun tentunya  akan menjadi  berkat yang kita terima”, katanya.

“Puji Tuhan bagi kita semua  apa yang kita  alami hari ini  patut kita syukuri   bisa menyaksikan suatu kemuliaan yang kita lihat sendiri bahwa indahnya rumah Tuhan bisa di bangun,” kata Gubernur Olly.
Lanjutnya bahwa salah satu bentuk membangun iman yakni dengan membangun rumah Tuhan. Dijelaskannya bawha iman kita harus terbangun dalam rangka  menjadi Indonesia dan Sulawesi Utara lebih baik ke depan.

Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw  mengatakan bahwa Gereja harus menjadi  sumber  damai, sukacita  pengharapan jangan menjadi  sumber angkara murka dendam dan dengki. Sejalan dengan itu, Wagub mengharapkan agar nilai dasar seorang manusia menjadi berharga dimata Tuhan juga harus dimiliki. “Nilai nominalnya gereja ini  sudah bagus mari kita jaga nilai intrinsik supaya kita berharga di mata Tuhan,” tutup Kandouw

Turut hadir Sekretaris Daerah Prov. Sulut Edwin Silangen, SE.MS. Wakil Bupati Minahasa Utara Joppy Lengkong, Kepala Dinas Perpustakaan Sulut Yanni Lukas.(/Fanny)