Manado, SulutNews.Com - Mengingat tingginya curah hujan yang masih terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan cepat tanggap, terutama bagi mereka yang tinggal dilereng bukit dan bantaran sungai.

Menurut Angouw, peristiwa bencana alam tidak dapat dipreduksi oleh manusia, apalagi kita yang awam, untuk itu sikap waspada dan hati- hati tetap kita lakukan. "Curah hujan tinggi sangat mempengaruhi struktur tanah dan daya tampung sungai yang karena akibat sampah telah menjadi sempit sehingga air meluap," kata Andrei.

Wilayah Provinsi Sulawesi Utara yang letak geografisnya dikelilingi perbukitan, adalah daerah yang masuk sebagai salah satu propinsi yang memiliki potensi dan rawan terjadi bencana." Data BMKG ini memberi peringatan bagi kita untuk tetap waspada," ungkap Andrei.

Pada bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Kota Manado, DPRD Sulut juga telah mengambil peran untuj membantu warga yang terkena bencana dengan membuka Posko bencana di Kantor Sekertariat yang beralamat di Jalan Raya Manado-Bitung-Kairagi Manado.(/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey minta agar toleransi terus dipelihara dalam kehidupan kita. Hal itu dikatakan Olly dalam acara Malam Pisah Tahun Imlek 2570 Senin, 4/02/2019 malam hinga Selasa 5 dinihari, dikompleks Klenteng Ban Hin Kiong Kampung China Manado.

Acara meriah dihadiri Ketua PKK Sulut Ir Rita Tamuntuan, Sekprov Edwin Silangen, Kapolda Sulut Irjen Pol Sigit dan Ibu Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Ouratmangun dan pejabat dari kots manado dan ribuan masyarakat Kota Manado.

Gubernur mendukung terus acara ini, karena ini juga mendukung pariwisata di Sulut yang terus meningkat tetutama kunjungan wisatawan dari Tiongkok. Kunjungan wisata akan meningkatkan kemajuan ekonomi dan rakyat menjadi sejahtera yang akan menurunkan anga kemiskinan.

Sementara itu Hengky Wijaya tokoh masyarakat Tionghoa di Manado mengatakan kegiatan malam pisah tahun ini berjalan baik, tahun ini dia berharap ekonomi sulut akan semakin maju dan investasi semakin meningkat.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - PT Meares Soputan Mining (MSM) merasa prihatin melihat banyak keluarga korban bencana banjir di kota Manado tidak ada lagi tempat tidur maka pihaknya membantu 50 kasur tempat tidur Minggu, (3/02/2019).

Inyo Rumondor Humas PT MSM kepada Sulutnews disela sela menyerahkan bantuan mengatakan, bantuan untuk tahap kedua ini karena rasa peduli dari PT MSM. Pihaknya juga membantu setiap ada bencana didaearah lain. Sebelumnya pada hari pertama kami bantu bahan makanan dan juga keperluan  lainnya.

Bantuan kasur diberikan langsung Inyo Rumondor kepada korban di Kelurahan Mahawu yang memang sangat parah kerusakannya, bantuan diterima oleh kepada Kepala Badan Bencana Sulut Joy Oroh bersama bersama Ibu Rita Dondokambey Tamuntuan dan Ibu dr Devi Kandow Tanos, yang langsung diserahkan kepada korban.

Ibu Rita menyatakan banyak terima kasih atas bantuan dari PT MSM karena ini sangat membantu warga. Sejumlah warga menyampaikan rasa terima kasih dan sangat bersyukur mendapat tempat tidur, karena tempat tidur sudah rusak kena banjir, “saya tertolong dengan kasur ini”, kata bapak Jemy salah satu korban.

Dari pantauan sulutnews banyak rumah terendam banjir dan rusak berat dan ringan. Banjir dan tanah longsor Jumat 1 Februari lalu menelan 4 korban jiwa dan 2.500 terkena dampak banjir.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Dr. Sigid Tri Hardjanto, SH, MSi membuka acara pembekalan kepada personil Polda Sulut terkait pengamanan Pemilu 2019, di Ruang Lotus Hotel Sintesa Peninsula, Senin (4/2/2019).

Pembekalan diikuti 900 personil Polri yang terdiri dari para PJU, para Kapolres/ta jajaran, para Kapolsek, para Kabag, Kasat dan 690 anggota Bhabinkamtibmas se-Sulawesi Utara.

Dalam sambutan Kapolda menyampaikan beberapa hal penting :

  • Kegiatan ini merupakan sarana sosialisasi kesiapan kita atas tanggung jawab guna menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran demi suksesnya penyelenggaraan pemilu tahun 2019, khususnya di wilayah Sulawesi Utara sehingga tugas yang kita laksanakan dapat memenuhi harapan masyarakat.
  • Polri sebagai penanggung jawab keamanan dalam negeri, berkewajiban untuk mengawal, menjaga dan mengamankan suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi pileg dan pilpres tahun 2019.
  • Polda Sulut harus melakukan manajemen keamanan yang terpadu dan komprehensif, dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada, serta memperkokoh kerja sama sinergis dengan Penyelenggara Pemilu, TNI, masyarakat dan mitra keamanan.
  • Untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang dapat terjadi pada setiap tahapan Pileg dan Pilpres tahun 2019 serta dalam rangka menjamin stabilitas kamtibmas tetap kondusif, Polri harus dapat sikapi dengan kematangan berpikir serta bertindak dengan penuh kedewasaan dalam menghadapi setiap tahapan supaya dapat berjalan sesuai dengan rencana.
  • Personel Polri dan semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan Pileg dan Pilpres tahun 2019 dapat turut serta berpartisipasi aktif dalam upaya mewujudkan dan memelihara kondusifitas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulut 

Kapolda menegaskan bahwa Polri tidak mungkin bekerja sendiri dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres tahun 2019 ini, ucapan terima kasih kepada para Komandan Satuan TNI yang mendukung dan membantu melaksanakan pengamanan pileg dan pilpres tahun 2019 nanti.

Hadir dalam acara pembukaan, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wakapolda Sulut, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Fajar, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kesbangpol, Wakajati, perwakilan Bakamla dan perwakilan Lantamal.(/IT)

Manado, Sulutnews.com - PT Archi Indonesia melalui dua anak perusahaannya, PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya(TTN), kembali melakukan aksi kemanusiaan.

Setelah terlibat secara total pada bencana alam di Lombok dan Palu beberapa waktu lalu, terkini, peduli dengan bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di kota Manado, Sulawesi Utara.

Sejumlah bahan bantuan natura berupa mie instan, susu, biscuit, pembalut dan kasur, disalurkan melalui tim penanggulan bencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Total bantuan yang kami serahkan malam ini, berjumlah 1100 box, terdiri atas makanan siap saji, susu dan pembalut,” beber Manager PR & Communication PT MSM, Hery Inyo Rumondor, disela sela penyerahan bantuan, Sabtu (2/2) di Posko Bencana Alam kantor Pemprov Sulut.

Lanjut menurutnya, Archi Indonesia, melalui PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), senantiasa peduli dengan bencana alam yang terjadi. Bukan saja di Sulawesi Utara, tapi seluruh Indonesia.

“Sedapat mungkin kami berupaya membantu meringankan beban saudara saudara di Manado, Sulawesi Utara yang tertimpa musibah banjir dan tanah longsor,” tambahmya.

Disaksikan Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Edwin Silangen, SE, MS, bantuan diterima Kaban Penanggulangan Bencana Daerah Prov. Sulut Drs.JOY Oroh, Asisten I Drs.Edison Humiang, Assisten lll dan Kadis PUPR.

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan PT Archi Indonesia, yang peduli demgan bencana yang terjadi di Sulawesi Utara.” Kata Silangen.

Melanjutkan pesan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Sekprov mengucapkan terima kasih kepada Archi Indonesia, yang merespons cepat dengan memberikan bantuan.

Setelah memberikan bantuan bahan makanan hari ini, rencananya PT. Archi Indonesia yang merupakan Unit Bisnis Rajawali Corpora, akan lanjutkan dengan penyaluran bantuan secara langsung kepada warga yang tertimpa bencana.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bantu korban bencana banjir dan tanah longsor di kota Manado yang terjadi sejak 1 Februari 2019, Korban yang dibantu sekitar 2.500 warga dan ada 4 orang yang meningal.

Sekprov Sulut Edwin Silangen SE kepada sulutnews mengatakan semua warga korban banjir dan tanah longsor diberi bantuan berupa makanan dan keperluan lainya, seperti mie air mineral dan juga pakaian.

Sebelumnya Gubernur Sulut Olly Dondokambeh melihat langsung sejumlah kelurahan yang terkena bencana pada tangal 1 dan 2 Februari 2019.

Gubernur Sulut mengatakan pihaknya akan terus membantu korban. Kedepan pihaknya akan menata lingkungan agar terhhindar dari bencana banjir dan tanah longsor. Warga yang tingal didaerah rawan harus direlokasi.

Kepala Biro Barang dan jasa Jemmy Rungkiangan saat membawa bantuan makanan Sabtu sore, 2 Februari 2019 di Kelurahan Paal Dua mengatakan, bantuan dari Pemprov Sulut cukup untuk semua warga. Lurah Paal Dua mengatakan bangga atas bantuan Pemprov, bahkan sejumlah warga mengatakan baru Pemprov Sulut yang sudah memberikan bantuan, “Kami senang karena dapat bantuan makanan dan juga kebutuhan lainnya”, kata warga.(/Fanny)

Manado, SulutNews.Com - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulut pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertambangan kecewa dengan sikap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Sulut, pasalnya sejumlah pejabat SKPD jajatan pemerintahan OD- SK tak hadir pada rapat pembahasan, akibatnya rapat yang digelar, Kamis (31/1/2019) siang tersebut terpaksa ditunda, karena 8 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang diundang hanya dua yang hadir yakni Dinas Pertambangan dan Biro Hukum. Itu pun hanya diwakili kepala-kepala Bidang saja. Informasi yang disampaikan ke Pansus, para kepala SKPD sedang mengikuti kegiatan Tulude di Nusa Utara.

“Percuma ada agenda pembahasan kalau SKPD tidak hadir, ini sangat disayangkan padahal Ranperda ini sangat penting, harusnya SKPD memberikan perhatian khusus,” kata anggota Pansus, Drs Eddyson Masengi.

“Harusnya mereka tahu undangan rapat jam 12.00, tapi skarang sudah pukul 13.30 yang datang hanya dua SKPD, itupun diwakili,” timpal Wakil ketua Pansus, Drs Ferdinand Mewengkang.

Terkait hal ini, Pansus langsung menunda rapat yang digelar di ruang rapat III kantor DPRD Sulut itu hingga eksekutif siap dan serius dengan Ranperda Pertambangan.

“Kalau sudah siap, baru rapat dilanjutkan,” tegas Mewengkang.

6 SKPD yang tidak hadir diantaranya, Dinas Kehutanan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pendapatan Daerah, Biro Ekonomi dan Sumberdaya Alam, Biro Hukum. (/Josh Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Anggota DPRD Sulut Netty Agnes Pantouw (NAP) mengatakan kesadaran berlalu lintas kaum milenia di Sulawesi Utara masih sangat rendah, dan ini perlu diberikan edukasi karena memperhatikan ada kecenderungan saat berkendara ada banyak masyarakat terutama kaum Milenia kurang berhati hati dan cenderung melanggar.

"Sikap ugal-ugalan, bonceng tiga dan menyelinap kendaraan yang lain di jalan raya tidak hanya berbahaya bagi mereka tetapi juga bagi orang lain," kata NAP.

Juga kata politisi Demokrat yang saat ini tercatat sebagai personil komisi 1 bidang Hukum dan Pemerintahan mengatakan, tingginya angka kecelakaan, adalah akibat kesadaran berlalu lintas kurang, dan mengabaikan aturan." Karena ketelodoran kita orang lain yang menjadi korban," pungkas NAP. (Josh Tinungki

Manado, SulutNews.Com - Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Rocky Wowor, mendapatkan penghargaan sebagai Politisi Junior Terbaik dari Forum Buku Sulut. Pemberian penghargaan Best Of The Best tersebut diserahkan langsung oleh Prof DR Johny Weol Sth,MACM,PHD (Hon), Ketua FBS di Kantor DPRD Sulut Rabu (30/1/2019).

"Penghargaan ini, merupakan suatu kebanggaan, karena apa yang saya kerjakan diperhatikan dan mendapatkan penilaian, saya akan tetap konsen terhadap kerja sebagai wakil rakyat dan sebagai perpanjangan tangan partai untuk bekerja bagi rakyat Sulut," kata Rocky Wowor usai menerima Award.

Penghargaan kepada Rocky sebagai kader PDIP Junior terbaik oleh Forum buku Sulut FBS, Forum Pencinta Bung Karno, Wawale movement yang tergabung dalam Yayasan PSDMGPI berdasarkan penilaian seperti, kinerja, popularitas media dan bukti kerja lapangan.

“Kami pencinta bung Karno, jadi penilaian ini dikhususkan bagi politisi di kalangan partai PDIP Sulut, dan dari pemuda PDIP, dan kami menilai Rocky Wowor yang paling terbaik,” ungkap Weol.

Juga kata Weol, dengan penghargaan ini, yang bersangkutan akan terus meningkatkan kinerja terhadap partai.” Yang pasti, Wowor dalam pendampingan terhadap kepemimpinan Olly Dondokambey diharapkan kinerjanya makin meningkat dan jangan pernah berpikir berpaling kepartai lain,” tuturnya.

Penghargaan juga diberikan kepada Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Ketua Komisi II DPRD Sulut Adriana Dondokambey. (/Josh Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Dituding menggelar kampanye terselubung saat pembekalan KKN Unima, Caleg Partai Nasdem untuk DPR-RI Felly Runtuwene membantah. Menurutnya pemberian souvenir saat acara yang beredar luas dan kemudian dituduh sebagai bentuk kampanye adalah sesuatu yang keliru karena sesungguhnya tidak ada niat sama sekali untuk berkampanye, mengingat undangan kegiatan pada acara tersebut adalah untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa.

"Pembagian souvenir murni, karena barangnya ada dalam kotak, namun ketika diketahui ada gambar caleg, ini tidak disengaja," jelas Runtuwene.

Juga terkait sejumlah uang dalam polpen, itu sengaja direkayasa oleh oknum tertentu, karena pihaknya tidak ada polpen seperti itu." Bagaimana terselip sejumlah uang sedangkan polpen tersebut paten", tegas Runtuwene.

Sebagaimana diketahui, beredarnya video pembagian APK caleg di Kampus Unima  pada kegiatan pembekalan KKN  Selasa (28/1/2019) lalu, berdampak kurang baik bagi dunia pendidikan di Sulawesi Utara. (Josh Tinungki)