Tomohon,Sulutnews.com - Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E. menghadiri dan membuka Kegiatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian Serta Kapasitas dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Koperasi Di kota Tomohon Tahun 2022 Angkatan II. Kegiatan ini dilaksanakan Rabu- Jumat, 20-22 Juli 2022 di Emera Hills Tomohon.

Sambutan Walikota Tomohon yang dibacakan oleh Sekot Tomohon, pemerintah mengeluarkan  gerakan “Ayo Berkoperasi” yang terhubung dengan Program Gerakan Revolusi Mental, yang bertujuan  untuk meningkatkan literasi perkoperasian  dan generasi muda tertarik untuk berkoperasi. Sebagai agen Pembangunan Generasi Muda  kita harus dibekali dengan  pengalaman  berusaha serta pembangunan karakter yang berbasis gotong royong  dan usaha bersama, yang keseluruhannya  akan diperoleh melalui koperasi.

“Pemerintah telah melakukan pembaharuan Regulasi  Perkoperasian  melalui Undang – Undang  Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang diutamakan ke dalam Peraturan  Pemerintah  Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan  Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi  dan UMKM. Kemudian melalui Peraturan  Menteri Koperasi  dan UKM Nomor 8 Tahun 2021 tentang Koperasi  melalui elaborasi berbagai pihak  dalam wadah koperasi dan berbagai kelompok anggota sesuai dengan peran  dan lingkup bisnisnya” urai Walikkota.

Perubahan Undang – Undang tentang Perkoperasian juga terus didorong untuk mengantikan Undang – Undang Nomor 25 Tahun 1992  yang sudah tidak memadai lagi dalam lingkup bisnis saat ini. Penguatan subtansi Rancangan Undang – Undang Perkoperasian diarahkan pada Pengembangan Ekosistim Perkoperasian, antara lain, meliputi : Kebijakan Alternatif yang memberikan kesempatan kepada koperasi  bergerak diberbagai  struktur usaha dan tumbuh besar. Penerapan Koperasi Multi Pihak terutama bagi para start up, profesional  dan generasi Milenial, penerapan tata kelola yang baik (Good Cooperative Governance), Perlindungan anggota  serta penanganan dan mitigasi terhadap koperasi bermasalah.

Pemerintah Kota Tomohon terus berusaha untuk menggerakan roda perkonomian pada umumnya, secara khusus juga bagi gerakan koperasi dan pelaku usaha.

Tahun ini Pemerintah Kota Tomohon telah menganggarkan bantuan bagi gerakan Koperasi  dan UKM berupa:

Bantuan bagi Pelaku UKM Bidang Kuliner;

Pelatihan bagi Pengurus, Pengawas dan Anggota Koperasi sebanyak 2 (dua) angkatan;

Pelatihan bagi UKM Bidang Souvenir sebanyak 2 (dua) angkatan. Pemerintah Kota Tomohon saat ini berupaya untuk memfasilitasi Pusat Layanan Umum Terpadu bagi Koperasi dan Pelaku Usaha Kecil dan Menengah. Proposal telah diajukan ke Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia sambil menunggu proses kelanjutan.

“Mengakhiri sambutan ini, saya mengutip penggalan pidato Bung Hatta pada peringatan Hari Koperasi Tahun 1951 yang berbunyi “Segala yang bekerja adalah anggota dari koperasinya, sama-sama bertanggung jawab atas keselamatan koperasinya. Makmur koperasinya, makmurlah hidup mereka, rusak koperasinya, rusaklah hidup mereka bersama”. Oleh karena itu rumusan kebijakan pengembangan koperasi oleh pemerintah tidak akan terealisasi tanpa adanya peran aktif dari anggota, pengurus, pengawas dan pengelola koperasi” tulis Walikota.

“Dalam kesempatan ini saya mengingatkan kepada Anggota, Pengurus, dan Pengawas serta Pengelola Koperasi, agar memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi, mampu melakukan inovasi-inovasi baik dalam menjalankan manajemen koperasi maupun inovasi produk/jasa dan mampu mengubah tantangan menjadi peluang bisnis dalam pengembangan usaha koperasinya, sehingga tercapai tujuan koperasi yakni kesejahteraan Anggotanya” tutup Walikota.

Hadir juga Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang Kelembagaan Drs. Jonathan Senewe, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Daerah Kota Tomohon Ir. Nova Rompas dan Para peserta pelatihan Perkoperasian.(/Merson)

Tomohon, Sulutnews.com - Kegiatan Offroad-76 yang dilaksanakan oleh Polres Tomohon dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-76 Bhayangkara tahun 2022, di sirkuit Bhayangkara Kelurahan Tumatangtang Kecamatan Tomohon Selatan, resmi ditutup pada senin (18/7/2022).

Rangkaian penutupan kegiatan disertai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang.

Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH mengapresiasi pihak Polres Tomohon yang menggagas kegiatan ini.

Apresiasi juga kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Tomohon yang mensuport, mendukung akan kegiatan ini sehingga berjalan sukses.

Kegiatan ini, selain bertambahnya prestasi para offroader, selain itu tentu memberi dampak positif seperti peningkatan perekonomian dan pariwisata di Kota Tomohon.

Kapolres Tomohon AKBP Arian Colibrito SIK MH, saat menutup kegiatan tersebut mengapresiasi kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai Kabupatan Kota di Sulut yang ikut menyemarakkan hajatan dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara.

Demikian juga kepada para pendukung kegiatan, panitia pelaksana, Pemerintahan Kota Tomohon serta para unsur terkait yang terlibat aktif dalam event ini.

Ikut hadir dan menyerahkan hadiah bagi para pemenang, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring SE ME selaku Ketua Umum Panitia, Waka Polres Kompol Ferdinand Untu, Asisten I, II dan III Sekda Kota Tomohon, jajaran Polres bersama jajaran Pemkot Tomohon.(/Merson)

Tomohon,Sulutnews.com - Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) dan Pelayan Khusus (Pelsus) Jemaat GMIM Kanaan Uluindano mulai bersolek. Sejumlah lahan kosong dan Taman di bunga mulai di percantik.

Hal ini dilakukan untuk mendukung Perhelatan Tomohon International Flower Festival (TIFF) Tahun 2022.

Demikian dikatakan anggota Pelsus Jemaat GMIM Kanaan Uluindano Diaken Deisy Pusungunaung SE ME ketika bersua dengan Sulutnews.com, Selasa (19/7).

Dikatakan dia, pesta bunga sejagad di Kota Tomohon kian dekat. Kurang lebih tiga pekan tersisa. Untuk itu, saya bersama dengan seluruh Jemaat GMIM Kanaan Uluindano langsung bergerak.

Kerja bakti dalam pembuatan taman gereja digenjot. Berbagai ornamen pendukung juga bakal menyemarakkan taman tersebut, ucap

Diaken Deisy yang juga adalah sebagai Bendahara di Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Tomohon Empat.

"Saya bersama seluruh BPMJ dan Pelsus Jemaat GMIM Kanaan Uluindano kami siap menyukseskan TIFF ke-10 Tahun 2022.

Segala kemampuan akan kami kerahkan untuk mendukung iven berkelas dunia ini. Sehingga Kota Tomohon semakin dikenal di mata internasional," ujarnya di sela-sela pembuatan taman bunga.

Penulis: ARP

Tomohon,Sulutnews.com - Hasil Pekerjaan pada Proyek Stadion Babe Palar Kota Tomohon yang dibangun pada tahun 2021, sampai saat ini kerap menuai kritikan dari sejumlah masyarakat dan para penggiat anti korupsi di Kota Tomohon. Pasalnya setiap diguyur hujan deras Stadion yang terletak di Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon selatan ini langsung digenangi air bagaikan kolam.

Muncul sejumlah spekulasi bahwa hasil pekerjaan pada proyek ini diduga  tidak sesuai dengan Standard pekerjaan yang tertera dalam spesifikasi proyek dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Menyikapi dugaan miring pada pekerjaan proyek yang dibandul 4, 5 Milyar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tomohon.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tomohon Ir. Enos Pontororing, M.Si. melalui PPK Tarcisius N.I Tuju SST selaku  Pejabat pembuat komitmen (PPK) membantah keras jika hasil pekerjaan pada Proyek Stadion Babe Palar Kota Tomohon tidak sesuai Standard pekerjaan yang tertera dalam spesifikasi dan RAB.

Proyek tersebut sudah selesai diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dinas Inspektorat Tomohon, ucap Tarcisius, Selasa (19/7/2022).

"Memang benar di temukan ada kekurangan dalam volume pekerjaan pada proyek tersebut, yakni garis di lapangan, "Itu saja kekurangannya, tutur Tarcisius.

"Tapi setelah kami tinjau kembali pada minggu yang lalu, kekurangan volume yang menjadi temuan BPK sudah diselesaikan oleh pihak perusahaan timpalnya.

Diterangkan Tarcisius proyek tersebut belum di bayarkan 100% dan masi tersisa lagi 5% pembayaran untuk diberikan kepada pihak ketiga selaku pelaksana pekerjaan.

Hal ini dilakukan karna Proyek tersebut masi terhitung dalam Masa Pemeliharaan yang diketahui adalah jangka waktu untuk melaksanakan kewajiban pemeliharaan oleh Penyedia, selama masa pertanggungan yaitu terhitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan (Provisional Hand Over) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over), Tandasnya.

Penulis: ARP

Manado, Sulutnews.com - Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE yang juga merupakan Penasehat Awam KBK Keuskupan Manado menghadiri Pertemuan Raya dan Konferensi VII Kaum Bapak Katolik Keuskupan Manado yang berlangsung di Stadion Dr. S.H. Sarundajang Kawangkoan. Jumat, (15/7/2022)

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Uskup Keuskupan Manado MGR. Benedictus E. Rolly Untu, MSC bersama Moderator Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado, Pastor Damianus Yangko Alo, Pr.

Hadir BP Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado, Ketua-Ketua KBK se-Keuskupan Manado.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, S.E menyampaikan selamat melaksanakan dan memanfaatkan Pertemuan Raya dan Konferensi ke-7 kepada semua komponen KBK Keuskupan Manado.

Gubernur menguraikan bahwa eksistensi dan kiprah semua lapisan masyarakat, termasuk Kaum Bapak Katolik dituntut dan diharapkan, utamanya dalam menyikapi secara bijak dan cerdas, ekses negatif yang dapat ditimbulkan dari perkembangan zaman, dan menjawab persoalan yang tengah dihadapi oleh bangsa kita saat ini dan ke depan, termasuk dalam mengelola kemajemukan agar menjadi faktor terbangunnya persatuan dan kebersamaan, serta menjadikan kebersamaan sebagai dasar untuk melaksanakan pembangunan, baik dalam pembangunan Gereja (menuju gereja yang dewasa, mandiri, misioner dan inklusif) dalam pembangunan keluarga (menuju keluarga yang harmonis, bahagia dan penuh cinta kasih) maupun dalam pembangunan daerah dan bangsa (menuju kesejahteraan yang setinggi-tingginya).

“Besar harapkan rangkaian kegiatan ini, mampu dimaknai dan dijadikan sebagai kesempatan untuk memantapkan peranan dan tanggung jawab KBK Keuskupan Manado (sebagai salah satu pilar Gereja); memantapkan penerapan kepemimpinan pelayanan di tengah-tengah keluarga dan masyarakat; serta meningkatkan kepekaan sosial dan rasa solidaritas dalam mensolusikan berbagai permasalahan yang ada dalam masyarakat”, ujar Gubernur.

Sebagaimana kata Pengamsal, “Ayah seorang benar akan bersorak-sorak dan yang memperanakkan orang-orang yang bijak akan bersukacita karena dia.”

Untuk itu, “Saya turut mengharapkan Pertemuan Raya dan Konferensi ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaharui tekad dan komitmen KBK Keuskupan Manado, dalam menjadi teladan bagi anak di dalam keluarga, serta dalam upaya memberi pencerahan kepada generasi muda Gereja, baik etik, moral dan spiritual, berdasar pada nilai-nilai dan karakter Kristus, maupun nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, sehingga generasi muda Katolik tidak akan kehilangan ciri luhur, tetapi mampu menjadi penerus yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap gerak langkah pembangunan yang dijalankan oleh Pemerintah”,ujar Gubernur .(/Yayuk)

Tomohon, Sulutnews.com – Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH melalui Asisten Umum Setda Kota Tomohon Drs O D S Mandagi, atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon, Walikota dan Wakil Walikota bersama seluruh jajaran menyampaikan selamat bersyukur, selamat ulang tahun untuk jemaat GMIM Imanuel Walian.

Ibadah syukur HUT ke 154 jemaat GMIM Imanuel Walian Wilayah Tomohon IV, dilaksanakan di gedung gereja yang dipimpin Khadim Pdt Jonathan Mantiri MTh selaku ketua BPMJ Imanuel Walian, bersama Pdt Karli Karundeng MTh sebagai pendeta jemaat, minggu (17/7/2022).

Sebagai simbolis perayaan HUT, ditandai juga dengan pemasangan lilin Hari Ulang Tahun.

“Diharapkannya jemaat didalamnya masyarakat, terus mendukung setiap program pemerintah termasuk mensukseskan TIFF (Tomohon International Flower Festival) 2022 yang akan dilaksanakan di bulan agustus nanti”, ucap Mandagi.

Ucapan yang sama disampaikan Kepala Biro Barang dan Jasa Provinsi Sulut Wanda Musu SE ME, saat menyampaikan sambutan mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Tampak hadir, perangkat pelayanan jemaat dan Wilayah Tomohon IV, jajaran Pemkot Tomohon bersama unsur jemaat.(/Merson)

Tomohon, Sulutnews.com – Walikota Tomohon yang di wakili oleh sekretaris daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E, M.E yang juga selaku ketua Umum panitia dan atas .nama  pemerintah kota Tomohon menyampaikan selamat datang kepada peserta dan undangan pada acara pembukaan acara Bhayangkara offroad-76 Tahun 2022 yang dilaksanakan di sirkuit Bhayangkara kelurahan Tumatangtang Tomohon Selatan. Sabtu, (16/7/2022).

“Selamat datang di kota Tomohon kepada bapak Kapolda bersama ibu serta seluruh tamu undangan bahkan peserta Bhayangkara Offroad. Saat ini  kota Tomohon sedang mempersiapkan diri untuk penyelenggaraan Tomohon Internasional Flower Festifal (TIFF) yang akan diselenggarakan pada tanggal 8-14 Agustus 2022”, ucap Sekot.

“Harapan kita bersama kegiatan ini akan menjadi kalender tetap yang dilaksanakan di Kota Tomohon bahkan boleh menjadi side event dalam pelaksanaan TIFF di tahun-tahun yang akan datang, sehingga akan memberikan dampak  positif di berbagai sektor bagi  masyarakat kota Tomohon”, katanya.

Bhayangkara Offroad ke-76 di buka secara langsung oleh kapolda Sulut Irjen. Pol. Drs. Mulyatno, S.H, M.M,

Sambutan Gubernur Sulawesi Utara dibacakan oleh Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana provinsi Sulawesi Utara DR. Linda Watania , MM, MSi, “Atas nama pemerintah Provinsi Sulawesi Utara merespon positif dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Polres Tomohon dan Pemerintah kota Tomohon karena telah menggelar event Bhayangkara Offroad”, tulis Gubernur.

Khusus bagi para peserta, saya mengajak dengan semangat juang serta tampilkan yang terbaik tetap menjunjung tinggi sportifitas. Harapan kami masyarakat untuk terus menjaga Persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, Keharmonisan sosial  antar umat beragama.

“Kami mengajak untuk terus memberi dukungan pada setiap kebijakan dan Program Pemerintah” katanya.

Acara pembukaan dihadiri juga oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy Sundah, mewakili Pangdam 13 merdeka Damen ahli bidang OMSP Kolonel Soni, Kapolres Tomohon AKBP Colibrito, SIK, MH bersama jajaran, DANDIM 1302 Minahasa Letnan Kolonel Infanteri Ircham Efendi, Ketua IOF Pangda Sulut Tony Lasut, Ketua IOF Pengcab Tomohon Paulus Cung Gerungan dan para peserta Bhayangkara offroad-76.(/Merson)

Tomohon,Sulutnews.com - Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno membuka kompetisi Bhayangkara Offroad 76, di Sirkuit Bhayangkara Tumatangtang, Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sabtu (16/7/2022) pagi.

Kompetisi ini merupakan hasil kerjasama antara Polres Tomohon, Pemkot Tomohon, Indonesia Off-Road Federation (IOF) dan juga pihak-pihak terkait lainnya, dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022.

Irjen Pol Mulyatno dalam sambutannya, mengapresiasi dan menyambut baik kompetisi Bhayangkara Offroad 76 ini. Menurutnya, offroad merupakan salah satu event olahraga yang animonya terus meningkat.

“Offroad bukan hanya untuk mengadu skill dalam mengelola kendaraan yang mestinya tidak bisa menembus belantara sehingga bisa menembusnya, namun juga diperlukan sportivitas dan kematangan emosional yang tinggi,” katanya.

Lanjut Irjen Pol Mulyatno, offroad diketahui juga menjadi pelopor-pelopor dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Seperti menolong korban banjir dan bencana alam lainnya, maupun menembus jalan yang belum bisa ditembus,” jelasnya.

Irjen Pol Mulyatno mengungkapkan, melalui kompetisi offroad ini diharapkan juga bisa menjadi ajang promosi potensi daerah.

“Selain untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi para pecinta offroad, melalui kompetisi ini diharapkan juga bisa mempromosikan potensi wisata di daerah Tomohon maupun Sulut,” terang Irjen Pol Mulyatno.

Dirinya pun mengajak panitia dan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan berkompetisi dengan sebaik-baiknya.

“Kepada para official dan offroader agar masing-masing selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip sportivitas sesuai regulasi yang sudah dibuat oleh IOF. Selamat berjuang, semoga seluruh peserta selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkas Irjen Pol Mulyatno.

Informasi diperoleh, event Bhayangkara Offroad 76 ini terbagi dalam kompetisi adventure offroad dan mud racing. Untuk adventure offroad terdiri dari kelas winch dan non winch, sedangkan mud racing terdiri dari under, FFA dan kelas tambahan.

Kompetisi berlangsung sejak Kamis hingga Minggu, 14-17 Juli 2022, diikuti 57 peserta baik dari Sulut maupun luar daerah. Bagi para pemenang akan mendapatkan hadiah dan trofi bergilir Kapolda Sulut serta uang pembinaan.

Turut hadir dalamkegiatan tersebut, para pejabat yang mewakili Forkopimda Sulut, Ketua DPRD Kota Tomohon, Sekda Tomohon selaku Ketua Panitia, Kapolres Tomohon, Dandim 1302/Minahasa, Ketua IOF Pengda Sulut, dan Ketua Pengcab IOF Kota Tomohon.

Penulis: Adrian

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H di dampingi Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy Sundah, S. E, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E, M.E., menghadiri rapat  dengar pendapat Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala daerah Se-Sulawesi Utara. Rapat ini dilaksanakan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis, (14/7/2022).

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPK RI, atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Harapan kami, kegiatan ini akan mampu memotivasi kita semua untuk dapat mengoptimalkan upaya, kerja dan karya dalam pencegahan korupsi serta pelaksanaan Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di daerah.kiranya kegiatan ini dapat kita optimalkan dan manfaatkan bersama, serta kita jadikan sebagai wahana komunikasi aktif dan saling berbagi informasi dan gagasan, terkait upaya kedepan, dalam menghilangkan perilaku koruptif maupun tindak-tindak korupsi secara efektif” ujar Gubernur.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berupaya sudah untuk memenuhi target-target dokumen MCP (Monitoring Center Prevention) KORSUPGAH. Dengan hambatan-hambatan serta kekurangan yang ada, kedepan kami akan berupaya lebih lagi, dan meningkatkan koordinasi dalam pencapaian Rencana Aksi KORSUPGAH lewat 8 (delapan) bidang yang menjadi Program Utama kegiatan KORSUPGAH KPK, yakni:

Perencanaan dan Penganggaran APBD;

Pengadaan Barang dan Jasa;

Pelayanan Terpadu Satu Pintu;

Kapabilitas APIP;

Manajemen ASN;

Tata Kelola Dana Desa;

Optimalisasi Pendapatan Daerah; dan

Manajemen Aset Daerah.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh  Deputi Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi Didik agung wijanarko, Pejabat Lingkup  Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Anggota FORKOPIMDA Provinsi Sulawesi Utara, Bupati/Walikota se-provinsi Sulawesi Utara, penjabat Sekretaris daerah Sulawesi Utara, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten/Kota se-provinsi Sulawesi Utara, Sekretaris Daerah kabupaten/kota se-provinsi Sulawesi Utara, Inspektorat Kabupaten/Kota se-sulawesi Utara, Badan Keuangan Se-sulawesi Utara dan instansi terkait.(/Merson)

Tomohon, Sulutnews.com – Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE buka kegiatan Focus Group Discussion Sistem Pengelolaan Sampah di Kota Tomohon yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Tomohon bertempat di Rumah dinas Walikota Tomohon, pada Kamis 14 Juli 2022.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Tomohon John Kapoh SS MSi mengatakan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memperoleh input pengelolaan sampah yang diharapkan dapat memberikan pandangan dan berbagi pembelajaran bagi para pemangku kepentingan dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan, memperoleh solusi untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Tomohon, persiapan Kota Tomohon Dalam penilaian Adipura, persiapan Kota Tomohon dalam Tomohon International Flower Festival.

Sambutan Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH yang dibacakan oleh Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut SE mengatakan sampah merupakan permasalahan yang harus secara terus menerus diupayakan untuk ditangani dengan serius dan bersama-sama antara Pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat.

Berbagai program untuk menangani permasalahan persampahan telah dilakukan baik oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Kota bahkan oleh pihak-pihak lain seperti lsm dan kelompok-kelompok peduli lainnya. namun demikian, sampai saat ini penanganan masalah sampah belum mencapai hasil yang diharapkan.

Amanat Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga bahwa target pengurangan sampah pada tahun 2025 adalah sebesar 30 % dan penanganan sampah sebesar 70 %, diimplementasikan oleh Pemerintah Kota Tomohon dengan peraturan Walikota Tomohon Nomor 30 Tahun 2019 tentang kebijakan dan strategi Kota Tomohon (Jakstrada) dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga. dimana pada tahun 2021 Kota Tomohon untuk pencapaian target pengurangan sampah sebesar 13,97 % (3.650,6 ton) dan penanganan sampah sebesar 73,32 % (19.152,55 ton) dari total perkiraan timbulan sampah sebesar 26.136,88 ton.

Turut hadir dalam kegiatan Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Arie Sugasri SH, Ketua Tim Smart City PT BNI Kantor Pusat Jakarta Ibu Hermita, Ketua TP PKK Kota Tomohon drg Jeand'Arc Senduk - Karundeng, Ketua Umum TIFF Vonny Pangemanan, dan Jajaran Pemerintah Kota Tomohon.(/Merson)