Jakarta, Sulutnwes.com - Walikota Tomohon bersama Ketua Panitia TIFF 2018 Coretta Louise Kapoyos menjadi Narasumber acara Talk Show Semangat Pagi Indonesia di TVRI.Di Studio 4 TVRI Jakarta.Rabu 25 Juli 2018

Dalam acara tersebut Walikota Tomohon mempromosikan TIFF serta memaparkan kesiapan Pemerintah Kota Tomohon untuk menyambut para wisatawan yang akan datang menyaksikan TIFF  2018.

Dan sementara itu juga Ketua Panitia TIFF menjelaskan main event dan side event pada pelaksanaan TIFF kali ini serta berbagai atraksi yang akan ditampilkan pada acara puncak Parade Kendaraan Hias tanggal 8 Agustus.

Setelah di TVRI Walikota Tomohon bersama Ketua Panitia melanjutkan  promosi TIFF 2018 di Trijaya FM.

Dimana pada kesempatan itu pula  walikota tomohon yang didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Masna Pioh,S.Sos, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Hengky Supit,SH dan Kabag Humas dan Protokol Michael Joseph, SSTP.MSi.(/Prise)

Bandung, Sulutnews.com - Sulutnews,Anggota DPRD Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Senin (23/7/2018).

Pada kunjungan kerja tersebut Rombongan diterima oleh Staf Ahli Wali Kota, Ricky Gustiadi di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesra Balai Kota, Jln. Wastukancana.

Turut mendampingi dari Dinas Kmuniasi dan Informatika (Dskominfo) Kota Bandung dan Bagian Humas Setda Kota Bandung.  Sementara itu, rombongan DPRD Kota Tomohon dipimpin oleh Jimmy Wewengkang yang merupakan Ketua Komisi I DPRD Kota Tomohon.

Menjadi tujuan dalam Kunjungan kerja ini bermaksud untuk menggali informasi terkait pemanfaatan Informasi dan Teknologi (IT) dalam menyampaikan informasi dan program pemerintah secara interaktif pada masyarakat Kota Bandung. 

"Kami banyak mengadopsi program Pemkot Bandung, salah satunya pelayanan terpadu satu atap di Pemkot Tomohon menjadi yang terbaik di Sulawesi Utara," kata Jimmy. 

Turut juga Rombongan Kunjungan kerja Anggota DPRD Kota Tomohon Komisi I Djemmy Sundah, Santi Runtu, James Kojongian, Kasubag Peliputan Bag. Humas dan Protokol Swasti Yogi Winadio dan Staf Setwan dan Staf Humas dan Protokol Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak diwakili Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Pembangunan Royke Roeroe SP MAP menghadiri Sosialisasi Administrasi Kependudukan bertempat di Aula Balai Benih Selasa(24/07/2018).

Dalam sambutan Staf Ahli mengatakan bahwa dari hasil konsensus nasional antara lembaga legislatif dan eksekutif telah melahirkan berbagai regulasi yang menjamin dan melindungi hak-hak sipil serta keabsahan penertiban dokumen kependudukan khususnya kepada warga negara Indonesia. Beberapa regulasi tersebut antara lain UU RI No 23 tahun 2006 sebagaimana telah diubah dengan UU No 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan bersama dengan Peraturan Pelaksanaannya. Kegiatan saat ini diharapkan memberi dampak terhadap penyelenggaraan administrasi kependudukan yang dilaksanakan mulai dari tingkat Kelurahan, kecamatan termasuk instansi terkait dan lembaga lainnya yang saat ini dimungkinkan dapat memanfaatkan data kependudukannya melalui pemberian hak akses antara lain, pemanfaatan NIK, Data Kependudukan dan KTP-el.

Dari data kependudukan menjadi hal urgen karena dapat dimanfaatkan juga untuk pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, penegakan hukum dan pencegahan kriminal. Dengan demikian untuk mencapai akurasi dan kebenaran data kependudukan, maka setiap penduduk diberikan nomor identitas yang bersifat unik dan tunggal, mengingat KTP-el telah membuat kode keamanan dan rekaman elektronik berupa, iris mata dan sidik jari.

Dengan terbangunnya Mal Pelayanan Publik Wale Kabasaran Kota Tomohon, lembaga-lembaga swasta maupun instansi pemerintah sangat mungkin memanfaatkan data kependudukan tersebut, oleh karena itu diperlukan sinergitas institusi yang ada di MPP dalam rangka pembangunan.

Tampak hadir Staf Ahli Walikota Bidang Administrasi dan SDM Mariam Rau SH MH, para narasumber Kepala Sub Direktorat Keamanan Informasi Kementrian Dalam Negeri Adjrun Rahmat ST MEng, Kepala Seksi Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Utara Flora Pongoh SE MSi, Kepala Seksi Fasilitasi Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Utara Jaiman SSos, Kepala Seksi Intelejen Kejari Tomohon Wilke Rabeta SH MH, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon Albert Tulus SH dan para peserta sosialisasi.(/Prise)

Surabaya, Sulutnews.com - Kota Tomohon kembali meraih prestasi, Penganugerahan Penghargaan Tomohon Kota Layak Anak Tingkat Pratama diberikan langsung oleh pemerintah pusat melalui Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Ibu Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip.Apling, MA.

Wakil Walikota Tomohon Syerly A. Sompotan mewakili Pemkot Tomohon menerima penghargaan tersebut yang dilaksanakan di Diandra Convention Center, Surabaya (23/7/2018).

Disela kesempatan itu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ri mengatakan bahwa Penghargaan ini di berikan kepada pemerintah yang berkomitmen tinggi dalam Pemenuhan Hak-hak anak dan Perlindungan anak.

Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan pada kesempatan itu pula mengatakan "Dengan penghargaan ini tentunya pemerintah kota Tomohon lebih terdorong untuk terus meningkatkan pelaksanaan program-program dalam hal memenuhi hak-hak anak dan perlindungan anak" Ungkap Wawali.

Turut hadir dalam penyerahan penghargaan mendampingi Wakil Walikota , Kadis Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kota Tomohon dr. Olga M. Karinda, Ketua LPA Tomohon  ibu Jois Worotikan dan Bendahara LPA Tomohon Christo Eman, Kaban Bapelibang Kota Tomohon yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak Tomohon Ir. Ervinz D.H Liuw, M.Si serta jajaran Pemkot Tomohon.(/Prise)

Jakarta, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak bersama seluruh Walikota di Indonesia bertemu dengan Presiden Jokowi pada kegiatan Dialog Walikota dengan Presiden RI di Istana Bogor,Senin 23 Juli 2018.

Disela pertemuan Walikota Tomohon memaparkan tantangan - tantangan pembangunan serta  keberhasilan pembangunan di Kota Tomohon dan pelaksanaan program - program  Pemerintah Pusat di Kota Tomohon.

Pada kesempatan itu pula  Walikota Tomohon juga mengundang Presiden RI Hj. Joko Widodo untuk hadir di Tomohon Internasional Flower Festival pada tanggal 8 Agustus 2018 nanti.

Menjadi harapan dari Presiden  dengan adanya pergelaran Tiff  agar para Kepala Daerah dapat mengatasi  tantangan yang ada dengan senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat.

Dan tak kalah menarik pula dari perkataan  Presiden mengatakan bahwa "persaingan sekarang bukan lagi negara besar mengalahkan negara kecil, tetapi negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat".

Dengan rencana kedepan dalam pergelaran Tiff pada tanggal 8 agustus nanti  yang akan hadir  mendampingi  Presiden RI Hj.Joko widodo adalah Menteri Sekretaris Negara Prof. Dr. Pratikno M.Soc.Sc yang juga selaku moderator pada pertemuan tersebut.

Walikota Tomohon pada kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Michael Joseph,SSTP.MSi.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 Kota Tomohon.Kamis 19 / 6/ 2018 diadakan diruang DPRD kota Tomohon.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak. bersama Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Wenur didampingi Wakil Ketua Caroll Senduk, SH dan Youdy Moningka, SIP., serta dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, M.Sc. bersama Jajaran Pemerintah Kota Tomohon dan Para Anggota DPRD Kota Tomohon.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak.  mengatakan bahwa KUPA adalah dokumen yang memuat kebijakan bidang pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya. Sedangkan PPAS Perubahan adalah program dan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada perangkat daerah untuk setiap program sebagai acuan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran perangkat daerah.

Pemkot Tomohon telah menargetkan kebijakan pendapatan daerah pada tahun 2018 Rp.670.613.891.355,- dengan rincian Pendapatan Asli Daerah Rp. 46.769.742.090,- Dana Perimbangan Rp. 563.327.634.000,- dan Lain-lain Pendapatan Daerah Rp. 60.516.515.265,-.

Kebijakan Belanja Daerah Rp. 738.647.775.726,- dengan rincian Belanja Tidak Langsung Rp. 277.758.617.795,- dan Belanja Langsung Rp. 460.889.157.931,-

Kebijakan Pembiayaan Daerah Rp. 68.033.884.371,- yang terdiri dari Penerimaan Pembiayaan Daerah yang berasal SILPA tahun anggaran sebelumnya Rp. 70.828.017.863,- dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah Rp. 2.794.133.492,- yang didalamnya termasuk penyertaan modal pemerintah daerah dan pembayaran utang.

Dan Sebelumnya juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnew.com – Persiapan Pergelaran Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2018 terus dimatangkan melalui rapat panitia TIFF yang dilaksanakan di rumah dinas Wali Kota, kamis (19/7).

Dihadapan para pejabat jajaran pemkot yang tergabung dalam kepanitiaan Wali Kota Jimmy F Eman SE Ak memintahkan agar jajaran pemkot dapat bekerja semaksimal mungkin demi suksesnya kegiatan TIFF yang sudah mendunia. "Peran dari panitia sangat menentukan terlaksananya berbagai kegiatan yang ada, koordinasi, komunikasi, kekompakan harus benar-benar ada", tegas Eman.

"Harapan ditahun ini agar TIFF di tahun ini akan lebih sukses lagi, suksesnya perhelatan akbar ini menjadi kebanggaan pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon, TIFF kali ini akan kami sajikan dengan banyak inovasi baru, tentunya sangat menarik dan spektakuler", ujar JFE didampingi Sekretaris Kota Ir Harold Lolowang MSc.

Harapan juga dari ketua panitia TIFF 2018 Coreta Kapoyos  agar panitia dapat bekerja tim. "Semua agenda TIFF dapat berjalan baik, tentu melalui kerja sama dari semua panitia, semua seksi harus saling berkoordinasi agar apa yang akan direncanakan berjalan dengan baik" kata Kapoyos.

"Untuk kegiatan TOF atau pawai kendaraan hias, oleh karena banyak iring-iringan, waktunya akan diatur sehingga saat berjalan/tampil dapat disaksikan dengan baik oleh penonton", tambahnya.

"Pastinya kegiatan kali ini akan berbeda dan pastinya menarik", ujar Kapoyos.

Kapolres Tomohon AKBP I Ketut Agus Kusmayadi SIK mengatakan untuk keamanan pihaknya akan mendukung penuh. "Setiap agenda kegiatan kami siap untuk pengamanan, kami akan berusaha agar TIFF berjalan sukses", ucap Kusmayadi.

Hadir dalam rapat para Asisten Setda Kota Tomohon, para pejabat kepala SKPD bersama unsur terkait lainnya.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak membuka Dialog Pemerintah Kota Tomohon Bersama Tokoh Masyarakat, Linmas dan Perangkat Kelurahan bertempat di Aula Anugerah Hall Kamis(19/07/2018).

Ada beberapa point yang di utarakan oleh Walikota Jimmy F eman SE.Sk yaitu dalam keamanan dan ketertiban merupakan kebutuhan semua pihak sehingga kewaspadaan dini tidak hanya dilakukan oleh Kepolisian dan TNI, tetapi juga oleh seluruh masyarakat.

Dan disinilah peran dari aparat di seluruh lingkungan dalam rangka memberikan pemahaman bahkan memberdayakan dan memobilisasi masyarakat untuk bertisipasi aktif dalam memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Begitupula dalam rangka persiapan TIFF 2018 yang akan dilaksanakan pada 6-12 Agustus 2018, yang dimintakan kepada seluruh perangkat Kelurahan dan Linmas se-Kota Tomohon untuk mendukung semua kegiatan dalam rangka menyukseskan pelaksanaan TIFF 2018. Begitu juga kepada masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik dalam penyelenggaraan TIFF 2018, karena akan banyak wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang nantinya akan berkunjung di Kota Tomohon.

Dalam kesempatan ini pula akan diserahkan insentif kepada Linmas dan Perangkat Kelurahan yang diserahkan langsung oleh Walikota Tomohon.

Tampak hadir Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miki Wenur, Kepala Satuan Pol PP Kota Tomohon AKBP Nico Pangemanan, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Tomohon Ronald Kalesaran SE, Camat Tomohon Utara Voni Montolalu SPd, Camat Tomohon Barat Laurensius Kawuwung dan para hadirin undangan.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak menghadiri  sekaligus membuka kegiatan Peningkatan pelayanan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan (service excellent) yang dilaksanakan di Wale Sarongsong, Kec. Tomohon Selatan, 19/7/18

Pada kegiatan ini Walikota mengatakan bahwa hal ini merupakan tantangan bagi para pengelola rumah sakit / klinik di indonesia. Salah satu solusi dalam meningkatkan daya saing rumah sakit/klinik adalah dengan melakukan tindakan nyata dalam meningkatkan pelayanan di rumah sakit, baik yang bersifat medik maupun non medik, terutama yang bersifat customer oriented.

”Salah satunya adalah bagaimana petugas kesehatan memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarga sehingga mereka merasa puas dan nyaman dengan pelayanan yang diberikan.” ujar Walikota.

Diselain itupun  rumah sakit ini dibangun adalah untuk memberikan pelayanan kepada pasien. Dalam perkembangan waktu, sebagaimana juga dengan jasa kesehatan lainnya, salah satu syarat utama agar rumah sakit dapat dikatakan survive adalah bila mampu memberi pelayanan yang prima."jelas eman"

Dengan adanya  tuntutan sebagai  pelanggan terhadap aspek pelayanan di rumah sakit/klinik dirasakan semakin meningkat, antara lain dengan semakin meningkatnya pasien yang berobat ke luar negeri. Dengan berlakunya era perdagangan bebas, maka kedudukan rumah sakit/klinik milik negara akan terancam oleh negara-negara asing.

”Pelayanan prima yang diharapkan di rumah sakit yaitu pelayanan terbaik yang diberikan oleh petugas rumah sakit untuk memenuhi harapan jasa pengguna rumah sakit, dimana harapan tersebut ditentukan oleh pengalaman masa lalu terhadap jasa atau produk yang pernah digunakan, informasi layanan yang diterima dari berbagai sumber atau janji-janji dan faktor internal dari pengguna jasa rumah sakit.” ujar eman"

Menjadi harapan walikota agar dengan pelaksanaan kegiatan ini peserta dapat meningkatkan pemahaman tentang “pelayanan prima” serta mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien di rumah sakit.

“Rumah Sakit Umum Daerah yang ada di Kota Tomohon masih ber-tipe D, namun dalam pelayanannya serta fasilitasnya akan seperti Tipe A atau B.” kunci Walikota.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Direktur Utama RSUD Pratama Anugerah dr. Jerry Bororing, Sekdis Dinas Kesehatan Prov. Sulut dr. Luisa Pongayow, M.Kes selaku narasumber, Kadis Kesehatan Kota Tomohon dr. Deesje Liuw, M.Biomed serta para peserta dari RSUD Pratama Anugerahg dari kalangan dokter, perawat, tenaga kesehatan dan tenaga administrasi.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pemkot Tomohon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tomohon mengadakan sosialisasi kebijakan peraturan perundang-undangan bidang keormasan se Kota Tomohon tahun 2018 bertempat di Rogs Kolongan, Rabu (18/7).

Asisten Umum Sekretariat Daerah Kota Tomohon Ir Corry Caroles saat membacakan sambutan Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak mengatakan bahwa ormas bisa menempatkan diri sebagai panutan atau contoh yang dapat berkontribusi dalam pembangunan, serta menjunjung tinggi keberagaman sesuai UUD 1945 dan Pancasila.

Keberagaman dalam masyarakat hendaknya menjadi sebuah kekuatan positif dalam membangun masyarakat Indonesia. Potensi konflik bisa muncul karna adanya kesenjangan ekonomi. Perbatasan wilayah pada daerah yang ada di Indonesia juga dapat menjadi sumber konflik. Kebebasan berkumpul adalah hak setiap warga negara yang dijamin dlm UUD 1945, dan hendaknya dipergunakan dengan penuh tanggung jawab.

Carolea mengingatkan agar ormas kembali kepada tujuan Ormas sebagai pranata sosial, agar dapat menjadi mitra pemerintah dalam mengisi pembangunan daerah. Asisten Umum menambahkan agar ormas saling mempelajari bagaimana cara untuk merawat ke-Bhinekaan dan mempelajari hal-hal yang bernilai positif dan sekiranya ormas yang ada di daerah saling bertukar pendapat guna pembangunan suatu daerah.

Sebelumnya, Kepala Badan Kebangpol Kota Tomohon Theodorus J P Paat SIP dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan kinerja Pemerintah Kota Tomohon yang baik untuk mendukung pembangunan nasional dan memperteguh kebhinekaan serta memperkuat restorasi sosial.

Turut hadir, sebagai narasumber Kaban Kesbangpol Prov Sulut diwakili Sekban Kesbangpol Prov Sulut Drs Mesak Kombongkila MSi, Dandim 1302 Minahasa Letkol Infantri Jubert Nixon Purnama STh, Ketua Pengadilan Negeri Tondano Julien Mamahit SH MH, serta para camat dan lurah se Kota Tomohon.(/Prise)