Tomohon, Sulutnews.com - Seminar dan kebaktian penyegaran iman se Kota Tomohon akan dilaksanakan pada Kamis dan Jumat (1 dan 2 November 2018) hari pertama dilaksanakan seminar generasi muda, mulai pukul 14.00 di Anugerah Hall Kota Tomohon, 

kebaktian penyegaran iman akbar akan digelar pada hari jumat 2 november pukul 18.00 di kompleks Menara Alfa Omega Pusat Kota Tomohon, dengan pembicara Pdt Dr K A M Yusuf Roni, sebagai bintang tamu Adon "Base Jam" Kegiatan ini bertemakan "Tomohon Tangguh Bersama Tuhan"

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak yang adalah Ketua Panitia KPI Akbar Wilayah Tomohon satu mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon dari berbagai denominasi gereja untuk bersama-sama hadir dalam kegiatan ini. "Kegiatan ini tentunya akan sangat bermanfaat dalam pembangunan iman kita,marilah kita ikut dan sukseskan kegiatan ini", ajak Eman.(/Prise)

Tangerang, Sulutnews.com - Sekretariat Daerah Kota Tomohon khususnya Bagian  Umum dan Bagian Perlengkapan melaksanakan Kunjungan kerja (Kunker) di Kota Tangerang Selatan, Banten dan Kota Depok, Jawa Barat pada selasa dan rabu (30-31 Oktober 2018).

Kunker dipimpin Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak didampingi Asisten Umum Ir Corry Caroles dan Kepala Bagian Perlengkapan John Kapoh.

Walikota Eman menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan kerja saat ini yakni terkait dengan materi pengelolaan kantor dan rumah dinas kepala daerah, inventarisasi barang milik daerah, serta tata kelola keuangan.

"Terima kasih atas sambutannya, kerja samanya, dan kedepan semoga bisa bersinergi dalam berbagai hal, untuk kemajuan daerah kita masing-masing", ujar Eman disela kunjungan.

Saat pertemuan, Walikota Eman menyerahkan berupa cendera mata, demikian sebaliknya.

Untuk kunjungan kerja di Kota Tangerang Selatan diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Drs H Muhamad MSi didampingi Asisten Tata Pemerintahan DR H Rahmad Salam MSi, sedangkan kunjungan di Kota Depok di terima langsung oleh Walikota Depok KH DR Muhammad Idris MA.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Tim buruh sergap (Buser) Polres Tomohon Selasa (30/10) sekitar pukul 10.00 wita, berhasil menciduk tersangka penganiayaan terhadap korban Jantje Tenda di Desa Rambunan Kecamatan Sonder dan buron selama 1 (satu) tahun 10 (sepuluh) bulan.

Tersangka Alvian Taroreh (38) warga Jaga 1 (satu) Desa Rambunan itu diciduk di Perkebunan Paniki Mapanget.

Awalnya tim buser yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Ikhwan Syukri serta Kanit Buser Aiptu Sonny Sampow,  mengintai keberadaan tersangka yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO), bergerak menuju lokasi penyergapan dan tiba disasaran langsung menangkap buronan itu.

Mengetahui ada aparat polisi tersangka mencoba melarikan diri dari sergapan, tak mau kehilangan buruan tim resmob langsung menindak tegas DPO itu.

Diceritakan tersangka Alvian di Mapolres Tomohon, dirinya tidak menampik kalau akan melarikan diir dari sergapan tim resmob.

“Iya saat dikebun melihat ada yang mencurigakan berniat melarikan diri tapi belum sempat melarikan diri langsung ditindak polisi”, ujar warga Rambunan itu.

Dari pengakuan tersangka juga, “Saat menganiaya korban memakai pisau yang biasa dipakai mengiris seho (pisau tifar) dan peristiwa pada 19 Desember 2016”, kata DPO itu.

Bukan hanya itu kata pelaku,” Usai menganiaya korban melarikan diri keDesa Matabulu Bolmong dan kemudian ke kebun orangtua di Paniki”.urai tersangka.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B.Sirait SIK,SH,Msi melalui Kasat Reskrim AKP Ikhwan Syukri membenarkan penangkapan tersebut.

“Tersangka yang sudah masuk DPO sudah diamankan dan diproses guna dilakukan penyidikan”, singkat Kasat yahg fanmilar dengan insan pers itu.

Diketahui korban penganiayaan saat ini sudah mengalami lumpuh akibat terkena tebasan beberapa kali tersangka ditubuh korban.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, M.Sc. menghadiri sekaligus memberi materi pada kegiatan Sosialisasi Kepatuhan Terhadap Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Bagi Setiap Perusahaan yang Berada di Wilayah Kota Tomohon.Selasa, 30 Oktober 2018,

Sosialisasi yang dilaksanakan di Convention Hall JMS Emas Tomohon ini dihadiri juga oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Eddy Winarko, SH. MH., Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tomohon Jeane Bolang, SH. MH., Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon dr. Deesje Liuw, M.BioMed., Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Minahasa Ibu Andy Enny Tenry Abeng, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kota Tomohon Bapak Ikia Ulumudin, dan peserta dari perwakilan perusahaan yang ada di Kota Tomohon.

Sekretaris Daerah Kota Tomohon mengatakan bahwa guna untuk lebih meningkatkan pemahaman tentang sistem jaminan sosial nasional di kalangan pengusaha dan pekerja di wilayah Kota Tomohon dan dikaitkan dengan masalah-masalah hubungan industrial dewasa ini, maka dipandang perlu diadakan sosialisasi ini agar para pengusaha dapat mengetahui dan memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sistem jaminan sosial ini berfungsi untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat termasuk bagi pekerja/buruh, sehingga dapat memberikan ketenangan dalam bekerja.

Dalam sambutannya Kajari Tomohon juga menjelaskan bahwa kejaksaan dapat memberikan bantuan hukum untuk instansi pemerintah baik itu BUMN maupun BUMD termasuk dalam hal ini BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang meminta bantuan hukum dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan di bidang perdata dan tata usaha negara.

 BPJS Kesehatan cabang Tondano berdasarkan MoU nomor B-182/R.1.15/GS/05/2018 telah memberikan kuasa khusus kepada Kejaksaaan Negeri Tomohon untuk menyelesaikan permasalahan terkait ketidakpatuhan badan usaha di wilayah Tomohon dalam memenuhi kewajibannya sebagai pemberi kerja untuk membayar iuran dan/atau mendaftarkan para pekerjanya.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Konsultasi Laporan Pendahuluan Kegiatan Studi Kebutuhan Daerah Terhadap pembentukan BUMD Perusahaan Daerah Pariwisata Kota Tomohon yang bertempat di Aula Sekretariat Daerah Kota Tomohon

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Walikota Tomohon Ibu Mariam Rau, SH., Kepala Bappelitbangda Kota Tomohon Ir. Ervinz Liuw, M.Si., Kabag Perekonomian Harny Korompis, SE dan narasumber  DR. Ferol Warouw, ST. SH. M.Eng.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Wakil Walikota Tomohon Syerly A. Sompotan yang juga merupakan Ketua PMI Kota Tomohon menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pekan Hari Sumpah Pemuda Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Manado, bertempat di Halaman Kampus FIP Unima, Kaaten Tomohon, 30/10.

Wawali menyampaikan bahwa kiranya momentum ini dapat menjadi roh pengerak para Pemuda dalam hal ini Mahasiswa/Mahasiswi FIP Unima untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa, seperti apa yang disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 tahun 2018 bertema “BANGUN PEMUDA, SATUKAN INDONESIA”. Ada tiga karakter dan kapasitas yang perlu dikapitalisasi setiap generasi muda untuk memenangi “pertarungan” masa depan sekaligus dalam mewujudkan mimpi Indonesia. Pertama, diperlukan generasi muda yang memiliki kualitas integritas yang tinggi, Kedua, kapasitas keahlian dan intelektual yang cukup mumpuni, Ketiga, karakter kepemimpinan yang peduli dan profesional.

Oleh karena itu saya mengajak adik-adik mahasiswa/mahasiswi FIP untuk memperkuat pondasi negeri ini yang dibangun karena sosial, agama, keberbedaan dan keagungan Tuhan yang menganugerahi bumi Indonesia ini. tutup Wawali

Usainya membuka kegiatan Wawali SAS langsung meninjau pelaksanaan Donor Darah di FIP Unima, dan menjadi Juri Kehormatan dalam FIP Idol, Wawali juga secara spontan memberikan reward untuk para juara FIP Idol nantinya.

Tampak hadir PD III FIP Unima DR. Mersty Rindengan, MPd, Ketua Panitia Rommy Mongdong, MPd, Para Dosen dan segenap Mahasiswa/Mahasiswi FIP Unima.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Ir Harold Lolowang MSc menghadiri Evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kota Tomohon bertempat di Aula Rumah Dinas Walikota Tomohon Selasa(30/10/2018).

 Sekretaris Daerah mengatakan, UU no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, dalam pasal 69 dan 70 menyebutkan bahwa setiap kepala daerah wajib menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah(LPPD) tahun anggaran sebelumnya kepada pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Evaluasi LPPD adalah sebagai berikut; Penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah dan otonomi daerah berdasarkan rencana kerja pemerintah daerah(RKPD), Jalannya tataran pengambil kebijakan daerah dan tataran pelaksana kebijakan daerah, Kolaborasi koordinasi dan komitmen pemerintah provinsi dengan pemerintah daerah Kota/Kabupaten, Pelayanan prima kepada masyarakat, Capaian keberhasilan kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan otonomi daerah.

Dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh jajaran pemerintah Kota Tomohon terlebih kepada seluruh Kepala perangkat daerah untuk berperan proaktif dalam menyelenggarakan pemerintahan berdasarkan RKPD, serta serius memberikan respon dalam penyusunan LPPD Kota Tomohon. Saya pun berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang dalam penyusunan LPPD tahun 2017 di tahun anggaran 2018 ini telah memberikan respon yang baik terhadap penyusunan dan pengumpulan data LPPD, serta lebih dari itu, yakni telah melaksanakan program pemerintahan dalam membangun masyarakat Kota Tomohon ke arah yang lebih baik.

Namun, kita janganlah berpuas diri dulu karena pemeringkatan skala Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Tomohon masih pada urutan ketujuh dari 15 Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara dan urutan ketiga untuk Kota. Mudah-mudahan tahun depan, Kota Tomohon boleh mempertahankan bobot nilai sangat tinggi, dan boleh masuk ranking 3 besar. Tampak hadir Asisten Kesejahteraan Rakyat Drs Octavianus DS Mandagi, Narasumber Ferdy Manopo SH MM selaku Pejabat Pengawas Urusan Pemerintah Daerah Inspektorat Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Tomohon Ronald Kalesaran SE, jajaran pemerintah Kota Tomohon dan hadirin undangan.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Bersama seluruh jajaran kepolisian Polda Sulawesi Utara, mulai Selasa (30/10/2018) Polres Tomohon menggelar Operasi Zebra Samrat 2018.

Bertempat di Lapangan Mapolres Tomohon dilaksanakan Apel dipimpin Waka Polres Tomohon Kompol Joice Wowor.

Apel gelar pasukan dihadiri Pemkot Tomohon diwakili Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Tomohon serta jajaran terkait di Pemkot Tomohon.

Operasi Zebra Samrat 2018 sendiri menurut Waka Polres, akan berlangsung mulai hari ini hingga 12 November mendatang.

”Pada pelaksanaan operasi Zebra tahun 2018 kali ini ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, antara lain pengemudi yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat, menggunakan handphone, melawan arus, dibawah umur, berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan, juga pengemudi sepeda motor berbocengan lebih dari satu, menggunakan narkoba/mabuk serta pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI,” tukas Waka Polres.

Turut hadir, Kasat PolPP AKBP Nico Pangemanan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tomohon Steven A Waworuntu SSTP, para perwakilan Dandim 1302 Minahasa, Ketua PN Tondano, Ketua DPRD Kota Tomohon, Kepala UPTB Tomohon, petugas PT Jasa Raharja unit Tomohon, para pejabat utama Polres Tomohon serta para undangan dan peserta apel gelar pasukan.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Upacara pelepasan dan pisah sambut di Mapolres Tomohon, yang dilaksanakan, Senin (29/10/2018).

Disela kesemptan tersebut kusmayadi memberikan sambutan dalam acara pisah sambut,menjadi pengakuan Kusmayadi bahwa  kusmayadi  mengaku belum maksimal saat bertugas di kota Tomohon. “Sejak ditugaskan di kota Bunga ini, 23 mei 2017 lalu, kusmayadi sudah  berusaha memberikan yang terbaik. Tapi ,dengan segala keterbatasan, masih banyak yang belum sempat  diperbuat untuk kota Religius ini,” ungkap Kusmayadi didepan seluruh anggota Polres Tomohon.

Sebagai ucapan terimakasihnya kepada anggota Polres Tomohon yang menurut Kusmayadi, tanpa bekerja bersama dirinya tidak bisa berbuat apa-apa. “Saya minta, apa yang sudah rekan-rekan diberikan kepada saya, supaya diberikan kepada Kapolres yang baru,” harap Kusmayadi yang saat ini menjabat sebagai Wadir Intelkam Polda Gorontalo.

“Saya meminta juga doa restu kepada rekan-rekan, untuk terus mendapatkan perlindungan dari yang Mahakuasa di tempat yang baru,” ucapnya.

Kusmayadi meyakini, bahwa Kapolres yang baru mampu menjadikan situasi di kota ini dalam keadaan yang aman. “Anggota kita ini sangat baik-baik, kadang berbuat kesalahan,” tukasnya.

Sementara, AKBP Raswin B Sirait SIK.SH, berharap supaya dirinya boleh di terima oleh anggota polres Tomohon. “Saya akan melanjutkan kebijakan dan strategi yang sudah dilakukan mantan Kapolres Tomohon,” ujar Sirait.

Sirait yakin bahwa dia tidak bisa bekerja tanpa bantuan anggota polres Tomohon. “Jadi, beliau mengajak kepada seluruh anggota supaya terus berbuat, untuk kota Tomohon,” harapnya.

“Mewakili Polres Tomohon, mengucapkan terimakasih kepada senior saya AKBP Agus Kusmayadi SIK, atas apa yang sudah diperbuat untuk Polres Tomohon,” tukasnya.

Dan usai sambutan tersebut dirangkaikan dengan tradisi  upacara farewell

AKBP Kusmayadi dilepas para anggota dengan menggunakan juga angkutan tradisional Bendi meninggalkan Mapolres.

Dengan rasa terharu yang sangat mendalam  baik mantan Kapolres serta hampir semua yang menyaksikan tradisi farewell ini tak kuasa meneteskan air mata melepas mantan sosok pemimpin yang dikenal ramah dan murah senyum,  menyelimuti perjalanan mantan Kapolres Tomohon  AKBP Agus Kusmayadi SIK, yang hendak meninggalkan halaman Mapolres Tomohon.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak menjadi Inspektur Upacara dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-90 yang mengambil tema "Bangun Pemuda, Satukan Indonesia", bertempat di Stadion Babe Palar Tomohon, Senin 29/10.

Dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi yang di bacakan oleh Walikota menyampaikan bahwa Hari Sumpah Pemuda ke-90 yang mengambil tema "Bangun Pemuda, Satukan Indonesia". Dimana tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan Kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak Mulia, Sehat, Cerdas, Kreatif, Inovatif, Mandiri, Demokratis, Bertanggung Jawab, Berdaya Saing, serta memiliki Jiwa Kepemimpinan, Kewirausahaan, Kepeloporan dan Kebangsaan berdasarkan Pancasila dan UUD 45 dalam kerangka NKRI.

Revolusi mental yang dicanangkan oleh bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo amatlah relevan dalam mewujudkan Pemuda yang maju, ciri pemuda maju adalah pemuda yang berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing, oleh karena itu revolusi mental harus dijadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju, dengan demikian kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat.

Pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial Suku, Agama, Ras dan Kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi masa depan yang lebih baik."ucap eman"

Di akhir sambutan Walikota dengan lantang meneriakan "Wahai Pemuda Indonesia, Dunia Menunggumu, Berjuanglah, Lahirkan Ide-ide, Tekad dan Cita-cita, pengorbananmu tidak sia-sia dalam mengubah Dunia".

Pada kesempatan tersebut Walikota juga menyerahkan Uang Pembinaan kepada Atlet Porprov Minahasa yang berprestasi peraih medali.

Tampak Hadir, Wakil Walikota Tomohon Syerly A. Sompotan, Anggota DPD RI Ir. Stevanus BAN Liow, MAP, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky J.L. Wenur, MAP, Jajaran FKUB Kota Tomohon, Ketua DPD KNPI Kota Tomohon Ladys F. Turang. SE bersama jajaran Pengurus, Tokoh-tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Jajaran Pemerintah Kota Tomohon lainnya.(/Prise)