Pemkot

Pemkot (7)

Tomohon, Sulutnews.com - Kongres Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Tomohon.  yang bertempat di rumah makan Sineleyan Kamis,7 juni 2018.

Dalam kegiatan pembentukan pemilihan  PSSI ini menjadi harapan agar dapat menghasilkan kepengurusan Asosiasi kota PSSI untuk siap mengembangkan persepakbolaan di kota Tomohon. Juga dapat memilih atlit-atlit sepakbola yang diambil dari kota Tomohon yang mampu berprestasi dan bersinar yang dapat menjadi dampak ke tingkat nasional dan internasional.

Sehingga juga dalam pengurusan PSSI ini, akan dibentuk kepemilihan ketua dan wakil ketua PSSI kota Tomohon.

Oleh karena itu, Walikota Tomohonpun  mengucapkan selamat untuk kepengurusan Asosiasi Kota PSSI Tomohon yang akan terpilih nanti. Kiranya kekuatan dan motivasi baru akan lahir seiring dengan komitmen dan karya untuk melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan negara terlebih untuk Kota Tomohon tercinta.

Kongres ini dihadiri oleh yang mewakili Walikota Tomohon Asisten Bidang Perekonomian Sekretaris Daerah Kota Tomohon Max Mentu, SIP. MAP., Sekretaris Umum PSSI Sulawesi Utara Yanto Luasunaung, S.Sos., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tomohon sekaligus Plt. Askot PSSI Tomohon Jusak S. T. Pandeiroth, S.Pd. MM., Sekretaris Umum KONI Tomohon Tonny Salawati, Para Pengurus Klub Sepakbola di Kota Tomohon dan Para pemerhati sepakbola se- Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak mencanangkan tiang pancang pertama pembangunan Sport Hall Tomohon dan Pembangunan/Peningkatan Kawasan Stadion Kota Tomohon, bertempat di Stadiion Babe Palar Walian Tomohon Selasa, (5/6/2018).

Kegiatan pencanangan ini diawali dengan Ibadah Syukur dipimpin oleh Khadim Pdt. Vonny Mandagi-Warouw, STh, dalam rangkaian Ibadah Syukur dilanjutkan dengan Pencanangan Tiang Pancang Pertama Pembangunan Sport Hall Tomohon dan Pembangunan/Peningkatan Kawasan Stadion Kota Tomohon oleh Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak.

Memjadi tujuan pembangunan ini  merupakan satu kesatuan kawasan yang tidak dapat dipisahkan yang menurut fungsi dan manfaatnya adalah untuk meningkatkan SDM di bidang olahraga, yang mengarah dan membentuk manusia menjadi sehat baik jasmani maupun rohani.

Dan dapat juga  meningkatkan fasilitas-fasilitas olahraga yang dapat dilaksanakan lebih terarah sesuai dengan waktu yang di rencanakan dan memenuhi spesifikasi dan standar teknis suatu kawasan stadion olahraga,

Dimana juga terwujudnya suatu perencanaan yang komprehensif baik ditinjau dari aspek arsitektural dan struktural maupun dari sapek ekonomis serta tahapan-tahapan pelaksanaan kegiatan pembangunan dan bisa menterjemahkan secara fisik berdasarkan aturan teknis yang berlaku.

Menjadi harapan juga dalam pembangunan ini dapat berjalan dengan baik, dan kepada penyedia jasa kontsruksi,sehingga dalam menjalankan  pembangunan ini  tetap meperhatikan ketentuan yang berlaku, disamping itu sebagai Pemerintah dan Masyarakat agar berperan aktif dan ikut berpartisipasi dalam peroses pembangunan ini.

Dalam laporan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tomohon Joice C.L. Taroreh, ST.,MSi bahwa dalam rangka mewujudkan salah satu sasaran pembangunan jangka menengah Kota Tomohon yaitu meningkatkan kehandalan sarana dan prasarana pelayanan publik, maka Pemerintah Kota Tomohon sedang giat-giat melaksanakan pembenahan-pembenahan infrastruktur yang menunjang pelayanan publik.

Kota Tomohon belum memiliki bangunan stadion dan gelanggang olahraga (GOR) yang memenuhi standart nasional, maka sehubungan dengan itu Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tomohon akan melaksanakan kegiatan Pembangunan Sport Hall Tomohon dan Pembangunan/Peningkatan Kawasan Stadion yang dibiayai dengan APBD Tahun Anggaran 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Eddy Winarko, SH,.MH bersama Tim Pengawal dan Pengamat Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), Wakapolres Tomohon Kompol Joice Wowor, Danramil Kota Tomohon Kapten Infantri Sulistyo, Pimpinan PT. Marga Dwita Guna dan PT. Cahaya Abadi Lestari sebagai penyedia jasa konstruksi, bersama jajaran Pemerintah Kota Tomohon lainya.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Kembali lagi menjadi  suatu apresiasi bagi Prestasi kota Tomohon dengan adanya  pemberian predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kepada Pemkot Tomohon untuk pengelolaan anggaran tahun 2017, bertempat di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (4/6/2018).

Penyerahan opini WTP ini merupakan yang kelima kalinya diterima oleh Jimmy F. Eman SE.Ak., selama menjabat sebagai Walikota Tomohon, dimulai pada tahun 2013 lalu. Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak dan Wakil Ketua DPRD Youdy Moningka, SIP. menanda tangani berita acara penyerahan LHP dari BPK RI bersama kepala daerah lain di Sulut yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE.

Pada kesempatan itu pula dilanjutkan dengan penyerahan LHP oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Drs. Tangga Muliaman Purba, MM., kepada 15 Kabupaten/Kota se-sulawesi utara.

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak sangat bangga dengan penghargaan  opini tersebut.

“Terlebih ini merupakan WTP yang kelima kali diterima secara berturut-turut setiap tahun oleh Pemkot Tomohon. 

Dari  Hasil laporan ini dalam Pemeriksaan inipun akan dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dan dari hasil pemeriksaan  ini  juga akan segera ditindak lanjuti, diawali dengan rapat koordinasi dan evaluasi. Selanjutnya langkah-langkah nyata secara sistematis akan dilaksanakan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas capaian terutama dalam pengelolaan keuangan daerah.

Disamping itupun Walikota memberikan  apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Tomohon, yang selama ini telah bekerja keras dalam melakukan pengelolaan keuangan yang baik.

Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada BPK RI yang selama ini terus memberikan pendampingan, arahan dan penguatan kepada jajaran Pemkot Tomohon.

Turut hadir mendampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Tomohon, Inspektur Kota Tomohon, Sekretaris DPRD Kota Tomohon, Kepala Bagian Humas dan Protokol.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com – Pemerintah Kota Tomohon mendapat kunjungan benchmarking pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Angkatan XVIII Provinsi Bali, Senin (4/6/18).

Rombongan kegiatan pelatihan kepemimpinan tingkat III angkatan XVIII berjumlah 34 orang, dipimpin oleh I Ketut Sukraneagra S,Sos, M.Si disambut langsung Sekretaris Kota Tomohon Ir.Harold lolowang.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengembangkan kompetensi manajerial dan fungsional Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali, melalui melihat dan mengamati langkah-langkah yang berkaitan dengan kemampuan merancang alternatif pemecahan masalah secara inovatif dari program unggulan sehingga dapat memberikan inspirasi seperti potensi kepariwisataan Kota Tomohon yang digarap secara terpadu, dan peran masing-masing OPD dalam memberikan kontribusi terhadap pengembangan kepariwisataan di Kota Tomohon.

 "Saya berharap agar  peserta memperoleh pemahaman, pendalaman dan inspirasi yang dapat diadopsi atau diadaptasi untuk penguatan dalam menyiapkan RPPnya masing-masing", ujar  Sukranegara.

"Dengan adanya progam tersebut menjadi harapan juga  melalui dengan adanya progam  benchmarking ini dapat mempererat silahturahmi antara Provinsi Bali dan Kota Tomohon, semoga dapat menciptakan serta dapat memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang dan akan memberi dampak positif untuk daerah masing-masing" ucap Lolowang.

Hadir mendampingi Sekot Tomohon Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Tomohon Drs Daniel Pontonuwu, sedangkan narasumber dalam kegiatan adalah Kadis Pariwisata Daerah Kota Tomohon Masna Pijoh, S.Sos bersama Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kota Tomohon Ir. Nova Rompas.

Disela kegiatan dilakukan penyerahan cendera mata dari unsur peserta kepada pihak Pemkot Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Kegiatan dialog  Pemerintah Kota Tomohon dengan Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Sulawesi Utara bertempat di Anugerah Hall Kamis, 31/05/2018.

Walikota Jimmy Eman SE Ak, menghadiri sekaligus memberikan pandangan kepada LLI agar dengan tujuan dimana diselenggarakan dialog Pemkot Tomohon dengan maksud dan tujuan adalah   berkomunikasi dan koordinasi dengan Pemkot Tomohon. Dengan adanya dialog seperti ini juga  dapat mewujudkan pemikiran yang cerdas, inovatif, produktif dan konstruktif pada Lansia.

Ini juga merupakan suatu bentuk keberhasilan pembangunan kesehatan yang ada  di Indonesia yang berdampak juga terjadinya penurunan angka kelahiran, angka kesakitan dan angka kematian serta peningkatan umur harapan hidup saat lahir.

Begitupun juga dengan masalah kesehatan pada lanjut usia yang perlu diperhatikan ialah penyakit lanjut usia, sindorma geriatri, masalah gizi, kesehatan mental, kesehatan gigi dan mulut serta kesehatan reproduksi.

Dengan adanya pelayanan kesehatan yang santun lanjut usia di puskesmas yaitu, pelayan yang baik dan berkualitas, prioritas pelayanan kepada Lansia dan penyediaan sarana yang aman dan mudah di akses, bimbingan pada Lansia secara berkesinambungan, pelayanan pro aktif untuk menjangkau sebanyak mungkin, koordinasi dengan lintas program dengan pendekatan siklus hidup dan kerjasama dengan lintas sektor termasuk organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha dengan asas kemitraan."tutup eman"

Tampak hadir Ketua DPD LLI Provinsi Sulawesi Utara Kolonel Purnawirawan Boyke Kambey bersama dengan pengurus, Ketua Lansia Sinode GMIM Dra Roosje Kalangi MSi, Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Utara Dra. Linda Wantania, Ketua Panitia Drs. Martinus Ering, MM, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold Lolowang, MSc M.Th, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon dan para Lansia se Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Wakil Walikota Tomohon Syerly A.Sompotan yang juga merupakan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tomohon menghadiri dan sekaligus melantik Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMK Negeri 1 Tomohon, Sabtu 30/5.

Harapan dari SAS dalam menyampaikan kepada pihak sekolah khususnya Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tomohon Jutje Worung, S.Pd dan juga guru-guru yang dimana telah menerima pembentukan PMR dalam rangka memajukan peran relawan untuk misi kemanusiaan ini, agar menjadi generasi berkarakter kepalangmerahan yang memiliki kepekaan sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.

"Dan Yang terpenting juga sebagai pengurus, anggota dan kader PMI/PMR adalah sekecil apapun tindakan dan sudah berusaha meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan kita"ujar SAS

Menjadi harapan juga dari SAS agar berperan aktif terhadap program penanggulangan bahaya HIV/AIDS dan penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekolah, karena bukan tidak mungkin belakangan ini praktek penyalagunaan NAPZA telah masuk di daerah kita Sulawesi Utara.

PMR selaku wadah kemanusiaan harus berani menyatakan tolak terhadap penyalagunaan Narkoba.

Kedua, mengajak juga kepada  pengurus dan para kader PMR agar mampu menjadi teladan dan menjadi pelopor di sekolah, di keluarga maupun di lingkungan masyarakat dengan mengedepankan sikap disiplin dalam bersikap dan mau menolong sesamanya".tutup SAS.

Tampak hadir Wakil Ketua PMI Kota Tomohon Rommy Mongdong, M.Pd, Para Pengurus PMI Kota Tomohon, para anggota PMR SMK Negeri 1 Tomohon beserta guru-guru dan siswa-siswi.

Tomohon, Sulutnews.com – Dalam rangka pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat IV Angkatan XII  Pemerintah Kota Tomohon Tahun 2018 Pola kemitraan Badan Diklat Daerah Provinsi Sulawesi, Walikota Tomohon Jimmy Eman, SE, AK., memberikan materi kepada peserta,  rabu (30/05).

Pelatihan dilaksanakan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, mulai 25 Mei 2018 sampai 6 Oktober 2018 yang diikuti 30 Peserta.

Walikota memaparkan visi dan misi Pemkot Tomohon Pemkot Tomohon, dengan visi terwujudnya masyarakat Kota Tomohon yang religius berdaya saing, demokratis, sejahtera, berbudaya dan berwawasan lingkungan menuju Kota wisata dunia. Untuk misi adalah mewujudkan masyarakat berahlak mulia, bermoral, beretika melalui pendidikan yang unggul, mewujudkan daerah yang berdaya saing dan mandiri, mewujudkan Kota Tomohon yang demokratis berdasarkan hukum, mewujudkan Kota Tomohon yang aman, damai dan bersatu dalam keberagaman, mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan, mewujudkan Kota Tomohon sebagai Kota wisata dunia serta mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan.

"Melalui visi dan misi ini juga  sebagai ASN untuk bersama-sama menyukseskan berbagai program yang ada sehingga terwujudnya masyarakat Kota Tomohon yang aman, damai dan sejahtera", ungkap Eman.

Wali Kota pada kesempatan itu didampingi Kaban Diklat Provinsi Sulut Ir J V Senduk bersama Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Tomohon Drs Daniel Pontonuwu.(/PH)