Pemkot

Pemkot (410)

Tomohon,Sulutnews.com - Pemerintah kota Tomohon terima Rombongan  Kunjungan kerja Forum Staf Ahli Kepala Daerah (FORSAKADA) Provinsi Jawa Tengah di Kota Tomohon. Kunker ini diadakan di Rumah Dinas Walikota, Rabu 24 April 2019.

Terkait dengan kunker ini yakni menuntut ilmu dalam mempelajari cara pengelolaan perkebunan dan pertanian, pengelolaan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah,dan hal pengentasan kemiskinan, serta pengelolaan geothermal.Juga menjelaskan tentang profil Kota Tomohon serta hal yang berkaitan dengan Geothermal, pertanian, capaian PAD, produk perdagangan rumah panggung Woloan serta berbagai hal lainnya.

Usainya pertemuan tersebut dalam kesempatan pula  Sekot Ir Harold V Lolowang juga  mempromosikan pula dalam pelaksanaan TIFF 2019 sekaligus mengundang secara langsung Provinsi Jawa Tengah untuk berpartisipasi dan menyaksikan TIFF pada bulan Agustus 2019 yang akan mendatang.

Disela pertemuan tersebut dilakukan pertukaran cendera mata. Hadir mendampingi Sekot, Staf Ahli Walikota Ir Vonny Pontoh MBA bersama Theodorus Paat SIP, serta unsur Perangkat Daerah terkait.

Ikut hadir juga Forum Staf Ahli Gubernur, Bupati/Walikota Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sumatra Selatan.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Menurut informasi yang ada terkait dengan  adanya LKPD tahun anggaran 2018 pada pemerintah kota Tomohon, bahwa dari badan BPK akan melakukan pemeriksaan interim, Senin (1/4/2019).

Maka dari itu dari tim pemeriksaan,Wali Kota Tomohon Jimmy Eman SE Ak mengatakan bahwa ditahun 2018 Kota Tomohon memiliki 34 perangkat daerah. Pada tahun 2019 Kota Tomohon hanya memiliki 33 perangkat daerah minus Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan yang juga penting.

Dan dari Setiap kepala perangkat daerah harus  responsif dan proaktif, jika ada data atau dokumen yang dibutuhkan langsung ditindaklanjuti untuk diserahkan. “Merupakan  Komitmen agar bersama untuk mempertahankan Opini WTP bukan hanya bicara tetapi action, juga  mengharapkan banyak petunjuk dari Tim BPK”,ucap eman.

Melalui adanya informasi dari TIM BPK juga  mengatakan bahwa pada setiap tahunnya ada pemeriksaan yang sesuai protap BPK dengan tim berbeda-beda untuk menilai setiap pemerintah daerah.

Selain itu Tim akan turun ke lapangan, bendahara ketika dipanggil BPK untuk dimintai keterangan wajib hadir dan tak usah takut dan siapapun yang dipanggil BPK harus langsung datang.

BPK juga mengingatkan kembali agar selama pemeriksaan, pejabat yang nantinya tugas luar harus seizin BPK dan bagi bendahara-bendahara penerimaan dan pengeluaran ketika dipanggil untuk pengambilan sampel langsung datang saja menghadap tim dan ini bukan berarti ada penyimpangan. “Tomohon telah meraih WTP lima kali beruntun, jangan sampai terlena dan jangan sampai kejadian yang sama berulang-ulang terjadi di perangkat daerah. Oleh karena itu dari Tim BPK pula berharap agar pemerintah daerah setiap tahun semakin baik.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Apel Korpri Jajaran Pemerintah Kota tomohon berlangsung di lapangan Stadion Babe palar,Senin,18/03/2019.

Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan yang juga sebagai pembina apel  Korpri Jajaran Pemerintah Kota Tomohon,mengatakan bahwa  Korpri adalah salah satu lembaga profesi ASN yang bertujuan untuk memelihara dan memantapkan stabilitas politik dan sosial yang dinamis dalam negara Indonesia,yang dimana pula dalam menghadapi kemajuan teknologi dalam rangka mewujudkan Good Governance dan pelayanan prima.

Dan ditahun ini  akan menghadapi agenda nasional yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan legislatif dan DPD RI, Korpri diharapkan menyukseskan agenda tersebut dan menggunakan hak politik sebagai warga negara."jelas SAS

Pada kesempatan itu pula  menyampaikan kepada seluruh pejabat yang wajib melaporkan Harta Kekayaan Pejabat Negara(LHKPN) untuk segera melaporkan atau mengisi di daftar email yang telah disiapkan, mengingat batas waktu pelaporan sampai bulan maret ini.

Untuk juga diketahui  kepada seluruh peserta apel bahwa pada penerimaan CPNS tahun anggaran 2018 sebanyak 241 formasi telah diserahkan kepada BKN dan sementara diproses untuk penerbitan NIP.

Tampak hadir Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc MTh, jajaran pemerintah Kota Tomohon dan para peserta apel.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com -  Asisten Kesejahtraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs. O.D.S Mandagi buka Kejuaraan Bulutangkis Beregu antar Kecamatan dan Kelompok Umur se-Kota Tomohon, bertempat di Lapangan Bulutangkis Sprint Manguni Woloan, Senin (18/03/19).

Pada pembukaan kejuaraaan bulutangkis tersebut  Asisten I mengatakan bahwa lewat kesempatan ini, selaku Pemerintah Kota Tomohon kami menyampaikan bahwa pemerintah akan senantiasa memberikan dukungan bagi pihak-pihak yang memiliki tekad untuk mengembangkan olahraga di Kota Tomohon. karena menurut kami ada 3 hal atau 3 tahapan yang harus kita pahami dari olahraga itu sendiri.

Pertama, Olahraga Masyarakat : Hal ini mengandung pengertian bahwa dalam mengembangkan suatu cabang olahraga, haruslah dimulai dari masyarakat, yaitu bagaimana kita memasyarakatkan olahraga, dengan kata lain, kita jadikan suatu cabang olahraga itu dikenal, diminat bahkan menjadi kegemaran dari masyarakat itu sendiri. Dengan demikian akan mempermudah kita dalam mencari dukungan baik daya maupun dana dari masyarakat untuk mengembangkan suatu cabang olahraga, tahapan inilah yang sementara kami bangun dan kembangkan saat ini demi perkembangan dunia olahraga di Kota Tomohon dimasa yang akan datang. Sehingga kehadiran kami selaku pemerintah saat ini adalah merupakan suatu wujud kepedulian kami untuk memberikan dukungan terhadap upaya-upaya memasyarakatkan olahraga yang merupakan bagian dari tekad dan komitmen kami untuk kemajuan olahraga di Kota Tomohon.

Kedua, Olahraga Prestasi : Hal ini mengandung arti bahwa setelah olahraga itu dikenal dan diminati oleh masyarakat, maka sekarang bagaimana kita akan mengolahragakan masyarakat, olahraga tidak akan berkembang apabila hanya sebatas dikenal tanpa ada pelakunya atau orang yang melakukan olahraga tersebut sehingga bagaimana cara kita membuat agar masyarakat itu menjadikan olahraga sebagai suatu hal yang harus dilakukan, menjadikan olahraga itu sebagai bagian dari kebutuhan hidupnya, dan menjadikan olahraga itu sebagai tempat mengembangkan talenta untuk kemudian berprestasi dalam olahraga tersebut.

Dengan dilaksanakannya kejuaraan ini, membantu kita dalam menyaring bibit-bibit olahragawan bulutangkis baru, untuk kita latih dan kembangkan menjadi pemain-pemain bulutangkis yang berkualitas yang akan menjadi aset SDM kita di bidang olahraga.

Kejuaraan ini, selain sebagai wahana untuk menyiapkan bibit-bibit pemain bulutangkis, saya mengharapkan pula dapat dijadikan sebagai ajang untuk lebih memantapkan kemampuan pemain dalam mengukur tingkat kemampuan yang dimiliki, dalam rangka mempersiapkan atlet-atlet yang matang dan tangguh.

Ketiga, Olahraga Profesional : Yaitu suatu hal atau tahapan dimana olahraga itu telah menjadi suatu profesi atau pekerjaan, dengan kata lain, olahraga bukan lagi sekedar hobby atau prestasi, tapi kita dapat memperoleh kehidupan yang layak dari olahraga tersebut, sehingga menjadi suatu harapan kami pemerintah, kiranya olahraga bulutangkis dapat menjadi olahraga profesional bagi masyarakat Kota Tomohon.

Tampak hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Tomohon Drs. Ventje Karundeng, General Manager PGE Area LHD Ir. Salvius Patangke, serta para Camat dan Lurah se-Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Gelar Kejuaraan Karate Open Tournament 'Kajati Cup' Sulawesi Utara Tahun 2019.dilaksanakan pengukuhan panitia yang diadakan di Aula Kejati Sulut, Senin(18/3/19)

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pembinaan karate disetiap perguruan, serta membangun mental dan karakter yang tangguh di Provinsi Sulawesi Utara. Marilah kita bergandengan tangan untuk menyukseskan kegiatan ini.

Selamat bertugas, berkarya, semoga semua pemberian kita untuk suksesnya acara ini, semua berkenan kepadaNya, dan kepada kita dilimpahkan berkat dariNya, ucap Ketua umum Gojukai Komda Sulut M Roskanedi SH, yang juga sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut.

Kegiatan ini akan berlangsung pada 5-7 April 2019 di Gedung Olahraga Babe Palar Kota Tomohon.

Sekdakot Ir Harold Lolowang MSc,sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan yang akan berlangsung nantinya,

Disamping itupun Walikota Tomohon mengatakan siap menyukseskan kegiatan ini, dengan adanya kegiatan ini tentu akan menambah nilai tersendiri untuk Kota Tomohon dalam berbagai hal.

Marilah kita sebagai masyarakat Kota Tomohon secara umum untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan kegiatan ini.

Dalam kesempatan pula tersebut Ketua Umum Panitia Sanny Perengkuan SE MAP :

Dengan kerjasama yang baik dari kita sebagi panitia tentu akan membuat suksesnya kegiatan ini, sehingga komisariat Sulut dapat menjadi panutan dan contoh dari daerah lain.

Usainya pelantikan, kesempatan itu ditempat yang sama langsung dilaksanakan rapat panitia yang dipimpin langsung ketua panitia.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE AK menghadiri dan membuka secara resmi Sosialisasi Tatacara pemberian Hibah, Bantuan Sosial dan Santunan Dana Duka Tahun Anggaran 2019, Kamis 14/03/19 bertempat di Aula Rumah Dinas Walikota Tomohon.

Sambutan Walikota mengatakan bahwa  Permendagri No 13 tahun 2018 adalah mengatasi permasalahan pelaksanaan pemberian hibah, bansos dan santunan dana duka yang bersumber dari APBD, antara lain berisi pertama, penegasan persyaratan pemberian hibah antara lain:

  1. Bersifat nirlaba, sukarela dan sosial
  2. Memiliki kepengurusan yang jelas di daerah yang bersangkutan
  3. Berkedudukan dalam wilayah administrasi pemerintah daerah yang bersangkutan, dalam hal ini berkedudukan di Kota Tomohon
  4. Telah terdaftar pada kementerian yang membidangi urusan hukum dan hak asasi manusia

Kedua, pengaturan kembali nama dan besaran pemberian Hibah dan bansos kepada masing-masing penerima yang dicantumkan dalam lampiran tersendiri dalam Perkada (Peraturan Kepla Daerah) tentang penjabaran APBD.

Sebagai penjelsan yang ada untuk diketahui yakni Hibah adalah pemberian uang/barang atau jasa dari pemerintah daerah kepada pemerintah atau pemerintah daerah lainnya, perusahaan daerah, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus menerus, yang bertujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah

Bansos adalah pemberian bantuan berupa uang/barang kepada individu, keluarga, kelompok dan atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial.

Santunan dana duka adalah untuk membantu biaya pemakaman atau kremasi. Pemerintah Kota Tomohon akan memberikan santunan duka sejumlah Rp 1.000.000 setiap penduduk yang meninggal dunia.

Tampak hadir Ketua FKUB Kota Tomohon Pdt Vonny Roring MTh, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi, para tokoh Agama, para tokoh masyarakat serta para hadirin undangan.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Asisten Umum Ir. Corry Caroles menerima kunjungan Kerja Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo di ruang rapat lantai III Sekretariat Daerah Kota, Tomohon (14/3/19).

Tujuan kedatangan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus melihat sejauh mana pendokumentasian arsip serta lainnya di Pemkot Tomohon, karena Pemkot Tomohon sudah dikenal baik dalam hal pengarsipannya, dan semoga Kabupaten Boalemo dapat mengikuti jejak tersebut.

Disamping itu pula Memiliki JRA bagi pemerintah lebih khusus di Kota Tomohon adalah sebuah kewajiban, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Berdasarkan hal tersebut, maka pemerintah Kota Tomohon sedang mengupayakan ditetapkannya Jadwal Retensi Arsip (JRA) bagi seluruh SKPD di Kota Tomohon untuk mentaati peraturan hukum yang ada.       

Dan Program/ kegiatan dibidang kearsipan terlebih kewajiban penyusunan JRA PAD tiap SKPD dibawah bimbingan Dinas Teknis Kearsipan,Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Tomohon.

Semoga kunjungan ke Kota Tomohon dapat memberikan dampak positif dan lebih terjalinnya hubungan baik antara Pemkot Tomohon dan Kab. Boalemo.

Dalam kegiatan ini diakhiri penyerahan cinderamata antara Pemkot Tomohon dan Pemkab. Boalemo.

Rombongan ini hadir pula Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Kab. Boalemo Dra. Monru Mopangga serta para Kepala Dinas Kab. Boalemo,Dari Pemkot Tomohon hadir juga jajaran  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Kegiatan penandatanganan perjanjian kinerja antara pejabat eselon tiga dan empat didalamnya para Kepala Bagian dan Kasubag (Kepala Sub Bagian) Jajaran Sekretariat Daerah Kota Tomohon, dilaksanakan di Wale MC Rururkan Tomohon Timur, Jumat (15/3/19).

Penandatangan disaksikan langsung Sekretaris Kota Ir Harold Lolowang MSc, Ir Vonny Pontoh sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Administrasi dan SDM, Asisten Perekonomian Ir Djoike Karouw MSi, bersama Asisten Umum Setda Kota Tomohon Ir Corry Caroles.

Sekdakot Ir Harold Lolowang MSc, mengatakan bahwa dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel.

Menjelaskan penandatanganan pihak pertama yakni para Kasubag, berjanji akan mewujudkan target kinerja, sedangkan pihak kedua yang adalah Kepala Bagian akan memberikan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap akuntabilitas kinerja terhadap capaian kinerja.

Dan dalam mewujudkan target  kinerja seperti ini  tentunya harus tetap bekerja keras, cerdas, tepat dan berkerja tuntas.

Kegitan ini diahadiri oleh  Sekdakot Ir Harold Lolowang MSc, Ir Vonny Pontoh sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Administrasi dan SDM, Asisten Perekonomian Ir Djoike Karouw MSi, bersama Asisten Umum Setda Kota Tomohon Ir Corry Caroles.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Mempringati Hut ke-45 di Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Tomohon,di gelar Jalan Sehat,start di Menara Alfa Omega Kota Tomohon, Jumat (15/04/19).

Walikota Tomohon Jimmy F. Eman SE.Ak  sebelum melepas para peserta Jalan Sehat dan menyampaikan atas nama pemerintah Kota Tomohon mengucapkan selamat hari ulang tahun ke-45 kepada Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) saya berharap kepada PPNI terlebih khusus PPNI Kota Tomohon untuk tetap eksis menjadi organisasi besar yang dicintai anggotanya serta disegani oleh profesi yang lain namun tetap memperhatikan fokus utama yaitu untuk melindungi masyarakat lewat pemberian pelayanan terbaik dalam hal kesehatan.

Untuk diketahui pembangunan Kesehatan ini merupakan bagian integral dari Pembagunan Nasional yang dilaksanakan secara berkesinambungan dan terus menerus, keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh banyak aspek yang salah satunya adalah dari pelaksana pemberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain itupula Salah satu dari program pemerintah yang tak kalah pentingnya adalah pembangunan kesehatan, dimana di setiap kelurahan, selain ada bidan desa, juga ditempatkan perawat pembina sehingga fungsinya lebih luas dalam pelayanan kesehatan masyarakat dan keluarga sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) yang sementara digalakkan oleh Kementerian Kesehatan RI dan sebagai implementasi dari Nawacita Presiden RI Joko Widodo.

Selaku pemerintah, saya merasa bangga dengan keberadaan PPNI di Kota Tomohon, dalam membangun komitmen dengan pihak pemerintah untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat. dengan lahirnnya undang-undang keperawatan, maka PPNI harus bangkit, berkarya dan bekerja keras untuk memajukan organisasi profesi ini"tutup walikota"

Kegiatan ini dhadiri Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, MSc, Asisten Kesejahtraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs. O.D.S Mandagi, Asisten Umum Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Corry Caroles, Inspektur Kota Tomohon Max M. Mentu, SIP, MAP beserta jajaran Pemerintah Kota Tomohon lainnya, Ketua DPD PPNI Kota Tomohon Ners Evert Lontaan, S.Kep, M.Kes beserta para pengurus DPD dan DPK PPNI di Rumah Sakit, Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan Pendidikan Keperawatan di Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Tomohon melaksanakan kegiatan pengembangan perencanaan perekonomian masyarakat, bertempat di Balai Benih Pertanian, Kamis (14/3/2019).

Dalam sambutan pembukaan Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak mengatakan bahwa pengembangan perencanaan perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil sangat luas dan salah satunya melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Oleh karena itu dengan terbentuknya kegiatan ini  perlu adanya untuk memahami beberapa peran strategis UMKM dalam perekonomian Indonesia dan cara untuk mengembangkannya,karena sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor, sebagai penyedia lapangan kerja yang terbesar, pencipta pasar baru dan sumber inovasi” ujar Eman.

Melalui pengembangan UMKM dapat meningkatkan stabilitas ekonomi makro, karena menggunakan bahan baku lokal dan memiliki potensi eksport, sehingga akan membantu menstabilkan kurs rupiah dan tingkat inflasi, menggerakkan sektor riil, karena UMKM umumnya memiliki keterkaitan industry yang cukup tinggi, mampu menyerap 99,45% tenaga kerja di Indonesia dan meningkatkan pendapatan domestik usaha mikro dan kecil yang diharapkan akan meningkatkan pendapatan per kapita dari kelompok mayoritas penduduk terbawah sekaligus meningkatkan pemerataan pendapatan masyarakat, sehingga dapat menurunkan tingkat kemiskinan” harap Walikota."

Dalam kegiatan ini pula  merupakan wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat dalam menyanggah ekonomi rakyat kecil dan mampu memberikan dampak secara langsung terhadap perbaikan perekonomian di tingkat masyarakat bawah” tutup Walikota.

Disamping itu sebagai penyampaian dari Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Tomohon Vonnie Montolalu SPd dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk tersedianya rumusan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat kecil yang kurang mampu dan pelaku usaha mikro juga agar terciptanya stabilitas perekonomian masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro dalam pemenuhan kebutuhan serta peningkatan ekonomi keluarga.

Turut hadir, sebagai narasumber Otoritas Jasa Keuangan Sulut, Gorontalo, Maluku Utara Mouren Monigir, PT. Bursa Efek Indonesia Manado Mario Iroth, MNC Sekuritas Yansen Sumual SE, Asisten Perekonomian Sekda Kota Tomohon Ir Djoike Karouw MSi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tomohon Jane Mendur SE, unsur dinas koperasi, usaha kecil dan menengah Kota Tomohon, para lurah se-Kota Tomohon dan anggota masyarakat serta pelaku usaha mikro.(/Prise)