Pemkot

Pemkot (305)

Tomohon,Sulutnews com-Kota Tomohon masuk dalam sepuluh besar sebagai Kota paling toleran berdasarkan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2018 yang diumumkan oleh SETARA Institute.

Tomohon dinilai sebagai salah satu Kota yang berhasil mempraktekkan toleransi paling baik, dengan perolehan skor 5,833 dan untuk penilaian IKT dilakukan SETARA  terhadap 94 Kota yang ada di Indonesia.

Penganugerahan “Kota Toleran 2018" digelar di Hotel Ashley Jakarta Pusat, pada Jumat 7/12 pekan lalu, untuk Kota Tomohon penghargaannya diterima Sekretaris Kota Ir Harold Lolowang MSc didampingi Kaban Kesbangpol Theodorus Paat SIP bersama Ketua dan Sekretaris FKUB Kota Tomohon Pdt Fonny Roring STh dan Pdt Jein Aray-Mangundap STh, yang diserahkan langsung Mendagri Tjahjo Kumolo.

Ketua SETARA Institute Hendardi menjelaskan tujuan penetapan indeks ini antara lain untuk mempromosikan kota-kota yang dianggap berhasil membangun dan mengembangkan toleransi di wilayahnya masing-masing. Dijelaskannya pula pihaknya memberlakukan empat kriteria agar sebuah kota layak dianggap toleran yakni pemerintah kota memiliki regulasi yang kondusif bagi praktek dan promosi toleransi, pernyataan dan tindakan aparatur pemerintah kota tersebut kondusif, tingkat peristiwa dan pelanggaran kebebasan keberagamaan rendah atau tidak ada sama sekali dan upaya dalam tata kelola keberagaman identitas keagamaan warganya dapat dinilai baik.

Kesempatan itu Mendagri mengapresiasi penyerahan Penghargaan Indeks Kota Toleran 2018 yang diselenggarakan oleh SETARA Institute,

"Ini sesuatu hal yang menarik bahwa mengingatkan kepada kita, Indonesia adalah negara yang majemuk. Kita merdeka karena adanya berbagai agama, suku, golongan, bahasa, etnis, budaya menjadi satu Bhinneka Tunggal Ika," tutur Tjahjo.

Terpisah, Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak bersama Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan bersama jajaran Pemkot, bersyukur atas penganugerahan terhadap Kota Tomohon sebagai salah satu Kota paling toleran di Indonesia.

"Capaian ini tentu oleh karena adanya kerukunan serta hidup toleran yang telah terbina selama ini, baik ditengah keberagaman agama, maupun ditengah masyarakat Tomohon pada umumnya", ucap Eman sambil berharap kerukunan antar umat beragama dan masyarakat, serta hidup bertoleransi di Kota Tomohon yang juga Kota religius ini tetap terus dibina dan dipertahankan, sehingga terwujudnya masyarakat yang aman, damai dan sejahtera.

Berikut daftar dan peringkat skor 10 Kota paling toleran :

  1. Singkawang (6.513)
  2. Salatiga (6.477)
  3. Pematang Siantar (6.477)
  4. Manado (6.030)
  5. Ambon (5.960)
  6. Bekasi (5.890)
  7. Kupang (5.857)
  8. Tomohon (5.833)
  9. Binjai (5.830
  10. Surabaya (5.823)

(Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Staf Ahli Walikota Bidang Administrasi dan Sumber Daya Manusia Mariam Rau SH MH Menghadiri Fasilitasi Penataan Perangkat Daerah Di Lingkungan Pemerintah Kota Tomohon bertempat di Aula Megfra, Kamis(06/12/2018)

Staf Ahli mengatakan, Kota Tomohon telah memiliki Perda no 6 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kota Tomohon yang dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia no 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah pemerintah Kota Tomohon dalam pembentukan perangkat daerah sesuai dengan prinsip desain organisasi didasarkan pada asas efesiensi, efektivitas, pembagian habis tugas, rentang kendali, tata kerja yang jelas, fleksibilitas, urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, serta intensitas urusan pemerintahan dan potensi daerah.

Sebagaimana di atur dalam Permendagri No 99 tahun 2018 maka dalam pandangan yang sama kami Pemerintah Kota Tomohon berupaya, dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efesien, maka kami telah mengajukan perubahan Perda no 6 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah sekaligus penyesuaian nomenklatur bagi Badan Keuangan Daerah dan Badan Kepegawaian dan Pelatihan Daerah sebagaimana di atur dalam Permendagri no 5 tahun 2017.

Sebagai pemerintah kami juga perlu menyikapi berbagai perubahan-perubahan atas aturan/ketentuan manapun regulasia lainnya, apalagi yang sifatnya nasional dan mengikat maka pada saat ini perlu untuk disampaikan hal-hal yang ada kaitannya dengan perubahan atau dikeluarkan peraturan-peraturan yang baru menyangkut penataan perangkat daerah.

Saya juga mengajak para peserta fasilitasi penataan perangkat daerah, untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan terhadap masyarakat.

Tampak hadir Kepala Biro Organisasi Provinsi Sulawesi Utara Ibu Gledy Kawatu SH MSi, Kepala Bagian Organisasi dan SDM Pemkot Tomohon Ir Martine Mamesah MSi serta para peserta dari perwakilan perangkat daerah.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com-Pemerintah Kota Tomohon terus mematangkan kegiatan Tomohon Evening Christmas Parade yang rencananya akan dilaksanakan pada 12 Desember 2018 nanti.

Rabu (5/12/18) di ruang rapat Sekot, Asisten Perekonomian Setda Kota Tomohon Max Mentu SIP MAP memimpin rapat bersama unsur SKPD, para Camat, Lurah bersama unsur terkait dalam pelaksanaan kegiatan Tomohon Evening Christmas Parade yang merupakan progran kegiatan perdana di Kota Tomohon.

Untuk diketahui kegiatan yang bertemakan 'Sparkling Christmas' akan melibatkan unsur masyarakat kelurahan, Perangkat Daerah, BUMN/BUMD, perusahan swasta, sekolah, organisasi keagamaan dan masyarakat umum, didalamnya ada iringan kendaraan hias bernuansa natal baik roda empat maupun roda dua, kendaraan tradisional, serta pejalan kaki.

Mentu mewakili Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak berharap kegiatan yang keikutsertaannya terbuka untuk umum ini akan berlangsung sukses. "Suksesnya kegiatan ini tentu adanya dukungan dari seluruh komponen masyarakat, mari kita sukseskan kegiatan", pintanya.

Diimbaunya pula, jelang perayaan Natal dan Tahun baru, sebagai masyarakat Kota Tomohon untuk terus menjaga keamanan, menciptakan suasana kondusif didalamnya juga terus membina kerukunan antar umat beragama.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - komisi I DPRD Kota Tomohon melaksanakan rapat bersama Badan Pertanahan Kota Tomohon.Senin (3/11/ 2018).

Rapat ini terkait tentang Realisasi Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) 2017 dan Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) 2018.

Rapat dipimpin oleh ketua komisi I Katherina Poii, Spi didampingi Michael Lala, Djemmy Sundah dan James Kojongian.

Dari badan pertanahan kota tomohon hadir kepala seksi hubungan hukum Ronni Rumate bersama jajaran. (/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. H.V. Lolowang, M.Sc mewakili Walikota  menghadiri Perayaan Menyambut Natal dan Syukur HUT ke- 19 Dharma Wanita Persatuan Kota Tomohon yang di selenggarakan di Gedung Gereja GMIM Eben Haezer Kakaskasen, (4/11/18).

Walikota Tomohon, Sekretaris Daerah atas nama pemerintah, keluarga dan pribadi mengucapkan selamat menyongsong Natal 25 Desember 2018 dan selamat HUT ke 19 Dharma Wanita Persatuan Kota Tomohon.

Sekot mengatakan, bahwa dalam mewujudkan sukacita dan kegembiraan Natal ini, diperlukan kesungguhan dan upaya yang konstruktif dari kita selaku orang percaya, sehingga refleksi terang Natal akan terpancar dalam kehidupan keseharian ditengah-tengah keluarga, jemaat, masyarakat bahkan bangsa dan Negara.

“Mari kita sekalian untuk memaknai perayaan Natal ini dengan lebih menekankan lepada kesiapan batin dan kesiapan rohani kita.” Ajak Sekot.

“Saya juga memberikan apresiasi kepada dharma wanita persatuan kota tomohon yang selama ini telah menunjukan peran yang baik, simana dharma wanita persatuan merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam melaksanakan setiap program pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat serta proses pembangunan di kota tomohon.” Tambahnya.

Selaku Khadim dalam ibadah ini Ketua BPMJ GMIM Eben Haezar Kakaskasen Pdt. Fitje Kaunang-Macawalang, S.Th, Kapolres Tomhoon AKBP. Raswin Bachtiar Sirait, SIK,SH,M.Si beserta Istri, Ketua DWP Kota Tomohon Ibu Wilhelmina Lolowang – Mintje, M.Pd, para Asisten Setda Kota Tomohon, kepala SKPD, para Kabag, para pengurus DWP kota Tomohon serta seluruh anggota DWP DWP Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak yang diwakili oleh Asisten Kesejahtraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs. O.D.S Mandagi membuka sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan Pelatihan Budidaya Bawang Putih yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon, bertempat di Puncak Temboan, Selasa 04/12.

Asisten I menjelaskan bahwa pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan optimalisasi pemanfaatan potensi lahan Kota Tomohon sebagai penghasil produk hortikultura.

Kota Tomohon dengan luas wilayah 147,21 km2, dimana 2.012 Ha diantaranya merupakan lahan potensi pengembangan hortikultura. beragam produk hortikultura dapat dikembangkan di Kota Tomohon.

Selain agroklimat yang mendukung, Kota Tomohon juga memiliki Sub Terminal Agribisnis (STA) yang memudahkan petani yang ada di Kota Tomohon untuk memasarkan hasil produksinya sampai ke luar Provinsi Sulawesi Utara.

Kita ketahui bersama gejolak harga beberapa komoditi hortikultura seperti cabe, tomat, bawang merah dan bawang putih telah memicu terjadinya inflasi baik nasional maupun regional.

Dalam rangka penumbuhan pengembangan agribisnis tersebut, banyak kendala/tantangan yang harus kita hadapi antara lain: masalah kelembagaan petani yang sampai saat ini masih lemah, masalah produksi dan produktivitas yang rendah, belum optimalnya penggunaan teknologi tepat guna, masalah pemasaran dan sebagainya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut telah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah diantaranya yaitu kegiatan yang dilaksanakan saat ini. salah satu tugas aparat pembina adalah mengawal serta membimbing para pelaku usaha baik dari segi teknis pengolahan maupun manajemen kelembagaan serta akses pemasarannya keberhasilan kegiatan pelatihan ini tidak hanya ditentukan oleh tingkat kemampuan narasumber yang ada, tetapi juga dipengaruhi oleh tingkat keaktifan saudara-saudara sebagai peserta pelatihan. saya mengharapkan agar saudara sekalian dapat mengikutinya sampai selesai.

Tampak hadir Kepala BPP Tomohon Bapak Max Runtu serta Kelompok Petani Bawang Putih.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Sekretaris Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc menutup secara resmi kegiatan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja kejuruan mengemudi mobil tahun 2018 yang dilaksanakan di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tomohon, Selasa (4/12/18).

Sekretaris Kota sebelum menutup kegiatan mengungkapkan masalah ketenagakerjaan dari waktu ke waktu diperkirakan masih akan tetap diwarnai dengan tingkat pertumbuhan angkatan kerja yang tinggi serta terbatasnya kesempatan kerja yang tersedia, dan kondisi ini tentu disebabkan oleh faktor ekonomi dan sosial budaya.

"Salah satu upaya mengatasai permasalahan tersebut, Pemkot Tomohon lewat Dinas Tenaga Kerja telah melaksanakan program pemberdayaan pengangguran yang diimplementasikan dengan kegiatan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja kejuruan mengemudi mobil", terang Lolowang.

"Lewat kegiatan ini kiranya akan dapat menunjang perluasan lapangan kerja, dan kami berharap kepada seluruh peserta, dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh untuk membuka lapangan kerja, baik mandiri maupun bekerja pada dunia usaha", tutup Lolowang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tomohon Jeane Bolang SH MH menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi pelatihan mengemudi bagi para pencari kerja, untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja, serta untuk meningkatkan kompetensi bagi pencari kerja.

"Kegiatan ini dilaksanakan mulai pada 7 s/d 17 November 2018 dan bekerja sama dengan unsur Polres Tomohon dan pihak Sekolah Mengemudi", ujar Bolang.

Kesempatan itu dilakukan penyerahan secara simbolis Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Sertifikat mengemudi kepada perwakilan peserta.

Hadir sebagai peserta, para pencari kerja yang berasal dari lima kecamatan se Kota Tomohon yang berjumlah 30 orang, hadir juga unsur Polres Tomohon bersama pimpinan Sekolah Mengemudi 'Anugerah'.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak serta segenap jajaran Pemerintah Kota Tomohon turut Berdukacita atas meninggalnya Suster Maria Suoth, OCD pada hari Minggu (02/12/2018), yang tutup usia 92 tahun 11 bulan, Suter Maria merupakan suster dari Biara Karmel OCD Kakaskasen.

Misa pemakaman akan dilaksanakan pada hari Selasa(04/12/2018), dan akan dipimpin oleh Uskup Emeritus Manado Yang Mulia Mgr. Joseph Theodorus Suwatan, MSC.

Saya berserta Keluarga, pemerintah Kota Tomohon dan Masyarakat sangat merasa kehilangan, beberapa saat yang lalu di momentum hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kota Tomohon, saya mengunjungi Biara Karmel St. Theresia Kakaskasen, Minggu (28/1/18)."ucap eman"

Kunjungan tersebut untuk mensyukuri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-92 Suster Maria Suoth, OCD yang adalah suster tertua di Biara tersebut.(/Prise)

Texas, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak menghadiri acara Indonesian Festival yang digelar pada (1 dan 2 desember 2018) di Jones Plasa dan di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Houston Texas Amerika Serikat, Senin(3/12/2018).

Kepala Perwakilan RI Konsul Jenderal Dr Nana Yuliana menjelaskan Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempromosikan Indonesia, baik dari segi potensi ekonomi dengan produk-produk unggulan, seni budaya, kuliner maupun pariwisata.

Festival ini dikemas dalam bentuk bazaar produk-produk Indonesia, kuliner Nusantara, peragaan busana dan promisi pariwisata serta diramaikan dengan pertunjukan tari dan musik tradisional nusantara untuk diperkenalkan kepada warga Texas khususnya Greater Houston. Festival tahunan ini diselenggarakan secara rutin sejak tahun 2015 dan dihadiri sekitar 2500 - 3000 pengunjung setiap tahunnya.

Untuk diketahui Indonesian Festival 2018 diselenggarakan oleh KJRI Houston bekerjasama dengan Indonesian-American Chamber of Commerce Southeastern Central USA (IACC-SCU).

Walikota JFE kesempatan itu mempromosikan berbagai potensi di Kota Tomohon didalamnya seni dan budaya, berbagai produk unggulan, dan kepariwisataan di Kota Tomohon, didalamnya Tomohon International Flower Festival (TIFF).

"Melalui kegiatan ini kami berharap Kota Tomohon akan lebih dikenal, apalagai Houston sebagai Kota terbesar ke empat di Amerika Serikat yang merupakan rumah bagi ribuan perusahan kelas dunia dan tentunya akan berpotensi sebagai salah satu pintu bagi promosi Kota Tomohon untuk dunia", ujar Eman.

Hadir juga dalam acara tersebut Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Wenur didampingi Wakil Ketua Caroll Senduk SH bersama Sekretaris DPRD Fransiskus Ferdinand Lantang SSTP.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan kegiatan Sosialisasi/Dialog Peran Tokoh-Tokoh Agama Menghadapi Perayaan Keagamaan, Juga Menyikapi Pemilihan Umum Tahun 2019, di Aula Naga Mas Kelurahan Kamasi Tomohon Tengah, senin (3/12/18).

Sekretaris Kota Ir Harold Lolowang MSc saat membuka kegiatan mengatakan aspek pelaksanaan kegiatan ini memegang peran penting dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa yang tercermin dalam pikiran, sikap dan perilaku masyarakat dalam mengantisipasi berbagai dampak yang timbul sebagai akibat pesatnya arus globalisasi.

"Kegiatan ini pun adalah bagian tugas dan fungsi bidang ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan organisasi kemasyarakatan, sehingga melalui sosialisasi ini diharapkan dapat memperoleh solusi secara tepat tentang permasalahan-permasalahan yang berkembang dalam masyarakat", ujar Lolowang.

Kegiatan ini sangat penting dalam rangka menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama serta memelihara stabilitas Kota Tomohon yang aman, tentram, tertib dan damai, juga keharmonisan dalam upaya terciptanya situasi dan kondisi yang mendukung kelancaran roda Pemerintahan, pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan di Kota Tomohon yang kita sama-sama cintai dan banggakan.

Sebelumnya Kaban Kesbangpol Kota Tomohon Theodorus Paat SIP menjelaskan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini adalah agar terpelihanranya stabilitas keamanan, ketertiban dalam masyarakat berdasarkan peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006, kaitannya pemeliharaan kerukunan umat beragama.

Narasumber dalam kegiatan, unsur Pemkot Tomohon, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pemprov, serta unsur TNI. Hadir sebagai peserta jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tomohon bersama para tokoh dan pemuka agama di Kota Tomohon.(/Prise)