Pemkot

Pemkot (375)

Tomohon, Sulutnews.com - Taman kabasaran menjadi pusat perahatian pengunjung masyarakat umum terlebih seperti  yang di katakan oleh walikota Tomohon Senin (11/02/2019), Taman kabasaran ini  menjadi lokasi  untuk masyarakat umum 1x24 jam.

Dengan berbagai fasilitas yang ada yang di bangun untuk kesejahteraan masyarakat sehingga bisa untuk berekreasi, berolah raga, pesta nikah, taman sumber inovasi improvisasi dalam menciptakan inovasi, spot foto dan selfie serta tempat bermain anak-anak. Dan dilengkapi pula dengan free wi-fi.

Untuk penggunaan taman ini silahkan di Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon.

Seperti juga yang dikatakan kepala Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang Kita Tomohon Joice C.L.Taroreh, ST, MSi.

 Taman kabasaran memiliki luas 5.681,25 m² (0.568 ha) yang terdiri dari :

  • Bangunan kios luas ± 116 m² di sisi Utara terdiri dari Ruang Kios,dilengkapi Toilet, kloset duduk, kloset jongkok, urinoir, washtafel, hand dryer & tempat tissue;
  • Bangunan toilet di sebelah Selatan luas ± 95 m² terdiri dari toilet laki-laki dan perempuan yang dibuat terpisah, dilengkapi kloset duduk dan kloset jongkok untuk masing-masing ruangan, urinoir, washtafel, hand dryer, tempat tissue.
  • Plaza Taman Wedding dan Kolam  di bagian tengah dengan luas  ± 542 m²  dilengkapi lampu hias taman, air mancur, ring pipa (simbol cincin).
  • Landscape pedestrian panjang 345 m,lapangan, playground, bundaran, ruang duduk (luas ± 425 m²), terowongan bunga 2 unit, taman-taman bunga dengan berbagai jenis bunga lokal Kota Tomohon, dilengkapi lampu-lampu taman berbagai jenis dan ukuran untuk memperindah taman terutama di malam hari.

(Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Badan Pengelolah Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon menggelar Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran bagi Lurah dan Operator Kelurahan dalam mengoptimalisasi sistem informasi e-budgeting yang dilaksanakan di Hotel Sutan Raja, Minahasa Utara (Minut), Senin (11/1/2019).

Sekretaris Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MTh MSc yang juga membuka rankaian kegiatan ini serta membacakan sambutan Walikota Tomohon mengatakan bahwa tahun 2019 ini menjadi keistimewaan tersendiri bagi Pemkot Tomohon, dimana berdasarkan UU RI nomor 12 tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2019, dialokasikan DAU tambahan sebagaimana merupakan dukungan pendanaan bagi Kelurahan untuk kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat kelurahan.

"Dengan dialokasikan dana untuk kelurahan ini, diharapkan akan memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan publik kepada seluruh komponen masyarakat Kota Tomohon," kata Lolowang.

Dan dari kegiatan tersebut bahwa pelatihan ini merupakan upaya Pemkot Tomohon untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam melaksanakan proses perencanaan dan penganggaran sebagaimana telah diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

"Pelatihan ini harus dimanfaatkan dengan baik, untuk meningkatkan pengetahuan mengenai perencanaan dan penganggaran. Mulai dari penyusunan rencana kerja (Renja), penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) dan sampai pada proses dokumen pelaksanaan anggaran," jelasnya.

Dan sebagaimana juga  diamanatkan berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri RI nomor 130 tahun 2018 sebagai Pengguna Anggaran harus memahami dengan baik tugas dan kewenangannya.

"Lurah dalam proses perencanaan dan penganggaran dikelola secara tertib, taat, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggungjawab," tukasnya.

Kegiatan ini  akan berlangsung dari tanggal 11-13 Februari 2019, acara ini dihadiri Kepala BPKPD Kota Tomohon, Drs Gerardus Mogi dan perwakilian Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Kasie Intel, Wilke Rabeta SH dan diikuti para sekertaris kecamatan, lurah dan operator masing-masing kelurahan.(/Prise)

Tomoho,Sulutnews.com - Kegiatan penyusunan rancangan awal perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Tomohon, Bertempat di Hotel Peninsula Manado, Jumat (8/2/2019). Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari (8-10 Februari 2019).

Kegiatan Penyusunan RPJPD di buka langsung oleh Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan dan sekaligus  membacakan sambutan walikota mengatakan bahwa penyusunan dokumen RPJPD Tahun 2005-2025 sebenarnya telah ditetapkan dengan Perda Nomor 4 Tahun 2011 Tentang RPJPD Kota Tomohon 2005-2025, namun menyadari akan banyaknya pelimpahan urusan yang diberikan serta menyadari akan keterbatasannya maka Pemerintah Kota Tomohon melakukan perubahan paradigma yang dikenal dengan paradigma baru.

Adanya penyesuaian struktur organisasi perangkat daerah sebagai implementasi UU No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dan PP No 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah maka dokumen RPJPD yang telah ditetapkan sebelumnya akan dilakukan perubahan dengan tetap mengikuti kaidah peraturan perundang-undangan yang berlaku,

Hal tersebut  untuk mempertegas visi misi kepala daerah dalam wujud strategi pendekatan khususnya peningkatan dan mendorong sektor-sektor penunjang kemakmuran.

"Atas dasar tersebut saat ini Pemerintah Kota Tomohon melalui Bapelitbangda sedang melakukan penyesuaian dalam perubahan RPJPD 2005-2025 yang mempunyai komitmen kuat untuk mewujudkan dokumen perencanaan yang transparan, akuntabel, aspiratif, tepat dan terarah, karena itu, penyusunan perubahan RPJPD ini harus dapat memberikan gambaran secara jelas visi, misi, tujuan dan strategi serta arah kebijakan pembangunan yang telah kami janjikan kepada masyarakat" kata Wakil Walikota.

"Perubahan RPJPD Tahun 2005-2025 menjadi hal yang sangat penting dan strategis dalam upaya mewujudkan visi Kota Tomohon dalam RPJPD, untuk mencapai visi yang dimaksud sangat diharapkan setiap OPD dapat menterjemahkannya ke dalam program pembangunan pada dokumen RPJMD dan RENSTRA 2006-2025, saya sangat berharap juga kepada para peserta agar berpartisipasi aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran dalam penyempurnaan dokumen sebelum ditindaklanjuti pada tahap pelaksanaan selanjutnya oleh tim penyusun nantinya" tutup Sompotan.

Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon Ir Ervinz D H Liuw MSi dalam laporannya mengatakan bahwa dalam perkembangan dinamika pembangunan telah banyak terjadi perubahan pada peraturan dan kebijakan kemudian menyebabkan RPJPD Tomohon ini perlu untuk direvisi/disempurnakan, hal ini dimungkinkan dan diatur dalam Permendagri No 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah, serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah dan rencana kerja pemerintah daerah.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menyusun rancangan teknokratik/rancangan awal RPJPD Kota Tomohon Tahun 2005-2025 dan untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah melalui dokumen perencanaan jangka panjang.

Turut hadir, sebagai narasumber Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc dan sebagai peserta seluruh Kepala OPD Pemerintah Kota Tomohon.(/Prise).

Tomohon, Sulutnews.com - Dilaksanakan kegiatan Konsultasi Publik RKPD ( Rencana kerja perangkat Daerah ) Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan penelitian Daerah Kota Tomohon ( BAPELITBANG),bertempat di Besmen room Grend Master Resort Kel.Kakaskasen satu Kec. Tomohon Utara.Jumat 1/2/2019.

Sebelum acara dimulai di buka dengan doa yang di bawakan oleh bpk.Refly Masikome

Sekertaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold Lolowang, M.Sc memberi sambutan serta membuka kegiatan Konsultasi publik RKPD Tahun 2020 dan menjelaskan tentang proses penyusunan RKPD (Rencana Kerja Perangkat Daerah ) Tahun 2020 kepada para peserta yang hadir.

Disamping itu ada penjelasan dari :-Penjelasan Teknis dari Bapak Erfinz Liuw tentang pelaksanaan Konsultasi Publik  untuk RKPD Tahun 2020.

Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky J.L Wenur menyampaikan pemaparan pokok-pokok pikiran, penjelasan masalah bagaimana perkembangan Infrastruktur yang ada di Kota Tomohon :

  • Kita harus meningkatkan Visi dan Misi dari Walikota Tomohon dimana mewujudkan Kota Tomohon sebagai Kota Wisata Dunia
  • Masalah sampah plastik yang ada di Kota Tomohon bagaimana kita bisa untuk mengolahnya.
  • Menyampaikan kwalitas sumber daya manusia dan pemanfaatan sumber daya alam.

Adapun Usulan dan Masukan dari para peserta antara lain :

** Bapak R. Rumende. ( Mewakili Akademisi Kota Tomohon ) mengusulkan tentang :

  • Pembentukan lembaga adat.
  • RSUD Anugrah diberi nama pahlawan Tomohon.
  • Tomohon oota pendidikan dipertahankan citranya.
  • Beasiswa ditingkatkan.
  • SDM diberdayakan.

**Palendeng. ( Tokoh adat bahasa Tombulu Kota Tomohon ) mengusulkan tentang :

  • fokus pada pembangunan pariwisata , angkat situs budaya.
  • Dialeg bahasa Tombulu.
  • Dana bagi para penulis buku.
  • Perkumpulan/organisasi penukis.

**Boy Lasut . ( Tokoh Budayawan Kota Tomohon ) mengusulkan tentang :

  • Ruang terbuka/fasilutas khusus.
  • Fasilitas pentas budaya.
  • Memelihara bahasa Tomohon yang diterapkan di sekolah,kantor dan tempat ibadah.
  • Memelihara/merawat situs budaya.
  • Langkah kongkrit untuk pelestarian budaya/Persa khusus.

** Dr. K.S. Pusimah, M.Th .( Tokoh pendidikan Kota Tomohon) mengusulkan tentang :

  • Membangun dengan jiwa bersih.
  • Pemberdayaan Akademis.
  • Pembangunan,pendidikan dalam 3 Aspek ( Formal, Internal dan Non Formal ).
  • Tomohon sebagai pusat Pariwisata dunia.
  • SDM untuk pemberdaya Sumber Daya Alam.
  • Pembangunan Industri : Rumah tangga, kecil dan menengah.
  • Budaya dalam budi pekerti.
  • Pengembangan budaya yang memiliki nilai jual.

** Ibrahim Tular ( Tokoh pejuang Kota Tomohon ) mengusulkan tentang :

  • Meningkatkan SDM ( Sumbet daya manusia ).
  • Supermasi Hukum termasuk Hukum Adat .
  • Seminar sejarah pembentukan Kota Tomohon.

** Adolf Masengi ( Tokoh masyarakat ) mengusulkan tentang :

  • TIFF tudak dilaksanakan tiap tahun agar dapat membayar program prioritas yang lain seperti pengembangan SDM.
  • Lomba lagu Nasional sebagai Implementasi program revolusi mental.
  • Teknologi untuk pengeringan hasil pertanian.
  • Penggunaan kata Tapaan dari pada Tekaan.
  • Pembangunan Gapura masuk dari Kinilow dan jalan Pariwisata menuju Tinoor.
  • Pengembangan destinasi wisata di pembangunan tebing Cek dam dari Kakaskasen sampai dengan Kinilouw.
  • Pemanfaatan Resting Area ( ada pos penjagaan ).
  • Pemasangan Kamera CCTV keamanan ditempat-tempat strategis.
  • Issue lingkungan Hidup ( pelestarian tanaman Ondemik ).
  • Pananaman bunga pada lahan dibawah Gereja GMIM Kinilow.

** Judy Turambi ( Tokoh pemerhati lingkungan Hidup ) mengusulkan tentang :

  • Restribusi Pariwisata danau linouw.
  • Penataan pekuburan.
  • Penegasan batas Tomohon dan Minahasa daerah kasuang yang sebenarnya.
  • Tomohon Kota Tua / Kuno.
  • Narasi perspektif rilligius di daerahenara Alfa Omega.

** James Tangkawarouw ( Mewakili Tokoh Generasi Kota Tomohon ) mengusulkan tentang :

  • Pendidikan bagi pemuda putus sekolah ( Non formal, Pendidikan kecakapan hidup Lifeskils ).
  • Peningkatan/pengembangan Fasilitas olahraga.
  • Pemanfaatan lembali Puskesmas kesehatan.
  • Pelebaran jalan lingkar barat ( Tomohon Weat Ring Road ).
  • Penambahan pasar Tradisional ditiap lecamatan dan terminal.

 

** Piet Liuw ( Tokoh masyarakat Kota Tomohon ) mengusulkan tentang :

  • Pembentukan Lembaga Adat.
  • Peningkatan SDM untuk Pariwisata ( Khursus bahasa asing mislnya Bahasa jepang dan Korea ).
  • Budi pekerti .

** Piet Pungus ( Anggota Dewan dari Fraksi Golkar ) mengusulkan tentang :

  • Evaluasi janji Politik EMAS.
  • Program agar warga Tomohon tanggap terhadap bencana.
  • Pencegahan bentrok antar suku ( pendatang ).
  • Peningkatan kwalitas tenaga kerja asal Tomohon untuk mencegah masalah sosial.
  • Sarana olahraga yang berkurang karena adanya pemanfaatan kembali Rindam.
  • Pemanfaatan GATGET ( HP ) yang positif bagi anak-anak.

** Youddy Moningka ( Anggota Dewan dari Fraksi Demokrat ) mengusulkan tentang :

  • RT/ RW.
  • Pengembangan ekonomi kerakyatan.
  • Pengembangan fasilitas olahraga bagi generasi muda.
  • Mendorong usaha kecil menengah di Kota Tomohon ( Fasilitas Sertifikat Rumah Panggung ).
  • Pembangunan Patung pembenahan aset pemerintah yang ada ( Sarana olahraga di Kamasi ).
  • Pertukaran jalan Nasional dan jalan daerah.
  • Mekanisme Tahapan Pembahasan APBD oleh Komisi DPRD.

** Ibu Maria Wulur ( Tokoh Seni dan Budaya Kota Tomohon ) Mengusulkan tentang :

  • Masalah pembangunan Tenda di jalan
  • Pendidikan Budi pekerti dari anak -anak sekolah.
  • Budaya pemakaman secara Adat.

** Fanny Karundeng ( Sopir dari Petugas kebersihan Kota Tonohon ) Mengusulkan tentang :

  1. Produksi sampah Kota Tomohon lebih dari 100 Ton tiap hari dengan armada yang tidak cukup, Penerapan PERDA Sampah.
  2. Sosialisasi pemeliharaan sampah dari diri kita, keluarga. Sekolah, Gereja dstnya.
  3. Peluasan lokasi TPA dan,Fasilitas Penunjang/ Pelebaran jalan.
  4. Pemasangan Portal dan Penagihan Restribusi di TPA.
  5. pemanfatan pengolahan sampah.
  6. Perbaikan kesejahtraan bagi petugas sampah.

Dari semua usulan para peserta mendapat tanggapan dari Sekertaris Kota Tomohon  Ir. Harold Lolowang, M.Sc dan memyimpulkan dima pada Intinya semua masukan dan usulan yang telah disampaikan oleh utusan-utusan dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda/ Genarasi muda, Tokoh Pemerhati Lingkungan Kota Tomohon,  Tokoh Budaya, Anggota Dewan Kota Tomohon, dan sebagai pemerintah akan menerima Usulan-usulan atau Masukan tersebut dan akan di Tindak Lanjutinya.

Usai kegiatan tersebut dilaksanakan penanda tanganan Berita Acara Penyusunan RKPD Tahun 2020 oleh  Pihak Pemerintah Kota Tomohon dengan utusan dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda/ Genarasi muda, Tokoh Pemerhati Lingkungan Kota Tomohon,  Tokoh Budaya, Anggota Dewan Kota Tomohon

Semua rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh BAPELITBANGDA Kota Tomohon bertempat di Besmen Room Grend Master Resort Kel.Kakaskasen satu Kec. Tomohon Utara telah berakhir pada  dalam keadaan aman dan lancar.

Turut hadiri dalam kegiatan:1)Sekertaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold Lolowang, M.Sc. 2)Assisten I Kota Tomohon Drs. O.D.S Mandagi.3)Assisten II Kota Tomohon Max Mentu.4)Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky J.L Wenur, M.AP.5)Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Youdi Moningka.6)Para Anggota DPRD Kota Tomohon dari masing -masing Komisi.7)Seluruh pimpinan SKPD pemerintah Kota Tomohon.8)Perwalilan Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Kota Tomohon.9)Undangan lain berjumlah kurang lebih 75 Orang.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Elektronik Musyawarah Perencanaan Pembangunan (e-MUSREMBANG) RKPD 2020 Kecamatan Tomohon Barat dan Kecamatan Tomohon Timur, Kamis 7/2/19, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Taratara Dua.

Musrembang Kecamatan Tomohon Barat, yang dibuka Oleh Asisten Bidang Kesejahtraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs. O.D.S. Mandagi.

Dalam Laporan disampaikan oleh Camat Kecamatan Tomohon Barat Drs. Laurensius Kawuwung bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) RKPD merupakan forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan daerah

Hal ini terlihat dari peserta yang hadir yakni Para Lurah, Para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama se-Kecamatan Tomohon Barat. Dalam musrenbang di Tomohon Barat ada 324 Usulan dari 8 Kelurahan menyangkut pembangunan infrastrukur, sarana & prasarana menunjang perekonomian serta pembangunan.

Asisten I menyampaikan bahwa Musrembang ini sebagai salah satu tahapan dalam penyusunan RKPD Tomohon 2020, Musrembang Kecamatan ini memiliki peranan yang sangat strategis dalam perencanaan partisipatif untuk menghimpun aspirasi masyarakat yang disinergikan dengan kebijakan pembangunan Pemerintah Kota Tomohon.

Oleh karena itu perlu di ingat bahwa e-Musrembang ini adalah untuk mewujudkan Koordinasi Integrasi dan Sinkronisasi rencana kerja SKPD dengan usulan Masyarakat serta menetapkan program dan kegiatan prioritas daerah.

Drs. O.D.S Mandagi menambahkan supaya kita merubah prilaku buang sampah sembarangan, pengendalian dan pengawasan itu perlu, guna untuk mengurangi pengunaan sampah plastik, hal ini sangat penting demi menjaga kelestarian lingkungan kita sendiri, maka dihimbau untuk mengunakan Tumbler sebagai ganti pengunaan minuman kemasan plastik sekali pakai.

Pada kesempatan tersebut juga Asisten I menyerahan Ijin Usaha Mikro Kecil kepada masyarakat yang memiliki Usaha Mikro Kecil.

Sebelumnya, Asisten Bidang Kesejahtraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs. O.D.S Mandagi membuka kegiatan e-Musrembang di Kecamatan Tomohon Timur yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Tomohon Timur.

e-Musrembang ini dipimpin oleh Camat Kecamatan Tomohon Timur Josias F. Makalew, S.Pt.  Dalam Laporan disampaikan oleh Camat Tomohon Timur bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) RKPD adalah forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan daerah yang sinkron dengan kebutuhan masyarakat umum -   Forum ini melibatkan  peserta yakni Para Lurah, Para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama se-Kecamatan Tomohon Timur.

Musrenbang di Tomohon Timur ada 91 Usulan dari 5 Kelurahan yang selanjutnya mengerucut menjadi 31 usulan konkrit yang langsung di input ke systim elektronik. Usulan ini untuk membangun infrastrukur, sarana & prasarana.

Kegiatan ini dihadiri juga Pelda Deeny Paila sebagai Batituut Kodim 1302 Minahasa Koramil 06 Tomohon dan Iptu Asief Wakapolsek Tomohon Tengah.

Turut hadir sebagai Narasumber Danramil Kota Tomohon Kapten Infantri Sulistiyo dan Ipda Fybert Kowaas Kanit Patroli Polsek Urban Tomohon Tengah.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE AK diwakili Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Keuangan SKPD Tahun 2019 bertempat di Hotel Sutan Raja, yang akan diselenggarakan hari Rabu 06 sampai dengan 8 Februari 2019.

Wawali Syerly Adelyn Sompotan saat membacakan sambutan Walikota mengatakan, bimbingan teknis ini untuk terus mempertahankan tren pengelolaan keuangan daerah yang baik.

Kurun waktu Lima tahun terakhir ini Kota Tomohon mendapatkan opini WTP oleh BPK-RI, untuk itu kita perlu meningkatkan kompetensi pengelolaan keuangan.

Pelaporan kuangan menurut PP 71 tahun 2010 : untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh suatu entitas pelaporan selama satu periode Pelaporan.

Laporan keuangan digunakan untuk mengetahui nilai sumber daya ekonomi yang dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan operasional pemerintahan, menilai kondisi keungan, mengevaluasi efektivitas dan efesiensi suatu entitas pelaporan dan membantu menentukan ketaatannya terhadap Perppu.

Melalui bimbingan teknis saat ini dapat menciptakan SDM pengelola keuangan yang terampil khususnya dalam penyusunan laporan keuangan. Bagi kita semua kiranya dapat terus metuningkatkan kinerja kita demi kemajuan Kota Tomohon yang kita cintai bersama.

Hadir juga sebagai narasumber dari BPKP Provinsi Sulut Bapak Joannes Tukijan, Bapak Icho Pradana, Bapak Ricky Setiawan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi, serta para bendahara dan peserta dari SKPD.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Penyerahan Dokumen Kependudukan diserahkan langsung oleh Walikota Tomohon Jimmy F. Eman,  SE.Ak Dilaksanakan di Kantor Kelurahan Kolongan Kecamatan Tomohon Tengah, Kamis (7/2/2019).

Korban Bencana Kebakaran yg terjadi pada hari Jumat 1 Februari 2019 di Kelurahan Kolongan Lingkungan VI sebanyak 12 Keluarga, hanya 8 dari 12 Keluarga yang diserahkan dokumen kependudukan karena sudah terbakar. 4 keluarga lainnya berhasil menyelamatkan dokumen kependudukan.

Adapun 5 macam dokumen kependudukan yang diserahkan oleh Walikota Tomohon seperti Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, Akte Pernikahan, Akte Kelahiran dan Kartu Identitas Anak.

Arahan Walikota Tomohon bahwa dokumen Kependudukan ini sangat penting bagi keluarga terutama bagi keluarga korban bencana kebakaran.

Pemerintah akan memberikan bantuan berupa uang secara bervariasi menurut tingkat/besaran kerugian setelah laporan mengenai bencana kebakaran dimasukan oleh Lurah dan Camat.

Pemerintah Kota Tomohon sebelumnya telah memberikan bantuan melalui Dinas Sosial Daerah Kota Tomohon.

Walikota Tomohon juga atas nama Keluarga Eman-Mokoginta turut memberikan bantuan yang bervariasi bentuknya kepada 12 kepala keluarga korban kebakaran.

Atas nama keluarga-keluarga korban mengucapkan terima kasih kepada Walikota Tomohon dalam hal ini keluarga  Eman-Mokoginta  bersama Pemerintah  Kota Tomohon yang begitu peduli dengan keluarga korban.

Walikota Tomohon didampingi Camat Tomohon Tengah Edvin M.Joseph, SSTP. M.Si., Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Daerah Kota Tomohon Siska Tambingon, S.Pd., Lurah Kolongan Yunaidy Pijoh, SH.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com—BPK RI (Badan Pemeriksa Keuangan Repoblik Indonesia)melakukan pemeriksaan di Pemerintah kota Tomohon,Tentang pengelolahan keuangan tahun 2018.Yang dilakukan dini hari Rabu,6/1/2019.

Selaku Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak siap menyambut pemeriksaan tersebut,Wali kota Tomohon juga  meminta kepada semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPd) untuk tidak keluar daerah dan menyiapkan data-data yang akan dibutuhkan BPK dalam pemeriksaan.

‘’Kepala SKPD supaya menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan dan bersikap kooperatif,’’ jelas wali kota saat menggelar rapat persiapan Senin (4/2/2019) di Rumah Dinas wali kota.

Kota Tomohon sendiri di tahun 2019 ini menbidik Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI untuk keenam kali berturut-turut.

Rapat dihadiri Sekretaris Kota, para asisten dan pejabat eselon II, III serta para bendahara penerimaan dan pengeluaran setiap SKPD. (/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Melaksanakan kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamata,Bertempat di BPU Kelurahan Talete 1 Kecamatan Tomohon Tengah,Rabu 6/2/19.

Pelaksanaan Musrenbang dibuka langsung oleh Asisten 1 Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tomohon Bpk. Drs. O.D.S. Mandagi yang berharap agar Musrenbang ini dapat diikuti dengan serius dan menghasilkan output berupa usulan pembangunan baik fisik maupun non fisik yang manfaatnya akan dapat dirasakan oleh seluruh warga masyarakat Kecamatan Tomohon Tengah.

Camat Tomohon Tengah Michael Joseph, SSTP.MSi, mengatakan bahwa Musrenbang tingkat Kecamatan Tomohon Tengah ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari Delegasi Kelurahan masing-masing 5 orang, SKPD terkait serta peserta dari Kecamatan Tomohon Tengah dimaksudkan untuk membicarakan, memutuskan sekaligus mengusulkan di tingkat Kota tentang pembangunan khususnya bidang Pemerintahan Umum, Ekonomi, Sosial Budaya maupun sarana prasarana.

Disela kesempatan tersebut ada usulan pembangunan untuk Kecamatan Tomohon Tengah yang masuk total keseluruhan 209 usulan dari 9 Kelurahan diantaranya normalisasi drainase dari Menara Alfa Omega ke Sineleyan, pembangunan fasilitas olahraga dan perlengkapan olahraga untuk pengembangan keolahragaan di Kelurahan serta pelatihan ketrampilan untuk membuka lapangan pekerjaan disertai pemberian modal usaha.

Musrenbang turut dihadiri oleh Danramil Tomohon, Wakapolsek Tomohon Tengah, Ketua LPM Kota Tomohon dan unsur Bapelitbang Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pasca Kebakaran  yang menimpa sekitar 12 keluarga di Kelurahan Kolongan Kecamatan Tomohon Tengah pada Sabtu dini hari 2/2/19.

Pemerintah Kota Tomohon melalui dinas terkait yakni Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan yang diserahkan langsung Sekretaris Daerah Kota Tomohon mewakili Walikota Tomohon Jimmy F Eman, SE.Ak & Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan.

Sekda Ir. H.V. Lolowang, M.Sc hari ini 2/2/19 menyerahkan bantuan berupa kompor gas, Pakaian, Seragam Sekolah, Selimut, Terpal, Panci, Bahan Makanan seperti Super Mi, Beras dan bahan-bahan kebutuhan lainnya. Penyerahan bantuan ini diterima langsung keluarga korban disaksikan Lurah Kolongan I Jones Mait SH & Lurah Kolongan Yunaidy R.N.Pijoh,SH.

Lolowang mengharapkan agar keluarga-keluarga yang tertimpa bencana kebakaran tetap sabar.

Beliau pun mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat agar terus waspada agar terhindar dari berbagai bencana. Semoga bantuan dari pihak-terkait lainnya akan terus mengalir untuk membantu meringankan beban keluarga-keluarga  serta memenuhi kebutuhan para korban.

Sebelumnya Wakil Walikota SAS pada saat menerima informasi ke bakaran ini,langsung membaur bersama dengan keluarga korban kebakaran saat kejadian, sambil melihat langsung proses penanganan & pemadaman api juga memberikan bantuan serta  penguatan bagi para korban. -Kebakaran di Kelurahan Kolongan Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon Sabtu (2/2/2019) terjadi sekitar pukul 00:05 Wita.

Ada enam rumah yang dihuni 8 keluarga yang terbakar & berdampak pada beberapa keluarga lainnya. Wawali SAS selaku Ketua PMI telah memberikan bantuan atas nama PMI.

Keluarga-Keluarga yang mengalami musibah sesuai informasi dari Lurah Kolongan Yunaidy R.N.Pijoh SH yakni  Keluarga Mongkareng - Wola, Pijoh-worung, Pongoh-Bogia, Pongoh –Suatan, Mokodongan – Pondaag, Linu – Montolalu, Linu – Karundeng, Pusung – Mangundap, Imbang- Linu, Linu-Mait, Keluarga Pangkerego, Kel Nona Linu,

 Api berasal dari salah satu rumah kemudian merembet ke lima rumah lain.

Wakil Walikota (Wawali) Syerly Adelyn Sompotan (SAS) "Kami turut prihatin atas peristiwa kebakaran yang menimpa beberapa rumah, ada kurang lebih 31 jiwa terselamatkan dari kebakaran ini.

Disamping itu SAS terus memberikan penguatan pada warga yang kena musibah saat kebakaran ini hanya surat-surat penting yang bisa diselamatkan.

Sas pun mengajak jika ada masyarakat yang punya pakaian lebih,layak pakai dan sudah jarang dipakai, alangkah baiknya berbagi dengan saudara-saudara yang mengalami musibah kebakaran rumah tersebut. Mengajak Mari kita bersama-sama membantu saudara-saudara  kita yang tertimpa bencana.

Silahkan salurkan bantuan anda baik uang,makanan, pakaian & kebutuhan mendesak lainnya melalui pemerintah kelurahan kolongan, melalui Dinas Sosial, ataupun langsung kepada para korban.

Uluran tangan dari kita sekalian akan sangat membantu meringankan beban para keluarga-keluarga yang tertimpa bencana ini.-Tuhan kiranya selalu memberkati kita semua.(/Prise)