Pemkot

Pemkot (426)

Tomohon, Sulutnews.com - Detik -detik menjelang Tomohon International Flower Festival 2019 yang akan di gelar pada bulan Agustus 2019 mendatang di laksanakan Konferensi Pers yang bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center yang bertepatan juga perayaan 6 tahun bali & Beyond Travel Fair 2019, Jumat 28/6/ 2019.

Walikota Tomohon  Jimmy F Eman Se,Ak,CA.mempresentasikan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2019, yang akan digelar pada bulan Agustus 2019 mendatang. Serta mengatakan bahwa Tomohon Internasional Flower Festival di tahun  2019 ini  adalah 1 dari 3 kegiatan pariwisata yg ada di sulawesi utara yg masuk 100 kalender pariwisata Indonesia, Dan juga ditahun 2019 kita sudah yang kesembilan kalinya melaksanakan TIFF.

Dalam pergelaran diselenggaranya  TIFF ini, untuk mengajak masyarakat dan pemerintah kota Tomohon dalam membangun kota Tomohon agar lebih maju dan dapat juga di kenal oleh seluruh dunia dengan berbagai macam kekayaan wisata yang ada di kota Tomohon.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Pariwisata RI sangat  mendukung penuh dengan adanya di gelarnya TIFF 2019 ini serta akan memviralkan TIFF 2019 ke international dan nasional. Bapak Ricky Fauziani selaku Asisten Deputi Pemasaran I Regional 3 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengatakan bahwa  Tidaklah mudah bagi suatu daerah untuk masuk 100 kalender pariwisata Indonesia.

Dan di tahun ini sudah kedua kalinya  terakhir kota Tomohon masuk dalam 100 kalender pariwisata di Indonesia.

Turut menghadiri dalam konfensi pers yakni Asisten Deputi Pemasaran I Regional 3 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Bapak Ricky Fauziani, Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak. CA., Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon. Putri Pariwisata Indonesia 2018 selaku Ketua Panitia Pelaksana TIFF 2019 Gabriella Mandolang, Jajaran Pemkot Tomohon, Asita Sulut dan para Media International dan nasional.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak. dan Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold Lolowang, M.Sc. bersama Jajaran Pemerintah Kota Tomohon menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Wenur, MAP. didampingi Wakil Ketua Carrol Senduk, SH. dan Youdy Moningka, SIP.

Dalam rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon tersebut dalam rangka Mendengarkan Pemandangan Umum Fraksi Fraksi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 Kota Tomohon dan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon dalam rangka Mendengarkan Tanggapan Walikota Terhadap Pemandangan Umum Fraksi Fraksi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 Kota Tomohon

Setiap Fraksi yang menyampaikan pemandangan umumnya yaitu Fraksi masing- masing yakni fraksi Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Demokrat dan Fraksi Gerindra dan semua Fraksi telah menyetujui.

Walikota Tomohon Jimmy F Eman Se,Ak,CA  Menyampaikan terimakasih setinggi-tingginya kepada anggota DPRD Kota Tomohon yang telah memberikan Pemandangan Umum Fraksi Fraksi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 Kota Tomohon.

Dan mengatakan pula  ini merupakan langkah awal dalam rangka memulai proses pembahasan terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018 sehingga Ranperda boleh melangkah ke tahap selanjutnya.

Harapan walikota Tomohon agar Pemkot Tomohon akan terus melakukan usaha pembenahan dan perbaikan kapasitas serta kompetensi agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dapat diwujudkan sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Sosialisasi Kebijakan Pembangunan Perumahan & Kawasan Pemukiman Tempat kegiatan ini dilaksanakan diRumah Dinas Walikota, Kamis 13 Juni 2019.

Maksud  dan tujuan  dalam kegiatan ini untuk mengetahui perkembangan RTLH , Koordinasi Pembangunan Daerah pada Perangkat Daerah, Mengetahui pembinaan jasa konstruksi sebagai pelaksanaan pembangunan Fisik, Merumuskan rekomendasi kebijakan koordinasi & kebijakan pembangunan.

Walikota mengatakan juga dalam sosialisasi ini bahwa Konsep ideal satu keluarga menghuni satu rumah.Dan amanat UUD 1945 pasal 28 ; setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat.

Dan di lihat dari jumlah keluarga yang ada di Kota Tomohon sampai Tahun 2018 ini yakni 30.825 keluarga dengan jumlah rumah hunian 19.297 dan kekurangan rumah sebanyak 11.428 rumah.

Dan juga dari jumlah rumah layak huni tahun 2018 sebanyak 17.855 rumah. Dengan jumlah keseluruhan rumah hunian 19.397, dengan rumah tidak layak huni sebanyak 1.542 unit tersebar di 44 kelurahan.

Sesuai UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah ditetapkan bahwa urusan perumahan merupakan salah satu urusan wajib  pelayanan dasar pemerintah."ungkap eman".

Dan pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kota Tomohon akan terus mendorong peran serta seluruh pemangku kepentingan termasuk para pengembang untuk bersama-sama serta berkoordinasi mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada.

Walikota juga berharap agar peserta memberikan sumbang saran dan masukan bagi percepatan pelaksanaan & pencapaian sasaran pembangunan perumahan rakyat demi terwujudnya hunian yang layak bagi seluruh keluarga indonesia.

Sebagai Narasumber , Bapak Reky Lahope ST MT Kepala Satker Non Vertikal Penyediaan Perumahan Prov Sulut Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat & Bpk Djemy Rantung SE MAP Kabid Perumahan & kawasan Pemukiman  Dinas Pemukiman & Pertanahan Prov Sulut.

Turut menghadiri Peserta : sebanyak 100 orang yakni unsur pemerintah Kota Tomohon.(/Prise).

Tomohon, Sulutnews.com - Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB Kelurahan Matani Tiga, Tomohon Tengah,melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tomohon, dilaksanakan di BPU Kelurahan Matani Tiga, Kamis 13 juni 2019.

Menjadi tujuan khusus pada progam kegiatan ini  yakni untuk meningkatkan pengetahuan pengelola kampung KB percontohan, serta meningkatkan pencapaian program KKBPK di kampung KB percontohan.

Pada misi program KKBPK ini untuk  melakukan pembangunan keluarga dengan ekonomi produktif dan pelaksanaan fungsi keluarga.

Dan Upaya melalui metode kontrasepsi ini juga sebagai peningkatan kesertaan ber-Kb merupakan bagian penting program KKBPK, upaya peningkatan penggunaan kontrasepsi modern bagi Pasangan Usia Subur (PUS) menjadi bidikan utama program terkait dengan efektivitasnya.

Dan lebih jelasnya pula dalam progam pembentukan Kampung KB ini Kampung KB diharapkan dapat memberikan solusi bagi hidupnya kembali Program KKBPK di lapangan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Dan Kampung KB ini juga  merupakan salah satu kegiatan prioritas yang sesuai dengan instruksi Presiden RI terutama sebagai bentuk investasi Program KB yang manfaatnya dapat secara langsung diterima oleh Masyarakat."Jelas Wawali Sas yang sebagai juga narasumber pada  Program Kepependukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kampung KB.

Disamping itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tomohon Sherly Bororing SP MM SIP  mengatakan, tujuan umum kegiatan meningkatkan kualitas pengelolaan kampung KB melalui peningkatan sinergitas pelaksanaan pembangunan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta pembangunan sektor terkait bersama mitra kerja agar mampu menjadi kampung KB percontohan.

Turut menghadiri;  Camat Tomohon Tengah Michael Joseph SSTP MSi, Lurah Matani Tig Daniel J Lontow SE dan Tokoh Agama Pdt Julien Sagay-Karwur STh

Peserta : Lurah/Perangkat Kelurahan, PKK Kecamatan/Kelurahan, Kelompok Kerja (Pokja) kampung KB, bersama unsur terkait lainnya.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon mengadakan Rapat Paripurna Dalam Rangka Mendengarkan Penjelasan Walikota Mengenai Rancangan Peraturan Daerah Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA 2018.

Rapat dilaksanakan di ruang rapat DPRD Kota Tomohon, Selasa (11/6), dipimpin ketua DPRD Ir Miky  Wenur, didampingi Caroll Senduk SH dan Youddy Moningka SIP.Selasa 11 juni 2019.

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak CA : mengawali sambutannya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah bagi seluruh umat muslim yang ada di Kota Tomohon, juga ucapan selamat bagi seluruh umat Kristiani yang baru saja merayakan Hari Raya Pentakosta pada hari minggu kemarin.

“Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 320 Ayat 1 UU No 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan juga PP No 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah pada pasal 194, dimana mengamanatkan kepala daerah untuk menyampaikan rancangan perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD dengan dilampiri laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan

Serta ikhtisar laporan kinerja dan laporan BUMD paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir, selanjutnya akan dibahas bersama dengan DPRD untuk mendapatkan persetujuan bersama, yang sebagaimana diatur pada PP No 12 Tahun 2019 Pasal 193 Ayat 3 bahwa persetujuan bersama dilakukan paling lambat 7 bulan setelah tahun anggaran berakhir” urai Eman.

Dalam ranperda ini kami sajikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Tomohon TA 2018 berupa laporan keuangan pemerintah daerah yang telah diaudit oleh BPKRI perwakilan Prov Sulut, yang didalamnya memuat laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan, terlampir pula laporan kinerja dan laporan keuangan BUMD” tambah Walikota.

Eman juga mengapresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah yang ada beserta juga pimpinan dan anggota DPRD Kota Tomohon, karena atas kerja keras kita bersama sehingga Pemkot Tomohon pada Tahun 2019 kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI Perwakilan Prov Sulut atas laporan keuangan Pemerintah Daerah TA 2018, dengan demikian, WTP saat ini merupakan ke 6 kali secara berturut-turut bagi Pemkot Tomohon, hal ini merupakan prestasi yang besar bagi pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon.

Harapan : melalui pencapaian ini kita terus dapat meningkatkan kinerja sehingga kedepannya kita dapat mempertahankan pencapaian yang sudah baik tersebut.

 Hadir dalam rapat, para anggota DPRD serta para unsur pejabat Jajaran Pemkot Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Sebagai ajang Api promosi sekaligus kompetisi, tentu saja diharapkan peran aktif dari semua pihak untuk menyebarluaskan dan memberi dukungan kepada atraksi-atraksi dimaksud agar semakin dikenal luas sebagaimana esensi dari API itu sendiri.Rabu,12 juni 2019.

Anugerah Pesona Indonesia (API) merupakan ajang apresiasi tahunan yang melombakan atraksi-atraksi wisata dari berbagai daerah dalam beberapa kategori yang kompetitif.

Dan adapun periode pemungutan suara (voting) telah dimulai sejak tanggal 01 Juni 2019 – 31 Oktober 2019 dengan cara SMS (spasi) nomor nominasi dan dikirim ke nomor 99386 atau dengan membuka channel APIaward dalam situs Youtube.com.

Sebelum melakukan vote, tekan tombol Subscribe untuk menjadi Subscriber, masuk ke tab PLAYLIST, pilih kategori sesuai nominasi yang akan dipilih lalu click  tombol LIKE pada nominasi yang akan dipilih.

Tahun 2019, Saguer dan Tomohon International Flower Festival (TIFF) Kota Tomohon dinominasikan sebagai Minuman Tradisional Terpopuler API 2019 dan Festival Pariwisata Terpopuler API 2019.

Berikut cara melakukan voting untuk masing-masing nominasi di atas:

Ketik API 2E, kirim ke 99386 untuk memilih Saguer sebagai Minuman Tradisional Terpopuler API 2019.

Ketik API 14J, kirim ke 99386 untuk memilih Tomohon International Flower Festival (TIFF) sebagai Festival Pariwisata Terpopuler API 2019.

Ayo dukung Kota Tomohon dalam ajang API 2019. Partisipasi aktif kita semua dalam melakukan voting akan menjadi sebuah pilihan moral untuk memajukan kepariwisataan Kota Tomohon yang progresif.

Mengajak semua komponen pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon dan sekitarnya untuk mendukung Saguer dan Tomohon International Flower Festival (TIFF) di Kota Tomohon untuk dinominasikan sebagai Minuman Tradisional Terpopuler API 2019 dan Festival Pariwisata Terpopuler API 2019."ucap eman".

Kadis Pariwisata Tomohon Masna M Pioh S Sos mengatakan bahwa : Anugerah Pesona Indonesia adalah ajang promosi pariwisata melalui festival tahunan obyek wisata andalan, kearifan dan keunikan budaya lokal dan mendunia. Sekaligus penggerak ekonomi.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Terkait dengan penilaian SNARS (Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit ) yang di laksanakan mulai tgl 12 hingga 14 Juni 2019. Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak di damping Sekretaris Daerah Ir. H.V. Lolowang, M.Sc meninjau di RSUD Anugerah Tomohon.

Berharap hasil penilaian dari tim akreditasi ini bisa mendapatkan hasil yang baik. Target kita adalah mendapatkan penilaian Paripurna yang adalah tingkat tertinggi dari hasil penilaian. Tingkatannya adalah Tingkat Dasar, Tingkat Madya, Tingkat Utama dan Tingkat Paripurna."Ucap Lolowang".

Lanjut dikatakan pula ada 15 kriteria penilaian yaitu :

1.Sasaran Keselamatan Pasien (SKP)

2.Hak Pasien Dan Keluarga (HPK)

3.Pendidikan Pasien Dan Keluarga (PPK)

4.Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien (PMKP)

5.Millenium Development Goals (MDGS)

6.Akses Ke Pelayanan Dan Kontinuitas Pelayanan (APK)

7.Asesmen Pasien (AP)

8.Pelayanan Pasien (PP)

9.Pelayanan Anestesi Dan Bedah (PAB)

10.Manajemen Penggunaan Obat (MPO)

11.Manajemen Komunikasi Dan Informasi (MKI)

12.Kualifikasi Dan Pendidikan Staf (KPS)

13.Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (PPI)

14.Tata Kelola Kepemimpinan (TKP)

15.Manajemen Fasilitas  Dan  Keselamatan  (MFK)

Dan pemerintahpun  akan terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat kota Tomohon dalam hal pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Anugerah Tomohon ini seperti kenyamanan, kebersihan, dan pelayanan yang prima dan BPJS Kesehatan.

Hadir juga mendampingi Walikota, Kadis Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr. Deesje Liuw, M. Biomed serta jajaran, Direktur RSUD Anugerah Tomohon dr. Petrus Bororing serta seluruh jajaran RSUD.Dan tim Surveior KARS ( Komisi Akreditasi Rumah Sakit ) : dr. Hanun Ernatyyaswati, MARS selaku Ketua Surveior Akreditasi, dr. Gerald Mario Semen, SP. KJ dan Yana Zahara, S.Kep, M.Kep.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) kampung KB Kelurahan Lansot Tomohon Selatan, Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tomohon, dilaksanakan di BPU Kelurahan Lansot, Selasa (11/6/19).

Pada kegiatan ini bertujuan untuk  meningkatkan kualitas pengelolaan kampung KB melalui peningkatan sinergitas pelaksanaan pembangunan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta pembangunan sektor terkait bersama mitra kerja agar mampu menjadi kampung KB percontohan.Dan lebih khususnya juga

meningkatkan pengetahuan pengelola kampung KB percontohan didalam mengelola kampung KB, serta meningkatkan pencapaian program KKBPK di kampung KB percontohan."Ucap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tomohon Sherly Bororing SP MM SIP"

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak CA yang juga sebagai narasumber mengatakan pula,Dengan adanya  Pelaksanaan program KKBPK

Kegiatan yang dilakukan pada kampung KB tidak hanya yang berkaitan dengan penggunaan dan pemasangan kontrasepsi, tetapi merupakan sebuah program pembangunan terpadu dan terintegrasi dengan berbagai program pembangunan lainnya.

Dimana juga wadah kampung KB ini dapat kita jadikan sebagai wahana pemberdayaan masyarhakat melalui berbagai macam program yang mengarah pada upaya merubah sikap, perilaku dan cara berfikir masyarakat kearah yang lebih baik."ungkap eman".

Turut menghadiri Camat Tomohon Selatan Ronald Kalesaran SE, Lurah Lansot Henny Bororing, para tokoh agama dan masyarakat,dan peserta : Lurah/Perangkat Kelurahan, PKK Kecamatan/Kelurahan, Kelompok Kerja (Pokja) kampung KB, bersama unsur terkait lainnya.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pasca libur idul fitri 2019,Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir H V Lolowang MSc melakukan sidak, memantau kehadiran ASN dan Nakon Sekda didampingi Kasat Pol PP, Kaban BKPSDM. Sidak pada pagi hari ini 10 Juni 2019.

Sidak tersebut di laksanakan diLokasi sidak di Dinas Pertanian, Dinas Pangan, Dinas Kesehatan, RSUD dan Kecamatan Tomohon Barat.

Pada sidak di Sekretariat Daerah di awali dengan pengecekan apel, kehadiran, ibadah dan rapat serta menerima arahan dari Asisten Perekonomian Ir Djoike Karouw MSi mengingatkan dua hal pokok dalam pelaksanaan tugas yakni Motivasi dan Kemampuan.

Dan dihari pertama ini  kerja diisi dengan apel kerja dan ibadah bersama di masing-masing perangkat daerah serta menerima arahan pimpinan.

Lolowang memberi apresiasi kepada ASN karena di lihat dari tingkat kepatuhan ASN,prosentase kehadiran yang tinggi dan disiplin dihari kerja pertama sesudah libur bersama.

Dan lolowang juga mengatakan bahwa   Sidak setelah hari libur ini merupakan bagian dari proses peningkatan kinerja dan disiplin seluruh Aparatur Sipil Negara. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang optimal dari aparatur pemerintah.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak, CA menghadiri rapat Koordinasi Pemerintah Kota Tomohon tahun 2019. Rakor di pimpim oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, MSc, dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Walikota Tomohon, Senin 10/06/19.

Dihimbau agar supaya segera menindaklanjuti hasil rapat Koordinasi. Saya berharap agar semua Perangkat Daerah pro aktif, kita budayakan etos kerja, Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas, harap Eman

Sebagai Kelengkapan administrasi bukti lunas PBB P2 masing-masing SKPD serta sosialisasi PERWAKO tentang dana kelurahan yang akan segera dilaksanakan, jelas Kepala BPKPD Drs. Gerardus Mogi.

Kasat Pol PP Syske Wongkar, S.Pd melaporkan tentang kemajuan APAR di setiap SKPD s/d akhir Mei  dan persyaratan teknis wajib menyediakan APAR (Alat Pemadam Kebakaran).

Disamping itu pula Kadis PUPR Joice Taroreh, ST, MT dibantu Pokja pengendalian ruang TKPRD memaparkan tentang kewajiban para Lurah mencegah prakarsa pembangunan oleh masyarakat yang sudah dilakukan tapi  belum ada ijin TKPRD.

Turut dihadiri oleh Asisten  Kesejahteraan Rakyat Drs. O D S Mandagi dan para Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon, para Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, Camat dan Lurah se-Kota Tomohon,  Inspektur Kota Tomohon Max M. Mentu, SIP, MAP mendampingi Walikota dan Sekretaris Daerah bersama pejabat terkait.(/Prise)