Tomohon,Sulutnews.com - Pelaksanaan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Kota Tomohon akan mengalami penundaan, hal tersebut dijelaskan oleh Komisioner Divisi Sosialisasi dan SDM KPU Tomohon, Stenly Kowaas SP Minggu, 22 Maret 2020.

Berhubung Ada empat tahapan yang bakal ditunda KPU Tomohon, penundaan ini adalah respon konkrit KPU dalam menyikapi upaya pemerintah dalam memerangi virus Covid-19.

Dalam hal ini juga KPU Tomohon  menindaklanjuti Surat Edaran RI dan KPU Provinsi, terkait penundaan beberapa tahapan di Pemilihan Kepala Daerah Serentak," tegas Kowaas,

Lanjutnya, empat tahapan pemilihan yang dimaksud yakni, tahapan pelaksanaan Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), pelaksanaan verifikasi Syarat Dukungan Calon Perseorangan, pembentukan Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih dan pelaksanaan Pemutakhiran Daftar Pemilih.

Oleh karena itu dengan adanya penundaan ini, pencegahan penyebaran Covid 19 serta penanganannya akan berhasil dengan baik. Kami akan terus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga kita dijauhkan  dari ancaman virus berbahaya ini, sehingga tahapan pemilihan di tahun 2020 bisa berjalan aman dan sukses," harap kowaas.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com — Sulutnews.com,-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar ratusan calon anggota panitia pemungutan suara (PPS) akan mengikuti tes tertulis yang nantinya akan berlangsung pada besok hari Rabu,4 Maret 2020.pada jam 16.00 tepat. Pada tahapan tes tertulis untuk anggota calon PPS ini akan di gelar pada masing - masing kecamatan yang ada di kota Tomohon,dan calon anggota PPS dari masing - masing kecamatan yang ada di kota Tomohon sudah di persiapkan lokasi yang telah ditetapkan dalam mengikuti tes.Hal tersebut telah diungkapkan langsung oleh ketua KPU kota Tomohon Haryanto Lasut. Dan beliau juga pun menjelaskan bahwa tes tertulis akan diikuti calon anggota PPS yang melewati tahapan seleksi administrasi. Setelah tes tertulis, KPU akan menetapkan paling banyak 6 calon anggota PPS, yang nantinya akan masuk di tahapan seleksi wawancara. Usainya tes tersebut hasilnya pastikan akan dipublikasikan dengan tunjuan meminta tanggapan dari masyarakat.Oleh karena itu menjadi harapan untuk masyarakat Tomohon agar dapat mencermati jejak rekam calon anggota PPS yang lulus tes tertulis, dan menyampaikan tanggapannya ke KPU."Karena dengan adanya tanggapan dari masyarakat ini akan diklarifikasi saat seleksi wawancara,” ungkap Lasut. Dan jika ada tanggapan dari masyarakat agar disampaikan secara tertulis, lengkap dengan identitas/tanda pengenal dari masyarakat yang memberikan tanggapan. “Yang pasti, nama dan identitas akan dirahasiakan,” tutup lasut. Dan untuk lokasi Lokasi Seleksi Tertulis Calon PPS yakni : 1.Tomohon Utara : SD GMIM 2 Kakaskasen 2.Tomohon Tengah : SD GMIM 7 Kuranga 3.Tomohon Timur: SMA Katolik Karitas Paslaten 4.Tomohon Barat: SMA Negeri 2 Tomohon 5.Tomohon Selatan: SD GMIM V Walian Tomohon (Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Kepengurusan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Tomohon bakal eksis kembali  dan organisasi tersebut  yang akan dinahkodai oleh James A Kojongian,di Sulawesi Utara (Sulut)dan pasti akan segera melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) di Kota Religius.

Menurut Gary Wangko, Ketua Pelaksana Tugas (Plt) organisasi bentukan Partai Golkar mengatakan bahwa sudah melaksanakan konsolidasi untuk pelaksanaan Musda. "Ya, dipercayakan sebagai Ketua Plt AMPI Tomohom, tugas utama saya adalah melaksanakan Musda. Panitianya sudah kami bentu sejak Januari lalu," beber Gary.

Dan pada saat ini juga sudah dalam persiapan Musda yang akan dilaksanakan besok hari, Jumat 28 Februari 2020, dan tapat pada pukul 10.00 pagi."kata Gary.

Selaku juga  ketua panitia Ketua Panitia Musda AMPI Tomohon, Swingly Ngantung mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan pelaksanaan Musda. "Persiapan sudah 90 persen. Jadi, Musda AMPI Tomohon siap di gelar besok hari," ungkapnya.

Lokasi pelaksanaan Musda, akan digelar di Anugerah Hill Tomohon, yang terletak di Kelurahan Paslaten, Kecamatan Tomohon Timur. "Musda ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pembina AMPI Sulut, Christiani E Paruntu, dan Ketua DPD I AMPI Sulut, James A Kojongian," ujar Swingly.

"Untuk itu, sebagai panitia mengundang seluruh kader AMPI yang ada di Kota Tomohon supaya hadir dalam hajatan penting ini. Mari kita sama-sama mensukseskan Musda ini supaya AMPI boleh berjaya di Kota Tomohon," tukasnya.

Diketahui, sejak beberapa tahun terakhir ini, AMPI Tomohon tidak lagi terdengar aktif melaksanakan kegiatan. Pengurus AMPI Tomohon sudah dibekukan pasca masa periode berakhir.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com,-Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengadakan pleno terkait perpanjangan masa pendaftaran Panitia Pemungutan Suara (PPS) ,Selasa,25 Febuari 2020.

Terkait dengan adanya perpanjangan masa pendaftaran calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada 23 September 2020 ini, karena jumlah pendaftar pada periode pertama tidak memenuhi jumlah minumum yang dibutuhkan.

Oleh karena itu perpanjangan pendaftaran PPS akan  dilakukan selama 3 hari, yakni 25-27 Februari."Hal tersebut disampaikan oleh ketua Ketua KPU Kota Tomohon Harryanto Lasut.

Dan mengajak kepada warga Tomohon agar bisa  memberi diri bersama - sama dalam menyukseskan Pilkada serentak 23 September 2020 nanti."harap lasut".(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon resmi menutup tahapan pemasukan syarat dukungan bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Minggu 23 febuari 2020.

Penutupan tahapan pemasukan dokumen tersebut secara resmi telah dilakukan langsung oleh Ketua KPU Kota Tomohon Harryanto Lasut serta didampingi empat komisioner lainnya, masing-masing Stenly Kowaas, Robby Golioth, Jacobus Wowor dan Albertien Vierna Pijoh.

Pada saat jam yang menunjukkan pukul 24.00 WITA,dengan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, penyerahan dokumen syarat perseorangan resmi ditutup. 

Usai menutup dilanjutkan pleno, Ketua KPU Drs. Hariyanto Lasut, menjelaskan, sejak Rabu  19 sampai Jumat 21 febuari 2020 tidak ada yang menyerahkan dokumen syarat dukungan bapaslon perseorangan.

Masuk pada  Sabtu, 22 Februari 2020, ada yang menyerahkan dokumen dukungan bapaslon perseorangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon yakni  atas nama ROBERT P.A PELEALU , SH dan FRANCISCUS HERMANUS ANGELO SOEKIRNO."kata lasut.

Lanjutnya minggu tengah malam telah resmi menutup tahapan penyerahan dokumen dukungan perseorangan, tanpa adanya bapaslon lain  yang datang memasukkan dokumen dukungan perseorangan.Maka dari itu, Pleno penetapan dibuatlah berita acara, dan penyerahan berita acara ke Bawaslu Kota Tomohon.

Dan untuk Tahapan pemasukan dokumen bapaslon perseorangan di KPU Tomohon ini dikawal ketat oleh Bawaslu Tomohon yang dipimpin langsung Ketua Deisy T Soputan, saat itu juga dilanjutkan dengan konferensi pers.

Selaku Komisioner KPU Kota Tomohon Divisi Teknis Robby Golioth juga menjelaskan bahwa tahapan verifikasi administrasi terkait data dukungan. “Nanti, seusai verifikasi administrasi, kemudian akan dilanjutkan tahapan verifikasi faktual pada setiap orang pemberi dukungan yang akan dilakukan KPU Kota Tomohon melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS),” jelas Golioth.(/Prise).

Tomohon,Sulutnews.com - Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon atas nama ROBERT P.A PELEALU, SH dan FRANCISCUS HERMANUS ANGELO SOEKIRNO dan para pendukung membawa dan menyerahkan dokumen syarat dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan dan sudah diterima oleh Komisioner KPU Kota Tomohon, sabtu, 22 Februari 2020, dikantor KPU Tomohon.

Penyerahan  dokumen dari bakal calon tersebut dilakukan pemeriksaan berkas sesuai prosedur yang ada. Dan dari hasil pemeriksaan Dokumen syarat dukungan yang diserahkan Bapaslon dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU.

Usai penyerahan pemeriksaan dokumen dari kedua Pasangan Bakal Calon Perseorangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tomohon Tahun 2020, Ketua KPU Tomohon Harryanto Lasut menyatakan,bahwa jumlah dokumen yang diajukan oleh Pasangan RoSe sebanyak 7.962. “Dari jumlah tersebut yang dinyatakan lengkap sebanyak 7.933 dan yang tidak lengkap sejumlah 29. Jumlah tersebut sudah melewati batas minimum yakni 7.097. Maka, setelah melewati proses pengecekan dokumen pasangan ini sudah dinyatakan memenuhi syarat,oleh karena itu akan dilanjutkan dengan proses selanjutnya yakni verifikasi aktual,”ucap. asut.

Disamping itu dengan  rasa kebanggaan ,Robert Pelealu mengatakan bahwa sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait. “Tim dan para pendukung telah berusaha keras sehingga tahapan penyerahan dokumen ini telah berhasil dilewati. Terima kasih juga kepada pihak KPU yang telah menerima kami dengan baik. Ini baru satu langkah dari sekian ribu langkah yang akan dijalani,”ungkap Pelealu.

Pada kesempatan tersebut pula selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Harryanto Lasut mengatakan pesta demokrasi yang di Kota Tomohon yaitu pemilihan kepala daerah yakni walikota dan wakil walikota di tahun 2020 ini merupakan bagian Pilkada Serentak di Indonesia, sebagaimana Provinsi Sulawesu Utara dari 15 Kota/Kabupaten terdapat 7 Kota/Kabupaten akan melaksanakan pemilihan kepala daerah termasuk kota Tomohon, serta akan melaksanakan pemilihan kepala daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.

Oleh karena itu dengan kedatangan bakal calon perseorangan merupakan kebanggaan kita akan sukses dengan penuh sukacita dan kedamaian didalam pesta berdemokrasi di Kota Tomohon.Maka semua patut disyukuri atas perkenan Allah Yang Maha Besar akan melindungi kita semua, serta membawa kita dalam kedamaian menyongsong Pilkada Tomohon 2020,” kata lasut".

Disamping itu di hadapan pasangan bakal calon perseorangan beserta pendukungnya lasut mengatakan "Kota Tomohon sebagai daerah cukup tinggi tingkat pertarungan politiknya,Oleh karena itu saya tidak mau pakai istilah kerawanan, tapi dengan tensi politik yang tinggi, keberadaan calon perseorangan ini akan membawa kedamaian sebagai simbol kota beriman,”ucap  Lasut.

Turut dihadiri, jajaran Komisioner KPU Tomohon Robby Golioth, Albertien Pijoh, Stenly Kowaas dan Jacobus Wowor, serta Sekretaris KPU Tomohon Stella Sompe bersama petugas pokja KPU Tomohon. Ikut disaksikan Bawaslu Kota Tomohon yang dipimpin Deisy Soputan SPd MKum.(/Prise)

Hadirnya Qlue di Tomohon akan memperkuat Tomohon Smart City untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan warga

Tomohon, Sulutnews.com - Peresmian aplikasi Qlue di Kota Tomohon dilakukan oleh Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman, SE, Ak, CA, dan Chief Commercial Officer (CCO) dan Chief Operations Officer (COO) Maya Arvini, dan disaksikan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tomohon di Balai Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Penerapan Qlue merupakan bagian dari tahapan Tomohon Smart City dan gerakan 100 Smart City yang dicanangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Qlue hadir di Tomohon bertepatan dengan tahun ke-4 kepemimpinan Jimmy Feidie Eman dan Syerly Adelyn Sompotan di kota tersebut. Acara ini digelar di Anugerah Hall, Tomohon dan dihadiri oleh tokoh dan masyarakat Kota Tomohon, Kamis 20 Februari 2020.

Berbagai solusi teknologi smart city Qlue secara resmi hadir di Kota Tomohon hari ini. Solusi tersebut bertujuan untuk meningkatkan layanan publik, memahami berbagai potensi wilayah, memantau kinerja aparatur pemerintah, membangun koordinasi antar sektor, hingga merumuskan kebijakan strategis yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Melalui Qlue, masyarakat Kota Tomohon dapat langsung melaporkan berbagai keluhan di lingkungan dan pelayan pemerintah langsung melalui ponsel mereka.

Foto : Peresmian Qlue ditandai oleh pemukulan tetengkoren (alat musik khas Sulawesi Utara) oleh Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman dan wakilnya Syerly Adelyn Sompotan, Chief Commercial Officer dan Chief Operations Officer Qlue Maya Arvini, CEO Antara Digital Media Manado Darmadi dan jajaran Dinas Kota Tomohon

Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman, SE, Ak, CA mengatakan Qlue hadir untuk meningkatkan kemampuan command center yang dimiliki oleh Tomohon Smart City dengan memasang dashboard terintegrasi yang dapat menggabungkan berbagai data ke dalam dashboard Qlue. Dashboard Qlue juga mampu mengumpulkan menganalisis, dan mengintegrasikan berbagai data antara lain data laporan warga, data wilayah administrasi, data klinik dan pelayanan kesehatan, data sekolah dan pendidikan, data tempat ibadah, data kantor pemerintahan, dan data jumlah penduduk di setiap kecamatan dan kelurahan di Tomohon. Data-data tersebut akan digunakan oleh pimpinan daerah untuk merumuskan kebijakan strategis.

Di sisi pelayanan publik, masyarakat Kota Tomohon dapat memangkas birokrasi dengan langsung menyampaikan keluhan yang ada di lingkungan mereka maupun mengenai pelayanan pemerintah langsung melalui aplikasi Qlue. Keluhan tersebut antara lain sampah, banjir, sanitasi, kebakaran, pelanggaran lalu lintas, parkir liar, tunawisma, dan iklan liar. Berbagai keluhan masyarakat akan masuk ke dalam aplikasi QlueWork yang digunakan oleh Organisasi Perangkat Daerah terkait. Contohnya, laporan parkir liar di Kota Tomohon akan ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan Kota Tomohon. Keluhan masyarakat akan menjadi data dan bahan evaluasi pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Pemerintah Kota Tomohon ingin membangun konsep pemerintahan yang akuntabel dan transparan dalam pilar smart government, sejalan dengan misi kami dalam program EMAS (E-government, Mengubah Wajah Kota, Akselerasi Pembangunan, dan Smart City). Kami bermitra dengan Qlue sebagai perusahaan penyedia ekosistem smart city yang bisa membantu kami dalam mewujudkan misi tersebut dengan berbagai solusi smart city yang kami butuhkan, mulai dari aplikasi pelaporan warga QlueApp, aplikasi manajemen tenaga kerja QlueWork, dan dashboard terintegrasi dalam QlueDashboard,” kata Jimmy Feidie Eman.

Foto : Chief Commercial Officer dan Chief Operations Officer Qlue Maya Arvini memberikan sambutan di acara peluncuran Qlue di Kota Tomohon

Founder & CEO Qlue, Rama Raditya, mengatakan Qlue bangga membantu Kota Tomohon dalam mewujudkan kota pintar dengan berbagai solusi smart city yang komprehensif. Dengan memanfaatkan smartphone, warga Tomohon dapat melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial menggunakan QlueApp. Warga Tomohon dapat memonitor status laporan di dalam aplikasi, mulai dari menunggu, proses, hingga selesai. Dengan fitur geotracking, laporan warga langsung masuk ke dalam QlueDashboard agar masalah dapat langsung dipetakan, dan ditindaklanjuti.

Data Biro Pusat Statistik Kota Tomohon menunjukkan sekitar 84% penduduk Kota Tomohon menggunakan ponsel, di mana 57% dari jumlah tersebut memiliki akses ke internet. Kami berharap penduduk Kota Tomohon dapat memanfaatkan berbagai teknologi dan inovasi Qlue dalam layanan publik yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Solusi teknologi dari Qlue akan membantu Pemerintah Kota Tomohon untuk merespon berbagai masalah kota dengan cepat dan pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup warga Tomohon,” ujar Rama.

Foto : Suasana command center di Kota Tomohon. Command center ini dilengkapi dengan QlueDashboard, yang mengintegrasikan seluruh data yang diambil melalui aplikasi pelaporan masyarakat, Qlue

Qlue juga mengembangkan sensor dan analisis video yang secara otomatis dapat mendeteksi wajah, mengklasifikasi dan menghitung jumlah mobil, plat nomor, jumlah orang, dan kemampuan lainnya yang disematkan di CCTV dan lampu pengatur lalu lintas. Solusi Qlue ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan, mengurai kemacetan dan peringatan secara otomatis bagi pelaku parkir liar melalui teknologi AI dan IoT.

“Sebagai perusahaan yang menyediakan ekosistem smart city terlengkap di Indonesia, Qlue akan terus melakukan inovasi di berbagai kota di Indonesia untuk mempercepat perubahan positif dan mewujudkan Indonesia smart nation. Saat ini Qlue telah hadir di lebih dari 43 wilayah dan lebih dari 50 institusi lintas industri, mulai dari pemerintah daerah dan pusat, properti/kota satelit, keamanan, konstruksi, bantuan pasca bencana, dan lain-lain,” tutup Rama.(/Merson)

Tomohon,Sulutnews.com - Melalui Dinas Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Tomohon, dan Bagian Umum Setda Kota Tomohon, melaksanakan  Penandatanganan Kontrak Kerjasama tahun 2020 ,Yang bertempat di Anugerah Hill Tomohon, Selasa 18 Februari 2020.

Kontrak Kerjasama tersebut yakni pengadaan Astinet 1:1

Penandatanganan Kontrak Kerjasama tahun 2020 antara Pemerintah Kota Tomohon dengan PT. Telekomunikasi Indonesia Witel Sulut Maluku Utara,yang di tanda tangani oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Novi Politon, SE, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon Albert Tulus, SH, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Tomohon, dan Kepala Bagian Umum Setda Kota Tomohon.

Penandatanganan Kontrak Kerjasama tersebut disaksikan langsung oleh Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak, CA.

Berharap dengan adanya kontrak kerja sama ini agar  kebutuhan untuk telekomunikasi di Pemerintah Kota Tomohon khususnya instansi yang bekerja sama akan semakin baik sehingga tugas-tugas mereka semakin lancar untuk melayani masyarakat,’’ ucap eman.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Penyerahan dokumen dukungan bakal calon perseorangan  tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon telah di jadwalkan mulai dini hari Rabu 19 febuari 2020 sampai hari 22 febuari 2020 mulai  pukul 08.00-16.00 dan untuk hari minggu 23 febuari 2020 mulai pukul 08.00-24.00.

Ketua Divisi Teknis KPU Kota Tomohon Robby Golioth ST mengatakan bahwa KPU hanya menerima dokumen dukungan perseorangan sesuai dengan jadwal yang ada apabila melewati waktu yang   ditentukan KPU tidak dapat menerima dokumen tersebut. Saat Bakal Pasangan Calon memasukkan dokumen KPU akan memeriksa 3 (tiga) jenis formulir

  1. Form. B.1-KWK
  2. Form. B.1.1-KWK
  3. Form. B.2-KWK

Dan Apabila ketiga formulir ini memenuhi syarat saat pengecekan dan memenuhi  dukungan minimum 7.097  serta tersebar di minimal 3 kecamatan, kpu akan membuat tanda terima dokumen yang nanti akan digunakan saat melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual (semua pendukung akan disensus di datangi dor to dor)."jelas goliath.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Sehubungan dengan kegiatan Zona Integritas dan Wilayah Bebas Korupsi, Direktur Tindak Pidana Korupsi bersiap untuk melakukan pencanangan bahwa Direktorat Tindak Pidana Korupsi telah siap untuk menjadi ZI sebagai persiapan menuju WBK. Sebagai langkah persiapan telah diterbitkan beberapa surat perintah terkait dengan administrasi pencanangan Direktorat Tindak Pidana Korupsi sebagai satuan kerja Zona Integritas. Oleh karena itu penandatanganan dilaksnakan,di Aula Aula Polres Tomohon, Selasa 18 Febuari 2020.

Untuk di ketahui Zona Integritas adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada pimpinan dan jajaran-nya mempunyai niat (komitmen) untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi/WBBM  melalui upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.  Sementara itu, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi syarat indikator hasil WBK dan memperoleh hasil penilaian indikator proses di atas 75 pada ZI yang telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WDP) dari BPK atas laporan keuangannya.

Pada kesempatan tersebut pula Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc MTh. Yang menghadiri kegiatan ini berharap  bahwa pencanangan WBK dan WBBM untuk Polres Tomohon agar dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Disamping itu lolowang juga mengatakan sebagai Atas nama Walikota dan Pemkot Tomohon akan senantiasa bahu membahu untuk bersama Polres mencapai zona WBK dan WBBM, kami akan sama-sama belajar kepada Kajari Tomohon yang telah lebih dahulu, untuk dapat diterapkan pada Pemkot Tomohon.

Kiranya kita semua melalui zona waktu integritas ini sama-sama membangun Indonesia tercinta dan khususnya Kota Tomohon."tutup lolowang.

Usai sambutan dalam kesempatan itu diadakan penandatanganan oleh beberapa pihak terkait yaitu : Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait SIK SH MSi, Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Immanuel Richendryhot SH MH, Ketua PN Tondano ST Iko Sudjatmiko SH MH, Adolf Masengi Bsc SPd selaku Tokoh Masyarakat , Zamroni Khan selaku Tokoh Agama , Dreeiter Roy selaku Insan Pers .

Hadir : Perwira Polres bersama jajaran Polres Tomohon, serta hadirin undangan.(/Prise)