Tomohon, Sulutnews.com - Kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pengelolaan anggaran keuangan di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Beriman Kota Tomohon Tahun Anggaran 2016, masuk ke tahap penyerahan tersangka. Senin 15/7/2019.

Bertempat di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, penyerahan (Tahap ll) tersangka Theo alias TP (54) dilakukan oleh jaksa penyidik kepada jaksa penuntut umum Kejari Tomohon.

Tersangka TP yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Tomohon ditahan karena diduga melakukan tindak pidana korupsi dana PD Pasar Tomohon tahun anggaran 2016.

Dalam kasus ini dijelaskan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon Edy Winarko SH MH melalui Kasi Intel Wilke Rabeta SH. tersangka TP pada saat menjabat sebagai Plt (Pelaksana tugas) Direktur Utama PD Pasar Beriman Kota Tomohon, telah melakukan peminjaman dari Kas PD Pasar Beriman Kota Tomohon Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp175 juta.

“Jadi, tersangka TP melakukan peminjaman uang kas PD Pasar sebesar Rp 175 juta untuk keperluan pribadinya.” ucap Kasi intel.

Dari perbuatannya tersebut, tersangka melanggar Primair Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang – Undang RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Subsidiair Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang – Undang RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dimana perbuatan tersangka  melakukan peminjaman tidak sesuai ketentuan dari Kas PD Pasar Beriman Kota Tomohon Tahun Anggaran 2016 dipergunakan oleh Tersangka TP. untuk kebutuhan pribadinya dan bukan untuk kebutuhan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Beriman Kota Tomohon.

“Dari perbuatan tersangka menyebabkan kerugian keuangan Negara/Kerugian Keuangan Daerah/Kerugian Perusahaan Daerah (PD) Pasar Beriman Kota Tomohon sebesar Rp175 juta.” Pungkas Rabeta.

Selanjutnya tersangka TP ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Klas IIA (Rutan) Malendeng, Manado.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Puncak acara Hari Lansia Nasional 2019, digelar di Monumen Perjuangan Jawa Barat Bandung,Rabu 10 juli 2019. Acara  Hari Lansia Nasional 2019 memberi tema  “Lansia Usia mandiri, sejahtera, dan bermartabat”.

Walaupun dilanjut usia ini tidak ketinggalan mereka untuk memeriahkan acara tersebut dengan menampilkan potensi-potensi lansia seperti karnaval lansia, Band Lansia, fashion show lansia, dan Menteri Sosial RI, Bpk. Agus Gumiwang Kartasasmita  menghadiri acara tersebut dan memberi apresiasi kepada Lansia Indonesia harus tetap sehat, berdaya guna dan berpotensi. Lansia menjadi pemersatu bangsa.

Turut dihadiri Wakil Walikota didampingi kepala dinas sosial kota Tomohon, dr. Jhon Lumopa, M.Kes, serta mantan menteri yg sudah lanjut usia, Emil Salim, Haryono Suyono, sejumlah kepala daerah se Indonesia, musisi Indonesia yang sudah lansia, Bimbo dan ketua-ketua komda lansia se Indonesia.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota mengikuti presentasi dari tim BEKRAF dengan memaparkan maksud dan tujuan tim bekraf di kota Tomohon selama empat belas hari. Kegiatan ini dilaksanakan di Wise Hotel 6/7/19.

Pada kesempatan tersebut Walikota Tomohon Jimmy f Eman sangat  berterima kasih dimana telah dipilihnya Tomohon menjadi satu-satunya kota di Provinsi Sulawesi Utara yang mendapat  kehormatan sebagai tempat penyelenggaraan program Inovatif dan kreatif melalui kolaborasi Nusantara (IKKON).

Dan dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) kembali menyelenggarakan program Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap perkembangan ekonomi kreatif daerah."jelas Eman".

Lanjut eman diTahun ini IKKON digelar di lima kabupaten/kota terpilih yaitu, Tomohon, Aceh Utara, Pangkal Pinang, Lombok Timur dan Kupang.

“Dari Kelima daerah tersebut terpilih setelah melalui proses pemilihan daerah yang diselenggarakan tahun 2018.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf pada Konferensi Pers IKKON 2019 di Beer Hall SCBD, Jakarta pada 28/6/2019 yang lalu menyatakan bahwa mereka sangat berharap program IKKON ini bisa dapat membantu daerah untuk memaksimalkan potensi kreatifnya agar dapat memberikan dampak ekonomi secara nyata bagi  perekonomian daerah.

Oleh karena itu dengan adanya progam IKKON ini juga merupakan program yang mengusung konsep live in designer dengan mengedepankan kolaborasi antara profesional di bidang kreatif dengan pengrajin lokal dan pemangku kepentingan di daerah. 

Dan Sejak 2016, Bekraf melalui IKKON telah mendukung pengembangan ekraf daerah di 15 Kota/Kabupaten dengan mengembangkan produk yang sudah ada maupun menciptakan produk kreatif baru.

Dan perlu juga diketahui IKKON ini dibagi menjadi empat tahapan kegiatan yaitu, pemetaan potensi, perencanaan desain, purwarupa, dan pameran.

Sehingga dalam setiap tahapan BEKRAF mengirimkan tim yang terdiri atas mentor, pengembang bisnis, desainer produk, desainer interior, desainer fashion, desainer tekstil, desainer komunikasi visual, arsitek, koreografer, etnomusikologi, fotografer, videografer, dan antropolog ke daerah – daerah binaan untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal, menggali potensi kreatif daerah setempat hingga menciptakan produk kreatif baru dengan memanfaatkan potensi yang ada.

Pengiriman tim ke daerah binaan diawali dengan proses seleksi yang dilakukan BEKRAF dengan meloloskan 56 profesional dari 287 orang pendaftar. Sebelum keberangkatan, Bekraf juga memberikan pembekalan dan wawasan kepada mereka terkait program IKKON dan bagaimana mengatasi kendala yang mungkin muncul di lapangan.

“Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan muncul produk – produk kreatif baru yang dapat menjadi ikon dari masing-masing daerah,” ujar Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif Bekraf, Poppy Savitri.

IKKON 2019 akan mulai dilaksanakan akhir Juni ini dan ditutup dengan pameran produk IKKON  yang akan diadakan November mendatang. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin dan memperkuat ekosistem ekraf nasional, Bekraf juga berharap IKKON dapat menjadi kajian pembuatan program dan peraturan atau peta jalan ekonomi kreatif di daerah.

Tentang Bekraf

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif. Saat ini, Kepala Bekraf dijabat oleh Triawan Munaf.

Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden RI dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio.

Sehingga IKKON 2019 ini adalah sebagai  Komitmen Pemerintah Maksimalkan Potensi Ekraf Daerah.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Kurikulum, merupakan bahan Ajar & Model Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD).Kegiatan ini Di laksanakan di AAB Guest House selama 3 hari Rabu-Jumat (10-12 Juli 2019).

Dan dalam sambutan Walikota Tomohon Jimmy F Se,Ak.CA.yang dibacakan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Drs O D S Mandagi menyatakan bahwa

Tujuan kurikulum ini  merupakan seperangkat rencana dan sebuah pengaturan yang berkaitan dengan tujuan, isi, bahan ajar dan cara yang digunakan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan  dan dimana  juga sebagai kegiatan pembelajaran untuk mencapai sebuah tujuan pendidikan nasional (UU No 20 tahun 2003).

Dan inipun juga merupakan sebagai pelatihan bagi guru-guru agar bisa dapat memahami mengenai dasar dari kurikulum dan pengembangan agar mempunyai tanggungjawab terhadap capaian kurikulum yang harus dikembangkan serta sebagai bahan ajar.

Sehingga tujuan kurikulum anak usia dini di Indonesia adalah salah satu yang bisa dapat membantu meletakkan dasar ke arah perkembangan sikap pengetahuan, ketrampilan dan kreatifitas yang diperlukan oleh anak untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan pada tahapan berikutnya."tutup Mandagi".

Turut menghadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon DR Juliana Karwur MKes MSi serta para peserta.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pada iven wisata internasional yang di kenal kota Tomohon sebagai Kota Bunga, yakni Tomohon International Flower Festival 2019 tanggal 9 Agustus mendatang memberi kabar gembira dan kepastian bahwa dimana Presiden akan datang pada iven TIFF, Dan hal ini di katakan ketika Presiden Jokowi memimpin rapat koordinasi khusus di ruang rapat VIP Pemerintah Provinsi Sulut di Bandara Sam Ratulangi Manado, Jumat (5/7/2019).

Dalam rapat tersebut pula yang  dihadiri bersama jajaran menteri, Gubernur Sulut Olly Dondokambey serta para bupati dan wali kota se Sulut, termasuk Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak, CA.

Dan Sebelum Presiden naik pesawat kepresidenan untuk kembali ke Jakarta, Wali Kota Jimmy Eman menyempatkan diri mengundang Presiden untuk menghadiri Iven TIFF 2019.

Menurut Eman, Presiden Jokowi berjanji akan datang menghadiri TIFF 2019 yang akan diselenggarakan bulan agustus nanti.

Wali Kota Jimmy Eman menjalin keakraban dengan Presiden Jokowi saat acara pertemuan dengan para kepala daerah se Sulut.

“Presiden ingin memajukan pariwisata di Sulawesi Utara di dalamnya Kota Tomohon karena perkembangan perekonomian dari sektor ini. Untuk menunjang wisata di Sulut dibutuhkan masyarakat yang ramah, pengelolaan sampah yang baik. Ini akan menghasilkan devisa yang masuk ke Sulut”, kata Eman dan “begitu juga dengan dukungan Kota Tomohon yang memiliki banyak obyek wisata dan banyak dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara”, tambahnya.(/Prise)

Semarang, Sulutnews.com - Rakernas Apeksi ke XIV di adakan di semarang, bertempat Di Ballrroom Hotel PO Semarang, berlangsung tanggal 2-5 Juli 2019.

Pada pertemuan rakernas tersebut mengajak kepada Pemerintah Kota Tomohon agar menjadi contoh tentang tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik dengan pendekatan digital serta melahirkan administrasi publik yg cepat efisien serta mendukung investasi di pelayaan perkotaan.

Serta mengajak kepada pemerintah kota Tomohon bekerjasama pemerintah provinsi, pemerintah kota agar kompleksitas permasalahan perkotaan yang terus berkembang mampu ditangani secara sinergi.

Maka dari itu dengan adanya rakernas ini menghadirkan gagasan dan terobosan yg akan berkontribusi terhadap implementasi indonesia maju, berdaulat dimasa depan.

Seperti yang disamapaikan Mendagri Tjahjo Kumolo,SH mewakili Presiden RI dalam sambutan mengatakan bahwa .

Pemerintah melalui Apeksi harus terus mengawal dan mendukung agar pencapaian sisa anggaran dalam RPJMN 2014-2019 harus terlaksana secara tuntas.

Apeksi harus berperan aktif mendorong anggotanya yg tersebar di 93 daerah kota otonom dan 5 kota administratif.

Turut menghadiri di rakernas : mendagri, menpanRB, wakil Menkeu, dewan apeksi dan seluruh walikota/wakil walikota atau yang mewakili di indonesia. Pejabat dari tomohon (wakil walikota Tomohon, assisten kesejahteraan rakyat, para pejabat ess II).(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pemerintah kota Tomohon mempromosikan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2019 yang dilaksanakan di Denpasar Bali, Minggu 30/6/2019.

Dalam rangka pelaksanaan TiFF ini pemerintah kota Tomohon menggelar Roadshow dan Fun Walk,dengan diiringi Pawai yakni; Maskot Kristo & Kristy,Grup Trompet Sekolah-sekolah, Spanduk roadshow, Kabasaran Pemkot Tomohon & Kabasaran Kawanua Bali, Rombongan Pejabat, Tamu dan Undangan ( Kementerian Pariwisata, Pemprov Bali & Pemkot Denpasar, Prov Sulut, Pemkot Tomohon, Komunitas (Ikatan Keluarga Maesa) Matuari Tombulu di Bali,Masyarakat Tomohon dan Masyarakat umum.Tak ketinggalan juga olahraga bersama senam TIFF, dan donci Tomohon dan lain sebagainya pada waktu finis.

Kegiatan tersebut mengambil start depan Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar, serta  finish di kompleks Plataran Monumen Perjuangan Bali, Dan Kegiatan Roadshow dan Fun Walk ini bertujuan agar bisa  dapat  menyebarluaskan informasi soal TIFF yang merupakan agenda strategis dan menjadi awal kegiatan TIFF,dan sudah menjadi agenda pula setiap tahun di kota Tomohon.Sehingga dalam pelaksanaan TIFF tersebut intinya untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat secara khusus dan secara umum demi untuk kemajuan Kota Tomohon/Sulawesi Utara.

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE, Ak. CA yang didampingi Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan yang ikut serta pada kegiatan roadshow dan fun walk  mengatakan bahwa, di tahun 2019  ini TIFF merupakan kegiatan yang  ke-9 dilakukan Pemerintah kota Tomohon  dan masyarakat Kota Tomohon.

Disamping itu TIFF banyak mendapat dukungan salah satunya dari Kementerian Pariwisata RI, karena TIFF 2019 ini sudah menjadi kalender  iven."ungkap eman"

Lanjut eman dengan diselenggaranya TIFF ini mendapat dukungan juga dari perbankan yakni BRI, Bank Sulut dan Bank Prismadana, yang artinya TIFF makin banyak digemari dan didukung. Dan berharap pula kesuksesan TIFF setiap tahunnya  akan diraih kota Tomohon sehingga semakin dikenal di Indonesia dan internasional.

Dan untuk di ketahui pula dari sejumlah negara sudah mengonfirmasi untuk ikut memeriahkan TIFF 2019, di antaranya Amerika, China, Korea, Filipina.

Mereka siap berpartisipasi untuk ikut TIFF, begitu juga Pemerintah Daerah di Sulut yang hadir saat ini yang terus memberikan support.

Terima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung TIFF."tutup eman".

Pada kesempatan tersebut juga selaku ketua TIFF 2019 Angelica Tengker mengatakan bahwa  Kota Tomohon dengan iven TIFF telah menambah khas pariwisata Indonesia yang ditunjang dengan keindahan objek wisata.

Dan selain itu juga Pemerintah kota Tomohon pun telah melengkapi akomodasi pariwisata yang representatif. Namun, yang utama adalah keramahan masyarakat yang dikenal dengn smiling people.

Tomohon juga dikenal dengan daerah yang aman dan sangat baik untuk iven pariwisata dan tahun ini kembali dilaksanakan TIFF dalam menunjang pariwisata Indonesia.

Iven TIFF ini telah masuk dalam 100 calendar of event Kementerian Pariwisata RI.

Dan diketahui juga TIFF ke-9 ini akan berlangsung pada tanggal 7 sampai 12 Agustus 2019  mendatang.

Angelica pun berharap bisa mengundang semua masyarakat di Bali, wisatawan di Bali untuk hadir dan membantu mempromosikan iven ini,selain dengan adanya  main event ini juga adalah Tournament Of Flower (TOF) atau parade kendaraan hias dan sejumlah side iven.

Turut Hadir dalam kegiatan roadshow dan fun walk,Kabid pemasaran area III Kementerian Pariwisata RI Ir Ni Putu Gemet Gayatri MSi, Anggota DPD RI terpilih Hilary Lasut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut Wenny Lumentut bersama anggota DPRD Bart Senduk bersama Billy Lombok, Kadis Pariwisata Provinsi Sulut Daniel Mewengkang bersama para Kadis Periwisata Boltim, Bitung, Sangihe, Pemerintah Provinsi Bali bersama Kota Denpasar, Unsur Forkopimda Tomohon, unsur Perbankan, Komunitas Ikatan Keluarga Maesa Matuari Tombulu di Bali, Jajaran pengurus DPD Brigade Manguni Indonesia Provinsi Bali, masyarakat serta Jajaran Pemkot Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Detik -detik menjelang Tomohon International Flower Festival 2019 yang akan di gelar pada bulan Agustus 2019 mendatang di laksanakan Konferensi Pers yang bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center yang bertepatan juga perayaan 6 tahun bali & Beyond Travel Fair 2019, Jumat 28/6/ 2019.

Walikota Tomohon  Jimmy F Eman Se,Ak,CA.mempresentasikan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2019, yang akan digelar pada bulan Agustus 2019 mendatang. Serta mengatakan bahwa Tomohon Internasional Flower Festival di tahun  2019 ini  adalah 1 dari 3 kegiatan pariwisata yg ada di sulawesi utara yg masuk 100 kalender pariwisata Indonesia, Dan juga ditahun 2019 kita sudah yang kesembilan kalinya melaksanakan TIFF.

Dalam pergelaran diselenggaranya  TIFF ini, untuk mengajak masyarakat dan pemerintah kota Tomohon dalam membangun kota Tomohon agar lebih maju dan dapat juga di kenal oleh seluruh dunia dengan berbagai macam kekayaan wisata yang ada di kota Tomohon.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Pariwisata RI sangat  mendukung penuh dengan adanya di gelarnya TIFF 2019 ini serta akan memviralkan TIFF 2019 ke international dan nasional. Bapak Ricky Fauziani selaku Asisten Deputi Pemasaran I Regional 3 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengatakan bahwa  Tidaklah mudah bagi suatu daerah untuk masuk 100 kalender pariwisata Indonesia.

Dan di tahun ini sudah kedua kalinya  terakhir kota Tomohon masuk dalam 100 kalender pariwisata di Indonesia.

Turut menghadiri dalam konfensi pers yakni Asisten Deputi Pemasaran I Regional 3 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Bapak Ricky Fauziani, Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak. CA., Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon. Putri Pariwisata Indonesia 2018 selaku Ketua Panitia Pelaksana TIFF 2019 Gabriella Mandolang, Jajaran Pemkot Tomohon, Asita Sulut dan para Media International dan nasional.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Agar tetap terjaga hubungan kemitraan dan maksimalisasi kinerja pihak Bawaslu dalam penyelesaian semua masalah dan tahapan yang timbul di pemilu atau pun pilkada yang akan digelar nanti, Selaku Komisioner Bawaslu Tomohon, Marwan Dokal menantang awak media di kota Tomohon untuk mengkritisi kinerja pihak Bawaslu dalam hal maksimalisasi kinerja mereka. Rabu 26/6/2019 di cafe Elmonth

Pada kesempatan tersebut selaku, Ketua Bawaslu Kota Tomohon, Deasy Soputan didampingi Komisioner Bawaslu, Stephen Linu menjelaskan, silaturahmi lewat kegiatan ini perlu dilakukan pihaknya, karena kami merasa hal ini penting tuk dilakukan, berhubung kinerja pers yang sangat penting dalam  menginformasikan kegiatan  bawaslu ke tengah masyarakat luas.

Dan dimana saat ini tahapan pemilu serentak hampir selesai, dan kami mengapresiasi kinerja awak media yang sudah benar-benar membantu pihaknya dalam mensukseskan pemilu sampai dengan aturan, hingga bisa diselesaikan dengan aman dan lancar,"Jelas Soputan".(/prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pasca Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon laksanakan  Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Bagi Media Massa, yang bertempat di Cella Bakery and Resto Tomohon, Selasa (25/6/19).

Ketua Bawaslu kota Tomohon dan juga selaku selaku Ketua dan juga sebagai Koordinator Divisi SDM, Data dan Informasi Panwas Kota Tomohon yakni Deisy Soputan S.Pd M.Hum di saat membuka kegiatan yang bertemakan “Evaluasi dan Publikasi Hasil Pemilu tahun 2019, menyampaikan bahwa masyarakat sangat membantu dan berpatisipasi dalam pengawasan pemilu serentak di tahun 2019.

Dan berharap juga kepada media massa agar dapat terus kedepan bisa menyajikan kepada masyarakat yang terkait dalam tugas, tanggung jawab dan apa yang telah dilakukan serta sejauh mana yang dikerjakan oleh dikerjakan oleh Bawaslu kota Tomohon.” kata Soputan, 

Hal yang sama disampaikan pula oleh Steven Linu,SS dalam penyampaiannya mengatakan bahwa, bawaslu kota tomohon pasca di tetapkan sebagai bawaslu kota tomohon tugas bawaslu semakin besar terutama penanganan pelanggaran.Dan Terkait dengan penanganan ada 13 pelanggaran, baik sifatnya temuan ada juga bersifat laporan. Ada pelanggaran etik,admistrasi ada juga yg bersifat pidana,khusus pidana apabila ada temuan dan ada dugaan kuat wajib di lanjutkan kepihak kejaksaan dan kepolisian secara teknis sesuai regulasi yang ada,Dan tentunya pelanggaran-pelanggaran tersebut yang di lakukan sangat bervariasi.Yang masing-masing di tanggulangi sesuai  pasal perundang - undangan yang berlaku.Juga pada konteks netralitas bawaslu sudah menjalankan sesuai dengan koridor yang  ada yang tentunya apabila masih ada kekurangan akan menjadi perhatian di waktu akan datang." Ulas, komisioner bawaslu kota tomohon Steven linu.

Dan dalam kesempatan pula tersebut juga Merwan Irvan Dokal, SH Anggota Komisioner Kordiv Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, menyatakan bahwa   tugas pengawasan pemilu telah dikerjakan secara baik dan berkualitas.

Oleh karena itu  kegiatan ini sudah menjadi bahan evaluasi kami, apalagi bulan September nanti, akan memasuki tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Tomohon tahun 2020. (/Prise)