Tomohon, Sulutnews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon kembali akan menggelar lomba selfie di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurut Ketua KPU Kota Tomohon Drs Harryanto Lasut MAP melalui Komisioner Divisi Sosialisasi Stenly Kowaas SP, lomba selfie di TPS yang dimaksud adalah mengambil foto namun di luar,di luar TPS, bukan di dalam. “Sayang kalau ini dilewatkan. Tapi, jangan salah, ini di luar TPS,’’ ujarnya.Jumat,4 Desember 2020.

Kowaas menambahkan, foto selfie yang akan dinilai adalah yang dikirim peserta yang sudah masuk kategori pemilih.

Dan sebagai pemenang nya akan di hadiakan 12 juta

Setiap Warga meng-upload foto selfie di TPS di akun sosmed masing-masing dan men-tag akun FB KPU Tomohon dan mention akun Instagram KPU Tomohon

Untuk diketahui sebagai syarat setiap postingan foto selfie yang akan diikutkan dalam lomba wajib menyertakan caption:

Damai Natal, Damai Pilkada.

Pilihan Boleh Berbeda, Tapi Tetap Bersaudara

 Dan di wajibkan harus mencantumkan nomor TPS dan kelurahan apa"kunci Kowaas.

"Maka dari itu ayo warga Tomohon,demi suksesnya Pilkada serentak kita meriahkan dengan berbagai kegiatan seperti lomba foto selfie". (Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Semakin nyata detik - detik kemenangan yang akan diraih Pasangan Calon Walikota dan Wakil Wali kota Tomohon dengan  nomor urut 2 yang di usung Partai PDI P dan Gerindra Caroll Senduk dan Wenny Lumentut (CSWL).Tinggal menghitung 5 hari lagi pelaksanaan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) di Kota Tomohon.Jumat 4 Desember 2020.

Sesuai dengan pantauan hasil polling terbuka yang dilakukan media online www.kabardaerah.com,dimana elektabilitas dari paslon Caroll Senduk dan Wenny Lumentut mengungguli paslon lainnya di H-5 pilkada.

Diketahui dari fakta survey resmi yang disandingkan dengan polling yang ada,dapat dipertanggung jawabkan ke publik dan hukum, menunjukkan elektabilitas Caroll Wenny tak bisa dilampaui oleh lawan politik lainnya.

Menurut data yang diperoleh dari Indonesia Observer melalui Andre Mongdong survey  dalam top of mind menunjukkan Caroll Wenny masih unggul  64.7 persen, Jilly Virgie 22,7 persen dan Robert -Soekirno 1.2 persen.

Sedangkan dalam polling terbuka media www.kabardaerah.com pada hari ini Jumat 4 Desember 2020 pada  pukul 09.00 wita, Caroll Wenny meraih 69.48 persen, Jilly Virgie 22.27 persen dan Robert Soekirno 8.23 persen dari jumlah votes.

Maka dari itu Ketua Tim Kampanye Caroll Wenny Drs Johny Runtuwene menyatakan "Kemenangan sudah didepan mata, karena itu atas hasil survey menjadi parameter untuk mengawal semua pendukung menuju pada hari H pencoblosan", kata Jonru. (Prise)

Tomohon, Sulutnews.com -Pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali kota Tomohon Nomor Urut 2 CAroll - Wenny saat tampil Debat terbuka yang ke - 3 begitu sangat elegan dalam menyampaikan visi  misi serta progam yang  terkait penanganan Covid - 19 dikota Tomohon.Selasa,2 Desember 2020.

Calon Wakil Wali kota Tomohon menjawab dengan santunnya menegaskan akan memberi bantuan sosial Covid - 19 bagi masyarakat yang secara merata.

"Ya  bantuan ini tentunya bisa  dinikmati bagi  siapa saja dari latar belakang apapun, baik termasuk ASN, kelompok maupun perorangan yang memang seharusnya dilakukan secara merata.Karena jika di lihat semua pihak dipastikan terdampak,”ucap Wenny".

Tapi sangat disayangkan,jika bantuan sosial yang bersumber dari keuangan pemerintah, hasil dari pungutan pajak rakyat, tapi justru tidak dirasakan oleh rakyat yang berhak mendapatkan bantuan sosial itu.Dan lebih heranya lagi jika bantuan yang disalurkan secara utuh pada saat jelang Pilkada.

Lanjutnya,Jika di lihat Tomohon sudah masuk pada keadaan masuk zona merah. "Maka dari itu mari berkaca, untuk memberikan bantuan sosial sesuai sasaran demi meminimalisasi akan penyebaran Covid-19,” kata Wenny".

Untuk itu pemerintah harus bersikap sebagaimana SOP gugus tugas pusat terkait penanganan Covid-19."jelasnya.

Dan untuk bantuan yang diserahkan salah sasaran, justru membuat masyarakat akan beraktivitas tanpa lagi memikirkan protokol kesehatan.Jika disalurkan tepat sasaran, maka semuanya akan berjalan dengan baik. Daerah lain bantuan turun saat awal Covid-19, tapi di Tomohon, justru saat jelang Pilkada,”ketus Wenny.

Penyampaian yang di lontarkan Wenny, disetujui caroll (Calon Walikota).Dan berharap,dengan segala problem sosial kemasyarakatan yang terkait kepentingan hidup masyarakat luas, cepat teratasi nanti di saat Caroll-Wenny dipercayakan rakyat Kota Tomohon sebagai Walikota dan Wakil Walikota melalui pencoblosan 9 Desember 2020 nanti.(Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon menggelar Debat Terbuka Pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Tomohon Tahun 2020, 2 Desember 2020.Yang bertempa di ABI Tomohon.

Ketua KPU Tomohon Drs Harryanto Lasut MAP,membuka langsung Debat tahap ketiga serta melakukan yang sesuai dengan menerapkan protokol kesehatan, hingga diikuti masyarakat melalui siaran langsung TVRI, serta youtube dan facebook KPU Tomohon.

Dan dipandu oleh moderator Susan Palilingan.

Dalam debat ke - 3 untuk Pasangan Calon Wali kota dan Wakil Wali kota ini yang diikuti peserta masing – masing yakni ; Jilly G Eman – Virgie Baker (JGE-VB), Caroll Senduk – Wenny Lumentut (Caroll-Wenny), serta Robert Pelealu – Fransiscus Soekirno (Rose) yang penuh wawasan serta mampu tampil dalam membawakan berbagai program maupun konsep menatap Tomohon kedepan. (Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Debat Terbuka  ke - 3 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum telah berjalan dengan baik,Pasangan Calon Wali kota dan Wakil Wali Kota Tomohon no.urut 2 CAroll Senduk dan Wenny Lumentut (CSWL) terlihat begitu sangat elegan dan berwawasan.Debat tersebut dilaksanakan di Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon.Selasa,2 Desember 2020.

Sebelum mengawali debat calon Pasangan calon (paslon) nomor urut dua (02) Caroll Senduk-Wenny Lumentut (Caroll-Wenny) memaparkan visi misi serta program-program unggulan dan hebat buat masyarakat Tomohon.

Ya " tentunya,kali ini atas  keterpanggilan hati dari kami berdua dari awal hingga akhir visi kami yakni maju berdaya saing dan sejahterah dengan 5 misi yakni,dengan melestarikan Tomohon sebagai Kota religius, peningkatan kesejahteraan masyarakat ,kota wisata dunia, memajukan sistem pertanian pemerintahan yang bersih efektif dan berintegritas.

Selain itu kita juga punya 20 program unggulan kami jamin semua ini akan tertuang dalam rpjmd sebagai pertanggungjawaban kontrak politik kami dengan masyarakat, kami pastikan ada benang merah yang jelas dalam visi misi ini terutama terkait tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi untuk memperkokoh NKRI dan membangun semangat kebangsaan 5 tahun ke depan."kata caroll.

Senada dengan Caroll,Wennypun menyampaikan " kami akan  bertekad melakukan percepatan pembangunan kota Tomohon dengan mengejar ketertinggalan.

Lanjut nya,dengan terjadinya lompatan besar yang akan dirasakan oleh seluruh rakyat kota Tomohon harmonisasi pembangunan hanya akan terjadi kalau ada sinergitas pusat dan daerah serta provinsi,kabupaten kota.Tentunya kami akan memperkuat sinergitas kebijakan perencanaan penganggaran sinergitas kemitraan  di tengah perbedaan suku agama ras dan golongan."ucapnya.

Ditambahnya,disamping itu kami juga akan memperkokoh NKRI melalui pendidikan karakter tingkat pendidikan anak usia dini di SD SMP kompetensi tenaga pendidik serta memperkuat ketahanan keluarga bersama tokoh agama dan masyarakat.Serta mensosialisasikan kearifan lokal budaya anti hoax bangun jajar untuk menangkal penyebaran paham radikal dan paham intoleransi.Tentunya kami juga akan membuat Tomohon harus jadi barometer masyarakat kota yang kuat yang dapat memanfaatkan kesulitan menjadi sebuah lompatan pembaharuan pendekatan harus maju dan hebat."ucap Wenny.

"Maka dari itu kami mohon doa restu dari masyarakat, untuk mengikuti Debat terbuka ke - 3 Pasangan Calon Wali kota dan Wakil Wali kota Tomohon saat ini."Ucap Caroll - Wenny.(Prise).

Tomohon,Sulutnews.com - Sudah tak terpungkiri lagi,bayang – bayang kemenangan calon pasangan Wali kota dan Wakil Wali kota Tomohon dengan nomor urut 2 Caroll Senduk dan Wenny Lumentut (CSWL) melonjak tinggi,sesuai polling yang dilakukan oleh salah satu media nasional Kabardaerah.com atas rekap sementara pada hari selasa 1 Desember 2020 pada pukul 08.00 wita.

Pasangan Caroll – Wenny masih tetap diatas angin,masih unggul jauh dibandingkan dengan lawan politiknya.

Diketahui rekap sementara yakni  ; Caroll – Wenny masih pada posisi 69.27 % atau mendapat 3775 Vote.dan di ketahui rekap sementara dari pasangan calon Jilly Eman – Virgie Baker meraih 22.39 % atau 1220 Votes.Sedangkan pasangan dari Robert Pelealu – Franciscus Soekirno dengan raih 8.35 % atau 442 Votes.

Jadi keseluruhan yang di capai oleh ke tiga pasangan calon,dalam rekap sementara berjumlah 5440 votes. ( Prise).

Tomohon,Sulutnews.com - Debat terbuka Pertama dan Kedua telah usai dan sukses berjalan dengan baik,Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Tomohon akan kembali menggelar Debat Terbuka Ketiga yang akan berlangsung hari Rabu,2 November 2020.Pada jam 15.00 wita. Dan akan dilaksanakan di Audotorium Bukit Inspirasi (ABI) Tomohon.Senin,30 November 2020.

Ketua KPU Tomohon Drs.Harryanto Lasut MAP melalui Komisioner KPU Divisi SDM dan Parmas Stenly J Kowaas SP meenyatakan “Dalam Debat Pamungkas ini akan menghadirkan tiga pasangan calon,masing – masing yakni : Jilly Eman – Virgie Baker,Caroll Senduk – Wenny Lumentut dan Robert Pelealu – Fransiscus Soekirno.

“Ya kali ini konsep debat dilakukan sedikit penyesuian,kalau sebelumnya calon A beri pertanyaan di jawab calon B dan C. Setelah itu selesai.Namun kali ini setelah calon B – C menanggapi pertanyaan dari calon A,sih calon A menanggapi kembali jawaban calon B – C,jadi artinya lebih “atraktif” jelas Kowaas.

Bagi masyarakat yang akan menyaksikan Debat Pamungkas,Debat ini akan disiarkan secara live oleh TVRI, bisa disaksikan secara langsung diCHANEL YOUTUBE KPU Tomohon serta Akun FB KPU kota Tomohon.Serta juga bisa didengar langsung lewat RADIO SION FM,RADIO MARS FM dan RADIO AMIGOS.(Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Jelang Pemilihan Serentak pada 9 Desember 2020 nantinya,Komisi Pemilihan Umum kota Tomohon gelar Virtual Run For Vote yang akan dilaksanakan selama seminggu, di awali 1 – 7 November 2020.

Tujuan pelaksanaan Run for Vote ini,mendorong agar masyarakat  kota Tomohon untuk selalu hidup sehat sekaligus menjadi agen dalam rangka menyukseskan Pemilihan Serentak pada  Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali kota dan Wakil Wali kota yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2020.

“Ya tentu di gelarnya Virtual Run For Vote yang dilaksanakan secara virtual yakni seperti peserta lari secara mandiri dan untuk hasil ( jarak ) lari direkam lewat aplikasi dan akan di screenshoot selanjutnya  dikirim ke link yang sudah disiapkan tim kerja atau penyelengara, dan langsung disebarkan ke akun di Fb dan Instragram KPU Tomohon dengan caption mengajak masyarakat untuk ikut memilih Pilkada Serentak 9 Desember.

Peserta yang akan Run For Vote tersebut akan menyelesaikan capaian lari minimal 10 km,untuk pemenang akan mendapatkan Jersey dan medali special Run For Vote.”kata Stenly Kowaas  selaku Anggota Komisioner KPU SDM dan Parmas.Senin,30 November 2020.

Run For Vote ini diikuti ratusan peserta yang sudah mendaftar, periode ini akan berlangsung 1-7 Desember 2020.Selama seminggu.

Maka dari itu Komisi Pemilihan Umum mengajak  masyrakat untuk bersama – sama mengambil bagian menyukseskan Pilkada Serentak 9 Desember 2020,dengan mencantumkan tagar

# Meimeleng ,

#pilkda9desember2020,#tomohonbapilih,#healthyelection,#runforvote,#ayoketps,#memilihitukeren. ( prise )

 

 

Tomohon, Sulutnews.com - Komisi Pemilihan Umum gelar sidang etik atas dugaan pelanggaran netralitas penyelenggara pemilu dalam hal ini KPPS Paslaten 1, sudah ada hasil.

Ketua KPU Drs.Harryanto Lasut MAP melalui Komisioner KPU Divisi SDM dan Parmas Stenly J Kowaas SP menyampaikan, "dari pihak KPU tidak akan mentolerir terkait netralitas dan integritas dalam tubuh jajaran KPU Tomohon.

Hal tersebut ditegaskan Kowaas dengan menyampaikan "Kami tidak main-main. Jika kedapatan seperti itu, kami akan tindak tegas".

Disamping itu,menjadi himbaunnya, ( Stenly ) agar KPPS tetap menjaga netralitas sebagai penyelenggara.

 “Kalau ada laporan seperti itu, kami akan tindak lanjuti sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku di internal,” himbaunya.

Dengan terjadinya kasus seperti ini Kowaas meminta kepada masyarakat agar  tidak sungkan memberikan laporan kepada pihaknya /KPU.

 “Ya tentunya memang dari sebelum pelantikan,sudah ada mekanisme tanggapan masyarakat, namun itu tidak digunakan sebaik mungkin,”ucap Stenly."

Saat ini dari pihak KPU Tomohon  sedang memproses 2 PPS dan 1 Sekertariat PPS, dan 1 KPPS yang sudah diberhentikan tersebut.

 “Dan Hari ini tentunya kami akan gelar pleno lagi untuk 2 KPPS terkait kasus yang sama,” tandasnya.(prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Guna mengawal serta mengawasi adanya kecurangan maupun pelanggaran yang terjadi pada saat penceblosan pada penghitungan suara,dalam pelaksanaan pemilihan mendatang.Caroll - Wenny menyiapkan 44 pengacara yang akan ditempatkan di 44 Kelurahan.

Menurut Wenny dari pihak mereka ( Caroll - Wenny ),tidak akan main-main dalam menegakkan Pilkada yang Langsung, Umum, Bebas,Rahasia, Jujur dan Adil di Kota Tomohon pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Hal tersebut merupakan ketegasan yang di lontarkan Wenny,sehingga beliaupun (Wenny) menyatakan " Tolong dicatat, Carol-Wenny tidak pernah akan kompromi jika terjadi kecurangan dalam Pilkada 9 Desember. Kita akan siapkan 44 pengacara ditiap kelurahan guna melakukan pengawasan," tegas Wenny,Selasa 1 Desember 2020.

Lanjutnya,Tidak hanya itu, saat ini tim kuasa hukum Carol-Wenny juga telah dan sementara mengumpulkan bukti-bukti pelanggaran serta  berbagai kecurangan yang terstruktur dan masif yang diduga dilakukan oleh Pemerintah Kota Tomohon beserta sejumlah oknum jajarannya,untuk di bawah kepihak Bawaslu RI serta lembaga terkait lainnya,"ketusnya.

Disamping itu Wenny juga terus menghimbau kepada seluruh pendukung dan simpatisan Carol-Wenny di-44 Kelurahan untuk terus solid serta selalu mengawasi dan melakukan antisipasi berbagai kecurangan yang dilakukan pihak lain.

" Untuk semua pendukung Carol-Wenny tetap jaga kesolidan dan kita jemput perubahan nyata di Kota Tomohon pada tanggal 9 Desember nanti," pungkasnya. (Prise)