Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019 RKP 2020 di Shangri-La Hotel Jakarta Kamis 9 Mei 2019.

Kegiatan ini di buka langsung oleh  Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Tujuan Kegiatan ini adalah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2020.

Pada kegiatan tersebut dengan di beri Tema RKP 2020 yaitu Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas.

Kegiatan ini turut dihadiri beberapa pimpinan lembaga negara diantaranya Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan  Ketua DPD Oesman Sapta Odang.  Hadir pula para menteri kabinet kerja, Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia.

Menteri/Kepala Bappenas, Bambang PS Brodjonegoro mengatakan Musrenbangnas 2019 merupakan momentum penting karena dilaksanakan dalam rangka penyusunan RKP 2020 yang merupakan pelaksanaan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan agenda utama meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing.

“Pada 2024 pertumbuhan ditargetkan rata-rata 5,4%-6% per tahun,” tambahnya

Jokowi selain memberikan arahan dalam pembukaan Musrenbangnas 2019, Presiden juga meluncurkan visi 2045 menyambut 100 tahun Indonesia Merdeka.Di antaranya menjadikan Indonesia sebagai salah satu dari 5 besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia.

Tahun 2045, Jokowi menyebut Indonesia akan menjadi negara dengan pendapatan besar yang maju. Dalam pidatonya, presiden juga menyinggung soal reformasi birokrasi.

Walikota Tomohon pada kesempatan ini mendapat Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah 2019 Untuk Kota Tomohon yang di berikan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.

Kota Tomohon masuk dalam 12 besar kategori penyusunan perencanaan terbaik se-Indonesia. Tomohon jawara di Sulawesi Utara dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Dalam kegiatan ini walikota didampingi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian & Pengembangan Kota Tomohon Royke Roeroe SP MAP, Kabag Humas & Protokol John S Kapoh SS MSi dan Kabid Victor Tompodung S Sos MM.(Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - BPK -RI adakan pemeriksaan pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Tomohon Tahun anggaran 2018.Penilaian ini telah memasuki tahapan akhir.Rabu 8 Mei 2019.

Pada pemeriksaan tersebut di mulai sejak tanggal 4 April 2019,selama  35 hari.Dan pemeriksaan ini yang di pimpin oleh Yulianti Suwarsi bersama anggota yakni Muhammad Kelik Juniarto S W, Fitri Annisa Pharmahersa dan Aulia Margaretha Ginting.

Dalam kesempatan tersebut pula Walikota Tomohon Jimmy F Eman Se.Ak bertemu tim Pemeriksa dalam rangka mendengarkan secara singkat atahan dan penyampaian dari Tim BPK tentang gambaran umum pemeriksaan yang telah dilakukan.

Usainya pertemuan tersebut Walikota Jimmy F Eman Se.Ak menginformasikan kepada Tim BPK RI bahwa beliau akan mengikuti Musrenbang Nasional sehingga ketika acara exit BPK dari Tomohon, Walikota nantinya berupaya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Walikota Tomohon memberikan apresiasi juga  atas pelaksanaan tugas-tugas tim pemeriksa BPK yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, kita doakan bersama mudah-mudahan Kota. Tomohon akan kembali meraih opini WTP ke 6 dalam pengelolaan keuangan, barang dan aset.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Memprinagati hari pendidikan Nasional di tahun 2019 ini, digelar kegiatan pawai bocah,Senin,29/4/2019.yang di mulai start di halaman sekolah Dasar Santa Clara dan finish di kompleks Bank Sulut pusat Kota Tomohon.

Pawai bocah ini merupakan salah satu ekspresi dan kreativitas setiap satuan pendidikan yang menampilkan berbagai potensi yang dimiliki oleh setiap anak,dan dalam satuan pendidikan yang ada,dengan adanya kegiatan seperti ini juga dapat meningkatkan potensi serta kualitas peserta didik terutama yang berada di tingkatan Pendidikan Anak Usia Dini yang dari jenjang kelompok bermain, tempat penitipan anak, dan satuan PAUD sejenis dan sekolah dasar di lingkungan pendidikan kota Tomohon.

Dalam kegiatan hari pendidikan nasional ini beri tema "Meningkatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan".

Dan kegiatan pawai bocah tersebut diikuti oleh 12 Kelompok Belajar, 56 Taman Kanak-Kanak dan 67 sekolah Dasar se- Kota Tomohon.

Dihadiri oleh Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tomohon Drs. O. D. S. Mandagi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon DR. Juliana Dolvin Karwur, M.Kes. M.Si. bersama jajaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon DR. Juliana Dolvin Karwur, M.Kes. M.Si.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Memperingati hari Otonomi Daerah ke XXIII, dilaksanakan upacara yang di pimpin langsung oleh Walikota Tomohon,Jimmy F Eman,SE.Ak, Kamis 25 April 2019, bertempat di Anugerah Hall Tomohon.

Dalam pelaksnaan mempringati hari OTDA yang ke- XXIII,ini merupakan suatu bentuk refleksi dari eksistensi dan ekspektasi masyarakat kepada Pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk memberdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah.      

Adapun prisnsip kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah,yang sangat perlu untuk di ketahui dimana mempringati hari OTDA yakni :

  1. Otonomi daerah secara nyata telah mendorong budaya demokrasi di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Otonomi daerah juga telah mampu memberikan nuansa baru dalam sistem pemerintahan daerah, dari sentralistik birokratis ke arah desentralistik partisipatoris, dengan tetap dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Otonomi daerah telah menumbuhkembangkan iklim kebebasan berkumpul, berserikat serta mengemukakan pikiran secara terbuka bagi seluruh masyarakat, dengan demikian, masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif untuk turut serta membangun daerahnya.
  3. Dengan desentralisasi yang telah berjalan selama ini, maka berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat, tidak lagi harus melalui proses panjang dan berbelit-belit, tetapi menjadi sangat efisien dan responsif. Melalui kebijakan desentralisasi, pemerintahan daerah telah diberikan kewenangan yang lebih luas dalam mengelola dan menggarap potensi ekonomi yang ada di daerah. Dengan demikian, maka berbagai aktivitas ekonomi di daerah dapat bertumbuh dengan pesat.

Dan disamping itu, dalam penyelenggaraan otonomi daerah tidak dapat menganggap bahwa masyarakat itu hanyalah semata-mata sebagai "konsumen" pelayanan publik, tapi dituntut adanya kemampuan untuk memperlakukan masyarakat sebagai "citizen" termasuk bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

Maka dari itu untuk itu semua Aparatur Sipil Negara di daerah harus memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik sebagai wujud pelaksanaan Reformasi Birokrasi di daerah provinsi dan kabupaten/kota. Dengan demikian Pemerintah daerah harus dapat beradaptasi dengan kepentingan masyarakat, dimana masyarakat semakin menyadari akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam mendapatkan pelayanan.

Dalam Peraturan Pemerintah No 13 Tahun 2019 diatur selain Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban, kepala daerah juga wajib menyampaikan dan mempublikasikan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) kepada masyarakat yang memuat capaian Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah selama 1 (satu) tahun anggaran sebagai perwujudan transparansi dan akuntabilitas kepala daerah. Masyarakat dapat memberikan tanggapan atas RLPPD kepada kepala daerah sebagai bahan masukan menyampaikan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Peraturan ini hendaknya diaplikasikan secara konsisten, serta mengedepankan ketelitian dan kecermatan, sehingga kita dapat mengetahui gambaran tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia.

Dan di akhir sambutan Walikota Tomohon mengatakan bahwa ada beberapa hal yang harus di ketahui :

  1. Mari kita kawal otonomi daerah agar selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan peningkatan sumber daya manusia melálui kegiatan yang kreatif dan inovatif.
  2. Mendorong munculnya kemandirian yang digerakkan oleh kreativitas dan inovasi daerah dalam mengoptimalkan berbagai potensi sumberdaya yang ada, baik sumberdaya manusia maupun sumberdaya alam yang secara signifikan akan mendukung dan memperkokoh pembangunan nasional dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  3. Mari kita tingkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan melalui keserasian hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, keserasian hubungan pemerintah daerah dengan DPRD dan masyarakat, sehingga tercipta tata kelola hubungan pemerintahan yang sinergis."Tutup Eman

Turut hadir Wakil Walikota Tomohon Syerly A. Sompotan, Sekretraris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, MSc, Para Asisten serta segenap jajaran Pemerintah Kota Tomohon lainnya. (/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) memberikan penghargaan kepada Pemkot Tomohon yang telah mengikuti kepatuhan LHKPN 100 % pada tahun  pelaporan 2017,yang di laksanakan di Anugerah Hall Tomohon, Kamis 25/04.

Mempringati upacara peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke XXIII,sekaligus dilaksanakan pelaksanaan  penerimaan penghargaan kepada pemkot Tomohon karna dengan adanya pengahargaan yang di terima oleh pemkot Tomohon, yang telah selesai dengan tepat waktu melaporkan kepada KPK RI, sehingga mendapatkan apresiasi.

Di usainya peringatan Upacara Hari Otonomi Daerah ke XXIII  penghargaan piagam ini di terima langsung oleh wakil walikota Syerly adelyn sompotan.

Turut dihadiri Sekda Tomohon Ir.H V Lolowang  MSc MTh, Inspektur Kota Tomohon Max M Mentu SIP MAP, Kepala BLPSDM Drs. Daniel Pontonuwu.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pelatihan Pembuatan Website Kelurahan di Kota Tomohon, bertempat di Aula Rumah Dinas Walikota Tomohon, Kamis(25/04/19).

Dalam pelatihan ini menjadi kebanggaan  bagi Pemkot Tomohon sehingga memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada civitas akademika UNSRAT.Dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kota Tomohon,terlebih pula di semua keluarahan yang ada di kota Tomohon bisa dapat memiliki website masing-masing untuk pelayanan publik.

Dengan adanya kegiatan pelaksaan ini yang telah diplopori oleh  tim pelaksana Kuliah Kerja Terpadu(KKT) UNSRAT angkatan ke-120 ini dapat bermanfaat bagi pelayanan publik khususnya media website yakni :

  1. Pelayanan Administrasi: Olah data dan dokumen
  2. Pengelolaan Pengaduan Masyarakat : Formulir Online di Website Kelurahan dan Media Komunitas
  3. Pengelolaan Informasi
  4. Penyuluhan Kepada Masyarakat.

Dan dengan adanya Website seperti ini khususnya Pemerintahan kelurahan  dapat diberi kemudahan serta cepat dapat menggunakan website sebagai media informasi yang meliputi : 1. Profil Kelurahan, 2. Berita Kelurahan, 3. Galeri Kelurahan, 4. Statistik Kelurahan.

Disela kesempatan tersebut pula Wakil Walikota Syerly adelyn Sompotan berharap agar dimana dalam kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dalam membuat Website Kelurahan dan mengelolanya.Dan berharap pula agar website kelurahan yang nantinya akan dibuat, tidak hanya sampai pada tahapan pembuatan saja kemudian tidak di perbaharui/diupdate sesuai dengan informasi atau data yang terbaru"tutup SAS.

Tampak hadir Koordinator P3KKNT UNSRAT DR Ir Rignolda Djamaludin MSc bersama tim, Asisten Kesejahteraan Rakyat Drs O D S Mandagi, para Lurah dan para perwakilan, serta para mahasiswa KKT.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Pemerintah kota Tomohon terima Rombongan  Kunjungan kerja Forum Staf Ahli Kepala Daerah (FORSAKADA) Provinsi Jawa Tengah di Kota Tomohon. Kunker ini diadakan di Rumah Dinas Walikota, Rabu 24 April 2019.

Terkait dengan kunker ini yakni menuntut ilmu dalam mempelajari cara pengelolaan perkebunan dan pertanian, pengelolaan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah,dan hal pengentasan kemiskinan, serta pengelolaan geothermal.Juga menjelaskan tentang profil Kota Tomohon serta hal yang berkaitan dengan Geothermal, pertanian, capaian PAD, produk perdagangan rumah panggung Woloan serta berbagai hal lainnya.

Usainya pertemuan tersebut dalam kesempatan pula  Sekot Ir Harold V Lolowang juga  mempromosikan pula dalam pelaksanaan TIFF 2019 sekaligus mengundang secara langsung Provinsi Jawa Tengah untuk berpartisipasi dan menyaksikan TIFF pada bulan Agustus 2019 yang akan mendatang.

Disela pertemuan tersebut dilakukan pertukaran cendera mata. Hadir mendampingi Sekot, Staf Ahli Walikota Ir Vonny Pontoh MBA bersama Theodorus Paat SIP, serta unsur Perangkat Daerah terkait.

Ikut hadir juga Forum Staf Ahli Gubernur, Bupati/Walikota Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sumatra Selatan.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Kegiatan Pembinaan Organisasi Kepemudaan Kota Tomohon tahun 2019,yang bertempat di Aula Kristianitas Tomohon, Rabu 10/04/19.

Kegiatan ini dibuka serta pemberi materi langsung oleh Asisten Perekonomian Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Djoike,Dan didampingi sekalian juga pemberi materi christo eman Kegiatan kepemudaan ini merupakan sebagai wadah suatu pelayanan pemuda yang akan di kembangkan potensi pembangunan kepemudaan.

Karena di lihat secara strategis pembangunan kepemudaan ini sejalan dengan realitas kehidupan sosial politik ,maka dari itu dilihat dari segi peningkatan kualitas pemuda sebagai sumber daya manusia memiliki keunggulan kapasitas dalam berbagai aspek kehidupan,sedemikian dengan adanya kegiatan pembinaan kepemudaan ini harus mempunyai tanggung jawab,perlu juga ada persiapan yang matang, sistematis, dan berkesinambungan karena ini adalah tugas dari pelayanan kepemudaan.

Dalam kegiatan ini difasilitasi oleh pemerintah,baik pemerintah daerah, masyarakat dan organisasi kepemudaan.Fasilitasi ini dilaksanakan melalui pendidikan, pelatihan, pengkaderan, pembimbingan, pendampingan dan atau forum kepemimpinan pemuda.

Disamping itupula dalam pembinaan kepemudaan ini mempersiapakan pewaris penerus pembangunan bangsa dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.        

Dan ini pun sudah menjadi tugas pemerintah daerah  yang sesuai uu pasal 45 no Nomor 40 Tahun 2009,mengenai memfasilitasi organisasi kepemudaan.

Menjadi maksud dengan keterkaitan kegiatan  pembinaan kepemudaan ini dalam rangka peningkatan peran serta kepemudaan dalam pembangunan kegiatan Pembinaan Organisasi Kepemudaan di Kota Tomohon tahun 2019 hendaknya tidak hanya sebatas pada rutinitas secara formal atau seremonial semata, melainkan perlu dimaknai sebaga pemanfaatan momentum dimaksud secara lebih strategis.

Kegiatan pembinaan kepemudaan ini perlu adanya semangat untuk memperkuat memperkokoh, merawat, dan menjaga Nasionalisme Pemuda Indonesia untuk bersatu, maju, menjawab berbagai tantangan zaman dan menangkap peluang seperti yang diamanatkan oleh Undang-undang Kepemudaan terlebih khusus pemuda yang ada di Kota Tomohon. amanat ini berkaitan dengan peran aktif pemuda di segala bidang pembangunan.

Sesuai dengan laporan dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Kota Tomohon Drs Ventje Karundeng menjelaskan bahwa pembangunan kepemudaan bertujuan untuk terwujudnya pemuda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Maha Esa, berahlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia hal tersebut sesuai yang di amanatkan dalam UU Republik Indonesia No 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan khususnya Pasal 3.

Turut dihadiri sebagai pembawa materi Christo B. Eman, SE yang juga merupakan Ketua AMPG Kota Tomohon, DR Valentino Lumowa yang merupakan Dosen Filsafat Unika Della Sale Manado, Toar Pangkey, ST,.MT yang merupakan Ketua Forum Pelita Kota Tomohon serta Dosen di Fatek Unima.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Ajang pemilihan putra putri Tomohon kini telah hadir kembali,yang membawa Generasi muda atau kaula muda untuk lebih maju dan meningkatkan kreativitas baik dalam mengikuti ajang pemilihan putra putri yang akan berlangsung nantinya,Selasa 9/4/2019.

Dalam ajang pemilihan putra putri ini membuka mata para generasi muda yang mampu membangun kreativitas serta talenta yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki baik dalam hal intelektual, berkepribadian baik, dan berwawasan luas.Dan juga memiliki karakter untuk pembangunan bangsa seperti hal nya membawa nama harum kota Tomohon juga.

Mengingat persaingan global yang sudah berada di depan mata,maka lewat generasi muda dapat membangun kreativitas yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki baik dalam hal pemilihan seperti ini, banyak yang harus diketahui baik itu dalam hal mengarahkan pola pikir melebihi orang lain, sehingga dapat menjadi individu yang berdaya saing serta memiliki juga demangat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya.

Pada kesempatan tersebut pula christo Eman SE yang selaku wakil ketua dalam pelaksanaan ajang pemilihan putra - putri Kota Tomohon,mengatakan bahwa dengan terbentuknya kegiatan seperti ini untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya semangat memelihara, melestarikan kebudayaan, memiliki kemampuan personil untuk pelayanan informasi serta promosi pariwisata daerah.

Juga sebagai sarana potensi menggali dan meningkatkan kemampuan personil Generasi Muda Kota Tomohon , dan sebagai sarana Kompetisi meningkatkan dan menghasilkan daya saing yang sehat di antara Generasi Muda serta mempersiapkan Generasi Penerus yang siap bersaing di tingkat Provinsi Sulawesi Utara, Nasional, serta Internasional.

Kegiatan dalam ajang pemilihan putra putri kota Tomohon ini memberi tema "You are the Next Shining Stars".

Dalam kesempatan tersebut pula selaku panitia christo eman berharap bagi peserta yang akan mengikuti pemilihan putra putri kota Tomohon dapat segera mendaftarkan diri kepada SKPD yang  yang akan mengutus perwakilan-perwakilannya.

Adapun sebagai rangkaian yang telah direncanakan sebagai berikut :

Registrasi: dan Seleksi: 18 Maret – 6 April 2019

Tes Tertulis dan Technical Meeting 1 : 15 April 2019

Pengumuman Finalis dan Technical Meeting 2 : 18 April 2019

Photo Session           : 25 April 2019

Talent Show             : 3 Mei 2019

Gala Dinner              : 8 Mei 2019

Karantina                 : 6 – 9 Mei 2019

Grand Final              : 9 Mei 2019

Kegiatan akan diselenggarakan di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara

Syarat Peserta:

  • Peserta merupakan utusan Perangkat Daerah/Kelurahan/SMA/SMK/Perguruan Tinggi se-Kota Tomohon (terbuka untuk umum)
  • Generasi Muda berusia 17 – 25 tahun, belum menikah dan belum memiliki anak
  • Berpenampilan menarik dan berkepribadian baik
  • Tinggi Badan: Putra min. 175 cm dan Putri 167 cm (berat badan ideal)
  • Berwawasan luas, menguasai pengetahuan umum, pariwisata, ekonomi, politik, serta sosial budaya
  • Menguasai salah satu Bahasa Asing (Mandarin, Belanda, Jerman, dll)
  • Tidak terlibat Narkoba
  • Wajib memasukkan foto close-up 1 (satu) lembar dan foto satu badan ukuran postcard 1 (satu) lembar
  • Wajib mengisi formulir pendaftaran Putra Putri Tomohon 2019 dan melengkapi persyaratan administrasi.

Berharap pula kepada Duta Pariwisata Kota Tomohon agar dapat menjadi penerus Duta Wisata yang telah bersinar di ajang – ajang Nasional dan Internasional selanjutnya, serta menjadi bintang yang bersinar dan menjadi ujung tombak promosi Kota Tomohon."jelas christo''.

Selaku Ketua Panitia Pelaksana Ajang Kegiatan kali ini adalah Lois M. Tangel dan  Wakil Ketua adalah Christo Eman, SE.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Kajati Sulut Cup 2019" telah usai,Kegiatan ini telah berlangsung 5-7 April 2019 dan telah resmi ditutup oleh Walikota Tomohon Jimmy F Eman Se.Ak.Kemarin malam minggu 7/4/2019.Yang dilaksnakan di Gedung Olahraga Babe Palar Tomohon.

M Roskanedi SH sangat merasa bangga dengan adanya di gelar pertandingan karate seperti ini,serta juga mengapresiasi kepada pemerintah kota Tomohon dan masyarakat yang ikut bekerja sama,bekerja keras dan mendukung dalam kegiatan tersebut yang sudah juga menjadi tuan nyonya rumah pada kegiatan yang telah berlangsung selama 3 hari yang telah sukses.

Dalam kesempatan tersebut pula Walikota Tomohon Jimmy F Eman Se.Ak mengucapkan terima kasih sudah memilih kota Tomohon sebagai tuan nyonya rumah pada event tournamen seperti ini,bukan juga sesaat ini melainkan bisa juga berkelanjutan dan bisa dapat juga melahirkan atlit-atlit yang handal dan  mampu meraih prestasi di tingkat daerah, nasional bahkan sampai tingkat internasional,sehingga dapat juga membawa nama harum kota bunga tomohon yang kita cintai.

Diusainya pertandingan tersebut ketua umum pengurus Karate-Do Gojukai Indonesia Komisariat Daerah Sulut bersama Walikota Tomohon menyerahkan hadiah juara umum berupa piala dan uang pembinaan kepada para pemenang.

Pada laporan tersebut sebagai hasil yang di peroleh peserta pemenang sebagai berikut:

Juara 1 umum INKADO Minut A, perolehan emas 10, perak 3, perunggu 6.

Juara 2 umum LEMKARI SULUT, perolehan emas 7, perak 8, perunggu 10.

Juara 3 umum ASKI SPN POLDA Sulut, perolehan emas 7, perak 7, perunggu 8. Sedangkan Best Of The Best pemenang putra dari INKADO Minut atas nama Dino Tutu, untuk putri dari ASKI SPN POLDA Sulut atas nama Gabriela.

Pertandingan ini di ikuti peserta berjumlah 836 orang, semua berasal dari 41 kontingen.

Usai pertandingan penutupan ditandai dengan pemukulan gong oleh Walikota Tomohon dan disaksikan oleh ketua umum pengurus Karate-Do Gojukai Indonesia Komisariat Daerah Sulut M Roskanedi SH yang juga Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut.

Penutupan kegiatan diakhiri juga dengan pertandingan final kategori Best Of The Best putra putri.

Turut Hadir dalam kegiatan penutupan ini Ketua umum panitia Sanny Parengkuan SE MAP bersama jajaran panitia, pengurus besar Karatedo Gojukai Indonesia Prof Dr Musakir SH MH, Jajaran Kejati Sulut, para Kajari se-Sulut, pengurus FORKI Sulut, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Wenur MAP, Sekretaris Kota Ir Harold Lolowang MSc bersama para pejabat jajaran Pemkot.(/Prise)