Pawai Pembangunan Tomohon

 

Advertorial TIFF 2018

 

Tomohon,Sulutnews.com- Sekrearis Daerah Kota Tomohon Ir. H.V. Lolowang, M.Sc menghadiri Rapat Paripurna DPRD Tentang Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kota TomohonTahun Anggaran 2019.

Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tomohon Ir. Miky J.L Wenur, MAP didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Youdy Y. Moningka, SIP dan Caroll Senduk, SH dilaksanakn di ruang sidang Kantor DPRD Tomohon, 20/9/18.

Sekretaris Daerah8 mengatakan bahwa RKP 2019 dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan ‘holistik-tematik’, ‘integratif dan spasial’ serta kebijakan anggaran belanja berdasarkan “money follows program” dengan cara memastikan hanya program yang benar-benar bermanfaat yang dialokasikan anggaran berdasarkan uraian tersebut di atas, maka tema RKP tahun 2019 adalah “Pemerataan Pembangunan Untuk Pertumbuhan Berkualitas,”.

“Kemudian dari pada itu, sistematika penyusunan anggaran yang mempedomani peraturan menteri dalam negeri nomor 38 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2019 disaklakkan dengan penerapan basis akrual sesuai pedoman teknis peraturan pemerintah nomor 71 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintahan dan permendagri nomor 64 tahun 2013 tentang penerapan standar akuntasi pemerintahan berbasis akrual pada pemerintah daerah.” Ujar Sekot.

Sekot memaparkan, rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2019, secara umum dapat kami sampaikan sebagai berikut:

Pada sisi pendapatan ditargetkan sebesar Rp. 719.136.132.414,- , atau mengalami peningkatan sebesar 7,40% dibandingkan pendapatan daerah pada APBD tahun anggaran 2018. Proyeksi peningkatan pendapatan daerah berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) yang meningkat 55.69% menjadi Rp.72.815.766.222,- . Pendapatan pajak daerah yang meningkat sebesar 77,72% sehingga pajak daerah menjadi  Rp. 45.555.434.590,-, retribusi daerah meningkat sebesar 33,14 % menjadi Rp.11.826.921.625,- hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan meningkat pula menjadi Rp.3.500.000.000,- atau naik sebesar 84.35 %, dan juga lain-lain pendapatan asli daerah yang sah menjadi Rp.11.933.410.007,-  atau meningkat 15,25%.

Berikutnya untuk dana perimbangan secara umum  mengalami peningkatan sebesar 2.66% sehingga  pada tahun 2019 menjadi  Rp. 578.327.634.000,-.

Pada komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah  berjumlah sebesar Rp.67.992.732.192. Selanjutnya untuk komponen belanja daerah pada APBD tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 741,136,132,414,- atau meningkat sebesar 7.19% jika dibandingkan total belanja tahun 2018.

Ditambahkannya, belanja tidak langsung sebesar Rp.291.612.615.000,-. Adapun peningkatan belanja ini antara lain untuk memenuhi kebijakan nasional yaitu penganggaran kenaikan gaji pegawai negeri sipil daerah sebesar 5 % serta memperhitungkan acress sebesar 2,5 % dari jumlah belanja pegawai untuk gaji pokok dan tunjangan. Serta pengalokasian anggaran untuk TPP 13 dan TPP THR bagi PNS. Selain itu pula terjadi peningkatan pada belanja hibah, bantuan sosial dan pada belanja tidak terduga.

Sedangkan belanja langsung berjumlah Rp. 449.523.517.414,-. Dengan rincian belanja pegawai berjumlah Rp 73.025.458.100,- , belanja barang dan jasa sebesar Rp. 196.111.701.946,54,- dan belanja modal sebesar Rp. 180.386.357.367,46,- kenaikan belanja langsung ini dipergunakan untuk melaksanakan percepatan pencapaian prioritas dan kebijakan pembangunan daerah di kota tomohon untuk periode waktu 2019 dengan memperhatikan visi misi Walikota dan Wakil Walikota.

Sedangkan dalam komponen pembiayaan daerah sebesar Rp.22.000.000.000,- dimana akan menutupi defisit pada komponen belanja.

APBD TA 2019 disusun dengan pendekatan kinerja yang berpedoman pada prinsip efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat serta quality assurance semakin diperkuat dengan amanat permendagri nomor 38 tahun 2018 bahwa menjadi kewajiban untuk melaksanakan reviu sejak awal.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas tim pembina kota sehat bersama forum kota, forum komunikasi kecamatan dan pokja kota sehat bertempat di AAB Guest House, Kamis (20/9).

Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc  membuka rangkaian kegiatan secara resmi dan mengatakan bahwa Kota Tomohon pada tahun 2013, telah meraih penghargaan Swastisaba Pada tahun 2015 dan berhasil meraih penghargaan Swastisaba Wiwerda dan tahun 2017 melalui verifikasi bertahap oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Dalam Negeri, Kota Tomohon berhasil meraih penghargaan tertinggi yaitu Swastisaba Wistara.

Penghargaan tersebut tentunya dibutuhkan kerja keras dan keseragaman langkah antara pemda dan masyarakat, perwujudan dan pelaksanaan seluruh indikator tatanan di masing-masing PD adalah aspek yang paling penting untuk dalam pencapaian kota sehat.

"Begitupula dengan adanya  kegiatan ini, menjadi harapan  kepada seluruh PD terkait, camat, lurah dan ketua forum kota sehat, dapat memaksimalkan seluruh daya dan upaya guna mempertahankan dan meraih lagi penghargaan Swastisaba Wistara tahap II, dimana kegiatan penilaiannya / verifikasi tingkat provinsi akan dimulai pada bulan Oktober 2018 dan verifikasi nasional pada bulan April tahun 2019" tutup Lolowang.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr Deesje V Liuw MBiomed dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mengkoordinasikan program/kegiatan terkait kota sehat pada masing-masing PD dan sebagai persiapan pelaksanaan verifikasi tingkat provinsi pada bulan Oktober 2018.

Turut hadir, Pengelola Kota Sehat dari Dinas Kesehatan Prov Sulut Jane Mandu SKM, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah juga selaku Ketua Pembina Kota Sehat Kota Tomohon Ir Ervins Liuw MSi, Ketua Forum Kota Sehat Drs Johan Sambuaga, jajaran Pemkot Tomohon, para camat dan kepala puskesmas se Kota Tomohon.(/Prise)

Jakarta,Sulutnews.com-Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak menghadiri Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018 dengan tema "Pengelolaan Keuangan Negara yang Sehat untuk Indonesia Kuat" bertempat di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Republik Indonesia Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Walikota Tomohon hadir bersama para pimpinan kementerian Negara/Lembaga, Pemerintah Daerah  (Gubernur, Walikota/Bupati) seluruh indonesia khususnya yang meraih predikat WTP dalam pengelolaan keuangan negara secara berturut-turut sejak Tahun 2012 sampai Tahun 2017. Untuk diketahui bahwa Kota Tomohon sampai dengan Tahun 2017 telah meraih predikat WTP 5 kali secara berturut-turut.

Rapat Kerja Nasional ini dibuka oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati SE M Sc PhD

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyebut hasil pemeriksaan keuangan pemerintah pusat dan daerah semakin baik dan mayoritasnya mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan instansinya bakal menerbitkan buku yang mendokumentasikan perjalanan neraca keuangan di Indonesia sejak 12 tahun terakhir.

Sri Mulyani juga meminta agar capaian pemerintah pusat dan daerah yang sudah ditetapkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk tahun anggaran 2017 tidak membuat kinerja pemerintahan dan lembaga puas diri. Capaian laporan keuangan yang mayoritas WTP ini harus menjadi motivasi bagi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk selalu meningkatkan kinerjanya.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak mengatakan bahwa Pemerintah Kota Tomohon akan selalu kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas untuk mewujudkan harapan-harapan Pemerintah Pusat terutama dalam pengelolaan keuangan negara.

"WTP itu bukan tujuan akhir, tapi merupakan salah satu indikator adanya upaya sungguh-sungguh dari Pemerintah untuk terus memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan negara sebagai fondasi kuat untuk mewujudkan mencapai Indonesia yang mandiri dan berdaya saing” kata Eman.

Hadir juga dalam acara ini Kepala Badan Keuangan Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi dan Kabag Humas Dan Protokol Setda Kota Tomohon Michael Joseph SSTP M.Si(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, MSc membuka kegiatan Diklat Pemadam Kebakaran, bertempat di ruang serbaguna Rumah Dinas Walikota Tomohon, Kamis 20/9.

Sekot H.lolowang menyampaikan bahwa PemKot Tomohon memberikan  apresiasi dengan adanya  pelaksanaan kegiatan  yang bisa sangat bermanfaat dan bertujuan untuk memberikan pengngetahuan dan keahlian tentang teknik-teknik pencegahan dan penanggulangan kebakaran di tempat atau lingkungan kerja.

Menjadi harapan juga dari  seluruh peserta dapat mengikuti dengan baik kegiatan ini sehingga bisa memperoleh manfaat, antara lain :

  • Memahami pentingnya upaya pencegahan kebakaran serta upaya penanggulangannya
  • Mengerti bagaimana kebakaran terjadi, penjalaranya dan bagaimana cara pencegahan dan penanggulangannya
  • Memberikan kesadaran tentang pentingnya meningkatkan perilaku keseharian dalam pencegahan kebakaran
  • Mengenal beberapa sarana dan prasarana peralatan pencegahan dan peanggulangan kebakaran

Tampak hadir Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tomohon AKBP Nicolaas M. Pangemanan yang saat itu membacakan laporan pelaksanaan kegiatan, Narasumber yang berasal dari Dinas Kebakaran Kota Manado yakni Denny Imanuel, ST, Audy Husein dan Jecky Hansang, serta para peserta yang berasal dari Damkar Kota Tomohon, Satpol PP Kota Tomohon dan Satuan Linmas Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com-Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak. menjadi Inspektur upacara pada Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata Samsat 2018 yang dilaksanakan di halaman kantor Kepolisian Resort Tomohon.Rabu 19/9/2018.

Walikota Tomohon, mengatakan bahwa Polri dibantu dengan unsur TNI dan stakeholders terkait lainnya akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi Mantap Brata 2018, yang dilaksanakan selama 397 hari, terhitung mulai tanggal 20 September 2018 sampai dengan 21 Oktober 2019 di seluruh wilayah kepolisian dengan melibatkan 272.886 personel Polri.

Dalan apel Gelar Pasukan ini tujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan. Dengan demikian pemilihan umum tahun 2019 akan dapat terselenggara dengan aman, lancar dan damai.

Operasi ini diselenggarakan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yg didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum kuratif, dan rehabilitasi melalui penggelaran fungsi kepolisian dalam bentuk satuan tugas tingkat pusat, tingkat daerah dan tingkat polres.

Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Samsat 2018 ini dihadiri oleh Kapolres Tomohon AKBP. I Ketut Agus Kusmayadi, SIK., Dandim 1302 Minahasa Letkol. Inf. Jubert Nixon Purnama, S.Th., Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Edy Winarko, SH. MH., Ketua Pengadilan Negeri Tondano Julien Mamahit, SH. MH., Ketua KPU Tomohon Drs. Haryanto Lasut, MAP., Ketua Bawaslu Tomohon Ibu Deysi Soputan, Jajaran Pemkot Tomohon, Jajaran Polres Tomohon, Para Camat dan Lurah/ Hukum Tua se- Wilayah hukum Polres Tomohon, serta para peserta apel.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com-Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tomohon Bersama KPU dan Bawaslu Tomohon menggelar deklarasi pemilu damai dalam rangka gerakan menuju pemilihan umum 2019 bertempat di Anugerah Hall, Selasa (18/9).

Dengan adanya deklarasi ini berjalan sukses dan  melibatkan partisipasi dalam pemilih  yang  diharapkan juga agar masyarakat dan ASN Kota Tomohon ikut dalam pemilu dan pilpres.

“saya mengharapkan keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan agenda ini, kita pernah meraih penghargaan tingkat partisipasi masyarakat tertinggi, tentu harapannya dalam pemilu kita bisa mempertahankan capaian tersebut” ujar Eman.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Tomohon Deisy Soputan dan Ketua KPU Tomohon Drs Hariyanto Lasut MAP berharap dengan adanya kegiatan ini bukan hanya seremoni dan kiranya kita bersama-sama berkomitmen mewujudkan pemilu damai pemilu sukses.

Turut hadir, Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Edy Winarko SH MH, Ketua PN Tondano Julien Mamahit SH MH, Kapolres Tomohon AKBP I Ketut Agus Kusmayadi SIK, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Jubert N Purnama serta perwakilan partai politik dan tokoh masyarakat.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com-Pemerintah Daerah Kota Tomohon melaksanakan Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Badan Pengawas dan Anggota Badan Pengawas Perusahaan Daerah Pasar Kota Tomohon, Direktur Utama PD Pasar, Direktur Pengembangan Usaha PD Pasar, dan Anggota Badan Pengawas PDAM Kota Tomohon, Selasa 18/9 bertempat di Aula Lt. 2 Sekretariat Daerah Kota Tomohon.

Wakil Walikota Tomohon Syerly A. Sompotan usai pengambilan sumpah janji dan melantik jajaran baru di Lingkungan Perushaan Daerah di Kota Tomohon ini menyampaikan dalam sambutanya berharap bahwa saudara-saudara yang baru saja dilantik dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara karena jabatan yang di emban merupakan amanah dari Tuhan yang Maha Kuasa, lanjut Wawali bahwa pelaksanaan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan merupakan salah satu konsekuensi dari dinamika organisasi, terutama dalam kerangka penyesuaian (Adjustment) terhadap perkembangan lingkungan strategis organisasi itu sendiri, intinya bahwa hal ini dilaksanakan adalah untuk lebih meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

SAS mengatakan bahwa ada beberapa poin penting yang harus disampaikan dalam momentum pelantikan saat ini, 1. BUMD sebagai sektor penghasil PAD harus mampu dipacu dan digenjot secara maksimal, bersinergi dan bertumbuh untuk peningkatan kesejahtraan masyarakat. 2. Dalam rangka otonomi daerah kiranya saudara-saudara segera melakukan langkah-langkah pengembangan dibidang tugas yang dipercayakan melalui kreativitas dan inovasi yang logis dan progresif.

Adapun mereka yang dilantik yakni, AKBP (Purn) Ruddy Nelwan sebagai Ketua Banwas PD Pasar Kota Tomohon, Ruddie Lengkong, SSTP sebagai Sekretaris Banwas PD Pasar Kota Tomohon dan Alfrets Pailah sebagai anggota Banwas, dalam jajaran direksi yakni Noldy Montolalu, SE sebagai Direktur Utama PD Pasar Kota Tomohon, Mac R. Kambey sebagai Direktur Pengembangan Usaha PD Pasar Kota Tomohon, serta Repsi Nongko, SE yang di percayakan sebagai anggota Banwas PDAM Kota Tomohon.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Rohaniawan Pdt. Andrea Kowaas, MTh, Asisten I Drs. ODS Mandagi, Asisten III Ir. Corry Caroles serta Kepala Bagian Hukum Setda Kota Tomohon Denny Mangundap, SH.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com-Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak  membuka Kegiatan penyiapan bahan koordinasi dan pelaksanaan tugas di bidang pemberdayaan masyarakat, pemuda dan olahraga dilaksanakan di rumah dinas Walikota Tomohon, selasa (18/8).

Walikota saat membuka kegiatan mengungkapkan undang-undang tentang kepemudaan menyebutkan tiga pilar yang fokus pada kepemudaan yakni penyadaran pemuda, pemberdayaan pemuda dan pengembangan pemuda itu sendiri, sehingga pemuda adalah pemilik masa depan bangsa.

"Pemuda juga merupakan aset masyarakat yang merupakan pembawa perubahan aktif yang dapat memberikan kontribusi energi, idealisme dan wawasan untuk pertumbuhan dan kemajuan masyarakat, olehnya marilah kita sebagai pemuda di Kota Tomohon yang juga sebagai generasi bangsa, untuk terus menyukseskan program pemerintah dalam mewujudkan daerah maju dan masyarakatnya sejahtera", pinta Eman.

Disela kesempatan tersebut pula Pemerintahan Setda Kota Tomohon Ronald Kalesaran SE,yang sebagai pelaksana kegiatan menjelaskan pemuda merupakan salah satu komponen penting bangsa ini, pemuda juga mempunyai fungsi dan peran yang sangat strategis sehingga perlu dikembangkan potensi dan peranannya melalui penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan sebagai bagian dari pembangunan nasional.

"Kegiatan ini bertujuan  untuk membuka wawasan pemuda dalam memahami undang-undang kepemudaan" terang Kalesaran.

Tampak hadir Asisten Kesra Setda Kota Tomohon Drs O D S Mandagi, Kadis Dikbud Kota Tomohon Dr Juliana D Karwur MSi, Kabag Humas dan Protokol Pemkot Tomohon Michael Joseph SSTP MSi.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com-Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc membuka Kegiatan Lokakarya Mini Tingkat Kelurahan di Kampung KB(Keluarga Berencana) Kota Tomohon bertempat di Aula Kelurahan Pangolombian Selasa(18/09/2018).

Bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di dimana kampung KB tersebut dibentuk melalui program ini dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. Pada Kampung KB, terdapat keterpaduan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dengan pembangunan sektor yang terkait dari pemerintah dan  mitra kerja,dengan  kepentingan serta partisipasi langsung masyarakat setempat yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis

Tampak hadir Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah Kota Tomohon sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Dra Truusje Kaunang, Camat Tomohon Selatan Syske Wongkar SPd MSi, Lurah Pangolombian Youtje Sarese SH dan para kader KB Kecamatan Tomohon Selatan beserta hadirin undangan.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com- Asisten Umum Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Corry Caroles menghadiri acara Dialog Kebangsaan GP Ansor dengan Tema “mengokohkan Keberagaman Budaya sebagai landasan Kebangsaan untuk Kejayaan Indonesia”.  diselenggarakan di Ruang Rapat BPMS Kantor Sinode GMIM Tomohon pada hari Senin 17 /9/ 2018.

Caroles mewakili walikota Tomohon membacakan  sambutan walikota Tomohon mengatakan bahwa , atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kota Tomohon menyambut baik untuk pelaksanaan kegiatan ini dan memberi apresiasi kepada Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Utara yang memprakasai kegiatan ini dalam rangka menyukseskan kegiatan

“ Kirab Satu Negeri” Gerakan Pemuda Ansor.

Sebagai juga  bangsa yang kuat  harus memiliki keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga berhasil mengatasi setiap bentuk tantangan, ancaman dan hambatan serta gangguan dari manapun datangnya.

Budaya harus dipertahankan untuk menjaga harmoni dalam kehidupan sebagai nilai esensi manusia.  

“Dan Pemerintah Kota Tomohon,juga  melihat Organisasi kepemudaan GP Ansor merupakan contoh perekat semua kalangan di dalam membangun bangsa Indonesia.

Dengan adanya dialog seperti ini memjadi kebanggaan  adanya gerakan yang di buat oleh GP Ansor.

Lewat dialog seperti ini masyarakat terutama generasi muda penerus bangsa mampu memahami betapa pentingnya kita menjaga keutuhan Idiologi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Dalam bingkai Kebangsaan”.jelas caroles

Hadir dalam acara ini Wakil Ketua Sinode GMIM bidang Hubungan Kerja Sama Pdt. Ventje Talumepa, M.Th, Sekretaris Umum Sinode GMIM Pdt. Evert Tangel, S.TH, M.PdK, Staf Ahli Pangdam XIII/MDK Bidang Hukum dan Humaniter colonel inf. Moh. Muchidin, Sekjen Pemuda Ansor Indonesia Adung Abdulrahman dan Ketua Wilayah Sulawesi Utara GP Ansor Yusrah Al-Habsi.(/Prise)