Terjadi di Melonguane, Tanpa Sadar Pencuri Ini Jual Hasil Curian ke Pemilik, Begini Ceritanya

Written by  Adrianus RP Feb 22, 2021

Talaud, Sulutnews.com - Pelaku perampokan berinisial RA (21), Warga Pantuge, Kabaruan berakhir sial. Minggu (21/02/2020), RA dibekuk personel Polsek Melonguane saat menjual barang curian kepada pemiliknya, Minggu (21/02) malam.

Adapun Pemilik barang sekaligus korban adalah Yermias Selan (34), warga Sawang Utara, Melonguane, Talaud.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast  kepada Sulutnews.com Senin (22/02/2020) membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan Kabid Humas, kejadian kali ini bisa dibilang cukup unik ini bermula ketika pelaku bersama dua mendatangi rumah korban, sekitar pukul 18.30 WITA. 

Pelaku lalu menawarkan satu unit peralatan elektronik kepada korban, berupa mixer audio merek Mixing Console MG82CX. Namun saat itu tidak menyadari bahwa barang tersebut milik korban.

Korban pun sangat terkejut begitu melihat audio mixer tersebut. Karena, sangat mirip dengan audio mixer milik korban yang disimpan di rumah pondoknya, di tepi pantai Desa Sawang.

Agar tidak menimbulkan kecurigaan, korban tetap berusaha tenang sambil menyusun taktik. Korban lalu beralasan akan keluar rumah sebentar dan pelaku menunggu di rumah.

Korban diam-diam menuju rumah pondoknya untuk memastikan keberadaan barang yang ciri-cirinya sangat mirip dengan keadaan tersebut. Benar saja, mixer audio milik korban telah raib.

Korban yang  telah melaporkan kehilangan audio mixer kepada seorang anggota Polri yang berdomisili di desa setempat langsung meneruskan informasi tersebut ke Polsek Melonguane.

Tak menunggu lama, personel Piket Polsek Melonguane langsung mendatangi rumah korban dan berhasil bertahan tanpa perlawanan.

Sementara itu pelaku pun mengakui semua perbuatannya. Pelaku menerangkan, Minggu pagi sekitar pukul 05.00 WITA dalam perjalanan pulang dari Melonguane menuju Tarun dengan berjalan kaki melewati tepi pantai.

Pelaku lalu melihat sebuah rumah pondok dalam keadaan sepi, dan segera masuk dengan cara memanjat loteng. Begitu berhasil masuk, 'isa' audio mixer tersebut lalu membawanya pulang.

Malam pihak yang mengajak dua pesan untuk menjual barang hasil curian ke Desa Sawang Utara. Kedua teman tidak melihat barang tersebut adalah hasil curian. Hingga ketiganya mendatangi rumah korban untuk menjual mixer audio, yang ternyata adalah milik korban sendiri.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast tak menampik hal tersebut. “Pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Melonguane untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (Adrian)