Talaud

Talaud (33)

Talaud, Sulutnews.com - Personel Satuan Reskrim Polres Kepulauan Talaud mengamankan seorang pemuda berinisial SM (18) yang diduga telah membuat sebuah ujaran kebencian yang diposting di Status WhatsApp, pada hari Kamis (21/5/2022).

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

"Akibat postingan ujaran kebenciaannya tersebut, pemuda ini kemudian dijemput oleh polisi di rumahnya, pada hari Sabtu (21/5/2022)," ujarnya, Senin (23/5).

Postingan pemuda yang bernada ujaran kebencian ini sempat viral dalam bentuk screenshot atau tangkapan layar handphone di sejumlah media sosial.

"Postingan ujaran kebencian terduga pelaku ini pun ramai menjadi perbincangan warganet di Kabupaten Kepulauan Talaud dan meresahkan warga," ucap Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa motif pemuda ini membuat status tersebut karena kesal dengan hasil pertandingan sepak bola.

"Karena tim sepak bola dari kampungnya kalah, terduga pelaku kesal dan emosi lantas membuat postingan ujaran kebencian," katanya.

Di hadapan Penyidik, pelaku pun mengakui perbuatannya dan meminta maaf telah memicu keresahan di masyarakat.

“Pelaku telah minta maaf yang dibuat dalam bentuk video dan membuat surat pernyataan tidak akan lagi mengulangi perbuatannya serta yang bersangkutan melaksanakan wajib lapor di Satreskrim setiap hari Selasa dan Kamis,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Perbuatan pelaku melanggar Pasal 28 ayat (1) Junto pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1 miliar.

Penulis: ARP

Talaud,Sulutnews.com -  Perayaan paskah Nasional tahun 2022 yang di gelar di Kabupaten Kepulauan Talaud, terbilang sangat istimewa, karena diisi oleh berbagai kegiatan. Rangkaian acara  diawali dengan ibadah bersama yang digelar  bertempat di gedung Germita Bukit Sinai, Melonguane dan dilanjutkan pembacaan laporan panitia Jan Maringka, S.H.

Dalam pembacaan laporan itu, ketua panitia Paskah Nasional 2022 mengucapkan terima kasih atas kedatangan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly yang mewakili Bapak Presiden RI.

Usai ibadah dilanjutkan dengan “Jalan Salib” dimana Salib Paskah diarak menuju Monumen Tuhan Yesus Raja Memberkati di Melonguane, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Talaud.

Tepatnya di halaman rumah jabatan Bupati Talaud. Tampak Ribuan orang Nampak terlihat di sepanjang lokasi kegiatan itu menggunakan pakaian putih hitam dan sejumlah aksesoris Paskah Nasional 2022.

Selanjutnya, Simposium Nasional yang akan dilaksanakan pada 10-15 Mei 2022, mengenai nilai-nilai Paskah yang dikontribusikan bagi pembangunan nasional. Dan sebagai puncak acara, digelar perayaan Paskah Nasional 2022 yang dihelat di rumah jabatan Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud.

Mewakili Presiden Joko Widodo Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly menghadiri perayaan tersebut bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Perwakilan Aras Pimpinan Gereja di Indonesia, serta perwakilan gereja di Indonesia.

Menkumham RI, Yasonna H. Laoly dalam acara tersebut menyatakan bahwa dalam paskah nasional yang mengambil tema "Tak Terpisahkan dari Kasih Allah" yang diambil dari Roma 8 : 38-39 menjelaskan bahwa manusia tidak akan bisa dipisahkan dari kasih Allah oleh karena dua alasan yakni Kasih-Nya yang kekal dan tanpa syarat.

"Untuk itu Yasonna juga berharap keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama dapat semakin terjalin di negeri ini harapnya.

Disisi lain lewat kegiatan ini Kakanwil Sulut Haris Sukamto sangat berharap agar tema yang diangkat, "Tak Terpisahkan dan Kasih Allah" ini dapat menjadi inspirasi bagi siapa saja untuk menemukan dan menyebarkan Kasih Allah kepada sesama dan alam semesta demi kebaikan dan kedamaian bersama.

Dikatakan Haris Makna tak terpisahkan dari Kasih Allah, berarti manusia dan manusia mengasihi Allah, tak mungkin kita mengasihi sesama dan semesta ciptaan Allah, tandas Haris.

Selanjutnya Perayaan paskah tersebut juga diisi dengan penyerahan salib paskah nasional tuan rumah Provinsi Sulut kepada provinsi Papua Barat selaku tuan rumah paskah nasional tahun 2023, penandatanganan prasasti Wanala T2, serta pelepasan burung merpati sebagai simbol perdamaian antar umat beragama.

Penulis: ARP

Talaud,Sulutnews.com – Polres Kepulauan Sangihe mengungkap tindak pidana penyelundupan manusia dan perdagangan orang (human trafficking) yang terjadi di wilayah hukumnya.

Hal tersebut digelar dalam press conference yang pada hari Rabu (27/4/22), dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe, yakni Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Denny Wely Wolter Tompunuh, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Sobarudin MTr Hanla, Dandim Sangihe Letkol Arm. Lukas Meinardo Sormin dan Kejari Kepulauan Sangihe Eri Yudianto.

 “Saat ini polisi berhasil berhasil 6 wanita asal Philipina sebagai korban dan juga 4 tersangka, yaitu MBM (51) warga Tabukan Utara, MA (29) warga Manado, SAM (42) warga Subang Jawa Barat dan AN (47) warga Subang Jawa Barat ,” ujar Kapolres AKBP Denny Wolter.

Menurut Kapolres, penyelundupan wanita asal Philipina ini terjadi pada hari Selasa (25/1/2022) sekitar pukul 23.00 Wita. Saat itu dia melanjutkan, tersangka kedua yaitu MBM dan MA membawa 6 perempuan asal Filipina dengan menggunakan perahu pamo dan berlabuh di pantai Kampung Petta Timur Kecamatan Tabukan Utara.

“Mereka kemudian dibawa ke Manado dan menginap di salah satu penginapan di Manado selanjutnya diberangkatkan ke Bandung, Jawa Barat,” ujar Kapolres.

Tiba di Bandung, wanita ini selanjutnya dijemput dan ditampung oleh tersangka SAM dan AN di beberapa rumah kontrakan di Jawa Barat.

Aksian sindikat ini kemudian terlacak oleh aparat Kepolisian setelah menerima informasi dari warga tentang kegiatan penyelundupan manusia ini, pada hari Minggu, 6 Februari 2022.

“Dari hasil pengembangan, aparat Kepolisian kemudian berhasil membuat 6 korban dan dibawa ke Polres Cimahi Jawa Barat pada tanggal 16 Februari 2022, dan selanjutnya dibawa ke Polres Kepulauan Sangihe,” terang Kapolres.

Polisi juga berhasil melakukan pemeriksaan dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan di Polres Kepulauan Sangihe.

Aparat Kepolisian juga lembar pemeriksaan barang, diantaranya 1 buah perahu jenis pamo, beberapa buah handphone, buku rekening bank, lembar bukti print rekening koran, dan beberapa boarding pass.

Para tersangka yang dikenakan Pasal 120 ayat (1) UU RI Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dengan pidana denda maksimal Rp. 1,5 miliar dan Pasal 3 UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp600 juta.

Penulis: ARP

Talaud,Sulutnews.com – Personel Polres Kepulauan Talaud berhasil mengamankan sejumlah pemuda mabuk yang membuat keributan di lokasi pintu keluar Pelabuhan Melonguane, Kamis (7/4/2022).

Kasat Reskrim Polres Talaud melalui Kanit 2 Ipda Jerry Tumundo di konfirmasi mengatakan, sebelumnya pihaknya mendapat aduan dari warga yang resah melihat 5 pemuda ini membuat keributan.

“Mendapat laporan warga, kami langsung turun ke TKP dan mengamankan 5 pemuda dalam kondisi mabuk dan membuat keributan di lokasi pintu keluar Pelabuhan Melonguane,” ujarnya.

Dalam kondisi mabuk akibat kelebihan minum alkohol jenis captikus, kelima pemuda ini beteriak-teriak sehingga mengganggu masyarakat sekitar yang sedang beraktifitas.

“Kelima pemuda ini dibawa ke Mako Polres dan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tandas Jerry.

Penulis: ARP

Talaud,sulutnews.com – Personel Polres Kepulauan Talaud menggelar patroli malam selama pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 2022 dan Paskah Nasional di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Setelah apel malam, personel yang dipimpin oleh Aipda M. Wongso bersama personel piket fungsi dengan menggunakan mobil patroli menyisir Pusat Kota Melonguane, tempat-tempat ibadah, pusat keramaian serta setiap titik rawan kejahatan jalanan, Rabu (6/4/2022).

Menurut Kasi Humas Polres Kepulaun Talaud AKP Olden Arunde, patroli akan terus diintensifkan Polres dan jajarannya, melibatkan setiap fungsi kepolisian.

“Personal di lapangan mengingatkan warga untuk bersama menjaga kamtibmas untuk mengantisipasi timbulnya kerawanan selama bulan Ramadhan dan pelaksanaan Paskah Nasional, serta mencegah penyebaran covid-19,” ujarnya.

Penulis: ARP

Talaud,Sulutnews.com – Personel Polres Kepulauan Talaud menggelar patroli malam, antisipasi gangguan kamtibmas dan kejahatan jalanan.

Patroli dilakukan oleh piket gabungan bersama anggota Reserse Mobile (Resmob) dipimpin oleh Kanit I Sat Reskrim Bripka Fherry Polaku. Patroli dilaksanakan dari Melonguane hingga ke Desa Pampalu Kecamatan Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (30/3/2021) sekitar pukul 23.00 Wita.

Saat patroli, Tim mendapati adanya balapan liar di Jalan Raya Desa Tarun Selatan. Tim langsung bergerak cepat mengamankan 6 orang bersama 3 unit kendaraan bermotor roda 2 yang digunakan dalam balapan liar tersebut.

Kasi Humas Polres Kepulauan Talaud AKP Olden Arunde membenarkan hal tersebut. “Kami melakukan patroli malam sebagai upaya pencegahan dan malam ini berhasil mengamankan pelaku balapan liar di Jalan Raya Desa Tarun bersama tiga unit motor ke Mapolres dan selanjutnya dilakukan pembinaan,” ujarnya.

Upaya ini mendapat tanggapan positif dari sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Warga memberikan apresiasi kegiatan patroli Kepolisian tersebut, sambil berharap tidak akan ada lagi balapan liar yang selama ini selalu mengganggu dan meresahkan mereka,” pungkasnya. (ARP)

Talaud,Sulutnews.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Talaud menggagalkan peredaran ratusan liter minuman keras jenis captikus yang tiba di Pelabuhan Melonguane, Sabtu (19/3/2022).

Kapolres Kepulauan talaud melalui Kasat Reserse Narkoba Iptu Berti Polii mengatakan, miras jenis captikus diamankan dari salah satu kapal penumpang yang tiba dari Manado.

“Miras jenis captikus dikemas dalam bungkusan plastik bening dan dibungkus dalam sejumlah dos besar, perkiraan total keseluruhan sejumlah 500 liter,” ujarnya.

Menurutnya, pemilik miras masih dalam penyelidikan mengingat tidak ada yang mengakui sebagai pemilik sehingga barang bukti langsung diamankan ke Polres Kepulauan Talaud.

“Pemberantasan terhadap peredaran miras tanpa izin merupakan giat rutin yang ditingkatan dari personel Sat Narkoba Polres Kepulauan Talaud dalam menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif menjelang perayaan Paskah Nasional di Kabupaten Kepulauan Talaud,” singkatnya. (Adrian)

Talaud,Sulutnews.com – Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Talaud mengamankan berbagai jenis kosmetik yang tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Berbagai jenis kosmetik tanpa izin edar ini diamankan saat pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Kamis (17/3/2022).

Menurut Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Talaud Iptu Berti Polii, kosmetik yang diamankan berasal dari sejumlah pedagang yang berasal dari Kelurahan Beo dan Kelurahan Beo Timur, Kecamatan Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud, ungkapnya.

“Puluhan kosmetik tanpa izin edar yang dipasarkan di wilayah Talaud telah diamankan di Mapolres guna proses pemeriksaan lebih lanjut,”  ujar Iptu Berti Polii. (Adrian)

Talaud,Sulutnews.com - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kepulauan Talaud mengamankan seorang pria, warga Kecamatan Beo pada hari Sabtu (5/2/2022).

Saat di konfrimasi, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada sulutnews.com menerangkan, pria berinisial SM (23) yang berprofesi sebagai pekerja swasta ini diduga telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur, sesama warga Beo yang baru berusia 14 tahun.

"Dari pengakuannya, tersangka mengatakan sudah melakukan persetubuhan terhadap korban sejak November 2021," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat dikonfirmasi pada Minggu (6/2/2022) pagi.

Kejadian ini sendiri dilaporkan keluarga korban ke Satuan Reksrim Polres Kepulauan Talaud dengan nomor laporan LP: 14/I/2022/SULUT/Res-Kepl. Tld, tanggal 24 Januari 2022.

"Tersangka dijemput di rumahnya dan sudah dilakukan penahanan di Rutan Polres sejak 5 Februari 2022," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 17 Thn 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Thn 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (Adrian)

Talaud,Sulutnews.com - Tim Resmob Satreskrim Polres Kepulauan Talaud mengamankan seorang pria pelaku pencurian yang beraksi di rumah keluarga Mesgiyat, warga Melonguane Timur, Melonguane, pada Kamis (16/12/2021) lalu, sekitar pukul 14.30 WITA.

Terpisah, kepada sulutnews.com Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Pelaku berinisial SL (20), warga Melonguane Timur. Ditangkap di Jalan Raya Melonguane Timur, pada Minggu (23/01/2022) sore,” ujarnya, Selasa (25/01) pagi.

Modusnya, lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela kamar, kemudian mengambil tiga buah celengan berisi sejumlah uang yang berada di atas lemari.

“Setelah itu pelaku menuju perkebunan di wilayah Melonguane Timur lalu membuka celengan tersebut. Selanjutnya pelaku pergi dengan meninggalkan celengan yang telah dibuka,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast. 

Akibat pencurian tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp12 juta. Korban kemudian melaporkan kejadian ke SPKT Polres Kepulauan Talaud.

Laporan direspons Tim Resmob dengan melakukan penyelidikan dan pengejaran, hingga kemudian menangkap pelaku.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, dalam penangkapan itu Tim Resmob turut mengamankan barang bukti berupa 2 buah celengan yang telah dibuka, juga 2 buah velg serta 2 buah shockbreaker sepeda motor yang diduga hasil curian.

“Pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Kepulauan Talaud. Kasus ini masih dalam pengembangan, karena pelaku mengaku telah beraksi di beberapa TKP lainnya di wilayah Melonguane,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)