JAKARTA, Sulutnews.Com - Tahapan seleksi calon Komisiner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2022-2027 sementara berproses dan telah melewati tahap tes tertulis objektif dan penulisan makalah dengan berhasil meloloskan 50 nama dan nama Yosias Eldrich Teddy Manueke, lebih dikenal dengan Teddy Manueke berhasil lolos dan menjadi salah satunya peserta dari Indonesia Timur.

"Pansel telah memeriksa dan memutuskan 50 orang pendaftar Calon Anggota Komnas HAM Periode 2022-2027 yang lolos seleksi Tes Tertulis," kata Ketua Panitia Seleksi, Makarim Wibisono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/5/2022).

Manueke lolos bersama 50 orang pendaftar yang berasal dari latar belakang profesi yang beragam, di antaranya aktivis, pengacara, aparatur sipil negara (ASN) pensiunan, jurnalis, dan Polri.Merujuk pada pengumuman Komnas HAM bernomor NOMOR: 45/PANSEL-KH/V/2022, Manueke yang saat ini sebagai Rektor Universitas Nusantara Manado."Berharap Pak Manueke akan terus hingga ditetapkan sebagai Komisioner Komnas HAM RI dan menjadi kebanggaan Sulut," ungkap Taufik Tumbelaka pengamat politik Sulut.

Setelah lolos tes tersebut, 50 calon Komisioner Komnas HAM akan mengikuti tapap seleksi selanjutnya, yaitu dialog publik kemudian psikotes, tes kesehatan dan wawancara.
Pelaksanaan tahapan tes berlangsung dan difinalisasi sebelum masa jabatan Anggota Komnas HAM yang menjabat sejak 2017 berakhir pada November 2022.(josh tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw minta agar revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulut harus dipercepat.

Semua pihak  termasuk Dinas terkait bersama Kabupaten dan Kota dìharapkan jangan lambat dan jangan main main dengan RTRW. "Ini penting karena banyak mega proyek yang masuk di Sulut jadi RTRW harus dipercepat revisi”, kata Wagub Steven Kandouw saat membuka acara Rapat Koordinasi Progres Percepatan Penetapan Revisi Peraturan Daerah Provinsi Sulut  Nomor 1 Tahun 2014  Tentang RTRW Provinsi Sulut Tahun 2014- 2034  di Hotel Peninsula Manado Selasa (25/5).

Hadir Forkopinda Sulut Bupati/Wakil Bupati, Walikota dan Wakil dari 15 Kabupaten dan Kota serta Dinas terkait dan Akamedisi dan Ahli Tataruang.

Sementara itu Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Sulut Herman Kussoy ST MT mengatakan pihaknya sudah memberikan batas waktu awal Juli nanti sudah lengkap data dan dukumen dari Kabupaten dan Kota yang memang bulum lengkap." Kami sudah berikan waktu jadi semua harus kerja keras" katanya.

Herman Kussoy mengatakan  RTRW Provinsi Sulut sangat penting. Karena itu acara Rakor saat ini penting untuk meminta Kabupaten dan Kota segera selesaikan semua data untuk mempercapat revisi RTRW. Sudah ada beberapa Kabupaten dan Kota sudah baik. Tingal yang lain harus dipercepat. Turut memberikan materi Kadis Perikanan dan Kelautan Sulut Dr Ir Tineke Adam dan Kadis Kehutanan.(Fanny)

MANADO, Sulutnews.com - Bertempatt di ruang paripurna DPRD Sulut, Senin (24/3/2022) Sekertaris DPRD Sulut Glady Kawatu menunjuk Ockta Lapian sebagai pelaksana tugas (Plh) Kepala Bagian Keuangan Setwan DPRD Sulut. menggantikan Dammy Kawatu yang telah meninggal dunia. Terkait penunjukan Lapian dilakukan karena kebutuhan yang sifatnya emergency dalam proses administrasi di lingkup sekertariat DPRD Sulut.

" Jabatan adalah kepercayaan yang diberikan dan wajib dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab agar mendapatkan hasil yang optimal," ungkap Kawatu saat membwrikan arahannya pada acara penyerahan Surat Keputusan.

Juga disampaikan Kawatu, penunjukan Ockta Lapian sebagai pelaksana harian kabag keuangan Sekertariat DPRD Sulut dinilai dapat menjalankan tugas karena sudah bertugas membantu tanggungjawab dari Kabag Keuangan."Pelaksana harian terbatas dalam melaksanakan kewenangan karena tidak bisa mengambil keputusan strategis dalam pengelolaan keuangan," kata Sekwan mengingatkan.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan SK PPTK kepada Keoala Sub Bagian Umum Justman Entjaurau.(jost tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Dilantiknya dr Rinny Tamuntuan sebagai Pjs Buoati Kabupaten Sangihe menggantikan Jabes Gaghana yang telah berakhir masanjabatannya, maka Tamuntuan adalah Wanita pertama sepanjang sejarah pemerintahan di wilayah kepulauan yang berada dibagian utara provinsi Sulawesi Utara

" Kebijakan menunjuk Pjs adalah hak Gubernur dan ini sudah sesuai dengan ketentuan, dan ini dilakukan tepat waktu sehingga keberlangsungan pemerintahan di Wilayah Kabupaten Sangihe tetap berjalan dengan baik ,"ungkap Djamal Kardibun Sasoeng pengamat politik Sulut.

Masa jabatan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati Bolmong, Yanny Ronny Tuuk serta Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, periode 2017-2022 telah habis. Minggu (22/5/2022), Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Sulut, Steven O E Kandouw, melantik dua pejabat pengganti di Graha Gubernuran H. V. Worang, Manado.

Dua orang tersebut adalah Limi Mokodompit yang menjabat sebagai Pj Bupati Bolmong, serta Rinny Tamuntuan yang menjabat sebagai Pj Bupati Kepulauan Sangihe. Kedepannya, baik Limi maupun Rinny akan memegang Penjabat Bupati selama setahun, sesuai dengan Undang-Undang (UU) nomor 23 Tahun 2014 tentang Penjabat Bupati.

Sebelumnya diketahui Limi menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulut, sedangkan Rinny diketahui menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sulut.  Sebagaimana diketahui dr Rinny Tamuntuan adalah adik kandunng dari Istri Gubernur Sulut dan juga istri dari Ketua DPRD Sulut .(josh tinungki)

Manado,Sulutnews.com- Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang diserahkan oleh Perwakilan PWI Provinsi Sulut, Senin (23/5/2022) bertempat  di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus.

Penyerahan Piagam Penghargaan dan Surat Keputusan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Provinsi Sulut Sulut, Drs. Vocke Lontaan dan Sekretaris Merson Simbolon SE,MSi.

Seusai menyerahkan penghargaan kepada Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw kepada Awak media saat di wawancarai, Ketua PWI Provinsi Sulut Drs. Vocke Lontaan menjelaskan bahwa penghargaan diberikan kepada Wagub karena dinilai sebagai mitra pers, atas peran aktif dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

Dan sebagai mitra strategis dalam kegiatan pendidikan wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), ujar Voucke.

"Penghargaan itu melalui Surat Keputusan PWI Pusat nomor 338-PGH/PP-PWI/2022 tentang pemberian penghargaan Mitra Pers imbuhnya.

Wagub Steven Kandouw seusai menerima penghargaan ini menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada PWI Pusat, karena telah menjadi mitra strategis selama ini.

"Terima kasih atas kepercayaan PWI kepada kami, atas kemitraan dengan pemerintah selama ini. Tentunya kami sangat mengharapkan peran serta Insan Pers, secara khusus PWI, dalam menginformasikan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat," ucap Steven Kandouw.

Dikatakan Steven Kandouw pemberian Penghargaan ini merupakan Apresiasi Persatuan Wartawan Indonesia bukan kepada saya secara pribadi, melainkan juga kepada bapak Gubernur Olly Dondokambey yang selama ini menerapkan rezim pemerintahan yang akuntabel dan transparan.

Terima kasih atas kepercayaan PWI kepada kami, atas kemitraan dengan pemerintah selama ini. "Tentunya kami sangat mengharapkan peran Pers, Dalam menginformasikan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat, tandasnya.

Diketahui Sebelumnya, Gubernur Olly Dondokambey sudah lebih dulu menerima penghargaan Mitra Pers kepada Gubernur Olly Dondokambey.

Berdasarkan Surat Keputusan PWI Pusat nomor 337-PGH/PP-PWI/2022 tentang pemberian penghargaan Mitra Pers ini, diserahkan langsung Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, bertempat di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih nomor 34, Jakarta, Rabu (20/4/2022)

Penulis: ARP

Manado, Sulutnews.Com - Secara konstitusi tidak dilarang dan menjadi hak dan kewenangan Gubernur dalam menujuk Penjabat ( Pj) Bupati Walikota, namun ketika yang dilantik adalah adik Ipar maka kebijakan tersebut dinilai sensitif. Seperti yang terjadi di provinsi Sulawesi Utara dimana Gubernur Sulut Olly Dondokambey melantik dr Rinny Tamuntuan sebagai penjabat Bupati Sangihe.

Masa jabatan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati Bolmong, Yanny Ronny Tuuk serta Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, periode 2017-2022 telah habis. Minggu (22/5/2022), Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Sulut, Steven O E Kandouw, melantik dua pejabat pengganti di Graha Gubernuran H. V. Worang, Manado.

Dua orang tersebut adalah Limi Mokodompit yang menjabat sebagai Pj Bupati Bolmong, serta Rinny Tamuntuan yang menjabat sebagai Pj Bupati Kepulauan Sangihe. Kedepannya, baik Limi maupun Rinny akan memegang Penjabat Bupati selama setahun, sesuai dengan Undang-Undang (UU) nomor 23 Tahun 2014 tentang Penjabat Bupati.

Sebelumnya diketahui Limi menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulut, sedangkan Rinny diketahui menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sulut. Sebagaimana diketahui dr Rinny Tamuntuan adalah adik kandunng dari Istri Gubernur Sulut dan juga istri dari Ketua DPRD Sulut.

" Kebijakan menunjuk Penjabat Bupati adalah hak Gubernur dan ini sudah sesuai dengan ketentuan, tetapi ketika penjabat yang dilantik adalah adik ipar, ini adalah kebijakan yang sensitif dan mungkin baru pertama kali terjadi di Indonesia, Masih banyak penjabat yang layak dan memenuhi kriteria untuk dilantik sebagai Pj Bupati Sangihe,"ungkap Djamal Kardibun Sasoeng pengamat politik Sulut.

Juga menurut Sasoeng, dalam sejarah perpolitikan di Sulawesi Utara bahkan di Indonesia, Ayah atau Ibu jadi Bupati dan Anak jadi Anggota DPR sudah ada dan mereka dipilih oleh rakyat lewat proses Pilkada, bukan dipilih atas penunjukan Gunernur." Menunjuk dr Rinny Tamuntuan sekali lagi tidak salah dan menjadi kewenangan Gubernur dan itulah amanat konstitusi," ungkap Sasoeng. Sebelumnya diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut sempat mengirim 6 nama untuk masing-masing posisi Pj Bupati.

Selain Rinny, dua nama yang sempat disebut pihak Pemprov Sulut menjadi calon Pj Bupati Kepulauan Sangihe adalah Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan, Yani Lukas dan Kepala Biro Pemerintahan dan Otoritas Daerah Sekretariat Daerah (Setda), Weldie Ruddy Poli. Kemudian, 2 nama selain Limi yang sempat diajukan sebagai calon Pj Bupati Bolmong adalah Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah (Karo Adpim Setda) Sulut, Abdullah Mokoginta dan Karo Perekonomian Setda Sulut, Lukman Lapadengan, namun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menujuk Rinny Tamuntuan, adik ipar dari Gubernur Sulut sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Sukses memimpin Sulawesi Utara dengan berbagai prestasi yang ditorehkan, membuat nama Olly Dondokambey layak diperhitungkan dan layak masuk dalam bursa suksesi Pilpres 2024 mendatang mendampingi Puan Maharani. Demikian disampaikan John O Dumais anggota PDIP yang keanggotaanya ditandatangani langsung Ketua Umum DPP Megawati Soekarnopoetri. Menurutnya kolaborasi pasangan Barat dan Timur serta saling memahami karena berangkat dari satu partai nasionalis PDIP.

" Sebagai pemimpin daerah yang memiliki kapasitas nasional dan jaringan Internasional maka OD sangat layak masuk bursa Cawapres PDIP mewakili Indonesia timur," kata Dumais.

Kemampuan memimpin Sulut melewati masa- masa sulit ditengah pandemi Covid 19, sudah dibuktikan dengan menjadikan Sulut masuk 10 besar Provinsi terbaik pengelolaan managemen pemerintahan, menjadi bukti keberhasilan tangan dingin pasangan OD-SK." Mampu menjaga stabiltas politik dengan membawa PDIP menang dipilkada 2020 juga menjadi rekomemdasi bagi OD untuk dicalonkan sebagai Wapres dari PDIP." kata Dumais.

Kapasitas sebagai Bendahara Umum DPP PDIP yang mampau menjalankan amanat Megawati Soekarnopoetri sebagai Ketua Umum DPP PDIP hingga dipercayakan mendampingi ke Korea Selatan untuk Menghadiri acara kenegaraan pelantikan Presiden Korsel serta penganugerahan Gelar Kehormatan dari salah satu universitas Korea adalah bukti jika Olly Dondokambey sangat layak dijadikan calon Wakil Presiden." Saat ini kami sementara berkomunikasi dengan sahabat-sahabat Pemuda dari Indonesia Timur di Jakarta untuk membangun Koalisi Front Suara Masyarakat Indonesia Timur untuk Menggusung Pasangan Puan Maharani dengan salah satu putra terbaik Indonesia Timur, penggagas KFSMIT, Olly Dondokambey," ungkap Koordinator KOSTRAD K'omando O'lly S'teven, teman r'elawan A'man D'amaiJohn O Dumais.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Tribeca Park Manado, kembali menghadirkan perumahan asri yang sangat nyaman untuk dijadikan tempat tinggal. Jaminan kenyamanan bukan hanya lokasi yang asri tetapi kali ini rumah yang dibangun mengusung konsep rumah Jepang yang didukung fasilitas seperti Kitchen Set dan Air Conditioning (AC) gratis layaknya rumah tempat tinggal orang jepang .

" Kami menghadirkan konsep rumah jepang karena sangat cocok dengan karakter orang Manado yang senang dengan rumah bergaya minimalis namun sangat nyaman untuk ditempati," ungkap David Herson Tonius pemilikTribeka Park Manado.

Berbagai fasilitas juga disiapkan di kompleks perumahan yang letaknya strategis terbebut seperti kolam renang, taman, menjadikan Tribeca Park ini patut jadi pilihan bagi kita yang membutuhkan perumahan.“Hanya butuh 3-5 menit dari Bandara Sam Ratulangi Manado, juga akses ke pusat kota yang mudah,” ujar David

Konsep rumah jepang pertama di Sulawesi Utara ini dibandrol Rp 2 Juta per bulan dari total Rp 450 juta per unitnya."Kwalitas bangunan yang menggunakan bahan bangunan tahan gempa serta berbagai interior yang disiapkan,menjadi jaminan jika rumah jepang pertama di Sulut ini kayak untuk dimiliki," ungkap David.

Dengan tersesianya rumah jepang, konsumen sangat gampang dapat mengaksesnya lewat nomor kontak 081233833837 atas nama David." Semua informasih bisa didapat jika tertarik ingin memiliki rumah jepang," pungkas David Herson Tanos pengusaha milenial yang berkomitmen menjadikan Sulut semakin Hebat.(josh tinungki)

Manado,Sulutnews.com - Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 8 pucuk senjata api semi otomatis jenis UZI dan 40 butir amunisi senjata api kaliber 9 mm.

Senjata api dan amunisi ilegal ini berhasil diamankan dari dua orang tersangka masing-masing OM (18) dan FM (22)  warga Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno di damping Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut Kombes Gani Siahaan dan Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo.

"Dalam keterangan pers yang di gelar di gedung tribrata Mapolda Sulut, Jumat (20/5), menerangkan bahwa pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi dari masyarakat.

Dimana pada hari minggu tanggal (15/5) sekitar pukul 06.00 WITA, ada informasi dugaan penyelundupan senjata api dan amunisi senjata api tanpa izin.

 

Foto: Senjata api dan amunisi yang berhasil di amankan Polisi.

Dijelaskan Irjen Pol Mulyatno dalam pengungkapan kasus ini, personel Polres Minahasa Utara mengamankan seorang lelaki berinisial OM, di Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.

"Setelah dilakukan penggeledahan terhadap lelaki OM, benar saja didapati barang bukti berupa 1 (satu) pucuk senjata api semi otomatis jenis UZI dan 15 (lima belas) butir amunisi kaliber 9 mm.

Tidak berhenti disitu, Polisi terus melakukan pengembangan, dan pada hari Senin tanggal 16 Mei 2022, setelah berkoordinasi dengan pihak Polres Kepulauan Sangihe, sekitar pukul 11.30 WITA, personel Polres Minahasa Utara melakukan penangkapan terhadap lelaki berinisial FM, di wilayah Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Lanjut dijelaskan Irjen Pol Mulyatno Kemudian personel Polres Minahasa Utara menuju wilayah Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe. dan sekitar pukul 12.30 WITA dengan disaksikan oleh seorang Kepala Lindongan setempat, dilakukan penggeledahan di rumah lelaki FM, dan ditemukan 25 (dua puluh lima) butir amunisi kaliber 9 mm.

Sekitar pukul 13.30 WITA, personel Polres Minahasa Utara menuju area perkebunan di wilayah Kecamatan Tamako, yang diduga sebagai lokasi penyimpanan senjata api. Dan setelah dilakukan penggalian tanah, ditemukan barang bukti berupa 5 (lima) pucuk senjata api semi otomatis jenis UZI.

"Kemudian pada hari Rabu, tanggal 18 Mei 2022, sekitar pukul 12.30 WITA, tim gabungan Polda Sulut, Polres Minahasa Utara, dan Polres Kepulauan Sangihe menemukan lagi 2 (dua) pucuk senjata api semi otomatis jenis UZI yang tersimpan di dalam kotak speaker aktif, di rumah seorang warga di wilayah Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, terang Irjen Pol Mulyatno.

Adapun pasal yang di Per sangkakan untuk para pelaku yakni Pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api, Amunisi atau Suatu Bahan Peledak Secara Izin yang sah, dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman penjara sementara paling lama 20 tahun, tandas Irjen Pol Mulyatno.

Penulis: ARP

Manado, Sulutnews.com – Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Pemda Sulut) lewat kepemimpinan  Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK) terus mengenjot sektor pertanian, karena sektor pertanian kontribusinya bagi PDRB Sulut mencapai 22 persen lebih." Jadi ODSK terus memperhatikan sektor pertanian karena sangat menunjang ekonomi Sulut" kata Sekprov Gemmy Kawatu SE MSi kepada wartawan usai menghadiri Rapat Kerja Pengawasan Bidang Ketahanan Pangan yang dilaksanakan oleh Kantor Inspektur Jendral ( Irjen) Kementrian Pertanian Republik Indonesia di Hotel Luwansa Manado Kamis (19/5).

Hadir Irjen Kementrian Pertanian Dr Jan Maringka SH MH dan jajarannya, Kapolda Sulut  Irjen  Pol Mulyatno, Kajati Sulut  Edy Birton SH MH, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ( BPKP)  Sulut  Beligan Sembiring SE AK  serta SKPD Provinsi dan Kabupaten Kota bidang Pertanian serta Kajari dan Kapolresta dan Kapolres serta ratusan undangan.

Rapat ini baru pertama dilakukan Irjen Kementrian Pertanian dengan melibatkan Jajaran Kepolisian dan Kejaksaan serta BPKP.

Menurut Kawatu disaat pandemi Covid 19 melanda daerah kita sektor pertanian tetap stabil. Bahkan petani petani tetap semangat. Karena itu ketersediaan pangan kita cukup. Sekprov Kawatu bangga karena acara yang untuk pertama kali dilakukan Kementrian Pertanian bersama Polda dan Kejaksaan dilakukan di Sulut." Ini pasti sangat baik dan akan berdampak positif bagi daerah kita" katanya.

Sementara itu Irjen Kementrian Pertanian Dr Jan Maringka SH MH mengatakan pengawasan terhadap pembangunan pertanian terutama masalah pangan terus ditingkatkan. Pembangunan pertanian terutama untuk ketersedoaan pangan harus didukung semua pihak termasuk didaerah bahkan Kementrian terkait lainnya. Kontribusi sektor pertanian terhadap pembangunan nasional besar. Kerena itu kita harus kerja keras membangun sektor pertanian.

Ditindak Tegas

Sementara itu Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno yang menjadi pembicara mengstalan pihaknya  akan menindak tegas bila ada inportir yang mengunakan ijin yang tidak betul untuk impor bahan pangan seperti Kedelai." Kita akan telusuri dan menyelidiki kalau ada laporan Importir atau pengusaha yang menyalakan ijin" kata Kapolda Sulut menjawab pertanyaan peserta dari Minahasa terkait Importir Kedelai. Kajati Sulut Edy Birton menyatakan hal yang sama. Import bahan pangan itu ada untuk mencukupi stok dalam negeri. Tapi kalau menyalakan ijin jami akan tindak juga. (Fanny)